close
DaerahNews

Peringati Hari Nusantara, Murid SD Hang Tuah Makassar Menggambar Peta

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Anak-anak sejak dini perlu ditanamkan pemahaman bahwa lautan yang mengitari pulau-pulau di Nusantara merupakan satu kesatuan. Lautan itu merupakan penghubung daratan dan jadi pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Anak-anak sejak dini, terutama pada jenjang pendidikan SD, perlu ditumbuhkan semangat cinta tanah, yang merupakan bagian dari pendidikan karakter. Karena itu, mereka perlu mengenal negaranya, yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote,” kata Arpin, S.Pd, M.Pd, Kepala SD Hang Tuah Makassar, Senin, 13 Desember 2021.

Itulah mengapa, pada hari Senin itu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Nusantara, 13 Desember, sekolah yang berada di Kecamatan Ujung Tanah tersebut, mengajak murid-muridnya menggambar pulau. Seusai anak-anak mengikuti Penilaian Akhir Semester (PAS), di kelas masing-masing, mereka diminta menggambar salah satu pulau yang ada di Peta Indonesia.

Anak-anak, mulai kelas 3 sampai kelas 6, lanjut Arpin, diberi kebebasan untuk memilih pulau mana yang akan digambar. Saat melihat peta, tentu anak-anak akan memperhatikan dengan saksama peta tersebut. Tujuannya, agar anak-anak mengenal seluruh wilayah Indonesia.

Megawati M, S.Pd, guru kelas 5B, mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini. Sebab, menurutnya, peringatan Hari Nusantara, adalah momentum untuk mengenalkan luas daerah Indonesia dan erat kaitannya dengan pendidikan, khususnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Selain itu, kata guru yang akrab disapa Bu Ega itu, kegiatan menggambar Peta Indonesia ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imajinasi serta kreativitas anak dalam menyalurkan ide mereka. Kegiatan seperti ini dapat pula dihubungkan dengan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).

Bu Ega mengungkapkan, dia sempat ngobrol dengan beberapa anak mengenai Hari Nusantara. Ada yang tahu tentang hari tersebut, tapi ada pulang yang belum mengetahuinya. Salah satunya, Rasyad dari kelas 6A. Meski begitu, Rasyad tampak senang saat diminta menggambar pulau. Dia memilih Pulau Sulawesi.

“Saya bertanya, kenapa kamu pilih gambar pulau ini? Dia menjawab, bangga Bu, saya kan tinggal di Sulawesi. Jadi saya menggambar pulau ini. Ini tempat tinggal saya. Wah, saya terpukau dengan jawabannya,” kisah Bu Ega.

Ayu Isnaeni, S.Pd, guru kelas 5C, punya  pengamatan tersendiri ketika mendokumentasikan anak-anak yang tengah menggambar. Meski pada umumnya anak-anak terlihat antusias menggambar, namun ada juga beberapa anak di kelas rendah yang mengeluh. Katanya, mereka tidak tahu menggambar pulau. Jadi anak-anak dimotivasi untuk berani menggoreskan pensil di atas kertas gambarnya. Karena kegiatan ini tak menilai bagus tidaknya gambar. Tapi bertujuan untuk menambah wawasan tentang keberagaman pulau di Nusantara

Rata-rata anak menggambar Pulau Sulawesi, termasuk Farid Hidayat dan Kevin Muhammad Alfatih, murid kelas 6A. Kevin menggambar peta Sulawesi, lengkap dengan nama-nama provinsi dan kotanya. Dia lantas menyebut beberapa nama kota yang terdapat dalam peta yang dia gambar, antara lain Gorontalo, Manado, Makassar, Luwu, Poso, Palu, Kendari dan lain-lain.

Peringatan Hari Nusantara ini merupakan pemantik bagi sekolah yang telah bertekad fokus pada pengembangan literasi kemaritiman tersebut. Meski terkesan sederhana tapi merupakan metode yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran.

Peringatan Hari Nusantara didasarkan pada Deklarasi Djuanda, 13 Desember 1957. Saat itu, Ir Djuanda Kartawidjaya mendeklarasikan wilayah kedaulatan laut Indonesia bahwa semua perairan di sekitar, di antara, dan yang menghubungkan pulau-pulau yang masuk daratan NKRI adalah bagian-bagian yang tak terpisahkan dari wilayah yurisdiksi Republik Indonesia.

Hari Nusantara pertama kali dicanangkan oleh Presiden Gus Dur, tahun 1999. Namun baru pada era pemerintahan Megawati Soekarnoputri, tanggal 13 Desember ditetapkan secara resmi sebagai Hari Nusantara, melalui Keppres No. 126 Tahun 2001.(*)

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Terima Dubes RI Untuk Mesir

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman berharap hadirnya Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf yang merupakan putra Kabupaten Soppeng dapat menjadi peluang untuk ekspor hasil pertanian maupun perikanan dari Sulsel.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis 9/12/21.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan Provinsi Sulsel memiliki banyak potensi yang dapat di ekspor.

“Kita harap nantinya ada peluang-peluang perdagangan. Apalagi kita memiliki banyak potensi yang dapat diekspor.”Ungkapnya.

Ia juga mengaku potensi-potensi ekspor dari Sulsel menjadi bagian dalam upaya pemulihan ekonomi.

” Tentu kita harap, dengan silaturahmi ini nantinya kedepan akan membantu dalam ekspor potensi-potensi dari Sulsel sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Sementara itu Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf mengatakan beberapa komoditas yang banyak diekspor ke Mesir. Diantaranya kopi, minyak sawit dan perikanan. Menurutnya, Sulsel memiliki banyak potensi, baik dalam bidang investasi, perdagangan maupun pariwisata.

“Ini yang perlu kita dorong kedepan,” katanya.

Keduanya juga membahas mengenai keberadaan pelajar maupun mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Mesir.

“Saya sampaikan Pak (Plt) Gubernur juga punya warga di sana, kita harap nanti ada silaturahmi antara pelajar dan mahasiswa di sana dengan Pak Gubernur secara virtual.Kita diskusikan apa-apa yang perlu dilakukan secara konkrit, karena saya sendiri menilai dan meyakini bahwa anak-anak yang belajar di Mesir itu adalah aset bangsa yang akan kembali untuk membangun di Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk dalam hal ilmu keagamaan,” jelasnya.

Lebih jauh Lutfi Rauf menyampaikan terima kasih di tengah kesibukan, Plt Gubernur sulsel bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahim dan bertukar pikiran.

” Saya tentunya berterima kasih, di tengah kesibukan beliau dalam situasi akhir-akhir ini masih bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahim dan juga bertukar pikiran,” pungkasnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

DPRD Makassar gelar dialog, KNPI serentak unduh aplikasi ajamma

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penyampaian aduan telah dituntut mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Sama halnya  penyampaian aspirasi di Dewan Perwakilan Rakyat Kota Makassar. Kehadiran fasilitas penyampaian aspirasi ini dikemas dalam bentuk aplikasi berbasis android.

Hal itu sudah dibuktikan oleh DPRD Kota Makassar, melalui aplikasi Ajang Aspirasi Masyarakat Makassar atau yang dikenal Ajamma ini dikelola langsung oleh Sekretariat DPRD Makassar dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Melalui Refleksi akhir tahun, DPRD Makassar kembali mensosialisasikan aplikasi Ajamma kepada masyarakat dengan melibatkan pemuda-pemuda dari KNPI Makassar dan ratusan warga dari lintas profesi, di Halaman Sekretariat KNPI Makassar, Jl AP Pettarani, Kamis (9/12).

Secara serentak dipandu Ketua DPD KNPI Kota Makassar Hasrul Kaharuddin, peserta melakukan pengunduhan aplikasi Ajamma di akhir dialog Kemitraan Anggota DPRD Makassar dan Masyarakat dengan tema “Efektifitas Penyampaian Aspirasi Secara Daring”.

Plt. Sekretaris DPRD Makassar, Dahyal menyebut aplikasi tersebut sangat efektif dipakai oleh masyarakat Makassar saat ini. Sebab, tingkat penyampaiannya lebih terukur dan semua anggota DPRD Makassar bisa mengetahui apa-apa saja masalah yang disampaikan oleh masyarakat.

Dahyal mengatakan bahwa semua laporan yang masuk di Ajamma akan ditindaklanjuti oleh Sekretariat, tinggal memilah aspirasi apa saja yang perlu di RDP-kan (rapat dengar pendapat), karena semua anggota dewan bisa berinteraksi langsung dalam aplikasi tersebut.

Semetara itu, anggota DPRD Kota Makassar Sahruddin Said yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan bahwa era saat ini memang masyarakat harus lebih berkembang dalam hal menyampaikan aspirasi kepada wakilnya di DPRD.

 

 

 

 

source : info DPRD Makassar

read more
DaerahNews

ini penjelasan walikota makassar terhadap ranperda pencegahan kebakaran

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar telah menjalani menkanisme tahap pertama sebelum di bahas secara rinci ke tahap Panitia Khusus (Pansus)

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut yaitu, Ranperda Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Dua ranperda tersebut telah disepakati untuk di bahas ke tahap pansus DPRD Makassar.

Hal ini ditunjukkan usai digelarnya Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar yang diagendakan dalam rangka Penyampaian Tanggapan/Jawaban Walikota Makassar Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Makassar atas dua Ranperda tersebut, Rabu (08/12/2021).

Meski digelar terbatas, tak mengurangi pengambilan keputusan ranperda tersebut Rapat paripurna. Sebagian Anggota DPRD Kota Makassar menghadiri rapat secara virtual yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali bersama Andi Suhada Sappaile.

Pemberian jawaban atas pemandangan umum ini dibacakan Sekretaris Daerah Kota Makassar Ir. M. Ansar yang mengungkapkan, bahwa saran dan masukan Anggota Dewan yang terhormat akan di pertimbangkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sependapat penempatan pos dan armada di setiap kecamatan. Namun harus dipastikan diantaranya ketersidaan lahan setidaknya 200 meter persegi,” katanya terkait Ranperda Pencegahan Bahaya Kebakaran.

Beliau juga membacakan jawaban atas permintaan penjelasan fraksi-fraksi DPRD Makassar terkait langkah kongkrit tanggap bahaya kebakaran dengan respon cepat yaitu dengan memastikan kesediaan 7 Markas Komando (Mako) diantaranya, berada di jalan Ratulangi, Kawasan GMTD, Wilayah jalan malengkeri, Kecamatan manggala, serta Kecamatan Ujung tanah.

Sementara, menurut tanggapan Walikota Makassar terkait Renperda Pokok-pokok Keuangan Daerah, beliau menyampikam bahwa aturan pengelolaan keuangan daerah menjadi prioritas pemerintah kota makassar sebagai pedoman teknis dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Upaya pencapaian PAD akan terus diperbaiki seiring dengan berkurangnya kasus covid-19 dan meningkatnya perekonomian daerah,” pungkasnya.

 

 

 

source : Info DPRD Makassar

read more
DaerahNews

sembilan fraksi DPRD makassar setujui dua ranperda dibahas pansus

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rapat Paripurna DPRD Makassar digelar dalam rangka mendengarkan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Makassar terhadap Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah, Rabu (01/12/2021) di Ruang Paripurna DPRD Makassar, Jl. A.P Pettarani.

Didasari penjelasan Walikota beberapa hari yang lalu, pembacaan pandangan umum ini disampaikan juru bicara fraksi yaitu,

Pertama, Arifin Dg. Kulle dari Fraksi Demokrat, meminta mendetailkan pengelolaan daerah serta memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin.

Sementara, Hj. Nurul Hidayat (F-Golkar) menyampaikan, tata kelola keuangan daerah yang muaranya adalah APBD diharapkan dikelola berbasis kinerja dikaitkan dengan pendapatan dan belanja daerah sesuai APBD.

Selanjutnya, Mario David (F-Nasdem) menilai ranperda pencegahan kebakaran ini merupakan gagasan yang baik dalam rangka perlindungan masyarakat.

Sedangkan, Muchlis A. Misbah (F-Nurani Indonesia Bangkit) mengungkapkan bahwa pihaknya berharap landasan filosifis keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia tetap menjadi dasar pelayanan bagi pengguna jasa kebakaran.

Sedangkan Fraksi PDIP lewat Juru Bicara Alhidayat Samsu beraharap dapat mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran baik itu di pemukiman warga maupun gedung tinggi.

Selain itu, Hj. Muliati (F-PPP) yang bersesuaian dengan pandangan Fraksi Gerindra oleh Kasrudi, berpandangan, ranperda ini diharapkan memicu penyerapan anggaran yang bermuara pada APBD kota Makassar. Sedangkan, dalam bencana kebakaran, pencegahan adalah hal utama dibandingkan dengan penanganan pasca bencana.

Senada dengan beliau, Anwar Faruq (F-PKS) meminta penjelasan masing-masing unsur, seperti apa peran swasta, pemerintah maupun pengusaha-pengusaha
“Jika kewajiban menyediakan alat pemadam kebakaran ringan dirumah masyarakat, pemkota diharap menakar secara proporsional,” tegasnya.

Terakhir, Sahruddin Said dari Fraksi PAN menyarankan rekrutmen tenaga dalam rangka idealnya personil,dan armada. “Yang harus dilakukan respon time dari posko induk guna mengoptimalkan pencegahan”, pungkasnya.

 

 

 

source : info DPRD Makassar

read more
DaerahNews

Libatkan Tenaga Pendamping Gizi, Plt Gubernur Fokus Tuntaskan Persoalan Stunting

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Meski angka stunting di Provinsi Sulsel terus mengalami penurunan bahkan melebihi target Pemerintah Pusat untuk menurunkan angka stunting pada tahun 2024 diangka 14%, sementara di Sulsel bulan Agustus tahun 2021, angka stunting berada pada angka 9,08%.

Pemerintah Provinsi Sulsel terus fokus dalam menuntaskan persoalan stunting di 24 kabupaten dan kota sesulsel.

Plt Gubernur Sulsel mengatakan pada tahun 2022 tetap fokus dalam upaya penurunan angka stunting dengan melakukan Aksi Stop Stunting yang akan melibatkan tenaga pendamping gizi. Mereka akan menetap di Desa selama 8 bulan bertugas dalam pendampingan untuk keluarga.

“Para pendamping gizi ini akan melakukan pendampingan gizi kepada keluarga pada 1000 Hari Pertama kehidupan dan memberikan paket intervensi gizi pada anak dan ibu hamil untuk Desa lokus stunting di 24 Kabupaten/Kota. Para pendamping juga akan mensosialisasikan dalam perubahan perilaku pengasuhan kehamilan agar tidak melahirkan anak yang lahir dalam kondisi stunting,”ungkapnya.Senin (6/12/21).

Pendamping gizi juga ini juga bertugas dalam memberikan edukasi perubahan perilaku pada remaja putri, ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.

“Dalam aksi stop stunting ini juga, kita melibatkan tim penggerak PKK, apalagi mengingat PKK memiliki jejaring sampai di desa dengan ranah pembinaan keluarga,” sebutnya.

Dimana setiap Kabupaten/Kota, dipilih 10 Desa yang tinggi angka stunting untuk menjadi lokus pada Aksi Stop Stunting ini. Jadi total Desa lokus penurunan stunting di Sulsel sebanyak 240 Desa

“Kita berharap, dengan menekan angka stunting ini, akan memberikan pengaruh dalam melahirkan generasi anak bangsa yang hebat dan membanggakan.”Pungkasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin menyampaikan, bahwa angka stunting di Sulsel mulai mengalami penurunan signifikan hingga melampaui target Pemerintah Pusat.

“Angka stunting di Sulsel pada tahun 2018 angka stunting mencapai 35,6% (Riskesda 2018), tahun 2019 angka stunting menurun hingga 30,5% (SSGBI 2019). Sementara dari data ePPGBM  Elektronik Pencatatan & Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, angka stuntin tahun 2020 pada bulan Februari 12,3% dan bulan Agustus 11%. Sementara di tahun 2021 bulan Februari angka stunting menurun hingga 9,6%  dan bulan Agustus turun hingga 9,08%,” sebutnya.

Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari sinergitas bersama melalui arahan dari Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

sembilan fraksi DPRD makassar setujui dua ranperda dibahas pansus

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rapat Paripurna DPRD Makassar digelar dalam rangka mendengarkan Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Makassar terhadap Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ranperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah, Rabu (01/12/2021) di Ruang Paripurna DPRD Makassar, Jl. A.P Pettarani.

Didasari penjelasan Walikota beberapa hari yang lalu, pembacaan pandangan umum ini disampaikan juru bicara fraksi yaitu,

Pertama, Arifin Dg. Kulle dari Fraksi Demokrat, meminta mendetailkan pengelolaan daerah serta memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin.

Sementara, Hj. Nurul Hidayat (F-Golkar) menyampaikan, tata kelola keuangan daerah yang muaranya adalah APBD diharapkan dikelola berbasis kinerja dikaitkan dengan pendapatan dan belanja daerah sesuai APBD.

Selanjutnya, Mario David (F-Nasdem) menilai ranperda pencegahan kebakaran ini merupakan gagasan yang baik dalam rangka perlindungan masyarakat.

Sedangkan, Muchlis A. Misbah (F-Nurani Indonesia Bangkit) mengungkapkan bahwa pihaknya berharap landasan filosifis keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia tetap menjadi dasar pelayanan bagi pengguna jasa kebakaran.

Sedangkan Fraksi PDIP lewat Juru Bicara Alhidayat Samsu beraharap dapat mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran baik itu di pemukiman warga maupun gedung tinggi.

Selain itu, Hj. Muliati (F-PPP) yang bersesuaian dengan pandangan Fraksi Gerindra oleh Kasrudi, berpandangan, ranperda ini diharapkan memicu penyerapan anggaran yang bermuara pada APBD kota Makassar. Sedangkan, dalam bencana kebakaran, pencegahan adalah hal utama dibandingkan dengan penanganan pasca bencana.

Senada dengan beliau, Anwar Faruq (F-PKS) meminta penjelasan masing-masing unsur, seperti apa peran swasta, pemerintah maupun pengusaha-pengusaha
“Jika kewajiban menyediakan alat pemadam kebakaran ringan dirumah masyarakat, pemkota diharap menakar secara proporsional,” tegasnya.

Terakhir, Sahruddin Said dari Fraksi PAN menyarankan rekrutmen tenaga dalam rangka idealnya personil,dan armada. “Yang harus dilakukan respon time dari posko induk guna mengoptimalkan pencegahan”, pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

source : info DPRD Makassar

read more
DaerahNews

Turki Berminat Pasarkan Specialty Kopi, Herbal dan Buah-buahan Indonesia

LANGITKU NETWORKS, Istanbul – Tim Delegasi RI Kementan bertemu dengan anggota MUSIAD Turki dalam rangka menjalin kerjasama perdagangan. Diterima oleh Osman Nuri, Vice Chairman of Diplomatic Relations Comission, mereka menyatakan ketertarikannya akan produk pertanian Indonesia.

Osman Nuri mengaku sangat antusias untuk bisa bekerjasama memasarkan produk kopi, herbal dan buah-buahan dari Indonesia. Terutama specialty kopi dari Indonesia yang sangat khas menjadi keunggulan tersendiri untuk dikenalkan ke Turki.

Rencana, secara spesifik anggota MUSIAD akan menindaklanjuti dengan komitmen di business matching yang akan diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan One Day With Indonesia Coffe, Fruit and Floricilture hari ini di Istanbul.

Kegiatan ODICOFF sebagai langkah Gerakan tiga kali ekspor (Gratieks) oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo ini akan diselenggarakan hari ini 29 November 2021, mengundang sekitar 40 buyer dari Yurki dan 20 pelaku usaha dari Indonesia.

Sementara itu Ketua Tim Delegasi RI sekaligus Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan potensi komoditas pertanian sangat bervariasi dan berpeluang besar untuk masuk ke pangsa pasar Turki. “Odicoff sebagai ajang kita mempertemukan pelaku usaha dan buyer, mudah-mudahanan esok ada kesepakatan dagang antara mereka. Jika dilihat hasil pertemuan hari ini sudah bisa dipastikan kopi specialty kita akan masuk ke pasar Turki,” ujar Suwandi.

Sebagai informasi neraca perdagangan pertanian Indonesia dengan Turki pada tahun 2020 mengalami surplus bagi Indonesia senilai Rp 5,1 Triliun. Ekspor pertanian Indonesia ke Turki pada tahun 2020 mencapai Rp 5,8 Triliun dengan komoditas ekpor utama yaitu kelapa sawit, karet, kelapa, dan kakao.(*)

read more
DaerahNews

Rusdin Tompo Berbagi Pengalaman Sebagai Penulis dan Penggiat Literasi di Prodi PBSD FBS UNM

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Salah satu cara agar kita dikenal dan dikenang, yakni dengan menuliskan pandangan dan pemikiran-pemikiran kita. Tulisan-tulisan itu sebaiknya dibukukan,” kata Rusdin Tompo, membuka pemaparannya di hadapan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu, 1 Desember 2021.

Rusdin Tompo hadir di kampus yang berada di Parang Tambung itu dalam kegiatan kuliah bersama praktisi, sebagai tindak lanjut kerja sama antara Prodi PBSD FBS UNM dengan Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. KoPi Makassar merupakan wadah sejumlah penulis, penyair, sastrawan, dan penggiat literasi berinteraksi agar terus produktif berkarya.

Aktivis hak anak dan mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ( KPID) Sulawesi Selatan itu berbagi pengalaman seputar menulis kreatif, puisi, dan literasi. Menurutnya, untuk memulai tulisan, kita mesti punya niat dan tujuan, yang akan memantik ide kita. Ide tulisan tersebar seluas alam semesta. Mulai dari pengalaman sehari-hari sampai peristiwa-peristiwa besar.

Tujuan menulis, lanjutnya, bisa berkaitan dengan kepentingan pribadi, dapat dijadikan profesi, bahkan untuk advokasi kebijakan atau perubahan sosial. Sebagai penulis dan editor, dia mengaku mendapatkan banyak manfaat. Dia bisa bertemu dan belajar dari orang dengan beragam latar belakang, bertambah wawasan dan terus mengasah keterampilan menulisnya.

Rusdin Tompo bersama mahasiswa UNM

Rusdin Tompo mengibaratkan menulis seperti membangun rumah tumbuh. Karena itu, dia bisa menulis dengan materi dan bahan-bahan yang tersedia. Kalau tulisan belum bisa dirampungkan, disimpan sebagai arsip dan investasi. Nanti dilanjutkan lagi hingga rampung.

Namun, katanya, untuk memperkaya tulisan kita maka perlu ditambah dengan data, fakta, dan referensi. Dia menyarankan perlu banyak membaca, melakukan observasi dan riset agar tulisan kita bernas. Bahkan dalam menulis puisi pun, dia mengaku banyak melakukan riset, apalagi puisi bertema kritik sosial, punya muatan sejarah dan budaya.

Sebagai penggiat literasi, Rusdin Tompo mengajak mahasiswa menggunakan haknya sebagai warga negara untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam membangun kesadaran kritis masyarakat lewat kegiatan membaca dan menulis. Gerakan literasi, tambahnya, hanya bisa tumbuh dan berkembang kalau ada kolaborasi dan sinergitas. Gerakan literasi itu merupakan wujud kerja jaringan dengan pendekatan multi-stakeholder.

“Kerja sama KoPi Makassar dengan Prodi PBSD FBS UNM adalah bagian dari ikhtiar mendorong kemajuan dunia sastra, terutama sastra daerah,” jelasnya.(*)

read more
DaerahNews

Bangkitkan Gelora Olahraga, Walikota Danny Sasar Dunia Pendidikan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Minat masyarakat akan olahraga yang semakin menurun menjadi konsentrasi Wali Kota Makassar untuk menyiapkan sarana prasarana yang memadai agar kemampuan warga dapat dapat tersalurkan dengan baik.

Wali kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di periode kedua kepemimpinannya menahkodai Kota Makassar, menegaskan akan kembali membangkitkan semangat dan gairah olahraga di Kota Daeng.

Hal tersebut diungkapkan nya di hadapan ketua KONI Sulsel, Ketua Dewan Kehormatan Makassar, beserta anggota forum komunikasi KONI Makassar dan para ketua cabang olahraga, saat hadir dalam pembukaan rapat anggota KONI  Makassar 2021 di Hotel Claro, Selasa (30/11/2021).

Dalam sambutannya Danny mengatakan, pentingnya edukasi pada anak didik agar kemampuan pada dirinya dapat bermanfaat dan secara tidak langsung juga akan menjadi pengembangan diri.

“Revolusi pendidikan akan menjadi tahapan anak didik untuk menggali kemampuan dirinya. Pemerintah berperan untuk menyiapkan sarana dan prasarananya. Edukasi harus selalu diberikan juga stimulasi anak supaya kepercayaan diri mereka dapat terbangun,” kata Danny.

Sebagai ketua dewan penyantun KONI Makassar, Danny meminta restu serta kerjasama yang baik agar mimpi revolusi pendidikan dapat terwujud.

“Kalau anak didik sudah terarah kemampuannya dan sarana prasarananya juga sudah memadai, itu berarti KONI harus berperan mengawal dan membentuk jati diri menjadi atlet yang bertanggung jawab,” ungkap Danny.

Danny berharap dengan tersedianya fasilitas olahraga, warga masyarakat Makassar khususnya para anak muda dapat lebih terarah dan terhindar dari dampak kenakalan remaja.

 

 

 

 

source : Hidayat

read more
1 156 157 158 159 160 272
Page 158 of 272