close
DaerahNews

Sekjen KKT Jeneponto Sebut Radikalisme Muncul Karena Pemahaman Agama Yang Keliru

LANGITKU NETWORKS, Pangkep – Lahirnya radikalisme khususnya di kalangan anak muda salah satunya disebabkan karena kurangnya pemahaman keagamaan yg benar di kalangan generasi muda. Semangat beragama sangat besar bahkan membara tapi tidak diimbangi dengan pemahaman agama yang sempurna. Disamping faktor tersebut juga ada faktor-faktor lain seperti masalah ketidakadilan sosial, globalisasi dan faktor lainnya.

Hal tersebut dikemukakan Abdul Rachmat Noer, Sekjen PP KKT Jeneponto menjawab salah seorang peserta Dialog Publik Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pangkep di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Sabtu (18/12).

Dialog publik ini juga merupakan bagian dari Pelantikan Pengurus Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pangkep.

Menurut Rachmat, bahayanya memahami agama setengah-setengah karena akan menyeret orang kepada kesesatan berpikir dan berperilaku ditengah masyarakat.

Untuk itu Rachmat menghimbau kepada remaja masjid untuk memahami agama Islam melalui media yang bersumber dari yang sifatnya shahih, dari ulama yang memiliki kedalaman ilmu. Juga memahami agama secara komprehensif atau keseluruhan, imbuh Rachmat.

Menurut Rachmat, radikalisme bisa ditangani jika terdapat kesamaan pandangan terhadap negara. Jauhkan diri kita dari doktrin yang mengajarkan hanya kelompok kita saja yang benar.

Rachmat juga meminta kepada remaja mesjid jika mendapatkan doktrin yang menyimpang agar segera mengkonsultasikan dengan ulama, ujar Direktur PT. Prima Karya Manunggal ini.

Diakhir dialog, Rachmat mengharapkan agar pemuda dan remaja muslim lebih banyak memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan positif. Jadikan masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah tetapi juga sebagai pusat peradaban, pusat kebudayaan, papar Rachmat.

Leave a Response