close
DPRD MakassarNews

Pengajar PAUD curhat ke Apiaty Amin Syam Saat Reses di Buakana, Legislator Golkar Itu Siap Perjuangkan

LANGITKU.NET, Makassar – Legislator Ir. Hj. Apiaty K Amin Syam melaksanakan Reses Pertama masa sidang pertama di Jl. Pelita Raya 2, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, pada Jum’at (2/12/2022).

Titik lokasi ke empat yang dikunjungi ini, dihadiri lurah Buakana, Babinsa, Binmas, sejumlah tokoh masyarakat, ketua RW dan RT, tokoh pemuda serta warga setempat.

Dalam reses tersebut, Legislator asal partai Golkar ini menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah, misalnya saja soal layanan kesehatan. Menurut Apiaty, banyak masyarakat miskin yang tidak mempunyai kartu BPJS Kesehatan, padahal Dinas Sosial sudah siap memfasilitasi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapat layanan kesehatan gratis dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

“Banyak masyarakat miskin tidak mempuyai kartu BPJS, padahal Dinas Sosial telah siap memfasilitasi warga miskin untuk mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Sehingga warga yang sakit bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis”, ujar Apiaty.

Legislator parti Golkar ini juga memberi apresiasi kepada Majelis Taklim yang ada di Buakana, karena menurutnya kegiatan majleis taklim saat ini sangat bermanfaat dan berkualitas. Iapun berharap warga Buakana dapat ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh majelis taklim.

“Majelis taklim adalah sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sehingga membentuk masyarakat yang tenang dan aman. Untuk Saya berharap warga dapat aktif turut serta dalam kegiatan majelis taklim ataupun pengajian yang dilaksanakan’, ujarnya.

Apiaty Amin Syam bersama warga Buakana

Dalam sesi tanya jawab, Muliati, seorang warga curhat perihal kesejahteraan para pengajar PAUD Masjid Al-Muslimun. PAUD yang lahir dari Masjid dan Lorong ini menyampaikan keluhan bahwa sebelumnya mereka mendapatkan insentif yang dianggarkan dalam APBD, namun sudah hampir 5 tahun terakhir ini sudah tidak ada lagi.

“ini adalah PAUD Masjid dan Lorong yang sebelumnya seluruh tenaga pengajar mendapatkan insentif yang dianggarkan dalam APBD kota Makassar. Namun sudah hampir 5 tahun ini, tenaga pengajar sudah tidak dapat lagi, jadi kami hanya mendapatkan insentif dari sumbangan warga saja”, ujar Muliati.

Diakhir acara, Apiaty berjanji semua keluhan maupun aspirasi dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh instansi yang terkait. Iapun berharap agar masyarakat Buakana peduli terhadap kebersihan di wilayah sekitar dan juga tetap menjaga kesehatan, khususnya ancaman virus Covid 19 yang masih terus menghantui.

Leave a Response