close
DaerahNews

Pemprov Sulsel Serahkan Berkas Hasil Seleksi Calon Anggota KI Kepada DPRD Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengantarkan berkas hasil seleksi Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Prov. Sulsel Periode 2023-2027 kepada Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari di Rujab Ketua DPRD Sulsel, Rabu (06/12/2023).

Mewakili Pemprov Sulsel, Kepala Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Prov. Sulsel Erlan Triska didampingi Ketua Timsel Hasrullah, Wakil Ketua Timsel Muhlis Madani, Anggota Timsel Asradi serta perwakilan Sekretariat Timsel menyerahkan berkas 15 nama peserta yang akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPRD.

“Hari ini saya selaku Kabid Humas mewakili Pemprov Sulsel menyerahkan berkas hasil dari Seleksi Calon Anggota KI Sulsel yang nantinya akan mengikuti tahapan seleksi di DPRD. Arahan dari pak Gubernur untuk segera dibawakan ke Ibu Ketua,” kata Erlan.

Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengungkapkan bahwa dirinya telah menunggu hasil seleksi Calon Anggota KI Prov. Sulsel tersebut dan akan segera meneruskannya ke Komisi A DPRD Sulsel.

“Saya yakin semua yang ada di sini memiliki kualitas sebagai komisioner. Jika dikatakan ini yang terbaik berarti memang mempunyai kemampuan untuk ada di sini. Tentu saja ini nantinya akan menjadi tanggung jawab yang besar bagi kami,” ungkap Ina Kartika.

Sementara itu, Ketua Timsel Hasrullah menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut merupakan hasil terbaik yang bisa diberikan timsel.

“Berat bagi kami untuk memutuskan hasil seleksi ini. Apalagi peserta yang mengikuti seleksi ini adalah orang-orang hebat semua,” jelas Hasrullah.

Ia berharap komisioner yang terpilih nantinya adalah orang-orang terbaik yang mampu mewakili Sulsel sampai ke tingkat nasional.

“Sesuai dengan harapan Gubernur bahwa calon anggota KI ini harus punya kapasitas yang baik dan bukan sekedar pencari kerja. Kami berharap komisioner yang nantinya terpilih ini dapat bersaing juga di level nasional, ada proses untuk naik ke atas. Kita harus tunjukkan bahwa Sulsel juga mampu,” harapnya.(*)

read more
DaerahNews

Hadiri HUT Bantaeng Ke-769, Pj Gubernur Sulsel Ajak Sukseskan Program Budidaya Pisang Cavendish

LANGITKU.NET, Bantaeng – Pj Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, didampingi Pj Ketua TP PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bantaeng ke-769, yang digelar melalui Rapat Paripurna DPRD Bantaeng, Kamis, 7 Desember 2023.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan program budidaya pisang cavendish, sebagai solusi pengentasan kemiskinan di Sulsel, termasuk di Kabupaten Bantaeng.

“Menanam pohon itu bukan hanya yang biasa saja, tapi harus menanam pohon yang produktif, berbuah dan bisa dikonsumsi. Itu sudah benar kita melakukan penghijauan menanam pisang, nangka dan sukun,” kata Bahtiar dalam sambutannya, di HUT Bantaeng Ke-769 tahun, di Kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Kamis, 7 Desember 2023.

Bahtiar mengatakan, pihaknya sudah mencanangkan 1 miliar pohon pisang cavendish di lahan seluas 500.000 hektare, di 24 kabupaten kota se-Sulsel, termasuk Kabupaten Bantaeng. Budidaya pisang cavendish ini merupakan solusi untuk peningkatan kesejahteraan para petani.

Selain pertanian, Bahtiar juga mengungkapkan programnya untuk nelayan, yakni pembangunan rumah ikan atau keramba. Sedangkan di sektor peternakan, Pemprov Sulsel sudah menyiapkan bibit lewat Inseminasi Buatan (IB) khusus sapi, kerbau, kuda, kambing dan sejumlah ternak lainnya.

“Ini adalah cara untuk meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulsel, termasuk Kabupaten Bantaeng ini,” imbuhnya.

Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menyambut baik program Pj Gubernur Bahtiar. Pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Bantaeng sudah menyiapkan lahan di masing-masing kecamatan untuk menanam pisang cavendish. Meski tak terlalu luas, namun diyakini dapat merubah wajah ekonomi masyarakat Bantaeng.

“Masyarakat kabupaten Bantaeng akan menanam pohon pisang cavendish di delapan kecamatan. Perlu kami laporkan jumlah lahan tidak terlalu luas, tapi kami akan telaten dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Abubakar.

Ia menambahkan, perayaan HUT Bantaeng tahun ini sengaja digelar secara sederhana, untuk menghargai masih banyaknya masyarakat Bantaeng yang masuk dalam kategori miskin. Namun, Kabupaten Bantaeng syarat akan prestasi dan juara dalam berbagai sektor, termasuk tata kelola kearsipan, aset dan pemerintahan.

“Kabupaten Bantaeng ini penuh dengan juara dan syarat akan prestasi. Ini perlu dipertahankan. InsyaAllah kita akan wujudkan Kabupaten Bantaeng yang terbaik bakan hanya di Sulsel tapi juga secara nasional,” pungkasnya.

Turut hadir Anggota DPRD Sulsel, Bupati Bulukumba, serta Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

TP2DD Provinsi Sulsel Terbaik di Indonesia

LANGITKU.NET, Makassar – Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Selatan dinobatkan sebagai TP2DD terbaik di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Causa Iman Karana,  di sela Pelaksanaan Launching KKPD, High Level Meeting TP2DD, Serta Apresiasi Ekonomi dan Keuangan Digital Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Selasa, 5 Desember 2023.

“Berbagai inovasi dilakukan di Sulsel,  berhasil dapat pengakuan nasional. Di tahun 2022, Provinsi Sulsel berhasil jadi TP2DD terbaik se Indonesia. Tahun ini, TP2DD Provinsi Sulsel tidak hanya terbaik di Wilayah Kawasan Sulawesi, tapi kembali jadi yang terbaik di Indonesia,” kata Causa Iman.

Causa Iman mengungkapkan, pemerintahan dituntut mengikuti perkembangan teknologi, sehingga lebih responsif, efektif, dan transparan. Termasuk dalam hal tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Sulsel telah membuktikan hal tersebut.

“Wapres telah memberikan arahan agar semua pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Kepala Daerah atau Perkada KKPD. Dan oleh Pak Pj Gubernur langsung ditindaklanjuti begitu kami laporkan. Luar biasa sekali dukungan Pak Pj Gubernur,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bank Indonesia menyerahkan dua piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, yang diterima Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin. Yakni Penghargaan TP2DD Terbaik I di Kawasan Sulawesi, dan penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Program Unggulan P2DD Terbaik melalui aplikasi pembayaran pajak digital Bapenda Sulsel in Your Hand.

Diketahui, Provinsi Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk pertama kalinya menggunakan KKPD-nya pada November 2023 lalu, untuk pembelian Alat Tulis Kantor (ATK).

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan, KKPD menjadi instrumen reformasi birokrasi, termasuk tata kelola keuangan. Penggunaan KKPD, secara langsung atau tidak, akan mengurangi praktek tata kelola keuangan yang kurang pantas dan upaya pencegahan korupsi.

“Dengan menggunakan KKPD, semua terukur. Pasti semakin sehat organisasi kita, karena memangkas proses administrasi. KKPD lebih mudah, simpel, sederhana dan akuntabel, sesuai prinsip hukum keuangan. Banyak manfaat yang diperoleh,” kata Bahtiar.

Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Bank Indonesia atas dukungan dan kontribusi dalam perbaikan tata kelola keuangan pemerintah. (*)

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Ajak Petani Desa Mattiro Walie Tingkatkan Kesejahteraan dengan Budidaya Pisang

LANGITKU.NET, Bone – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengajak masyarakat Desa Mattiro Walie, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, meningkatkan kesejahteraannya melalui program budidaya penanaman pisang cavendish, sukun, dan nangka madu.

Bahtiar menjelaskan, untuk bisa membantu sebuah daerah bisa tumbuh secara ekonomi, harus ada komoditi yang menjadi daya tarik investor. Khususnya di Kecamatan Bontocani, Desa Mattiro Walie.

Setelah ada lahan pisang cavendish 1.000 hektare, dipastikan akan didukung kepastian pasar, baik kebutuhan lokal, pasar industri dan pasar ekspor.

“Saya canangkan program penanaman pisang cavendish dan ini seluruh Sulawesi Selatan dengan luas lahan 500.000 hektare dan 1 miliar pohon,” ungkapnya.

Kendati demikian, Pj Gubernur Sulsel menjelaskan, secara aturan apapun yang menjadi tujuan di sektor pertanian, harus memiliki sumber air terlebih dahulu.

“Kalau kita bicara apapun soal pertanian pasal satunya adalah air. Apalagi empat bulan pertama pertumbuhan tanaman pisang cavendish sangat membutuhkan air,” katanya.

Sementara itu, Warga Desa Mattiro Walie, Fajar Rudin (51), menyampaikan jika di desanya kerap ada serangan babi di malam hari, dan monyet di siang hari, sehingga menjadi tantangan dalam budidaya pisang ini.

“Ini tanaman pisang bagus Bapak Gubernur, tapi disini monyet dan babi itu tantangan yang sangat besar,” kata Fajar.

Warga Bontocani lainnya, Asdar (43), menyampaikan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel atas inisiatifnya mencanangkan budidaya pisang cavendish, sukun dan nangka madu tersebut.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur sudah mau hadir di kecamatan kami. Kami setuju dengan budidaya pisang cavendish ini. Semoga ini bisa mengubah ekonomi kami, tapi tanah kami sering terjadi longsor,” ujarnya.

Kedatangan Pj Gubernur Bahtiar juga dimanfaatkan warga lainnya, Hasbi, untuk melaporkan kondisi pendidikan di daerah tersebut. Pasalnya, sejauh ini angka putus sekolah sangat tinggi disebabkan infrastruktur, seperti jaringan dan infrastruktur jalan.

“Kami sangat berharap dan berterimakasih kalau bisa dibantu jaringan dan sekolah kami. Karena kalau kami mengikuti ujian, kami ikut di luar kecamatan kami,” tuturnya.

Sebagai tim pengajar, ia mengaku sudah bertahun-tahun mengurus Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap Bontocani, Kabupaten Bone.

“Kami sangat jauh dari kemajuan. Kami harap bagaimana supaya ada jaringan internet disini,” imbuhnya. (*)

read more
DaerahNews

Pj Sekda Sulsel Terima Edutolia Education, Bahas Pameran Pendidikan Gratis Perguruan Tinggi Turki di Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad menerima kunjungan dari manajemen Edutolia Education di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Selasa 5 Desember 2023.

Hadir diantaranya Founder of Edutolia Education, Ibrahim Albayrak; Head Representative for Edutolia Indonesia and The COO of Edutolia, Putri Anatasia; dan Creative Director Edutolia, Fachruqi Waris.

Dalam kesempatan ini, Pj Sekda Sulsel didampingi Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri dan Plh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Tautoto Tana Ranggina.

Edutolia Education merupakan konsultan pendidikan dari Negara Turki ini. Mereka bakal menggelar Pameran Promosi Pendidikan Universitas Turki di Makassar.

Pameran tersebut rencananya bakal berlangsung di Gedung Balai Sidang 45, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, 28 Februari 2024.

Pameran yang bekerja sama dengan Bosowa Education ini bertujuan untuk memperkenalan berbagai perguruan tinggi di Turki kepada para siswa di Makassar.

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad mengatakan, Pemprov Sulsel tentu sangat mendukung adanya kerjasama pendidikan antara Pemerintah Turki dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Hari ini kita kedatangan tamu dari Edutolia Education, terkait rencana kerjasama antara Pemerintah Turki dan Pemerintah Sulawesi Selatan terkait dengan kerjasama dibidang pendidikan. Insya Allah, pada bulan 28 Februari 2024 akan mengadakan pameran pendidikan di Makassar, dimana targetnya pelajar SMA di Suslel,” ungkapnya.

Menurutnya, pameran pendidikan ini merupakan kesempatan yang baik bagi pelajar yang akan menempuh pendidikan ditingkat perguruan tinggi.

“Saya pikir ini kesempatan emas yang ditawarkan Pemerintah Turki melalui Edutolia Education, bagi anak-anak kita untuk bisa bersekolah di Turki. Apalagi ada kesempatan beberapa program yang ditawarkan, termasuk beasiswa biaya pendidikan yang full atau 100 persen,” jelasnya.

Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri menambahkan, “pameran pendidikan ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi anak/anak kita di Sulsel untuk mendapatkan ruang untuk bisa belajar di perguruan tinggi di luar negeri, khususnya di Turki,” ungkapnya.

Ia pun juga berterima kasih kepada Edutolia Education yang menjadikan Makassar di Sulsel salah satu sasaran pameran pendidikan pada tahun 2024 mendatang.

Founder of Edutolia Education, Ibrahim Albayrak menyampaikan, terima kasih atas dukungan Pemprov Sulsel terhadap kegiatan pameran pendidikan ini.

“Terima kasih atas keramahan Bapak Pj Sekda, kami sangat senang berada di sini. insya Allah kami akan merencanakan untuk melaksanakan pameran pada bulan Februari, kami akan datang dengan banyak universitas di Turki untuk siswa/mahasiswa,” ujarnya.

Lanjutnya, “Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel, semoga nanti kita juga dapat berkontribusi dalam kemajuan kerjasama dalam pendidikan antara dua negara ini,” tuturnya.

Dirinya memaparkan, bahwa Pameran pendidikan ini tidak hanya menawarkan kuliah S1, tetapi juga S2 dan S3. Dengan menghadirkan minimal 15 universitas terbaik dari Turki. (*)

read more
DaerahNews

UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, Gowa, dan Palopo Bapenda Sulsel Raih Penghargaan Bank Indonesia

LANGITKU.NET, Makassar – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, UPT Pendapatan Wilayah Gowa, dan UPT Wilayah Palopo meraih penghargaan dari Bank Indonesia sebagai UPT dengan realisasi pendapatan terbanyak melalui aplikasi Qris.
Pengumuman dan penyerahan piagam penghargaan berlangsung Selasa (5/12/2023) di Hotel Claro Makassar di sela Launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Apresiasi Ekonomi dan Keuangan   Digital Sulsel.

Piagam diserahkan oleh  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Causa Iman Karana yang pernah menjabat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tokyo. Sejumlah pemerintah daerah dan lembaga pengelola keuangan juga mendapatkan penghargaan dari ajang yang dibuka oleh Pj Gubernur Sulsel Dr Bahtiar Baharuddin ini.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, Muh Aras Akbar, mengatakan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh tim Samsat Makassar I untuk bekerja lebih giat lagi.

Sedangkan Kepala UPT Pendapatan Wilayah Gowa Zul Fauziah Zur, mengatakan, akan terus mensosialisasikan pembayaran pajak kendaraan nontunai pada masyarakat Gowa.

Sementara Kepala UPT Pendapatan Wilayah Palopo, Chandrawali, menjelaskan, penghargaan ini didasarkan pada jumlah transaksi menggunakan QRIs di Samsat Palopo.

“Artinya, dari jumlah keseluruhan pembayaran PKB dan BBNKB pada Kantor Samsat Palopo, persentase pembayaran menggunakan QRIS cukup besar dibandingkan samsat lainnya,” ungkap Chandrawali.

Chandrawali menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Bapenda Sulsel, persentase pembayaran menggunakan QRIS di Samsat Palopo mencapai 2,84 persen. Jika mengacu pada data realisasi pembayaran PKB dan BBNKB yang mencapai Rp 58 Milyar, maka jumlah transaksi QRIS di Samsat Palopo sudah mencapai Rp 1,6 Milyar di tahun 2023 ini.

“Penghargaan yang kami peroleh ini, tentu saja akan menjadi motivasi bagi kami, khususnya untuk terus mensosialisasikan transaksi non-tunai dalam pembayaran pajak kendaraan,” terangnya.

Chandrawali menyebut, pihaknya sudah sejak lama menyosialisasikan penggunaan QRIS sebagai metode bayar pada Kantor Samsat Palopo.

“Sejak awal dicanangkan, kami bergerak cepat dengan bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk membuat QRIS merchant, bukan hanya untuk di Kantor Samsat, tapi di semua layanan unggulan yang kami punya,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Chandrawali, pihaknya juga cukup masif melakukan sosialisasi, baik melalui pemberitaan ataupun lewat media sosial. “Semoga kedepannya akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital untuk pembayaran pajak kendaraannya,” ujarnya.(*)

read more
DaerahNews

Inovasi Pemprov Sulsel, Pj Bupati Bantaeng Apresiasi Aplikasi Inzting untuk Pengentasan Stunting

LANGITKU.NET, Bantaeng – Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar membuka Sosialisasi dan Monitoring Aplikasi Inzting Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Bantaeng di Balai Kartini Bantaeng, Senin 4 Desember 2023.

Inzting  yang merupakan singkatan dari Ikhtiar Men-zero-kan Stunting ini adalah aplikasi yang dibuat Pemkab Takalar, yang kemudian akan dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten kota se Sulsel dalam pendataan dan penanganan kasus stunting.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada seluruh pengelola serta mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Inzting Sulsel di Kabupaten Bantaeng, juga guna meningkatkan komitmen dan koordinasi TPPS tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Des/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng

Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rasyid mewakili Pj Gubernur Sulsel menghadiri acara tersebut.

Dalam kurung waktu 4 tahun terakhir (2019-2022) prevalensi stunting di Sulsel mengalami penurunan. Berdasarkan hasil SSGBI tahun 2019 prevalensi stunting di Sulsel mencapai angka 30,6%, kemudian tahun 2022 turun menjadi 27,2%.

Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting, mengingat target nasional 2024 mendatang harus 14 persen.

“Bapak Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas. Sehingga beliau berusaha semaksimal untuk dapat menzerokan stunting di Sulsel,” kata Muhammmad Rasyid.

Berbagai upaya telah dilakukan Pj Gubernur Sulsel untuk menzerokan stunting, kata dia, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi Inzting yang digunakan oleh 24 Kabupaten/Kota.

“Aplikais Inzting memiliki terobosan untuk menyiapkan satu data bagi seluruh instansi terkait yang memiliki kewajiban secara langsung dalam penanganan stunting,” tuturnya.

Dirinya pun berharap Sosialisasi dan Monitoring ini dapat membuahkan hasil dalam percepatan penurunan stunting sehingga dapat mencegah stunting bagi generasi baru di Sulsel.

Sementara itu, Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar mengapresiasi keberadaan kader-kader di tengah masyarakat yang merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia, khususnya di Kab. Bantaeng.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran aplikasi Ikhtiar Men-Zerokan Stunting (Inzting) Sulsel yang merupakan inovasi dalam menghimpun satu data penanganan stunting di Prov. Sulsel. Kami berharap aplikasi ini mendukung Pemda dalam program percepatan penurunan stunting berbasis digital serta memberikan output pemetaan pencegahan stunting dari hulu hingga ke hilir yang akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan program dan kegiatan di seluruh tingkatan”, ujar Pj. Bupati Bantaeng.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kab. Bantaeng tahun 2021 sebesar 22,5% dan menurun ke 22,1% pada tahun 2022.

Turut hadir pula Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng; Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Provinsi Sulsel; perwakilan dari Diskominfo-SP Sulsel sebagai Tim Koordinasi Inzting Sulsel; Pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se Kabupaten Bantaeng; serta admin Kabupaten dan Kader Inzting Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

Ketua Perbasi Makassar Jamu Peserta Kejurnas Basket 3×3 Tahun 2023

LANGITKU.NET, Makassar – Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Makassar Indira Yusuf Ismail memperlihatkan sambutan hangat saat menyambut para peserta Kejuaraan Nasional Bola Basket 3×3 dalam acara gala dinner yang digelar di kediaman pribadinya, pada Jumat (1/12/2023) malam.

Jamuan makan malam yang menandai perhelatan besar Makassar sebagai tuan rumah Kejurnas Bola Basket 3×3 tahun 2023 ini dihadiri oleh perwakilan atlet dan kru dari 13 provinsi yang berkompetisi.

Tak ketinggalan, hadir pula Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERBASI Nirmala Dewi dan International Basketball Federation (FIBA) 3×3 Asia Manager Vivian Wang.

Indira menyampaikan kegembiraannya atas kesempatan menjadi tuan rumah bagi kegiatan olahraga bergengsi ini. Dia mengungkapkan pentingnya event ini dalam mengangkat prestise Kota Makassar sebagai pusat olahraga yang dinamis dan inklusif.

“Terima kasih karena Kota Makassar dipercayakan melaksanakan Kejurnas 3×3 ini. Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir,” ucap Indira.

Dirinya juga menekankan pentingnya semangat persaingan yang sehat, kolaborasi, dan semangat olahraga yang fair play dalam setiap pertandingan.

“Semangat kepada semua atlet. Selamat datang di Makassar, selamat bertanding. Dapat olahraganya, dapat prestasinya,” seru Indira.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERBASI Nirmala Dewi menyoroti upaya dan persiapan yang dilakukan panitia lokal bersama seluruh stakeholder untuk menyukseskan ajang ini.

Nirmala menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk membuat ajang ini berjalan lancar.

“Penyelenggaraan Kejurnas 3×3 di Makassar ini sangat luar biasa. Semangat basket di Makassar sangat luar biasa. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bahu-membahu membangun ekosistem basket di sini. Mudah-mudahan penyelenggaraan seperti ini bisa berjalan di kota lain,” jelas Nirmala.

Di tempat yang sama, International Basketball Federation (FIBA) 3×3 Asia Manager Vivian Wang mengaku sudah menonton pertandingan selama dua hari berturut-turut.

Dirinya pun mengungkapkan kegembiraannya berada di Makassar dan memberikan apresiasi tinggi kepada PERBASI Makassar yang dinilainya berhasil menghelat ajang bergengsi ini.

“Dua hari ini saya sudah menonton pertandingan dan saya senang kegiatan ini di-organize di Makassar. Kami harap akan lebih banyak event 3×3 yang dihelat di berbagai kota di Indonesia,” pungkasnya.

Acara gala dinner ini bukan hanya sebagai wadah formalitas, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara para peserta, serta mengukuhkan semangat persatuan dan menjalin kerja sama yang erat dalam pembangunan olahraga basket di Indonesia, khususnya di Kota Makassar.

Dengan semangat kebersamaan yang dihadirkan, gala dinner ini diharapkan menjadi momentum yang berkesan sekaligus membawa harapan akan suksesnya Kejurnas Basket 3×3 di Kota Makassar.

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stasiun Pasang Surut Air Laut Pendeteksi Dini Tsunami

LANGITKU.NET, Takalar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan ke Pelabuhan Perikanan Boddia, Kabupaten Takalar, Minggu, 3 Desember 2023.

Bahtiar menyampaikan, Nelayan Sulsel lebih 200 ribu orang. Di Takalar terdapat 16 ribu orang karena banyaknya yang memiliki mata pencaharian di bidang ini, sehingga kelautan dan perikanan harus menjadi perhatian. Jika bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, maka kesejahteraan Sulsel akan maju.

“Jadi itu semakin membuat kita harus lebih konsentrasi, ternyata pantai kita luas dan panjang, serta potensinya besar sekali. Takalar saja 74 kilometer,” kata Bahtiar.

Kemudian ia menyampaikan, dalam jangka panjang pelabuhan harus dikelola secara profesional. Tidak hanya mengandalkan kekuatan APBD dan APBN, tetapi harus cari solusi alternatif lainnya.

Di tempat ini ia juga meninjau Stasiun Pasang Surut Air Laut, alat yang salah satu fungsinya untuk mendeteksi dini tsunami (Early warning system/Ina-TEWS).

“Ini dihadirkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan BMKG dan Kemenhubla. Kami menggunakan sensor radar dan sensor pressure untuk menentukan ketinggian air laut,” jelas Staf Badan Informasi Geospasial, Hadi Wijaya.

Ia menyampaikan, data ini terkirim terus menerus secara kontinyu ke database di BIG di Cibinong, Bogor. Database tersebut dibagipakaikan (sharing data) dengan BMKG. Setelah terkirim, kalau misalkan ada penurunan air yang signifikan yang turun dari biasanya, BMKG akan memberikan notice bahwa ada anomali air.

“Sehingga kami nanti di BIG sebagai penyedia data dan BMKG memutuskan dari data tersebut terkait ada atau tidaknya potensi tsunami,” terangnya.

Di tempat ini Bahtiar juga bertemu dengan sejumlah nelayan serta melayani permintaan warga berfoto bersama termasuk anak-anak.

“Masyarakat nelayan menginginkan dengan adanya kunjungan dari Bapak Gubernur, ingin dibuatkan pemecah ombak di luar tanggul untuk berlabuh atau tempat sandar perahu-perahu nelayan,” sebut Daeng Laja, salah seorang nelayan. (*)

read more
DaerahNews

Pelatihan 70 Jam Pelajaran Pemadam Kebakaran Makassar Tingkatkan Kesiapan Lapangan

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Kementerian Dalam Negeri resmi gelar Pendidikan dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Program 70 Jam Pelajaran (JP) yang berlangsung di Mako Damkar Makassar mulai Senin 4 – 10 Desember 2023.

Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Hasanuddin membuka kegiatan ini saat apel pagi. Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Untuk itulah pelatihan ini sangat penting untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan sebanyak 84 peserta dilibatkan dalam program ini, yang mencakup materi-materi esensial seputar pengenalan peralatan kebakaran, penanggulangan kebakaran, evakuasi, formasi regu, taktik penyelamatan, dan materi lainnya.

“Dengan durasi program sepanjang 70 jam pelajaran atau satu minggu diharapkan para peserta dapat memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab sebagai pemadam kebakaran,” ucapnya.

Lanjutnya, pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, namun juga praktis dengan simulasi kebakaran di berbagai skenario. Hal ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga mereka dapat lebih siap dan percaya diri ketika di lapangan.

Diharapkan keberhasilan program ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapabilitas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran di kota Makassar.

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
1 42 43 44 45 46 272
Page 44 of 272