close

Umum

Umum

Kasihan, Ratusan Paus Terdampar di Pantai Australia

LANGITKU.NET, Jakarta – Lebih dari 200 paus ditemukan terdampar di pantai barat Tasmania, Australia. Beberapa paus tampaknya tidak bisa bertahan lama dan dalam kondisi sekarat.
Tasmania Parks and Wildlife Service menyebutkan, hewan-hewan itu tampaknya adalah jenis paus pilot. “Laporan awal memperkirakan sekitar setengah dari hewan itu masih hidup,” kata juru bicara Tasmania Parks and Wildlife Service seperti dikutip dari Telegraph.

Para ahli saat ini berada di lokasi kejadian untuk menilai situasi dan merencanakan tindakan yang tepat agar tidak membahayakan paus dan sebisa mungkin membuat mereka bisa bertahan.

Belum diketahui penyebab insiden yang menyedihkan ini. Terdamparnya paus secara massal telah membingungkan para ilmuwan kelautan selama beberapa dekade.

Peristiwa ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Tasmania. Pada tahun 2020, kondisi serupa terjadi, menyebabkan ratusan paus terdampar di sebuah pelabuhan di Tasmania. Insiden ini tercatat sebagai peristiwa terdamparnya paus massal terbesar dalam sejarah Tasmania.

Kasus menyedihkan lainnya yang terjadi di minggu ini mencatat puluhan paus sperma muda ditemukan mati di pantai lainnya di Tasmania. Hewan-hewan yang kebanyakan jantan, pertama kali ditemukan oleh otoritas satwa liar pada Senin (19/9) sore.

 

 

 

 

 

 

 

source : inet.detik.com

read more
Umum

Literasi Digital Diperlukan Guna Mendukung Pariwisata Toraja

LANGITKU.NET , Makssar – “Perpustakaan itu bukan hanya tempat menyimpan dan meminjam buku tapi sudah jadi master data. Semua koleksi buku, karya cetak dan karya rekam tersimpan di situ.”

Begitu pandangan Wakil Bupati Tana Toraja, dr Zadrack Tombe’, Sp.A, saat berbicara dalam kegiatan Roadshow Pengembangan Literasi dan Minat Baca Kabupaten Tana Toraja Tahun 2022, yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel. Kegiatan bertema “”Pemanfaatan Trend Aplikasi Media Sosial untuk Perpustakaan yang Berbasis Inklusi Sosial” ini diadakan di Grand Hotel Metro Permai, Kabupaten Tana Toraja, 19 September 2022.

Zadrack Tombe’ menyampaikan, saat ulang tahun Kabupaten Tana Toraja, 2022, sudah di-launching Lovely December, yang punya kaitan dengan kegiatan ini. Promosi pariwisata juga perlu melalui platform digital. Menurutnya, era digital sudah merupakan kebutuhan. Karena manfaatnya mempersingkat waktu, biaya dan mempermudah koneksi dengan dunia luar.

Dikatakan, perpustakaan berbasis inklusi sosial itu berarti perpustakaan yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Kita dengan mudah mengakses bahan bacaan dan layanan publik. Itu berarti kita dituntut taat hukum karena semua terbaca secara transparan.

“Ke depan, perlu dilakukan workshop agar peserta bisa langsung praktik dan mengaplikasikan materi yang didapat,’ sarannya.

Eric Crystal Rante Allo, S.Pi, MH, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Toraja, mengaku senang karena ada banyak kepala dinas yang hadir. Tak kurang 10 kepala dinas yang hadir, antara lain Kadis Kominfo, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan dan Kadis Pendidikan. Kegiatan ini juga diikuti Camat, Lurah dan Kepala Lembang, Kepala Sekolah, guru, dan pustakawan.

Eric Crystal mengatakan, warga Tana Toraja bangga karena punya perpustakaan baru yang termasuk megah di Sulsel. Perpustakaan itu merupakan bantuan Perpusnas RI melalui DPK Provinsi Sulsel. Konsepnya juga dibuat nyaman layaknya kafe karena pengunjung bisa ngopi dan menikmati teh gratis. Ada 10 ribu judul buku koleksi perpustakaan yang bisa dibaca.

“Ini dunia informasi yang musti terus dibagikan agar bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Pemerintah, lanjutnya, tengah mengintensifkan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Meski tantangannya bagaimana mengubah budaya tutur menjadi budaya tulis. Karena itu dia memulai gerakan literasi dari lingkungan kerjanya dengan memotivasi stafnya membaca apa saja.

Rusdin Tompo, penulis buku dan penggiat literasi, yang diundang sebagai narasumber dalam kegiatan ini, berbagi pengalaman membangun budaya literasi pada anak sejak dini. Katanya, mengajak anak ke toko buku dan perpustakaan, serta memberikan keluasan baginya memilih buku yang disukai, adalah salah satu cara mengakrabkan anak pada kegemaran membaca.

“Kalau kita tidak bisa menghadirkan perpustakaan sendiri di rumah maka ajaklah anak berekreasi ke perpustakaan atau taman baca,” saran Koordinator Perkumpulan Penulis Satupena Sulawesi Selatan itu.

Perpustakaan, menurutnya, memang mesti dihidupkan dengan berbagai kegiatan kreatif dan menarik. Begitupun dengan kegiatan literasi, tak hanya berkaitan dengan perpustakaan dan Dinas Perpustakaan. Setiap perangkat daerah bisa mengembangkan literasi sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Bunda Literasi Kabupaten Tana Toraja, Dr Erni Yetti Riman, SKM, M.Kes, menyatakan prihatin melihat ibu-ibu yang tak bisa lepas dari penggunaan smartphone. Saat berada di Posyandu pun mereka asyik dengan HP-nya dan menggunakan HP-untuk membujuk anaknya. Padahal penggunaan HP secara berlebihan bagi anak, akan merugikan masa depan anak bersangkutan.

Ismail Bachtiar, SKM, anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan juga menyampaikan bahwa era digital memang menawarkan banyak hal yang serba praktis dan instan. Namun diingatkan agar kita selalu kritis dan bijak menggunakan berbagai platform digital untuk kegiatan-kegiatan kreatif dan produktif. Sehingga dia menilai kegiatan yang dilakukan DPK Provinsi Sulsel ini menjadi penting dan sangat bermanfaat. (*)

read more
Umum

Bertemu K3S Kecamatan Rappocini, Massikola Meminta Sekolah Aktif Memantau APS/ATS

LANGITKU.NET , Makassar – Tim Massikola (Makassar Siap Sekolah) kembali bertemu dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Setelah sebelumnya bertemu dengan K3S Kecamatan Manggala, kali ini tim Massikola, dipimpin founder-nya, dr Udin Shaputra Malik, bertemu dengan K3S Kecamatan Rappocini. Pertemuan tim Massikola dengan K3S Kecamatan Rappocini itu berlangsung di SD Negeri Minasa Upa, Jumat, 2 September 2022.

Massikola merupakan gerakan yang dibentuk oleh dr Udin Shaputra Malik untuk membantu anak-anak mendapatkan akses layanan pendidikan. Tim ini kemudian mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, SE, MM, untuk mengajak berkolaborasi mengenai pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Putus Sekolah (APS). Massikola menyambut ajakan tersebut untuk membantu pemerintah dalam membuka kesempatan yang lebih baik kepada anak-anak.

Salah satu rencana aksi dalam melakukan aktivitas pemberantasan angka ATS/APS, yakni berkolaborasi dengan pihak sekolah, terkhusus para kepala sekolah. Sekolah dianggap oleh Massikola sebagai sumber informasi terdekat bagi masyarakat untuk mengadu selain RT/RW di wilayahnya.

Founder Massikola, dr Udin Shaputra Malik, memberikan materi mengenai visi dan tujuan programnya secara garis besar. Dia mengajak sekolah melakukan langkah-langkah antisipatif sehingga potensi anak yang putus sekolah tidak terjadi lagi dikemudian hari. Jika pun terjadi, silahkan sampaikan kepada tim Massikola. Katanya, tim akan berkoordinasi dengan pemerintahan wilayah baik camat, lurah maupun RT/RW.

“Seperti Program Makassar Recover punya Covid Hunter, kita akan jadi ATS/APS hunter,” jelas dr Udin.

Saat pertemuan dengan para kepala sekolah itu, Zhuchri Kasman, dari tim Massikola menjelaskan mengenai format pendataan siswa ATS/APS.

“Penting bagi tim membuat format data ini agar lebih mudah menelusuri dan mempertanyakan alasan anak hingga tidak sekolah maupun putus sekolah,” beber Zhuchri Kasman.

Pada kesempatan itu, banyak pertanyaan yang muncul dari kepala sekolah, sehingga diskusi lebih hidup untuk mendapatkan gambaran kegiatan dan solusi ke depan. Ketua K3S Kecamatan Rappocini, Dr Jusman, menyampaikan bahwa ke depan kita semua perlu membantu anak-anak yang sudah lama hilang di sekolah kita masing-masing dengan dukungan dari Tim Massikola maupun pihak pemerintah setempat.

Kepala UPT SPF SD Inpres Banta-Bantaeng 1, Hj Baena, S.Pd, M.Pd, mengapresiasi program ini dengan mengatakan bahwa perlu bekerja sama dengan baik dan tanggap mengatasi persoalan, agar ATS/APS bisa cepat diselesaikan. Pada akhirnya, lanjut Baena, program ini akan membantu salah satu poin penting dari 18 Revolusi Pendidikan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Hadir pula dalam kesempatan itu, kepala sekolah yang membantu ide dan pemikiran selama proses pembentukan Massikola sejak awal, yaitu Kepala SDN Rappocini, Juli Astutik, S.Pd, M.Pd, dan Kepala SDI Gunung Sari Baru, Erpin Rahayu, S.Pd. Sejumlah kepala sekolah yang berada di Kecamatan Rappocini juga menyatakan tekadnya mendukung program yang dinilai positif tersebut. (*)

read more
LifestyleUmum

Sebagai Alumni UNHAS, Abdul Rachmat Noer Dukung Kampus Bersih Dari Gerakan LGBT

LANGITKU.NET , Makassar – Viralnya kasus mahasiswa Fakultas Hukum Unhas yang menyatakan dirinya memiliki gender netral mendapatkan tanggapan dari berbagai alumni Universitas Hasanuddin.  Salah seorang diantaranya adalah Andi Sudirman Sulaiman yang juga Gubernur Sulsel.

Bahkan Andi Sudirman Sulaiman, meminta pihak kampus tidak memberikan ruang dan bertindak tegas terhadap keberadaan kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Dukungan dari para alumni Unhas untuk tidak memberi ruang gerak kepada kaum LGBT terus mengalir.

Ketua I IKAFE Unhas Abdul Rachmat Noer mengiyakan pernyataan Gubernur Sulsel.

Menurutnya memang tidak sepantasnya kaum LGBT diberi ruang di kampus yang memiliki wibawa akademik tersebut. Perilaku LGBT selain bertentangan dengan semua agama juga tidak sesuai dengan budaya masyarakat Sulawesi Selatan, ungkapnya.

Berbicara soal hak mendapatkan pendidikan, semua masyarakat berhak untuk mendapatkan itu. Tetapi perlu dipahami bahwa LGBT adalah salah bentuk penyimpangan seksual, penyimpangan interaksi sosial yang tidak mendapatkan tempat di masyarakat Sulsel, ujar Rachmat.

Sekjen PP Kerukunan Keluarga Turate (KKT) Jeneponto ini menyebutkan bukanlah sebuah pelanggaran HAM apabila gerakan LGBT tidak diberi tempat di Kampus Unhas. Justru mereka itu harus diobati dan diarahkan untuk kembali kepada fitrahnya sebagai makhluk ciptaan Allah, ungkap Rachmat.

Karena itu saya setuju dengan Pak Gubernur dan kawan-kawan alumni lainnya serta para tokoh agama dan masyarakat untuk tidak memberi ruang kepada komunitas LGBT. Kan mereka itu termasuk orang sakit dan butuh penanganan, tegasnya.(*)

read more
Umum

Rachmat Noer Ingatkan Bahaya Kapitalisme dan Oligarki

LANGITKU.NET , Makassar – Sekjen PP Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto, Abdul Rachmat Noer, mengingatkan sistem ekonomi kapitalis sejatinya tidak sesuai dan tidak boleh mendapatkan tempat di negara Indonesia, bahkan sejengkal pun tidak boleh. Selain tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indoensia, sistem ini juga telah melahirkan oligarki politik yang merusak tatanan politik dan demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat membawakan materi berjudul Problematika Ekonomi Ditengah Sistem Ekonomi Kapitalisme dan Oligarki Politik didepan peserta pengkaderan tingkat nasional Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) di Gedung Iqra Kampus Unismuh Makassar, Senin (15/08).

Dalam penyajiannya kepada peserta pengkaderan utusan 18 DPD se Indoensia, Sekjen PP KKT Jeneponto ini menekankan dan mengingatkan bahaya sistem ekonomi kapitalisme dan oligarki.

Menurut Rachmat, kapitalisme terbukti telah melahirkan kesenjangan tajam antara kaya dan miskin. Mereka kaum pemilik modal yang mengeksploitasi seluruh sumber daya alam maupun sumber daya manusia, tegas Rachmat.

Kapitalisme juga mengakibatkan ketidakadilan sosial dan ekonomi yang mendalam. Keserakahan kaum kapitalis yang didasarkan pada kebebasan individu sangat mudah untuk diselewengkan, ungkap Dirut PT. Biringkassi Raya.

Rachmat mengingatkan jika kaum kapitalis telah menampakkan dirinya sebagai oligarki politik. Jumlah mereka sedikit bahkan minoritas tapi karena mempunyai uang dan kekuasaan, mereka punya kekuatan untuk memengaruhi kebijakan-kebijakan di negara kita, jelas Ketua Korwil FOKAL IMM Sulsel.

Menurut Rachmat, saat ini oligarki politik telah masuk kedalaman pemerintahan. Jujur saja, kelompok oligarki ini telah lama masuk kedalam sistem pemerintahan.

Sambil menyoroti beberapa UU yang disahkan DPR RI yang kontroversi di kalangan masyarakat, Rachmat mengajak peserta DAP DPP IMM untuk melihat betapa banyak produk perundangan-undangan yang hanya mengakomodir kepentingan kelompok oligarki untuk menumpuk kekayaan dan kekuasaan ditengah kemiskinan rakyat Indonesia. Produk UU ini tidak lepas dari intervensi mereka di negara kita, kata Rachmat.

Untuk itu, menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia ke 77, saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk kembali ke UUD 1945. Itu adalah warisan pendiri bangsa untuk membawa rakyat Indonesia menuju masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera, himbuh Rachmat.

Beberapa tokoh nasional kader IMM hadir sebagai pemateri di acara Darul Arqam Paripurna DPP IMM diantaranya H. Ashabul Kahfi Ketua Komisi VIII DPR RI, Andi Afdal Abdullah Direktur SDM BPJS, Andi Harun Walikota Samarinda dan beberapa tokoh politik Sulsel.

read more
LifestyleUmum

Rapat Perdana Pengurus IKAFE Unhas Putuskan Beberapa Program Stretegis

LANGITKU.NET , Jakarta – Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Hasanuddin telah melaksanakan rapat perdana yang di hadir secara hybrid hari Sabtu (13/08) di kediaman Muswirah Jusuf Kalla di Jakarta.

Ketum Umum Pengurus IKAFE Unhas, Hendra Noor Saleh memimpin langsung rapat dihadiri sejumlah pengurus IKAFE Unhas.

Pada kesempatan tersebut, Kohen panggilan akrab Hendra Noor Saleh memperkenalkan seluruh pengurus dilanjutkan diskusi tentang rancangan program kerja Pengurus IKAFE Unhas.

Rapat perdana menghasilkan beberapa keputusan diantaranya keterlibatan IKAFE Unhas pada kegiatan Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas bulan Oktober 2022.

Rapat pengurus menunjuk Abdul Rachmat Noer, Dirut PT. Biringkassi Raya perusahaan Afiliasi PT. Semen Tonasa sebagai Ketua Panitia.

Rachmat diamanahkan untuk melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Pelantikan Pengurus IKAFE Unhas dirangkaikan Raker.

Abdul Rachmat Noer Dirut PT. Biringkassi Raya, perusahaan Afiliasi Pt. Semen Tonasa ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelantikan dan Raker Pengurus IKAFE Unhas di Makassar

Selain itu kepanitiaan yang dikomandani mantan Sekretaris BPM Fekon Unhas ini juga ikut berpartisipasi pada kegiatan Dies Natalis ke 70 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas. Diantara rangkaian kegiatannya seperti jalan santai, konser musik, kajian ilmiah, silaturrahim alumni dan seminar pembangunan ekonomi KTI, jelas Hendra.

Rachmat saat ditemui usai rapat menyatakan kesiapannya menyukseskan semua agenda pengurus IKAFE Unhas yang dipercayakan kepadanya. Insya Allah dengan kekompakan dan kolaborasi semua alumni Fakultas Ekonomi Unhas, semua kegiatan yang telah disusun akan terselenggara dengan baik, lancar dan tentu saja melibatkan seluruh alumni khususnya berdomisili di Makassar. Tujuan kita kan ingin membagun perasaan riang dan gembira sebagaimana moto IKAFE Unhas, tutur Rachmat yang juga Sekjen Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto.(*)

read more
Umum

Pengurus Daerah KKT Jeneponto Kota Makassar Gelar Rakerda, Sekjen KKT Harap Segera Jalankan Program Kerja

LANGITKU.NET , Makassar – Menindaklanjuti pelantikan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto Kota Makassar beberapa waktu lalu, telah digelar Rakerda selama dua hari, Sabtu dan Ahad, di Desa Rumbia Kabupaten Jeneponto. Rakerda dibuka Bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar dan dihadiri sejumlah pengurus PD KKT Jeneponto Kota Makassar dan PP KKT Jeneponto.

Ketua Umum PD KKT Jeneponto Kota Makassar menjelaskan program kerja yang lahir dalam acara Rakerda ini sesuai dengan kesepakatan pengurus.

Menurutnya, tiap bidang mengusulkan programnya masing-masing sesuai kebutuhan organisasi. Bukan sesuai keinginan individu atau kepentingan pengurus, jelas mantan Kepala Bapenda Kota Makassar.

Irwan berharap kehadiran KKT Jeneponto di Kota Makassar bermanfaat bagi semua semua khalayak terkhusus Kota Makassar dan warga Jeneponto. Makanya kita ingin visi dan misi terus sejalan, ujar Irwan.

Sekjen PP KKT Jeneponto Abdul Rachmat Noer berharap hasil Rakerda PD KKT Jeneponto Kota Makassar segera direalisasikan. Saya percaya dan menaruh harapan besar kepada Pak Irwan sebagai nakhoda KKT Jeneponto Kota Makassar sanggup menjalankan program-program yang telah ditetapkan di Rakerda, tutur Rachmat.

Pak Irwan seorang birokrat yang kenyang dengan pengalaman organisasi. Tidak hanya organisasi pemerintahan tetapi juga organisaai kemasyarakatan. Beliau juga orang yang sangat perhatian terhadap komunitas Turatea Jeneponto khususnya di Kota Makassar. Saya yakin, KKT Jeneponto Kota Makassar akan memberi banyak kontribusi dan manfaat kepada Kota Makassar dan tentunya warga Jeneponto yang berdomisili di Makassar, puji Rachmat.(*)

read more
Umum

Literasi Lingkungan di SD Inpres Banta-bantaeng 1 Makassar

LANGITKU.NET , Makassar – Membangun kesadaran lingkungan pada anak bisa dilakukan melalui perlombaan. Lombanya pun bisa dikemas menarik, merupakan perpaduan menulis cerita, resensi buku dan majalah dinding (mading).

Begitulah model kegiatan literasi di SD Inpres Banta-bantaeng 1, yang dibuat oleh mahasiswa peserta Kampus Mengajar Angkatan 3, bertajuk “Lingkaran Cerita”.

Program dalam bentuk lomba ini berlangsung 23-26 Mei 2022. Namun pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilakukan pada Sabtu, 4 Juni 2022. Kepala UPT SPF SD Inpres Banta-bantaeng 1, Hj Baena, S.Pd, M.Pd, menyerahkan langsung piala dan piagam kepada para pemenang.

Lomba “Lingkaran Cerita” ini dibedakan atas dua kelompok, yakni untuk kelas tinggi dan rendah. Lomba untuk kelas 4, 5, dan 6 berupa resensi buku dan membuat cerita. Sedangkan, untuk kelas 1, 2, dan 3 berupa lomba buat cerita menggunakan gambar.

Sastriana, S.Pd, menjelaskan lomba ini terdiri dari lomba meresensi dua buku, dan lomba membuat cerita. Kemudian hasil resensi buku dan hasil membuat cerita itu dikreasikan ke dalam mading yang dikerjakan bersama-sama oleh teman sekelas. Setelah itu, madingnya dipresentasikan di depan mahasiswa Kampus Mengajar yang bertindak sebagai juri.

“Alhamdulillah, ini 5 orang siswaku, kelas 6B, dapat juara 1 lomba literasi Lingkaran Cerita bertema lingkungan yang diadakan mahasiswa Kampus Mengajar,” ucap guru yang akrab disapa Bu Ana itu.

Mahasiswa yang tergabung dalam program Kampus Mengajar itu berasal dari Unhas, UNM, UIM, dan Unismuh Makassar. Program Kampus Mengajar bertujuan memberikan kesempatan pada mahasiswa selama satu semester untuk membantu para guru dan kepala sekolah selama pandemi. Selama masa itu, mahasiswa diharapkan bisa mempraktikkan ilmu dan keterampilan mereka, sekaligus menginspirasi murid-murid di sekolah di mana mereka berada.

Bu Ana menambahkan, lomba ini tidak membawa nama perorangan tetapi nama kelas. Dari kelasnya, yang meresensi buku adalah Muh Rayhan Triputra Arrahman, sekaligus mempresentasikan karyanya. Buku yang diresensi itu ada 2, masing-masing berjudul “Pasukan Sampah” dan “Kiat Deka Menghemat Air”.

Sementara yang membuat cerita adalah Aulia Ramadhani, yang juga mempresentasikan tulisannya. Dia membuat cerita berjudul “Say No to Global Warming”.

“Teman-teman yang lain ikut membantu menghias mading dan membantu berpantun. Juga membuka presentasi, menutup presentasi, dan bernyanyi,” terang Bu Ana.

Jadi, lanjutnya, ini merupakan kemenangan hasil kolaborasi beberapa siswa dalam satu kelas. Sebagai wali kelas, dia hanya mengarahkan dan memberi masukan. Supaya penampilan dan karya yang disertakan dalam lomba bisa lebih baik.

Bu Ana menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dalam memupuk minat baca, dan pengembangan keterampilan berliterasi. Juga dapat menambah percaya diri siswa untuk tampil di depan umum. Kegiatan ini, juga sebagai salah satu bentuk pengembangan karakter pelajar Pancasila.

Anak-anak tampaknya senang mengikuti kegiatan seperti ini. Hal itu tergambarkan dalam tulisan yang dibuat saat kelas menulis kreatif yang dibimbing Rusdin Tompo.

Hari itu, usai penyerahan hadiah, memang ada kegiatan literasi yang dilakukan oleh penulis dan penggiat literasi tersebut. Rusdin Tompo kemudian mengajak anak-anak menulis pengalamannya pada hari itu.

Devina Annasyilla A, murid kelas 5B, lewat tulisannya mengungkapkan bahwa dia sangat gembira dan bersyukur. Walau kelasnya hanya meraih juara kedua. Bahkan mereka tidak menyangka bisa mencapai juara kedua. Hal senada disampaikan Vania Shavira Nayara Putri. Meski kelasnya, 4A, hanya bisa meraih juara 3, tapi dia merasa bersyukur.

Menurut Rusdin Tompo, anak-anak terkesan tidak melihat kegiatan ini sebagai kompetisi kalah menang. Tetapi sebuah proses dan pembelajaran bagi mereka. Mereka pun diminta menulis perasaan, pengalaman, ide dan harapan-harapannya melalui tulisan. Supaya nanti bukan saja jadi kenangan tapi juga karya. (*)

read more
Umum

Sekjen PP KKT Jeneponto : Budaya Siri’ Napacce Warisan Budaya Bernilai Tinggi Yang Abadi

LANGITKU.NET , Gowa – Sekjen PP Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto H. Abdul Rachmat Noer mengingatkan kepada warga Jeneponto untuk tetap memiliki budaya siri na pacce sebagai perisai dalam menjalani kehidupan saat ini. Budaya siri’ na pacce adalah warisan yang sangat berharga yang tidak hanya berlaku dizaman nenek moyang tapi juga sampai hari ini bahkan dimasa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan Rachmat saat memberikan sambutan pada acara Milad ke 5 Kerukunan Keluarga Jeneponto Cabang Barombong Kabupaten Gowa, Sabtu malam (21/05).

Orang Makassar khususnya orang Jeneponto wajib memelihara budaya ini karena siri’ na pacce tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Orang yang tidak memiliki siri’ na pacce menandakan derajat dia lebih rendah dari binatang, ujar Rachmat.

Karena itu bagi kita generasi pelanjut, mari kita memahami dengan baik budaya siri’ na pacce, jangan sampai hilang dari kehidupan kita karena itu adalah warisan yang sangat berharga, tutur Dirut PT. Biringkassi Raya.

Perayaan Milad ke 5 PC KKT Barombong dihadiri Wakil Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE, Ketua Dewan Pembina PP KKT Jeneponto Prof. Dr. H. Bahaking Rama, Camat Barombong, Kapolsek Barombong, Kades Kanjilo, Pengurus Pusat PP KKT Jeneponto, dan warga Jeneponto yang berdomisili di Kecamatan Barombong Kab. Gowa.(*)

read more
Umum

Drum Band SD Hang Tuah Makassar Tampil Memukau di Lantamal VI

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Senang dan bangga. Itu yang terlontar dari Arpin, S.Pd, M.Pd, Kepala SD Hang Tuah Makassar, ketika ditanya perasaannya melihat murid-muridnya tampil di Lantamal VI Makassar. Drum band SD Hang Tuah Makassar  tampil memukau usai acara olahraga di Lantamal VI, pada Jumat, 11 Februari 2022.

Mereka memang sudah terlihat riang melangkah penuh percaya diri, sejak dari sekolahnya di Jalan Serdako Usman Ali Nomor 4 Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, menuju Lantamal VI. Jarak sekolahnya hanya beberapa meter ke Mako Lantamal VI. Personel drum band ini berjumlah 65 orang, terdiri dari murid-murid kelas 4-6.

Mereka tampil di Komando Armada II Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI, tepat di depan halaman Gedung Yos Sudarso. Mereka membawakan empat lagu, masing-masing lagu “Pelangi”, ‘Sorak-sorak Bergembira”, “Mars Hang Tuah, dan “Kembali ke Sekolah”.

Ajeng sebagai mayoret terlihat lincah memainkan tongkatnya. Begitupun dengan color guard yang bergerak mantap membentuk formasi yang indah. Mereka tampil bermain drum band dengan latar belakang kapal-kapal perang yang tengah bersandar di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI.

Tanpa canggung, mereka bermain drum band di hadapan Wadan Lantamal VI, Kolonel Marinir Marsono, S.A.P, dengan rancak dan apik. Hadir pula pada saat itu Kadismin Lantamal VI, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Yayasan Hang Tuah Makassar, Letkol Laut (KH) Zainal, S.Pd, M.A.P.

read more
1 2 3
Page 3 of 3