close
DaerahNews

Munafri Resmi Luncurkan Calendar of Event 2026, Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang Tahun

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Makassar kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi kota daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Phinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Munafri menjelaskan bahwa bahwa kehadiran kalender event ini merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh kedepan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Wali Kota.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 Big event dengan Festival Muara yang digagas Munafri akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 Event Pendukung akan tersebar di sepanjang tahun 2026. Beberapa agenda budaya seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Munafri menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.

read more
Sports

Kejurnas Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 Resmi Dibuka

LANGITKU.NET, Makassar – Kejuaraan Nasional Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 resmi dibuka di Lapangan Ewako Tenis Indoor Telkom, Makassar, Jumat (5/12/2025). Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 Desember ini diikuti 57 atlet dari sembilan provinsi di Indonesia.

Pembukaan Kejurnas dihadiri Ketua Umum PP PESTI Brigjen Pol M Awal Chairuddin, jajaran pengurus pusat dan provinsi, serta KONI Kota Makassar yang diwakili Wakil Ketua Umum II Azhar Fachri.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Yusnadi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa Kejurnas ini menjadi bagian dari program strategis PP PESTI dalam memperkuat pembinaan atlet nasional. Ia berharap kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet potensial menuju event regional dan nasional.

Dalam sambutannya, Azhar Fachri menegaskan komitmen KONI Makassar dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga dengan menjunjung sportivitas.

Sementara itu, Ketua Umum PP PESTI menyebut Kejurnas sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet yang paling objektif. Ia juga mengajak seluruh atlet, wasit, dan juri untuk menjaga fair play dan profesionalisme selama pertandingan.

Pembukaan Kejurnas ditandai dengan servis pertama oleh Ketua Umum PP PESTI. PP PESTI juga menyerahkan bantuan peralatan pertandingan kepada pengurus PESTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai dukungan menuju Porprov XVIII Sulsel 2026.

read more
Sports

Didukung 23 Klub Tenis, Raymond Arfandy Terpilih Pimpin PELTI Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ir. Raymond Arfandy resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kota Makassar periode 2025–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Muskot) PELTI Kota Makassar yang digelar di Hotel Royal Bay Makassar, Minggu (14/12/2025).

Muskot PELTI Kota Makassar diikuti oleh 23 klub tenis se-Kota Makassar. Proses pemilihan berjalan lancar dan kondusif, dengan seluruh peserta musyawarah secara bulat menyepakati penetapan Ir. Raymond Arfandy sebagai Ketua Umum setelah dinyatakan sebagai calon tunggal.

Ketua Panitia Pelaksana Muskot, Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan aklamasi telah sesuai dengan peraturan organisasi PELTI.

“Berdasarkan peraturan PELTI, apabila dalam proses pencalonan hanya terdapat satu orang calon Ketua Umum, maka pemilihan dapat ditetapkan secara aklamasi. Hal ini telah disepakati bersama oleh seluruh peserta Muskot,” ujar Dr. Yusnadi, S,Pd, M.Pd.

Muskot tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus PELTI Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Nursyami, serta pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fahri, SH, MH, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan organisasi dan pembinaan olahraga tenis di Kota Makassar.

Pengurus KONI Kota Makassar, Azhar Fachri, SH, MH, mengapresiasi jalannya Muskot yang tertib dan demokratis.

“KONI Kota Makassar mengapresiasi pelaksanaan Muskot PELTI yang berjalan sesuai aturan organisasi. Kami berharap kepengurusan baru di bawah Ir. Raymond Arfandy mampu memperkuat pembinaan atlet dan melahirkan prestasi tenis yang membanggakan bagi Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, drg. Nursyamsi menyampaikan bahwa terpilihnya Ketua Umum secara aklamasi menunjukkan soliditas klub-klub tenis di Makassar.

“PELTI Sulawesi Selatan menyambut baik terpilihnya Ketua Umum PELTI Kota Makassar secara aklamasi. Ini menandakan soliditas organisasi dan klub-klub tenis di Makassar. Kami berharap sinergi pengurus kota dan provinsi semakin kuat dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet tenis di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ir. Raymon Arfandy ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PELTI Kota Makassar periode 2025–2029. (Foto: Daroel)

Ketua Umum PELTI Kota Makassar terpilih, Ir. Raymond Arfandy, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh klub peserta Muskot.

“Terima kasih atas kepercayaan seluruh klub. Ini merupakan amanah besar untuk bersama-sama membangun tenis Kota Makassar agar lebih maju, berprestasi, dan berkelanjutan melalui pembinaan atlet serta kompetisi yang sehat,” kata Raymond.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru periode 2025–2029, PELTI Kota Makassar diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya olahraga, serta mendorong prestasi tenis Makassar di tingkat regional dan nasional.

read more
DaerahNews

Munafri Pimpin Rakor Revitalisasi Taman Macan, Tekankan Perlindungan RTH dan Integrasi Kawasan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat koordinasi rencana revitalisasi dan pengelolaan kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura sebagai ruang terbuka hijau (RTH) terpadu yang berfungsi ekologis, sosial, dan kultural.

Rakor tersebut dihelat bersama mitra perencana H20farm Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta jajaran SKPD terkait, di Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Founder H20farm, Benjamin Martinez, memaparkan konsep penataan kawasan yang mengusung pendekatan Culture–Nature–Nurture, yakni integrasi identitas budaya lokal, respons terhadap kondisi alam, serta fungsi ruang publik yang mendukung aktivitas dan interaksi sosial masyarakat.

“Konsep ini tidak sekadar menghadirkan taman sebagai ruang rekreasi, tetapi sebagai ruang hidup yang beridentitas, berkelanjutan, dan memberi pengalaman ruang yang menenangkan sekaligus produktif,” ujar Ben.

Pendekatan yang diterapkan menitikberatkan pada lanskap organik, pemanfaatan material ramah lingkungan yang mampu menyerap air, serta desain berlapis (multi-layer) yang mengikuti kontur dan keberadaan pohon eksisting.

Penataan ruang dibagi dalam beberapa zona, antara lain zona sosial dan interaksi, zona kontemplatif, serta zona monumental. Dengan beberapa fasilitas yang direncanakan meliputi area patung, amphiteater, area bermain anak, outdoor gym, area duduk, area komersial terbatas, multifunction hall, hingga area parkir VIP.

“Seluruh penataan dirancang tanpa menebang pohon eksisting dan justru memperkuat fungsi vegetasi sebagai peneduh dan penyangga ekologis,” jelasnya.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa kebijakan utama Pemerintah Kota Makassar dalam revitalisasi taman kota adalah tidak berkurangnya nilai RTH, baik dari sisi vegetasi maupun dari aspek fisik bangunan.

Munafri juga menyampaikan kebijakan terkait konektivitas kawasan Taman Macan dan Taman Pattimura. Ia menilai penggabungan kawasan sebaiknya dilakukan secara langsung tanpa pembangunan skybridge, melalui pengaturan ulang sirkulasi jalan agar luas taman semakin optimal.

“Kita tidak usah pakai skybridge. Kita gabungkan langsung dengan mengambil jalannya, supaya luas tamannya lebih besar dan menyatu,” ujarnya.

Menurutnya, pola tersebut akan membentuk alur pergerakan pengunjung yang lebih natural, sekaligus mendorong masyarakat menikmati seluruh kawasan taman sebagai satu kesatuan ruang publik.

Selain perlindungan RTH dan integrasi kawasan, Munafri menegaskan ketersediaan area parkir menjadi salah satu isu paling krusial dalam pengelolaan taman kota.

“Kita mau menghadirkan orang, tapi parkirnya harus jelas. Karakter masyarakat kita masih point-to-point, jadi ini harus dipikirkan sejak awal,” kata Munafri.

Ia membuka peluang penjajakan lahan di sekitar Jalan Pattimura, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak swasta untuk pembangunan building parking di luar kawasan taman.

Munafri juga meminta agar desain revitalisasi Taman Macan dapat menyatu secara visual dan fungsional dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada tepat di depannya.

“Ada gradasi desain supaya taman ini menjadi bagian dari gedung pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, seiring penyelesaian gedung MPP yang ditargetkan rampung dan batas-batas pagar konstruksi dibuka penuh pada 2026, kawasan taman diharapkan menjadi ruang publik pendukung yang representatif dan nyaman.

Sementara itu, finalisasi konsep dan design akan disepakati setelah mematangkan soal kesesuaian regulasi bangunan diatas RTH, pemanfaatan ruang komersial dan skema kerja sama pengelolaan yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.(*)

read more
DaerahNews

Tim Medis Sulsel Telah Layani Lebih 2.000 Pasien di Aceh Tamiang Selama Tanggap Darurat

LANGITKU.NET, Makassar – Tim Medis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat telah melayani 2.177 pasien selama masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Pelayanan kesehatan dilakukan secara intensif melalui posko-posko kesehatan lapangan serta dukungan pelayanan di rumah sakit rujukan di wilayah setempat.

Koordinator Tim Medis Pemprov Sulsel, dr Arman Bausat, mengungkapkan sejak 12 hingga 15 Desember 2025, jumlah pasien yang ditangani di posko-posko kesehatan lapangan mencapai 1.936 orang.

Angka tersebut merupakan hasil akumulasi pelayanan medis langsung di lapangan dan belum termasuk pasien yang dirujuk maupun yang mendapatkan penanganan di rumah sakit.

“Pada tanggal 12 Desember kami melayani 207 pasien, kemudian meningkat signifikan pada 13 Desember sebanyak 778 pasien. Selanjutnya pada 14 Desember tercatat 740 pasien, dan pada 15 Desember sebanyak 211 pasien,” ungkap dr Arman dalam keterangannya, Rabu, 17 Desember 2025.

Ia mengatakan data tersebut merupakan pasien yang dilayani di posko-posko kesehatan di Aceh Tamiang. Sementara itu, jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit masih dalam proses pendataan terpisah.

“Ini baru data pasien di posko-posko. Belum termasuk laporan pasien yang ditangani di rumah sakit. Jadi total pasien yang kami layani selama bertugas di Aceh Tamiang jumlahnya 2.177 orang,” jelasnya.

Berdasarkan data tambahan, jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit selama periode 12 hingga 14 Desember 2025 tercatat sebanyak 241 pasien. Dengan demikian, total keseluruhan pasien yang dilayani Tim Medis Pemprov Sulsel bersama relawan di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 2.177 orang.

dr Arman menambahkan, mayoritas keluhan pasien meliputi penyakit infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, penyakit kulit, serta kelelahan akibat kondisi pascabencana.

Kata dia, Tim Medis Pemprov Sulsel terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan cepat, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sesuai arahan dari Bapak Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) kami hadir untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dan masyarakat mendapatkan penanganan medis yang layak di tengah situasi darurat,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Wali Kota Munafri Larang Petasan dan Konvoi, Makassar Sambut Tahun Baru dengan Doa dan Empati

LANGITKU.NET, Makassar – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah tegas, melarang penggunaan kembang petasan dan konvoi kendaraan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta menumbuhkan rasa empati terhadap masyarakat yang tengah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melarang warga membunyikan kembang petasan serta melakukan konvoi kendaraan saat perayaan pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, serta menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatra dan Aceh.

Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.

Ia menegaskan, perayaan tanpa petasan, konvoi, knalpot bising, maupun kerumunan terpusat di satu lokasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.

“Jadi, kami menghimbau bersama-sama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolrestabes Makassar, dan juga akan berkoordinasi dengan pak Dandim Kota Makassar, bahwa Pemerintah Kota Makassar akan memastikan tidak ada petasan di malam tahun baru,” tegas Munafri, di Media Center Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, kembang api dan penggunaan petasan tidak hanya mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga bertentangan dengan nilai empati di tengah musibah yang sedang dialami sebagian masyarakat Indonesia.

“Artinya satu, petasan ini bisa mengganggu ketertiban lingkungan, dan yang kedua ini adalah wujud empati kita kepada saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah, khususnya di Sumatra Aceh,” jelasnya.

Di tengah duka yang masih menyelimuti sebagian wilayah Indonesia, Pemerintah Kota Makassar mengajak warganya menyambut Tahun Baru 2025 ke 2026 dengan cara yang lebih sederhana dan penuh kepedulian.

Munafri, menegaskan larangan petasan dan konvoi kendaraan sebagai bagian dari komitmen menjaga ketertiban sekaligus solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatra dan Aceh.

Selain menjaga, keamanan dan ketertiban umum, kebijakan tersebut juga dinilai efektif dalam mencegah kemacetan serta gangguan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Makassar yang kerap terjadi saat malam pergantian tahun.

“Jadi mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian bagi seluruh warga Kota Makassar untuk tidak melaksanakan perayaan tahun baru secara berlebihan,” tambah orang nomor satu Kota Makassar itu.

Munafri memastikan bahwa seluruh perangkat pemerintah hingga ke tingkat wilayah akan dilibatkan dalam pengawasan dan antisipasi di lapangan.

Mulai dari Satpol PP, camat, hingga lurah akan diminta aktif memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik di wilayah masing-masing.

“Pasti, semua perangkat termasuk Satpol PP, lurah, dan camat akan dilibatkan untuk memastikan larangan ini dipatuhi semua, khusus anak-anak muda,” imbuh Appi.

“Kami juga akan berkoordinasi lebih lanjut, dan dalam waktu dekat akan bertemu dengan Polrestabes dan Bapak Dandim untuk memastikan pengamanan malam tahun baru,” sambung mantan Bos PSM itu.

Sebagai alternatif perayaan, Pemerintah Kota Makassar akan menggelar doa dan zikir bersama pada malam pergantian tahun.

Kegiatan tersebut menjadi simbol solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus ajakan untuk mengawali tahun baru dengan refleksi dan kebersamaan.

“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Makassar dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Munafri.

Ia menjelaskan, zikir bersama tersebut direncanakan berlangsung pada malam pergantian tahun. Setelah kegiatan doa, masyarakat diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing dan merayakan tahun baru bersama keluarga.

“Rencananya di malam pergantian tahun, Pemerintah Kota Makassar akan melakukan zikir bersama. Setelah itu, kita pulang ke tempat tinggal masing-masing untuk merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga,” pungkasnya.

read more
DaerahNews

PJ Sekda Kota Makassar Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI Ke 79

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra bertindak menjadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera pusaka merah putih Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 79 Tahun 2024.

Pelaksanaan penurunan bendera pusaka merah putih ini dilaksanakan di pelataran Anjungan City Of Makassar, Sabtu sore (17/08/2024) Pukul 17.00 WITA.

Dalam upacara ini bertindak sebagai komandan upacara, Ipda Rinal Krishna Triananda, Kasubnit 2 Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Makassar.

Sementara pembawa baki, Syarifah Sabrina Nur Madinah, SMA Negeri 8 Makassar. Pembentang Bendera, atas nama Muhammad Rayhan Al Gazalah Fakhriawan dari SMA Negeri 5 Makassar. Dan yang bertindak sebagai Penggerek Bendera yakni Muhammad Lutfi Yahid, dari SMK Telkom Makassar.

Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tim Wangsa Kota Makassar berhasil dalam menjalankan tugas menurunkan bendera Merah Putih dan menyerahkannya kepada Inspektur upacara.

Usai pelaksanaan upacara penurunan bendera, Firman Pagarra menyerahkan kembali peti yang berisi duplikat bendera pusaka merah putih dan salinan teks proklamasi kepada purna paskibraka 2023 yang telah ditugaskan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar.

“Alhamdulillah prosesi penurunan bendera merah putih yang kita cintai ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Semua bekerja sama dengan baik. Apalagi para paskibra kita dan semua petugas upacara penurunan bendera ini sangat kompak,” ucap Firman.

Firman yang didampingi Ketua DWP Kota Makassar, Fadliah Firman datang menyapa secara langsung para anggota Paskibraka beserta para pelatih dan pendamping.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas tugas yang telah dilaksanakan dengan baik sejak latihan hingga puncak peringatan HUT ke-79 RI.

Firman berpesan agar Paskibraka yang merupakan pelajar terpilih tetap menjaga silaturahmi dan kekompakan.

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih sebagai penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79 selesai dilaksanakan pukul 18.00 WITA dalam keadaan aman, lancar dan khidmat.

Turut hadir dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, antara lain Forkopimda Makassar dan jajaran OPD lingkup kota Makassar dan instansi vertikal serta masyarakat umum kota Makassar.

Diketahui, Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri upacara penurunan bendera pusaka merah putih menggunakan motor vespa dan mengenakan pakaian PSL lengkap bersama jajaran OPD lingkup kota Makassar yang start dari kediaman pribadinya di Jalan Landak Baru. (*)

read more
DaerahNews

5.881 Warga Binaan Pemasyarakatan di Sulsel Dapat Remisi HUT RI

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) memberikan Remisi (Pengurangan Masa Pidana) Umum kepada 5.881 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebanyak 73 orang di antaranya langsung dinyatakan bebas.

Pemberian remisi ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly. Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan SK tersebut secara simbolis kepada perwakilan WBP di Aula Lapas Kelas I Makassar, Sabtu, 17 Agustus 2024.

Dalam amanatnya, Pj. Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi WBP yang telah bersungguh-sungguh mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan baik dan terukur.

“Saya berpesan kepada seluruh WBP yang mendapat remisi hari ini untuk tidak mengulangi lagi kesalahan perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya. Jadikan hukuman di Lapas/Rutan/LPKA sebagai sarana untuk berbenah diri dan terus berkelakuan baik,” kata Zudan.

Penekanan Prof Zudan, mereka yang kembali kemasyarakat untuk menjauhi narkotika serta menghindari tindakan kriminal lainnya, termasuk perkelahian yang meresahkan masyarakat.

Salah seorang warga binaan yang dinyatakan bebas, Eka menyampaikan motivasinya semakin tinggi untuk kembali ke masyarakat.

“Alhamdulillah senang banget, semoga bisa kembali kemasyatakat menjadi lebih baik lagi, apalagi tadi dapat motivasi dari Bapak Gubernur,” sebut Eka.

Adapun, WBP yang mendapatkan remisi hari ini merupakan usulan dari 24 Lapas/Rutan dan LPKA yang ada di Sulawesi Selatan. Remisi yang didapatkan oleh WBP berkisar 1 (satu) bulan sampai dengan 6 (enam) bulan. Para WBP yang menerima remisi, semuanya telah memenuhi persyaratan.

Data per tanggal 16 Agustus 2024 menunjukkan jumlah isi penghuni Lapas/Rutan se-Sulawesi Selatan sebanyak 11.382 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari setengah WBP di Lapas/Rutan dan LPKA se-Sulsel menerima remisi.

Pemberian remisi ini turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Sulsel, Sekretatis Daerah Sulsel, Para Pejabat Manajerial Kanwil Sulsel, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Yudi Suseno Kepala UPT Pemasyarakatan lingkup Kota Makassar. (*)

read more
DaerahNews

PJ Sekda Makassar Terima Kunjungan PT PII, Tawarkan Pembangunan Infrastruktur LRT

LANGITKU.NET, Makassar – PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima audiensi dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) di ruang rapat sekda, Rabu (14/08/24).

PT PII sendiri merupakan institusi BUMN di bawah naungan Kementerian Keuangan yang dibuat guna mendukung percepatan penyediaan infrastruktur di Indonesia melalui skema Public Private Partnership.

Salah satu dukungan PII terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia adalah sebagai penyedia dukungan fiskal kontinjen untuk proyek infrastruktur Public Private Partnership melalui penyediaan penjaminan atas risiko kontraktual terkait tindakan pemerintah.

Kunjungannya ini untuk mengajak Kota Makassar ikut dalam Focus Grup Discusion (FGD) bersama kabupaten/kota di Sulsel yang rencana akan digelar akhir agustus dan dihadiri langsung oleh PII pusat.

“Jadi pada FGD nanti kami diminta memaparkan proyek-proyek infrastruktur prioritas apa saja yang masih belum terealisasi di Kota Makassar,” ucap Firman.

Firman mengatakan ada beberapa proyek yang nanti ditawarkan salah satunya Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu (LRT) yang rencana akan dibangun dari bandara hingga Anjungan City Of Makassar sepanjang 16,8 Km dengan total anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 3 Triliun.

“Jadi program ini berbasis KPBU atau kerjasama pemerintah dengan badan usaha. Kemarin tahun 2017 sempat kami bawa (proposal) ini ke Bappenas. Semoga melalui PII ini bisa ada progress yang lebih nyata. Karena kita perlu dukungan berupa infrastruktur yang memadai guna merealisasikan pembangunan yang telah direncanakan,” ujarnya.

“Kami sangat menyambut baik. Kita akan perbaharui data perencanaan pembangunan kami dan semoga bisa menjadi perhatian pusat,” sambung Firman.

Sementara, pihak PT PII Makassar, Asri Nur Aina mengungkapkan antusias dari kab/kota yang ada di Sulsel terhadap hadirnya rencana FGD ini.

“Kami sudah gelar yang pertama dan semua antusias. Pihak PII pusat juga mengatakan Kawasan Indonesia Timur menjadi perhatian apalagi kota Makassar karena ia adalah kota yang menjadi penyangga Ibu Kota Baru yakni IKN,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, pihaknya meminta Kota Makassar untuk menyiapkan berbagai data yang diperlukan pada saat FGD nantinya. (*)

read more
DaerahNews

Dilantik Jadi Sekda Sulsel, Jufri Rahman Ajak Semua Pihak Bangun Suasana Kondusif

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Arif Fakrulloh melantik Jufri Rahman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 14 Agustus 2024. Sebelumnya, Jufri Rahman menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kemenpan-RB.

Jufri Rahman menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan dan memohon dukungan dari semua pihak dalam menjalankan amanah sebagai Sekda Sulsel. Ia juga mengajak semua kalangan untuk bersama-sama membangun suasana di Sulawesi Selatan lebih kondusif.

“Mari kita membangun suasana kondusif. Apa perencanaan yang mau dilakukan kalau suasana tidak kondusif, itu tidak tercipta, susah kita laksanakan,” ungkapnya.

Terkait dengan pesan Pj Gubernur Sulsel untuk peningkatan pelayanan publik dan juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Selatan, Jufri Rahman mengaku mendukung program pemerintah terkait hal tersebut.

“Pelayanan publik sekarang itu juga menjadi concern utama Kementerian PAN-RB, karena disana itu ada Deputi Pelayanan Publik, dan saya kebetulan pernah tugas disana selama lima tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Prof Zudan Arif Fakrulloh meminta kepada Sekda Sulsel untuk dapat membantu menjalankan roda pemerintahan Sulawesi Selatan untuk bisa berjalan lebih cepat lagi dan trusted profit untuk provinsi yang bisa dipercaya.

Ia juga menjelaskan, pemerintahan akan semakin dipercaya oleh masyarakat dengan pelayanan publik yang semakin baik, penerimaan siswa baru di PPDB tahun depan yang semakin baik, pelayanan kesehatan yang semakin baik, pelayanan bantuan sosial, bantuan kemasyarakatan yang semakin baik.

“Banyak hal yang harus kita kerjakan karena harapan masyarakat di Sulsel semakin lama semakin meningkat. Termasuk bagaimana kita meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan formal dan non formal, serta penguatan untuk S2, S3 melalui program beasiswa, termasuk beasiswa S1 bagi kader-kader muda Sulawesi Selatan dan kelompok-kelompok muda yang berprestasi. Kita akan mengembangkan ke sana,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Zudan juga menyampaikan terima kasihnya kepada para pejabat yang telah menjabat sebagai Penjabat Sekertaris Daerah selama 22 bulan. Khususnya, bagi Pj Sekda yang menjabat saat dirinya memimpin Sulawesi Selatan. Termasuk kepada mantan Sekda Abdul Hayat Gani.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Arsjad kemudian Darmawan Bintang yang sudah mendukung saya sebagai Pj Sekda, juga kepada Pak Hayat yang sudah bersedia untuk win win solution, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)

read more
1 10 11 12 13 14 272
Page 12 of 272