close
DaerahNews

Dihadiri Wagub Sulsel, DPRD Setujui Jawaban Atas Pandangan Fraksi Terhadap Perubahan RPJMD 2018-2023

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (16/11/2020).

Dalam Paripurna ini dengan dua agenda. Yakni Jawaban Gubernur Sulawesi Selatan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Terhadap : Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023;serta Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tentang APBD Tahun Anggaran 2021.

Serta agenda pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023. Hasilnya disepakati Pansus yang terdiri dari 20 anggota.

Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Darmawansyah Muin. Yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani; Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif; beserta anggota DPRD Sulsel.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membacakan jawaban Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sulsel.

Wagub Sulsel menyampaikan, terima kasih atas penyampaian pandangan para Fraksi terhadap dua Ranperda Provinsi Sulawesi Selatan. Ia pun memberikan jawaban atas pernyataan, tanggapan, serta pertanyaan para Fraksi.

Dasar perubahan RPJMD Sulsel Tahun 2018-2023, kata dia, secara normatif didasari adanya perubahan arah kebijakan Nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020.

Dalam Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023, membuat beberapa perubahan diantaranya dari 20 indikator prioritas menjadi 17; serta program yang sebelumnya 431 menjadi 164 program.

“Kita berharap agar dengan rampingnya program pada RPJMD Perubahan secara otomatis akan berdampak pada berkurangnya kegiatan. Sehingga dengan program yang semakin simpel ini, kita bisa lebih fokus terhadap upaya pencapaian indikator kinerja utama,” jelasnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, fokus dalam upaya pertumbuhan ekonomi, pengurangan tingkat pengangguran, penurunan angka kemiskinan, serta mengurangi ketimpangan wilayah dan ketimpangan pendapatan masyarakat.

“Penyusunan Ranperda perubahan RPJMD dan ranperda APBD 2021 berjalan secara paralel. rpjmd merupakan dokumen induk di dalam pelaksanaan sisa pembangunan tahun 2021-2023 dan menjadi acuan dalam penyusunan Ranperda APBD 2021,” ungkapnya.

Setelah dilakukannya rapat paripurna ini, selanjutnya akan dilanjutkan dalam Pembahas Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulsel.

“Saya menghimbau kepada pimpinan perangkat daerah agar dapat menghadiri rapat kerja pembahasan dan memberikan penjelasan kepada Pansus Perubahan RPJMD dan Pokja Badan Anggaran,” pungkasnya.

Keseluruhan Fraksi DPRD Sulsel pun menerima jawaban dan setuju untuk melanjutkan dalam pembahasan Rapat Pansus. Selain itu, mereka pula memberikan catatan khusus untuk Pemprov Sulsel.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub beri motivasi kafilah sulsel yang akan berlaga di MTQ Padang

LANGITKU NETWORKS, Padang – Rombongan Kafilah asal Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah 54 orang tiba di Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Mereka didampingi oleh pelatih dan panitia akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 Tahun 2020 M/1442 H akan dilaksanakan tanggal 12-21 November 2020.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengantar sekaligus akan menghadiri pembukaan MTQ Nasional ke-28, Sabtu (14/11/2020) malam.

Sebelum pembukaan MTQ, Andi Sudirman melakukan pertemuan bersama Kafilah Sulsel. Turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Khaeroni; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Provinsi Sulawesi Selatan, Suherman; Pj. Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas; dan Koordinator Pelatih, Prof Rahim Yunus.

Di ruang pertemuan di Hotel Rangkayo Basa di Padang, Sabtu Siang. Para Kafilah kompak mengenakan pakaian serba merah. Dengan duduk bersila dan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan mengenakan masker.

Orang nomor dua di Sulsel ini pun memberikan support dan motivasi kepada Kafilah Sulsel.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, agar Kafilah Sulsel bisa memberikan kemampuan terbaiknya. Tak lupa pula, dirinya mengingatkan pentingnya untuk menjaga kekompakan.

“Untuk Kafilah ini kita sudah mulai menggerakkan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya ada training selama 30 hari (sebelum keberangkatan) dan didatangkan pelatih nasional,” kata Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Sulsel ini.

Andi Sudirman berpesan, “jangan pernah ada di dalam hati kita rasa was-was (jika tidak juara). Kita harus yakinkan diri kita, bahwa saya pasti juara. Utamakan berdoa sebelum berlomba. Anggaplah ini pertandingan yang terakhir, maka lakukan yang terbaik untuk Sulsel,” katanya.

Ia pun berharap, Sulawesi Selatan bisa menjadi tuan rumah pada MTQ tingkat Nasional di tahun 2024 mendatang.(jalu)

read more
DaerahNews

HUT Makassar 413 Tahun, Sinergi Pemprov dan Pemkot Kembalikan Kejayaan Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengungkap sejarah kejayaan Makassar yang tersohor karena pariwisatanya. Tanah Makassar terkenal dengan perputaran ekonomi yang kuat dengan sinergitas semua pihak juga para investornya. Hal inilah yang ia ungkapkan saat memberikan sambutan pada hari jadi Kota Makassar 413 tahun di ruang rapat DPRD Kota Makassar, Sabtu (14/11/2020).

Rudy dalam sambutannya optimis Makassar bisa kembali berjaya dan kembali bangkit ditengah pandemi Covid-19, menyusul sinergi yang kuat antara seluruh elemen, baik legislatif, termasuk Pemerintah Propinsi Sulsel.

“Alhamdulillah, berkat sinergi yang erat Maksssar mampu keluar dari zona merah dan terus melakukan upaya pengendalian Covid hingga saat ini. Kita tidak ingin lambat-lambat dalam memulihkan ekonomi, makanya kita bangun program prioritas yang strategi dan tepat sasaran” ujar Prof Rudy.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy menyampaikan terima kasih kepada legislatif yang telah menganggarkan pelebaran jalan Metro Tanjung Bunga sebagai ikon baru yang akan membawa multiplier effect yang tinggi terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Selain itu, Prof Rudy juga berterima kasih kepada Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah yang telah menginisiasi lahirnya ikon baru di Kota Makassar, seperti pembangunan lego-lego di kawasan CPI.

“Kami juga berterima kasih atas
prakarsa bapak gubernur, yang akan menghadirkan twin tower di kawasan CPI yang nantinya akan menciptakan paradigma baru hubungan eksekutif dan legislatif menjadi sinergi yang lebih kuat.
Kita juga akan melakukan penataan zona kawasan wisata, revitalisasi taman dan pedesterian, termasuk perbaikan sistem lalu lintas sebagai program prioritas. Termasuk pembenahan sistem kebersihan, menghadirkan mobil compactor yang berfungsi sebagai pengangkut sampah yang lebih efisien.
Infrastruktur pendukung segera kita bangun, seperti pasar modern, gedung parkir dan penataan jalan, termasuk bus wisata gratis di kota makassar yang akan menambah daya tarik wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati kota Makassar” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy juga menyebut sejumlah upaya dalam menggerakkan sektor riil, seperti
kerajinan tangan, serta ribuan produk-produk UMKM yang akan dimunculkan sebagai produk unggulan, termasuk kerajinan perak di Borong, dan kerajinan emas di Tallo.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah saat membacakan sambutannya menyampaikan selamat kepada Kota Makassar yang telah memasuki usia yang ke 413. Pada kesempatan ini, Nurdin memberikan pesan khusus kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar untuk terus fokus pada upaya penanganan Covid-19 yang dibarengi dengan pemulihan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap semua tetap kompak memberikan perhatian yang besar terhadap perbaikan Kota Makassar. Kita bersyukur, meskipun pandemi, namun sejumlah program strategis tetap jalan di Makassar, termasuk penyelesaian jalan tol layang Pettarani”ujar Prof Nurdin yang mendapat aplaus dari seluruh hadirin.

Mantan Bupati Bantaeng ini juga menyampaikan kondisi Makassar yang
minim dengan akses pejalan kaki.

“Kita akan membantu untuk membangun lahan parkir yang representatif, agar jalan raya terbebas dari perparkiran liar. Demikian pula ketersedian ruang terbuka hijau yang perlu mendapat perhatian serius. Insya Allah, dalam waktu dekat juga, warga Makassar akan menikmati stadion Mattoanging sebagai stadion baru yang jauh lebih representatif” lanjutnya yang kembali mendapat tepuk tangan dari hadirin.

Puncak Peringatan hari jadi Kota Makassar ke 413 di laksanakan dalam bentuk rapat paripurna DPRD Kota Makassar yang dipimpin langsung kedua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.
Dalam acara ini, juga dilakukan pembacaan sejarah singkat Kota Makassar yang di lakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali.

Di akhir acara peringatan ulang tahun Kota Makassar sekaligus juga di serahkan secara simbolis bantuan dari Kementerian Kesehatan RI yang di wakili oleh anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham kepada Pj Walikota Makassar berupa ventilator sebagai upaya pemberantasan virus covid-19 di Kota Makassar.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Bersama Jusuf Kalla, Wagub Sulsel Hadiri Peresmian JK Arenatorium

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Founder Bosowa Group Aksa Mahmud dan jajaran Forkopimda Sulsel menjemput Wapres Ke 10 dan 12 RI Jusuf Kalla di Bandar Udara Galaktika, Kamis 12 November 2020.

Kedatangan Jusuf Kalla di Makassar kali ini untuk meresmikan JK Arenatorium yang terletak di Universitas Hasanuddin.

Tiba Pukul 10.00 Wita di Bandara Galaktika Maros rombongan Wapres RI Ke Jusuf Kalla langsung menuju Universitas Hasanuddin. Diantara rombongan Jusuf Kalla terdapat beberapa Menteri pada masanya antara lain Rudiantara, Sudirman Said, Ferry Mursyidan Baldan, dan Hamid Alwaluddin. Tiba di JK Arenatorium, rombongan diterima langsung oleh Rektor Unhas.

Unhas sudah lama berkeingin memiliki arena torium, dengan proses panjang pada akhirnya kini dapat terwujud.

“Ini di bangun atas kontribusi banyak pihak, kami ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam terwujudnya arena ini salah satunya Pemprov Sulsel dengan mengalokasikan anggaran 9 M,” ungkap Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Bagi Jusuf Kalla, 40 tahun lalu 1980 saat ia saya masih berstatus mahasiswa, dari tahun ketahun ia melihat perkembangan yang maju di Unhas.

“Mari kita bersama bersyukur atas kemajuan yang dicapai ini. Suatu universitas tidak hanya dilihat dari gedung tapi harus di lihat dari berbagai hal salah satunya mahasiswanya harus terus profuktif,” kata Jusuf Kalla yang juga merupakan Ketua IKA Unhas.

Lanjutnya, Kampus membentuk kepemimpinan, dan kepemimpinan bagian dari pembelajaran untuk maju, dewasa ini tentu banyak mengalami perubahan, perubahan teknologi menjadi bagian dari kehidupan saat ini.

“Mahasiswa harus memiliki sarana teknologi dan sarana untuk berinovasi. Oleh karena itu, Mahasiswa Unhas saat ini memiliki arena torium untuk memberikan berbagai kegiatan kepada mahasiswa,” lanjutnya.

Hal itu bagi Jusuf Kalla membuat mahasiswa berfikir lebih dinamis. Berkelahilah melalui prestasi, bukan membakar kampus, bukan tawuran, dan demo anarkis.

Sementara itu, Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan Selamat datang kepada bapak Jusuf Kalla. Bagi Andi Sudirman Sulaiman, sudah lama tidak mendengar pidato dari Bapak Jusuf Kalla.

“Pak Jusuf Kalla satu satunya Wakil Presiden dengan 2 Presiden yang berbeda. Beliau juga merupakan Inspirator dan spirit bagi seluruh calon pemimimpin masa depan dan generasi yang menginspirasi sekali bagi kita semua,” jelas Andi Sudirman Sulaiman.

Pembangunan Arenatorium ini merupakan bantuan ini tidak seberapa di banding peran Unhas dalam membangun Sulawesi Selatan. Pemprov Sulsel pun memberikan bantuan hibah sekitar Rp 9 Miliar untuk penyelesaian Arenatorium ini.

Terakhir, Wagub berharap, kedepan dibutuhkan solusi produktif, efektif, yang langsung mengena kepada masyarakat menjadi kajian di kampus dan rekomendasi bagi Pemerintah Sulsel

“Sulsel saat ini memiliki kemajuan produktivitas, konsumsi, masyarakat yang didasari pertanian dan sektor lain yang membutuhkan inovasi dari Unhas untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya(jalu)

read more
DaerahNews

Di Hari Pahlawan, Wagub Sulsel Terima Penghargaan dari Kemenristek

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menerima penghargaan di kancah Nasional. Yakni menerima Anugerah Peringkat Pertama (1) sebagai Pemerintah Provinsi Progresif Kemaritiman Inovatif Tahun 2020. Penghargaan itu dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek-BRIN).

Penyerahannya dilaksanakan pada acara Peluncuran Inovasi Indonesia Expo 2020, di Auditorium BJ Habibie, Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa, 10 November 2020. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima langsung penghargaan itu. Yang diserahkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang PS Brodjonegoro.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “penghargaan ini adalah sebagai pemberi semangat kepada kami pemerintah dan seluruh masyarakat untuk terus berinovasi demi kemajuan Sulsel yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam pembukaan yang dilakukan secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo mengingatkan kerja sama Tripple Helix, atau kolaborasi antara peneliti, Pemerintah, dan industri untuk diperkuat.

“Kerja sama tersebut tidak akan berhenti, sehingga para peneliti tidak sebatas membuat prototipe saja, melainkan inovasinya bisa diproduksi dan dijual,” pintanya.

Jokowi menyambut gembira atas dilaksanakannya Inovasi Indonesia Expo 2020. Dia juga menyebutkan bahwa inovasi adalah kunci, menciptakan perubahan, solusi untuk mengatasi permasalahan, dan model dalam memenangkan persaingan.

Ia menambahkan bahwa inovasi tidak muncul begitu saja, dan harus memiliki ekosistem. “Expo ini salah satu ekosistemnya, kita harus memperkuat Tripple Helix. Indonesia butuh lebih banyak inovator di berbagai sektor seperti pangan, energi, kesehatan, manajemen, model bisnis dan digital planner, saya mengajak inovator memberikan sumbangsih kepada bangsa,” kata Jokowi.

Sementara, Menteri Ristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menerangkan Inovasi Indonesia Ekspo 2020 merupakan pameran virtual riset dan inovasi akbar sebagai acara penutup dari rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-25. Kegiatan ini, kata dia, terbagi menjadi dua kategori, Pameran Interaktif 10-13 November 2020 dan Pameran Statis 14 November-10 Desember 2020.

Di acara ini masyarakat dapat menyaksikan produk inovasi dari berbagai lembaga penelitian dan pengembangan, pengkajian dan penerapan (Litbangjirap), baik dari LPMK, litbang kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan industri, masyarakat maupun mitra internasional.

“Ekspo ini juga menandai integrasi antara komunitas dan lembaga Litbangjirap di Indonesia dengan lebih erat. Hal ini tercermin dari beberapa kegiatan, di antaranya AI Summit 2020, Nuclear Expo 2020, Indonesian Science Expo,” ucapnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Disaksikan Wagub Sulsel, BNPB Kerja Sama Unhas Dalam Pendampingan Ekonomi Pasca Bencana

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dalam rangka pembinaan pendampingan ekonomi di daerah pascabencana di wilayah Sulawesi Selatan, Badan penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Pusat penelitian bersama pengembangan (Puslitbang) Universitas Hasanuddin untuk meningkatkan perkembangan perekonomian di wilayah terdampak.

Di Sulawesi Selatan sendiri dilaksanakan di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Gowa, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Wajo.

Kegiatan Pembinaan Pendampingan Ekonomi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok usaha masyarakat sehingga mampu memulihkan dan meningkatkan ekonomi, pendapatan serta kesejahteraan masyarakat di daerah pascabencana.

Melalui kegiatan tersebut, BNPB menyalurkan bantuan stimulan sejumlah Rp 999.000.000,- dalam bentuk berbagai peralatan dan bahan produksi masyarakat.

Penyerahan stimulan ini diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Konstruksi BNPB kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan diteruskan langsung Wagub Sulsel kepada Kabupaten terkait.

“Tahapan yang dimaksud tersebut antara lain persiapan, koordinasi dan sosialisasi ke Pemerintah Daerah, bimbingan teknis, peningkatan kapasitas kelompok usaha masyarakat/bentuk studi banding, fasilitasi legalitas kelompok usaha, temu bisnis dan rapat koordinasi, dan hari ini merupakan tahap akhir yaitu ekspose laporan akhir kegiatan,” Jelas Rifai, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rabu 11 November 2020.

Lebih lanjut Rifai berharap, program ini dapat berjalan dengan berkesinambungan melalui peran serta pemerintah daerah terkait dan bantuan swasta demi peningkatan kapasitas masyarakat Sulawesi Selatan.

“Besar harapan kami agar program ini dapat menginspirasi Pemerintah Daerah, swasta, dan universitas dalam melaksanakan pemulihan dan peningkatan ekonomi di daerah lainnya,” tutup Rifai

BNPB berharap semua stakeholder dapat menindaklanjuti hasil rencana tindak lanjut tersebut sehingga kegiatan pemulihan ekonomi ini dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah dan stakeholder terkait memberikan dukungan pada kelompok yang sudah dibina BNPB.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa diperlukan Intervensi yang terkoneksi dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten terkait sistem perbendaharaan serta pemeriksaan setelah bencana.

“Dibutuhkan UU kebencanaan dari hulu sampai hilir yang lebih spesifik. Semua aturan harus mengacu pada sistem kebencanaan dari hulu sampai hilir,” pungkasnya.

Mitigasi bencana perlu di edukasi kepada masyarakat, “Diperlukan sistem edukasi kepada masyarakat mengenai kebencanaan, jika edukasi baik, korban bencana bisa di minimalisir,” sambungnya.

Bagi Wagub Andi Sudirman Sulaiman, program ini merupakan loncatan besar bagi BNPB juga Unhas.

“Peran perguruan tinggi dalam tri dharma perguruan tinggi tercapai dalam kerja sama ini dan BNPB melakukan loncatan luar biasa. Bantuan ini sangat tepat, program ini harus betul betul sampai kepada Masyarakat,” tegasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor 4 Unhas, Bupati Wajo, PJ Bupati Gowa, dan PJ Bupati Soppeng, dan Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan SDA BNPB.(jalu)

read more
DaerahNews

Siapa Penemu Internet?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Kehadiran internet mengubah segalanya. Berkat internet kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang yang mungkin belum pernah kita temui secara nyata dari belahan dunia yang belum pernah pula kita kunjungi. Hebat bukan? Tapi tahukah kamu siapa penemu internet?

Mengutip History, jauh sebelum teknologi hadir untuk membangun internet, sudah banyak ilmuwan yang mengantisipasi kehadiran jaringan luas yang menghubungkan orang-orang. Nikola Tesla menyebutnya sebagai ‘world wireless system’ pada awal tahun 1900-an. Kemudian, hadir Paul Otlet dan Vannecvar Bush yang memahami sistem penyimpanan buku dan media yang dapat ditelusuri dan dimekanisasi pada tahun 1930-an dan 1940-an.

Namun, skema praktis pertama untuk internet baru mulai hadir pada 1960-an, ketika J.C.R. Licklider mempopulerkan gagasan ‘Jaringan Antargalaksi’ komputer. Tak lama kemudian, ilmuwan komputer mengembangkan konsep ‘packet switching’, sebuah metode untuk mentransmisikan data elektronik secara efektif yang kemudian menjadi salah satu blok bangunan utama internet.
Prototipe internet pertama yang bisa diterapkan ditemukan pada akhir 1960-an dari kreasi Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET). ARPANET menggunakan pengalihan paket untuk memungkinkan banyak komputer berkomunikasi di satu jaringan. Proyek ini awalnya didanai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Pada tanggal 29 Oktober 1969, ARPANET menyampaikan pesan pertamanya: komunikasi ‘node-to-node’ dari satu komputer ke komputer lain. Komputer pertama terletak di laboratorium penelitian di UCLA dan yang kedua di Stanford, masing-masing berukuran sebesar rumah kecil. Pesannya adalah ‘LOGIN’ tetapi tetap saja kurang maksimal dikarenakan komputer Stanford hanya menerima dua huruf pertama pesan tersebut.

Teknologi ini terus berkembang pada tahun 1970-an setelah ilmuwan Robert Kahn dan Vinton Cerf mengembangkan Transmission Control Protocol and Internet Protocol, atau TCP / IP, model komunikasi yang menetapkan standar bagaimana data dapat ditransmisikan antara beberapa jaringan.

ARPANET mengadopsi TCP / IP pada tanggal 1 Januari 1983, dan dari sana para peneliti mulai merakit jaringan-jaringan yang menjadi internet modern yang kita kenal saat ini. Dunia online makin dikenal pada tahun 1990, ketika ilmuwan komputer Tim Berners-Lee menemukan World Wide Web.

Meskipun sering disalahartikan sebagai internet itu sendiri, web sebenarnya hanyalah sarana paling umum untuk mengakses data secara online dalam bentuk situs web dan hyperlink.

 

 

source : Aisyah Kamaliah – detikInet

read more
DaerahNews

Dengarkan Aspirasi Warga, Prof Rudy Keliling Kecamatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Walikota Makassar, Prof Rudy secara rutin mendatangi satu persatu kantor kecamatan yang ada di wilayah Kota Makassar. Dalam kunjungannya, Prof Rudy selalu mengecek langsung kondisi pelayanan yang diberikan aparat kecamatan kepada masyarakat. Selain itu, Ia juga melakukan dialog dengan seluruh aparat kecamatan, lurah, Tripika, pengurus LPM dan juga ketua RT/RW, sekaligus mendengar kondisi ril yang dihadapi masyarakat dilapangan.

“Esensi pemerintahan itu bukan hanya menghabiskan anggaran APBD, tapi harus betul-betul bisa merealisasikan pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat. Ketika saya menerima amanah ini (Pj Walikota Makassar), tugas paling utama yang dititipkan kepada saya yakni penanganan Covid-19 secara cepat dan efisien. Ini yang membuat saya berpikir siang malam, bahkan tidur pun dikepala saya hanya Covid dan bagaimana cara mengendalikannya” ujar Prof Rudy saat berbicara.

Bahkan menurutnya, lembaran draf peraturan walikota yang di sodorkan kepadanya sempat mengalami mengalami beberapa kali revisi sebelum di berlakukan.

“Saya ingat waktu itu draf perwali 36 yang disodorkan panjang dan berlembar-lembar. Saya baca isinya dan kupikir itu terlalu rumit dan akan sulit untuk diterapkan dilapangan. Akhirnya saya susun ulang narasinya, saya ringkas menjadi beberapa lembar saja. Demikian pula perwali 51 dan 53” ujar Prof Rudy.

Ditempat ini, Prof Rudy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparat kecamatan, Tripika, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah berjuang bersama melawan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.

“Secara perlahan, kita mulai menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, seiring penerapan protokol kesehatan tetap berjalan. Saat ini kita lihat jalan raya sudah mulai padat, pusat-pusat perbelanjaan juga sudah ramai di datangi oleh masyarakat, aktifitas perhotelan sudah berdenyut kembali. Jika Makassar berhasil melakukan penanganan, maka 80 persen Covid Sulsel tertangani. Dulu, Sulawesi Selatan selalu berada di empat besar tertinggi penyebaran Covid di Indonesia. Alhamdulillah, saat ini Sulsel sudah turun ke peringkat 23. Ini juga ditandai penurunan status Makassar dari merah ke orange” lanjutnya.

Ditempat ini, sejumlah masyarakat juga menyampaikan sejumlah keluhan layanan publik, termasuk kondisi pasar terong yang dianggapnya masih semrawut.

“Kami sudah mengecek kondisi sejumlah pasar tradisional kita, dan memang beberapa diantaranya kondisinya cukup memprihatinkan. Makanya kita akan melakukan evaluasi kinerja terhadap jajaran PD pasar, termasuk menyiapkan beberapa pasar percontohan yang terstandarisasi” lanjut Prof Rudy.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Ini Manfaat Rebusan Serai bagi Kesehatan

LANGITKU NETWORKS,  – Serai atau sereh merupakan tanaman yang umumnya digunakan untuk memasak atau dibuat minuman.

Salah satu cara memanfaatkan serai adalah dengan mengonsumsi air rebusannya, yang juga disebut sebagai teh serai.

Manfaat rebusan serai terdapat pada senyawa antioksidan dan antiradang yang terkandung di dalamnya.

Berikut ini manfaat rebusan serai bagi kesehatan yang telah banyak digunakan di berbagai negara.

1. Meningkatkan kesehatan gigi dan mulut

2. Meredakan kecemasan

3. Mengatasi kembung

4. Mencegah infeksi

5. Menurunkan kolesterol

6. Meningkatkan jumlah sel darah merah

7. Mengatasi diare

Cara membuat rebusan serai

Cara membuat rebusan serai sangat mudah dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikut:

  • Siapkan sebatang serai dan segelas air
  • Potong-potong batang serai dengan ukuran 2,5-5 cm
  • Panaskan air dan biarkan hingga mendidih
  • Siramkan air panas pada wadah tempat potongan batang serai
  • Biarkan rendaman batang serai setidaknya selama 5 menit
  • Saring air seduhan batang serai dan tuangkan ke dalam gelas.

Air rebusan serai dapat diminum panas atau dingin. Kita juga bisa menambahkan es batu untuk membuat minuman ini menjadi lebih segar.

Belum ada dosis yang pasti mengenai penggunaan serai untuk kesehatan. Kita disarankan untuk memulainya dengan meminum satu gelas satu hari. Apabila telah terbiasa, baru dapat meningkatkan jumlahnya sesuai keinginan.

Konsumsi rebusan serai cenderung aman, tapi ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya.

Meski belum ada bukti kasus atau penelitian yang mengungkapkan bahaya rebusan serai bagi kehamilan, manfaat rebusan serai yang dapat melancarkan menstruasi, dikhawatirkan dapat berdampak pada kehamilan hingga menyebabkan risiko keguguran.

 

 

Kompas.com

source :

read more
DaerahNews

“Ini Bukan Festival” Akan Hadirkan Pertunjukan dan Workshop untuk Anak-anak

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ada beragam pertunjukan dan workshop dalam gelaran “Ini Bukan Festival” yang ditujukan kepada anak-anak. Para seniman yang terlibat dalam kegiatan ini memang sengaja merancang kegiatan kepada segmen anak-anak. Tak hanya agar mereka bisa menikmati pertunjukan tapi juga bisa belajar langsung dari para seniman. “Ini Bukan Festival” merupakan kolaborasi lintas seniman yang akan diadakan di Etika Studio, mulai 15-21 November 2020.

“Kami akan menampilkan anak-anak yang bermain teater serta workshop teater anak-anak untuk guru-guru SD dan SMP,” kata sutradara teater Bahar Merdu, Sabtu, 7 November 2020.


Bahar Merdu menambahkan akan ada diskusi teater untuk menggagas festival teater anak-anak. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Sandiwara Petta Puang dan Grisbon. Selain itu, juga ada kolaborasi dongeng dan royong yang dibawakan sejumlah pendongeng kawakan. Muliadi atau akrab disapa Kak Mul menyampaikan, anak-anak tak hanya mendengar dongeng tapi juga mendapatkan tips dan kiat praktis mendongeng.

“Jadi anak-anak dan gurunya tak hanya datang mrnonton tapi juga bisa belajar dan berdiskusi,” kata pendongeng yang tergabung dalam Komunitas Dongkel Dinas Perpustakaan Kota Makassar ini.

Para pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai agenda sastra, mulai dari diskusi buku hingga pembacaan puisi dari Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Juga akan ada pertunjukan sastra lisan dari Asosiasi Pemuda Pelestari Bahasa Daerah (APPBD), yang akan menampilkan royong (lantunan kelahiran), tulkiama (senandung kematian) dan sinrilik.

“Kami juga mengadakan diskusi dengan tema sastra lisan dan dinamika persoalannya di era kekinian,” jelas Dr Asis Nojeng dari APPBD.

Musisi Bahar Karca mengatakan, dia dan teman-temannya akan menampilkan pertunjukan musik milenial dari anak-anak Grisbon, serta ngamen dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Makassar.

Panitia, khususnya PIC Pertunjukan, juga akan menyuguhkan monolog dengan aktor Arzety dari Maros, Ma’lino Dance yang menampilkan karya dan mengenang karya-karya Andi Ummu Tunru, dan tari Spirit of Bahine Kajang, Alfarabi Squad Bulukumba. Bakal tampil juga
Sanggar Seni Irikung Daeng Kamase, Sanggar Seni Rupa Tau, Batara Gowa, serta Bengkel Seni Bahasa dan Sastra Indonesia (BASSI) Universitas Muhammadiyah, Makassar.

Halim HD mengapresiasi event “Ini Bukan Festival” yang dinilai sebagai bentuk dinamika masyarakat urban yang tercipta melalui komunitas dan keberagaman. Menurutnya, posisi dan fungsi komunitas begitu penting untuk tetap menjaga tatanan nilai kebudayaan dengan visi keberagamannya.

“Melalui keberagaman nilai-nilai itulah warga kota tumbuh dan berkembang menjadi warga sebuah republik,” tegasnya.

Halim HD, Networking Kebudayaan, akan tampil dalam workshop dalam 3 sesi dengan tema berbeda. Yakni pengembangan komunitas dan jaringan kerja kebudayaan, komunitas sebagai basis sistem produksi, dan komunitas sebagai jaringan distribusi kreatif.

Sementara itu, Adam Nugraha, Koordinator Pelaksana “Ini Bukan Festival”, memastikan acara akan berlangsung sesuai jadwal, yakni 15-21November 2020. Hal.itu karena para seniman, baik perseorangan maupun yang mewakili sanggar dan komunitas menyatakan kesiapannya. Yakni, dari Rumah Seni Kasumba, Grup Sandiwara Pettapuang, Photonesia, Narasi Art Space, Aco Dance Company, Grisbon, Asosiasi Pemuda Pelestari Sastra Daerah, Bilul Art Love Jakarta, Galery de Lamacca Art, Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, Komunitas Puisi (KoPi) Makassar, dan #kakmullbercerita.

Penanggung Jawab event “Ini Bukan Festival”, Irfan Djauri, mengatakan pihaknya akan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Karena itu, setiap kegiatan pengunjungnya dibatasi hanya maksimal 100 orang. Demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung. Apalagi sejumlah kegiatan akan dihadiri oleh anak-anak.(*)

read more
1 215 216 217 218 219 272
Page 217 of 272