close
LifestyleUmum

Sebagai Alumni UNHAS, Abdul Rachmat Noer Dukung Kampus Bersih Dari Gerakan LGBT

LANGITKU.NET , Makassar – Viralnya kasus mahasiswa Fakultas Hukum Unhas yang menyatakan dirinya memiliki gender netral mendapatkan tanggapan dari berbagai alumni Universitas Hasanuddin.  Salah seorang diantaranya adalah Andi Sudirman Sulaiman yang juga Gubernur Sulsel.

Bahkan Andi Sudirman Sulaiman, meminta pihak kampus tidak memberikan ruang dan bertindak tegas terhadap keberadaan kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Dukungan dari para alumni Unhas untuk tidak memberi ruang gerak kepada kaum LGBT terus mengalir.

Ketua I IKAFE Unhas Abdul Rachmat Noer mengiyakan pernyataan Gubernur Sulsel.

Menurutnya memang tidak sepantasnya kaum LGBT diberi ruang di kampus yang memiliki wibawa akademik tersebut. Perilaku LGBT selain bertentangan dengan semua agama juga tidak sesuai dengan budaya masyarakat Sulawesi Selatan, ungkapnya.

Berbicara soal hak mendapatkan pendidikan, semua masyarakat berhak untuk mendapatkan itu. Tetapi perlu dipahami bahwa LGBT adalah salah bentuk penyimpangan seksual, penyimpangan interaksi sosial yang tidak mendapatkan tempat di masyarakat Sulsel, ujar Rachmat.

Sekjen PP Kerukunan Keluarga Turate (KKT) Jeneponto ini menyebutkan bukanlah sebuah pelanggaran HAM apabila gerakan LGBT tidak diberi tempat di Kampus Unhas. Justru mereka itu harus diobati dan diarahkan untuk kembali kepada fitrahnya sebagai makhluk ciptaan Allah, ungkap Rachmat.

Karena itu saya setuju dengan Pak Gubernur dan kawan-kawan alumni lainnya serta para tokoh agama dan masyarakat untuk tidak memberi ruang kepada komunitas LGBT. Kan mereka itu termasuk orang sakit dan butuh penanganan, tegasnya.(*)

Leave a Response