close
Showbiz

Tampil Gemilang, Wayang Orang Daring Pertama Sirnaning Pagebluk

LANGITKU NETWORKS – “Empak empo tan kuciwa memanise esemmu, nimas ayu Dyah Sembodro pepujanku, wong kuning, legananan tresnaku sundhul wiyati…

Suara Prabu Corona Bhirawa memecah adegan pertama. Inilah pagelaran wayang orang daring pertama di Indonesia, yang disiarkan langsung via ZOOM pada Sabtu 27 Juni 2020 lalu.

“Saya terpaku di depan layar komputer. Laksana ribuan jarum kecil yang menyerbu pori-pori sekujur badan,” ucap Didi Kaspi Kasim, Editor In Chief National Geographic Indonesia.

Acara bertajuk Akhir Pekan Bersama Siaran Langsung Via Zoom Wayang Orang Daring Pertama di Indonesia Sirnaning Pagebluk itu dibuka oleh Prabu Corona Bhirawa dengan tembangnya. Hingga Dewi Wara Sembodro bersanding bersama Raden Arjuna saat menutup pagelaran.

“Semua awak pementasan ini seolah menahan napas,” kata Didi. “Kami mengakhiri pagelaran dengan melepas layar hijau yang berfungsi sebagai latar maya, yang disaksikan langsung oleh para pemirsa. Barangkali ini yang mengejutkan pemirsa: Pagelaran wayang orang ini benar-benar dipentaskan dari rumah masing-masing seniman. Kini, semuanya bisa menyaksikan kehidupan nyata di rumah para seniman: lemari, meja, kursi, dan hiasan dinding,” lanjutnya.

Walaupun pertujunkan itu jauh dari sempurna kata Didi. Namun, banyak seniman lain yang kelak bisa menyempurnakan dan membuat purwarupa dalam dunia pertunjukan digital yang lebih epik.

Peserta yang hadir pun turut memanjatkan pujian dan kepuasan selama menonton pertunjukan wayang orang tersebut.

“Sirnaning Pagebluk” dalam Bahasa Indonesia bermakna “Hilangnya Pandemi”. Tajuk itu merupakan refleksi kita akan keprihatinan, doa, dan pengharapan supaya pandemi lekas berlalu.

Rencana pertunjukan itu sudah di rancang oleh Paguyuban Wayang Orang Bharata dan National Geographic Indonesiasejak lebih dari sebulan lalu.

“Cerita ini bermula dari diskusi bersama awak National Geographic Indonesia. Kami berbincang tentang kekhawatiran nasib para pekerja-pekerja seni yang terdampak situasi dari pagebluk ini. Tanpa pagebluk pun situasi sudah serba sulit bagi mereka. Berat rasa hati membayangkan mereka menghadapi hari-hari bersama keluarga,” ucap Didi.

Betul saja, lebih dari 100 pekerja seni di paguyuban itu harus merindukan pentas. Pagebluk telah memutus hubungan antara mereka dan panggung pementasan di Senen. Semangat mereka untuk berekspresi dan berkarya demi melestarikan budaya tercekat pagebluk.

Walaupun semula tidak paham bagaimana cara mewujudkanya. Pertunjukan ini di dasari oleh pengetahuan panggung daring National Geographic Indonesia dan pengetahuan dan keahlian luar biasa wayang orang dari Paguyuban Wayang Orang Bharata.

“Kami berlatih dan bergelut dengan teknologi, yang sejatinya masih belum menguasainya dengan betul. Kami juga mencari solusi agar pertunjukkan wayang orang ini tetap mempertahankan pakem-pakemnya.”

Didi melanjutkan “Ini bukan perkara mudah. Tak ada buku panduan pertunjukan yang bisa menjelaskan dan memandu kami bagaimana cara mudah melakukannya. Kami harus mencobanya satu per satu, dari kegagalan demi kegagalan.”

“Wayang Orang Daring Pertama di Indonesia” merupakan sinergi National Geographic Indonesia, seniman wayang orang Bharata, bersama PT. Pertamina (Persero) sebagai mitra dalam program pelestarian budaya.

 

source : Siaran Langsung Via Zoom Sinarning Pagebluk

editor : Mahandis Yoanata Thamrin

 

read more
Health

5 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari, Bisa Cegah Sakit Jantung!

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Jalan kaki adalah olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana saja tanpa butuh peralatan mahal. Meski begitu, manfaatnya luar biasa banyaknya. Kelebihan lain berjalan kaki adalah bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas lain. Misalnya untuk mobilitas dari tempat parkir menuju tempat kerja, atau menuju tempat makan siang.

Aktivitas sesimpel ini jika dilakukan secara rutin bisa memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Meningkatkan energi

Memulai hari dengan berjalan kaki dapat memberikan lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi yang dikutip dari Healthline menujukkan bahwa orang dewasa berjalan selama 20 menit di luar ruangan mendapatkan lebih banyak energi daripada yang berjalan dengan waktu yang sama di dalam ruangan. Selain itu, menaiki tangga selama 10 menit memberikan energi untuk menghilangkan ngatuk daripada meminum kopi.

2. Memperbaiki suasana hati

Manfaat fisiologis dari berjalan kaki di pagi hari adalah meningkatkan mood, mengurangi stress, mengurangi kecemasan, dan mengurangi gejala depresi. Untuk hasil yang lebih efektif, disarankan untuk berjalan kai selama 20-30 menit setidaknya 5 hari dalam seminggu.

3. Menurunkan berat badan

Berjalan di pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan. Berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar hingga 150 kalori dengan disertai dengan diet sehat dan olahraga lainnya.

4. Mencegah serangan jantung

Sumber riset dikutip dari Healthline menunjukkan bahwa berjalan selama 30 menit/hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 19 persen. Jika Anda hidup dengan diabetes, berjalan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. bahkan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

5. Tidur lebih nyenyak di malam hari

Berjalan hal pertama dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Sebuah studi 2017, dikutip dari Healthline mengamati orang dewasa berusia 55 hingga 65 yang mengalami kesulitan tidur di malam hari atau hidup dengan insomnia ringan. Mereka yang berolahraga di pagi hari mengalami kualitas tidur yang lebih baik di malam hari.

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Kapan Waktu Sarapan yang Baik?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sarapan pagi adalah sesi makan paling penting sepanjang hari. Tak hanya memperhatikan kualitas asupan, kita ternyata juga perlu mempertimbangkan waktu sarapan yang baik. Momentum sarapan yang tepat bisa menunjang tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Rentang 2 jam setelah bangun tidur

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Theresa Shank menyampaikan, waktu sarapan yang baik berada dalam rentang dua jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu dua jam sejak bangun tidur dapat mengurangi nafsu makan tak sehat dan gula darah lebih stabil,” jelas dia seperti dilansir Women’s Health. Shank menjelasakan, saat gula darah tidak stabil karena jam makan yang kurang tepat, seseorang cenderung ingin mengemil atau makan berlebihan. “Sarapan dapat mempercepat metabolisme. Begitu bangun tidur, tubuh perlu segera cepat keluar dari kondisi puasa,” jelas dia.

Waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes

Rentang waktu dua jam setelah bangun tidur adalah waktu sarapan yang baik bagi orang dengan kondisi kesehatan normal. Namun tidak berlaku untuk penderita diabetes. Kelompok ini perlu mengontrol kadar gula darah lebih stabil dengan mengatur jam makan. Untuk itu, waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes berada dalam rentang waktu satu jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu satu jam sejak bangun tidur ini bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah penderita diabetes,” kata ahli nutrisi Maya Feller, R.D.

Waktu sarapan yang baik saat olahraga

Terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga, para ahli gizi sepakat menyesuaikan rekomendasi sesuai kondisi tubuh setiap individu. Setiap individu punya preferensi masing-masing untuk olahraga dulu atau sarapan dulu. Misalkan, seseorang cenderung sakit perut apabila sarapan dulu sebelum olahraga, maka sarapan lebih direkomendasikan setelah kelar berolahraga. Namun, jika Anda tipe orang yang pusing atau kliyengan saat olahraga dalam kondisi perut kosong, ada baiknya Anda sarapan dulu sebelum berolahraga. Anda tak perlu ambil pusing terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga. Poinnya, Anda perlu melihat kondisi tubuh. Secara umum, sarapan selang satu sampai dua jam sebelum atau setelah olahraga cukup untuk bekal energi.

Jangan lewatkan sarapan

Saparan pagi yang sehat adalah salah satu fondasi untuk modal beraktivitas sepanjang hari. Tidak sarapan atau melewatkan sarapan bisa memicu masalah kesehatan seperti stres dan kelelahan. Selain itu, melewatkan sarapan juga rentan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kurang gizi. Pasalnya, orang yang tidak sarapan pola makannya berubah dan cenderung makan berlebihan di lain waktu.

source :
Forbes,WomensHealth
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

read more
DaerahNews

Guru-guru SDN KoSamJa Buat Buku Pengalaman PJJ Selama Pandemi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Buku adalah kenangan terbaik menyimpan sebuah pembelajaran bagi seorang guru. Apalagi buku dan guru sulit dipisahkan. Menyebut guru, kita akan diingatkan pada buku-buku pelajaran, bacaan aktivitas pembelajaran yang terkait dengan buku. Menyebut buku, kita akan diingatkan pada pengalaman belajar di sekolah, yang lagi-lagi tak bisa lepas dari buku.

Buku tak hanya berisi rumus dan teori, tapi juga menyimpan catatan, perasaan dan kisah-kisah sarat pembelajaran dan inspirasi. Sayangnya, masih kurang kita temukan kisah-kisah hidup para guru yang ditulis oleh guru itu sendiri. Meski telah banyak gerakan literasi yang memotivasi guru untuk menulis, selalu saja tak mudah untuk memulainya. Padahal kisah para guru, apalagi selama masa pandemi Covid-19, penuh warna, penuh dinamika.

Itulah mengapa, Kepala SD Negeri Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati, S.Pd, terus mendorong gurunya agar berani menuangkan pikiran, perasaan dan gagasannya dalam bentuk buku. Walaupun dia mengakui, dirinya pun berproses bersama guru-gurunya itu agar bisa menelurkan buku.

Fahmawati mengemukakan hal itu di sela-sela Pelatihan Menulis, yang diadakan di sekolahnya, di Jalan Baji Gau, Makassar, Rabu, 8 Juli 2020. Pelatihan dengan peserta guru-guru dari sekolah yang namanya biasa disingkat KoSamJa itu, keluarannya nanti berupa buku. Pelatihan ini mengundang Rusdin Tompo, sebagai narasumber sekaligus orang yang nanti menjadi editor buku.

“Jadi nanti guru-guru kami akan menulis pengalamannya memberikan pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19,” kata Fahmawati.

Tulisan dari para guru selama murid-murid dirumahkan sehingga dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu akan dikumpul jadi satu bunga rampai. Dikatakan, ada banyak kisah dan cerita yang menunjukkan dedikasi para guru sebagai pendidik.

Pada saat pelatihan, Rusdin Tompo, yang memang merupakan penulis dan editor buku itu lebih banyak berbagi pengalaman dan memberi kiat praktis. Ia juga memberi motivasi agar guru tak ragu menulis, termasuk menulis buku. Ia meyakini ada banyak pengalaman, pembelajaran dan pandangan-pandangan guru yang sangat layak ditulis dan dibukukan.

Sri wahyuningsih Naim, S.Pd dalam sesi tanya jawab mengajukan pertanyaan, bagaimana kalau tulisannya baru sedikit ditulis dan kemudian tersimpan begitu saja. Menurut Rusdin, tulisan belum jadi atau setengah jadi, tetap masih bisa dilanjutkan. Tulisan-tulisan seperti itu anggap saja sebagai modal, tabungan, atau bahan dasar untuk dikembangkan jadi tulisan.

Lain lagi yang ditanyakan Iswati, S.Pd. Ibu guru yang suka bernyanyi ini bertanya, apakah jika seseorang mampu menulis kosakata yang banyak maka ia berpotensi menjadi penulis? Pertanyaan ini diajukan setelah games menyambung kata yang dilakukan peserta. Rusdin Tompo menjelaskan, memiliki perbendaharan kata yang banyak bisa jadi awal bagi seseorang untuk bisa menulis. Karena dengan banyak stok kata maka tentu saat menulis dia tidak kesulitan membuat kalimat atau punya banyak pilihan diksi.

Pelatihan dengan kelas kecil ini rupanya cukup interaktif. Peserta tampaknya berupaya mendapatkan tips-tips praktis dari narasumber yang sudah menulis dan menjadi editor puluhan buku dengan ragam genre itu. Salah satu yang juga didiskusikan adalah bagaimana mengatasi kemandekan saat menulis.

“Bagaimana cara mengatasi moody saat menulis,” tanya Irwan Ali, S.Pd, guru kelas IVB yang ikut dalam pelatihan hari itu.

Rusdin Tompo kemudian berbagi pengalaman cara mengatasi semangat menulis yang drop. Katanya, ia biasa membaca tulisan-tulisan pendek dan ringan, yang habis sekali baca, seperti puisi atau artikel. Selain itu, ia biasa juga me-refresh diri dengan jalan-jalan ke toko buku atau bersilaturahmi dengan temannya di warkop atau kafe sembari berdiskusi tentang kepenulisan dan perbukuan.

“Tentu masing-masing orang punya cara sendiri untuk men-treatment dirinya agar kembali semangat menulis,” pungkas mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan itu.(*)

read more
DaerahNews

FKUB Sulsel Silaturahmi Bersama Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel berkunjung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Jum’at (17/7/2020).

Silaturahmi FKUB Sulsel ini diterima oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang juga sebagai Dewan Penasehat FKUB Sulsel.

Ketua FKUB Sulsel, Prof Abd Rahim Yunus menyampaikan, jika pertemuan ini membicarakan perihal rapat kerja FKUB yang akan dilakukan secara virtual melalui Zoom. Salah satunya terkait langkah FKUB dalam membantu pemerintah dalam pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah pak Wagub mendukung itu dan memang kita sudah lama rencanakan untuk mencari kebersamaan dalam menanggulangi Pandemi ini,” ujarnya.

Diketahui, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

Mengingat FKUB ini adalah organisasi yang didalamnya ada para tokoh agama, ulama, pendeta dan pemuka agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga FKUB bisa ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait Covid-19.

Namun sebelum itu, kata Abd. Rahim, jika nantinya anggota FKUB terlebih dahulu melakukan rapid tes. Jika hasilnya tidak reaktif, kemudian harus mendapat persetujuan dari tokoh-tokoh agama untuk turun berkomunikasi ke masyarakat.

FKUB, kata dia, berencana membentuk FKUB milenial. Yang nanti di dalamnya terdiri dari pemuda-pemuda.

Dirinya pun melaporkan hasil rapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel. Dengan imbauan, yakni umat Islam di Sulawesi Selatan agar berdoa, baik sendiri-sendiri atau bersama-sama untuk keselamatan saudara-saudara yang tertimpa musibah di Luwu Utara. Serta MUI mengimbau kepada seluruh masjid di Sulawesi Selatan agar menggelar salat gaib untuk korban banjir dan longsor, seusai pelaksanaan salat Jumat, 17 Juli 2020.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong, FKUB sebagai yang terdepan untuk membina jemaahnya. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

“FKUB menjadi garda terdepan dalam mencounter isu-isu hoax yang beredar di masyarakat yang berpotensi jadi sumbu provokasi,” tuturnya.

“Juga kita dorong dalam aksi-aksi sosial seperti (korban banjir) di Luwu Utara,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, diantaranya Kepala Kesbangpol Sulsel, Asriady Sulaiman; serta pengurus FKUB Sulsel.(jalu)

read more
DaerahNews

KKGO Kecamatan Manggala Beri Bantuan ke Luwu Utara, SDN Borong Jadi Posko Induk

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kelompak Kerja Guru Olahraga Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (KKGO SD PJOK) Kecamatan Manggala, Makassar, sejak 15 Juli 2020, menggalang bantuan bagi korban banjir di Luwu Utara. Bantuan dikumpulkan di SD Negeri Borong, Jalan Borong Raya No. 8, yang dijadikan sebagai Posko Induk untuk Kecamatan Manggala.

“Kami tergerak menggalang bantuan dan donasi setelah melihat kondisi korban banjir bandang yang begitu memprihatinkan, sehingga butuh uluran tangan,” kata Sumardani, S.Pd, Ketua KKGO SD PJOK Kecamatan Manggala, periode 2020-2023, yang dijumpai di Posko Induk, Jumat, 17 Juli 2020.

Sumardani bersama guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Guru Olahraga lantas menyampaikan rencana penggalangan dana itu kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Manggala, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd. Setelah mengadakan meeting secara virtual dengan pengurus K3S Kecamatan Manggala, diputuskan untuk menggalang bantuan sebagai bentuk empati kepada para korban. Hendriati Sabir, yang juga Kepala SD Negeri Borong, bahkan ikut menyumbang demi meringankan beban para korban.

Bantuan kemudian mengalir ke Posko Induk dari sekolah-sekolah, tak hanya dari sekolah di wilayah Kecamatan Manggala, tapi juga berasal dari Kecamatan Panakkukang, Tallo, dan Tamalate. Bantuan itu ada yang dari guru-guru, orangtua siswa, juga murid. Bantuan antara lain berupa pakaian, mie instan, beras, air mineral, popok bayi, perlengkapan salat, ada juga Alquran. Bantuan dari guru dan orangtua juga diberikan dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening bendahara KKGO Kecamatan Manggala, Evawati Bahtiar, S.Pd.

Hingga hari Jumat, bantuan terus berdatangan, termasuk bantuan sebanyak 1 mobil pickup dari SD Inpres Perumnas Antang III dan bantuan sebanyak 2 mobil jenis city car dari SD Inpres Bangkala dan SIT Nurul Fikri.

“Insya Allah, tanggal 18 Juli, besok, kami akan mengantar langsung bantuan ke Posko Induk di Kecamatan Baebunta yang dikelola oleh teman-teman guru olahraga di sana,” jelas Sumardani, yang juga guru olahraga di SD Inpres Kajenjeng itu.

Koordinator lapangan Posko Induk, M Amin Syam, S.Pd, mengatakan, informasi penggalangan bantuan bagi korban bencana Luwu Utara dilakukan dalam bentuk flyer yang disebar di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan grup-grup WhatsApp.

Neni Wahyuni Wahab, S.Pd, guru kelas 1 SD Negeri Borong mengatakan, beberapa muridnya yang baru saja naik ke kelas 2 juga ikut menyumbang.

Sumardani mengatakan, penggalangan bantuan ini baru pertama kali dilakukan KKGO SD PJOK Kecamatan Manggala, pada periode kepengurusannya. Sejauh ini, dia selalu berkomunikasi dengan teman-temannya di Luwu Utara untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan para korban.

“Dari info yang kami peroleh, warga yang tertimpa musibah sangat membutuhkan lilin sebagai alat penerangan,” ungkap Sumardani.

Namun begitu, lanjutnya, bantuan berupa apapun akan sangat membantu meringankan beban para korban di Luwu Utara.(jalu)

read more
Showbiz

Java Festival Production Kembali Hadirkan Soulnation Virtual Edition Dalam Melomaniac

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Setelah mengadakan sesi live streaming pertama Melomaniac, pada 4 Juli 2020 yang sukses, PT. Java Festival Production sekarang akan mengadakan serangkaian pertunjukan Melomaniac di www.jfp.events. Edisi kedua ini akan mulai disiarkan pada 18 Juli 2020 dengan tema “Soulnation Virtual Edition”. Tema ini dibuat berdasarkan serangkaian festival yang dilakukan oleh Java Festival Production beberapa tahun yang lalu yang dikenal sebagai Java Soulnation Festival yang digunakan untuk menyajikan musik R&B, Soul dan Hip Hop.

Melomaniac: Soulnation Virtual Edition akan menampilkan artis dan musisi yang berbeda di setiap sesi. Pada tanggal 18 Juli 2020, pertunjukan ini akan menghadirkan Bubu, Matthew Sayersz, Kyriz Boogieman dengan Home Band “EZ Collective” (Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Jordy Waelauruw, Reynold Banea, Kevin Yosua, Ayoe & Henry Gaspersz) dan mereka akan menampilkan lagu-lagu bertajukneo-soul, lagu asli mereka sendiri, dan lagu-lagu D’Angelo, Common, Erykah Badu, Lauryn Hill, Musiq Soulchild, Robert Glasper – Black Radio dan masih banyak lagi.

Selain musisi yang berbakat dan lagu-lagu yang menakjubkan, penonton juga dapat mengirimkan pesan kepada musisi yang tampil melalui fitur live chat yang terdapat di situs streaming dan akan ada kesempatan bahwa pesan-pesan tersebut akan dibacakan oleh artis yang sedang tampil.

Tiket Melomanaic: Soulnation Virtual Edition dapat di beli melalui
www.jfp.events/ticket/melomaniac-soulnation-ve
(jalu)

read more
DaerahNews

DPK Provinsi Sulsel Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan tetap produktif selama pandemi Covid-19. Sejak merebaknya virus Corona, bulan Maret 2020, sama sekali tidak menurunkan semangat jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) itu. Rupanya, semangat mereka yang terjaga, lantaran selalu dimotivasi oleh Mohammad Hasan, SH, MH, yang selama kurang lebih dua tahun terakhir memimpin instansi tersebut.

“Kalau kami adaptif dan tetap produktif selama masa pandemi, hal itu karena saya selalu menekankan kepada seluruh staf agar kerja, kerja, kerja,” ungkap Mohammad Hasan tentang kiatnya memompa semangat timnya, melalui rilis yang dikirim oleh Heri Rusmana, pustakawan pada DPK Provinsi Sulsel, kepada media ini, Senin, 13 Juli 2020.

Produktivitas DPK dapat diukur dari kemampuan instansi itu mengoptimalkan potensi, daya dan motivasi yang dimiliki agar menjadi produk yang bermanfaat dan punya dampak positif. Produktivitas yang dimaksud di sini, bisa berupa kebijakan, program, dan kegiatan untuk menghasilkan sesuatu, baik itu berupa produk yang berwujud fisik maupun berupa jasa atau layanan.

Mohammad Hasan menambahkan, di masa adaptasi kebiasaan baru, DPK mengadakan berbagai kegiatan. Ada kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat pengguna perpustakaan, ada juga sejumlah kegiatan yang diselenggarakan bersama mitra kerja dari berbagai kalangan.

“Mitra kerja kami cukup beragam, seperti penggiat literasi, komunitas perpustakaan lorong, penulis buku, budayawan, seniman, jurnalis dan mitra lainnya,” jelasnya.

Kepedulian dan dukungan DPK terhadap mitra kerjanya, juga ditunjukkan ketika Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng mengalami musibah saat banjir bandang beberapa wakgtu lalu. Dengan sigap, Kadis DPK Provinsi Sulsel, Mohammad Hasan, mengadakan kunker ke Bantaeng untuk memberikan bantuan. Bantuan itu berupa hibah buku, peminjaman peralatan untuk perbaikan buku, serta bantuan pengiriman tenaga pustakawan dan arsiparis untuk memperbaiki bahan pustaka dan arsip yang rusak terkena banjir.

Pada tahun ini, DPK Provinsi Sulsel menggelar even Festival Aksara Lontaraq 2020 bekerja sama dengan KabarMakassar dan KGI Network yang akan menjadi momentum untuk membudayakan aksara lontaraq di tengah-tengah masyarakat. Perhelatan berskala internasional itu, sudah di-launching pada 25 Juni 2020 oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, dengan menghadirkan pembicara mancanegara.

“Puncak acaranya nanti pada tanggal 29 Agustus 2020, sekaligus malam kebudayaan dengan memberikan award kepada tokoh yang dinilai punya kontribusi nyata bagi pelestarian aksara lontaraq,” kata Upi Asmaradhana, Founder dan CEO KGINetwork, yang merupakan salah seorang inisiator festival.

Sejumlah penyair, sastrawan, penggiat literasi, jurnalis, seniman, budayawan, dan akademisi terlibat dalam kegiatan yang disebut sebagai gotong royong kebudayaan ini.  Sebut di antaranya Prof. Nurhayati Rahman, Yudhistira Sukatanya, Rusdin Tompo, Idwar Anwar, Zaenal Beta, Bahar Merdhu, Rimba, Chaeruddin Hakim, Asis Nojeng, Muh. Alifi serta duo Arman Pio dan Andi Ananda Putri. Mereka yang berasal dari lintas generasi ini punya peran berbeda, mulai dari panitia, tim juri, juga pengisi acara.(*)

read more
Health

3 Kesalahan Pagi Hari yang Bikin Kamu Susah Kurus

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tingkat metabolisme dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk usia, berat badan, dan genetika. Tak hanya itu, tingkat metabolisme juga dipengaruhi oleh aktivitas kamu di pagi hari. Tak sedikit orang yang melakukan kesalahan di pagi hari, hanya ingin menurunkan berat badan. Padahal kesalahan tersebut justru berakibat pada penurunan metabolisme tubuh,

Dikutip dari News Medical Life Science, Metabolisme tubuh sangat berkaitan erat dengan ketersediaan nutrisi. Metabolisme sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan semua reaksi kimia yang terlibat dalam mempertahankan kehidupan sel di dalam tubuh. Oleh sebab itu sangat penting untuk menjaga sistem metabolisme tubuh sejak pagi hari.

Berikut 3 kesalahan di pagi hari yang dapat memperlambat metabolisme tubuhmu :

1. Tidak sarapan

Melewatkan sarapan adalah upaya terburuk bagimu yang ingin menurunkan berat badan karena hal itu justru memperlambat metabolisme tubuhmu. Ketika kamu tidak makan, otak mengirimkan pesan ke seluruh tubuh untuk menghemat energi, mengisyaratkannya untuk menahan lemak yang disimpan. Makan dalam satu jam setelah bangun memicu proses metabolisme yang disebut termogenesis. Proses ini bertujuan untuk mengubah makanan menjadi energi.

Kamu juga harus mengetahui bahwa secangkir kopi bukanlah bagian dari sarapan. Sarapan lah dengan kandungan protein sekitar 350 kalori. Dengan demikian, ada kalori yang dapat dibakar untuk menjadi energi.

2. Tidak olahraga

Sebuah penelitian mengatakan bahwa berolahraga di pagi hari sangat baik untuk proses pembakaran kalori karena dapat menghasilkan keringat yang jauh lebih baik ketimbang waktu lain. Lakukan kardio dengan intensitas tinggi untuk mengaktifkan gen pembakar lemak. Hal ini ampuh dalam membakar kalori sekitar 100 hingga 200 lebih banyak.

3. Mengabaikan latihan otot

Latihan beban dapat meningkatkan massa otot yang merupakan ‘mesin’ pembakar kalori di dalam tubuh. Sertakan strength training dalam rutinitas pagi selama sepuluh menit sebagai penambah metabolisme tubuh.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh melewatkan ketiga rutinitas tersebut setiap pagi hari karena rupanya sangat mempengaruhi metabolisme tubuhmu. Semoga bermanfaat!

 

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
DaerahNews

Enam Kali Banjir Selama Dua Bulan , Wagub Harap Normalisasi Sungai di Luwu

LANGITKU NETWORKS, Luwi – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman tiba di Kabupaten Luwu, Selasa (14/7/2020) sore. Ia disambut oleh Sekda Luwu, Ridwan Tumbalolo; Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali; Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Rahman Mandaria dan Lurah Suli, Sukmawati Gusalim. Mengenakan pakaian dinas BPBD, Andi Sudirman langsung menuju Sungai Suli di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu.

Sungai itu merupakan salah satu penyebab banjir akibat air yang meluap dari sungai. Hingga menyebabkan banjir di Kabupaten Luwu beberapa hari lalu.

Diketahui, sekitar seminggu lalu puluhan desa/kelurahan di Kabupaten Luwu terendam banjir.

Desa terendam banjir tersebar di empat kecamatan yang berada di bagian selatan daerah ini. Yakni Kecamatan Suli, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Larompong, dan Kecamatan Larompong Selatan.

Lurah Suli, Sukmawati Gusalim mengaku, bahwa di daerahnya ini sudah enam kali terjadi banjir dalam waktu dua bulan.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman pun menyarankan, perlunya normalisasi sungai.

“Ini harus normalisasi Sungai, dengan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Harus duduk bersama karena ini bukan pekerjaan kecil,” jelasnya.

Lanjutnya, “kehutanan perlu sisir di hulu bahwa alih fungsi lahan dan penebangan perlu diintervensi baik pengawasan yang ketat maupun penataan dan penghijauan kembali,” ujarnya.

Andi Sudirman hanya sebentar di Kabupaten Luwu. Ia kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Luwu Utara. Diketahui, banjir bandang melanda Luwu Utara, Senin malam (13/07/2020). Akibatnya, ribuan rumah warga dihantam banjir bandang. Banjir ini dilaporkan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut.

read more
1 240 241 242 243 244 272
Page 242 of 272