close
DaerahNews

Sambangi PPI Beba, Nelayan Berterima Kasih Hadirnya Break Water Pemecah Ombak

LANGITKU.NET, Takalar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Beba, di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Minggu, 3 Desember 2023.

Ia melihat kondisi infrastruktur di sana serta berdialog dengan nelayan yang ada, untuk mengetahui persoalan yang dihadapi oleh mereka. Serta berbagai program dan bantuan yang telah diberikan.

Di awal pertemuan, Pj Gubernur Bahtiar meminta agar nelayan tetap menjaga laut, dengan menangkap ikan yang ramah lingkungan, termasuk tidak menggunakan bom atau merusak terumbu karang.

“Kalau tangkap ikan jangan pakai bom ikan, kasihan juga terumbu karangnya lama tumbuhnya,” pesan Bahtiar.

Ia pun dalam programnya sebagai Pj Gubernur, akan membuat rumah ikan berupa terumbu karang buatan. Sehingga nelayan tidak terlalu jauh mencari ikan ke tengah laut, terutama yang tidak punya kapal.

“Kami buat terumbu karang dan membuat rumpon dalam dan dangkal, Takalar menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ketua kelompok nelayan setempat, Saharuddin, berharap dengan kedatangan gubernur, nelayan Takalar semakin diperhatikan.

“Mudah-mudahan ke depannya nelayan bisa lebih diperhatikan,” harap Saharuddin.

Salah seorang nelayan yang ditemui, Sattar Daeng Maja menyampaikan terkait ketersediaan es balok yang digunakan, dibeli Rp14 ribu untuk melaut yang bisa bertahan hingga 25 hari. Sedangkan sekali melaut, memakai biaya Rp25 juta.

“Itu satu kali rate (pulang-pergi). Kalau sudah di atasnya, sudah perkiraan Rp30-35 juta hasilnya kita sudah pulang. Sekali melaut 20 hari,” ungkapnya.

Hal lainnya, Pemprov sudah berupaya melalui Dana Alokasi Khusus untuk membuat breakwater untuk daerah ini. Ini berfungsi untuk pemecah gelombang, digunakan untuk mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai dan untuk menenangkan gelombang di pelabuhan.

“Kami selaku masyarakat pesisir yang tinggal di Beba mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Kadis karena kami dibuatkan tanggul, break water. Dengan adanya itu kapal kami akan aman untuk berlabuh. Sekali lagi terima kasih atas kedatangannya di Beba,” ucap nelayan lainnya, Daeng Nompo.

Adapun break water ini, untuk tahap pertama sudah selesai 300 meter lebih. Untuk tahap kedua telah ada anggarannya dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Muh Ilyas, menyatakan, hadirnya PPI Beba sangat penting.

“PPI Beba secara strategi ekonomi itu cukup penting bagi Takalar dan Makassar yang dekat dari sini,” imbuhnya. (*)

read more
DaerahNews

Hadiri Rakorwasda APIP, Pj Gubernur Bahtiar Minta Inspektorat Audit Perseroda dan Aset Pemprov Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meminta Inspektorat Sulsel segera melakukan audit terhadap Perseroan Daerah (Perseroda) Sulsel dan seluruh aset-aset Pemprov Sulsel. Audit dilakukan terhadap aset Pemprov di 24 kabupaten kota se-Sulsel, maupun di berbagai provinsi lainnya di Indonesia.

“Inspektorat berfungsi sebagai mata telinga gubernur, bupati, wali kota, dari sisi pengawasan. Diawasi mulai perencanaan, pelaksanaan, maupun nanti hasilnya,” kata Pj Gubernur Bahtiar saat Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Inspektorat Provinsi Sulsel dan Inspektorat Kabupaten Kota se-Sulsel, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Jumat, 1 Desember 2023.

Ia mengungkapkan, Pemprov Sulsel maupun Pemerintah Kabupaten Kota memiliki Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), yang disebut Inspektorat. APIP harus dilibatkan sejak awal, supaya perencanaannya sesuai dengan aturan.

“Jangan sampai dari sisi perencanaannya memang sudah mengandung masalah. Misalnya, membangun gedung di atas lahan bukan lahan Pemda dan dari segi itu masalah,” ujarnya.

Jika perencanaan salah dan terlanjur berjalan, maka sebisa mungkin dirinya sebagai Gubernur Provinsi Sulsel bersama para pelaksana di masing-masing OPD berkonsultasi dulu dengan APIP terkait program masing-masing.

“Kasian teman-teman pegawai harus tersangkut masalah hukum, karier habis, keluarganya jadi korban,” imbuhnya.

Ia menekankan, Inspektorat bukan hanya mengawasi APBD yang dikelola oleh masing-masing OPD dan daerah. Uang daerah itu ada dua, yakni uang daerah yang dikoordinasikan melalui Menteri Keuangan, dan ada lagi kekayaan daerah yang dikelola daerah, aset daerah BUMD, salah satunya rumah sakit dan sejumlah aset lainnya.

“Ini kan ada pelabuhan, ada rumah sakit, ada lahan-lahan kosong, ada macam-macam ini, mungkin ada potensi tambang, ada potensi apa. Ini sayang sekali aset kita besar,” urainya.

Menurut Bahtiar, tata kelola BUMD harus diperbaiki tata kelola BUMD ini. Iapun mengungkapkan jika dirinya sudah meminta tolong kepada Mantan Menteri BUMN, Tenri Abeng, yang saat ini menjadi Komisaris Utama Perseroda Sulsel.

“Jadi seluruh aset-aset BUMD nanti akan dikonsolidasikan. Sebelum itu saya sudah minta Inspektorat untuk melakukan audit seluruh aset-aset yang ada di Sulsel, baik yang ada di Sulsel maupun yang ada di luar Sulsel,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Hadiri HUT Ke-73 Tahun Polairud, Pj Gubernur Bahtiar Ajak Jaga Perairan Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulsel ke-73 tahun, di Markas Polairud Polda Sulsel, Jumat, 1 Desember 2023.

Sebelum dimulainya acara, Pj Gubernur Sulsel bersama Kapolda Sulsel, dan Direktur Polairud Polda Sulsel, meninjau langsung hasil penanganan perkara illegal fishing Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sulsel tahun 2021, 2022, dan 2023. Diperlihatkan barang bukti yang disita Polairud Polda Sulsel, seperti mesin kompresor, kacamata, sepatu katak, pupuk ammonium nitrate, selang dan regulator.

Pj Gubernur Bahtiar mengucapkan selamat ulangtahun untuk Polairud. Pada momentum tersebut, ia mengajak Polairud Polda Sulsel untuk sama-sama menjaga perairan Sulsel, baik di pantai timur dan pantai barat Sulsel.

Bahtiar mengungkapkan, saat ini laut Sulsel sudah hampir tidak memiliki terumbu karang yang bagus sebagai tempat ikan berlindung.

“Kepada seluruh jajaran Polairud Polda Sulsel agar sama-sama menjaga perairan, terutama di perairan pantai timur. Pasalnya, pantai timur merupakan raksasa ekonomi yang sedang tidur, karena jalur laut hanya fokus pantai barat saja selama ini,” terangnya.

“Ini juga saya sampaikan di jajaran, personil pengamanan di pantai barat, karena di sana jalur berdagang dari ratusan tahun lalu. Pantai timur dari Sinjai sampai Luwu Timur itu tidak ada penjagaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, telah menyiapkan lahan untuk pembangunan pos Polairud di pantai timur Sulsel. Karena ini adalah jalur yang memiliki kekuatan secara ekonomi. Apalagi saat ini ada pengembangan industri baru di Sulsel.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya bisa mengenakan baju milik Polairud, yang memiliki makna tersendiri bagi dirinya.
“Makasih banyak bajunya, saya bangga sekali pakai baju ini. Terimakasih kepada teman-teman Polda Sulsel sudah banyak membantu selama ini,” ucapnya.

Sementara, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin sudah banyak berpartisipasi bersama Polda Sulsel, terkhusus Polairud Polda Sulsel. “Terimakasih kepada Bapak Gubernur Sulsel yang sudah banyak mengapresiasi Polairud Polda Sulsel,” ucapnya.

Untuk itu ia mengajak seluruh jajaran Polda Sulsel sama-sama mensupport program-program Pemprov Sulsel, karena semua elemen termasuk kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Ini banyak program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan harus kita dukung semua, karena kehadiran kita semua disini dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Kapolda. (*)

read more
DaerahNews

Plh Sekda Andi Muhammad Arsjad Gelar Rapat Kordinasi Atasi Kelangkaan BBM dan Gas

LANGITKU.NET, Makassar – Mengatasi kelangkaan Bbm dan upaya mengatasi inflasi disejumlah daerah, Pelaksana harian (Plh) Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Drs Andi Muhammad Arsjad, M.Si melakukan rapat kordinasi dengan Disperindag, Dishub, Desdm, Satpol PP, Satgas Pangan serta Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) diruang kerjanya, Senin, 27 November 2023.

Dia menegaskan, Pemerintah wajib hadir disaat masyarakat mengalami hal-hal yang akan mengganggu produktivitas sehari – hari seperti subsidi bbm dan gas akibat kelangkaan terutama petani, nelayan, dan pelaku umkm.

“Mencermati kelangkaan bbm disejumlah daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan hadir untuk melakukan intervensi kebijakan untuk mengatasi kelangkaan bbm dan gas serta menekan laju inflasi”, paparnya.

Menurut Andi Muhammad Arsjad, bahwa kelangkaan bbm dan gas ditengarai pengguna subsidi tersebut tidak tepat sasaran sesuai aturan yang diberlakukan Pemerintah, pengguna bbm subsidi dan gas subsidi didominasi industri rumah tangga, pelaku usaha budidaya ayam potong dan nelayan yang telah melakukan konversi dari bbm ke Gas.

Disatu sisi, adanya pemadaman listrik bergilir

oleh PLN mengakibatkan produksi bahan bakar minyak (bbm) juga menurun dari biasanya. Meski demikian Plh Sekda Andi Muhammad Arsjad akan berkoodinasi dengan Pertamina dan BBH Migas agar produksi kembali normal.

“Setelah pertemuan ini, kami akan segera berkoodinasi dengan Pertamina dan BBH Migas untuk mengatasi kelangkaan bbm sebab dapat memicu inflasi didaerah ini”, pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Danny Pomanto: Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Festival Pisang

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto siap jika Makassar ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Pisang sebagai tindak lanjut program budi daya pisang di Sulawesi Selatan.

Itu disampaikan Danny usai mendengar arahan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat sambutan pada acara penandatanganan MoU dengan PT Yas Exports International di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023).

Penandatanganan MoU ini sekaitan dengan pembelian hasil budidaya pisang cavendish yang menjadi program Pemprov Sulsel.

“Festival Pisang kita siap. Tempat event-event pisang kita siap,” singkat Danny Pomanto.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kata Danny Pomanto mendukung penuh program budidaya pisang cavendish meskipun secara lahan sangat terbatas.

Sehingga Kota Makassar mengambil peran-peran di hilir dan siap menjadi pusat pemasaran hasil budidaya pisang cavendish yang merupakan program unggulan Pemprov Sulsel.

“Saya kira Kota Makassar siap menjadi sentra pemasaran pisang, sentra eksibisi pisang, dan event tentang pisang Makassar siap,” ujarnya.

Dikatakan Danny Pomanto, Kota Makassar tidak mempunyai lahan yang luas untuk penanaman pohon pisang. Sedangkan untuk ekspor memiliki ukuran tersendiri.

Sehingga menurutnya, Makassar pasti tidak akan mampu mendukung pemenuhan jumlah ekspor pisang dengan adanya keterbatasan lahan.

“Jadi pemasaran, eksibisi, pertemuan, research nah kita ambil peran-peran di situ. Hilirisasi industri,” tutupnya.

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Ingatkan Perkuat Peran Humas dan Bangun Team Work

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan Rapat Koordinasi Kehumasan, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 28 November 2023.

Rapat koordinasi yang mengusung tema Humas di Era Digital dan Penguatan Peran Humas Instansi dalam Menyampaikan Informasi Publik ini dibuka langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

Diikuti oleh Humas Pemerintah Kabupaten/Kota, Humas Badan/Lembaga Vertikal di Sulsel, dan Humas BUMN/BUMD di wilayah Sulsel, Rakor menghadirkan narasumber, yakni Aang Witarsa Rofik dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI dan Hardi Kembar Pribadi dari Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo.

Pelaksanaan Rakor ini sebagai wadah koordinasi, kolaborasi dan sinergi penguatan peran humas dan mencari solusi dari apa-apa yang dialami humas dalam menghadapi kendala dan tantangan yang terjadi pada setiap kegiatan di lingkungan kerja, sekaligus media penyebarluasan informasi kepada publik terkait dengan kebijakan dan program pemerintah.

“Kegiatan ini bagaimana masyarakat Sulsel, mendapatkan informasi yang baik tentang penyelenggaraan negara yang ada di daerah ini dengan baik,” kata Bahtiar.

Serta membangun narasi tunggal menghasilkan informasi yang sehat dan pemerintahan di Sulawesi Selatan yang tidak hanya identik dengan Pemprov Sulsel.

“Padahal yang dimaksud Sulsel adalah keseluruhan lembaga-lembaga negara yang beroperasi di wilayah Sulsel atau teritori Sulsel. Baik Pemprov Sulsel, Pemkot, Pemkab, eksekutif, legislatif dan yudikatif. Demikian juga dengan BUMN/BUMD atau layanan publik yang beroperasi di wilayah Sulsel yang melayani 9,3 juta orang,” sebutnya.

Tanpa kemampuan kerja sama (teamwork) dan kolaborasi, sebuah organisasi akan kesulitan dalam menjalani bidang tugasnya. Di pemerintahan, kata Bahtiar, tidak ada one man show, pekerjaan dilakukan secara teamwork, jalin sinergi dan kolaborasi yang baik antar sesama, termasuk kehumasan, sehingga komunikasi terjalin baik.

“Yang baik kita pertahankan dan antara instansi mendukung. Saya minggu lalu diundang Kodam untuk podcast, itu bagus,” ungkapnya.

Dalam produksi kehumasan, perlu ada standarisasi dalam tata kelola informasi publik. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dalam konteks informasi. Baik itu produksi narasi berita, foto, video juga memiliki manajemen produksi.

Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri ini menyebutkan cara baru di bidang kehumasan di Sulsel. Mengelola dengan cara yang lebih humanis, acceptable (diterima), kekinian dan mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya di Sulsel.

Hal yang menjadi penekanannya, adanya hoaks sehingga upaya yang perlu dilakukan adalah menangkal hal tersebut dan memberikan informasi yang sebenarnya. Demikian juga konten negatif selama Pemilu.

“Pada saat seperti itu, kita harus menghadirkan informasi atau foto-foto yang mengambarkan keadaan sebenarnya. Tidak seperti apa yang ditampilkan atau diprovokasikan, termasuk di ruang sosial media,” sebutnya.

“Kita produksi konten dan informasi positif sebanyak-banyaknya, sebagai antitesa (perbandingan/pertentangan) terhadap konten negatif,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Bagikan Bibit Cabai di Lapangan Merdeka

LANGITKU.NET, Bone – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Bone, Minggu, 26 November 2023 menyempatkan diri bersilaturahmi dengan pejabat Pemda Bone dan masyarakatnya dengan melaksanakan jalan pagi.

“Saya senang bisa jalan pagi dengan Pak Gubernur, tapi memang setiap kali ada gubernur datang ke Bone dan ada acara jalan pagi atau jalan sehat saya ikut,” sebut ASN Bone, Herdina.

Rute yang dilalui Lapangan Merdeka ke Pasar Pagi dan kembali Lapangan Merdeka. Di Pasar pagi ia berinteraksi dengan para pedagang menanyakan harga pokok dan kebutuhannya.

“Ayam ini Rp55 ribu per ekor Pak Gubernur,” kata padagang Ibu Cakra.

“Beras per liter ter Rp10 ribu yang Santana, tapi ada juga yang Rp9 ribu,” sebut pedagang lainnya, Hajja Ida.

Selanjutnya, Pj Gubernur di Lapangan Merdeka secara simbolis menyerahkan bantuan bibit cabai kepada Pemkab dan masyarakat Bone.

“Senang sekali dapat bibit dari Pak Gubernur,” ucap warga Muhammad Rafi.(*)

read more
DaerahNews

Putar Kemudi Kapal Pinisi, Pj Gubernur Bersama Pimpinan OJK Launching Program EKI di Desa Lembanna

LANGITKU.NET, Makassar – Launching Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) OJK Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), dilaksanakan di Villa Pajokka, Pantai Mandala Ria, Desa Lembanna, Kabupaten Bulukumba, Jumat, 24 November 2023.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif dan Bursa Karbon OJK RI Inarno Djajadi, serta Ketua OJK Sulampua Darwisman secara bersama melauching secara simbolis program EKI, dengan memutar kemudi kapal Pinisi ke kanan.

Launching program EKI merupakan upaya langkah progresif untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat, khususnya di perdesaan. Program ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui program ini, dilakukan pendampingan mulai dari pra-inkubasi, inkubasi dan pasca-inkubasi.

Program juga akan mengoptimalkan potensi yang ada di perdesaan yaitu potensi alam, budaya, sosial, dan finansial, dengan ketersediaan akses keuangan dari berbagai sektor jasa keuangan seperti perbankan, asuransi dan pasar modal.

Pj Gubernur Bahtiar mengatakan, bersama OJK melakukan sinergi termasuk bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses layanan keuangan, hingga pada program ketahanan pangan. Bahkan, Kepala OJK Sulampua menjadi Ketua Satgas Pisang Sulsel membangun ekosistem budidaya pisang di Sulsel, mengikhtiarkan menanam satu miliar pohon pisang pada lahan terlantar 500 ribu hektar selama satu tahun ke depan.

“Ekosistem ekonominya sedang kami bangun, banyak pihak kami libatkan, termasuk dunia perbankan,” kata Bahtiar.

Adapun untuk Desa Lembanna, perlu dibangun budaya wisata, termasuk mengajak dunia kampus untuk membuat karya tentang desa ini secara ilmiah. Baik kelebihan dan nilainya. Termasuk kapal Pinisi yang melegenda.

Bahtiar memiliki harapan agar warga di desa wisata ini mengerti dan bisa berbahasa Inggris sehingga perlu dididik dan dilatih.

“Kita lihat kekuatan Bali, siapa pun orang di sana, masyarakatnya bisa menjelaskan tentang Bali, dari hulu ke hilir, alamnya, budayanya, manusia dan kebudayaannya. Nah itu harus diedukasi seperti itu, terutama kemampuan bahasa, karena wisatawan termasuk mancanegara suka daerah seperti ini,” ungkapnya.

Adapun wilayah ini perlu didorong menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira-Takabonerate, karena sebuah daerah akan menjadi hebat ketika sudah ditetapkan KEK. “Maka akan banyak program yang masuk. Baik sarana prasarana pendukungnya oleh pemerintah, listrik, air, pelabuhan, jalan dan lainnya untuk mendukung sistem perekonomian tersebut,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, Pemprov Sulsel akan memberikan bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih daerah wisata ini.

Adapun pada tahun 2023, TPKAD Sulsel telah menetapkan satu desa yang dipilih dari 3.051 desa di Sulsel sebagai pilot project program Ekosistem Program Ekosistem Keuangan Inklusif yaitu Desa Lembanna di Kabupaten Bulukumba. Desa dengan luas 12 Km persegi dengan jumlah penduduk 2.492 orang, memiliki potensi menjadi destinasi wisata dengan keindahan alam yang terdiri dari Pantai Mandala Ria, situs purbakala, Goa Passea dan Batu Tongkarayya.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar mengharapkan, program eksosistem keuangan ini dapat lebih masif untuk membantu dan menfasilitasi masyarakat pelaku usaha untuk mendapat akses kredit UMKM yang bergerak di sektor produksi dan wirausaha muda. Potensi Bulukumba di sektor keuangan sangat menjanjikan dan terus berkembang. Perputaran uang tidak kurang dari Rp1 triliun per bulan.

“Sekiranya saya titip kepada OJK, yang malam ini mungkin saya bisa sampaikan, bahwa pembiayaan jangan hanya di sektor properti lebih diprioritaskan. Tetapi bagaimana sektor pertanian dan perikanannya kita,” harapnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif dan Bursa Karbon OJK RI, Inarno Djajadi, menyampaian rasa syukur bisa hadir dan melihat keindahan luar biasa dari desa ini dan pantainya. Demikian juga apresiasi kepemimpinan Penjabat Gubernur Bahtiar dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali dalam berkolaborasi dengan OJK. (*)

read more
DaerahNews

Donasi Palestina dari Pemkot Makassar dan Masyarakat Sudah Mencapai Rp1 Miliar

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, total sementara donasi untuk Palestina sudah mencapai Rp1 miliar. Angka itu diperoleh dari hasil sementara terkumpulnya dana dari masyarakat melalui Kesra juga Baznas.

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menjelaskan Baznas Makassar sudah mengumpulkan mendekati Rp400 juta, Kesra sudah Rp900 juta lebih.

“Kesra sedikit lagi mencapai Rp1 miliar. Saya kira kalau sudah Rp2 miliar kita sudah bisa kasihkan,” kata Danny Pomanto, Minggu, (26/11/2023).

Apalagi, Danny Pomanto juga mengaku berkontribusi Rp100 juta sehingga jika ditotal maka sudah Rp1 miliar.

“Jadi saya mengimbau agar semua elemen masyarakat ikut berpartisipasi sehingga angkanya bisa genap Rp2 miliar dan langsung diberikan kepada duta besarnya,” akunya.

Dirinya berharap donasi ini juga akan bertambah terus.

Sebagaimana diketahui, Danny sudah mengeluarkan surat edaran kepada para jajarannya untuk turut berpartisipasi membantu masyarakat Palestina. Mereka diminta menunjukkan kepeduliannya melalui donasi tersebut.

“Mengimbau kepada seluruh kepala SKPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Pimpinan Perusda untuk masing-masing aktif mengumpulkan donasi kemudian diserahkan kepada Bagian Kesra Setda Kota Makassar,” demikian isi surat imbauan itu.

“Besar harapan kami, kiranya sumbangan / Kotak Amal masjid Bapak/Ibu Pengurus Masjid se Kota Makassar, dapat disetor Ke Bagian Kesra Setda kota Makassar It.3 Kantor Walikota Makassar melalui Saudari Rosnini (telp 08114107151),” lanjut imbauan tersebut.

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Asisten 1 Pemprov Sulsel Terima Kunjungan Dubes Ukraina untuk Indonesia

LANGITKU.NET, Makassar – Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Sulsel, Muhammad Rasyid menerima kunjungan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, H.E. Dr. Vasyl Hamianin di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jum’at (24/11/2023).

Dalam kesempatan ini, turut mendampingi Asisten 1 Setda Sulsel, yakni Plh Kepala Dinas PMPTSP Sulsel, Junaedi.

Pertemuan ini sebagai bentuk mempererat hubungan antara Pemerintah Ukraina dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Sulsel, Muhammad Rasyid menyampaikan, bahwa Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

“Kami menerima Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, H.E. Dr. Vasyl Hamianin. Kami menyampaikan, sejumlah potensi di Sulawesi Selatan,” katanya.

Baik disektor, pariwisata, pertanian, teknologi, dan lainnya.

“Selanjutnya kedepan akan ditindaklanjuti dengan pertemuan selanjutnya bersama Pemerintah Ukraina yang menjadi potensi kerjasama,” ungkapnya.

Ia pun juga memaparkan terkait sejumlah program prioritas Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Salah satunya dalam budidaya pisang.

Sementara itu, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, H.E. Dr. Vasyl Hamianin mengaku berterima kasih atas penerima kunjungan dirinya di Kantor Gubernur Sulsel.

“Terima kasih banyak atas kesempatan ini, kami merasa terhormat bisa berkunjung ke sini di Sulawesi Selatan,” katanya.

Dirinya mengaku, bahwa ini merupakan kunjungan keduanya di Pulau Sulawesi. Ia sempat berkunjung di Sulawesi Utara.

“Teman-teman saya banyak merekomendasikan wisata di Sulsel, seperti di Toraja, pulau/pulau yang indah,” ujarnya. (*)

read more
1 43 44 45 46 47 272
Page 45 of 272