close
DaerahNews

Kades Jenetallasa: Mengubah Hutan Jadi Desa Wisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Kawasan ini tadinya hutan, lalu kami tata jadi Kampung Rewako dengan konsep desa wisata,” cerita Asrul, ST, MM, Kepala Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu, 11 Oktober 2020.

Kawasan hutan yang sudah disulap jadi tempat wisata menarik itu, luasnya 2 hektare. Untuk ke lokasi ini, kita masuk melalui pintu gerbang desa yang berada di depan Stadion Kalegowa. Sejak diubah menjadi lokasi wisata, hutan ini telah dikunjungi banyak kalangan, di antaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

Para pengunjungi datang untuk berbagai keperluan. Ada yang hanya berfoto dan menikmati suasana alami hutan yang rimbun. Ada juga yang datang untuk mengikuti kegiatan yang diadakan organisasinya.

Seperti hari itu, terlihat ada pertemuam yang diadakan di bawah rumah pohon mangga yang lagi berbuah. Pertemuan diadakan oleh Forum Silaturahmi Pembina (Fosipa) TK-TPA yang menghadirkan para kepala unit TK-TPA se-Kecamatan Pallang.

Menurut Nirwana dan Darmianti, dari Brigade BKPRMI Kecamatan Pallangga, Fosipa ini biasanya dilaksanakan di masjid-masjid. Untuk pertama kalinya dilakukan di luar ruangan atau outdoor.

“Suasana yang disajikan di tempat seperti ini, selain memberikan kesejukan tentu penyajian materinya akan lebih santai,” kata mahasiswa UIN Alauddin tersebut.

Asrul, saat membuka acara Fosipa itu mengatakan, Desa Jenetallasa terbuka untuk dikunjungi dan bekerjasama demi kemajuan masyarakat. Kepala Desa yang sarjana arsitek itu mengakui masih butuh promosi dan publikasi untuk memperkenalkan desa wisatanya. Salah satu caranya, ia biasa dicari warga di sini jika ada keperluan di kantor desa. Lokasi Kantor Desa Jenetallasa memang hanya beberapa meter dari Kampung Rewako tersebut.

Kawasan hutan ini, pada sisi timurnya terdaoat persawahan, sedangkan pada sisi barat dan utaranya dikelilingi rumah-rumah warga. Memang ada perkampungan di sekeliling namun begitu, suasana hutan, seperti suara siulan burung dan bunyi-bunyian dari hewan khas hutan sangat terasa.

“Tadinya kawasan ini dominan hutan jati, lalu ada ide menjadikannya sebagai kampung wisata yang juga punya dampak ekonomi,” jelas Asrul.

Saat dikembangkan jadi desa wisata, pohon-pohon yang ada tidak ditebang. Kondisi dan alur hutan diikuti, kalau ada space kosong di situ dibangun gazebo. Tak hanya pohon jati, di sini juga ada pohon taeng, pohon gamasi, pohon kenari, sukun, enau, langsat, nangka. Kelapa, dan kecapi. Pohon monstera yang lagi populer juga terlihat tumbuh merambat di beberapa batang pohon yang usianya mungkin sudah ratusan tahun.

“Ini masih hutan asli, satu-satunya yang masih tersisa di Kecamatan Pallangga,” kata seorang warga.

Desa wisata Kampung Rewako ini punya banyak fasilitas, yang bisa dijadikan sebagai spot foto. Ada rumah pohon, kebun jati, kebun mini, tempat parkir sepeda, dan lapangan olahraga. Selain itu juga ada kebun ketahanan pangan, bank ternak, posko logistik, budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), dan taman baca.

Aspek yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan UMKM juga diperhatikan. Di sini ada Sekretariat Karang Taruna, Pos FKPM, pelayanan kesehatan, rumah tenun, Posyandu, dan warung kopi. Asrul mengakui, pengembangan desa wisata ini banyak mendengar masukan dari tokoh masyarakat dan warganya.

Adanya partisipasi masyarakat dibuktikan melalui pengelolaan desa wisata ini. Menurut Parno, warga Desa Jenetallasa, yang menjaga kebersihan semuanya warga. Mereka menyapu dan menyiram tanah serta tanaman biar pengunjung selalu merasa nyaman. Juga rutin memberi makan ikan yang ada di kolam, seperti ikan nila dan ikan mas.

Di area ini juga dipasang banyak papan informasi yang mengingatkan pengunjung tetang pentingnya mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.(jalu)

read more
DaerahNews

Berbagi ke Panti Asuhan, Wagub Sulsel Apresiasi Masika Care

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Berlangsung di Halaman Kampus Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro di Jalan Prof. Dr. Abdurrahman Basalamah, Kota Makassar, berlangsung acara Masika Fest 2, Sabtu (10/10/2020).

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sulawesi Selatan.

Masika Fest 2 ini mengusung tema yakni “Peduli, Berkarya dan Bersinergi Membangun Masyarakat yang Kuat di Tengah Pandemi Covid-19”.

Agenda ini merupakan rangkaian 27 Tahun Masika ICMI yang jatuh pada tanggal 8 Oktober 2020. Untuk diketahui, tanggal 8 oktober 1993 melalui Pertemuan Nasional I di Puncak Cisarua, Bogor, Masika ICMI dideklarasikan sebagai bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia oleh Presiden BJ Habibie, waktu itu.

Salah satu rangkaian Masika Fest 2 ini adalah kegiatan ‘Masika Care’. Masika Care ini dengan beberapa agenda diantaranya, gerakan 1000 masker untuk panti asuhan; paket kebutuhan pokok untuk panti asuhan; serta gerakan 1000 vitamin untuk panti asuhan.

Ketua Masika ICMI Sulsel, Ardiansyah S. Pawinru mengatakan, bahwa Masika Fest ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Masika ICMI Sulsel.

“Kami bekerjasama dengan Relawan Milenial Makassar, Kimia Farma dalam Masika Care ini. Dengan fokua kami kepada Panti Asuhan di Makassar, karena juga terdampak dalam pandemi covid-19,” ungkapnya.

Selain Masika Care, adapun kegiatan lainnya dalam Masika Fest 2 ini seperti Sekolah Pemilu Masika ICMI Sulsel bekerjasama dengan KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel ; Zoominar Nasional dengan tema Membincang Indonesia di Masa Pendemi 17 Oktober 2020; lomba penulisan esai dan opini tentang pandemi dan Indonesia; dialog kepemudaan dan pendidikan bersama para stakeholder 27 Oktober 2020.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman turut hadir dalam Masika Care ini. Ia pun mengaku, mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Masika ICMI Sulsel yang berkaitan dengan kondisi saat ini.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Ia pun mengajak, untuk bersama bersinergi dan bersatu untuk berjalan membantu sesama masyarakat.

Andi Sudirman mengaku, selalu mensupport organisasi-organisasi yang memiliki kegiatan yang sifatnya untuk masyarakat luas.

“Saya tidak mau ada sekat dengan kegiatan untuk masyarakat banyak atau organisasi yang menjadi leading dalam kegiatan itu. Saya akan memaksimalkan waktu untuk mereka. Saya tertarik untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Dirinya pun mengajak Masika ICMI untuk ikut agenda yang akan dilakukannya di Pulau Lakkang, Makassar.

“Kita akan mencoba visit Pulau Lakkang. Kita ingin semua organisasi ikut melihat apa yang dapat dilakukan di sana, kedepan kita bisa bersinergi,” pintanya.

Diakhir acara, dilaksanakan secara simbolis penyerahan bantuan paket kebutuhan pokok dan masker dari Wagub Sulsel kepada Ketua Masika ICMI Sulsel. Yang kemudian akan dibagikan ke beberapa Panti Asuhan di Makassar.

Turut hadir diantaranya Pimpinan Kimia Farma Makassar, Direktur Pascasarjana Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro.(jalu)

read more
DaerahNews

BPK Rilis Hasil Pemeriksaan Pendahuluan, Wagub Sulsel Akui Ini Jadi Bahan Evaluasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar pertemuan secara virtual, Selasa (6/10/2020).

Pertemuan itu dengan agenda Exit Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja atas Penanganan Pandemi Covid-19 Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2020 pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Sekretaris Provinsi Sulsel; Inspektorat Sulsel; Dinas Kesehatan Sulsel; BPBD Sulsel; serta tim Pemeriksa BPK RI Sulsel.

Wakil Penanggungjawab Tim Pemeriksa BPK Sulsel, Suhardi menyampaikan, pemeriksaan atas Penanganan Pandemi Covid-19 ini telah dilakukan sejak tanggal 10 September.

“Tim Pemeriksa ini ada tiga tim. Yaitu di Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros,” ujarnya.

Suhardi menyampaikan, bahwa BPK menemukan yang menjadi catatan dan akan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.

“Ini baru tahap pendahuluan. Nanti bisa jadi perubahan-perubahan untuk perlu diperdalam lagi,” ujarnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kondisi pandemi Covid-19. Mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dirinya memberikan support terhadap BPK RI.

“Proses pemeriksaan adalah sistem keterbukaan dan transparansi data, saling berdampingan untuk membuka sejelas-jelasnya apa yang harus dikerjakan,” akunya.

Dirinya berharap, “hasil pemeriksaan ini untuk perbaikan sistem dalam penanganan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Ia pun meminta OPD Lingkup Pemprov Sulsel untuk membantu BPK untuk kebutuhan data dan rincian informasi yang dibutuhkan kedepannya.

Usai memberikan sambutannya, Tim Pemeriksa BPK RI memaparkan, hasil identifikasi permasalahan.

Menanggapi hasil pemeriksaan pendahuluan BPK, Wagub Sulsel mengatakan, bahwa catatan-catatan ini nantinya untuk perbaikan sistem.

“Seperti standar pelayanan rumah sakit, sampel-sampel, dan SOP-SOP serta catatan lainnya. Ini menjadi catatan untuk evaluasi kedepan,” imbuhnya.(jalu)

read more
Lifestyle

Selama WFH, Istirahatkan Mata Tiap 2 Jam

LANGITKU NETWORKS – Sejak kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) diberlakukan karena pandemi Covid-19, banyak dari kita menatap gadget atau gawai jauh lebih lama dari biasanya. Hal ini tentunya tidak baik untuk kesehatan mata.

Menatap layar gawai selama berjam-jam dapat menyebabkan masalah penglihatan. Sebut saja mata kering, berkaca-kaca, mata lelah, hingga merasa sakit kepala.

Bila dibiarkan, tentunya hal itu bisa bertambah parah. Untuk menjaga kesehatan mata, ada lima langkah sederhana yang bisa dilakukan. Berikut ulasannya.

1. Batasi waktu layar

Saat WFH, kebanyakan orang seolah tidak bisa lepas dari gawai. Entah karena mengerjakan tugas di laptop maupun menonton serial favorit di ponsel. Kebiasaan itu tentu harus diubah.

Pasang pengingat atau alarm setiap dua jam sekali untuk beristirahat dari layar gawai. Paling tidak istirahatkan mata selama 20 detik dan pandanglah obyek minimal enam meter.

2. Konsumsi makanan tinggi vitamin A dan C

Pola makan seimbang dan memilih nutrisi yang tepat sangat penting untuk kesehatan penglihatan. Pilihlah makanan yang kaya vitamin A dan C. Bisa juga mengonsumsi salmon karena mengandung asam lemak omega-3 esensial

3. Pakai masker mata

Menatap layar gawai selama berjam-jam menyebabkan ketegangan di saraf mata. Oleh karenanya, penting untuk membuat saraf tersebut rileks kembali.
Gunakan masker mata gel (eye pads) untuk menenangkan mata. Bisa juga mengompres menggunakan es atau mentimun untuk menghilangkan mata berair dan merah.

4. Tidur nyenyak

Langkah penting untuk menjaga kesehatan mata adalah mendapatkan tidur nyenyak. Mengistirahatkan mata sama pentingnya dengan mengistirahatkan tubuh. Mata perlu memulihkan kekuatannya dan tidur cukup adalah kuncinya.

5. Pakai kacamata anti UV

Sinar ultraviolet pada matahari berbahaya untuk kesehatan mata. Oleh karenanya, saat beraktivitas di luar rumah usahakan untuk memakai kacamata hitam anti UV yang bisa melindungi mata dari sinar UVA dan UVB.

source : Pinkvilla
Penulis: Maria Adeline Tiara Putri
Editor: Lusia Kus Anna

kompas.com

read more
Lifestyle

Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Jumlah Air yang Harus Dikonsumsi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Rutin minum air putih tidak hanya menjaga tubuh terhidrasi tapi juga membantu menurunkan berat badan.

Penelitian membuktikan minum air secara teratur dapat mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi serta meningkatkan rasa kenyang dan metabolisme tubuh.

Air membantu meningkatkan thermogenesis atau produksi panas dalam tubuh. Semakin tinggi panas tubuh, maka metabolisme semakin meningkat.

Suatu penelitian di Korea menyatakan, konsumsi air sebelum makan dapat mencegah konsumsi kalori berlebih karena sensasi rasa kenyang yang diberikan. Oleh karenanya dianjurkan untuk meminum air 20-30 menit sebelum makan.

Penelitian lain di Amerika menemukan orang yang rutin minum air sebelum makan berat badannya turun 2 kg lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan hal serupa.

Di sisi lain, air juga meningkatkan lipolisis yaitu kemampuan tubuh untuk memecah lemak untuk digunakan sebagai sumber energi.

Bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan, tidak perlu konsumsi minuman yang aneh-aneh untuk mencapai berat ideal. Cukup minum air putih lalu berbagai manfaat akan datang menghampiri.

Mulai dari menurunkan indeks massa tubuh hingga meningkatkan metabolisme karbohidrat dan sensitivitas insulin.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah air membantu membuang racun dan mengurangi peradangan di tubuh.

Lantas, berapa banyak air yang harus diminum agar mendapatkan manfaat penurunan berat badan?

Melansir Style Craze, jumlah air yang diminum antara perempuan dan laki-laki berbeda.

Perempuan harus minum setidaknya 2,2 liter air sedangkan pria minum 3 liter air. Jumlah ini dianjurkan untuk mereka yang tidak rutin berolahraga.

Namun, bagi yang bergerak aktif jumlahnya harus ditambah hingga 300 mL setiap 15-20 menit sekali ketika sedang berolahraga.

Dengan demikian jumlah air yang diminum jauh menjadi lebih banyak yakni sekira 4-5 liter pada perempuan atau 6-7 liter pada laki-laki.

 

 

source :Maria Adeline Tiara Putri
Editor: Lusia K us Anna

read more
Health

Sering Bawa Ponsel Saat BAB? Hentikan, Ini 3 Risiko Terburuknya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pernah bawa ponsel ketika buang air besar? Jika sering, sebaiknya hentikan kebiasaan itu karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebenarnya tidak selalu ponselnya yang salah, terkadang perilaku ketika memegang ponsellah yang menghadirkan malapetaka. Misalnya, jadi berlama-lama di toilet sehingga panggul kelelahan.

Risiko lainnya bisa dialami oleh saluran pencernaan. Buang air besar (BAB) yang terlalu lama bisa memicu kekambuhan wasir atau ambeien.

Selengkapnya, ini 3 risiko BAB dengan membawa ponsel, dikutip dari Brightside.

1. Menyebarkan bakteri

Sebuah studi menunjukkan bahwa ponsel lebih kotor daripada dudukan toilet. Ponsel yang digunakan sepanjang hari rentan menjadi sarang bakteri karena sering dipegang-pegang.

Ketika sedang buang air besar, kemungkinan besar ponsel membawa bakteri E.coli yang menyebabkan masalah usus.

2. Risiko terkena wasir

Ketika main ponsel saat BAB, seseorang akan duduk untuk waktu yang lebih lama. Jelas saja, konsentrasi untuk mengeluarkan feses terdistraksi dengan apa yang dilihat di ponsel.

Kondisi ini meningkatkan kemungkinan kamu terkena ambeien karena lebih banyak waktu yang dihabiskan di toilet di mana tekanan diberikan pada organ tubuh.

3. Disfungsi panggul

Menghabiskan waktu lama saat BAB dapat mengganggu sel-sel di tubuh dan menimbulkan masalah otot. Organ tubuh seperti usus, kandung kemih, dan organ intim bisa bermasalah karena otot dasar panggul tidak cukup kuat untuk menopangnya.

Postur tubuh juga berpengaruh pada pinggul, terutama jika membungkuk dalam waktu lama.(jalu)

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
DaerahNews

Terima Kunjungan Kakanwil Kemenag Sulsel, Wagub Bahas Persiapan MTQ Tingkat Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, Khaeroni mengunjungi Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, Selasa (6/10/2020).

Ia didampingi oleh jajaran Kemenag Sulsel diantaranya Kabag TU, Kabid PHU, Kabid PAIS disambut oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Biro Kesra Sulsel.

Dikatakannya, bahwa kunjungan ini dalam rangka silaturahmi. Mengingat, Khaeroni baru saja menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Sulsel pada 15 September 2020 setelah dilantik oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Khaeroni menyampaikan jejak karirnya yang sebelum di Sulsel sempat menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Salatiga. Dan juga sempat bertugas di Kendari.

Mereka pun membahas terkait Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Yang bisa menjadi masukan untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya.

“Kunjungan kami untuk silaturahim bersama pak Wagub. Kami meminta masukan,” ujarnya.

Mereka pun membahas kondisi pandemi Covid-19 di Sulawesi Selatan. Dengan kasus terkonfirmasi (positif) yang melandai.

Menanggapi hal itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, “Alhamdulillah, Rt (angka reproduksi) kami turun 0,76. Hal itu juga karena adanya operasi yustisi dari gabungan TNI, Polri dan Satpol PP,” ungkapnya.

Selain itu, hal itu karena adanya sikap disiplin dari masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kami menerima audiens Bapak Drs. H. Khaeroni, M.Si selaku Kakanwil Agama sebagai pejabat baru di lingkup Provinsi Sulawesi Selatan. Semoga bisa bersinergi bersama Pemprov Sulsel untuk kemaslahatan bersama,” tuturnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, mempersiapkan lebih matang kafilah yang akan melaju pada MTQ Tingkat Nasional ke 28 di Padang Sumatra Barat bulan November mendatang.

“Kami melakukan pelatihan secara virtual untuk kafilah dengan menghadirkan pelatih Nasional,” katanya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Sulsel ini pun akan memberikan reward untuk kafilah asal Sulsel yang bisa meraih juara 1, 2 dan 3 dalam MTQ Tingkat Nasional nantinya.(jalu)

read more
DaerahNews

Satgas Covid-19 Sebut Sulsel Bebas Zona Merah, Wagub : Berkat Kerja Bersama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kabar baik dari Sulawesi Selatan. Kabar terbaru menyebutkan, jika Sulsel tidak lagi tercatat sebagai wilayah yang berstatus zona merah.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, jika dua Provinsi yakni Jawa Timur dan Sulawesi Selatan tidka lagi berstatus zona merah.

“Dari segi zona risiko, kabupaten/kota zona merah di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan pada pekan ini seluruhnya sudah berpindah menjadi zona oranye. Ini artinya tidak ada lagi zona merah,” kata Juru Bicara Satgas, Wiku Adisasmito, Selasa 6 Oktober 2020.

Wiku menyampaikan apresiasinya kepada dua wilayah tersebut. Hal baik ini diharapkan juga diikuti daerah-daerah lain. “Ini adalah prestasi yang luar biasa dari dua provinsi ini,” akunya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut senang atas kabar itu. Dirinya berharap Sulsel bisa tidak lagi zona merah ataupun bisa meningkatkan status pada zona hijau.

Upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel bisa membuat angka positif (terkonfirmasi) tampak melandai dan angka kesembuhan yang tinggi. Seperti data harian Covid-19 tanggal 6 Oktober 2020, sulsel tercatat terjadi penambahan kasus positif (terkonfirmasi) 46, dengan angka kesembuhan 200 dan 0 angka kematian.

Untuk angka reproduksi (Rt), per 4 Oktober 2020, Sulawesi Selatan paling rendah di Indonesia. Dengan Rt 0,76.

Upaya intervensi sektor hulu dan hilir menjadi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Salah satunya melalui program Duta Wisata Covid-19.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, “Alhamdulillah, Sulawesi Selatan sudah keluar dari zona merah,” ucapnya.

Dirinya pun mengakui, bahwa hal ini tentunya berkat kerja bersama dari sektor hulu dan hilir.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih ke seluruh Tim Hulu diantaranya Operasi Yustisi yang melibatkan TNI, Polri dan Satpol-PP; Program Swab Gratis, Dinkes/Nakes, Duta Wisata Covid-19, serta jajaran Pemda/Pemkot. Hal itu pula untuk tim dari sektor Hilir diantaranya tim Nakes, Management RS dan lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, “Ini kerja tim kerja bersama dan semangat bersama. Ini belum usai tapi kita sudah di jalan yang benar dan progresif,” tegasnya.(jalu)

 

read more
Health

Sering Sakit Pinggang? Waspadai Penyakit Ginjal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Keluhan sakit pinggang cukup sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sakit pinggang dirasakan mulai di bawah tulang rusuk atau disebut di daerah lumbar. Rasa sakitnya bisa menjadi sangat kuat, sehingga mengganggu pengidapnya menjalani aktivitas sehari-hari. Penyebabnya pun beragam mulai dari kelelahan, kelebihan mengangkat beban, faktor hormon, dan terlalu lama duduk.

Namun, sakit pinggang juga dapat menjadi gejala penyakit ginjal. Dikutip dari Webdm, sakit pinggang dapat muncul akibat ginjal yang bermasalah karena organ tersebut berfungsi untuk menyaring limbah dan cairan dari aliran darah ini terletak di bawah tulang rusuk yang berada tepat di sebelah kanan perut. Hal itulah yang menyebabkan pinggang dapat sakit karena lokasinya yang berdekatan dengan ginjal.

Apa bedanya dengan sakit pinggang biasa?

Dikutip dari Healthline, ciri-ciri sakit pinggang gejala penyakit ginjal bisa dikenali dari lokasi nyeri, jenis nyeri, dan tingkat keparahan nyeri. Lokasi nyerinya berada di salah satu atau kedua sisi pinggang dekat panggul. Lebih tepatnya berada di kanan atau kiri tulang belakang, di antara bagian bawah tulang rusuk dan pinggul.

Perbedaan jenis nyeri sakit pinggang gejala penyakit ginjal dengan sakit pinggang pada umumnya adalah rasa sakit yang menetap. Sedangkan pada sakit pinggang yang marak dialami dapat diatasi dengan cara memperbanyak gerak. Pada orang dengan penyakit batu ginjal, rasa sakit akan semakin parah jika bergerak dan cenderung menjalan ke bagian tubuh lain seperti paha.

Jika anda mengalami sakit pinggang dan gejala penyakit ginjal lainnya seperti demam atau meriang sampai menggigil, mual dan muntah, urine berwarna keruh atau cokelat, sering kencing, buang air kecil terasa sakit, ada riwayat infeksi saluran kencing, ada darah dalam urine dan keluar batu kecil-kecil saat kencing, maka periksakan diri anda. Bisa jadi sakit pinggang yang Anda alami merupakan gejala penyakit ginjal.

 

source : Thalitha Yuristiana – detikHealth

read more
DaerahNews

Akan Gelar Silatnas, Pengurus Adpertisi Sowan Ke Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut kehadiran pengurus Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi).

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, pertemuan itu digelar secara terbatas dan tetap menggunakan masker di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Senin (5/10/2020).

Ketua Adpertisi, Buyung menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ini untuk sowan kepada Wagub Sulsel. Mengingat Adpertisi berkantor pusat di Kota Makassar.

Dalam kesempatan itu pula, Buyung memperkenalkan rekan-rekan pengurus yang mendampinginya.

Ia pun menyampaikan rencana silaturahmi nasional (Silatnas) Adpertisi Tahun 2020. Yang menjadi salah satu agenda, yakni Webinar.

“Kami meminta kesediaan bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk hadir dalam seminar (Webinar) kami,” ujarnya.

Hadirnya Adpertisi bertujuan untuk mewadahi PTS dalam bergerak bersama utamanya pada aktivitas-aktivitas yang berdasar pada Tri Darma perguruan tinggi dan menilai kinerja para dosen.

Ia pun memaparkan beberapa kegiatan-kegiatan Adpertisi. “Diantaranya PKM (pengabdian pada masyarakat) di Kabupaten Takalar, terkait masalah kesehatan dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik kegiatan-kegiatan Adpertisi. Terlebih yang menyangkut tujuan ke masyarakat.

Dirinya menyarankan, “membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Misalnya pameran atau pasar-pasar UMKM-UMKM untuk masyarakat. Lakukan pendampingan untuk pelaku-pelaku UMKM rumah tangga,” ujarnya.(jalu)

read more
1 221 222 223 224 225 272
Page 223 of 272