close

admin

DaerahNews

Gubernur Sulsel Bertemu Pramono Anung, Bahas Investasi Pangan dan Penguatan BUMD

LANGITKU.NET, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan ke Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, untuk membahas penguatan kerja sama antardaerah bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan pentingnya membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam penguatan sektor pangan serta peningkatan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, sinergi antardaerah sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, baik dari sisi ketahanan pangan, birokrasi, hingga pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami membahas kerja sama antardaerah yang berkelanjutan, mulai dari penguatan sektor pangan hingga jangka panjang. Termasuk kolaborasi di bidang birokrasi, pertanian, peternakan, IT, BUMD, serta pengembangan sistem aplikasi pemerintahan,” ujarnya.

Ia menilai, Sulawesi Selatan memiliki keunggulan komparatif sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sementara DKI Jakarta memiliki kekuatan pada aspek manajemen, pembiayaan, dan teknologi.

“Kami berharap Kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang saling melengkapi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Pramono Anung menyambut baik kunjungan Gubernur Sulsel beserta jajaran. Ia menyebut Pemprov DKI Jakarta untuk membuka ruang kerja sama dan pengembangan berbagai sektor strategis bersama Sulawesi Selatan.

“Hari ini saya menerima Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dengan jajaran, dalam rangka untuk bekerja sama dan mengembangkan beberapa hal yang saling menguntungkan bagi kedua daerah. Terutama di bidang kepegawaian, birokrasi, pertanian, dan peternakan,” kata Pramono.

Pramono juga mengakui besarnya potensi Sulawesi Selatan, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang yang berorientasi pada ketahanan pangan nasional.

“Kita mengetahui bersama bahwa Sulawesi Selatan memiliki produksi ikan dan pertanian yang luar biasa. Saya sudah meminta Biro Kerja Sama untuk mendalami peluang tersebut dan jika memungkinkan, seperti daerah lain, Pemerintah DKI Jakarta bersedia untuk berinvestasi di sektor tersebut,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Wali Kota Makassar Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada 830 PNS

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menggelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 830 Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima tanda kehormatan yang merupakan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Dengan rincian,166 PNS masa pengabdian 30 Tahun, 107 PNS untuk masa 20 Tahun, dan 557 PNS 10 Tahun pengabdian.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama puluhan tahun kepada negara dan Pemerintah Kota Makassar.

“Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan negara kepada PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas secara terus-menerus selama 10, 20, hingga 30 tahun,” ujar Munafri.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para penerima dan keluarganya, tetapi juga diharapkan menjadi teladan serta motivasi bagi seluruh ASN Pemkot Makassar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja.

Munafri juga mengingatkan bahwa pemberian Satyalancana Karya Satya bukan hanya soal tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Tapi seiring masa pengabdian, Munafri menekankan pentingnya integritas moral dan keteladanan.

“Semoga penghargaan ini semakin meneguhkan semangat pengabdian dan menjadi pendorong untuk terus berkontribusi secara positif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” tuturnya.

Munafri berharap seluruh ASN dapat menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa dedikasi, loyalitas, dan kerja keras merupakan nilai utama dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Upacara penganugerahan ini turut dihadiri unsur Ketua TP PKK Kota Makassar, Forkopimda Kota Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah Kota Makassar, serta seluruh penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya Tahun 2025.(*)

read more
DaerahNews

Munafri Resmi Luncurkan Calendar of Event 2026, Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang Tahun

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Makassar kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi kota daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Phinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Munafri menjelaskan bahwa bahwa kehadiran kalender event ini merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh kedepan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Wali Kota.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 Big event dengan Festival Muara yang digagas Munafri akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 Event Pendukung akan tersebar di sepanjang tahun 2026. Beberapa agenda budaya seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Munafri menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.

read more
Sports

Kejurnas Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 Resmi Dibuka

LANGITKU.NET, Makassar – Kejuaraan Nasional Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 resmi dibuka di Lapangan Ewako Tenis Indoor Telkom, Makassar, Jumat (5/12/2025). Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 Desember ini diikuti 57 atlet dari sembilan provinsi di Indonesia.

Pembukaan Kejurnas dihadiri Ketua Umum PP PESTI Brigjen Pol M Awal Chairuddin, jajaran pengurus pusat dan provinsi, serta KONI Kota Makassar yang diwakili Wakil Ketua Umum II Azhar Fachri.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Yusnadi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Kejurnas ini menjadi bagian dari program strategis PP PESTI dalam memperkuat pembinaan atlet nasional. Ia berharap kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet potensial menuju event regional dan nasional.

Dalam sambutannya, Azhar Fachri menegaskan komitmen KONI Makassar dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga dengan menjunjung sportivitas.

Sementara itu, Ketua Umum PP PESTI menyebut Kejurnas sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet yang paling objektif. Ia juga mengajak seluruh atlet, wasit, dan juri untuk menjaga fair play dan profesionalisme selama pertandingan.

Pembukaan Kejurnas ditandai dengan servis pertama oleh Ketua Umum PP PESTI. PP PESTI juga menyerahkan bantuan peralatan pertandingan kepada pengurus PESTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai dukungan menuju Porprov XVIII Sulsel 2026.

read more
Sports

Didukung 23 Klub Tenis, Raymond Arfandy Terpilih Pimpin PELTI Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ir. Raymond Arfandy resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kota Makassar periode 2025–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Muskot) PELTI Kota Makassar yang digelar di Hotel Royal Bay Makassar, Minggu (14/12/2025).

Muskot PELTI Kota Makassar diikuti oleh 23 klub tenis se-Kota Makassar. Proses pemilihan berjalan lancar dan kondusif, dengan seluruh peserta musyawarah secara bulat menyepakati penetapan Ir. Raymond Arfandy sebagai Ketua Umum setelah dinyatakan sebagai calon tunggal.

Ketua Panitia Pelaksana Muskot, Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan aklamasi telah sesuai dengan peraturan organisasi PELTI.

“Berdasarkan peraturan PELTI, apabila dalam proses pencalonan hanya terdapat satu orang calon Ketua Umum, maka pemilihan dapat ditetapkan secara aklamasi. Hal ini telah disepakati bersama oleh seluruh peserta Muskot,” ujar Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd.

Muskot tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus PELTI Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Nursyami, serta pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fahri, SH, MH, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan organisasi dan pembinaan olahraga tenis di Kota Makassar.

Pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fachri, SH, MH, mengapresiasi jalannya Muskot yang tertib dan demokratis.

“KONI Kota Makassar mengapresiasi pelaksanaan Muskot PELTI yang berjalan sesuai aturan organisasi. Kami berharap kepengurusan baru di bawah Ir. Raymond Arfandy mampu memperkuat pembinaan atlet dan melahirkan prestasi tenis yang membanggakan bagi Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, drg. Nursyamsi menyampaikan bahwa terpilihnya Ketua Umum secara aklamasi menunjukkan soliditas klub-klub tenis di Makassar.

“PELTI Sulawesi Selatan menyambut baik terpilihnya Ketua Umum PELTI Kota Makassar secara aklamasi. Ini menandakan soliditas organisasi dan klub-klub tenis di Makassar. Kami berharap sinergi pengurus kota dan provinsi semakin kuat dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet tenis di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ir. Raymon Arfandy ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PELTI Kota Makassar periode 2025–2029. (Foto: Daroel)

Ketua Umum PELTI Kota Makassar terpilih, Ir. Raymond Arfandy, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh klub peserta Muskot.

“Terima kasih atas kepercayaan seluruh klub. Ini merupakan amanah besar untuk bersama-sama membangun tenis Kota Makassar agar lebih maju, berprestasi, dan berkelanjutan melalui pembinaan atlet serta kompetisi yang sehat,” kata Raymond.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2025–2029, PELTI Kota Makassar diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya olahraga, serta mendorong prestasi tenis Makassar di tingkat regional dan nasional.

read more
DaerahNews

Munafri Pimpin Rakor Revitalisasi Taman Macan, Tekankan Perlindungan RTH dan Integrasi Kawasan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat koordinasi rencana revitalisasi dan pengelolaan kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura sebagai ruang terbuka hijau (RTH) terpadu yang berfungsi ekologis, sosial, dan kultural.

Rakor tersebut dihelat bersama mitra perencana H20farm Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta jajaran SKPD terkait, di Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Founder H20farm, Benjamin Martinez, memaparkan konsep penataan kawasan yang mengusung pendekatan Culture–Nature–Nurture, yakni integrasi identitas budaya lokal, respons terhadap kondisi alam, serta fungsi ruang publik yang mendukung aktivitas dan interaksi sosial masyarakat.

“Konsep ini tidak sekadar menghadirkan taman sebagai ruang rekreasi, tetapi sebagai ruang hidup yang beridentitas, berkelanjutan, dan memberi pengalaman ruang yang menenangkan sekaligus produktif,” ujar Ben.

Pendekatan yang diterapkan menitikberatkan pada lanskap organik, pemanfaatan material ramah lingkungan yang mampu menyerap air, serta desain berlapis (multi-layer) yang mengikuti kontur dan keberadaan pohon eksisting.

Penataan ruang dibagi dalam beberapa zona, antara lain zona sosial dan interaksi, zona kontemplatif, serta zona monumental. Dengan beberapa fasilitas yang direncanakan meliputi area patung, amphiteater, area bermain anak, outdoor gym, area duduk, area komersial terbatas, multifunction hall, hingga area parkir VIP.

“Seluruh penataan dirancang tanpa menebang pohon eksisting dan justru memperkuat fungsi vegetasi sebagai peneduh dan penyangga ekologis,” jelasnya.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa kebijakan utama Pemerintah Kota Makassar dalam revitalisasi taman kota adalah tidak berkurangnya nilai RTH, baik dari sisi vegetasi maupun dari aspek fisik bangunan.

Munafri juga menyampaikan kebijakan terkait konektivitas kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura. Ia menilai penggabungan kawasan sebaiknya dilakukan secara langsung tanpa pembangunan skybridge, melalui pengaturan ulang sirkulasi jalan agar luas taman semakin optimal.

“Kita tidak usah pakai skybridge. Kita gabungkan langsung dengan mengambil jalannya, supaya luas tamannya lebih besar dan menyatu,” ujarnya.

Menurutnya, pola tersebut akan membentuk alur pergerakan pengunjung yang lebih natural, sekaligus mendorong masyarakat menikmati seluruh kawasan taman sebagai satu kesatuan ruang publik.

Selain perlindungan RTH dan integrasi kawasan, Munafri menegaskan ketersediaan area parkir menjadi salah satu isu paling krusial dalam pengelolaan taman kota.

“Kita mau menghadirkan orang, tapi parkirnya harus jelas. Karakter masyarakat kita masih point-to-point, jadi ini harus dipikirkan sejak awal,” kata Munafri.

Ia membuka peluang penjajakan lahan di sekitar Jalan Pattimura, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak swasta untuk pembangunan building parking di luar kawasan taman.

Munafri juga meminta agar desain revitalisasi Taman Macan dapat menyatu secara visual dan fungsional dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada tepat di depannya.

“Ada gradasi desain supaya taman ini menjadi bagian dari gedung pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, seiring penyelesaian gedung MPP yang ditargetkan rampung dan batas-batas pagar konstruksi dibuka penuh pada 2026, kawasan taman diharapkan menjadi ruang publik pendukung yang representatif dan nyaman.

Sementara itu, finalisasi konsep dan design akan disepakati setelah mematangkan soal kesesuaian regulasi bangunan diatas RTH, pemanfaatan ruang komersial dan skema kerja sama pengelolaan yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.(*)

read more
DaerahNews

Tim Medis Sulsel Telah Layani Lebih 2.000 Pasien di Aceh Tamiang Selama Tanggap Darurat

LANGITKU.NET, Makassar – Tim Medis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat telah melayani 2.177 pasien selama masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Pelayanan kesehatan dilakukan secara intensif melalui posko-posko kesehatan lapangan serta dukungan pelayanan di rumah sakit rujukan di wilayah setempat.

Koordinator Tim Medis Pemprov Sulsel, dr Arman Bausat, mengungkapkan sejak 12 hingga 15 Desember 2025, jumlah pasien yang ditangani di posko-posko kesehatan lapangan mencapai 1.936 orang.

Angka tersebut merupakan hasil akumulasi pelayanan medis langsung di lapangan dan belum termasuk pasien yang dirujuk maupun yang mendapatkan penanganan di rumah sakit.

“Pada tanggal 12 Desember kami melayani 207 pasien, kemudian meningkat signifikan pada 13 Desember sebanyak 778 pasien. Selanjutnya pada 14 Desember tercatat 740 pasien, dan pada 15 Desember sebanyak 211 pasien,” ungkap dr Arman dalam keterangannya, Rabu, 17 Desember 2025.

Ia mengatakan data tersebut merupakan pasien yang dilayani di posko-posko kesehatan di Aceh Tamiang. Sementara itu, jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit masih dalam proses pendataan terpisah.

“Ini baru data pasien di posko-posko. Belum termasuk laporan pasien yang ditangani di rumah sakit. Jadi total pasien yang kami layani selama bertugas di Aceh Tamiang jumlahnya 2.177 orang,” jelasnya.

Berdasarkan data tambahan, jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit selama periode 12 hingga 14 Desember 2025 tercatat sebanyak 241 pasien. Dengan demikian, total keseluruhan pasien yang dilayani Tim Medis Pemprov Sulsel bersama relawan di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 2.177 orang.

dr Arman menambahkan, mayoritas keluhan pasien meliputi penyakit infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, penyakit kulit, serta kelelahan akibat kondisi pascabencana.

Kata dia, Tim Medis Pemprov Sulsel terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan cepat, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sesuai arahan dari Bapak Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) kami hadir untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dan masyarakat mendapatkan penanganan medis yang layak di tengah situasi darurat,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Wali Kota Munafri Larang Petasan dan Konvoi, Makassar Sambut Tahun Baru dengan Doa dan Empati

LANGITKU.NET, Makassar – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah tegas, melarang penggunaan kembang petasan dan konvoi kendaraan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta menumbuhkan rasa empati terhadap masyarakat yang tengah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melarang warga membunyikan kembang petasan serta melakukan konvoi kendaraan saat perayaan pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, serta menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatra dan Aceh.

Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.

Ia menegaskan, perayaan tanpa petasan, konvoi, knalpot bising, maupun kerumunan terpusat di satu lokasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.

“Jadi, kami menghimbau bersama-sama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolrestabes Makassar, dan juga akan berkoordinasi dengan pak Dandim Kota Makassar, bahwa Pemerintah Kota Makassar akan memastikan tidak ada petasan di malam tahun baru,” tegas Munafri, di Media Center Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, kembang api dan penggunaan petasan tidak hanya mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga bertentangan dengan nilai empati di tengah musibah yang sedang dialami sebagian masyarakat Indonesia.

“Artinya satu, petasan ini bisa mengganggu ketertiban lingkungan, dan yang kedua ini adalah wujud empati kita kepada saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah, khususnya di Sumatra Aceh,” jelasnya.

Di tengah duka yang masih menyelimuti sebagian wilayah Indonesia, Pemerintah Kota Makassar mengajak warganya menyambut Tahun Baru 2025 ke 2026 dengan cara yang lebih sederhana dan penuh kepedulian.

Munafri, menegaskan larangan petasan dan konvoi kendaraan sebagai bagian dari komitmen menjaga ketertiban sekaligus solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatra dan Aceh.

Selain menjaga, keamanan dan ketertiban umum, kebijakan tersebut juga dinilai efektif dalam mencegah kemacetan serta gangguan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Makassar yang kerap terjadi saat malam pergantian tahun.

“Jadi mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian bagi seluruh warga Kota Makassar untuk tidak melaksanakan perayaan tahun baru secara berlebihan,” tambah orang nomor satu Kota Makassar itu.

Munafri memastikan bahwa seluruh perangkat pemerintah hingga ke tingkat wilayah akan dilibatkan dalam pengawasan dan antisipasi di lapangan.

Mulai dari Satpol PP, camat, hingga lurah akan diminta aktif memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik di wilayah masing-masing.

“Pasti, semua perangkat termasuk Satpol PP, lurah, dan camat akan dilibatkan untuk memastikan larangan ini dipatuhi semua, khusus anak-anak muda,” imbuh Appi.

“Kami juga akan berkoordinasi lebih lanjut, dan dalam waktu dekat akan bertemu dengan Polrestabes dan Bapak Dandim untuk memastikan pengamanan malam tahun baru,” sambung mantan Bos PSM itu.

Sebagai alternatif perayaan, Pemerintah Kota Makassar akan menggelar doa dan zikir bersama pada malam pergantian tahun.

Kegiatan tersebut menjadi simbol solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus ajakan untuk mengawali tahun baru dengan refleksi dan kebersamaan.

“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Makassar dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Munafri.

Ia menjelaskan, zikir bersama tersebut direncanakan berlangsung pada malam pergantian tahun. Setelah kegiatan doa, masyarakat diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing dan merayakan tahun baru bersama keluarga.

“Rencananya di malam pergantian tahun, Pemerintah Kota Makassar akan melakukan zikir bersama. Setelah itu, kita pulang ke tempat tinggal masing-masing untuk merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga,” pungkasnya.

read more
DaerahNews

PJ Sekda Kota Makassar Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI Ke 79

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra bertindak menjadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera pusaka merah putih Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 79 Tahun 2024.

Pelaksanaan penurunan bendera pusaka merah putih ini dilaksanakan di pelataran Anjungan City Of Makassar, Sabtu sore (17/08/2024) Pukul 17.00 WITA.

Dalam upacara ini bertindak sebagai komandan upacara, Ipda Rinal Krishna Triananda, Kasubnit 2 Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Makassar.

Sementara pembawa baki, Syarifah Sabrina Nur Madinah, SMA Negeri 8 Makassar. Pembentang Bendera, atas nama Muhammad Rayhan Al Gazalah Fakhriawan dari SMA Negeri 5 Makassar. Dan yang bertindak sebagai Penggerek Bendera yakni Muhammad Lutfi Yahid, dari SMK Telkom Makassar.

Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tim Wangsa Kota Makassar berhasil dalam menjalankan tugas menurunkan bendera Merah Putih dan menyerahkannya kepada Inspektur upacara.

Usai pelaksanaan upacara penurunan bendera, Firman Pagarra menyerahkan kembali peti yang berisi duplikat bendera pusaka merah putih dan salinan teks proklamasi kepada purna paskibraka 2023 yang telah ditugaskan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar.

“Alhamdulillah prosesi penurunan bendera merah putih yang kita cintai ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Semua bekerja sama dengan baik. Apalagi para paskibra kita dan semua petugas upacara penurunan bendera ini sangat kompak,” ucap Firman.

Firman yang didampingi Ketua DWP Kota Makassar, Fadliah Firman datang menyapa secara langsung para anggota Paskibraka beserta para pelatih dan pendamping.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas tugas yang telah dilaksanakan dengan baik sejak latihan hingga puncak peringatan HUT ke-79 RI.

Firman berpesan agar Paskibraka yang merupakan pelajar terpilih tetap menjaga silaturahmi dan kekompakan.

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih sebagai penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79 selesai dilaksanakan pukul 18.00 WITA dalam keadaan aman, lancar dan khidmat.

Turut hadir dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, antara lain Forkopimda Makassar dan jajaran OPD lingkup kota Makassar dan instansi vertikal serta masyarakat umum kota Makassar.

Diketahui, Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri upacara penurunan bendera pusaka merah putih menggunakan motor vespa dan mengenakan pakaian PSL lengkap bersama jajaran OPD lingkup kota Makassar yang start dari kediaman pribadinya di Jalan Landak Baru. (*)

read more
DaerahNews

5.881 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sulsel Dapat Remisi HUT RI

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) memberikan Remisi (Pengurangan Masa Pidana) Umum kepada 5.881 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebanyak 73 orang di antaranya langsung dinyatakan bebas.

Pemberian remisi ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly. Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan SK tersebut secara simbolis kepada perwakilan WBP di Aula Lapas Kelas I Makassar, Sabtu, 17 Agustus 2024.

Dalam amanatnya, Pj. Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi WBP yang telah bersungguh-sungguh mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan baik dan terukur.

“Saya berpesan kepada seluruh WBP yang mendapat remisi hari ini untuk tidak mengulangi lagi kesalahan perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya. Jadikan hukuman di Lapas/Rutan/LPKA sebagai sarana untuk berbenah diri dan terus berkelakuan baik,” kata Zudan.

Penekanan Prof Zudan, mereka yang kembali kemasyarakat untuk menjauhi narkotika serta menghindari tindakan kriminal lainnya, termasuk perkelahian yang meresahkan masyarakat.

Salah seorang warga binaan yang dinyatakan bebas, Eka menyampaikan motivasinya semakin tinggi untuk kembali ke masyarakat.

“Alhamdulillah senang banget, semoga bisa kembali kemasyatakat menjadi lebih baik lagi, apalagi tadi dapat motivasi dari Bapak Gubernur,” sebut Eka.

Adapun, WBP yang mendapatkan remisi hari ini merupakan usulan dari 24 Lapas/Rutan dan LPKA yang ada di Sulawesi Selatan. Remisi yang didapatkan oleh WBP berkisar 1 (satu) bulan sampai dengan 6 (enam) bulan. Para WBP yang menerima remisi, semuanya telah memenuhi persyaratan.

Data per tanggal 16 Agustus 2024 menunjukkan jumlah isi penghuni Lapas/Rutan se-Sulawesi Selatan sebanyak 11.382 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari setengah WBP di Lapas/Rutan dan LPKA se-Sulsel menerima remisi.

Pemberian remisi ini turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Sulsel, Sekretatis Daerah Sulsel, Para Pejabat Manajerial Kanwil Sulsel, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Yudi Suseno Kepala UPT Pemasyarakatan lingkup Kota Makassar. (*)

read more
1 4 5 6 7 8 266
Page 6 of 266