close
DaerahNews

Danny Pomanto Antar Undangan F8 ke Pj Gubernur Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengantar undangan resmi F8 kepada Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh di Rujab Gubernur, Minggu, 21 Juli 2024.

Danny Pomanto sapaan akrabnya diterima di rujab sekira pukul 20.00 Wita dan langsung disambut oleh Prof Zudan.

Danny mengenakan batik hijau dan celana hitam. Sementara Pj Gubernur mengenakan pakaian putih dengan Songkok Recca khas Sulsel.

Pada sela-sela pertemuan, wali kota dua periode ini juga memperkenalkan Kadis Pariwisata Makassar Moh Roem juga Direktur PT Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan yang turut hadir mendampingi.

Wali kota berlatar pendidikan arsitektur ini pula menyampaikan kesanggupan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno yang berencana bakal hadir pada pembukaan.

Pada kesempatan yang sama, Zudan mengungkapkan kesiapannya untuk hadir.

Sekaligus ingin melibatkan OPD Sulsel berpartisipasi di dalamnya.

Dalam percakapan singkat itu, mantan Pj Gubernurnya Sulbar ini mau adanya stand Pemprov Sulsel untuk meramaikan acara.

Usai bertemu sekira 10 menit lamanya, Danny pun pamit dan berharap Prof Zudan dan SKPD terkait turut hadir pada opening ceremony F8.

“Kami berharap Pak Pj Gubernur hadir menyaksikan dan memeriahkan F8,” harapnya.

Sebagaimana diketahui F8 akan dimulai pada 24 Juli hingga 28 Juli mendatang di Anjungan Pantai Losari dan Lokasi Tugu MNEK. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Beri Dana Hibah ke PMI, JK: Terima Kasih Pj Gubernur Prof Zudan

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memberikan dana hibah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp2 miliar. Penandatanganan penyerahan dana hibah tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu.

Hal ini mendapat apresiasi khusus dari Ketua Umum PMI, HM Jusuf Kalla. Ia berterima kasih kepada Pemprov Sulsel yang memiliki perhatian besar terhadap kemanusiaan, khususnya Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan dana hibah kepada PMI Sulsel. Terima kasih atas semuanya,” ucap JK dalam sambutannya, di acara Pengukuhan Ketua PMI Sulsel, di Hotel Novotel Makassar, Sabtu, 20 Juli 2024.

JK mengungkapkan, di level pemerintah pusat tidak ada namanya dana hibah untuk PMI. Namun selama ini, PMI mendapatkan Corporate Social Responsibility (CSR) yang biasa digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Sekali lagi, terima kasih kepada Pemprov Sulsel sudah memberikan dana hibah kepada PMI Sulsel, di pusat itu tidak ada dana hibah, hanya CSR saja,” ungkapnya.

Lebih jauh JK menuturkan, dalam berbuat kebaikan tentu akan dibalas dengan kebaikan pula. Untuk itu, beruntunglah bagi orang-orang atau instansi yang selalu berbuat baik, apalagi untuk kemanusiaan.

“Ini adalah sebuah keikhlasan dan kemanusiaan di Provinsi Sulsel. Ini bernilai baik untuk kemanusiaan dan kebaikan untuk semua. Kita berdoa agar tidak ada bencana, tapi jika ada bencana kami siap untuk turun membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, dirinya sudah menandatangani dana hibah untuk PMI Provinsi Sulsel dengan nilai Rp2 miliar.

“Alhamdulillah kami sudah tanda tangan untuk dana hibah PMI. Ini terima kasih juga kepada Kadis Kesehatan Sulsel yang membantu,” kata Prof Zudan dalam sambutannya.

Di tempat yang sama, Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, juga mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Kadis Kesehatan  Sulsel Ishak Iskandar, yang sudah membantu menaikan nilai dana hibah dari Rp1,5 miliar menjadi Rp2 miliar. (*)

read more
DaerahNews

Firman Pagarra Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua IKAPTK Kota Makassar Periode 2024-2029

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra resmi dikukuhkan sebagai ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) kota Makassar periode 2024-2029, di Hotel Claro, Sabtu (20/07/2024).

Firman Pagarra dan jajaran pengurus dikukuhkan langsung oleh Ketua IKAPTK Sulsel sekaligus Bupati Bantaeng periode 2018-2023, Ilham Syah Azikin disaksikan langsung oleh Dewan Pembina IKAPTK yang juga Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

Dibawah kepemimpinannya, Firman akan bekerja keras bersama jajarannya untuk sama-sama mensukseskan berbagai program dan inovasi Pemkot Makassar sesuai visi misi Wali Kota Makassar.

“Saya berterima kasih kepada Pak Wali atas supportnya kepada teman-teman purna praja selama ini. Beliau tadi sampaikan banyak hal menjadi PR kita seperti program strategis dan inovasi. Saya yakin bersama 320an purna praja di Kota Makassar dapat mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Tak hanya berterima kasih kepada Wali Kota Makassar. Firman juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Ketua IKAPTK Sulsel, Ilham Syah Azikin atas dukungan dan motivasinya.

“Saya harap amanah lima tahun kedepan ini banyak mendapat masukan dan pendampingan langsung dari Ketua IKAPTK Sulsel senior kita yang menjadi panutan ini,” tutur Firman.

Firman menjelaskan dengan memiliki ratusan purna yang mengisi jabatan-jabatan strategis di Kota Makassar membuat Ketua IKAPTK optimis untuk menggelar berbagai program yang positif, berdaya guna dan baik untuk semua.

Firman berharap dukungan seluruhnya untuk dapat melanjutkan tongkat estafet kedepannya sehingga apa yang dicita-citakan IKAPTK Kota Makassar melalui program kerjanya dapat tercapai dan sukses.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menyebutkan ratusan purna yang dimiliki Kota Makassar membawa dampak dan kontribusi bagi pertumbuhan serta branding positif bagi Makassar.

“Berkat kontribusi dari purna kita sehingga bisa membawa kota Makassar menjadi lebih baik. Seperti kita meraih predikat kota terbahagia di dunia. Kita juga diundang untuk membahas sombere and smart city. Pendapatan daerah kita juga terus meningkat,” ungkapnya.

Danny pun berharap sinergitas dan kolaborasi dengan jajaran IKAPTK ini dapat membawa hasil yang maksimal khususnya menjadikan kota Makassar kota yang baik untuk semua. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
Umum

Meski Rusdin Abdullah Batal Maju di Pilwali Makassar, Turnamen Rudal Mobile Legends Berlangsung Meriah

LANGITKU.NET, Makassar – Meski Rusdin Abdullah telah memutuskan tidak ikut bertarung di Pilwali Makassar, mamun turnament Rudal Mobile Legends Compotitions 2024, tak menyurutkan semangat anak melieniah memgikuti kegiatan tersebut.

Sebanyak 18 tim ikut dalam perlombaan tersebut, setiap tim terdapat lima orang. kegiatan ini digelar di posko Pemenangan Rusdin Abdullah, di Jalan Pettrani Makassar, Sabtu (20/07/2024).

Turnamen Rudal Mobile Legends yang diikuti puluhan peserta pecinta e-sports berlangsung sukses dan meriah

“Alhamdulillah kegiatan turnamen berlangsung Sukses. Para anak anak milenial begitu seru adu ketangkasan game,” kata ketua Panitia Andi Muh Farid.

Turnamen ini memperebutkan hadiah sebesar 15 juta rupiah. Juara 1 dimenangkan oleh Pertalegends esports dengan hadiah Rp.7.500.000 , Juara 2 Tala esports hadian Rp.3.500.000, Juara 3 KRG Pride hadian Rp 2.000.000 dan
Juara 4 Polor Six Rp. 1.000.000 dan
Final MVP Azrul Marham Hadia Rp. 1.000.000.

Andi Muh Farid mengatakan kegiatan ini dilakukan Rusdin Abdullah karena perkembangan teknologi dan peminat esports akhir-akhir ini, khususnya di kota Makassar sangat diminati.

“Melalui inisiatif Pak Rudal ini, diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta muda khususnya di Makassar yang bercita-cita membangun karier di industri eSports,” ucap Acil Sapaan Andi Muh Farid.

read more
DaerahNews

Makassar Penyumbang Tertinggi Realisasi Investasi 2023 di Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi Investasi kota Makassar mencapai Rp 5,89 Triliun pada periode Januari-Desember 2023.

Hal itu diungkapkan Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra pada kegiatan Focus Grup Discusion (FGD) terkait kebijakan pengelolaan investasi bersama Dewan Investasi dan OPD terkait.

“Realisasi Investasi kita di sepanjang tahun 2023 mencapai 5,9 T. Ini melampaui target renstra nasional yakni di angka 2,5 T,” ucapnya, Jumat (19/07/2024).

Investasi Rp 5,89 triliun tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 5,2 triliun dengan persentase 88,92 persen. Kemudian Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 652 miliar atau 11,08 persen.

Firman menjelaskan Investasi di Kota Makassar terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.

Ia pun menjadi penyumbang tertinggi investasi di Sulsel (35,81 persen) dibandingkan 24 kab/kota yang lainnya (64,19 persen).

“Total peningkatan realisasi Rp 3,93 triliun atau 49,87 persen dari tahun sebelumnya. Untuk peningkatan PMDN sendiri meningkat 50,29 persen atau ada penambahan sebesar Rp 1,75 triliun dari Rp 3,48 triiliun (2022) menjadi Rp 5,2 triliun. Sementara PMA naik 43,61 persen atau ada penambahan 198 Milyar,” ungkap Firman.

Ia mengatakan investasi di Makassar datang dari berbagai sektor. Sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 1,40 triliun, lalu menyusul sektor Perdagangan Rp 1 triliun, Perumahan Rp 935 milyar, Jasa lainnya Rp 885 milyar dan konstruksi Rp 504 milyar.

Firman mengungkapkan banyaknya peluang investasi yang berada di Kota Makassar yang juga masuk dalam program prioritas. Salah satunya jappa rate dan Makassar Low Carbon City.

Dua program strategis tersebut diminta untuk dipromosikan agar mendatangkan investor.

“Tahun ini kami target realisasi investasi di angka Rp 6,5 Triliun. Masih banyak program pemkot Makassar yang butuh investor,” tuturnya.

Ada beberapa langkah yang disebutkan Firman untuk mencapai target realisasi investasi yakni dengan sinergitas OPD terkait untuk menggencarkan promosi peluang investasi di Kota Makassar.

Perkuatan regulasi dan kordinasi dengan dewan investasi di Kota Makassar.

“Sebentar lagi kita ada F8 dan agenda itu kita mengundang banyak calon investor. Manfaatkan Makassar Investment Forum tersebut. Promosi-promosi investasi perlu juga kita umumkan lewat banyak media,” pinta Firman.

Firman pun berharap melalui FGD ini dapat menghasilkan strategi dan peluang untuk mencapai target realisasi investasi di Kota Makassar tahun ini. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Sebut F8 Makassar Festival Tepian Air Terbesar di Dunia

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat branding Makassar Kota Festival Tepian Air (Waterfront City Festival) sebagai identitas baru kota daeng.

Berbagai inovasi dan trobosan dilakukan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk mengoptimalkan branding tersebut sekaligus memajukan sektor pariwisata Kota Makassar.

Danny Pomanto menjelaskan bahwa Makassar dibranding menjadi Kota Festival Tepian Air dikarenakan kekuatan maritimnya. Tidak ada kota besar di Indonesia yang pusat kotanya di pantai.

Apalagi sebagai wali kota, dirinya berkeinginan untuk meningkatkan sektor pariwisata dengan mengembangkan waterfront yang dimiliki Kota Makassar.

Salah satunya dengan membuat event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) yang disebut sebagai Festival Tepian Air terbaik di dunia.

“Kita adalah F8, festival waterfront atau tepian air terbesar di dunia karena belum ada kami lihat, ada festival besar seperti Tomorrowland tapi rata-rata di thamepark, tapi disepanjang waterfront itu hampir tidak ada,” kata Danny Pomanto, talkshow di salah satu TV Nasional, Kamis (18/7/2024).

Kekuatan waterfront yang dimiliki Makassar menjadi alasan Danny Pomanto membangun branding Makassar Kota Festival Tepian Air. Identitas baru Ibu Kota Sulsel.

Sehingga pemerintah kota berkolaborasi dengan pihak swasta menggelar festival di sepanjang area pantai. Di samping menghadirkan Kapal Pinisi sebagai destinasi wisata waterfront baru di Makassar.

“Dua tahun lalu pemerintah kota membuat dua Pinisi di Pantai Losari, dan anak-anak sekolah tiap hari mereka bergantian melakukan outing class melihat langsung bagaimana para panrita lopi membuat kapal,” ungkapnya.

Pembuatan Kapal Pinisi dan juga Rumah Toraja di tepi Pantai Losari, tepatnya di area MNEK menjadi cara terbaik dalam mengenalkan dan mendekatkan budaya lokal kepada anak-anak generasi penerus bangsa.

“Sekarang ini sudah ada tujuh Pinisi, termasuk pihak swasta. Jadi kalau ke Makassar itu ada tujuh Kapal Pinisi bisa di sewa untuk menikmati sunset, dan kami men-set dua Kapal Pinisi itu untuk meeting dengan kapasitas 100 orang. Jadi sambil menikmati sunset, sambil menikmati anging mammiri,” tuturnya.

Hadirnya Kapal Pinisi sebagai destinasi wisata baru juga sekaligus menjadi kebiasaan Pemkot Makassar dalam menjamu wisatawan asing, kata Danny Pomanto merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

“Mereka (tamu asing) selalu mengatakan bahwa naik Kapal Pinisi itu sangat memoriable. Tidak pernah terlupakan itu. Jadi anak-anak muda, industri pariwisata Kota Makassar berkembang untuk mengelola itu,” ucap Danny Pomanto.

Sailing menggunakan Kapal Pinisi menghidupkan industri pariwisata Makassar. Pelaku ekonomi kreatif seperti band berkembang, begitu juga kuliner karena beragam kuliner lezat disajikan saat berlayar di Kapal Pinisi sambil menikmati sunset

“Akhirnya sekarang ini setiap event nasional dan Internasional endingnya naik kapal,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Provinsi Sulsel Siap Jadi Pilot Project Penerapan AI

LANGITKU.NET, Makassar – Provinsi Sulsel siap menjadi pilot project penerapan Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor, termasuk di sektor pertanian, perikanan dan sektor lainnya.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh,

saat menghadiri Workshop Konsultatif UNESCO Metodologi Penilaian Kesiapan AI di Indonesia, di Gedung Rektorat Unhas Makassar, Kamis, 18 Juli 2024.

“Kami di Sulawesi Selatan siap menjadi provinsi pilot project penerapan AI. Karena banyak yang bisa dilakukan di berbagai sektor, termasuk di pertanian dan perikanan,” kata Prof Zudan.

Prof Zudan menjelaskan, dirinya pernah merasakan bagaimana AI betul-betul membantu dalam percepatan pelayanan menjadi serba mudah. Dimana ketika menjabat Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, ia bekerjasama dengan kurang lebih 5.000 lembaga untuk sinkronisasi data.

“Bagaimana pelayanan itu kita geser resikonya. Kami bersama Prof Haman Rizal melakukan deklarasi dukcapil digital. Karena 5.000 lembaga sudah kerja sama dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI,” jelas Prof Zudan.

Pemprov Sulsel dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel sangat membuka diri untuk uji coba penerapkan AI di sejumlah sektor.

“Saya membuka diri untuk AI demi pengembangan pemerintahan di Provinsi Sulawesi Selatan baik di sektor transportasi, pertanian, perikanan dan yang lainnya. Karena saya sudah menikmati bagaimana kehebatan AI,” terangnya.

“Sulsel sudah terbuka baik dari 1.0 sampai 5.0 sudah bisa menerima dan diterapkan, karena Sulsel sudah menjadi daerah yang sangat maju. Tolong dianggarkan bagaimana uji coba penerapan AI di berbagai sektor di Provinsi Sulsel untuk terbang lebih tinggi dan maju lebih jauh,” urainya.

Presiden of Karika, Prof. Dr. Ir. Hammam Rizal mengakui, Prof Zudan merupakan orang yang memiliki pengalaman luar biasa dalam kemajuan teknologi dan inovasi sejak 2015 lalu.

Dimana pelayanan Dukcapil di seluruh Indonesia dimulai dari kebijakan Prof Zudan saat menjadi Dirjen Dukcapil Kemendagri RI sejak 2015 lalu. Semua pelayanan saat ini sudah serba mudah dan digitalisasi.

“Sejak awal saya ketemu dengan Bapak Prof Zudan bagaimana menyediakan prakarsa jalur dengan administrasi kependudukan di seluruh Indonesia. Prof Zudan sendiri adalah pelaku dalam teknologi AI ini,” kata Prof Hammam. (*)

read more
DaerahNews

Wali Kota Danny Pomanto Persiapkan Perwali untuk Melanjutkan Program RISE

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berencana membuat regulasi berupa Peraturan Wali Kota atau Perwali untuk melanjutkannya program Revitalising Informal Settlement and their Environment (RISE).

“Saya akan buat peraturan wali kota spesial untuk RISE agar program ini berkesinambungan,” kata Ramdhan Pomanto pada sela-sela acara Kegiatan Simposium Pemkot Makassar dan Dinner Bersama Monash University of Australia di Tokka Tena Rata, Rabu, 17 Juli 2024.

Danny Pomanto sapaan akrabnya mengaku bakal menyiapkan satu slot anggaran demi keberlanjutan program yang berkaitan dengan lingkungan ini.

Langkah itu, jelas dia, ialah sebuah tanda komitmen Pemkot Makassar terhadap lingkungan dan alam.

Danny juga menjelaskan bahwa RISE sendiri dalah berkah bagi Makassar. Makanya harus disyukuri, dipelihara.

“RISE adalah Siri’na pacce kita. Kini sudah terbentuk ‘titik’, selanjutnya akan menjadi ‘garis’, lalu ruang dan kehidupan,” jelasnya, bangga.

Apalagi, ini merupakan pengalaman pertama Makassar dan telah berkomitmen untuk menjadikan kota ini rendah karbon.

Direktur Eksekutif Monash University, masing-masing Diego Ramires, Karin Ledder juga Tony Wong sangat berterimakasih kepada wali kota dua periode ini.

Lantaran memiliki kepemimpinan yang luar biasa dan memiliki pemikiran masa depan yang luar biasa.

“saya bangga dengan tim RISE yang ada di Makassar juga dengan kepemimpinan Danny Pomanto,” kata Diego pada sela-sela sambutannya.

Begitu pun dengan Karin. Dia bilang, Danny Pomanto mampu mengkonsolidasikan masyarakat juga masing-masing dinas sehingga membantu keberhasilan program RISE ini.

Di samping itu dia memuji suasana Kota Makassar yang begitu indah juga orang-orangnya yang ramah.

Sebagaimana diketahui, RISE sangat sesuai dengan kebutuhan saat ini. Program RISE ramah lingkungan.

Seperti pengolahan air limbah dari toilet diolah dengan teknologi yang sudah diteliti. Jadi mengubah paradigma tentang penanganan air kotor atau air limbah yang kerap memfokuskan pada penggunaan alat dan bahan kimia.

Program RISE juga tidak hanya menyelesaikan masalah sanitasi tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya air.

Sejauh ini RISE sudah diterapkan di Untia, Alla-Alla, Bonelengga, Barombong, Tallo dan Bulurokeng Biringkanaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

PJ Sekda Hadiri Evaluasi SAKIP, Paparkan Lorong Wisata, Makassar Sombere Smart City Hingga Low Carbon City

LANGITKU.NET, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra optimis jika Pemkot Makassar bisa naik tingkat meraih predikat Sangat Baik atau nilai BB dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2024.

Hal itu disampaikan Firman usai melakukan presentasi capaian, inovasi serta visi misi Pemkot Makassar dihadapan tim penilai dari Kemenpan RB, di Hotel JS Jalawansa, Rabu (17/07/2024).

Dalam paparannya Firman mengupas tuntas keunggulan kota Makassar mulai dari Lorong Wisata, Makassar Sombere Smart City hingga Low Carbon City.

“Jadi Makassar mendapatkan kehormatan untuk ikut review dalam penilaian SAKIP enam besar, pemaparan ke tim kemenpan RB yang menjadi indikator atau dasar penilaian pada hari ini. Jadi saya paparkan tadi Longwis, Sombere Smart City hingga Low Carbon City serta visi misi Kota Makassar,” ucap Firman.

Tak hanya itu, ia juga membahas capaian-capaian kota Makassar salah satunya sebagai kota Makassar dengan predikat kota terbahagia di Indonesia.

Ia juga menyatakan untuk meningkatkan nilai SAKIP membutuhkan komitmen bersama. Olehnya itu, beberapa OPD lingkup Makassar ikut memaparkan capaian kinerjanya.

“Saya menegaskan bahwa SAKIP harus menjadi salah satu prioritas. Tadi kami dibantu sama teman-teman opd yang memang terkait dengan SAKIP. Persentasenya juga sangat menunjang keberhasilan SAKIP tahun ini,” tuturnya.

Firman menjelaskan saat ini posisi Kota Makassar berada dalam nilai B atau baik dengan poin 69,07 poin. Nilai ini mengalahkan SAKIP Provinsi Sulsel.

“Keberhasilan itu diantaranya dilihat dari nilai SAKIP-nya. Untuk mencapai predikat BB, kita masih butuh 0,3 poin lagi. Lalu kita bisa naik ke tingkat BB atau sangat baik. Kita optimis bisa mencapai itu tahun ini,” ungkapnya.

Adapun empat komponen penilaian SAKIP diantaranya perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi akuntabilitas kinerja internal.

Firman juga mendorong jajaran Pemkot Makassar untuk melakukan review perencanaan kinerja secara menyeluruh, meningkatkan komitmen implementasi SAKIP dari level Pimpinan hingga ke level individu pegawai.

Serta mendorong monev kinerja berkala yang berfokus pada realisasi kinerja dan bukan hanya pada program, kegiatan, dan realisasi anggaran saja.

Optimisme Firman juga diaminkan oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan III, Andi Rahadian.

Dia mengatakan Kota Makassar memiliki peluang besar naik tingkat mendapatkan nilai sangat baik.

“Saya lihat peluang Kota Makassar bisa masuk kategori Sangat Baik atau BB. Makanya kita hanya undang 12 Pemerintah Provinsi Kab/Kota saja. Karena Makassar masuk karena memenuhi kriteria SAKIP,” tuturnya.

Ia pun memberikan semangat kepada tim Pemkot Makassar. “Yang paling penting bapak ibu punya paparan yang bagus dan mampu meyakinkan para penilai. Tapi saya yakin Kota Makassar mampu,” pungkasnya.

Diketahui, SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan. Dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Dorong Pengembangan UMKM Melalui Digitalisasi

LANGITKU.NET, Makassar – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Andi Darmawan Bintang membuka secara resmi Rapat Fasilitasi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Biro Ekbang) Setda Provinsi Sulsel, Selasa, 16 Juli 2024. Kegiatan ini mengangkat tema Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Pengembangan UMKM di Sulsel.

Dalam sambutannya, Andi Darmawan Bintang menjelaskan, UMKM merupakan salah satu sektor yang bisa bertahan dari krisis. Mulai dari krisis ekonomi pada tahun 1998, kemudian beberapa kejadian terkait dengan inflasi yang menghantam dunia secara internasional maupun lokal, dan saat pandemi Covid 19.

“Kalau kita lihat meskipun nilainya kecil tetapi jumlahnya cukup banyak dan merupakan salah satu penopang kehidupan sosial di negara kita. Maka kita wajib menaruh perhatian terkait bagaimana mengembangkan UMKM ini supaya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada di Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat 60 juta pelaku UMKM secara nasional. Dan untuk di Sulsel sekitar 1,8 juta. Namun, kalau dilihat dari rasio kewirausahaan baru mencapai 3,47 persen pada tahun 2023.

“Sementara target kita adalah 12 persen, jadi masih ada selisih sekitar 98 persen. Kita mau mendorong agar para UMKM kita ini mengelola usahanya dengan baik dan mengikuti norma-norma atau tata cara dalam hal bagaimana melakukan usaha ini. Tentu mencapai 12 persen ini sebagai bagian dari usaha kita pada tahun 2045 untuk menggapai visi Indonesia Emas,” terangnya.

Ia mengatakan, dibutuhkan kerja keras baik di provinsi maupun di kabupaten kota, membutuhkan sinergitas dan kerjasama bukan hanya antara pemerintah, tetapi juga antara elemen pengusaha, pengusaha besar maupun pengusaha kecil untuk mengembangkan usaha menjadi lebih baik.

“Kalau kita lihat data 2023, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pendapatan PDB itu mencapai Rp1.400 triliun. Sementara untuk tiga sektor kuliner, fashion, dan kriya itu menyumbang sekitar 75 persen. Jadi ini yang termasuk perkembangannya cukup pesat, termasuk di Sulsel,” urainya.

Andi Darmawan menambahkan, Pemprov Selatan mendorong UMKM, terutama di sektor ekonomi kreatif agar memiliki daya saing serta berbasis digital. Ia berharap ke depan melalui digitalisasi ekonomi, mampu meningkatkan taraf hidup para pelaku UMKM seluruh kabupaten/kota di Sulsel sebagai penggerak ekonomi.

Hadir dalam rapat tersebut, Plt Kepala Disperindag Sulsel Since Erna Lamba, perwakilan Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kabupaten Kota se Sulsel, serta perwakilan OJK. (*)

read more
1 8 9 10 11 12 266
Page 10 of 266