close
Automotive

Ada Sejak 1893, Siapa Pemilik Sepeda Motor Pertama di Indonesia?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sejarah panjang kendaraan bermotor di Indonesia dimulai jauh sebelum republik ini berdiri. Sepeda motor pertama di Indonesia telah ada sejak akhir abad ke-19, di mana saat itu Indonesia masih berbentuk koloni dengan nama Hindia-Belanda. Lalu siapakah orang pertama yang berkesempatan memiliki sepeda motor itu?

James Luhulima dalam buku Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini, menyebut nama John C Potter sebagai orang pertama di Hindia-Belanda, yang memiliki sepeda motor. Alkisah waktu itu Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di Pabrik Gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur.

Diceritakan, Potter memesan kendaraan tersebut langsung di pabriknya, Hildebrand und Wolfmuller, di Munchen, Jerman. Kendaraan ini tiba di Pelabuhan Semarang pada 1893. Dan sepanjang tahun tersebut, Potter tercatat sebagai satu-satunya orang di Hindia-Belanda yang menggunakan sepeda motor.

Bicara spesifikasi, sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmuller itu menggendong mesin berkonfigurasi dua silinder, empat tak, dengan kapasitas mesin 1.489 cc.

Mesin itu menghasilkan tenaga sebesar 2,5 dk, dan harus membawa bobot kosong motor 50 kg. Motor ini bisa melaju hingga kecepatan maksimum 35 km/jam di 325 rpm.

Hildebrand und Wolfmuller Foto: cybermotorcycle

“Jangan membayangkan sepeda motor pada waktu itu mirip dengan sepeda motor saat ini. Sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmuller itu belum menggunakan rantai, belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki, belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel-kabel listrik,” tulis James.

Dengan teknologi setua itu untuk ukuran zaman sekarang, proses menghidupkan mesin motor Hildebrand und Wolfmuller pun cukup rumit dan perlu waktu hingga 20 menit untuk membuatnya stabil.

“Agar mesin sepeda motor itu mudah dinyalakan, John C Potter memanaskan mesinnya secara harafiah terlebih dahulu, yakni dengan membakar bagian luar mesin dengan menggunakan spiritus. Atau kadang-kadang John C Potter menggunakan cara lain, yakni menuntun sepeda motor itu dan mendorongnya dengan cepat hingga mesinnya menyala,” terang James.

(lua/lth)

Luthfi Anshori – detikOto

read more
Sains & Techno

Kenakan Masker, Apple Mudahkan Pengguna Buka Face ID

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Selama pandemi COVID-19 semua orang wajib menggunakan masker, namun hal ini menjadi sedikit sulit bagi pengguna iPhone saat akan membuka ponsel dengan fitur Face ID ketika masih mengenakan masker.

Dilansir detikINET dari PhoneArena masalah tersebut mungkin akan segera teratasi dengan adanya pembaruan iOS 13.5 versi beta yang sudah diluncurkan ke para pengembang.

Apple telah memproses pembukaan layar kunci lebih cepat dengan membawa fitur antarmuka konde sandi. Dengan cara ini tidak akan ada penundaan ketika pengguna membuka ponsel terkunci meski mengenakan masker.

Sebelumnya jika pengguna mengaktifkan Face ID maka iPhone akan mencoba membaca wajah untuk pencocokan. Masalahnya jika pengguna menggunakan masker maka proses Face ID gagal dan akan diarahkan ke opsi kode sandi. Hal inilah yang menjadi penundaan bagi pengguna karena harus melewati proses yang panjang.

Sebab itu pembaruan iOS ini memungkinkan pengguna lebih cepat untuk proses buka kunci layar karena langsung memasukkan kata sandi. Cara ini pun pengguna tak perlu membuka masker yang bisa mengakibatkan resiko hanya untuk iPhone dapat mengenali wajah.

Selain itu, fitur tersebut juga dimungkinkan untuk pencocokan pembelian dengan kode sandi. Meskipun pembaruan ini hanya tersedia untuk pengguna beta, namun kemungkinan akan tersedia secara luas ketika iOS 13.5 diluncurkan kepada publik dalam waktu dekat ini.

(jsn/fay)

Josina – detikInet

read more
DaerahNews

Kepala BIN Sulsel: kerja gugus tugas covid 19 Makassar makin baik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Badan Inteligent Negara Daerah (Kabinda) Prov Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko mendatangi Posko Covid-19 Makassar di jalan Nikel Raya sekaligus menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rabu (29/4/2020).

“Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar semakin hari semakin baik, dan itu terus dilakukan evaluasi. Setiap kekurangan terus dibenahi dan itu sangat lumrah. Salah satu yang kami apresiasi yakni penanganan Covid-19 di bulan Ramadhan ini, dimana kita tahu antusiasme warga kita untuk beribadah di masjid sangat tinggi, namun dengan pendekatan yang bagus dan luwes oleh Tim Gugus Tugas Makassar, akhirnya sebagian besar warga kita mengerti dan paham serta patuh untuk sementara beribadah di rumah saja. Kami senang dengan pendekatannya menemui langsung pengurus-pengurus masjid hingga tercipta kesepahaman dan kesepakatan, pendekatan ini sangat tepat, menyelesaikan masalah tanpa masalah” ujar Wing Handoko kepada wartawan.

Ditempat ini, Wing Handoko juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta masker kepada warga Makassar dan diterima langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

“Hari ini kita menyerahkan APD dan masker untuk masyarakat yang paling membutuhkan, mungkin jumlahnya tidak seberapa tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi arti, sebagai wujud kepedulian kami membantu masyarakat serta satuan- satuan gugus tugas yang ada di kota Makassar dan kabupaten lainnya,” ujar Handoko. Pemberian APD menjadi salah satu misi dari BINDA Sulsel untuk mendukung upaya percepatan pemutusan rantai Covid 19.


Wing Handoko juga menyampaikan harapannya terkait penanganan virus Covid-19 di Indonesia. “Kita harapkan terjadi penurunan statistik pada saat Ramadhan ini, sehingga diharapkan setelah lebaran terlihat kurva penurunan dan diharapkan pada bulan Juni atau Juli Covid-19 akan berakhir di Indonesia” ujarnya. Meski demikian, Kabinda Sulsel mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap disiplin, dan tidak hanya mengandalkan petugas saja.

“Percepatan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas, hanya mengandalkan tim Gugus Tugas saja, ini tanggungjawab seluruh komponen, aparat, tim medis dan seluruh masyarakat” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan apresiasi atas perhatian yang diperlihatkan Badan Inteligent Negara Daerah Sulsel yang telah ikut memberikan kepedulian yang besar atas wabah ini.

“Ini tentu tambahan semangat untuk kami di Gugus Tugas, dan Insya Allah bantuannya akan sangat berarti bagi warga kami yang paling membutuhkan” ujar Iqbal Suhaeb.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal semangati tim yang jaga perbatasan kota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb berkeliling menemui para petugas gabungan yang berjaga di sejumlah perbatasan kota Makassar. Kegiatan ini intens dilakukan setiap malam sejak penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kota Makassar. Di malam kelima, giliran perbatasan Makassar Gowa di jalan hertasning serta pos perbatasan di jalan Tamangapa Kecamatan Manggala di datangi malam-malam oleh Iqbal. Di dua posko perbatasan ini, Iqbal menemui sekaligus memberikan semangat para aparat yang bertugas, baik itu anggota TNI, Polri, maupun dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

“Terima kasih sudah bekerja dengan baik. Sampaikan salam saya sama keluarga di rumah. Kerja kita kali ini bukan kerja rutin biasa, tapi ini adalah perjuangan menyelamatkan populasi kita dari wabah yang berbahaya. Ini adalah pengabdian kemanusiaan yang membutuhkan pengorbanan dari kita semua. Insya Allah kerja-kerja yang kita lakukan memiliki nilai ibadah di sisi Allah” ujar Iqbal saat berberkah semangat kepada seluruh tim yang berjaga.

Kepada para tim yang bertugas, Iqbal juga membagi-bagikan sejumlah kebutuhan untuk menambah stamina, baik itu susu, vitamin, kurma dan lain-lainnya. “Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, diberi perlindungan dari wabah ini hingga saatnya nanti kita sampai pada titik kemenangan. Insya Allah, jika semua disiplin menajalan aturan PSBB, kita optimis bisa menghentikan penyebaran virus dengan cepat” lanjut Iqbal.


Selain di dua tersebut, Iqbal juga menyambangi pos perbatasan Makassar Takalar di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Ditempat ini, para aparat gabungan masih terlihat semangat bekerja menahan dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Para pengendara yang tidak memenuhi aturan PSBB di beri pemahaman dan diminta putar haluan.

“Menjaga perbatasan demi meminimalisir pergerakan virus merupakan tugas yang berat. Ini salah satu kunci keberhasilan PSBB. Makanya kita mendatangi mereka satu bersatu dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Ini bukan pekerjaan mudah, mereka mengorbankan banyak hal demi suksesnya PSBB. Mari menghargai kerja keras mereka dengan tinggal dirumah, bersama-sama melawan virus dengan mengunci pergerakannya untuk menyebar” lanjut Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Google Pixel Buds Akhirnya Dirilis

LANGITKU NETWORKS, Jakarta– Google akhirnya merilis Pixel Buds, earphone true wireless stereo (TWS) yang pertama dipamerkan pada peluncuran Pixel 4Oktober 2019 lalu.

Sejak pertama dipamerkan itu, Pixel Buds cukup mencuri perhatian karena bentuknya yang unik dan mempunyai fitur-fitur yang membuatnya jadi AirPods-nya Android. Earphone ini juga dilengkapi ventilasi yang memberikan kenyamanan tersendiri untuk penggunanya.

Pixel Buds mempunyai driver (speaker) custom sebesar 12 mm namun tanpa fitur active noise cancellation. Namun ada dari sisi software ada fitur yang bisa mengadaptasi suara berdasarkan suara yang ada di sekitar pengguna.
Lalu ada juga mikrofon beam-forming yang disebut Google bisa dipakai untuk mengkompensasi noise suara di background dan bisa menghasilkan kualitas panggilan telepon yang jernih, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Selasa (28/4/2020)
Layaknya produk Google lain, Pixel Buds pun sangat terintegrasi dengan Google Assistant. Asisten digital Google itu bisa menerima perintah saat pengguna menekan bagian luar earphone tersebut, layaknya sebuah walkie talkie.

Tombol sentuh pada bagian luar earphone itu juga berfungsi untuk mengatur volume, mengganti lagu, ataupun kontrol saat panggilan telepon. Fitur paling jagoan dari Pixel Buds ini juga tak lupa disertakan, yaitu kemampuan menerjemahkan percakapan secara real time.

Ketika dipasangkan dengan perangkat Pixel, Pixel Buds bisa terhubung dengan cepat memakai Fast Pair. Baterainya diklaim tahan selama 5 jam, dan bisa ditambah 24 jam atau lebih lewat charging case-nya.

Pixel Buds dijual dengan harga USD 179 atau sekitar Rp 2,7 juta dan bakal jadi pesaing AirPods, terutama untuk pengguna Android. Ada empat varian warna yang ditawarkan, yaitu Clearly White, Almost Black, Quite Mint dan Oh So Orange.

Anggoro Suryo Jati – detikInet
read more
DaerahNews

Iqbal blusukan hingga ke lorong minta agar warga tetap di rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb keliling kota malam-malam temui warga untuk meminta dan mejelaskan alasan utama kenapa lebih baik tinggal dirumah dan alasan kenapa Pembatasan Sosial Berskala Besar di terapkan di Makassar.

Bertempat di sebelah kantor Lurah Mangasa, Kecamatan Tamalate, disebuah pos pertemuan warga disebuah Lorong di jalan Sultan Alauddin, Senin malam (27/4/2020) Iqbal bercengkrama dengan sejumlah warga dan menceritakan banyak hal fenomena Virus Covid-19 yang kini menjadi pandemi dunia. Dengan Panjang lebar, Iqbal menceritakan kisah sejumlah negara maju yang kini ketar-ketir menghadapi keganasan virus ini dengan jumlah korban jiwa yang begitu banyak.

“Mereka adalah negara maju dengan sistem kesehatan yang jauh lebih canggih dari kita. Namun toh mereka tetap saja kewalahan dan tidak siap menghadapi serangan wabah ini. Virus yang ada disana tentu tidak jauh berbeda dengan virus yang ada disini. Ini sangat penting untuk kita pahami bersama sehingga tercipta solidaritas yang besar untuk kita lawan bersama-sama dengan cara mematuhi aturan PSBB yang sudah kita jalankan” ujar Iqbal Suhaeb yang diamini sejumlah warga yang hadir.


Ditempat tersebut, Iqbal juga menjelaskan kenapa aktifitas ibadah dimasjid harus dihentikan untuk sementara waktu. “Saya sangat paham mengenai perasaan saudara-saudara semuanya. Siapa sih yang tidak ingin berlomba-lomba bersujud dimasjid, apalagi dibulan penuh berkah ini.Kita semua ingin bertarawih berjamaah, bertadarrus serta amalan-amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Kita semua tidak menginginkan pembatasan ini, namun untuk sementara inilah yang terbaik, belum ada obat yang bisa mematikan virus tersebut. Olehnya itu cara terbaik yakni kuatkan imun dan tinggal dirumah. Alhamdulillah saat ini sudah banyak saudara kita yang terkena virus dan akhirnya sembuh, jumlah yang meninggal juga relatif menurun. Mudah-mudahan ini tanda baik seiring dengan semakin patuhnya kita menjalankan aturan” lanjutnya.

Selain menemui warga di Lorong-lorong, Iqbal juga mendatangi sejumlah pos perbatasan dan menemui aparat yang setia berjaga hingga malam.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan pengorbanan mereka, berjaga disini hingga malam, meninggalkan keluarga dirumah demi melawan pandemi. Mudah-mudahan saja ini semua bernilai ibadah dan mari semua menghargai jerih payah para petugas yang terus bekerja siang malam, baik itu aparat TNI, polisi, Satpol PP, pamadam kebakaran, perhubungan dan semua yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya” lanjut Iqbal saat berada di posko pertigaan Pettarani Alauddin. Ditempat ini, Iqbal membagikan susu, kurma dan vitamin kepada para petugas yang bekerja. Sebelumnya Iqbal juga menemui para petugas diperbatasan Makassar Gowa dan melihat proses pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur temui Pj Walikota di Posko Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mendatangi Posko Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel Raya, Makassar, Selasa (28/4/2020). Kehadiran Nurdin di sambut langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Sekkot Makassar, M Ansar serta Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin. Nurdin mengecek sejumlah aktiftas didalam posko dan menanyakan sejumlah perkembangan data yang terpampang di monitor data.

“Kita ingin memastikan seluruh warga yang berstatus OTG dan ODP yang ada di Makassar agar dikarantina di hotel yang sudah kita siapkan. Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat, kita harus segera bisa hentikan pergerakannya dengan cara karantina, karena walaupun di isolasi dirumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya. Jauh lebih efektif jika karantina di hotel, kita berikan gizi yang lebih bagus, kita tingkatkan imunnya agar virus bisa segera di kalahkan”ujar Nurdin Abdullah saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.

Menurut Nurdin, pihaknya saat ini mempersiapkan sejumlah hotel bagi pasien OTG dan ODP untuk karantina, termasuk hotel untuk para tenaga medis.

“Saat ini kami siapkan Hotel SwissBell dan juga Sheraton untuk pasien OTG dan ODP. Sedangkan untuk dokter dan tenaga medis lainnya kita persiapkan Hotel Grand Sayang untuk di tempati. Tadi saya sudah minta Pak Wali (Iqbal Suhaeb) agar segera yang berstatus OTG dan ODP untuk di masukkan dalam daftar karantina di hotel. Jadi jangan dianggap penyakit ini sebagai aib, karena yang ingin kita karantina itu virusnya agar cepat hilang dan tidak bisa menyebar lagi” jelasnya.


Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan saat ini terdapat delapan puluh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil Rapid test massal yang dilakukan beberapa waktu lalu diseluruh puskesmas yang ada di Kota Makassar.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kita akan upayakan segera warga kita yang selama ini melakukan isolasi mandiri dirumahnya untuk di pindahkan ke hotel yang sudah disiapkan. Termasuk juga yang dinyatakan positif saat Rapid test kemarin akan kita lanjutkan dengan Swab, dan jika masih positif langsung kita arahkan untuk karantina di hotel. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang sebagian besar sudah menunjukkan kepatuhannya menjalankan aturan PSBB hingga hari ini. Bahkan dimasjid-masjid yang awalnya dilaporkan masih melakukan aktiftas ibadah berjamaah juga sudah menghentikan untuk sementara waktu. Kita akan terus mengoptimalkan penegakan PSBB secara represif demi menghentikan virus ini di Makassar sesuai harapan Pak Gubernur agar Sulsel bisa menjadi yang pertama terbebas dari Covid-19” ujar Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pengurus masjid di Makassar terancam pidana jika gelar tarwih

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar menyatakan sikap tegas terhadap penerapan aturan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya aktifitas di rumah ibadah. Kapolrestabes Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudhiawan menegaskan akan melakukan upaya hukum terhadap pengurus rumah ibadah yang masih bersikeras menggelar kegiatan di rumah ibadah masing-masing.

“Dalam UU karantina hingga perwali tentang PSBB sangat jelas aturannya terkait penghentian kegiatan keagamaan, baik itu di masjid, gereja, Pura, Vihara, klenteng. Terkait pelaksanaan tarawih, mengingat ini bulan Ramadhan, kita akan tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar aktiftas di masjid, baik tarawih dan lainnya. Di dalam surat teguran sudah kita cantumkan jenis sanksi jika masih dilakukan kegiatan” ujar Kombes Pol. Yudhiawan usai mengikuti rapat evaluasi PSBB terkait aktifitas di bulan Ramadhan di Posko Covid-19 Kota Makassar, Minggu (26/4/2020).

Yudhiawan yang juga merupakan Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar memaparkan jenis hukuman pidana terhadap pelanggar aturan PSBB di Makassar.

“Sanksi pidananya jelas, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah. Jadi tindakan pertama yakni teguran, kemudian jika masih dilaksanakan akan dipanggil pengurusnya dan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku” tegas Yudhiawan. Pihaknya juga mengaku akan memberikan tindakan tegas kepada pengguna jalan yang masih melanggar, termasuk konvoi kendaraan dan balapan liar.


Sementara itu dalam rapat evaluasi PSBB yang dipimpin Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama para camat se kota Makassar serta pengurus organisasi keagamaan Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Wahdah, DMI disepakati untuk tidak lagi menggelar aktifitas ibadah di masjid selama pemberlakukan PSBB di Kota Makassar.

“Alhamdulillah semua tadi sepakat bahwa tidak ada lagi aktifitas ibadah dimasjid selama PSBB, daan akan dilakukan tindakan hukum bagi yang masih melanggar. Kita juga meminta kepada seluruh ASN di Pemkot Makassar yang saat ini melakukan WFH agar aktif menyampaikan ke tetangganya terkait pelaksanaan aturan-aturan PSBB sehingga sosialisasi yang dilakukan bisa lebih terjangkau diseluruh kantong-kantong masyarakat”jelas Iqbal.

Dihari ketiga pelaksanaan PSBB, Iqbal menyebut tingkat kedisiplinan warga telah mencapai 75 persen dan akan terus dilakukan tindakan-tindakan tegas dilapangan jika ada yang melanggar. “Terkait kesalahpahaman terhadap izin salah satu toko aksesoris handphone, itu sudah kita perbaiki. Rupanya kemarin ada tim kita yang mempersepsikan itu bagian dari yang dikecualikan, sehingga dikeluarkan izin. Surat pencabutan izinnya sudah saya tantatangani, jadi sudah tidak boleh lagi beroperasi” tegas Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb turun temui warga agar tarwih di rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb terus berkeliling menemui warga untuk meminta mematuhi seluruh aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar. Seperti yang terlihat di Posko Covid-19 Kecamatan Ujung Tanah, Sabtu Malam, 25 (4/2020), Iqbal terlihat menemui para pengurus masjid diwilayah tersebut untuk memberikan penjelasan mengenai esensi pelarangan sementara untuk tidak melakukan aktifitas Shalat Tarawih berjamaah di masjid dan dipindahkan dirumah masing-masing .

“Sebagai seorang muslim, tentu saja saya juga memiliki keinginan yang begitu besar untuk datang shalat berjamaah di masjid, apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Namun Islam juga meminta kita untuk mengutamakan keselamatan jiwa kita semua. Kita tentu tidak ingin situasi ini berlarut-larut, makanya kita harus lawan dengan menghentikan penyebarannya dengan cara tinggal dirumah saja dulu, beribadah dirumah, Insya Allah pahalanya tidak akan berkurang. Kurangi pergerakan diluar rumah, kurangi melakukan interaksi secara fisik, itulah sebenarnya esensi terdalam PSBB yang kita terapkan ini. Jika kita masih saja berkumpul, berjamaah di masjid, maka semua pengorbanan yang kita lakukan selama ini akan sia-sia. Virus akan semakin mudah menyebar ketika kita berkumpul. Insya Allah, jika pandemi ini telah berlalu di kota kita, maka kehidupan sehari-hari tentu akan normal kembali, termasuk beribadah secara berjamaah di masjid” ujar Iqbal saat berbicara.

Tudang Sipulung yang digelar tersebut merupakan langkah persuasi yang dilakukan Iqbal bersama dengan sejumlah pengurus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Makassar. Selain Iqbal juga hadri Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE, Camat Ujung Tanah Andi Unru, serta sejumlah lurah diwilayah tersebut.

Sementara itu ditempat yang sama, Camat Ujung Tanah Andi Unru mengaku terus bekerja menemui pengurus-pengurus masjid untuk meminta agar sementara waktu tidak melakukan aktifitas ibadah Tarawih di masjid masing-masing dan meminta kepada warganya untuk beribadah di rumah saja selama virus Covid-19 masih mewabah di Kota Makassar.

“Memang masih ada beberapa yang melakukan shalat Tarawih di masjid, makanya ini yang kita datangi dan mengajaknya untuk mematuhi aturan PSBB. Alhamdulillah tadi sejumlah pengurus masjid sudah menyatakan komitmennya untuk mematuhi aturan ini dan untuk sementara tidak melaksanakan ibdah Tarawih di masjidnya masing-masing. Sebagai muslim, saya sangat paham ini tidak mudah, namun dalam Islam pun kita diminta untuk menghindari hal yang bisa membahayakan jiwa saudara-saudara kita. Insya Allah, jika kita melakukan disiplin secara bersama mematuhi aturan PSBB, yakinlah penyebaran virus ini akan bisa kita hentikan” jelasnya.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah sudah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan jatuh pada Jumat, 24 April 2020. Masyarakat kini mulai menyiapkan keperluan puasa, salah satunya persiapan untuk makan sahur. Banyak ahli menyarankan untuk mengkonsumsi banyak sayuran dan buah di saat sahur.

“Ketika memutuskan apa yang harus dimakan selama Ramadhan, ingatlah sahur dapat membantu Anda menjalankan puasa. Jadi mengkonsumsi makanan yang tepat adalah penting,” kata Departemen Diet dari Singapore General Hospital (SGH).

Dikutip HealthXchange, berikut ini beberapa makanan yang direkomendasikan di saat sahur:

1. Buah-buahan dan sayuran

Buah dan sayur kaya akan serat yang dapat membantu mengenyangkan dan membantu mencegah sembelit. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung vitamin, mineral, dan phytochemical yang sangat penting untuk kesehatan.

2. Makanan mengandung karbohidrat

Selain nasi, kamu juga bisa mencoba makanan lain yang mengandung karbohidrat seperti beras merah dan roti gandum. Keduanya masuk ke dalam karbohidrat kompleks yang memiliki banyak serat, sehingga lebih lambat untuk dicerna. Asupan ini juga membantu mempertahankan tingkat energi lebih lama.

3. Makanan mengandung protein

Ayam tanpa kulit, ikan, dan produk susu rendah lemak adalah sumber protein yang baik dikonsumsi di saat sahur. Selain mengandung banyak protein, makanan ini dapat membantu memperbaiki dan membangun jaringan tubuh, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

(up/up)

Anjar Mahardhika – detikHealth

read more
1 257 258 259 260 261 272
Page 259 of 272