close
News

Kejurnas Tenis TDP Yunior dan Senior Piala Wali Kota Makassar 2025 Resmi Digelar di Lapangan Karebosi

LANGITKU.NET, Makassar – Kejurnas Tenis TDP Yunior Piala Wali Kota Makassar resmi digelar pada 5–12 Desember 2025. Kejuaraan nasional ini berlangsung di Lapangan Tenis Karebosi, Makassar, dan menjadi ajang bergengsi bagi pembinaan serta pencarian bibit atlet tenis muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kelompok umur yunior, mulai dari tunggal putra dan putri kelompok usia 10, 12, 14, 16, hingga 18 tahun. Selain nomor tunggal, panitia juga menggelar nomor ganda putra dan putri untuk seluruh kelompok umur tersebut, sehingga memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas bagi para atlet muda.

Ketua Panitia Kejurnas Tenis TDP Yunior Piala Wali Kota Makassar, Dr. Yusnadi, Sp.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa ajang ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembinaan jangka panjang. “Kejurnas ini kami rancang sebagai wadah pembinaan atlet usia dini hingga remaja, sekaligus sebagai sarana evaluasi hasil latihan para atlet di daerah,” ujarnya.

Para pemenang Kejurnas TDP Yunior Piala Walikota 2025

Selain kategori yunior, kejuaraan ini juga mempertandingkan kelompok senior. Untuk kategori senior putra, kejuaraan diikuti oleh 26 atlet, sementara pada kategori senior putri diikuti oleh 20 atlet. Kehadiran atlet senior diharapkan dapat menambah daya tarik sekaligus kualitas pertandingan selama kejuaraan berlangsung.

Dr. Yusnadi menambahkan bahwa penyelenggaraan Kejurnas ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga tenis di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar. “Kami berharap Makassar dapat terus menjadi tuan rumah event nasional, karena selain meningkatkan prestasi atlet, kegiatan ini juga berdampak positif bagi daerah,” katanya.

Dengan terselenggaranya Kejurnas Tenis TDP Yunior Piala Wali Kota Makassar 2025, panitia berharap lahir atlet-atlet tenis berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memajukan olahraga tenis Indonesia, khususnya melalui pembinaan usia dini yang berkelanjutan.

read more
DaerahNews

Panen Perdana di Maccini Sombala, Wali Kota Makassar Harap Budidaya Berkelanjutan di Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ketahanan pangan bukan sekadar wacana, tetapi kerja nyata yang tumbuh dari masyarakat dan didukung penuh oleh pemerintah Kota.

Komitmen itu kembali terlihat saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri panen perdana Pokdakan Mapan, wujud swadaya keramba masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kegiatan panen yang berlangsung di Kelurahan Maccini Sombala, Danau Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Sabtu (20/12/2025), menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kelompok pembudidaya, pemerintah kelurahan, dan dukungan lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi tinggi kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mapan yang berhasil memanfaatkan ruang yang selama ini kurang mendapat perhatian menjadi kawasan produktif melalui budidaya ikan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kelompok pembudidaya disini, inilah ruang yang mungkin selama ini tidak terlirik, alhamdulillah bisa dimanfaatkan dengan baik dan menghasilkan,” ujarnya.

“Tentu, ini adalah salah satu cara kita memberi perhatian sekaligus mendapatkan hasil yang lebih maksimal melalui kegiatan budidaya ikan seperti yang kita saksikan hari ini,” sambung Munafri.

Diketahui, sebanyak 25.000 ekor ikan berhasil dipanen setelah melalui proses pembibitan berkelanjutan selama kurang lebih tiga bulan, dengan hasil yang menggembirakan.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif kelompok pembudidaya yang konsisten, dukungan Balai melalui bantuan pupuk, serta kepekaan pemerintah kelurahan dalam melihat potensi wilayah.

Di lokasi ini, pihak pembudidaya pun komitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam produksi perikanan, tetapi juga dalam menggerakkan agenda pembangunan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Panen perdana ini menjadi awal dari harapan besar, bahwa dari danau, dari kerja kolektif warga, ketahanan pangan Makassar dapat terus tumbuh, mandiri, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Appi menegaskan, bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremonial semata. Yang terpenting, kata dia, adalah keberlanjutan dan konsistensi dalam menjaga serta mengembangkan program budidaya agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu atau dua kali lalu berhenti. Yang paling penting adalah bagaimana kelanjutannya dan bagaimana menjaganya dengan baik.

“Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Munafri juga mendorong masyarakat untuk melihat peluang ekonomi lain setelah keberhasilan budidaya ikan. Menurutnya, ketahanan pangan harus dibangun secara terintegrasi agar menciptakan sirkulasi ekonomi yang sehat di tingkat lokal.

” Kalau sudah ada ikannya, kita harus melihat peluang lain. Jangan semua fokus ke ikan saja. Ada juga yang dibutuhkan masyarakat seperti sayur-mayur dan lauk lainnya,” tuturnya.

“Ini bisa dikombinasikan, ada kelompok yang fokus ikan, ada yang menyiapkan sayur. Dari sinilah akan terbentuk sirkulasi ekonomi yang baik,” lanjutanya.

Menutup sambutannya, Munafri berpesan kepada pemerintah kelurahan dan kelompok pembudidaya agar terus menjaga dan mengelola program ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Maccini Sombala.

Lebih jauh, ia berharap kawasan budidaya ini ke depan tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi, di mana pengunjung dapat menikmati ikan langsung dari lokasi budidaya.

“Ke depan, tempat ini bukan hanya untuk pembudidayaan, tapi juga bisa menjadi lokasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin datang dan menikmati hasil budidaya langsung dari sumbernya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan RT/RW di Kelurahan Maccini Sombala.

“Saya berharap RT dan RW yang terpilih adalah orang-orang yang mau bekerja, mau melayani, dan siap menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyukseskan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh warga, termasuk yang tidak terpilih dalam pemilihan RT/RW, untuk kembali bersatu dan tidak lagi mengkotak-kotakkan diri.

“Pemilihan sudah selesai. Jangan ada lagi sekat-sekat. Mari kita bersatu membangun Kota Makassar, membantu saudara-saudara kita, dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat,” pungkas Munafri.

read more
DaerahNews

Sekda Sulsel Buka LPS Warna dari Timur, Perkenalkan Wastra Sulsel ke Panggung Nasional

LANGITKU.NET, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka event LPS Warna dari Timur yang diselenggarakan oleh Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua) di Atrium Mall Ratu Indah Makassar, Sabtu malam, 20 Desember 2025.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar peragaan busana. “Tetapi lebih dari itu, Warna dari Timur adalah pernyataan identitas, bahwa Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia memiliki kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi yang besar serta layak tampil di panggung nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas inisiatif cerdas dan komitmennya dalam mendukung ekosistem kreatif, sekaligus memperkuat literasi dan kepercayaan publik terhadap sektor keuangan nasional melalui pendekatan yang inovatif dan berbudaya, terutama dalam mendorong kemajuan UMKM di Sulawesi Selatan.

Melalui kegiatan ini dilakukan fashion show yang memperkenalkan wastra Sulawesi Selatan.

“Fashion adalah bahasa universal. Melalui fashion, kita tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga nilai, sejarah, dan jati diri daerah. Busana-busana yang ditampilkan malam ini merupakan wujud kolaborasi antara tradisi dan modernitas, antara kearifan lokal dan selera global,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

“Kami percaya, ketika sektor keuangan, industri kreatif, dan pemerintah berjalan seiring, maka akan lahir inovasi, lapangan kerja, serta daya saing daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lanjutnya, “Melalui kegiatan ini, saya berharap terbangunnya sinergi yang semakin kuat antara LPS, dunia usaha, dan pelaku kreatif, muncul ruang promosi yang lebih luas bagi karya-karya anak bangsa dari kawasan timur, serta semakin meningkatnya kebanggaan terhadap produk dan budaya lokal Sulawesi Selatan,” pintanya.

Kepala LPS Kantor Wilayah III Sulampua, Fuad Zaen, menyampaikan bahwa LPS turut hadir melalui LPS Peduli dalam membantu masyarakat yang terkena musibah, terutama di wilayah Sumatera dan Aceh.

Menurutnya, rangkaian LPS Warna dari Timur merupakan wujud dukungan terhadap produk lokal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Festival LPS Warna dari Timur dihadirkan sebagai ruang publik yang penuh semangat kebersamaan sekaligus sarana edukasi keuangan yang menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini juga bertujuan semakin mendekatkan LPS dengan tugas dan fungsinya di bidang penjaminan simpanan dan resolusi bank kepada masyarakat, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan serta wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua pada umumnya.

“LPS sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan bersama dengan lembaga keuangan terkait, yaitu Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), senantiasa berupaya memberikan pemahaman keuangan, terutama bahwa uang yang disimpan masyarakat di bank aman dan dijamin oleh LPS,” jelasnya.

Dengan menabung di bank, masyarakat juga dapat berkontribusi bagi perekonomian. Hal ini karena bank sebagai lembaga intermediasi tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga menyalurkannya ke usaha produktif dan kegiatan pembangunan yang menggerakkan perekonomian. (*)

read more
Health

Punya Tekanan Darah Tinggi? Jangan Pilih Menu Sarapan Ini!

LANGITKU.NET, Jakarta – Tekanan darah tinggi atau hipertensi seringkali disebut sebagai silent killer sebab gejalanya seringkali tidak terlihat. Kondis ini sering disebabkan oleh faktor genetik, pola makan yang buruk, hingga gaya hidup yang kurang aktif.
Meski tekanan darah tinggi bisa menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak diobati, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola dan menurunkan tekanan darah, salah satunya dengan mengonsumsi makanan rendah sodium. Selain itu, penting untuk mengetahui beberapa makanan yang sebaiknya dihindari.

Menu Sarapan yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi

Dikutip dari laman Eat This, beberapa menu sarapan yang perlu dihindari oleh pengidap hipertensi yaitu:

1. Makanan Asin

Tanpa disadari, beberapa makanan sarapan populer mengandung banyak sodium. Padahal, banyak ahli gizi yang telah mengingatkan bahwa peningkatan natrium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.
Sebuah laporan dalam jurnal Nutrients menyatakan bahwa mengurangi asupan natrium tak hanya bisa mengurangi risiko hipertensi, tapi juga risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Menurut ahli gizi Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, banyak dari sosis atau beberapa sandwich frozen yang dikonsumsi untuk sarapan mengandung sodium tinggi yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah besar dalam waktu lama.

“Jika Anda memilih salah satu makanan ini, penting untuk memadukannya dengan sesuatu yang rendah sodium, seperti buah atau biji-bijian utuh seperti oat,” kata Goodson.

2. Tidak Ada Buah dan Sayur

Kebiasaan lain yang tidak baik untuk pengidap tekanan darah tinggi adalah tidak mengonsumsi cukup buah dan sayuran di pagi hari. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, orang dewasa yang mencoba menurunkan tekanan darah disarankan untuk mengonsumsi 5-9 porsi buah dan sayur dalam sehari. Jika tidak mengonsumsi 1-2 porsi saat sarapan, maka tujuan ini akan sulit tercapai.
“Buah dan sayuran secara alami bebas natrium dan banyak di antaranya mengandung kalium, yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada beberapa orang,” kata Goodson.

3. Terlalu Banyak Gula

Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan bisa menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan gula juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik.
“Gula dan makanan olahan sangat memicu peradangan dan meningkatkan kadar gula darah serta respons insulin, juga respons peradangan dalam tubuh Anda. Peradangan juga dapat meninkatkan tekanan darah,” kata ahli diet Dana Ellis Hunnes, PhD, MPH, RD.

Hindari Melakukan Diet Ketat

Tak hanya beberapa menu sarapan yang perlu dihindari, kebiasaan melakukan diet ketat juga tidak baik untuk pengidap tekanan darah tinggi. Mungkin banyak orang yang berasumsi bahwa melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan bisa membantu menurunkan tekanan darah. Namun, beberapa ahli gizi menyarankan untuk berhati-hati dalam seberapa ketat diet yang diterapkan.
“Menerapkan pola makan ketat dalam upaya menurunkan berat badan dengan cepat dapat membahayakan tekanan darah Anda,” kata ahli diet Rachel Fine, RDN.

Diet ketat diketahui bisa mengurangi banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan bisa merugikan orang-orang yang perlu menurunkan tekanan darah. Jadi jika ingin menurunkan bera badan, coba konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi tentang pola makan yang ramah hipertensi.

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Bertemu Pramono Anung, Bahas Investasi Pangan dan Penguatan BUMD

LANGITKU.NET, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan ke Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, untuk membahas penguatan kerja sama antardaerah bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan pentingnya membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam penguatan sektor pangan serta peningkatan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, sinergi antardaerah sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, baik dari sisi ketahanan pangan, birokrasi, hingga pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami membahas kerja sama antardaerah yang berkelanjutan, mulai dari penguatan sektor pangan hingga jangka panjang. Termasuk kolaborasi di bidang birokrasi, pertanian, peternakan, IT, BUMD, serta pengembangan sistem aplikasi pemerintahan,” ujarnya.

Ia menilai, Sulawesi Selatan memiliki keunggulan komparatif sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sementara DKI Jakarta memiliki kekuatan pada aspek manajemen, pembiayaan, dan teknologi.

“Kami berharap Kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang saling melengkapi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Pramono Anung menyambut baik kunjungan Gubernur Sulsel beserta jajaran. Ia menyebut Pemprov DKI Jakarta untuk membuka ruang kerja sama dan pengembangan berbagai sektor strategis bersama Sulawesi Selatan.

“Hari ini saya menerima Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dengan jajaran, dalam rangka untuk bekerja sama dan mengembangkan beberapa hal yang saling menguntungkan bagi kedua daerah. Terutama di bidang kepegawaian, birokrasi, pertanian, dan peternakan,” kata Pramono.

Pramono juga mengakui besarnya potensi Sulawesi Selatan, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang yang berorientasi pada ketahanan pangan nasional.

“Kita mengetahui bersama bahwa Sulawesi Selatan memiliki produksi ikan dan pertanian yang luar biasa. Saya sudah meminta Biro Kerja Sama untuk mendalami peluang tersebut dan jika memungkinkan, seperti daerah lain, Pemerintah DKI Jakarta bersedia untuk berinvestasi di sektor tersebut,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Wali Kota Makassar Anugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada 830 PNS

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menggelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 830 Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima tanda kehormatan yang merupakan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Dengan rincian,166 PNS masa pengabdian 30 Tahun, 107 PNS untuk masa 20 Tahun, dan 557 PNS 10 Tahun pengabdian.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama puluhan tahun kepada negara dan Pemerintah Kota Makassar.

“Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan negara kepada PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas secara terus-menerus selama 10, 20, hingga 30 tahun,” ujar Munafri.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para penerima dan keluarganya, tetapi juga diharapkan menjadi teladan serta motivasi bagi seluruh ASN Pemkot Makassar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja.

Munafri juga mengingatkan bahwa pemberian Satyalancana Karya Satya bukan hanya soal tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Tapi seiring masa pengabdian, Munafri menekankan pentingnya integritas moral dan keteladanan.

“Semoga penghargaan ini semakin meneguhkan semangat pengabdian dan menjadi pendorong untuk terus berkontribusi secara positif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” tuturnya.

Munafri berharap seluruh ASN dapat menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa dedikasi, loyalitas, dan kerja keras merupakan nilai utama dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Upacara penganugerahan ini turut dihadiri unsur Ketua TP PKK Kota Makassar, Forkopimda Kota Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah Kota Makassar, serta seluruh penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya Tahun 2025.(*)

read more
DaerahNews

Munafri Resmi Luncurkan Calendar of Event 2026, Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang Tahun

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Makassar kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi kota daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Phinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Munafri menjelaskan bahwa bahwa kehadiran kalender event ini merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh kedepan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Wali Kota.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 Big event dengan Festival Muara yang digagas Munafri akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 Event Pendukung akan tersebar di sepanjang tahun 2026. Beberapa agenda budaya seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Munafri menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.

read more
Sports

Kejurnas Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 Resmi Dibuka

LANGITKU.NET, Makassar – Kejuaraan Nasional Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 resmi dibuka di Lapangan Ewako Tenis Indoor Telkom, Makassar, Jumat (5/12/2025). Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 Desember ini diikuti 57 atlet dari sembilan provinsi di Indonesia.

Pembukaan Kejurnas dihadiri Ketua Umum PP PESTI Brigjen Pol M Awal Chairuddin, jajaran pengurus pusat dan provinsi, serta KONI Kota Makassar yang diwakili Wakil Ketua Umum II Azhar Fachri.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Yusnadi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Kejurnas ini menjadi bagian dari program strategis PP PESTI dalam memperkuat pembinaan atlet nasional. Ia berharap kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet potensial menuju event regional dan nasional.

Dalam sambutannya, Azhar Fachri menegaskan komitmen KONI Makassar dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga dengan menjunjung sportivitas.

Sementara itu, Ketua Umum PP PESTI menyebut Kejurnas sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet yang paling objektif. Ia juga mengajak seluruh atlet, wasit, dan juri untuk menjaga fair play dan profesionalisme selama pertandingan.

Pembukaan Kejurnas ditandai dengan servis pertama oleh Ketua Umum PP PESTI. PP PESTI juga menyerahkan bantuan peralatan pertandingan kepada pengurus PESTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai dukungan menuju Porprov XVIII Sulsel 2026.

read more
Sports

Didukung 23 Klub Tenis, Raymond Arfandy Terpilih Pimpin PELTI Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ir. Raymond Arfandy resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kota Makassar periode 2025–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Muskot) PELTI Kota Makassar yang digelar di Hotel Royal Bay Makassar, Minggu (14/12/2025).

Muskot PELTI Kota Makassar diikuti oleh 23 klub tenis se-Kota Makassar. Proses pemilihan berjalan lancar dan kondusif, dengan seluruh peserta musyawarah secara bulat menyepakati penetapan Ir. Raymond Arfandy sebagai Ketua Umum setelah dinyatakan sebagai calon tunggal.

Ketua Panitia Pelaksana Muskot, Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan aklamasi telah sesuai dengan peraturan organisasi PELTI.

“Berdasarkan peraturan PELTI, apabila dalam proses pencalonan hanya terdapat satu orang calon Ketua Umum, maka pemilihan dapat ditetapkan secara aklamasi. Hal ini telah disepakati bersama oleh seluruh peserta Muskot,” ujar Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd.

Muskot tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus PELTI Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Nursyami, serta pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fahri, SH, MH, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan organisasi dan pembinaan olahraga tenis di Kota Makassar.

Pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fachri, SH, MH, mengapresiasi jalannya Muskot yang tertib dan demokratis.

“KONI Kota Makassar mengapresiasi pelaksanaan Muskot PELTI yang berjalan sesuai aturan organisasi. Kami berharap kepengurusan baru di bawah Ir. Raymond Arfandy mampu memperkuat pembinaan atlet dan melahirkan prestasi tenis yang membanggakan bagi Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, drg. Nursyamsi menyampaikan bahwa terpilihnya Ketua Umum secara aklamasi menunjukkan soliditas klub-klub tenis di Makassar.

“PELTI Sulawesi Selatan menyambut baik terpilihnya Ketua Umum PELTI Kota Makassar secara aklamasi. Ini menandakan soliditas organisasi dan klub-klub tenis di Makassar. Kami berharap sinergi pengurus kota dan provinsi semakin kuat dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet tenis di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ir. Raymon Arfandy ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PELTI Kota Makassar periode 2025–2029. (Foto: Daroel)

Ketua Umum PELTI Kota Makassar terpilih, Ir. Raymond Arfandy, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh klub peserta Muskot.

“Terima kasih atas kepercayaan seluruh klub. Ini merupakan amanah besar untuk bersama-sama membangun tenis Kota Makassar agar lebih maju, berprestasi, dan berkelanjutan melalui pembinaan atlet serta kompetisi yang sehat,” kata Raymond.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2025–2029, PELTI Kota Makassar diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya olahraga, serta mendorong prestasi tenis Makassar di tingkat regional dan nasional.

read more
DaerahNews

Munafri Pimpin Rakor Revitalisasi Taman Macan, Tekankan Perlindungan RTH dan Integrasi Kawasan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat koordinasi rencana revitalisasi dan pengelolaan kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura sebagai ruang terbuka hijau (RTH) terpadu yang berfungsi ekologis, sosial, dan kultural.

Rakor tersebut dihelat bersama mitra perencana H20farm Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta jajaran SKPD terkait, di Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Founder H20farm, Benjamin Martinez, memaparkan konsep penataan kawasan yang mengusung pendekatan Culture–Nature–Nurture, yakni integrasi identitas budaya lokal, respons terhadap kondisi alam, serta fungsi ruang publik yang mendukung aktivitas dan interaksi sosial masyarakat.

“Konsep ini tidak sekadar menghadirkan taman sebagai ruang rekreasi, tetapi sebagai ruang hidup yang beridentitas, berkelanjutan, dan memberi pengalaman ruang yang menenangkan sekaligus produktif,” ujar Ben.

Pendekatan yang diterapkan menitikberatkan pada lanskap organik, pemanfaatan material ramah lingkungan yang mampu menyerap air, serta desain berlapis (multi-layer) yang mengikuti kontur dan keberadaan pohon eksisting.

Penataan ruang dibagi dalam beberapa zona, antara lain zona sosial dan interaksi, zona kontemplatif, serta zona monumental. Dengan beberapa fasilitas yang direncanakan meliputi area patung, amphiteater, area bermain anak, outdoor gym, area duduk, area komersial terbatas, multifunction hall, hingga area parkir VIP.

“Seluruh penataan dirancang tanpa menebang pohon eksisting dan justru memperkuat fungsi vegetasi sebagai peneduh dan penyangga ekologis,” jelasnya.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa kebijakan utama Pemerintah Kota Makassar dalam revitalisasi taman kota adalah tidak berkurangnya nilai RTH, baik dari sisi vegetasi maupun dari aspek fisik bangunan.

Munafri juga menyampaikan kebijakan terkait konektivitas kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura. Ia menilai penggabungan kawasan sebaiknya dilakukan secara langsung tanpa pembangunan skybridge, melalui pengaturan ulang sirkulasi jalan agar luas taman semakin optimal.

“Kita tidak usah pakai skybridge. Kita gabungkan langsung dengan mengambil jalannya, supaya luas tamannya lebih besar dan menyatu,” ujarnya.

Menurutnya, pola tersebut akan membentuk alur pergerakan pengunjung yang lebih natural, sekaligus mendorong masyarakat menikmati seluruh kawasan taman sebagai satu kesatuan ruang publik.

Selain perlindungan RTH dan integrasi kawasan, Munafri menegaskan ketersediaan area parkir menjadi salah satu isu paling krusial dalam pengelolaan taman kota.

“Kita mau menghadirkan orang, tapi parkirnya harus jelas. Karakter masyarakat kita masih point-to-point, jadi ini harus dipikirkan sejak awal,” kata Munafri.

Ia membuka peluang penjajakan lahan di sekitar Jalan Pattimura, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak swasta untuk pembangunan building parking di luar kawasan taman.

Munafri juga meminta agar desain revitalisasi Taman Macan dapat menyatu secara visual dan fungsional dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada tepat di depannya.

“Ada gradasi desain supaya taman ini menjadi bagian dari gedung pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, seiring penyelesaian gedung MPP yang ditargetkan rampung dan batas-batas pagar konstruksi dibuka penuh pada 2026, kawasan taman diharapkan menjadi ruang publik pendukung yang representatif dan nyaman.

Sementara itu, finalisasi konsep dan design akan disepakati setelah mematangkan soal kesesuaian regulasi bangunan diatas RTH, pemanfaatan ruang komersial dan skema kerja sama pengelolaan yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.(*)

read more
1 17 18 19 20 21 280
Page 19 of 280