close
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Paripurna 61 Tahun Kabupaten Takalar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Provinsi Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri HUT Kabupaten Takalar ke 61 tahun yang dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna Lantai II DPRD Kabupaten Takalar, Rabu (10/2).

Wagub Sulsel mengaku Kabupaten Takalar menjadi bagian dalam rencana strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan nasional.

“Kabupaten Takalar menjadi bagian dalam rencana strategis pemprov dan nasional termasuk SPAM Regional (air minum), TPST Bio-Solar (Teknologi Kelola Sampah – Waste to Energy), Irigasi Tetes, Lokasi Budidaya sumber Tanaman Jagung F1 sebagai benih unggul turunan pertama untuk pabrik benih Maros, proyek besar Bendungan Pamukkulu Kapasitas 6000an Hektar serta lainnya,”ungkapnya.

Ia juga mengaku bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, memiliki komitmen bersama masyarakat dan Pemkab Takalar untuk membangun Kabupaten Takalar lebih baik.

“Kita berkomitmen dalam memajukan kabupaten takalar, yang tentunya dalam kepemimpinan ini, tidak terlepas dari kearifan lokal dan karakter dari wilayah timur. Salah satunya mengenai budaya sipakatau (saling memanusiakan manusia dalam kondisi apapun), Sipakainge (saling mengingatkan) dan sipakalebbi (saling menghargai satu sama lain).ucapnya.

Andi Sudirman Sulaiman lebih jauh mengaku sudah dekat dengan daerah yang akrab dijuluki Butta Panrannuangku bahkan Ini merupakan yang kedua kali datang dengan acara yang sama serta sering nya berkunjung ke wilayah lokasi PSN seperti pamukkulu.

“Selama di Takalar, Alhamdulillah warga menyambut program strategis di sini. Takalar menjadi salah satu incaran target program strategis nasional dan investasi maka harus siapkan SDM dan berbenah”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Takalar, Syamsari Kitta  menambahkan ada beberapa proyek strategis Nasional (PSN) yang dilakukan di Takalar. Diantaranya rencana pembangunan proyek Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Takalar (KITTA)  bekerjasama dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) dan pembangunan Bendungan Pammukulu.

“Kita harus optimis, apalagi ada arahan dan dukungan dari bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Banyak hal yang bisa dikerjakan bersama. Mari bersama untuk mewujudkan Takalar yang unggul, sejahtera dan bermartabat,”ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

“Kita menyampaikan terimakasih dan apresiasi kami dalam memajukan Kabupaten Takalar dibawah bimbingan bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Kita percaya akan membangun Kabupaten Takalar dan Sulawesi Selatan secara umum,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Syamsari menyampaikan pula agar Pemprov Sulsel mendukung dan memberikan bantuan dalam penyelesaian jalan Kabupaten sekitar 700 km.

“Kami berharap Pemprov Sulsel mendukung dalam penyelesaian jalan sepanjang 700 KM,Dimana  300 km diantaranya dalam kondisi rusak berat.”tutupnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,termasuk dibuka secara luring dan daring dengan tema Takalar Unggul dan Inovatif.

Turut hadir mendampingi Wagub Sulsel, diantaranya Kepala Bappelitbangda Sulsel, Junaedi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel, Sukarniaty Kondolele.

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Tidak Ingin Ada Tunggakan ke Rekanan, Wagub Sulsel : Perlu Perencanaan Cashflow

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menekankan agar permasalahan tunggakan pembayaran ke rekanan tidak terulang kembali.

“Harus ada perencanaan cashflow. Ada neraca untuk melihat pergerakan uang yang masuk (cash inflow) maupun keluar (cash outflow),”ungkapnya pada kegiatan Coffee Morning di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (8/2/2021).

Dia juga berharap agar setiap program memperhatikan kepentingan masyarakat banyak

“Saya tidak ingin ada program yang mangkrak, serta memperhatikan program yang lebih bermanfaat untuk masyarakat banyak,”pungkasnya.

Pada kesempatan itu Wagub Sulsel menghimbau dinas pendidikan sulsel agar membentuk tim untuk memantau siswa yang melaksanakan proses belajar secara daring.

“Saya ingin ada tim dari dinas pendidikan yang turun untuk melihat langsung kegiatan proses belajar daring di 93% persen sekolah SMA sederajat,agar ada pengecekan bagaimana progress belajar dari rumah,”pungkasnya.

Diketahui Dinas Pendidikan Sulsel memberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) hingga 1 April 2021 sesuai edaran Gubernur Sulsel.

Dari 944 SMA/SMK di Sulsel, terdapat 880 sekolah atau 93 persen belajar daring dan 64 sekolah atau 7 persen belajar during.

Rapat rutin setiap senin pagi ini dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, TGUPP, serta diikuti oleh OPD serta Direktur RS.

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Wagub Dukung Kemenkumham Sulsel untuk Pencanangan WBBM

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mensupport langkah rencana pembangunan zona integritas menuju WBBM.

Hal itu disampaikan saat membuka acara Deklarasi Janji Kinerja, Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja oleh kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel di Gammara Hotel Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Selasa (9/2/2021).

“Kami apresiasi Kakanwil Kemenkumham Sulsel atas Pencanangan Pembangunan Zona Integritas dari WBK menuju WBBM. Saya percaya beliau yang energik,” ujarnya.

“Menjadi Instansi bebas korupsi dan birokrasi melayani menjadi target bersama. Semoga Kemenkumham dapat meraih target WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) di tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Ia pun memuji sosok Kajati Sulsel. Yang selalu mendampingi Pemprov Sulsel. Salah satunya dalam penyelamatan aset milik Pemprov Sulsel senilai Rp 6,5 Triliun.

Dirinya pun bercerita, beberapa program yang telah dilakukan Pemprov Sulsel. Salah satunya, transaksi non tunai dan menekan sistem penganggaran.

“Program kegiatan yang sebelumnya, tahun 2018 kita masuk ada 6 ribu program kegiatan kita tekan menjadi 4 ribu di tahun 2019, dan di tahun 2020 2 ribu program. Dan Alhamdulillah tahun ini kurang dari 500 program kegiatan. Agar lebih mudah dikontrol, lebih fokus program dan efisiensi keuangan,” ungkapnya.

Hasilnya, program untuk infrastruktur yang sebelumnya hanya Rp 200 Miliar, kini bisa mencapai kurang lebih Rp 1 Triliun. Sehingga program yang dilaksanakan lebih menyentuh ke masyarakat.

Ia pun kembali menyampaikan idenya terkait lapas dengan konsep alam terbuka. Ide itu pun sempat disampaikan Wagub Sulsel kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Mualimin Abdi.

“Lapas dengan konsep alam terbuka. Lapas terbuka, jadi tidak (merasa) dikurung lagi,” ujarnya.

Sementara itu, kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto menyampaikan, bahwa Kanwil Kemenkumham Sulsel berupaya dalam predikat WBK menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

“Tahun 2020 ada empat satuan kerja kami yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya.

Peraih WBK diantaranya Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Bapas Watampone, Rutan Pangkep. Serta peraih predikat WBBM yakni Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Makassar. Dari 24 Kabupaten/Kota, 14 diantaranya memperoleh predikat Peduli HAM. Menurutnya, ini bentuk komitmen jajaran Kementerian Hukum dan HAM sebagai bentuk pengabdian dan loyalitas terbaik kepada Negara.

Disela rangkaian acara Wagub Sulsel melakukan penandatangan piagam pencananganan pembangunan zona integritas bersama Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Kejati Sulsel, Ketua Pengadilan Negeri Makassar, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulsel.

read more
DaerahNews

Pimpin Coffee Morning, Gubernur Tekankan OPD Support Penuh Investasi yang Masuk di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah menekankan agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel untuk mensupport penuh rencana investasi yang akan masuk di Sulsel.

Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat memimpin Coffee Morning, di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 8 Februari 2021.

Nurdin Abdullah mengaku telah bertemu dan melakukan penjajakan dengan PT. Widodo Makmur Unggas termasuk dalam waktu dekat akan ada investor dari Kota Dubai Emirat Arab (UEA).

“Kami kemarin bertemu dengan seluruh pimpinan PT. Widodo Makmur Unggas Group. Kita akan menyusun kerjasama dalam pengembangan peternakan sapi, dan kita akan fokuskan di Seko, Luwu Utara termasuk dalam waktu dekat ini akan ada investor dari Kota Dubai Ini Emirat Arab (UEA),”ungkapnya.

Ia menyebutkan melalui kerjasama dengan PT. Widodo Makmur Unggas Group akan menjadikan Provinsi Sulsel sebagai lumbung pangan nasional.

“Kerjasama ini akan menjadikan Sulsel sebagai lumbung daging nasional dan untuk investor dari UEA sangat tertarik untuk berinvestasi di Kepulauan Selayar dan Bulukumba.”sebutnya.

Gubernur Sulsel juga mengaku investasi dalam negeri sangat sulit didapatkan sehingga dukungan dan support penuh OPD sangat diharapkan.

“Kerjasama semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel untuk mensupport penuh rencana investasi ini,”pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Wagub Sulsel, Sekda Pemprov Sulsel, Ketua dan Anggota TGUPP Pemprov Sulsel dan seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel.

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Gubernur Dorong Sulsel Jadi Lumbung Daging Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Guna mendorong Provinsi Sulsel sebagai lumbung daging nasional, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah bersama Direktur Utama PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), HM Taufik Fachruddin, bertemu dengan Owner PT Widodo Makmur Unggas, Tumiyono, di Jakarta, kemarin (Sabtu, 6 Febuari 2021).

Direktur Utama PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), HM Taufik Fachruddin mengatakan pada pertemuan ini kedua pihak sepakat melakukan pengembangan peternakan sapi, peternakan ayam, penanaman jagung dan olahan lainnya di Sulsel.

“Kerjasama Perseroda Sulsel dengan Widodo Group dalam pengembangan agro industri di Sulsel.”ungkapnya.

Ia menjelaskan nanti akan terintegrasi peternakan sapi, peternakan ayam,dan penanaman jagung.

“Jadi nanti akan terintegrasi peternakan sapi, peternakan ayam, penanaman jagung, dan produksi olahan,” jelasnya.

Taufik juga mengaku khusus untuk pengelolaan peternakan sapi, PT Perseroda Sulsel bersama Pemprov Sulsel menyediakan lahan seluas 5.000 hektare dan difokuskan di Seko.

“Terkhusus legal standing terkait 5.000 hektare lahan yang akan kami jadikan sebagai tempat untuk pengembangan (peternakan sapi). Seko dipilih oleh Bapak Gubernur sebagai tempat untuk pengembangan rencana tersebut,” urainya.

PT Perseroda Sulsel juga akan melibatkan sedikitnya tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, baik di lingkup Pemprov Sulsel maupun di kabupaten kota.

“Diperkirakan ada tujuh atau delapan OPD lain yang akan terlibat langsung dalam pengembangan rencana menjadikan Sulsel sebagai salah satu lumbung daging Indonesia,”pungkasnya.

Ia menambahkan Untuk mempercepat rencana ini, Pemprov Sulsel akan menyelesaikan infrastruktur menuju lahan peternakan sapi di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.

“Keinginan Pak Gubernur untuk menjadikan Sulsel sebagai salah satu lumbung daging di Indonesia. Kami akan memulai tahun ini persiapan pembangunan infrastruktur dan kesiapan awal lain,”tutupnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Usai Salat Subuh, Wagub Sulsel ke Lokasi Kebakaran Kawasan Padat Penduduk di Bungaejaya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan Bungaejaya Lorong IV dan Lorong V, Kelurahan Bungaejaya, Kacamatan Bontoala, Lorong 5, Minggu (7/1/2021).

Dikabarkan, Informasi kebakaran masuk di Pemadam kebakaran pada pukul 18.15 Wita. Dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wita.

Mendengar kabar itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman langsung meninjau lokasi kebakaran, Senin (8/2/2021) pagi.

Usai melaksanakan salat subuh, dirinya bergegas ke lokasi. Sekitar pukul 06.00 Wita dirinya tiba di Kantor Kelurahan Bungaejaya, dirinya diterima oleh Lurah Bungaejaya, Awaluddin bersama RT dan RW serta warga setempat.

Orang nomor dua di Sulsel itu pun membawakan bantuan untuk para korban terdampak kebakaran. Berupa sembako dan peralatan memasak. Ia pun berjalan menyusuri rumah yang terbakar.

Ia pun mengingatkan warga untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Serta membagikan masker.

“Sabar ki, insya Allah ada hikmahnya,” ujarnya memberi semangat ke warga.

Lurah Bungaejaya, Awaluddin menyampaikan, jika data sementara jumlah rumah yang terbakar sekitar 24 rumah dengan 37 KK. Apalagi lokasi kebakaran padat penduduk.

Warga sekitar pun tak menyangka melihat Andi Sudirman yang cepat hadir ke masyarakat yang terkena musibah.

Bahkan saat berkunjung, ada pula warga yang terbangun dari tidurnya mendengar kehadiran pria yang akrab disapa Wagub Andalan ini.

“Kami mewakili korban kebakaran mengucapkan banyak2 terima kasih atas kunjungan dan bantuan bapak Wakil Gubernur Sulsel, semoga di berkahi Allah SWT amin,” ujarnya.

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Terima Hibah 13 Unit Ambulans dan Damkar dari Ehime Jepang

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, menegaskan bentuk kerjasama antara Pemprov Sulsel dan Pemprov Ehime Jepang dan Toyota Ehime Jepang bukan kerjasama biasa, tapi merupakan persaudaraan.

Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat menerima 13 unit ambulans dan Damkar dari Ehime Jepang, yang diserahkan langsung perwakilan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Gedung Karaeng Pattingalloang, Gubernuran, Jumat 5 Februari 2021.

Gubernur Sulsel mengatakan kerjasama dengan Pemprov Ehime Jepang dan Toyota Ehime Jepang sudah dilakukan sejak tahun 2009.

“Hari ini kita dapat berkah yang sudah dilakukan kerjasama sejak tahun 2009, yaitu bantuan Damkar dan ambulans, jumlah 13 unit dan akan menyusul lagi 21 unit akan dikirim secara bertahap,”ungkapnya.

Dari segi keuangan, damkar dan ambulans ini menguntungkan bagi Pemprov Sulsel. Sebab selain tidak dibayar, biaya masuk di Indonesia juga hanya membayar ongkos pengiriman sebanyak Rp 30 juta per satu kontainer.

“Satu kontainer itu biayanya Rp 30 juta, apalagi biaya masuk juga tidak ada dan ini kan hibah. Kita cuma membayar ongkos.Ini tentu lebih hemat dari segi anggaran, tapi tidak berarti layanan pada masyarakat itu harus terhenti,” ujarnya.

Gubernur Sulsel juga mengaku kerjasama ini meringankan beban APBD Provinsi sulsel sehingga diharapkan seluruh proses administrasi bisa lebih cepat.

“Ini akan meringankan beban APBD daerah, sehingga kita berharap seluruh proses administrasi bisa lebih cepat, sehingga tidak menyulitkan pemberi hibah untuk menampung damkar dan ambulans,”ucapnya.

Ia menambahkan untuk mendukung kerjasama di budidaya perikanan di Sulsel, pihaknya sudah mengirim empat orang untuk belajar di Jepang, dan diharapkan nantinya akan menjadi pembina bagi pelaku budidaya ikan di Sulsel.

“Empat orang anak-anak kita sekarang sudah ada disana untuk training dalam rangka alih teknologi. Saya kira kerjasama ini tentu kita harus jaga komitmen yang kita sudah bikin, sehingga kerjasama ini berlangsung sepanjang masa. Dan tentu harapan kita, Jepang memberikan perhatian khusus terhadap Sulawesi Selatan. Jepang kan syarat akan teknologi yang tentu memperhatikan pengembangan sumber daya manusia,”tambahnya.

“Kesepakatan menjadikan Sulsel dan Provinsi Ehime  menjadi sister province, artinya tidak lagi terbatas pada menerima hibah, tetapi juga akan mendorong investor yang ada di sana untuk Sulawesi Selatan. Yang sudah oke yaitu Wajima Projects, yaitu rencana pengembangan budidaya ikan di Sulawesi Selatan,”tutupnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Buka Konferprov PGRI, Wagub dorong modul mengajar offline wilayah 3T

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membuka secara resmi Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I Tahun 2021 PGRI provinsi Sulawesi Selatan Masa Bakti 2019-2024.

Dengan tema “Peran Strategis PGRI Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul”, Konkerprov ini berlangsung di Lantai 3 Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar, Sabtu (6/2/2021).

Mengingat dalam kondisi pandemi, tentunya dalam giat ini tetap memperhatikan protokol kesehatan serta membatasi peserta yang hadir dan adapula yang mengikuti secara virtual.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, senantiasa mendorong PGRI untuk menjadi garda terdepan agar menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 ini.

Dirinya pun pernah berpikir akan menjadi guru. “Dulu saya senang matematika. Saya kadang mengajar privat ke keluarga,” katanya.

Banyak harapan yang diperuntukkan bagi PGRI sebagai garda terdepan bagi dunia pendidikan. Diantaranya pentingnya pendidikan pancasila, konsep pendidikan berbasis kearifan lokal, disiplin keilmuan, serta diharapkan penerapan green education.

“Kita ingin dalam kondisi pandemi ini ada modul mengajar offline, sehingga guru bisa pendampingan saja. Bisa juga dilakukan dengan merekam penjelasan guru pilihan yang kemudian diperbanyak dan disebarkan, untuk transfer ilmu. Khususnya bagi daerah terpencil dan tertinggal,” jelasnya.

Ketua Provinsi PGRI Sulsel, Hasnawi Haris mengatakan, “secara kelembagaan, pengurus Provinsi PGRI Sulsel mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kesediaan bapak Wakil Gubernur yang hadir secara langsung,” tuturnya.

Dirinya pun mengakui, bahwa sosok Andi Sudirman dikenal kepeduliannya dalam hal peningkatan SDM dan pendidikan. Hal itu tampak orang nomor dua di Sulsel itu turut mensupport bahkan menghadiri kegiatan-kegiatan terkait peningkatan kualitas pendidikan dan SDM.

“kita ingin teman-teman di PGRI, menjadikan guru sebagai profesi yang terhormat, profesi yang berkontribusi besar terhadap mencerdaskan bangsa

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi dalam virtual menyampaikan, selamat atas pelaksanaan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I PGRI provinsi Sulawesi Selatan.

Dirinya pun mengajak, agar para guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi teladan dan menunjukkan diri ikut melakukan vaksinasi Covid-19. Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Diakhir acara, Wagub Sulsel menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba pembuatan video pembelajaran tahun 2020 yang diikuti berbagai tingkatan dari Kabulaten Kota Se- Sulsel.

read more
DaerahNews

Segera Diresmikan, Wagub Sulsel Tinjau Rumah Potong Hewan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rumah Potong Hewan (RPH) Antang kini memiliki wajah baru. RPH itu terletak di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung RPH yang tampak modernisasi, Jum’at (5/2/2021). Rencananya, rumah pemotongan hewan ini diresmikan pada Senin, 8 Februari 2021.

Rumah potong hewan yang dulunya terkesan kurang terawat kini telah dibenahi. Tampak luar bangunan bertingkat dua itu bercorak abu-abu. Didalamnya, perpaduan hijau, biru dan putih. Ditingkat dua, disiapkan kantor.

Memasuki RPH itu, sudah disiapkan beberapa tempat untuk menjaga higienis pemotongan sapi ini. Dibagian belakang, terdapat sebuah kandang. Disalah satu sudutnya, terdapat tempat untuk truk terparkir yang memuat sapi.

Andi Sudirman meminta sebelum sapi dimasukkan di kandang agar di cek berat dan mengecek sapi dalam keadaan sehat untuk dipotong.

Di RPH ini pula, terdapat 3 alat restraining box, berupa manual, elektrik dan multifungsi. Alat ini kandang jepit yang digunakan untuk perebah sapi yang siap dipotong.

Bahkan, Andi Sudirman pun langsung melihat langsung uji coba alat restraining box secara manual dan elektrik.

Andi Sudirman Sulaiman berharap, dengan terselesaikannya pembangunan RPH ini, bisa sesuai berstandar ASUH yang telah direncanakan. Yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Untuk menjamin kesehatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam mengkonsumsi daging ternak di Sulsel.

“Saya ingin pengelolaan harus profesional dan lebih baik lagi. Termanfaatkan apa yang dibangun untuk masyarakat,” ujarnya.

Hadirnya RPH ini, kata dia, ata sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota. Untuk tahun 2021, kembali mendapatkan bantuan alat untuk RPH dari Pemerintah Pusat.

Dirinya pun meminta agar, hadirnya RPH ini bisa termanfaatkan dengan baik serta menjamin kualitas daging.

RPH ini pun rencananya masih tahap pembebasan lahan. Olehnya itu, “Kita ingin bangunan ini dimanfaatkan dulu, sehingga tidak ingin mangkrak,” tegasnya.

“Siapa pun Walikota-nya (Makassar), kita ingin agar ini tetap diperhatikan. Sehingga RPH ini dimanfaatkan oleh masyarakat, serta menjaga kualitas daging yang akan kita konsumsi,” ungkapnya.

Salah satu masyarakat, Dg. Lala menyampaikan harapannya dihadapan Wagub Sulsel, agar RPH ini bisa dimanfaatkan baik serta diberikan pelatihan untuk penggunaan alat. Serta diharapkan agar RPH ini dikelola oleh Dinas Peternakan Kota Makassar.

Untuk Pemerintah Provinsi Sulsel mengalokasikan sekitar Rp 10 Miliar untuk pembangunan RPH dan peralatan. RPH ini masih terdapat kendala pada pembebasan lahan 3,1 hektar, yang tahun sebelumnya direncanakan dialokasikan 13 Miliar.

Turut hadir diantara Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Muas; Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar, Sumarni.(jalu)

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Hadiri HUT Ke-61 Kabupatan Bulukumba

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menilai lima tahun kepemimpinan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dan wakilnya Tomy Satria Yulianto telah banyak legacy yang diberikan dan wariskan.

Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 61, yang diperingati secara sederhana melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bulukumba di Gedung DPRD Bulukumba. Kamis 4 Februari 2021

Nurdin Abdullah mengaku atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang ada.

“Lima tahun Andi Sukri dan Pak Tommy memimpin Bulukumba, saya kira banyak legacy yang diberikan dan wariskan. Tentu atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang ada,”ungkapnya.

Ia Juga memuji keharmonisan yang ditunjukkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali –Tomy Satria Yulianto.

“Saya memuji keharmonisan yang ditunjukkan pemimpin Bulukumba ini. Meski selesai menjabat, tapi justru Saya menilai belum selesai oleh karena masih ada medan pengabdian lainnya yang bisa dicapai,”ucapnya.

Gubernur Sulsel mengharapkan, agar dapat menyambut pemimpin yang baru. Karena tugas yang akan mereka hadapi tidak mudah. Pemerintah masih menghadapi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir dan tugas yang paling berat adalah recovery ekonomi.

“Tugas kita adalah menyambut pemimpin baru. Tentu saya belum berhak memberikan ucapan selamat. Karena masih dalam proses sengketa, tapi kita berharap kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan,”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, Sukri Sappewali menyampaikan, lima tahun terakhir, pemerintah daerah meraih 65 penghargaan, baik skala nasional maupun tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi, sektor pariwisata Kabupaten Bulukumba lima tahun terakhir ini juga sangat menonjol.”ungkapnya.

Di samping pembangunan infrastruktur pariwisata yang semakin baik dan tertata yang memanjakan pengunjung, berbagai event pariwisata juga telah berhasil digelar untuk menggaet para pengunjung.

“Buktinya, agenda tahunan Festival Phinisi telah menjadi 100 Wonderful Event Kementerian Pariwisata,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf, jika selama kepemimpinannya masih ada kekurangan. Dirinya menyadari masih banyak yang harus dibenahi di Kabupaten Bulukumba.

“Kita semua menginginkan Bulukumba semakin maju. Olehnya itu diharapkan pemerintah periode berikutnya dapat mempertahankan hal yang baik dari era pemerintahan ini dan lebih meningkatkan apa yang telah dicapai saat ini,”tutupnya.

Diketahui Gubernur Sulsel bersama rombongan sudah berada di Bulukumba dua hari sebelumnya untuk meninjau progres pembangunan kawasan Wisata Bira, seperti pembangunan pedestrian titik nol dan pembangunan terminal parkir kawasan wisata Tanjung Bira.

Di HUT Ke-61 Kabupaten Bulukumba, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah juga meresemikan gedung baru Laboratorium dan Fisioterapi RSUD HA Sulthan Daeng Raja.

 

 

 

source : sulselprov

read more
1 211 212 213 214 215 278
Page 213 of 278