close
DaerahNews

Pemprov Sulsel Segera Cairkan TPP ASN

LANGITKU.NET , Makassar – Tambahan Penghasilan Pengawai (TPP) bagi ASN di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bakal segera cair.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BKD Sulsel Imran Jausi. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk segera membayarkan TPP bagi ASN.

“Kami berharap pencairan TPP ini dapat tuntas di semua OPD dalam minggu ini, dan ini juga sesuai arahan bapak Gubernur agar pembayaran TPP sudah dapat dilakukan secepatnya sebelum memasuki bulan Ramadan,” ungkap Imran, Selasa (29/3/2022).

Keterlambatan ini menurut Imran dikarenakan ada perubahan regulasi dari aturan Pemerintah Pusat.

“adanya perubahan regulasi berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 900-4700 tahun 2020 yang mengatur tentang kriteria TPP. Selain itu, adanya keterlambatan rekomendasi terkait besaran TPP dari Kemendagri dan ini berlaku secara Nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, hal ini juga dipengaruhi adanya penyesuaian dengan SKP format baru sesuai Permenpan RB nomor 8 tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja.

“Selain itu penginputan target dan capaian kinerja oleh masing-masing ASN berbasis dokumen secara bersamaan, sehingga akses jaringan ke aplikasi sangat lambat,” ujarnya.

Selain itu menurut Imran, saat ini juga ada penyesuaian pada aplikasi yang digunakan.

“Untuk itu, kami di BKD Melakukan percepatan proses verifikasi berdasarkan hasil penginputan SKP oleh setiap ASN, dan tentunya kami semua berharap dukungan jaringan internet dan aplikasi yg digunakan dapat berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan,” tuturnya.

Sementara terkait besaran TPP yang akan diterima oleh ASN, saat ini diberlakukan berbasis kinerja.

“Sehingga ini akan memicu semangat ASN untuk lebih aktif untuk terus berinovasi dan memberikan capaian-capaian yang baik untuk Sulsel,” ungkapnya. (*)

read more
DaerahNews

Musrenbang TA 2023 Kota Makassar, Fokus 4 Program Perencanaan Besar

LANGITKU.NET , Makassar – Pemerintah Kota Makassar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk TA 2023, di Phinisi Ballroom Claro, Jumat (25/3/22).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Dharmawan Tim Ahli, Sekretaris Daerah Kota Makassar, forkopimda Kota Makassar dan Provinsi Seluruh Camat Kota Makassar, RT/RW. tim ahli Walikota, tokoh adat masyarakat, serta tokoh perempuan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, M.Anshar yang mewakili Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan Musrenbang kota makassar menjadi wadah usulan prioritas aspirasi masyarakat untuk kesejahteraan bagi rakyat.

“Kita bisa lihat contoh periode pertama pak Danny dengan membuat lorong garden dan alhamdulillah berhasil. Periode kedua ini sementara digodok lorong wisata dan kita mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari berbagai pihak,” ucapnya.

Sementara, Kepala Bappeda Kota Makassar, Helmi Budiman mengungkapkan pengusulan musrembang terdapat 2561 usulan program. Dimana sebanyak 1611 program dikerjakan dari kecamatan dan pokok pikiran sendiri ada 715 usulan di tahun 2023.

“Jadi usulan tahun ini kebijakan cukup berubah dari tahun kemarin di mana tahun ini kita membagi usulan menjadi dua pertama usulan dana sektoral dan sektoral itu di kerja oleh SKPD masing-masing sesuai dengan kewenangannya dan tanggung jawabnya,” ucapnya.

“Yang kedua usulan yang berkaitan dengan dana Kelurahan. Kenapa kita membagi dua Karena yang namanya dana Kelurahan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bisa dikerjakan langsung oleh masyarakat,” tambah Helmi

Dia menyebutkan ada empat kunci pada musrembang TA 2023 yakni produktifitas, kesejahteraan, kemudian transformasi digital metaverse.

“Sebagian besar usulan program yang diterima seperti penyediaan infrastruktur, drainase serta keluhan masyarakat tentang kemacetan,” sebutnya.

Tak hanya itu, pemerintah Kota Makassar juga akan memfokuskan buat kesehatan masyarakat utamanya pada anak yang mengalami stunting.

Kata Helmi, total ada 80 persen anak yang mengalami stunting dari 153 kelurahan. Karenanya, ia akan menyiapkan anggarannya secara serius terhadap masalah stunting ini, agar masyarakat sadar untuk hidup sehat.

Berbicara dana kelurahan, Helmi berencana menaikkan anggarannya untuk tahun depan senilai Rp 500 juta.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun selanjutnya di masa pemerintahan Danny- Fatma kita maksimalkan terus dan tadi kan sudah ada arahan ada atau harapan bisa dinaikkan menjadi 1 Miliar mudah-mudahan itu tercapai di tahun-tahun selanjutnya,” harap Helmi.

read more
DPRD MakassarNews

DPRD Makassar Tetapkan Susunan Pimpinan AKD 2022-2024

LANGITKU.NET , Makassar – Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Susunan Pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Periode 2022-2024, di Ruang rapat paripurna DPRD Makassar. Rabu (30/03/2022).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo didampingi Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sappaile, Andi Nurhaldin beserta Asisten II Walikota Makassar.

Keputusan DPRD terkait susunan pimpinan AKD ini dibacakan Sekretaris DPRD Makassar H. Dahyal. Sedang, sambutan walikota Makassar disampaikan Asisten II Walikota Makassar Rusmayani Madjid.

Berikut susunan Pimpinan Komisi DPRD Kota Makassar yang ditetapkan:

Ketua Komisi A, Rahmat Taqwa Qurais, Wakil Ketua Fatma Wahyudin dan Sekretaris Komisi Abd. Wahab Tahir.

Komisi B dipimpin Eric Horas selaku ketua, Wakil Ketua Hj. Muliati dan Sekretaris Ari Ashari Ilham.

Sementara, Ketua komisi C H. Sangkala Saddiko, Wakil Ketua Galmerya Kondorura, dan Sekretaris Supratman.

Komisi D ditetapkan Andi Hadi selaku ketua, Wakil Ketua Kasrudi, Sekretaris Hamzah Hamid.

read more
DaerahNews

Rp 37 Miliar Bantuan Keuangan Untuk Bandara Arung Palakka dan Bypass Sumpallabbu

LANGITKU.NET , Bone – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara 692 Tahun Kabupaten Bone di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone di Jalan Petta Ponggawae, Watampone, Senin (28/3/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPR RI, Dirlantas Polda Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Menteri Pertanian Periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Pimpinan Nasional, Ketua Kerukunan Keluarga Bone (KKMB) Pusat, Ketua KKMB Sejumlah Provinsi di Indonesia, Bupati Bulukumba, Bupati Gowa, Muspida, pejabat Pemprov Sulsel dan Bone serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Andi Sudirman menyerahkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Bone yang diterima langsung Bupati Bone Andi Fashar Mahdin Padjalangi dengan nilai Rp 37 miliar. Untuk tahun 2021, Pemprov Sulsel telah memberikan bantuan keuangan senilai Rp 54 Miliar.

Bantuan ini diperuntukkan untuk sejumlah pembangunan di Bone, diantaranya jalan akses masuk Bandara Arung Palakka, jalan bypass Sumpallabu (Lilina Ajangale – Alinge), beberapa infrastruktur lainnya serta subsidi tiket penerbangan.

“Yang pertama New By Pass Sumpallabbu (Lilina – Ajangale – Alinge) mudah diakses, kita punya alternatif, insya Allah dengan bantuan keuangan. Kemudian untuk akses bandara (Arung Pallaka) kita perbaiki sekaligus untuk subsidi tiket,” katanya.

Diharapkan, bantuan keuangan ini bisa diserap dan dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone.

“Untuk upaya pemulihan perekonomian masyarakat. Dengan memberikan kemudahan akses mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi mengungkapkan bahwa Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada perkembangan dan pembangunan Kabupaten Bone.

“Meski di masa pandemi Covid-19, komitmen Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung program pembangunan infrastruktur di kabupaten Bone tetap berjalan seperti Jembatan Watu Kecamatan Cenrana dan Jembatan Solo Kecamatan Ponre,” ungkapnya.

Alokasi bantuan keuangan Provinsi Sulawesi Selatan, menurut Andi Sudirman  dari tahun ke tahun telah menangani jalan kabupaten yang strategis terhadap pengembangan perekonomian dari sektor pariwisata, maupun akses perlintasan kabupaten.

“Bantuan dan fasilitasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadi pemicu pembangunan di Kabupaten Bone,” akunya.
Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Sulsel meresmikan beberapa pengerjaan di Bone,  diantaranya pengaspalan jalan Bakunge – Solo, jembatan sungai solo, dan jalan Uloe – Ujung. Ketiganya merupakan pembangunan dari bantuan keuangan Provinsi untuk Kabupaten Bone. (*)

read more
Lifestyle

Kapan Panci dan Wajan Harus Diganti? Ini Cara Mengetahuinya

LANGITKU. NET , Jakarta – Meskipun rutin dibersihkan dan dirawat setelah selesai digunakan, panci dan wajan seringkali mulai menunjukkan perubahan akibat usia dan frekuensi pemakaian. Namun demikian, bagaimana cara mengetahui panci dan wajan harus diganti? Dikutip dari Better Homes & Gardens, Sabtu (26/3/2022), menurut Laurie Klein, ekonom rumah untuk Hamilton Beach Consumer Test Kitchen, peralatan masak berkualitas baik dapat bertahan seumur hidup jika dirawat dengan benar. “Namun, produsen merekomendasikan untuk mengganti beberapa peralatan masak antilengket ringan setiap lima tahun karena lapisan antilengketnya,” kata Klein.

Dengan penggunaan yang lama, mungkin ada saatnya mengganti panci dan wajan lama adalah pilihan terbaik. Berikut adalah beberapa tanda panci dan wajan harus diganti. Pertama, peralatan masak antilengket tergores atau berlubang. Kedua, bagian bawah panci melengkung dan tidak rata di atas kompor tanam. Ini akan menyebabkan memasak tidak merata. Tanda lainnya adalah pegangan longgar. Ini bisa menjadi bahaya terbakar jika masakan tumpah.

Keempat, inti tembaga stainless steel terlihat di dalam panci. Ini bisa terjadi dari penggunaan dan bisa menjadi bahaya kesehatan. Kelima, terjadi retak atau terkelupas. Logam peralatan masak mungkin meresap ke dalam makanan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Cara membuat panci dan wajan tahan lama

“Kunci untuk peralatan masak yang tahan lama adalah membersihkan setiap kali selesai digunakan dan menggunakan peralatan masak yang benar,” jelas Klein.

Berikut adalah beberapa cara untuk menjaga agar panci dan wajan tetap dalam kondisi prima dan tahan lama.

Untuk panci keramik, stainless steel, atau antilengket, selalu cuci dengan air hangat dengan deterjen ringan, bilas dan segera keringkan, kecuali besi tuang. Untuk panci atau wajan dari besi cor, penting untuk mengikuti petunjuk produsen untuk membersihkan besi cor.

 

 

 

source : Kompas.com

read more
DaerahNews

Amson Padolo: Renovasi Rujab Gubernur Setiap Tahun Itu Rutin

LANGITKU. NET , Makssar – Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Sulsel Amson Padolo menegaskan bahwa renovasi rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel yang berlokasi di Jl Jenderal Sudirman Makassar 2022 adalah hal rutin dan sesuai amanah yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) APBD Sulsel TA 2022.

Hal tersebut diungkapkan Amson Padolo, Sabtu (26/3/2022) di Makassar. “Pembangunan atau renovasi rujab itu atau perbaikan perbaikan di dalamnya adalah hal rutin. Karena bangunan ini cagar budaya yang harus kita rawat,” ujar Amson Padolo.

Mantan Kabag Protokol Pemprov Sulsel ini juga membantah jika perbaikan perbaikan atau renovasi rujab gubernur tersebut menjadi alasan karena Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ingin masuk ke rujab tersebut.

“Tidak benar itu kalau alasan pak gubernur mau masuk itu rujab diperbaiki. Sekali lagi itu hal biasa dan rutin dilakukan. rujab ini memang butuh perawatan karena memang masuk peninggalan sejarah atau cagar budaya,” jelas Amson.

Mau masuk atau tidak masuk gubernur di rujab tersebut, lanjut Amson Padolo, tetap rujab tersebut diperbaiki dan dirawat secara rutin.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Andi Sudirman masih menempati rujab wagub karena menunggu rehab rujab gubernur selesai. “Sekali lagi saya sampaikan rehab rujab ini rutin tak ada hubungannya dengan pak gubernur mau masuk atau tidak,” tegas Amson. (*)

read more
DaerahNews

Abdul Hayat Buka Munas I dan Rakernas IKAJOSS se-Nusantara

LANGITKU. NET , Makssar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, membuka Musyawarah Nasional (Munas) I dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Jogja Sulselbar (IKAJOSS) se-Nusantara, yang dilaksanakan di Hotel Myko, Sabtu, 26 Maret 2022. Ia berharap, IKAJOSS bisa bersinergi dengan pemerintah provinsi, dan hadir memberi solusi ketika ada persoalan.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hayat memberikan apresiasi kepada Alumni Jogjakarta yang ada di Sulsel dan Sulbar, yang menginisiasi kegiatan ini dengan melaksanakan Munas I. Ia berharap, kepengurusan yang terpilih pada  periode ini amanah dalam menjalankan tugas dan dapat membawa manfaat sebagai wadah persatuan bagi para alumni Jogjakarta yang tersebar di Sulawesi Selatan dan Barat.

“Saya berharap para pengurus ini dapat berperan aktif dalam membina serta memberdayakan masyarakat, untuk  dapat berkontribusi melalui kritik dan advokasi terhadap kebijakan pemerintah yang terkait peningkatan SDM, membangun jiwa enterpreunership, menciptakan lapangan pekerjaan di berbagai sektor serta pengelolaan sumber daya alam secara optimal,” urainya.

Eks Direktur Kementerian Sosial Bidang Penanggulangan Kemiskinan itu mengatakan, dirinya sempat berbincang dengan Ketua Umum DPP IKAJOSS terkait pelaksanaan pasar murah.Hal lain, dirinya ingin connecting antara produk-produk lokal Sulsel dipasarkan oleh IKAJOSS.

“Untuk itu, kehadiran IKAJOSS ini, memberikan solusi untuk bagaimana Sulsel ini bertindak untuk kepentingan nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPW IKAJOSS Sulselbar, Imam Hud, mengatakan, organisasi ini adalah wadah mempersatukan khusus untuk alumni Jogja yang bisa dimanfaatkan keilmuannya.

“Dan kita sangat bersyukur karena dari pemerintah pusat dalam hal ini dari Kementerian Pertanian, Bulog, Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kota, semua mensupport. Oni bentuk sumbangsih kita untuk alumni Jogja. Namun, tidak menutup kemungkinan, bisa berkolaborasi dengan yang lain,” ungkapnya.

Hadir dalam Rakernas IKAJOSS yakni Dewan Pembina IKAJOSS M Parawansa, Ketua Umum DPP IKAJOSS M Hasyir Thaha, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ketua Panitia Imam Hud sekaligus Ketua DPW IKAJOSS. (*)

read more
DaerahNews

Pendapatan Daerah Sulsel 2021 Meningkat 14,89 Persen Dibanding 2020

LANGITKU.NET , Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2021 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Rabu (23/3/2022).

Dalam laporannya, Gubernur menyampaikan capaian realisasi pendapatan daerah sampai akhir Tahun 2021 yang meningkat 14,89 persen atau sebesar Rp 643,98 Milyar lebih. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pendapatan daerah pada tahun 2020 lalu.

Capaian realisasi pendapatan daerah Provinsi Sulsel sampai dengan akhir Tahun 2021 sebesar Rp 9,968 Triliun atau 96,02 persen dari target yang ditetapkan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, sebesar Rp 10,381 Triliun lebih.

“Realisasi Pendapatan ini meningkat sebesar Rp 643,98 Milyar lebih atau tumbuh sebesar 14,89 persen dari Tahun 2020. Pendapatan Daerah ini bersumber dari penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer, dan lain-lain Pendapatan yang Sah,” lanjutnya.

Selain itu, kata Andi Sudirman, realisasi PAD Tahun Anggaran 2021 juga meningkat dibandingkan realisasi PAD pada tahun 2020 lalu.

“Pendapatan Asli Daerah (2021) sebesar Rp 4,422 Triliun lebih atau 94,05 persen dari target sebesar Rp 4,702 Triliun lebih. Dibanding realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 3,890 Triliun lebih terjadi peningkatan sebesar Rp 579.304 Milyar lebih atau tumbuh sebesar 14,89 persen,” lanjutnya.

Andi Sudirman juga menyampaikan perkembangan capaian berdasarkan visi misi pemerintahan. Ia menyebutkan, mengacu pada Indikator Kinerja Utama (IKU), yakni Indeks Reformasi Birokrasi, Indeks Kepuasan Masyarakat, dan Indeks Pelayanan Publik masing-masing mencapai 100 persen.

Pada kesempatan itu, Gubernur termuda se-Indonesia ini juga mengungkapkan Capaian Program Pembangunan yang disusun berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang meliputi Urusan Wajib Dasar dan Urusan Wajib Non-Dasar serta urusan pilihan.

Urusan Wajib Dasar meliputi Urusan Pendidikan pada Dinas Pendidikan anggaran Rp 2,868 Triliun lebih dan direalisasikan Rp 2,744 Triliun lebih atau 95,67 persen dan capaian fisik 82.98 persen. Urusan Kesehatan pada Dinas Kesehatan anggaran Rp 104,526 Milyar lebih dan direalisasikan Rp. 98,335 Milyar lebih atau 94,08 persen dan capaian fisik 91,95 persen.

Sementara untuk capaian Urusan Pemerintahan Wajib Non Dasar, misalnya, Urusan Koperasi dan UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM dialokasikan anggaran Rp 24,707 Miliar lebih dan direalisasikan Rp 22,408 Miliar lebih atau 90,69 persen dan capaian fisik sebesar 100 persen.

Urusan Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dialokasikan anggaran Rp 20,534 Miliar lebih dan direalisasikan sebesar Rp 19,248 Miliar lebih atau 93.74 persen dan capaian fisik sebesar 100 persen.

“Urusan Pangan, pada Dinas Ketahanan Pangan dialokasikan anggaran Rp 39,679 Miliar lebih dan dapat direalisasikan Rp 37,951 Miliar lebih atau 95,64 persen, dan capaian fisik 100 persen,” terangnya.

Gubernur yang akrab disapa Andalan ini juga menyampaikan Capaian Urusan Pemerintahan Pilihan untuk Urusan Pertanian, pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dialokasikan anggaran sebesar Rp 370,192 Miliar lebih dan dapat direalisasikan sebesar Rp 322,401 Miliar lebih atau 87,09 persen, dan capaian fisik sebesar 84 persen.

Pada Urusan Perdagangan, anggaran yang dialokasikan melalui Dinas Perdagangan sebesar Rp 16,963 Miliar lebih dan dapat direalisasikan Rp 15,767 Miliar lebih atau sebesar 92,95 persen dengan capaian fisik 99.32 persen.

“Urusan Perindustrian, pada Dinas Perindustrian dialokasikan anggaran Rp 29,402 Miliar lebih dan direalisasikan Rp 28,224 Miliar lebih atau 96,00 persen dan capaian fisik 100%,” tuturnya.

Andi Sudirman juga menambahkan, untuk Urusan Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan, dialokasikan anggaran sebesar Rp 98,186 Miliar lebih dan direalisasikan Rp 88,014 Miliar lebih atau 89,64 persen dan capaian fisik 96.37 persen. (*)

read more
DaerahNews

Terkait Permasalahan Publik, Diskominfo Kota Makassar Siapkan Call Center 112

LANGITKU.NET , Makassar – Terkait Permasalah Publik, Pemkot Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyiapkan layanan call center 112. Salah satunya melayani masyarakat Kota Makassar dalam situasi darurat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Mahyuddin mengatakan kegunaan call center 112.

“Selain panggilan darurat, layanan 112 juga merupakan wadah untuk memperoleh informasi dan melaporkan hal-hal yang terkait dengan pelayanan pemerintah atau campur tangan pemerintah di Kota Makassar”. Ujar Mahyuddin (Jumat, 25/03/2022).

Selain itu, beliau juga membeberkan bagaimana pengembangaan pengelolaan laporan dari masyarakat hingga pegaduan kasus Covid.

“Jadi, layanan 112 menerima panggilan dari masyarakat kemudian diteruskan ke stakeholder terkait. Terkait pengaduan kasus covid, kami dari 112 selalu sedia menerima laporan masyarakat jika ada warga atau keluarga yang terindikasi maupun terpapar Covid-19 yang menghubungi 112. Dari pihak 112 akan menindaklanjuti kepada tim Covid Hunter yang ada pada masing-masing Puskesmas untuk memberikan penanganan” Ungkap Mahyuddin.

“Penanganannya itu tentu dari covid hunter akan melakukan swab baik secara PCR atau antigen. Jika hasilnya positif maka tim covid hunter akan menindaklanjuti” .Tambahnya

Pengembangan 112 kedepan diharapkan layanan ini bisa melayani langsung masyarakat sesuai laporan dan keluhan yang dialami. Ada report dari pihak yang melayani secara langsung

“Harapan call center makassar Pertama masyarakat memanfaatkan layanan ini secara maksimal. Kedua, call center 112 bisa memberikan layanan yang terbaik dengan cepat dan tepat. Ketiga, stakeholder yang terkait menerima laporan diharapkan merespon dengan cepat dengan feedback setidaknya setengah jam sudah ada.” Jelasnya.

read more
1 137 138 139 140 141 272
Page 139 of 272