close

admin

DaerahNews

KI Sulsel dan Dinas PMD Sulsel Rekomendasikan Desa Langkidi Sebagai Wakil Apresiasi KIP Desa 2024

LANGITKU.NET, Makassar – Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi merekomendasikan Desa Langkidi, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu sebagai satu-satunya desa yang mewakili Sulawesi Selatan pada lomba Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat. Penetapan ini diambil pada rapat Koordinasi Pembahasan dan Penetapan Desa di Ruang TGUPP, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/07/2024).

Sesuai dengan hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 lalu, Desa Langkidi berada di urutan teratas dengan perolehan nilai 96,62 sehingga dikategorikan sebagai Desa Maju. Tata kelola pelayanan informasi yang baik dan transparan kepada masyarakat membuat desa ini layak mewakili Sulawesi Selatan di ajang nasional tersebut.

Anggota Komisi Informasi Sulsel, Fauziah Erwin mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik ini bisa menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Sulsel untuk membenahi pelayanan publik desa agar menjadi semakin baik.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini desa-desa menjadi lebih terbuka dan menyiapkan infrastruktur pendukung pelayanan informasi publik untuk memastikan kebutuhan informasi masyarakat desa itu terpenuhi,” ungkap Fauziah Erwin.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan dukungan penuh kepada desa-desa yang berprestasi agar tetap mampu mempertahankan prestasinya di tahun mendatang.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Sulsel, Akbar RPN mengatakan, Dinas PMD akan memberikan dukungan penuh kepada Desa Langkidi serta akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Luwu. Akbar mengatakan, secara teknis pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Luwu untuk melengkapi beberapa indikator yang diperlukan.

“Insya Allah kita menargetkan tahun ini akan meneruskan tradisi prestasi kita di Provinsi Sulawesi Selatan. Kita maksimalkan, semoga mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa itu sendiri,” sebut Akbar.

Ditemui usai acara, Kepala bidang Komunikasi dan Humas Diskominfo SP Pemprov Sulsel, Fitra mengatakan, besar harapan Desa Langkidi dapat bersaing dengan desa-desa dari provinsi lain di Indonesia dalam ajang ini.

“Semoga Desa Langkidi dapat meraih hasil yang maksimal, hasil yang terbaik dan membawa nama baik Sulawesi Selatan di kancah nasional,” pungkas Fitra. (*)

read more
DaerahNews

Pengunjung F8 Makassar Tembus 500 Ribu Orang, Transaksi QRIS Terbanyak Capai Rp4 Miliar

LANGITKU.NET, Makassar – F8 Makassar 2024 resmi ditutup hari ini. Meski begitu pencapaian event yang berturut-turut lima tahun masuk 10 besar Top KEN ini memenuhi target pengunjung.

Jika pada tahun lalu 500 ribu pengunjung, tahun ini F8 mencatat sudah melebihi dari tahun sebelumnya.

Sejak hari keempat, 27 Juli kemarin, jumlah pengunjung sudah mencapai 502.178 orang. Itu berarti jumlah pengunjung bakal bertambah pada hari kelima.

Direktur Utama PT. Festival Delapan, Sofyan Setiawan mengatakan, pihaknya dapat memastikan jumlah tersebut lebih besar dari target yakni 500 ribu orang.

Selain visitor, jumlah transaksi tenant yang menggunakan QRIS juga mencatatkan angka Rp4,08 miliar.

“Ini merupakan catatan transaksi terbanyak selama F8,” kata Wawan sapaan akrabnya, pada sela-sela penutupan F8, Minggu, 29 Juli 2024.

Juga transaksi tiket menggunakan QRIS sejumlah Rp1 miliar.

Di samping itu, F8 kali ini menampik sekira 1.750 performa lokal sampai nasional, lalu memperkerjakan 500 tenaga volunteer hingga profesional event.

Kemudian menghadirkan 133 both UMKM, 15 komunitas hewan dan 18 negara partisipan.

Di antaranya, Indonesia, Itali, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Filipina, Jepang, Australia, Jerman, Hongkong, Brunei Darussalam, India, UEA, Polandia, Belanda, UK, Thailand dan Perancis. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Solidaritas untuk Palestina Menggema di Panggung Fusion Music F8

LANGITKU.NET, Makassar – Hari keempat penyelenggaraan Makassar F8 diwarnai dengan penampilan spektakuler dari dua band lokal ternama, FrontXSide dan Kapal Udara, Sabtu (27/7/2024).

Ribuan penonton memadati area fusion music zona 4 untuk menyaksikan aksi panggung mereka yang menghipnotis.

FrontXSide membuka penampilannya dengan lagu-lagu hits yang membuat fansnya, Frontxfamilia dan penonton lain menjadi agresif namun tetap solid.

Grup musik veteran yang konsisten di jalur hardcore yang bising ini sukses membuat dua sisi panggung menjadi arena moshing.

Para penikmat musik keras pun mengekspresikan semangat dan energinya di tengah suara musik yang bergemuruh.

Di tengah-tengah performance-nya, band ini menyuarakan ungkapan solidaritas dan harapan untuk kemerdekaan Palestina dari aksi genosida dan pendudukan Israel.

Pesan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorakan dukungan dari para penonton, memperlihatkan solidaritas masyarakat Makassar terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Indonesia bisa merdeka karena kita bersatu. Indonesia bisa kuat karena kita bersama. Mari kita bersatu mewakili teman-teman kita di Palestina,” seru Ganjar, sang bassist yang juga bertindak sebagai back vocal.

Tidak kalah menarik, Kapal Udara mengambil alih panggung dengan lagu-lagu yang banyak terinspirasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat kota Makassar.

Dengan lirik yang mengena dan musik yang energik, mereka berhasil memukau penonton dan membuat suasana semakin meriah.

Kehadiran FrontXSide dan Kapal Udara di Makassar F8 kali ini tidak hanya menghibur para penonton, tetapi juga menunjukkan keberagaman musik di Kota Makassar.

Masing-masing dengan ciri khas dan penggemar setia, kedua band ini sukses menciptakan suasana festival yang penuh semangat dan kegembiraan.

Makassar F8 sebagai the best waterfront festival in the world kembali membuktikan diri sebagai wadah bagi talenta lokal untuk bersinar dan memperkaya industri musik Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Sulawesi Selatan Siap Jadi Percontohan Implementasi BTU Pendidikan Pancasila

LANGITKU.NET, Makassar – Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila telah dirilis untuk digunakan di lembaga pendidikan. BTU diharapkan sebagai kunci membentuk karakter Pancasila pada generasi bangsa.

Pendidikan Pancasila dinilai luntur, menjadi tanggung jawab bersama untuk menguatkan ideologi Negara tersebut. Maka saat ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah gotong royong dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristekdikti) serta Kementerian Lembaga lainnya serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menghidupkan dan menguatkan kembali melalui BTU Pendidikan Pancasila. Termasuk dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. BTU ini diimplementasikan dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

Prof. Zudan menyampaikan bahwa Pancasila adalah dasar dalam bernegara. “Ini topik yang penting dalam kehidupan bernegara kita, bagaimana membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kita,” ujarnya dalam acara Penguatan Pendidikan Pancasila Melalui Penggunaan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di Sulawesi Selatan, di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Jumat, 26 Juli 2024.

“Apa yang menjadi pondasi bernegara kita, tak lain dan tak bukan adalah Pancasila, itulah yang harus kita perkuat,” sambungnya.

Dia berharap kepada para guru untuk disebarluaskan, karena nilai tersebutlah yang menjadikan Indonesia utuh hingga saat ini. “Kenapa Indonesia masih utuh sampai sekarang, karena masyarakatnya memiliki kasih dan sayang. Jadi sesungguhnya kita itu kuat karena dalam diri Bangsa Indonesia kasih sayangnya kuat,” ujarnya.

Guru menjadi pembawa risalah kasih sayang dan toleransi untuk bangsa ini. “Jadi nanti ketika masuk sekolah, bawalah nilai kasih sayang itu, ajarkan ini, nilai Pancasila dibungkus dengan kasih sayang. Indonesia masih utuh karena ada love dan toleransi,” tuturnya.

Dia menyatakan, Sulsel siap menjadi percontohan bagaimana nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof KH Yudian Wahyudi saat keynote speech menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

Adapun Guru SMK Negeri 4 Makassar, Abdul Azis Ully berpendapat bahwa kegiatan ini sangat diperlukan, terutama bagi guru bidang studi Pendidikan Pancasila.

“Karena dalam kegiatan ini memberikan pemahaman, bagaimana seorang guru bisa memberikan penguatan pada peserta didik yang kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila,” terangnya.

Buku ini juga menjadi pedoman pembelajaran terkait Pancasila. Menurutnya, hal sangat relevan bahkan dituntut dengan keadaan sekarang. Apalagi saat ini terjadi banyak perubahan dalam berbagai bidang di bangsa ini.

“Kita memang dituntun untuk memberikan pembelajaaran itu dengan kondisi sekarang. Apalagi perubahan di beberapa bagian. Negara kita ini memang perlu penguatan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. KH Yudian Wahyudi; Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP, Prakoso; Kepala Pusat Pembukuan Kemendikbudristek, Supriyanto. Serta guru Pendidikan Pancasila se-Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

Gelar Rakor Kehumasan, Diskominfo SP Sulsel Ciptakan Humas Kreatif dan Adaptif

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) menggelar Rapat Koordinasi Kehumasan Tingkat Sulsel di Hotel Four Point, Kamis, 25 Juli 2024. Tahun ini, Rakor tersebut mengusung tema Menjadi Humas Kreatif dan Adaptif di Era Transformasi Digital.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dan mendorong kolaborasi kompetensi humas antar instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk lebih kreatif dalam menyusun strategi komunikasi yang efektif dan inovatif guna menarik perhatian publik dan membangun citra positif bagi institusi pemerintah,” kata Fitra selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Diskominfo-SP Sulsel.

Kemudian mewakili Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Diskominfo SP Sulsel A. Winarno Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan, kecepatan informasi, perubahan perilaku audiens, dan munculnya platform-platform baru menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

“Di satu sisi, era digital memberikan kita peluang besar untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam, berinteraksi secara langsung, serta mengukur efektivitas komunikasi dengan lebih akurat. Namun di sisi lain, kita juga dihadapkan pada tantangan seperti overload informasi, perubahan perilaku audiens, dan krisis reputasi yang dapat menyebar dengan cepat,” jelasnya

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran humas di Sulawesi Selatan untuk menjadi humas yang kreatif dan adaptif. Kreativitas diperlukan untuk menciptakan konten yang menarik dan relevan dengan audiens, sementara adaptabilitas diperlukan untuk menguasai platform-platform baru dan merespons perubahan dengan cepat.

Dia juga menyebut, saat ini humas memiliki peran strategis dalam pembangunan Sulsel. Humas bukan hanya corong pemerintah, tetapi juga jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Humas berperan penting dalam menyampaikan informasi tentang program-program pembangunan, membangun kepercayaan publik, serta menyerap aspirasi masyarakat.

Maka dari itu, ia menekankan di momentum kegiatan ini agar tetap memperkuat sinergi dan kolaborasi antara humas se-Sulsel.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas komunikasi publik, membangun citra positif pemerintah, serta mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Selatan. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita dapat mencapai tujuan tersebut,” terangnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber. Diantaranya Kepala Diskominfo-SP Sulsel A. Winarno Eka Putra yang membahas digital public relation dalam kehumasan.

Kedua, Pimpinan Redaksi Tribun Timur Thamzil Thahir dengan mendalami materi transformasi jurnalisme dan kehumasan.

Sedangkan yang terakhir,  Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fisip Unhas Prof. Dr. Muhammad Akbar melalui materi tugas Public Relation serta mendalami ilmu public speaking dalam bidang kehumasan. (*)

read more
DaerahNews

Survei Indikator: Elektabilitas Andi Sudirman Sulaiman Tinggi, Yang Lain Jauh Tertinggal

LANGITKU.NET, Jakarta — Lembaga Survei Indikator merilis hasil survei terbaru periode 11-19 Juli 2024 untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel). Survei ini merupakan populasi seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Sulawesi Selatan yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel survei menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 800 orang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang terdistribusi secara proporsional. Kemudian dilakukan oversample di Kabupaten Bone menjadi 400 responden. Sehingga total sample sebanyak 1130 responden.

Metode yang digunakan adalah metode stratified random sampling, yang memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar ±3.5% pada tingkat kepercayaan 95 persen.
“Sedang quality control terhadap hasil wawancara, dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti,” demikian yang dilaporan Indikator.

Perlu diiketahui, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu, lembaga survei Indikator ini merupakan lembaga survei yang paling akurat dan jitu memotret dinamika politik yang membawa Prabowo Subiyanto -Gibran menjadi pemenang dalam kontestasi Pilpres.

Prof. Burhanuddin Muhtadi yang memimpin lembaga konsultan dan riset ini pun sangat dikenal sebagai sosok memiliki independensi dan integritas yang kokoh. Prinsipnya terhadap survei yang dihasilkannya tak tergoyahkan.

Survei yang bertajuk “Peluang Menang Calon-calon Gubernur di Provinsi Sulsel” ini ingin memotret sikap dan perilaku calon pemilih di Sulsel untuk mengetahui peta dukungan politik elektoral dan ingin mengetahui faktor-faktor penting apa yang berkaitan dengan pilihan-pilihan tersebut sekaligus melihat persepsi warga Sulsel terkait isu-isu mutakhir yang mengemuka.

Hasilnya, lembaga konsultan dan riset politik terpercaya dan independen di tingkat nasional yang dikomandangi Prof. Burhanuddin Muhtadi ini menempatkan bakal calon gubernur Andi Sudirman Sulaiman jauh unggul di atas dibanding kandidat lain.

Di survei ini juga terpotret isu-isu yang dinilai masyarakat sebagai hal yang mendesak. Pertama harga-harga mahal yang mencapai angka 22,0 persen, kemudian masalah banjir sebanyak 16,4 persen, sulit mendapat pekerjaan 12,7 persen, penanganan sampah 7,5 persen serta kemiskinan yang mencapai 5,5 persen.

Adapun terkait sifat kepemimpinan yang harus dimiliki calon gubernur, masyarakat Sulsel menempatkan sifat jujur dengan angka 30,9 persen, perhatian pada rakyat 28,4 persen, bersih dari korupsi 12,1 persen, berpengalaman 10,2 persen dan religius 3,9 persen.

Simulasi Empat Nama
Di simulasi 4 kandidat, Indikator mencatat Andi Sudirman Sulaiman jauh unggul di angka 33,4 persen, disusul Adnan Purichta 12,9 persen, Andi Iwan Aras 12,3 persen dan di urutan buncit Muh Ramdhan Pomanto dengan 8,3 persen. Pada simulasi ini, responden yang tidak menjawab/tidak tahu ada 33,1 persen.

Simulasi Tiga Nama
Pada simulasi 3 nama, Andi Sudirman Sulaiman kembali memuncaki survei dengan angka 38,3 persen, kemudian Andi Iwan Aras 12,1 persen, disusul Ramdhan Pomanto 9,8 persen. Sedang yang tidak menjawab/tidak tahu sebesar 39,8 persen.

Simulasi Dua Nama
Sedang di simulasi 2 kandidat, nama Andi Sudirman makin melejit dengan elektabilitas 46,3 persen dan di urutan kedua Ramdhan Pomanto hanya dengan 9,6 persen. Ada pun responden yang tidak menjawab sebanyak 44,1 persen.

Simulasi Dua Pasang Calon
Pada simulasi head-to-head antara pasangan calon Andi Sudirman-Fatmawati dengan Muh Ramdhan Pomanto-Indah Putri, maka paslon Andi-Sudirman-Fatmawati meraih suara 47,7 persen, sedang Muh Ramdhan Pomanto-Indah Putri 17,0 persen. Yang tidak menjawab 35,2 persen.

Sedang bila terjadi head-to-head antara paslon Andi Sudirman-Fatmawati dengan paslon Andi Iwan Aras-Adnan Purichta, maka Andi Sudirman-Fatmawati memperoleh 46,0 persen, sedang Andi Iwan Aras-Adnan 19,8 persen. Tidak menjawab sebesar 34,2 persen.

Simulasi Lawan Kotak Kosong
Dalam simulasi dua pasang antara Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati dengan kotak kosong, diperoleh angka pasangan Andi Sudirman-Fatmawati 62,1 persen, sementara Kotak Kosong kecil hanya 3,8 persen, sedangkan yang tidak menjawab/tidak tahu sebanyak 34 persen.

Jadi dalam survei ini terpetakan bahwa bila maju sebagai paslon melawan kotak kosong, Andi Sudirman justru semakin melejit dalam perolehan suara.
Hal ini karena kantong suara masyarakat yang selama ini masih tidak menjawab atau tidak tahu akan menjatuhkan pilihannya ke paslon Andi Sudirman-Fatmawati. Demikian pula suara yang masih goyah (swingvoters) akan beralih ke paslon Andi Sudirman-Fatmawati.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dipaparkan Indikator jika pertanyaan diajukan bahwa pemilihan diadakan ketika survei dilakukan, secara spontan Andi Sudirman Sulaiman paling banyak disebut 12.4%, nama lain seperti Muh Ramdhan Pomanto jauh ketinggalan.
Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa Andi Sudirman Sulaiman merupakan kandidat paling potensial.
Walaupun dalam perkembangannya, meski Andi Sudirman Sulaiman harus bertarung dengan kotak kosong, maka Andi Sudirman justru makin berpeluang memenangkan kontestasi. (*)

read more
DaerahNews

Tari Harmoni Nusantara Pukau Pembukaan F8 2024

LANGITKU.NET, Makassar – 400 siswa siswi SMP se-Kota Makassar menggebrak pembukaan Makassar International Eight Festival & Forum (F8) dalam Tari Harmoni Nusantara di Panggung Utama, Kawasan Tugu MNEK pada Rabu, (24/7/2024) malam.

Tari Harmoni Nusantara adalah salah satu penampilan dari segmen Folks di F8. Menggabungkan tarian tradisional dari seluruh Indonesia, pertunjukan ini menggambarkan kekayaan dan keragaman tarian Indonesia.

Penampilan ini melibatkan 300 siswa SMP se-Kota Makassar yang berkolaborasi dengan 100 penari dari Yayasan Kesenian Anging Mamiri Sulsel. Mereka tidak hanya menunjukkan kepiawaian mereka dalam tarian, tetapi juga menghadirkan harmoni musik nusantara.

Penampilan mereka memukau masyarakat, tamu VIP termasuk tamu Internasonal. Para tamu tampak menikmati dengan memberikan tepuk tangan meriah yang mengiringi penampilan mereka sebagai bentuk apresiasi.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa penampilan ini merupakan bukti nyata bahwa anak-anak Makassar memiliki kemampuan seni yang setara dengan seniman-seniman kelas dunia.

“Pentingnya F8 sebagai wadah untuk memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan kepada dunia. F8 tidak hanya menjadi festival budaya, tetapi juga platform untuk mempromosikan dan memperkuat identitas budaya nusantara di panggung dunia,” jelasnya.

Danny mengatakan Tari Harmoni Nusantata ini sejalan dengan tema F8 tahun ini “The Unity” yang berhasil menggambarkan bahwa keanekaragaman budaya bukanlah hambatan, tetapi justru merupakan kekuatan yang mempersatukan bangsa Indonesia di mata dunia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Festival F8 Makassar Jadi Trending Topic Nasional

LANGITKU.NET, Makassar – Makassar Eight Festival & Forum 2024 jadi trending nasional. Pencarian mengenai F8 terutama di media sosial Instagram juga terbanyak.

“Alhamdulillah ini rutin digelar. Kita konsisten karena ini sebuah semangat karena kota ini penuh energi,” kata Danny Pomanto Wali Kota Makassar pada sela-sela wawancara live acara Newsline Trending Topic F8 Makassar oleh Metro TV, Selasa, 23 Juli 2024

Dia katakan, pemuda dan generasi muda di Makassar memiliki energi besar sehingga semua itu mesti disalurkan.

Dengan begitu kreatifitas mereka terimplementasikan.

Pada pembukaan besok, 24 Juli 2024, Danny menuturkan banyak sekali pertunjukan. Salah satunya ialah atraksi sukhoi, hercules, helikopter dan lainnya.

Festival terbesar di Indonesia ini juga sangat berkontribusi terhadap perekonomian dan kebudayaan Kota Makassar.

“Jelas sekali terasa betul hidupnya sanggar seni, pemusik, konten kreatif, chef, penulis, dan sebagainya. Sehingga menjadi ajang yang sangat ditunggu-tunggu,” tutur Danny.

Pada kesempatan yang sama, wali kota dua periode ini menjawab pertanyaan beberapa netizen di kolom komentar perihal tiket masuk terutama konser.

Menjawab pertanyaan itu, Danny bilang masyarakat hanya membayar tiket masuk saja lalu bisa menikmati panggung konser dan lainnya.

“Kami merespon betul soal pertanyaan itu. Jadi hanya bayar tiket masuk saja dan bisa menikmati konser,” jawab Danny.

Sebagaimana diketahui F8 kali ini melibatkan banyak negara sahabat. Seperti, Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, Australia, Jerman, Prancis, Hongkong, Brunei Darussalam, India, dan Paris.

Itu diharapkan wisatawan luar negeri bisa mengenal lebih dekat keanekaragaman budaya Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar.

F8 Makassar digelar selama lima hari, 24-28 Juli 2024, dengan menampilkan delapan festival dalam satu waktu yakni folk, fashion, film, fine art, fusion music, flora dan fauna, food, dan fiction writers.

Termasuk, F8 pada empat tahun berturut-turut masuk dalam daftar TOP 10 KEN Kementerian Pariwisata. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Plh Sekda Buka Rakor TKPK dan Luncurkan Program Penanggulangan Kemiskinan

LANGITKU.NET, Makassar – Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Darmawan Bintang, membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten/Kota dan Peluncuran Program Sistem Kolaborasi Pembangunan Komperhensif dan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Si Lebah Unggulan) dan Gerai Perizinan Sektor Perikanan dan Kelautan Yang Memiliki Dampak (Gesit Ki Pak) di Hotel Best Western, Makassar, Selasa 23 Juli 2024.

Andi Darmawan mengatakan, dua kegiatan ini memiliki hubungan yang sangat erat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga untuk memudahkan masyarakat miskin dan nelayan dalam berusaha.

“Pertama bagaimana mengatasi kemiskinan dan yang kedua bagaimana menyiapkan tanda kutip meningkatkan pendapatan dalam hal mempermudah berusaha baik bagi masyarakat miskin di pesisir maupun bagi nelayan yang mencari nafkah dia laut,” ucapnya.

Berdasarkan data yang disebutkan panitia pelaksana, kata Andi Darmawan, terdapat angka kemiskinan 712 juta penduduk miskin di dunia. Angka ini terjadi peningkatan data dibandingkan pada 2019 lalu.

“Tentu kita berpikir peningkatan ini kenapa makin banyak orang sejahtera, sementara orang miskin juga cukup meningkat. Ini mungkin disebabkan karena indikator kemiskinan juga berubah setiap periode waktu yang mengangkat indikator kemiskinan terendah. Jadi sementara orang naik dia punya pendapatan, tapi indikatornya untuk garis kemiskinan juga meningkat,” jelasnya.

Andi Darmawan juga mengatakan, data dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sekitar 1,1 juta untuk Sulawesi Selatan itu berada pada garis kemiskinan untuk desil satu.

“Jadi desil itu ada empat menurut Kemenko, desil 1, desil 2, desil 3, dan desil 4. Angka kemiskinan ekstrem yang dikeluarkan oleh Kemenko, kita berada pada desil 1 itu 1,1 (juta secara individu),” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, dalam mendukung target penurunan angka kemiskinan, pemerintah daerah dituntut untuk membuat inovasi atau program pemerintah yang dapat menekan tingkat kemiskinan untuk bisa diatasi secara bersama.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappelitbangda Sulsel, Erlan Triska, selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan ini bertujuan mensinergikan program dan kegiatan kemiskinan ekstrem antara Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Salah satu perangkat untuk memperkokoh sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten/Kota, maka kami meluncurkan Program Inovasi Sistem Kolaborasi Pembangunan Komperhensif dan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan, Program (Si Lebah Unggulan),” ucapnya.

Pilot Proyek Si Lebah Unggulan ini, kata Erlan, dilaksanakan pada Tiga Lokus Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Jeneponto, Takalar dan Kota Parepare.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Kepala Bappelitbangda Sulsel Dr Setiawan Aswad, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Dr Jayadi Nas, dan Kepala Kantor Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) Sulawesi Selatan Shintani Naoyuki. (*)

read more
DaerahNews

64 UMKM Binaan Disperindag dan Bank Sulselbar Pamer Produk di Pelepasan Ekspor Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel dan Bank Sulselbar, memamerkan produknya saat acara Pelepasan Ekspor Sulsel, yang dilaksanakan di Kawasan Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu, 21 Juli 2024. Tercatat, 64 UMKM yang terlibat dalam acara ini.

Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang hadir pada event tersebut melakukan peninjauan ke stand pameran dan pasar murah yang dilaksanakan oleh Disperindag Sulsel ini. Para pelaku usaha mengakui, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha mereka.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pameran dan pasar murah ini. Ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan produk-produk kami kepada masyarakat luas,” kata Emma, owner Violet 99, salah seorang pelaku usaha yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Produk yang dijualnya, songkolo begadang, langkoseng dan kacang disko. “Alhamdulillah pamerannya dan pasar murahnya meriah sekali dan semoga dagangan kami laris manis,” ujarnya.

“Semua silahkan datang ke sini melihat produk unggulan kami dan dibeli,” kata pelaku usaha lainnya, Sendro Kanjeng, dengan produk usahanya Jamu Kanjeng, yang juga telah diekspor ke Jepang.

Dia pun menyambut baik antusiasme pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel.

“Kami ingin Pak Gubernur sebagai pimpinan tahu bahwa rakyatnya punya banyak produk yang potensial untuk dibina,” pungkasnya.

Khusus untuk pasar murah, penyelenggara menyiapkan 10 ton komoditas. Diantaranya, 5 ton beras dari Bulog, dan 5 ton lainnya dari seperti telur, ikan, dan minyak goreng. (*)

read more
1 7 8 9 10 11 266
Page 9 of 266