close

DPRD Makassar

DPRD MakassarNews

Reses Pertama Apiaty Amin Syam, Warga Minasa Upa Antusias Sampaikan Aspirasi

LANGITKU.NET, Makassar – Kegiatan Reses I Masa Sidang I Tahun Anggaran  2022-2023  dilaksanakan oleh Dr.Ir Hj.Apiaty K.Amin Syam  M.Si anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar.

Pertemuan Reses I ini berlangsung pada Kamis,1 Desember 2022 bertempat di RW 014, Blok L9 No 9 BTN Minasa Upa. Reses kali ini dihadiri oleh Lurah Minasa Upa dan juga beberapa unsur seperti Binmas, Babinsa, pengurus RT/RW, Majelis Taklim dan para tokoh masyarakat.

Dalam sambutan pembukaannya selaku tuan rumah di Minasa Upa, Ibrahim, SH.,MH, Lurah Minasa Upa menyambut baik atas kesempatan dari Apiaty K. Amin Syam legislator asal DPRD Kota Makassar untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang menjadi konstituennya.

“Semoga aspirasi dan harapan yang diamanatkan kepada Anggota DPRD Kota Makassar  yang juga Legislator Partai Golkar ini dapat terakomodir,”ujar Ibrahim .

Anggota DPRD Kota Makassar fraksi Golkar, Apiaty K Main Syam menerima aspirasi masyarakat Kelurahan Minasa Upa

Sementara itu, pada sesi utama di paparan sambutannya, Dr.Hj Apiaty K. Amin Syam mengungkapkan, bahwa  Reses I Masa Sidang I Tahun Anggaran  2022-2023 di  lingkup DPRD kota Makassar wajib dan perlu melaksanakan Masa Sidang oleh Badan Musyawarah DPRD Kota Makassar.

Dalam paparannya, Apiaty juga menyorot bantuan sosial sejak masa pendemi lalu yang tidak tersalurkan secara tepat, dikarenakan pendataannya dirasa masih banyak kekurangan. Ia berharap seluruh perangkat kelurahan bekerja maksimal untuk menyelesaikan persoalan ini, agar kedepan yang menerima manfaat bantuan sosial benar-benar adalah masyarakat yang membutuhkan.

“saya juga sudah menyampaikan kepada dinas sosial agar kembali melakukan pendataan yang benar, agar kedepan penyaluran bantuan sosial dapat secara tepat sampai ke masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut”, ujar Apiaty.

Anggota DPRD Makassar, Apiati K Amin Syam Foto Bersama Warga Minasa Upa

Sementara itu dalam sesi tanya jawab, beberapa masyarakat juga mengeluhkan tentang fasilitas kesehatan yang dirasa masih minim. Misalnya saja Posyandu di RW 014 yang sampai sekarang belum ada, sehingga pelaksanaan kegiatan posyandu harus berpindah-pindah dari rumah warga ke rumah warga lainnya, belum lagi petugas kesehatan yang juga masih terbatas.

“kami selaku warga berharap, kehadiran ibu dewan hari ini dapat meneruskan aspirasi kami agar warga di RW 014 Minasa Upa dapat dibangunkan Posyandu yang permanen”, ujar warga.

Pada sesi penutup, Apiaty mengatakan bahwa seluruh keluhan dan aspirasi warga terkait pelayanan dan fasilitas sudah ia rangkum untuk selanjutnya akan diagendakan pada rapat-rapat di DPRD kota Makassar untuk dibahas. Iapun berharap agar masyarakat tetap semangat menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Minasa Upa yang dirasa sudah lebih baik dari sebelumnya.

 

read more
DPRD MakassarNews

Reses pertama, Andi Suhada Sappaile Ajak masyarakat menjaga kebersihan longwis

LANGITKU.NET, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengawali kegiatan Reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2022/2023, di di Jl Rappocini Raya, Lr 9, RT 04 RW 05, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (1/12/2022).

Pada kesempatan itu, Andi Suhada sekaligus mengunjungi salah satu lorong wisata (Longwis) yang berada di Kelurahan Buakana.

Lorong wisata yang dikunjungi Andi Suhada merupakan salah satu pusat pengembangan UMKM yang bernama Longwis Chaves.

Legislator dari Partai PDI Perjuangan tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Aulia Arsyad, Lurah dan Ketua LPM Buakana, Binmas, Bapinda dan pengurus Longwis.

Andi Suhada menyampaikan masyarakat setempat harus menjaga lorong wisata yang telah dibangun selama ini. Sebab, ada banyak potensi yang mampu dikembangkan, seperti UMKM dan menjaga kebersihan lingkungan.

Apalagi, program lorong wisata yang diinisiasi oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjadi fokus pemerintah kota dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dan pengembangan UMKM.

“Peran masyarakat sangat diperlukan, karena lorong ini merupakan salah satu yang terbaik. Apalagi dengan dibantu oleh pemerintah dari segi pembangunan lorong,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam skala kecil sebaik mungkin. Misalnya, dengan memanfaatkan tanaman dalam lorong agar dapat menghasilkan produk berkualitas yang bisa menopang ekonomi keluarga.

“Ada banyak sebenarnya hasil-hasil UMKM yang bisa di dapat dalam lorong, mulai dari tanaman hias, makanan, sayur-sayuran serta kerajinan lain yang bisa bermanfaat, kuncinya adalah dari masyarakat sendiri,” terangnya.

Karena itu, Andi Suhada mengajak masyarakat di dalam Longwis Chaves untuk senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan, agar potensi wisata lorong bisa terus terjaga dengan baik.

“Manfaatkan semua yang ada, Insya Allah pemerintah akan siap mendukung setiap kegiatan-kegiatan lorong yang bisa bermanfaat, menghasilkan karya dan produk dari masyarakat disini,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Makassar ini. (*)

read more
DPRD MakassarNews

Legislatif dan Eksekutif Sepakati APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2023 Rp 5,6 Trilliun

LANGITKU.NET, Makassar Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2023 sebesar Rp5,6 Triliun.

Dimana sebelumnya telah dilaksanakan Rapat Paripurna Kesembilan Belas Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2022/2023 DPRD Kota Makassar. Agenda acara: Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Ranperda Kota Makassar Tentang APBD Tahun Anggaran 2023. Dengan Pembaca Pendapat Fraksi, sbb: M. Yahya – Fraksi Partai Nasdem, Fasruddin Rusli – Fraksi PPP, A. Pahlevi – Fraksi Gerindra, A. Suharmika – Fraksi Golkar, Arifin Dg. Kulle – Fraksi Demokrat, Galmerrya Kondorura –  Fraksi PDIP, Sangkala Saddiko – Fraksi Partai Amanat Nasional, Syamsuddin Raga –  Fraksi Indonesia Bangkit, dan Yeni Rahman – Fraksi PKS.

Penetapan tersebut disepakati pada Rapat Paripurna Kedua Puluh Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2022/2023 dengan Agenda Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda Kota Makassar Tentang APBD TA 2023, Rabu (30/11/2022).

Adapun rinciannya, yakni anggaran belanja sebesar Rp4.784.338.930.840, anggaran belanja Rp5.666.377.647.700, dan defisit sebesar Rp882.038.716.860.

Defisit ditutupi dengan pembiayaan daerah yang bersumber dari penerimaan sebesar Rp892.038.716.860, pengeluaran sebesar Rp10.000.000.000, dan pembiayaan netto Rp882.038.716.860.

Juru Bicara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Jubir Banggar DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo memerintah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan tender lebih dini untuk program di tahun 2023.

Hal tersebut dilakukan agar  penyerapan anggaran dapat maksimal, sehingga meminimalisir Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).

“Terakhir kita perintahkan kepada SKPD untuk melakukan tender lebih dini untuk memaksimalkan penyerapan anggaran masing-masing SKPD dan tentunya ketika itu berlangsung maka Silpa akan dapat diminimalisir,” terangnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memastikan akan mengawal seluruh proses tender dini setiap OPD. Bahkan, dirinya akan memberi batas waktu kepada OPD untuk melaksanakan tender lebih awal pada bulan Desember 2022.

“Tahun depan, kami belajar dari rendahnya penyerapan di 2022. Maka saya akan mengawal untuk tender dini. Biasanya kalau setelah ketuk palu (APBD), orang santai-santai. Kalau saya akan kawal terus,” ungkapnya.

Ia menyebut bahwa sudah ada beberapa proyek yang bakal diajukan untuk tender dini. Rata-rata, adalah proyek prestisius.

Di antaranya, Makassar Government Center, Makassar Core and City Arena (Macca), Revitalisasi Karebosi, hingga Japparate.

“Ini ada beberapa yang sudah listing. Termasuk proyek besar, yang bisa diklik saya suruh klik semua. Jadi Januari kita sudah kerja betul-betul. Kalau semua proyek ditender di Desember, insyaallah September selesai,” jelasnya.

Sementara, untuk OPD yang perencanaannya belum siap untuk tender dini, kata Danny, hal itu tidak jadi masalah. Sebab akan dituntaskan oleh pemenang tender.

read more
DPRD MakassarNews

Longwis Jincheng Jadi Tempat Rakor Sekretariat DPRD Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Giat Sekretariat DPRD Kota Makassar mengadakan rapat kordinasi pada Senin, 28 November 2022. Hal yang menarik pada rapat koordinasi pekan terakhir di bulan November ini adalah rapat koordinasi dilaksanakan di Lorong Wisata Jincheng di Jl. Kodingareng, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo. Hal tersebut disambut baik oleh warga dan tentunya oleh Lurah Kelurahan Mampu, Liana Sari.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Kota Makassar, Dahyal, dan didampingi para Kabag dan Kasubag lingkup Sekretariat serta para staf.

Dalam rapat kordinasi yang dilaksanakan pada pagi itu, Dahyal menjabarkan tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di akhir tahun 2022 nanti. Ia juga mengungkapkan rasa antusiasnya melakukakan kegiatan rapat yang dilaksanakan di lorong wisata sekaligus mendukung UMKM yang ada di lorong wisata tersebut.

“Kita akan mendukung ULP untuk pengadaan kebutuhan di lorong itu seperti pengadaan makan/minum nya. Kalau perlu kita bisa terus rapat koordinasi di rumah-rumah warga sambil makan siang untuk menghidupi UMKM warga yang ada di lorong,” tukas Dahyal.

Di lain pihak, Liana Sari selaku Lurah Mampu, sangat mengapresiasi atas kunjungan Sekretariat DPRD Kota Makassar. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena dengan kunjungan dari Sekretariat DPRD Kota Makassar, ini UMKM yang ada di lorong bisa terekspose keluar sehingga dapat diketahui banyak publik apalagi kegiatan rapat koordinasi DPRD Kota Makassar ini ditayangkan secara live di kanal Youtube “DPRD Makassar”.

“Buat saya, kunjungan ini membuat warga senang dimana usaha kami di lorong tidak percuma dan usaha kami dapat berputar yang tadinya mandat menjadi bisa diketahui semua orang,” ungkap Liana Sari.

Ia juga berharap kepada DPRD Kota Makassar agar Lorong Wisata Jincheng ini bisa diperkenalkan ke semua kerabat. “Tolong teman-teman yang lain untuk diperkenalkan kepada kerabat-kerabatnya bahwa di Lorong Jincheng ini adami UMKM-nya, adami tanaman-tanaman apotik hidupnya, ada juga lobster air tawarnya. Siapa tau bisa singgah dan membeli hasil dsri usaha-usaha kami,” tambahnya.(*)

read more
DPRD MakassarNews

Akhir Pekan, Rudianto Lallo Jalan Sehat Bersama Ratusan Alumni SMPN 36 Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo hadiri dan lepas jalan sehat SMPN 36 Makassar. Ratusan alumni turut hadir dalam kegiatan reuni akbar yang dilaksanakan di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Politisi Partai NasDem itu mengapresiasi alumni SMPN 36 Makassar bersama dengan para guru yang bersemangat dalam mengikuti salah satu rangkaian kegiatan reuni akbar. Dia menyebutkan, kegiatan tersebut bagian dari mempererat tali silaturahmi. Mempertemukan kembali yang sudah berpisah sekian tahun, bahkan puluhan tahun.

“Kegiatan ini juga merefleksi kembali otak kita. Fase SMP adalah masa yang susah dilupakan. Hingga saat ini masih jelas dalam ingatan,”kata Rudianto Lallo yang juga Ketua IKA SMAN 6 Makassar itu, 26/11/2022.

Rudianto Lallo melanjutkan, salah satu masa-masa SMP yang sulit dilupakan saat dimarahi, dicubit atau dicukur oleh guru karena indisipliner. “Satu lagi, yang paling diingat yakni saat lakukan pendekatan pada teman alias cinta monyet, masa romantis itu pasti kita semua masih ingat, bahkan lokasi tempat terjadinya,”canda Rudianto Lallo yang disambut teriakan “betul.. betul.. dari peserta jalan sehat.

Kehadiran Rudianto Lallo tidak hanya mengikuti jalan sehat semata. Dia juga meninjau langsung pagar sekolah yang rusak karena banjir. Orang nomor satu di DPRD Makassar itu langsung menginstruksikan pada Sekretaris Pendidikan, Alimuddin Tarawe yang turut hadir untuk memperbaiki pagar pada 2023 mendatang.

Hadir bersama Komunitas anak rakyat, Rudianto Lallo juga menyumbangkan satu unit motor sebagai hadiah utama pada alumni yang mengikuti jalan sehat. Hadiah itu disumbangkan karena semangat para alumni. “Karena kita masih semangat, maka saya tambai lagi hadiah utamanya, satu unit motor,”tambah Rudianto Lallo.

Sementara itu, Alumni SMPN 36 Makassar menyampaikan terima kasih atas perhatian Ketua DPRD Makassar yang hadir langsung dalam jalan sehat di Reuni Akbar. “Terima kasih atas support dan babuan TV, Mesin Cuci dan hadiah utamanya berupa satu unit motor, semoga dimudahkan segala urusan,”ujar Alumni SMPN 36 Makassar.

read more
DPRD MakassarNews

Apiaty Amin Syam Sosialisasikan Perda Rumah Kost, Minta Pengelola Wajib Taati Aturan

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Dr.Ir.Hj. Apiaty K Amin Syam,M.Si, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 10 tahun 2011 tentang Pengelolaan Rumah Kost di kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston, Jl. Slt. Hasanuddin, Selasa (22/11/2022).

Dalam sambutannya, Apiaty Amin Syam meminta pemilik rumah kost untuk mematuhi aturan yang tertera dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Rumah Kost.

Menurut dia, regulasi ini penting untuk disebarluaskan sebab masih banyak masyarakat yang kurang paham terkait aturan pengelolaan rumah kost. Belum memiliki izin dan beroperasi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Yang pertama apakah rumah kost itu memiliki izin, dan yang kedua sudah sesuai peruntukannya atau tidak. Bukan justru menjadi tempat tinggal yang menurunkan kualitas iman dan ketakwaan masyarakat,” kata Apiaty.

Karenanya itu penting bagi pemilik kost untuk menatuhi tata tertib sebagaimana yang tertuang dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011. Seperti memiliki izin pengelolaan rumah kost, pengelola wajib bertanggungjawab atas segala aktivitas yang terjadi di rumah kost.
Menyediakan ruang tamu yang terpisah dengan kamat kost, menyediakan minimal satu kamar mandi untuk setiap tiga kamar kost, membuat tata tertib dan jadwal bertamu rumah kost, pengelola juga wajib melapor minimal tiga bulan sekali jumlah pemondok atau identitas ke camat lurah atau RT/RW setempat.

Acara Sosper yang dipandu oleh Moderator Muliati Kulle, SE berturut turut memberikan kesempatan kepada narasumber untuk memaparkan materinya. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah, Dr. Ir. Nurul Jamala Bangsawan MT yang membawakan materi tentang Manfaat Perda No 10 tahun 2011. Disamping itu juga hadir nara sumber lainnya yaitu Dr. Ir. Suardi, M.Si yang memberikan materi tentang Sanksi Hukum bagi yang melanggar Perda tersebut.

Politisi dari Partai Dolkar ini juga mengatakan perlunya keterlibatan masyarakat secara luas dalam pelasanaan Perda ini, salah satunya adalah wajib melaporkan ke RT/RW jika ada tamu yang akan menginap, memberikan pengarahan dan bimbingan kepada pemondok untuk berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat di lingkungan sekitar. Bukan hanya pengelola, pemondok juga wajib menaati aturan yang berkaitan dengan administrasi.

Ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, menjaga keamanan ketertiban dan menghormati adat istiadat lingkungan sekitar, serta mematuhi semua aturan yang ditetapkan pemilik rumah kost.

“Pengelolaan rumah kost di Kota Makassar pada umumnya sudah ada yang baik, tapi masih ada juga yang melakukan pelanggaran. Karena itu penting bagi pemerintah kota untuk melakukan pengawasan secara rutin sehingga bisa melihat peruntukan rumah kost,” pungkasnya. (*)

read more
DPRD MakassarNews

Atlet Taekwondo Dojang DPRD Makassar Raih 11 Medali Di Kejuaraan Unhas Cup

LANGITKU.NET, Makassar – Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Hasanuddin gelar kejuaraan UNHAS CUP se-Indonesia Timur, yang berlangsung selama 3 hari, 11-13 November 2022, di JK Arenatorium GOR UNHAS

Kejuaraan tersebut melibatkan 555 atlet yang berkompetisi yang terbagi dua kelas yaitu Kyorugi (pertarungan) dan Poomasae (rangkaian jurus) masing-masing atlet berlaga untuk memperebutkan medali kejuaraan tingkat Indonesia Timur tersebut.

Ketua Panitia Unhas Cup 2022 Anita Idris, dalam kata sambutannya menyampaikan kepada para peserta agar senantiasa menjaga sportifitas dalam pertandingan. Turnamen Taekwondo Unhas Cup 2022 dengan tema “Solve it and get you own crown”

Pada kejuaraan tersebut atlet perwakilan Sekretariat DPRD Kota Makassar mendulang prestasi. Diketahui dari 14 atlet yang diturunkan, sebanyak 11 medali yang berhasil diperoleh yaitu 3 medali emas, 5 medali perak dan 3 medali perunggu.

Atlet Taekwondo Dojang DPRD Kota Makassar dalam kejuaraan tersebut meraih total 3 medali emas, 5 medali perak dan 3 medali perunggu.

Berikut ini atlet Taekwondo Dojang DPRD Kota Makassar, yang meraih medali diantaranya Jihan Sahira Taufik (emas) kelas under 37 Kg, Arsyila Khasyi (emas) kelas under 21 Kg dan Cherilyn Queenaia (emas) under 17 Kg.

Untuk atlet taekwondo yang meraih medali perak diantaranya Aron Anthony, Khairunnisa, Adliah Rahman, Ulfa Aliyah Rahman dan Haildan Vanieryo. Sedang yang meraih perunggu yaitu Muh. Ghaftan Af Fikra, Adnan Zaki Fawwazi dan Muhammad Rafisqy Pratama.

Dengan beberapa kemenangan yang diraih oleh atlet taekwondo dojang DPRD Kota Makassar, maka Sekretariat DPRD Kota Makassar yang diwakili oleh Kasubbag Humas, Akbar Rasyid – kk Ocha dan pembina atlet Taekwondo DPRD, Abdal Saputra , mengundang atlet tersebut di Ruang Penerimaan Tamu Sekretariat DPRD Kota Makassar pada Senin (21/11/2022).

Undangan tersebut bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang telah berprestasi guna memberikan motivasi kepada para atlet agar terus mempertahankan gelar dan terus meraih prestasi.

Ini pun sejalan dengan program Walikota Makassar, “One Student One Sport”.

read more
DPRD MakassarNews

Gelar Sosper Perlindungan Perawat, Apiaty Amin Syam : Perda Ini Bertujuan Melindungi Perawat Saat Bertugas

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Dr. Ir. Hj. Apiaty K Amin Syam,M.Si, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2019 tentang Perlindungan Perawat, di Hotel Horison, Senin (21/11/2022).

Kata Apiaty, pihaknya sengaja melaksanakan penyebarluasan perda perlindungan perawat lantaran keberadaannya rentan dengan perlakukan buruk saat bertugas, sehingga, perlu payung hukum.

“Latarbelakang kita ambil ini perda karena tidak sedikit kejadian di rumah sakit dimama perawat sering kali mendapat perlakuan kurang baik dari pasien,” ujar Apiaty.

Ia menilai, perawat rentan dengan tindak kekerasan saat bertugas. Acap kali, pasien hingga keluarga pasien memberikan perlakukan tidak menyenangkan lantaran kinerja perawat dianggap tidak sesuai. “Perda ini bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap perawat,” jelasnya.

Acara Sosper yang dipandu oleh Moderator Dra. Hj. Adilah MH, berturut turut memberikan kesempatan kepada narasumber untuk memaparkan materinya. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah, drg. Sukmawati Dahlan, MM yang membawakan materi tentang Manfaat Perda No 4 tahun 2019. Disamping itu juga hadir nara sumber lainnya yaitu Ir. H. Zulkifli Salam yang memberikan materi tentang Sanksi Hukum bagi yang melanggar Perda tersebut.

Sebelum acara berakhir, Apiaty K Amin Syam kembali menekankan agar masyarakat yang hadir dalam sosper ini untuk turut berperan aktif dalam mensosialisasikan Perda nomor 4 tahun 2019.

“Saya selaku anggota DPRD Makassar akan mendorong dan mengawasi pemerintah kota Makassar agar dapat menjalankan perda ini dengan sungguh sungguh. Selain itu tentu Saya berharap masyarakat dapat turut mensosialisasikan perda ini” pungkas Apiaty.

read more
DPRD MakassarNews

Gelar Sosper Kepemudaan, Arifin Dg Kulle: Anak Muda Harus Tampil dan Ambil Peran

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Arifin Dg Kulle meminta para pemuda di Kota Makassar untuk terus mengembangkan potensi dan melakukan pembinaan terhadap kepemudaan.

“Anak muda itu harus tampil dan ambil peran ditengah masyarakat,” kata Arifin Kulle saat Sosialisasi Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Khas Makassar, Jl Andi Mappanyukki, Minggu (13/11/2022).

Menurutnya, peringatan hari sumpah pemuda yang baru saja diperingati pada 28 Oktober 2022, bisa menjadi semangat dan spirit baru terhadap pemuda yang ada di Kota Makassar.

“Karena baru-baru saja kita memperingati hari sumpah pemuda, maka harusnya itu menjadikan spirit baru dengan menjadikan eksistensi pemuda terus berkembang,” ujar Legislator dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Makassar.

Karena itu, Arkul sapaan akrabnya, sangat berharap potensi pemuda saat ini bisa terus dikembangkan dan melakukan sejumlah program-program kepemudaan di wilayahnya masing-masing.

Sementara, Camat Mamajang, Ari Fadli mengatakan konsederan Perda kepemudaan masih segar dan baru semua, tentunya Perda ini masih bisa digunakan sesuai dengan zaman saat ini, bahkan masih layak sebagai acuan pembinaan kepemudaan di kota Makassar.

“Karena baru tiga tahun Perda ini berjalan jadi masih bisa digunakan sebagai acuan para anak-anak muda kita di kota Makassar,” terang Camat termuda di Kota Makassar ini.

Ari Fadli meyakini dengan mengacu pada hari sumpah pemuda yang ke-94 tahun ini, peran kepemudaan di era sekarang sangat berbeda dengan pemuda dahulu.

“Panjang besarnya dan juga lamanya bangsa ini bisa eksis tergantung anak mudanya, karena kemajuan suatu negara bisa dilihat bagaimana peran pemudanya menciptakan gerakan perubahan,” jelasnya.

Sekretaris Pokdarkamtibmas Kota Makassar, Muh Ishak mengatakan fungsi Perda ini menjadi kekuatan untuk pemuda, menjadi alat bargening dalam melaksanakan program kepemudaan.

“Misalnya ada keterampilan, nah dalam perda ini sudah mengatur adanya keterampilan. Persoalan yang kadang dihadapi mau kemana jika terjadi masalah, seperti pengangguran maupun tidak punya tempat pengembangan,” katanya.

Pengalaman dahulu, kata Ishak, banyak pemuda yang tidak memiliki keterampilan ataupun skill, bahkan tidak ada wadah untuk menampung para pemuda untuk dibina dan mengembangkan potensinya.

“Tapi saat ini, para pemuda kita sudah banyak yang punya keterampilan dan skill, begitu juga wadahnya yang sudah sangat mudah dijangkau. Namun, tingkat kemauan anak muda kita menurun, itulah yang harus sama-sama kita carikan solusinya,” pungkasnya. (*)

read more
DPRD MakassarNews

Gelar Sosper Pengarusutamaan Gender, Rezki: Perda ini Untuk Persamaan Peran Laki laki dan Perempuan

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengarustamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan, di Hotel Karebosi Premier, Jl Jenderal M Jusuf, Kamis (17/11/2022).

Sesuai dengan perda ini, legislator dari Fraksi Demokrat ini menghadirkan dua narasumber. Ialah Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, Sulfiani Karim dan Mantan Sekretaris DPPPA, Ratna Rauf.

Kepada peserta, Rezki menyampaikan bahwa istilah gender banyak disalah artikan oleh warga. Gender, kata dia, bukan merujuk pada jenis kelamin.

“Masih banyak yang bingung padahal ini beda. Atau ada yang juga mengaitkannya dengan perempuan,” ungkap Rezki.

Dijelaskan Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar ini, istilah gender lebih mengutamakan pada perbedaan peran dan tanggung jawab. Dari situ, kesetaraan kemudian muncul.

“Gender bukan didasarkan pada perbedaan biologis. Karena gender adalah mengacu pada perbedaan peran dan tanggungjawab laki-laki yang dibentuk atau dikonstruksikan atau direkayasa sosial dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Senada dengan Rezki. Kepala Bidang Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, Sulfiani Karim mengatakan kehadiran perda PUG pun mempertegas peran antara laki-laki dan perempuan.

“Contohnya dulu laki-laki sebagai pencari nafkah, perempuan kini juga bisa. Adapula perempuan yang bisa jadi pemimpin, jadi sekarang tidak laki-laki saja,” ungkapnya.

Adapun contoh lainnya ialah Rezki sebagai Anggota DPRD Kota Makassar. Kata Sulfiani, kini jabatan strategis sudah diambil oleh perempuan

“Ada 30 persen keterwakilan perempuan di DPRD Kota Makassar, salah satunya adalah ibu Rezki,” tambah Sulfiani.

Mantan Sekretaris DPPPA Makassar, Ratna Rauf menambahkan bahwa PUG juga merupakan salah satu dari banyaknya upaya pemerintah kota untuk kesetaraan gender. Sehingga, asas keadilan juga diterapkan.

“Jadi tujuannya sudah jelas. Pemerintah melihat kesetaraan gender menjadi hak penting. Dan melihat sudah banyak perempuan yang memiliki jabatan yang strategis,” ujarnya.

Rezki sebagai wakil perempuan di DPRD Makassar, kata Ratna Rauf, juga telah memberikan kesempatan bagi perempuan lain untuk bersuara. “Misalnya kalau ada program yang ingin disampaikan, bisa langsung. SKPD hanya merencanakan dan DPRD yang mengeksekusi,” tukasnya. (*)

read more
1 3 4 5 6 7 19
Page 5 of 19