close
DaerahNews

Kunjungi Dua Longwis, Danny Himbau Manfaatkan Semua Lahan Kosong

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto konsen meninjau kesiapan 14 lorong wisata atau Longwis yang akan jadi percontohan.

Kali ini ia mengunjungi Longwis Jincheng (Shanxi) Jalan Kodingareng, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo. Ia mengecek kesiapan dan kelengkapan lorong tersebut.

Mulai dari kelengkapan komoditi pangan seperti Bawang Merah, Bawang Putih, Padi, Cabai, Pakcoy, Jagung, Porang, Sawi, Ubi dan Tomat.

“Untuk lorong ini sudah cukup lengkap sisa kita perbanyak lagi. Metaversenya juga belum ada nanti Dinas terkait yang urus itu. Cuman UMKMnya ini sudah bisa jalan,” ucapnya saat berkunjung ke Longwis Jincheng, Rabu (5/10/2022).

Hal tersebut ia lihat juga pada saat mengunjungi Longwis Maastricht, Kelurahan Bara-Baraya, Kecamatan Makassar.

Sepanjang lorongnya dipenuhi komoditi lengkap. Melihat setiap sisinya, Danny menyebut pemanfaatan lahannya sudah cukup maksimal.

“Pas kita masuk saya barcode dulu di depan lorong. Saya jalan dan alhamdulillah lorong di sini pemanfaatan lahannya maksimal. Semua lorong harus memanfaatkan lahan kosongnya,” imbau Danny.

Pemanfaatan lahan ini diharap Danny dapat mendorong peningkatan produksi komoditi di Longwis dengan begitu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

“Bayangkan kalau masyarakat sekitar belanja komoditi di Longwis pendapatan masyarakat di Lorong juga akan meningkat. Ini cara membuat kemandirian rakyat secara ekonomi ,” pungkasnya.

read more
DaerahNews

Program Danny Jagai Anakta Dibahas dr. Aisah Dahlan dari Perspektif Neurosains

LANGITKU.NET, Makassar – Karakter anak sedikit banyak dipengaruhi perilaku orang tua. Sehingga dalam menyukseskan Jagai Anakta, para orang tua perlu menjadi panutan dan memberikan contoh yang baik.

Hal ini disampaikan Praktisi Neuro Parenting Skill, dr. Aisah Dahlan saat menjadi pembicara dalam Wisata Hati yang digelar Perumda Pasar Makassar Raya di Baruga Anging Mammiri, Selasa (4/10/2022) malam.

Dalam pemaparannya, dr. Aisah Dahlan menyebutkan bahwa di dalam otak manusia terdapat 100 miliar neuron. Di mana satu neuron setara dengan satu unit komputer tercanggih di dunia sekarang ini.

“Jadi otak kita itu seperti 100 miliar unit komputer tercanggih. Neuron saling terhubung berbagi informasi dalam bentuk memori, semakin digunakan akan semakin berfungsi,” terang dr. Aisah Dahlan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam perkembangan anak terlebih di masa emas  jaringan memori membentuk memori cermin yang merekam segala sesuatu yang tertangkap oleh penginderaan.

“30 persen jaringan neuron di otak adalah memori cermin.  Sehingga apa yang dilihat, didengar, dirasa, dihirup oleh kita akan tersimpan. Makanya perlu orang tua mencontohkan banyak hal yang baik yang didapat oleh anak, secara berulang,” jelasnya.

Untuk menciptakan ruang yang nyaman dan aman bagi anak, kata dr. Aisah kedua orang tua juga harus saling memahami terlebih dahulu. Sebagaimana teori baterai kasih sayang yang dicetuskan dr. Adi W. Gunawan.

Menurut teori tersebut, kata dr. Aisah Dahlan, baik kepada pasangan maupun kepada anak, hormon ini perlu diisi ulang dayanya. Caranya dengan menggunakan bahasa kasih sayang berupa  pujian, waktu berkualitas, sentuhan fisik, pelayanan dan menerima hadiah.

“Di otak kita kelenjar pituitary, yang memproduksi hormon bahagia dan kasih sayang yang perlu diisi daya seperti baterai. Berupa bahasa kasih sayang,” paparnya.

Oleh karena itu, dr. Aisah Dahlan mengaku terkesan dengan ide program Jagai Anakta oleh  Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Baginya, program sejalan dengan neurosains dan kemampuan asuh anak.

“Makanya Jagai Anakta yang dicetuskan Pak Wali ini ide yang cerdas. Sebab sejalan dengan perspektif neurosains dan parenting,” ujar dr. Aisah.

Sementara Danny Pomanto mengatakan mitigasi sosial sejak dini juga terletak pada kemauan dan kemampuan orang tua menjaga anaknya.

Dia mengaku senang dengan hadirnya dr. Aisah Dahlan yang memberikan penjelasan Jagai Anakta dari sudut pandang ilmu pengetahuan.

“Problematika yang biasa dihadapi anak-anak kita itu berawal dari rumah ditambah pengaruh dari luar rumah, seperti pergaulan. Ternyata Jagai Anakta bukan hanya soal parenting saja, ternyata berhubungan dengan neurosains,” ucap dia.

read more
DPRD MakassarNews

Ketua DPRD Rudianto Lallo Motivasi Mahasiswa Baru Universitas Handayani

LANGITKU.NET, Makassar – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo memotivasi ratusan mahasiswa baru Universitas Handayani Makassar (UHM) dalam kuliah umum yang dilaksanakan di Grand Immawan, Senin 3/10/2022.

Pentolan aktivis Mahasiswa UNHAS era 2000 an itu mengatakan menyandang sebutan sebagai Mahasiswa tidak muda. Mereka adalah orang terpelajar dan identik dengan kaum intelektual, serta resah jika terdapat kebijakan pemerintan yang tidak berpihak kepada rakyat.

“Mahasiswa tak bisa terlepas dari yang namanya pergerakan, mereka menjadi pengawas pemerintah dan menjadi garda terdepan dalam mewakili aspirasi masyarakat,”kata Rudianto Lallo.

Menurut Mantan Ketua Senat Ikatan Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) itu dengan status sebagai mahasiswa maka seluruh pemangku kibijakan, mulai dari daerah hingga pusat dalam hal ini setingkat presiden sekalipun berani di protes. Sejarah panjang perjuangan mahasiswa telah menorehkan catatan positif dalam melawan kebijakan pemerintah.

“Jika ditelusuri jejak sejarah, perjuangan mahasiswa itu ada sebelum indonesia meredeka, runtuhnya orde lama atau kepemimpinan Sukarno pada tahun 1966 tidak lepas dari aksi besar-besaran Mahasiswa, begitupula keruntuhan orde baru Suharto yang berkuasa selama 31 tahun. semuanya karena aksi mahasiswa.”ujar Rudianto Lallo.

Olehnya itu, Politisi yang dikenal sebutan Anak Rakyat itu berharap kepada 200 lebih Mahasiswa baru UHM untuk memanfaafkan statusnya sebaik-baiknya. Pertama belajar dengan baik, memanfaatkan lembaga-lembaga dalam kampus sebagai wadah interaksi, dan tentunya berguna bagi masyarakat luas.

“Masa depan adek-adek ditentukan di kampus UHM ini, Kesempatan membangun jaringan dan belajar itu saat masa menjadi mahasiswa,”paparnya.

Lelaki asal Pulau Lakkang itu juga menyampaikan kisah hidupnya yang terlahir dari anak rakyat, yang bukan keturunan bangsawan, pejabat, tapi diusia 33 tahun terpilih menjadi anggota DPRD Makassar dan di Usia 37 Tahun menjadi Ketua DPRD Makassar. Menurur dia semua pencapaian itu tidak datang secara kebutulah, tetapi di dahului dengan niat dan cita-cita.

“Semuanya saya tentukan saat masih kuliah, saya berusaha mencari jalannya, dan alhamdulillah kami wujudkan itu,” ujar Rudianto Lallo yang juga ketua IKA Unhas Makassar itu.

Dia juga menceritakan sejarah panjang menjadi mahasiswa di Unhas yang nyaris drop out (DO) karena sudah memasuki pada tahun ketujuh menjadi mahasiswa lantas belum menyandang gelar sarjana. Bahkan, kata Rudianto berbagai tanggapan miring, seperti dianggap bodoh, malas dan lainnya.

“Tapi bagi saya mohon maaf, saya menikmati menjadi mahasiswa, tidak enak melepas status mahasiswa, saat itu saya bangga menjadi pejabat mahasiswa, kenapa, karena itu tadi, bukan anak siapa-siapa, bukan anak bangsawan, bukan anak pejabat, tapi bisa memimpin lembaga di kampus Unhas, keluar masuk kantor kementrian, berdiskusi wapres Jusuf Kalla, Presiden SBY, dan sejumlah pejabat tinggi negara,”sebutnya.

“Namun saat ini, selama saya menjadi Ketua DPRD tidak pernah lagi keluar masuk istana, jadi saya katakan manfaatkan status adek-adek untuk membangun jaringan,”tutup Rudianto Lallo.

read more
DaerahNews

TP PKK Makassar Studi Tiru di Gianyar Bali

LANGITKU.NET, Makassar – Daerah lain harus belajar soal akselerasi pemulihan ekonomi dari Bali. Perekonomian mulai menggeliat kembali setelah sempat terpuruk diterjang pandemi Covid – 19.

Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail saat Studi Tour ke TP PKK Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (30/09/2022).

“Di sini saya lihat alhamdulillaah perekonomian sudah mulai menggeliat kembali. Wajib memang belajar di Bali,” ungkap Indira Yusuf Ismail.

Dia menjelaskan bahwa di Makassar juga berupaya memperbaiki perekonomian dengan memaksimalkan potensi yang ada, yakni lorong dan pelaku UMKM.

“Makanya tercetuslah Lorong Wisata, tidak hanya untuk pemulihan ekonomi tapi juga menyangkut ketahanannya, termasuk mitigasi sosial,” kata dia.

Tidak hanya persoalan pemulihan ekonomi, kata Indira Yusuf Ismail, soal kebersihan di Bali juga menjadi rujukan.

“Tadi sepanjang jalan kesini saya sampaikan ke teman – teman, lihat kebersihannya, sangat cantik. Semoga nanti ibu-ibu TP PKK Gianyar bisa ke Makassar, kita juga punya cantik sekali,” ungkap Indira.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya karena TP PKK Makassar telah memilih Bali sebagai lokasi studi tiru.

“Pariwisata adalah keunggulan Bali, pandemi betul-betul membuat Bali terpuruk, dan juga daerah lain. Tapi karena warga kami bergantung dari pariwisata jadi usaha untuk bangkit itu besar sekali ditambah program PEN dari pemerintah pusat. Terima kasih sudah mengunjungi Bali, bu,” ucap Ida Ayu Surya.

read more
DaerahNews

Wali Kota Makassar Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Buka Pameran Alutsista TNI

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P.,S.Sos., M.Tr (Han) bersama Wakil Bupati Kabupaten Gowa dan juga jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan membuka secara resmi pameran Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan) yang diadakan di Anjungan Pantai Losari, Jumat (30/09/2022).

Pameran dalam rangka HUT 77 tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) 2022 ini juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Sejumlah pejabat TNI/Polri juga nampak memadati area pameran.

Pangdam XIV/HASANUDDIN mengatakan dengan adanya pameran alutsista ini diharapkan masyarakat umum dapat lebih dekat dengan aparat TNI dan mengenal apa saja persenjataan yang digunakan pasukan saat berhadapan dengan lawan.

“HUT TNI ke 77 tahun ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Ada banyak senjata yang kami tampilkan dan bisa dikunjungi masyarakat umum secara gratis. Jadi siapa saja bisa melihat secara jelas bagaimana persenjataan TNI,” ungkap Pangdam.

Senada dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Ia berharap pameran Alutsista ini dapat dimanfaatkan masyarakat, utamanya bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat bagaimana tentara menjaga NKRI dengan persenjataan yang dimilikinya.

“Ini kesempatan untuk belajar dan melihat langsung semua jenis senjata milik TNI. Ada booth yang disediakan secara gratis. Silahkan dikunjungi biar tau dan paham bagaimana TNI menjaga negara ini,” harap Danny.

Pameran yang juga diisi dengan hiburan musik untuk para pengunjung ini menjadi wujud sinergitas TNI dan POLRI serta semua pihak yang telah membantu untuk bersama-sama menjaga NKRI.

Adapun beberapa jenis senjata yang dipamerkan diantaranya 1 unit panser anoa 6×6 dari Yonkav 10/Mg, 2 unit rantis PJD dari Yonif Raider 700/WYC, 1 unit rudal MMS dari Yon Arhanud 16/Maleo, 1 unit Meriam Howitzer 178 105 mm dari Yon Armed 6/TMR Divisi 3/Kostrad, Ran SOTM dari Hubdam XIV/Hsn, Ran Dekontaminasi dari Yon Zipur 8/Smg.

Ransus Jihandak dari Yon Zipur 8/Smg, Kapal Patkamla Tanakeke,Kapal Patkamla Langkai dan Sea Rider dari TNI AL, Ran Oerlikon,Ran APC Turangga,Run Hilux Gatling Gun dari TNI AU, Rudal LML dari Yon Arhanud 16/Maleo, Rantis Badak 6×6 dari Kikav 14/JJ Divisi 3 Kostrad, dan Rantis BTR dari Yonkav/Smg.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Dukung Dialog Kebangkitan Politik Perempuan KOHATI Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendukung pelaksanaan Dialog Kebangkitan Politik Perempuan yang akan digelar oleh Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Makassar.

“HMI, termasuk KOHATI itu organisasi kaderisasi. Dialognya juga ini bagus, menyangkut perempuan dan politik, sangat menarik,” ungkap Danny Pomanto saat menerima KOHATI Makassar di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Jumat (30/09).

Menurutnya, pola kaderisasi melalui dialog seperti inilah yang kemudian mampu melahirkan khazanah pemikiran kritis solutif bagi calon-calon pemimpin.

“Banyak alumni HMI dan KOHATI yang berhasil menjadi pemimpin maupun penggerak  di berbagai bidang itu karena kaderisasi yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu Waode Ummul Mu’minin dari KOHATI Makassar menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Danny Pomanto yang juga dari Majelis Penasehat KAHMI.

“Alhamdulillah ayahanda Wali Kota sangat mendukung kegiatan dialog kami ini. Saya ingin sampaikan terima kasih banyak ke ayahanda kami,” ungkap Waode.

Dialog bertemakan Kepemimpinan Perempuan Lintas Agama merupakan rangkaian acara menyambut Milad ke-56 Kohati.

read more
DaerahNews

Atasi Persoalan Anjal dan Gepeng, Wakil Walikota Makassar Resmi Launching Aplikasi “Agang’ku”

LANGITKU.NET, Makassar – Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi resmi launching aplikasi Penanganan Penjangkauan Anak Jalanan (Agangku) di Hotel Ramedo, jalan Andi Djemma, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat (30/9/2022).

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi mengucapkan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial yang telah melaunching aplikasinya.

“Anak jalan Makassar ini butuh konsep dan penanganan yang kongkrit, bukan hanya Dinas Sosial tapi butuh keterlibatan semua pihak,” kata Fatmawati Rusdi dalam sambutannya.

Lanjut Fatma, dirinya berharap ke depannya permasalahan sosial terkait anak jalanan tak ada lagi di Kota Daeng itu.

“Ini menjadi PR. Ini konsen kita. Kita harap dengan hadirnya aplikasi Agangku saya yakin dan percaya ini bisa terselesaikan. Kota harap Di Tahun 2024 anak jalanan Makassar ini Zero,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad mengatakan, aplikasi Agangku itu merupakan inovasi dari Dinas Sosial, sesuai dengan pemaparan Rakorsus Makassar Metaverse beberapa waktu lalu.

“Permasalahan anak di masyarakat itu boleh dilaporkan di aplikasi ini. Ini merupakan aplikasi inovasi dari dinsos,” kata Aulia dalam sambutannya.

Ia juga meminta dukungan kepada masyarakat khususnya Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) agar Aplikasi itu bisa berhasil menangani permasalahan sosial.

Sementara itu, dilanjutkan dengan Sosialisasi Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang dibawakan oleh Akademisi, Zaki miftahul Razak dan Pemerhati Sosial, Ronny.

read more
DPRD MakassarNews

Apiaty Amin Syam Gelar Sosper Pengelolaan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Daerah Kota Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam mengapresiasi pemerintah kota yang telah berupaya keras mencari solusi terkait permasalahan perparkiran di kota Makassar. Menurutnya persoalan parkir memang sangat kompleks, namun jika semua pihak yang terlibat dapat mematuhi aturan, makanya dirinya yakin masalah parkir dan kemacetan dapat teratasi.

Hal itu disampaikan Apiaty saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Parkir di Tepi Jalan Umum dalam Daerah Kota Makassar, di Hotel Aston, Jl Slt. Hasanuddin, Kamis (29/9/2022).

“Persoalan parkir ini cukup kompleks, apalagi seperti Makassar yang merupakan kota metropolitan dengan volume kendaraan yang banyak, memang harus diatur sedemikian rupa. Namun Saya yakin dengan keterlibatan beberapa pihak yang telah berupaya keras untuk mengkaji dan menyusun perda ini, persoalan parkir dapat teratasi hingga akhirnya berdaya guna bagi masyarakat,” ungkap Apiaty.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini memandang perlunya diatur pengelolaan perparkiran, apalagi banyaknya juru parkir liar yang melanggar aturan perda.

“Pengelolaan parkir di Makassar perlu diatur, apalagi banyak juru parkir liar yang melanggar aturan,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini selain konstituen, dan masyarakat umum, juga hadir narasumber, Andi Imran Tenritata.SE, M.Si, Dr. Hj. Hatidja, SE, dan Ir. Hj Dahlia Kantoro, M.Si yang bertindak selaku Moderator.

Andi Imran Tenri Tata yang menjadi narasumber turut berpendapat bahwa penyebab seringnya terjadi kemacetan di kota Makassar, dikarenakan fungsi jalan di beberapa spot/daerah berubah menjadi lahan parkir. Adanya perubahan fungsi jalan yang tidak memiliki daya tampung kendaraan, jadi persoalan utama perparkiran.

“Banyak fungsi jalan di beberapa spot di kota Makassar khususnya tempat perbelanjaan yang berubah menjadi lahan parkir, menjadikan kemacetan di daerah tersebut, ini perlu menjadi perhatian pemkot Makassar” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Sulsel ini menilai banyak tepi jalan yang dijadikan lahan parkir namun tidak memperhatikan volume kendaraan. Akibatnya kemacetan tak terhindarkan.

“Jadi jangan melulu soal retribusi, kita harus lihat kualitas jalan, dan juga perhatikan volume kendaraan,” tutup Andi Imran. (*)

read more
DaerahNews

Narasumber Stunting, Wawali : 1.000 HPK Adalah Emas Dasar Bagi Anak

LANGITKU.NET, Makassar – Memastikan kesehatan dan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) sangat menentukan tumbuh kembang anak.

Hal itu diungkapkan langsung Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat menjadi narasumber pembangunan kesehatan mendukung pencegahan stunting yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar, di Hotel Gammara, Kamis (29/09).

Ia mengatakan dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Kota Makassar adalah kabupaten/kota terendah angka stuntingnya. Angka prevalensi stunting tahun 2021 yakni 5,23 persen.

Meski demikian, Fatma tetap menghimbau  agar dinas terkait lebih proaktif dan fokus dalam memberantas stunting.

“1.000 HPK adalah peluang emas dasar kehidupan bagi anak. Jadi tolong kita konsen untuk itu. Saya turun ke Puskesmas selalu dan masih mendapati anak-anak yang mengalami stunting,” ucapnya.

Tak tinggal diam, Fatma menyampaikan strategi percepatan penurunan stunting yakni komitmen dan kepemimpinan, peningkatan akses layanan, optimalisasi promosi, pemanfaatan teknologi, peran multisektor dan penguatan manajemen dan sistem kesehatan.

Tak hanya itu, Fatma juga bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Achi Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan dr Nursaidah Sirajuddin, kerap memberikan makanan tambahan dan tablet darah ibu hamil dan remaja putri.

“Rutin kami turun. Pemeriksaan ibu hamil, sosialisasi soal stunting, pelatihan pemberian makan bayi dan komunikasi dengan kader kesehatan. Kita pantau terus,” ungkapnya.

Ia berharap melalui edukasi mengenai stunting, dapat mencegah masalah kesehatan dan gizi khususnya masalah penurunan stunting. Karena stunting dapat dicegah mulai dari remaja, janin dan dua tahun pertama kehidupan.

Selain Fatma, Materi terkait stunting lebih dalam juga dibawakan oleh Dra. Hj Andi Rita Mariani Basharu yang didampingi oleh Kepala DP3A Kota Makassar, Achi Sulaiman dan Ketua Dharma Wanita Kota Makassar, Andi Batari Toja Sanapati.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI, Kontribusi Terbesar Permohonan KI

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meraih penghargaan dari Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham) RI atas kontribusinya dalam pengajuan kekayaan intelektual.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada acara Yasonna Mendengar yang dihelat oleh Kemenkumham RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum & HAM RI, Prof Yasonna H. Laoly kepada Walikota Danny Pomanto di Hall Andi Pangerang Petta Rani, Universitas Negeri Makassar, Rabu (28/09).

Penghargaan yang diterima Danny Pomanto atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam mengajukan permohonan kekayaan intelektual dengan jumlah tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020 – 2021.

“Pemerintah Kota Makassar peduli pada perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini penting untuk melindungi karya intelektual di berbagai bidang sekaligus memotivasi para inovator untuk terus berkarya,” kata Danny.

Sedikitnya, ada lima kekayaan intelektual yang dicatatkan oleh Kementerian Hukum & HAM RI yang berasal dari Pemerintah Kota Makassar. Diantaranya, Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Ekspresi Budaya Tradisional untuk Kondo Buleng Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional verbal tekstual – prosa, teater – sandiwara rakyat terbuka.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Badik Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional seni rupa – tiga dimensi. KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Pepe’ Pepeka ri Makka dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – tarian.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional A’raga dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – permainan. KI Komunal Pengetahuan Tradisional untuk Coto Makassar dengan jenis pengetahuan tradisional kemahiran membuat kerajinan tradisional – makanan/minuman tradisional – moda transportasi tradisional.

“Saat ini pengajuan hak cipta dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi,” kata Menteri Yasonna.

Ia mendorong pelaku ekonomi kreatif, dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk mendaftarkan hak cipta atas karya intelektual mereka untuk menghindari aksi plagiat yang dapat merugikan pemilik karya intelektual.

Melalui kegiatan ini, Menteri Yasonna juga menyadarkan masyarakat bahwa melindungi KI sangat penting karena keberadaan KI dapat menjadi sumber peningkatan penghasilan dan memberikan manfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif.

read more
1 101 102 103 104 105 272
Page 103 of 272