close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, PJ Sekda Resmikan 19 Puskesmas Berstandar ILP

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra secara resmi melaunching 19 Puskesmas berstandar Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).

Peresmian ini ditandai dengan penyerahan SK Wali Kota dan penandatanganan komitmen kepada para Kepala Puskesmas.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan, Ditjen Kesmas Kemenkes RI, dr. Darmawali Handoko, Direktorat Tata Kelola Kesehatan Masyarakat, Lisa Trestiasari, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, DR. dr. H. Ishaq Iskandar, Senior Program Manager USAID Momentum Sulsel, dr. Salwa Mochtar, para Kepala Dinas Kota Makassar, Camat Se Kota Makassar, di Ruang Sipakatau, Kamis (1/08/2024).

Firman mendukung penuh transformasi layanan kesehatan primer ini. Dia mengatakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) bagian dari meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan.

Dengan tujuan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat dan mewujudkan masyarakat sehat dengan membenahi standarisasi layanan kesehatan, kelembagaan dan struktur organisasi, serta digitalisasi masif dalam sistem pelayanan.

“Jadi puskesmas membawahi posyandu yang sudah berstandar ILP ini lebih ke pelayanan yang berfokus pada kelompok sasaran, yang awalnya hanya melayani ibu dan bayi, nantinya Posyandu menawarkan paket untuk seluruh usia, baik dari anak, remaja, hingga lansia. Jadi semua usia sudah bisa ke posyandu untuk mengecek kesehatannya,” ucapnya.

Firman mengungkapkan untuk dapat berjalan secara optimal, diperlukan penataan kelembagaan, sumber daya dan pola pembinaan berjenjang, salah satunya revitalisasi peran Posyandu dan sistem kelembagaan meliputi struktur organisasi dan anggaran.

Sejalan dengan standarisasi ILP pada posyandu ini, Firman juga menyebutkan pelayanan kesehatan di Kota Makassar sejak 2016 sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah tingkat pusat dan international.

Terbukti tiap tahunnya layanan kesehatan home care Makassar menjadi top inovasi pelayanan publik dari Kemenpan Rb serta masuk top 40 besar dari PBB.

“Dengan adanya ILP ini semoga bisa menjadi lebih baik apalagi dilengkapi dengan kendaraan listrik home care . Bisa sinergi dalam percepatan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan, Ditjen Kesmas Kemenkes RI, dr. Darmawali Handoko, pentingnya integrasi pelayanan kesehatan primer sebagai upaya meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Makassar.

Implementasi ILP merupakan tindak lanjut dari 6 transformasi bidang kesehatan yang sudah dimulai sejak tahun 2022, yang salah satunya adalah transformasi layanan primer.

“Tim dari pusat sudah datang tadi ke Puskesmas, postu dan Posyandu di Kota Makassar. Alhamdulillah bagus semua. Ini jadi cerminan kalau kota Makassar ini sudah siap menerapkan standar ILP pada layanan kesehatannya,” paparnya.

Ia juga menjelaskan berbagai program dan strategi yang akan diimplementasikan melalui ILP untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih terpadu dan efisien.

Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendeteksi penyakit secara dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Jadi semua bisa ke posyandu untuk memeriksa. Saya harap dengan hadirnya ILP dapat meningkatkan derajat masyarakat dan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah,” tandasnya. (*)

Berikut 19 Puskesmas yang Dilaunching

1. Tamalate
2. Kaluku Bodoa
3. Mamajang
4. Kassi-kassi
5. Paccerakkang
6. Baranglompoa
7. Ballaparang
8. Pamoang
9. Karuwisi
10. Layang
11. Antang perumnas
12. Bulorokeng
13. Rappokalling
14. Makkasau
15. Patinggalloang
16. Tamangapa
17. Sudiang
18. Sudiang raya
19. Minasaupa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Resmikan Tugu Ikan Knalpot Brong di Fly Over

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kapolrestabes Makassar Kombespol Mokhamad Ngajib meresmikan Tugu Ikan Knalpot Brong di Jl AP Pettarani, Fly Over, Rabu, 31 Juli 2024.

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan, inisiasi Kapolrestabes luar biasa.

Bahwa tidak selalu pesan ajak dan larangan dibuat naratif. Melainkan dibuat seni yang menarik perhatian.

Itu, kata Danny, justru memberikan dampak lebih besar dari pendekatan narasi.

Selain itu, kepemimpinan Kombespol Ngajib juga dinilai kreatif lantaran memanfaatkan barang tak bernilai menjadi memiliki nilai.

“Tugu ini sesuatu yang luar biasa. Hal yang jadi sampah jadi bernilai. Itulah hakikat kepemimpinan yang cerdas,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutannya di sela-sela, siang tadi.

Di samping itu, bentuknya juga ikan yang bertanda mensupport Kota Makan Enak. Pula memiliki semangat Kota Rendah Karbon sebagaimana yang dicanangkan Kota Makassar.

“Maknanya ada seni, low carbon, re-use dengan semangat kota rendah karbon. Jadi ini asli ekspresi khas Makassar,” ujar Danny memuji.

Dia berharap ini menjadi legacy untuk mengajak masyarakat tertib lalu lintas juga amal jariyah bagi semua.

Kapolrestabes Makassar Kombespol Mokhamad Ngajib mengatakan knalpot tidak sesuai spesifikasi adalah suatu pelanggaran yang menonjol.

Tidak hanya di Makassar tetapi seluruh Indonesia.

“Di Makassar ini menjadi salah satu target kita (knalpot brong) untuk tertib lalu lintas karena tidak hanya melanggar aturan tetapi juga meresahkan masyarakat,” jelas Ngajib.

Apalagi sudah banyak korban kecelakaan dari penggunaan knalpot ini karena sering kali digunakan untuk balapan liar.

Tercatat knalpot yang disita sekitar 5.000 unit yang mana tidak dimusnahkan tetapi dikreasikan menjadi monumen.

Juga Ngajib menyampaikan rasa bangga terhadap Danny Pomanto karena terus membantu dan berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar.

“Kami bangga memiliki wali kota yang luar biasa. Sulit mengikuti langkah beliau karena sudah memiliki banyak penghargaan,” ucapnya. (*)

read more
DaerahNews

Sekretaris Diskominfo SP Sulsel Menerima LHP Inspektorat TA 2023-2024

LANGITKU.NET, Makassar – Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika Statistik Persandian (Diskominfo SP) Sulsel Sultan Rakib, Rabu 31 Juli 2024 menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Tahun Anggaran 2023-2024.

LHP tersebut diserahkan Sekretaris Inspektorat Nuzlia Qurniaty Syam, di ruang kerja Sekretaris Inspektorat Sulsel.

“Secara resmi kami serahkan LHP Diskominfo Sulsel untuk kemudian ditindaklanjuti seluruh nya 60 hari ke depan,” ujar Nuzlia.

Sekadar diketahui, selama dua pekan lebih, Inspektorat Sulsel melakukan pemeriksaan rutin terhadap TA Dinas Kominfo SP Sulsel 2023-2024. “Dan hari ini kita sudah terima LHP nya setelah kita melakukan klarifikasi terhadap P2HP sebelumnya,” ujar Sultan Rakib. (*)

read more
DaerahNews

BPJS Kesehatan Minta Bantuan Pemprov Sulsel Tingkatkan Kepesertaan di Daerah

LANGITKU.NET, Makassar – BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk meningkatkan kepesertaan di kabupaten kota. Saat ini, Universal Health Coverage (UHC) Sulsel sudah 100 persen, artinya semua kabupaten sudah menerapkan kewajiban untuk kepesertaan BPJS.

Hal tersebut dibahas dalam Forum Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Implementasi Pelaksanaan PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi) bersama Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulsel, di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Senin 29 Juli 2024. Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Darmawan Bintang.

“Harapannya adalah bagaimana mengidentifikasi terutama warga kurang mampu, pekerja-pekerja sektor formal itu bisa diperluas. Yang jelas bahwa Universal Health Coverage Sulsel sudah 100 persen. Artinya semua kabupaten sudah menerapkan kewajiban untuk kepesertaan BPJS,” jelas Andi Darmawan.

Dalam rapat tersebut, lanjutnya, diharapkan adanya fasilitasi dari Pemprov Sulsel dalam membantu BPJS Kesehatan melalui pemerintah kabupaten kota dalam mengindentifikasi dan meningkatkan kepesertaan di daerah.

Selain itu, Andi Darmawan juga mengungkapkan, rapat koordinasi tersebut digelar juga untuk menetapkan bersama langkah-langkah yang diperlukan dengan pemerintah kabupaten kota dalam meningkatkan kepesertaan dan juga aktifasi.

“Laporannya akan didapatkan dari tingkat kabupaten, itu tingkatkan koordinasi saja kabupaten supaya laporannya secara teratur masuk ke kita, supaya kita bisa mengindentifikasi apa yang menjadi laporan juga ke pemerintah pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulsel, dr Yessi Kumalasari, menuturkan, kegiatan Pesiar ini digelar untuk menyampaikan perkembangan cakupan UHC BPJS Kesehatan di Sulsel yang telah mencapai seratus persen, dan untuk keaktifan peserta BPJS yang masih 82 persen.

“Hari ini kita forum Pesiar, petakan, sisir advokasi, dan registrasi. Sebagaimana kita tahu UHC Provinsi Sulawesi Selatan yang cakupannya sudah seratus persen. Cuma keaktifannya kan belum seratus persen, masih diangka 82 persen. Nah, di level provinsi sudah UHC 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Untuk pencapaian kepesertaan, ungkap Yessi, pihaknya membentuk kader atau agen Pesiar yang menjadi pilot project yang nantinya akan memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masyarakat hingga di tingkat desa.

“Jadi tantangannya adalah kabupaten kota sudah kita sekarang zooming lagi lebih kecil untuk level Desa. Nah Pesiar ini atau forum Pesiar ini masih pilot project untuk di level desa yang menggandeng kader atau agen Pesiar yang melibatkan kemampuan wilayah desa itu (untuk) memastikan kembali ke pesertaan JKN-nya yang baik, yang belum menjadi peserta maupun aktifasi kembali atas kepesertaannya,” urainya. (*)

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar dan PBB Jajaki Kerja Sama Sampah Elektronik dan Pendidikan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjajaki kerja sama persampahan dan pendidikan di Kota Makassar.

Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan suatu kehormatan bahwa
United Nation Resident Coordinator untuk Indonesia atau Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Gita Sabharval mengunjunginya di Makassar.

Dalam pertemuan singkat itu, Danny menjelaskan bahwa PBB fokus pada tiga hal. Pertama soal Low Carbon, Smart City, dan soal Sosial Kemasyarakatan.

“Nah kebetulan tiga soal ini menjadi konsentrasi kita. Termasuk kita cerita tentang Homecare, Lorong Wisata, semuanya terkagum-kagum,” kata Danny usai menerima Gita di kediamannya, Jl Amirullah, Senin, 29 Juli 2024.

Ia bilang, Gita terkejut karena ternyata Low Carbon dibangun dengan melibatkan masyarakat.

Artinya itu suatu hal yang luar biasa.
Juga cerita tentang Sombere dan Smart City.

Lebih lanjut, wali kota dua periode ini mengatakan, perwakilan PBB itu memiliki pendanaan untuk memperkuat banyak hal di Makassar.

Dari situ, persoalan sampahlah yang dinilai cocok. Terutama sampah elektronik.

Pasalnya, sejauh ini, sampah makanan sudah dihandling baik, sampah dos, plastik juga berjalan baik melalui Bank Sampah.

Tetapi saat masuk ke sampah elektronik Pemkot Makassar belum tahu apa-apa.

“Makanya kami minta bantuan bahwa semua bank sampah kami diberi capacity building agar mampu menghandle sampah elektronik,” saran Danny.

Soal lain ialah perihal pendidikan dan pengungsi asing.

Danny berpesan agar jumlah pengungsi luar negeri di Makassar tidak boleh lebih dari 2.000 orang.

Lalu memperhatikan betul sisi sensitif di tengah-tengah masyarakat dalam hal ini budaya, moral dan lainnya.

“Jadi ada tawaran untuk membuat MoU baru, mereka (pengungsi) bisa dimaksimalkan untuk pekerjaan. Juga dalam pendidikan, anak-anak mereka memiliki prestasi di sekolah sehingga akan diatur dalam MoU,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan PBB juga menghadirkan organisasi underboundnya seperti, Unicef, IOM, UNHCR dan lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

KI Sulsel dan Dinas PMD Sulsel Rekomendasikan Desa Langkidi Sebagai Wakil Apresiasi KIP Desa 2024

LANGITKU.NET, Makassar – Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi merekomendasikan Desa Langkidi, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu sebagai satu-satunya desa yang mewakili Sulawesi Selatan pada lomba Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat. Penetapan ini diambil pada rapat Koordinasi Pembahasan dan Penetapan Desa di Ruang TGUPP, Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/07/2024).

Sesuai dengan hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 lalu, Desa Langkidi berada di urutan teratas dengan perolehan nilai 96,62 sehingga dikategorikan sebagai Desa Maju. Tata kelola pelayanan informasi yang baik dan transparan kepada masyarakat membuat desa ini layak mewakili Sulawesi Selatan di ajang nasional tersebut.

Anggota Komisi Informasi Sulsel, Fauziah Erwin mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik ini bisa menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Sulsel untuk membenahi pelayanan publik desa agar menjadi semakin baik.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini desa-desa menjadi lebih terbuka dan menyiapkan infrastruktur pendukung pelayanan informasi publik untuk memastikan kebutuhan informasi masyarakat desa itu terpenuhi,” ungkap Fauziah Erwin.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan dukungan penuh kepada desa-desa yang berprestasi agar tetap mampu mempertahankan prestasinya di tahun mendatang.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Sulsel, Akbar RPN mengatakan, Dinas PMD akan memberikan dukungan penuh kepada Desa Langkidi serta akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Luwu. Akbar mengatakan, secara teknis pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Luwu untuk melengkapi beberapa indikator yang diperlukan.

“Insya Allah kita menargetkan tahun ini akan meneruskan tradisi prestasi kita di Provinsi Sulawesi Selatan. Kita maksimalkan, semoga mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa itu sendiri,” sebut Akbar.

Ditemui usai acara, Kepala bidang Komunikasi dan Humas Diskominfo SP Pemprov Sulsel, Fitra mengatakan, besar harapan Desa Langkidi dapat bersaing dengan desa-desa dari provinsi lain di Indonesia dalam ajang ini.

“Semoga Desa Langkidi dapat meraih hasil yang maksimal, hasil yang terbaik dan membawa nama baik Sulawesi Selatan di kancah nasional,” pungkas Fitra. (*)

read more
DaerahNews

Pengunjung F8 Makassar Tembus 500 Ribu Orang, Transaksi QRIS Terbanyak Capai Rp4 Miliar

LANGITKU.NET, Makassar – F8 Makassar 2024 resmi ditutup hari ini. Meski begitu pencapaian event yang berturut-turut lima tahun masuk 10 besar Top KEN ini memenuhi target pengunjung.

Jika pada tahun lalu 500 ribu pengunjung, tahun ini F8 mencatat sudah melebihi dari tahun sebelumnya.

Sejak hari keempat, 27 Juli kemarin, jumlah pengunjung sudah mencapai 502.178 orang. Itu berarti jumlah pengunjung bakal bertambah pada hari kelima.

Direktur Utama PT. Festival Delapan, Sofyan Setiawan mengatakan, pihaknya dapat memastikan jumlah tersebut lebih besar dari target yakni 500 ribu orang.

Selain visitor, jumlah transaksi tenant yang menggunakan QRIS juga mencatatkan angka Rp4,08 miliar.

“Ini merupakan catatan transaksi terbanyak selama F8,” kata Wawan sapaan akrabnya, pada sela-sela penutupan F8, Minggu, 29 Juli 2024.

Juga transaksi tiket menggunakan QRIS sejumlah Rp1 miliar.

Di samping itu, F8 kali ini menampik sekira 1.750 performa lokal sampai nasional, lalu memperkerjakan 500 tenaga volunteer hingga profesional event.

Kemudian menghadirkan 133 both UMKM, 15 komunitas hewan dan 18 negara partisipan.

Di antaranya, Indonesia, Itali, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Filipina, Jepang, Australia, Jerman, Hongkong, Brunei Darussalam, India, UEA, Polandia, Belanda, UK, Thailand dan Perancis. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Solidaritas untuk Palestina Menggema di Panggung Fusion Music F8

LANGITKU.NET, Makassar – Hari keempat penyelenggaraan Makassar F8 diwarnai dengan penampilan spektakuler dari dua band lokal ternama, FrontXSide dan Kapal Udara, Sabtu (27/7/2024).

Ribuan penonton memadati area fusion music zona 4 untuk menyaksikan aksi panggung mereka yang menghipnotis.

FrontXSide membuka penampilannya dengan lagu-lagu hits yang membuat fansnya, Frontxfamilia dan penonton lain menjadi agresif namun tetap solid.

Grup musik veteran yang konsisten di jalur hardcore yang bising ini sukses membuat dua sisi panggung menjadi arena moshing.

Para penikmat musik keras pun mengekspresikan semangat dan energinya di tengah suara musik yang bergemuruh.

Di tengah-tengah performance-nya, band ini menyuarakan ungkapan solidaritas dan harapan untuk kemerdekaan Palestina dari aksi genosida dan pendudukan Israel.

Pesan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorakan dukungan dari para penonton, memperlihatkan solidaritas masyarakat Makassar terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Indonesia bisa merdeka karena kita bersatu. Indonesia bisa kuat karena kita bersama. Mari kita bersatu mewakili teman-teman kita di Palestina,” seru Ganjar, sang bassist yang juga bertindak sebagai back vocal.

Tidak kalah menarik, Kapal Udara mengambil alih panggung dengan lagu-lagu yang banyak terinspirasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat kota Makassar.

Dengan lirik yang mengena dan musik yang energik, mereka berhasil memukau penonton dan membuat suasana semakin meriah.

Kehadiran FrontXSide dan Kapal Udara di Makassar F8 kali ini tidak hanya menghibur para penonton, tetapi juga menunjukkan keberagaman musik di Kota Makassar.

Masing-masing dengan ciri khas dan penggemar setia, kedua band ini sukses menciptakan suasana festival yang penuh semangat dan kegembiraan.

Makassar F8 sebagai the best waterfront festival in the world kembali membuktikan diri sebagai wadah bagi talenta lokal untuk bersinar dan memperkaya industri musik Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Sulawesi Selatan Siap Jadi Percontohan Implementasi BTU Pendidikan Pancasila

LANGITKU.NET, Makassar – Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila telah dirilis untuk digunakan di lembaga pendidikan. BTU diharapkan sebagai kunci membentuk karakter Pancasila pada generasi bangsa.

Pendidikan Pancasila dinilai luntur, menjadi tanggung jawab bersama untuk menguatkan ideologi Negara tersebut. Maka saat ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah gotong royong dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristekdikti) serta Kementerian Lembaga lainnya serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menghidupkan dan menguatkan kembali melalui BTU Pendidikan Pancasila. Termasuk dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. BTU ini diimplementasikan dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

Prof. Zudan menyampaikan bahwa Pancasila adalah dasar dalam bernegara. “Ini topik yang penting dalam kehidupan bernegara kita, bagaimana membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kita,” ujarnya dalam acara Penguatan Pendidikan Pancasila Melalui Penggunaan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di Sulawesi Selatan, di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Jumat, 26 Juli 2024.

“Apa yang menjadi pondasi bernegara kita, tak lain dan tak bukan adalah Pancasila, itulah yang harus kita perkuat,” sambungnya.

Dia berharap kepada para guru untuk disebarluaskan, karena nilai tersebutlah yang menjadikan Indonesia utuh hingga saat ini. “Kenapa Indonesia masih utuh sampai sekarang, karena masyarakatnya memiliki kasih dan sayang. Jadi sesungguhnya kita itu kuat karena dalam diri Bangsa Indonesia kasih sayangnya kuat,” ujarnya.

Guru menjadi pembawa risalah kasih sayang dan toleransi untuk bangsa ini. “Jadi nanti ketika masuk sekolah, bawalah nilai kasih sayang itu, ajarkan ini, nilai Pancasila dibungkus dengan kasih sayang. Indonesia masih utuh karena ada love dan toleransi,” tuturnya.

Dia menyatakan, Sulsel siap menjadi percontohan bagaimana nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof KH Yudian Wahyudi saat keynote speech menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

Adapun Guru SMK Negeri 4 Makassar, Abdul Azis Ully berpendapat bahwa kegiatan ini sangat diperlukan, terutama bagi guru bidang studi Pendidikan Pancasila.

“Karena dalam kegiatan ini memberikan pemahaman, bagaimana seorang guru bisa memberikan penguatan pada peserta didik yang kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila,” terangnya.

Buku ini juga menjadi pedoman pembelajaran terkait Pancasila. Menurutnya, hal sangat relevan bahkan dituntut dengan keadaan sekarang. Apalagi saat ini terjadi banyak perubahan dalam berbagai bidang di bangsa ini.

“Kita memang dituntun untuk memberikan pembelajaaran itu dengan kondisi sekarang. Apalagi perubahan di beberapa bagian. Negara kita ini memang perlu penguatan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. KH Yudian Wahyudi; Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP, Prakoso; Kepala Pusat Pembukuan Kemendikbudristek, Supriyanto. Serta guru Pendidikan Pancasila se-Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

Gelar Rakor Kehumasan, Diskominfo SP Sulsel Ciptakan Humas Kreatif dan Adaptif

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) menggelar Rapat Koordinasi Kehumasan Tingkat Sulsel di Hotel Four Point, Kamis, 25 Juli 2024. Tahun ini, Rakor tersebut mengusung tema Menjadi Humas Kreatif dan Adaptif di Era Transformasi Digital.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dan mendorong kolaborasi kompetensi humas antar instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk lebih kreatif dalam menyusun strategi komunikasi yang efektif dan inovatif guna menarik perhatian publik dan membangun citra positif bagi institusi pemerintah,” kata Fitra selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Diskominfo-SP Sulsel.

Kemudian mewakili Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Diskominfo SP Sulsel A. Winarno Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan, kecepatan informasi, perubahan perilaku audiens, dan munculnya platform-platform baru menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

“Di satu sisi, era digital memberikan kita peluang besar untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam, berinteraksi secara langsung, serta mengukur efektivitas komunikasi dengan lebih akurat. Namun di sisi lain, kita juga dihadapkan pada tantangan seperti overload informasi, perubahan perilaku audiens, dan krisis reputasi yang dapat menyebar dengan cepat,” jelasnya

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran humas di Sulawesi Selatan untuk menjadi humas yang kreatif dan adaptif. Kreativitas diperlukan untuk menciptakan konten yang menarik dan relevan dengan audiens, sementara adaptabilitas diperlukan untuk menguasai platform-platform baru dan merespons perubahan dengan cepat.

Dia juga menyebut, saat ini humas memiliki peran strategis dalam pembangunan Sulsel. Humas bukan hanya corong pemerintah, tetapi juga jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Humas berperan penting dalam menyampaikan informasi tentang program-program pembangunan, membangun kepercayaan publik, serta menyerap aspirasi masyarakat.

Maka dari itu, ia menekankan di momentum kegiatan ini agar tetap memperkuat sinergi dan kolaborasi antara humas se-Sulsel.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas komunikasi publik, membangun citra positif pemerintah, serta mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Selatan. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita dapat mencapai tujuan tersebut,” terangnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber. Diantaranya Kepala Diskominfo-SP Sulsel A. Winarno Eka Putra yang membahas digital public relation dalam kehumasan.

Kedua, Pimpinan Redaksi Tribun Timur Thamzil Thahir dengan mendalami materi transformasi jurnalisme dan kehumasan.

Sedangkan yang terakhir,  Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fisip Unhas Prof. Dr. Muhammad Akbar melalui materi tugas Public Relation serta mendalami ilmu public speaking dalam bidang kehumasan. (*)

read more
1 13 14 15 16 17 199
Page 15 of 199