close

admin

DaerahNews

Diskominfo Makassar Gelar Diskusi Tantangan dan Peluang Pembangunan Rel Kereta Api Makassar-Maros

LANGITKU.NET , Makassar – Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar diskusi Coffee Morning Kamis (25/8/2022) dengan materi Tantangan dan Peluang Pembangunan Rel Kereta Api Makassar-Maros.

Diskominfo Kota Makassar menghadirkan dua pembicara yakni Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Makassar, Muh Fuad Aziz dan Praktisi Media Digital Achmad Yusran Azis.

Dalam diskusi itu, Muh Fuad Aziz mengatakan Pemkot Makassar sudah melakukan kajian soal pembangunan kereta api. Dimana kajian tersebut melibatkan beberapa pakar untuk melihat dari segi sosial, ekonomi, hingga lingkungannya.

“Kita sudah kaji semuanya dan Pemkot Makassar tetap ingin pembangunan kereta api dilakukan secara elevated,” kata Fuad.

Sebagaimana diketahui, pada rencana pembangunan rel kereta api Maros – Makassar akan membentang sepanjang 15,3 km. Pemkot Makassar menginginkan dibangur jalur elevated sepanjang 6,5 km di dua kecamatan.

“Di Tamalanrea ada di Kelurahan Bira dan Parangloe, Biringkanaya di Kelurahan Sudiang, Bulu Rokeng dan Untia,” sebutnya.

Sementara itu, Achmad Yusran Azis menyebut proyek kereta api tersebut tidak hanya menjadi kebijakan Gubernur Sulsel. Proyek tersebut milik pemerintah pusat, SK nya turun dari Jakarta dan berproses ke daerah tujuan.

Hanya saja, kata Yusran pembagunan kereta api tersebut membuat publik bingung lantaran Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota tak satu suara tentang model rel kereta api yang akan dibangun.

“Bukan soal bagaimana proyek ini berjalan tapi yang dikonsumsi masyarakat perdebatan alot antara Pemprov dan Pemkot. Rencana detail tata ruang baik Maros, Pangkep, Barru hanya diatas kertas dan kata-kata tapi fakta lapangan kita tidak tahu,” katanya.

read more
DPRD MakassarNews

Legislator Nurul Hidayat Gelar Sosper: Orang Miskin Dapat Bantuan Hukum Gratis

LANGITKU.NET , Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, di Hotel Khas, Jl Andi Mappanyukki, Kamis (25/8/2022).

Anggota Komisi D Bidang Kesra ini menyampaikan bahwa Perda ini mengatur hak masyakarat terkait bantuan hukum. Di mana tujuannya membantu mereka yang tersangkut kasus hukum.

“Jadi semua masyakarat itu mempunyai hak dalam masalah bantuan hukum. Terkhusus membantu orang yang tidak mampu terhadap masalah yang dihadapi,” ujar Nurul.

Legislator dari Fraksi Golkar ini juga mengatakan, Pemkot sebagai fasilitator yang termaktub dalam Perda membuka layanan bantuan hukum secara gratis. Sehingga, masyakarat tidak perlu khawatir terhadap masalah biaya.

“Kalau kita (Pemkot) itu tidak ada biaya, dalam tujuannya Perda ini untuk menjamin hak bagi setiap warga untuk mendapatkan akses keadilan,” tambahnya.

Perda ini, tegas Nurul, semata-mata diperuntukkan untuk warga. Ia mengatakan bahwa Pemkot bersama DPRD berupaya hak mereka semuanya terpenuhi, terlebih terkait masalah hukum.

“Dalam Perda ini berdasarkan asas keadalian, persamaan di dalam hukum, dan efektivitas. Jadi ini kita baca dan bisa tahu dimana hak-hak kita dalam bantuan hukum,” tukas Nurul.

Sementara itu, Kasubag Humas DPRD Kota Makassar, Akbar Rasyid menyebut perda ini mengatur secara rinci perihal penyelenggaraan bantuan hukum. Adapun isinya terdiri dari 10 bab dan 28 pasal.

Ocha–sapaan akrabnya menyampaikan terdapat poin yang menegaskan jika bantuan hukum itu bisa diperoleh masyakarat secara gratis. Mereka pun didampingi oleh pengacara yang telah disiapkan oleh Pemkot.

“Jadi ada lawyer atau pengacara yang dampingi ki dan itu dibiayai Pemkot. Selanjutnya Perda yang mengatur itu lebih jelasnya lagi ada di Perwali,” ucapnya.

Jika ada masalah hukum, masyakarat diminta mengadu melalui aplikasi Ajamma yang dibuat oleh DPRD Kota Makassar. Ocha mengatakan keluhan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti.

“Ada namanya Ajamma, aplikasi Ajamma yang didownload di Play Store, Jadi prosesnya itu akan sampai dari warga masuk ke kami PPID, lalu diteruskan ke instansi bersangkutan,” tambahnya.

Narasumber kedua, akademisi dari Universitas Hasanuddin, Sakka Pati mengatakan, jika Perda ini dibuat atas banyaknya keluhan dari masyakarat. Itu didapat langsung oleh Anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat.

“Jadi Perda ini ada karena masukan-masukan dari warga. Dan ternyata banyak yang menghadapi masalah hukum makanya dibuatlah penyelenggaraan bantuan hukum,” jelasnya.

Sakka Pati yang juga Tim Ahli Pemkot Makassar ini pun mengatakan bahwa Perda ini tercipta untuk semua masyakarat. Jadi, mereka diminta untuk tidak sungkan melapor jikalau tengah menghadapi masalah hukum.

“Intinya adalah bantuan hukum merupakan hak konstitusional masyakarat dan yang harus terpenuhi,” tukas Sakka Pati. (*)

read more
DPRD MakassarNews

DPRD Kota Makassar Perkenalkan Applikasi eRO’TA, Apa Itu?

LANGITKU.NET , Makassar – DPRD Kota Makassar memperkenalkan applikasi eRO’TA (e-Reses Oleh Kita), yang merupakan aplikasi berbasis mobile. Pengenalan aplikasi ini digelar pada Rabu, (24/8/2022) di Hotel The Rinra Makassar. Applikasi ini salah satu yang akan menjadi inovasi dari Kota Makassar yang diprakarsai oleh DPRD Kota Makassar.

eRO’TA merupakan salah satu layanan berbasis digital yang dikembangkan oleh DPRD Kota Makassar. eRO’TA dikembangkan untuk dapat diakses oleh seluruh masyarakat dan dapat berpartisipasi dalam hal penyaluran aspirasi yang akan menjadi pokok pikiran anggota dewan.

Era digitalisasi dan kecepatan informasi menjadikan aplikasi ini satu kebutuhan bagi masyarakat.

“Melalui eRO’TA ini masyarakat bisa berperan aktif. Contoh misalnya ketika ada masyarakat yang tidak sempat mengikuti reses anggota dewan, itu bisa berpartisipasi untuk menyampaikan aspirasinya melalui applikasi ini. Setelah itu akan bergulir ke beberapa tahapan yang pada akhirnya akan diferivikasi oleh SKPD terkait persoalan aspirasi yang disampaikan,” ujar Sekretaris DPRD Kota Makassar Dahyal yang juga sebagai reformer eRO’TA.

Dari sisi teknis, eRO’TA dikembangkan sebagai suatu upaya yang dapat menghasilkan pokok-pokok pikiran anggota dewan yang partisipatif, langsung dari masyarakat dari bawah, tersaring dan terverifikasi oleh SKPD terkait.

“Untuk sementara ini eRO’TA masih tahap soft launching dan akan kita uji coba. Jadi mohon dukungan teman-teman karena ini merupakan proyek perubahan dan sebagai reformer yang penggagas inovasi itu bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada,” tutup Dahyal.

read more
Sains & Techno

Tantangan Saat Telkom Kawinkan IndiHome dan Telkomsel

LANGITKU.NET , Jakarta – Meski berada di bawah payung induk yang sama, yakni Telkom, perkawinan antara IndiHome dan Telkomsel mempunyai tantangan tersendiri.
Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto mengatakan penggabungan IndiHome dan Telkomsel itu beda kasus ketika XL Axiata mengakuisisi LinkNet.

Menurut Doni, penggabungan IndiHome dan Telkomsel merupakan hal yang beda. Sementara itu, XL Axiata dan LinkNet itu kondisinya, operator seluler berwarna biru itu mengakuisisi pemain kabel optik tersebut.

“Kalau sampai tahapan ‘diambil’ IndiHome oleh Telkomsel itu ya tidak mudah dan pasti tantangannya berat. Beda kalau cuma kerja sama marketing,” ujar Doni.

“Belum lagi dari struktur pemodalan nanti, itu posisi SingTel gimana? Indihome di treat as apa oleh Telkom ketika di masukkan ke Telkomsel? Ini saya rasa perjalanannya akan lumayan panjang dan menantang,” sambungnya.

Adapun kalau misalnya Telkom memasukkan IndiHome untuk layanannya saja juga akan ada pekerjaan rumah seperti infrastruktur dan lain-lainnya.

“Itu kan artinya SingTel sewajarnya diminta nambah modal atau Telkom nambah porsi di Telkomsel dong. IndiHome itu kan rising star Telkom dari sisi revenue,” ungkap Doni.

Kendati begitu, penggabungan IndiHome dan Telkomsel yang tengah disusun oleh Telkom saat ini dinilai tepat karena industri sedang menuju tren konvergensi.

Era konvergensi tersebut sudah diprediksi sejak satu dekade yang lalu dan lima tahun terakhir trennya makin menguat. Salah satu buktinya, saat XL menawarkan XL Home kepada para pelanggannya.

“Trennya memang ke Fixed Mobile Covergence (FMC). Itu yang dilakukan XL dengan mengakuisisi LinkNet,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

source : inet.detik.com

read more
DaerahNews

Danny Dampingi Kepala BNN Sulsel Kunjungi Longwis Bara-Baraya

LANGITKU.NET , Makassar – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel, Brigjen Pol. Drs. Ghiri Prawijaya mengunjungi Lorong Wisata (Longwis), Jalan Abubakar Lambogo, Kelurahan, Bara-Baraya, Kecamatan, Rabu (24/08/2022).

Kunjungannya ini untuk mengecek langsung kesiapan longwis yang rencananya akan dihadiri oleh Kepala BNN RI, 31 agustus mendatang.

Lorong wisata yang menjadi inovasi Danny ini menarik perhatian semua kalangan dan mendapat banyak apresiasi. Karenanya, BNN tertarik menyandingkan program terpusatnya yakni desa bersinar.

“Pemkot Makassar dengan program lebih spesifik bisa mendeteksi setiap orang di Lorong. Kami mengapresiasi sehingga kami sangat tertarik untuk menjalin kerja sama untuk mengkampanyekan Bahaya Narkoba mulai dari lorong,” ucap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel, Brigjen Pol. Drs. Ghiri Prawijaya.

Kata Ghiri, sudah beberapa tahun terakhir ia bersinergi bersama Pemkot Makassar untuk membebaskan masyarakat dari bahaya narkoba. Pihak BNN mengambil bagian dengan menjadikan Longwis sebagai salah satu wadah untuk membentuk Lorong Bersinar atau Lorong Bebas dari Narkoba.

“Ide pak Danny selalu out of the box. Kami akan ambil andik juga untuk mengedukasi anak-anak mulai dari lorong untuk menjauhi narkoba,” jelasnya.

Rencananya, BNN akan melakukan kampanye programnya pada semua Longwis di Kota Makassar.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebutkan untuk tahap pertama ada 1.095 Lorong Wisata yang akan diresmikan.

“Lorong ini adalah sel kota. Dari 7 tahun lalu kami sudah menggodok ini lorong. Dua tahun saya tinggalkan dan menurun. Sekarang saya kembali lagi meningkatkan kapasitas lorong menjadi Longwis. Sudah komplit di dalamnya,” paparnya.

Danny berharap BNN dapat memanfaatkan dengan baik program Longwis ini. Sebagai bentuk dukungan penuh Pemkot Makassar dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

“Kita memberikan ruang buat BNN untuk sama-sama bersinergi mendeteksi penyalahgunaan narkoba dimulai dari lorong,” pungkasnya.

read more
DaerahNews

Peringati HKG ke-50, TP PKK Sulsel Launching Aplikasi SIM PKK

LANGITKU.NET , Makassar – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Rabu (24/08/2022).

Acara yang dirangkaikan dengan pameran stand hasil produk PKK dari kabupaten/kota, penyerahan penghargaan, pemberian bantuan dan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pemberdayan dan Kesejahteraan Keluarga (SIM PKK) ini mengusung tema “Lima Puluh Tahun Gerakan PKK Berbakti Untuk Bangsa dan Berbagi Untuk Sesama”.

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Naoemi Octarina yang ditemui disela-sela kunjungannya ke stand pameran, mengungkapkan bahwa SIM PKK merupakan aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan pendataan masyarakat di Sulsel. Melalui aplikasi ini, kedepannya pendataan di masyarakat bisa lebih ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas atau less paper.

“Nantinya aplikasi ini juga akan terintegrasi. Data dari PKK, data aktual yang didapat bisa disinkronkan dengan OPD,” ungkapnya.

Naoemi juga menjelaskan bahwa aplikasi ini akan menyimpan berbagai jenis data, seperti data ibu hamil, data anak yang baru lahir, data kematian, data dasawisma, termasuk juga data stunting dan anak-anak kurang gizi. Sementara dalam penginputan data di aplikasi nantinya akan memanfaatkan remaja PKK di Kabupaten/Kota yang lebih mahir dalam menggunakan teknologi.

“Pengumpulan data saat ini masih berlangsung, kita perbaiki terus, tentu saja providernya juga harus bagus,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani, Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel, Ketua TP PKK Kab/Kota se-Sulsel dan para tamu undangan lainnya. (*)

read more
DaerahNews

BPBD Gandeng Unhas Bahas Kajian Risiko Bencana Kota Makassar

LANGITKU.NET , Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin Makassar menggelar Sosialisasi Dokumen Kajian Risiko Bencana di Hotel Mercure Nexa Pettarani Makassar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor IV Unhas, Prof. Dr. eng. Adi Maulana, M.Phil, Kepala Badan Litbang Kebencanaan Unhas, Ilham Alimuddin M. Eng dan Kepala Pelaksana BPBD, Achmad Hendra Hakamuddin.

Menurut Kalaksa BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan dokumen kajian risiko bencana sangat dibutuhkan sebagai dasar kebijakan pemerintah dalam menyusun dokumen RPB (Rencana Penanggulangan Bencana).

“Dokumen ini sebagai bentuk integrasi dan penyelarasan arah penanggulangan bencana. Dokumen ini juga akan memastikan efektivitas pelaksanaan penanggulangan bencana di Kota Makassar,” ucapnya.

Lanjut dia, dokumen kajian risiko bencana ini merupakan Kerjasama Swakelola Kota Makassar antara BPBD dengan LPPM Universitas Hasanuddin Makassar.

“LPPM Universitas Hasanuddin Makassar dipilih sebagai mitra kerjasama karena sumber daya ilmu kebencanaan yang dimilikinya sudah mumpuni secara nasional,” kata Hendra sapaan akrab Kalaksa BPBD Kota Makassar.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari, Selasa-Jumat (23-26/08), BPBD, LPPM Unhas, stakeholder terkait dan lurah akan melakukan dan membahas kajian risiko bencana mulai kajian tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas dan tingkat risiko bencana.

Untuk itu, menurut dia hasil kajian tersebut nantinya dapat memberikan rekomendasi dan prioritas arah kebijakan penanggulangan bencana di Kota Makassar.

“Paradigma penanganan kebencanaan sudah mulai bergeser dari penanganan aktif ke pencegahan responsif. Dengan paradigma ini kita akan menyusun dokumen RPB yang menjadi dasar Perda kebencanaan termasuk bagaimana mengatasi banjir di Kota Makassar,” ujarnya saat ditemui, Rabu (24/08).

read more
DPRD MakassarNews

Andi Suhada Sappaile Gelar Sosper Perlindungan Perawat

LANGITKU.NET  , Makassar – Wakil Ketua Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2019 tentang Perlindungan Perawat, di Hotel Karebosi Premier, Rabu (24/8/2022).

Kata Andi Suhada, pihaknya sengaja melaksanakan penyebarluasan perda perlindungan perawat lantaran keberadaannya rentan dengan perlakukan buruk saat bertugas. Sehingga, perlu payung hukum.

“Latarbelakang kita ambil ini perda karena tidak sedikit kejadian di rumah sakit dimama perawat sering kali mendapat perlakuan kurang baik dari pasien,” ujar Andi Suhada.

Ia menilai, perawat rentan dengan tindak kekerasan saat bertugas. Acap kali, pasien hingga keluarga pasien memberikan perlakukan tidak menyenangkan lantaran kinerja perawat dianggap tidak sesuai. “Perda ini bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap perawat,” jelasnya.

Sementara itu, Narasumber pertama, Dokter Bambang Arya mengatakan, perawat adalah profesi tenaga kesehatan yg jumlahn dan kebutuhannya paling banyak di antara Tenaga Kesehatan lainnya.

Jadi Definisi Perawat adalah seorang Yang telah lulus pendidikan tinggi keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri Yang diakui pemerintah dengan ketentuan undang-undang.

“Perawat itu harus diakui pemerintah dengan ketentuan undang-undang Yang berfungsi membantu pasien atau klien dalam kondisi sakit maupun sehat, untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui layanan keperawatan secara mandiri atau berkolaborasi dengan Nakes Lainnya sesuai kewnangannya,” ujar Bambang Arya.

Terpisah, Narasumber Kedua, Amelia Malik mengatakan, perawat itu merupaka garda terdepan di rumah sakit, maka dari itu perawat harus bekerja profesional dan sesuai standar operasional masing-masing rumah sakit. Meski, pemerintah menerbitkan regulasi perlindungan perawat.

“Perawat tidak boleh semena-mena dan memang harus bersabar dalam menghadapi pasien,” ujar Amelia.

Wakil Direktur I RSUD Daya Makassar itu menyampaikan, pemerintah memiliki kewajiban dalam perlindungan perawat. Diantaranya, menghormati dan melindungi hak perawat. Kemudian, menyusun rencana strategi perlindungan perawat.

“Mendorong tanggung jawab masyarakat dan organisasi profesi,” tukasnya.

Dia menjelaskan, pemerintah juga bertugas mencegah, meminimalisir dan menangani perawat yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi dan perlakuan salah.

“Kita berharap semua stakeholder terkait perlindungan perawat sehingga pelayanan juga bisa maksimal,” paparnya. (*)

read more
DaerahNews

Dukung visi walikota makassar, DWP gelar seminar parenting

LANGITKU.NET , Makassar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar menggelar Seminar Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak atau Parenting di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Selasa (23/08).

Kepala DWP Kota Makassar, Andi Batari Toja mengatakan, seminar ini untuk mendukung pencapaian visi Kota Makassar untuk merekonstruksi kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya menuju masyarakat sejahtera dengan imunitas ekonomi dan kesehatan kota yang kuat.

“Bentuk dukungan DWP yakni mengambil peran dalam percepatan Jagai Anakta dan program mitigasi sosial sejalan dengan hal tersebut ilmu parenting sangatlah dibutuhkan,” ujar Andi Batari Toja.

Menurutnya, selain pemenuhan nutrisi yang tepat orang tua perlu mengetahui ilmu terkait pola pendidikan dan pengasuhan yang baik pula untuk memastikan tumbuh kembang anak ke arah yang baik.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa masa depan Kota Makassar berada di tangan anak-anak kita. Peran aktif orang tua dengan pemahaman parenting yang tepat menentukan masa depan Makassar bahkan bangsa ini.

“Faktor pemahaman orang tua sangat berpengaruh maka terkait pola asuh orang tua yang kurang tepat memberikan resiko perilaku penyimpangan anak di masa depan,” kata Andi Batari Toja.

“Oleh karena itu melalui seminar ini diharapkan upaya orang tua mempersiapkan anak kita menjadi anak yang produktif dan unggul dari berbagai aspek,” sambungnya.

Kegiatan ini menghadirkan para orang tua TK Pertiwi DWP Kota Makassar sebagai peserta. Adapun narasumber yakni Ketua Pembina DWP Makassar, Indira Jusuf Ismail.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto : Ketua RT dan RW kunci kesuksesan gerakan ASO di Makassar

LANGITKU.NET , Makassar – Ribuan Ketua RT dan RW se-Kota Makassar Anjungan City of Makassar untuk mengikuti sosialisasi Kementerian Komunikasi dan Informasi terkait Migrasi Siaran Televisi dari Analog ke Digital atau gerakan Analog Switch Off (ASO), Selasa pagi (23/8).

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto  mengatakan untuk skala Kota Makassar sosialisasi migrasi analog ke digital jauh lebih efektif jika melalui para Ketua RT dan Ketua RW.

“Para Ketua RT dan RW adalah kekuatan Makassar. Merekalah pemegang kuncinya masyarakat. Jadi kita semua yang harus paham lebih dulu, baru kita sampaikan ke warga ta nanti,” ungkap Danny Pomanto.

Sebagai kota yang terkenal dengan penerapan Sombere and Smart City, Makassar telah berkomitmen untuk terbuka dengan pembaruan yang sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk peralihan dari analog ke digital.

Kata Danny, selain mampu menjangkau lebih banyak siaran, peralihan ke digital juga  menjadikan gambar televisi jauh lebih jernih.

“Migrasi itu perpindahan atau hijrah ke hal yang lebih baik dan bermanfaat. Kalau masih analog kadang jelek gambarnya, beda kalau sudah digital siaran televisi ta gambarnya lebih bagus dan jernih, lebih berkualitas,” jelasnya.

Danny Pomanto optimis Makassar mampu menyukseskan gerakan peralihan ini. Pasalnya, Ketua RT dan RW akan bergerak membantu distribusi Set Top Box ke warga.

“Akan ada alat yang akan dibagikan ke masyarakat. Akan dikoordinir oleh RT RW di kontainer kelurahan masing-masing,” paparnya.

Diketahui sebelum sosialisasi, dilaksanakan shalat subuh berjamaah. Kemudian dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Masyarakat Peduli Penyiaran Sehat.

read more
1 118 119 120 121 122 282
Page 120 of 282