close
Umum

Abdul Rachmat Noer Isi Khotbah Idul Adha, Ingatkan Pemimpin Negeri Tauladani Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail

LANGITKU.NET, Gowa – Pelaksanaan shalat Idul Adha 1444 H warga Muhammadiyah Kab. Gowa dilaksanakan di beberapa titik lapangan Rabu kemarin (28/06). Salah satunya di lapangan milik Pimpinan Muhammadiyah Kab. Gowa berlokasi di Danau Mawang.

Tampil sebagai penceramah Ust. H. Abdul Rachmat Noer membawakan khotbah Idul Adha Semangat Berkurban Dalam Perpektif Kepemimpinan.

Dalam ceramahnya Rachmat mengajak kepada para pemimpin negeri mulai Presiden dan para pembantunya, politisi, pemimpin Ormas untuk menjadikan peristiwa kurban sebagai cermin ketauladanan dalam menjalankan amanah dan tugas dalam kehidupan sehari-hari.

Kesabaran Nabi Ibrahim serta penyerahan diri Nabi Ismail untuk dikurbankan adalah simbol bagaimana melepaskan ambisi untuk memiliki sepenuhnya apa yang dimiliki termasuk kekuasaan demi melaksanakan ketaatan pada perintah Allah. Jangan pernah berfikir bahwa apa yg dimiliki saat ini seperti harta, tahta atau kekuasaan, pengaruh besar, akan menemani sampai ke kuburan. Semua ada batasnya karena itu sesuai hukum Allah, ujar Rachmat Wakil Bendahara PW Muhammadiyah Sulsel 2015 – 2022.

Rachmat juga mengingatkan kepada pemimpin negeri ini untuk berbuat adil, tidak berlaku sewenang-wewenang khususnya kepada rakyat kecil, berbuat zalim, berbohong dan menggunakan kekuasaan untuk melumpuhkan kelompok lain karena tidak sejalan. Apa yg dilakukan Ibrahim ketika mendapatkan perintah Allah untuk menyembelih Ismail seharusnya menjadi contoh. Ketika Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah, diajaknya Ismail untuk mendiskusikan perintah tsb. Ini mengandung hikmah bahw pemimpin harus membuka ruang dialog dengan rakyatnya, tegas Rachmat Sekjen PP KKT Jeneponto.

Memasuki tahun politik 2024, Rachmat mengajak kepada warga Muhammadiyah dan ummat Islam untuk menggunakan hak politiknya memilih pemimpin dan wakil rakyat yang saleh, jujur, adil, terbuka, mengayomi, dan amanah. Jangan sampai kita salah pilih karena kita akan menyesal atas pilihan yang salah, pungkas Bacaleg DPR RI Partai Demokrat Dapil Sulsel 1 ini.

Leave a Response