close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Inovasi Unggulan Berbasis Digitalisasi, Makassar Ditunjuk BPKP Pusat Wakili Sulsel Ikuti Expo Pengawasan Intern 2024

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam rangka ulang tahun yang ke-41, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggelar Expo Pengawasan intern 2024 di Krakatau Grand Ballroom, TMII.

Kegiatan ini diikuti oleh pengawasan intern dari kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dan BUMN/D (KLPBU) dan dikunjungi oleh ribuan pengunjung.

Tak ketinggalan Pemerintah Kota Makassar juga ikut serta dalam Expo Pengawasan Intern 2024 tersebut.

PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra mengatakan kehadiran kota Makassar dalam expo pengawasan intern 2024 ini suatu bentuk kesyukuran karena kota Makassar mendapat ruang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui Inspektorat Makassar, Pemkot menghadirkan booth yang memamerkan sejumlah capaian dan keberhasilan yang telah diraih Pemkot Makassar.

“Alhamdulillah Kota Makassar hadir dan berkumpul sederetan dengan booth-booth dari kementerian dan lembaga keuangan lainnya. Kita mendapatkan kesempatan progres pencapaian pembangunan yang selama ini yang ada di daerah Makassar,” ucap Firman.

Firman menjelaskan Makassar tampil dengan memperlihatkan sejumlah program inovasi dalam hal pengawasan. Inovasi ini mendapat apresiasi.

Apalagi kata Firman, ia melihat tujuan expo ini untuk memberitahukan kepada publik bahwa pengawasan intern hadir untuk mengawal akuntabilitas dan efektivitas keuangan daerah dan pembangunan nasional melalui kemajuan teknologi digitalisasi.

Dan hal itu sudah dilakukan di Kota Makassar dengan pengawasan melalui digital dan memiliki prinsip transparansi, tepat dan berkualitas.

“Alhamdulillah kami Tampilkan beberapa Inovasi dan juga capaian-capaian dan sampai saat ini mendapat penghargaan dan apresiasi dari beberapa Pemerintah pusat dan itu yang kita tampilkan. Tentunya dengan teknologi digitalisasi yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Danny,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Makassar kerap mendapat perhatian dari Pemerintah pusat. Olehnya itu apa yang dicapai menjadi semangat untuk bekerja jauh lebih baik lagi.

“Alhamdulillah 2 tahun berturut-turut Makassar mendapat kesempatan terpilih menjadi perwakilan pemerintah daerah di provinsi Sulawesi Selatan. Semoga dengan kegiatan seperti ini memberikan pengetahuan atau pengalaman yang banyak lagi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Eka Asma Zulistia
mengaku senang dengan kegiatan tersebut.

Ia bangga dengan capaian yang di raih dengan hadir langsung dalam Expo Pengawasan 2024.

“Ini adalah Expo BPKP di dalamnya inovasi di beberapa daerah, sehingga bisa berbagi pengalaman dan program kami dari inspektorat kota Makassar,” kata Eka.

Eka berharap apa yang telah di raih Makassar hari ini menjadi semangat dan motivasi untuk terus berbuat dan berkarya untuk Kota Makassar.

“Salah satu dari 30 pemerintah daerah Provinsi Kabupaten Kota yang diminta untuk mengikuti expo pengawasan ini nantinya inspektorat daerah ini yang sudah mencapai kapasitas kapabilitas APIP,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Monev Kematangan SPBE, Pj Sekprov: Diskominfo Wajib Tingkatkan Digitalisasi Pemerintahan

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Kominfo SP Sulsel melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) lingkup Pemprov Sulsel, Rabu (29/5/2025) di Hotel Aston Makassar.

Acara yang dihadiri seluruh pejabat sekretaris dinas (Sekdis) OPD lingkup Pemprov Sulsel tersebut dihadiri dan dibuka langsung eh Pj Sekda Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Arsjad.

Dalam sambutannya, Arsjad mengatakan bahwa SPBE menjadi instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di berbagai tingkatan. Mulai dari kabupaten provinsi hingga kementerian.

“Semangat ini juga sedang digalakkan oleh bapak Pj Gubernur Prof Zudan. Beliau sangat menekankan SPBE, tanda tangan elektronik dan lain sebagainya,” ujar Arsjad.

Olehnya itu, Diskominfo SP Sulsel sebagai ujung tombak pelaksanaan SPBE diminta untuk memberikan kinerja terbaiknya termasuk meningkatkan sistem digitalisasi pemerintahan di Pemprov Sulsel.

Sementara itu, Kadis Kominfo SP Sulsel Andi Winarno dalam laporannya mengatakan, selain pemerintahan berbasis elektronik, atas petunjuk Pj Gubernur kominfo terus menggenjot aktivitas pertanggungjawaban publik masing masing OPD di sosial media.

“Ini sementara sedang dimonitoring dan akan diserahkan rekapnya kepada pak gubernur setiap pekan,” ujar Winarno.

Hadir pemateri dalam monitoring dan evaluasi SPBE tersebut, Sekretaris Diskominfo SP Sulsel Sultan Rakib, Andi Paisal, kordinator tim IT Diskomonfo Sulsel Putra, dan dari konsultan arsitektur SPBE dari PT TATI Bapk Tony Dwi dan lain sebagainya. (*)

read more
DaerahNews

DamKarMat Makassar Gelar Diklat 70 Jam Pelajaran, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamKarMat) Kota Makassar mengadakan program 70 Jam Pelajaran Inhouse Training Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kualifikasi dalam kebakaran.

Acara ini berlangsung di Kantor DamKarMat Makassar pada Selasa, (28/05/2024) dan dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemkot Makassar, Muhammad Yasir.

Dalam sambutannya, Yasir menekankan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel DamKarMat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Pelatihan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa setiap anggota DamKarMat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melindungi masyarakat dengan lebih efektif,” ujar Yasir.

Sementara itu, Kepala DamKarMat Kota Makassar, Hasanuddin menyatakan Diklat ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran DamKarMat di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami melalui pelatihan yang komprehensif dan berkelanjutan seperti ini,” kata Hasanuddin.

Ia menjelaskam program diklat 70 Jam Pelajaran ini mencakup berbagai materi penting yang meliputi teknik pemadaman kebakaran, evakuasi korban, serta penggunaan peralatan pemadam kebakaran yang modern.

“Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan tentang prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan. Seluruh materi disampaikan oleh instruktur berpengalaman yang sudah terlatih di bidangnya,” lanjutnya.

Lanjutnya, peserta diklat juga akan mengikuti praktek lapangan yang melibatkan simulasi berbagai situasi kebakaran. Simulasi ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam menghadapi kondisi nyata di lapangan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, katanya, diklat ini juga bertujuan untuk membangun mental dan fisik yang tangguh bagi setiap personel.

“Keberanian, ketahanan, dan kecepatan dalam mengambil keputusan adalah kualitas yang harus dimiliki oleh setiap pemadam kebakaran. Pelatihan ini akan membantu kami mencapai itu,” ujar Hasanuddin.

Dengan adanya diklat ini, Ia berharap DamKarMat Kota Makassar dapat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan dalam menghadapi segala bentuk bencana kebakaran.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan personel semakin siap dan sigap dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi kota dari ancaman kebakaran dan situasi darurat lainnya. Ini adalah komitmen kami untuk selalu siap melayani dan melindungi masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Kegiatan diklat ini berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan jadwal yang sudah disusun untuk memastikan semua materi dapat disampaikan dengan efektif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Ninuk Triyanti dan Sofha Marwah Lakukan Sertijab Pj Ketua PKK Sulsel-Sulbar di Jakarta

LANGITKU.NET, Jakarta – Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan selama menjabat Pj Ketua Tim PKK Sulawesi Barat.

Hal itu diungkapkan saat Serah Terima Jabatan Pj Ketua TP PKK Sulsel dari Sofha Marwah Bahtiar kepada Ninuk Triyanti Zudan, dan sebaliknya jabatan Pj Ketua TP PKK Sulbar dari Ninuk kepada Sofha. Keduanya resmi dilantik oleh Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin 27 Mei 2024.

“Terima kasih atas seluruh dedikasi, perjuangan, waktu, tenaga, dan dukungan dari ibu-ibu pengurus PKK Provinsi Sulbar dan Kabupaten/Kota selama saya di Sulawesi Barat dalam menyukseskan program kerja PKK Sulbar,” katanya.

Ia berharap, di Sulsel pun demikian, sinergi dan kolaborasi antara PKK Provinsi dan PKK Kabupaten/Kota. “Mohon didukung, diberikan penguatan agar langkah saya ringan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diamanahkan sebagai Pj Ketua PKK Sulsel dan tugas lainnya. Karena Kabupaten/Kota merupakan motor penggerak di daerah,” tuturnya.

Menurutnya, selama sekitar setahun menjabat di Sulbar, baginya Kota Mamuju merupakan daerah yang sangat indah dan keheningan yang jarang didapatkan di wilayah lain. Baginya, Sulsel dan Sulbar merupakan suatu kesatuan yang terikat.

“Ini namanya organisasi keluarga Sulselbar. Ini merupakan langkah awal kita PKK Sulsel dan Sulbar terus melangkah lebih maju, bersemangat, berkomitmen, karena di pundak kita masing-masing sudah ada tugas yang diamanahkan,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Pemerintah Pusat Setujui Konsep ‘Sombere’ Masuk di RPJPD Kota Makassar 2025-2045

LANGITKU.NET, Makassar – Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Makassar 2025-2045 sementara berproses di DPRD Kota Makassar untuk di sah-kan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Prosesnya telah masuk dalam Rapat Paripurna Kedua Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2023/2024 DPRD Makassar agenda Penjelasan Wali Kota Makassar.

Penyusunan RPJPD Kota Makassar 2025-2045 berpedoman Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), RPJPD Sulsel, dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Makassar.

Kata Danny Pomanto, Pemkot Makassar telah merumuskan dan menyelaraskan Visi RPJPD Kota Makassar 2025-2045; ‘Makassar Kota Dunia, Maju Berkelanjutan yang Sombere’ dan Smart untuk Semua’.

“Jadi ada sedikit penyelarasan yang kita buat, dan yang menarik adalah sombere kita masih masuk di situ. Itu intinya, kan ada persetujuan provinsi dan pusat. Itu disetujui semua,” kata Danny Pomanto usai Rapat Paripurna di DPRD Kota Makassar, Senin (27/5/2024).

Kata sombere dalam perumusan Visi RPJPD Makassar 2025-2045 yaitu kondisi Makassar pada 2045 yang berbudaya masyarakat maju dengan kualitas keluarga yang tinggi yang mengakar pada kearifan lokal dan nilai-nilai luhur ‘Bugis-Makassar.

Sombere juga merupakan kondisi terwujudnya pemajuan kebudayaan, menguatnya moderasi beragama, terlindunginya kekayaan intelektual dan meningkatnya citra kota (city branding).

Berdasarkan visi tersebut dirumuskan ke dalam misi dengan menguraikan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran pokok Kota Makassar dalam dua puluh tahun ke depan.

Diantaranya, Mewujudkan Transformasi Sosial; Mewujudkan Transformasi Ekonomi; Mewujudkan Transformasi Tata Kelola; Memantapkan Ketentraman dan Ketertiban Umum yang Tangguh, dan Stabilitas Ekonomi Makro Daerah.

Memantapkan Ketahanan Sosial Budaya dan Ekologi; Mewujudkan Pembangunan Kewilayahan Yang Merata dan Berkeadilan; Mewujudkan Sarana dan Prasarana yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan; Meningkatkan Daya Saing Daerah Untuk Kesinambungan Pembangunan.

“Untuk pencapaian misi RPJPD Kota Makassar dijabarkan ke dalam 17 arah pembangunan Daerah yang telah diselaraskan dengan arah
pembangunan RPJPN dan RPJPD Sulsel 2025-2045,” ujarnya.

Yakni, Kesehatan untuk Semua; Pendidikan Berkualitas yang Merata; Perlindungan Sosial yang Adaptif; Iptek, Inovasi dan Produktivitas Ekonomi Tinggi; Penerapan Ekonomi Hijau dan Biru.

Integrasi Ekonomi Domestik dan Global; Tata Kelola yang Berintegritas dan Adaptif; Transformasi Digital; Ketaatan Hukum, Ketentraman dan Ketertiban Umum yang
Tangguh serta Demokrasi Berkeadilan; Stabilitas Ekonomi Makro Daerah.

Keluarga Berkualitas, Kesetaraan Gender dan Masyarakat Inklusif; Beragama Maslahat dan Berkebudayaan Maju; Lingkungan Hidup Berkualitas; Resiliensi terhadap Bencana dan
Perubahan Iklim; Perkotaan Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi; Berketahanan Energi dan Air dan Pangan; dan Daya Saing Daerah Tinggi.

Serta 17 sasaran pokok pembangunan yakni Terwujudnya Kesehatan Untuk Semua; Terwujudnya Pendidikan Berkualitas yang Merata; Terwujudnya Perlindungan Sosial yang Adaptif; Meningkatnya Produktivitas Ekonomi Tinggi yang Didukung Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Daerah.

Meningkatnya Penerapan Ekonomi Hijau dan Biru; Meningkatnya Integrasi Ekonomi Domestik dan Global; Terwujudnya Tata Kelola
yang Berintegritas, Adaptif dan Inovatif; Terwujudnya Transformasi Digital; Meningkatnya Ketaatan Hukum, Ketertiban dan Keamanan Tangguh serta Demokrasi Berkeadilan; Terpeliharanya Stabilitas Ekonomi Makro Daerah.

Terwujudnya Keluarga Berkualitas, Kesetaraan Gender dan Masyarakat Inklusif; Terwujudnya
Beragama Maslahat dan Berkebudayaan Maju; Terciptanya Lingkungan Hidup Berkualitas; Meningkatnya Resiliensi Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim; Terpeliharanya Kota Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan; Meningkatnya Ketahanan Energi dan Air dan Pangan; Meningkatnya Daya Saing Daerah.

“RPJPD menjadi acuan seluruh pelaku pembangunan, termasuk pihak swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Visi Kota Makassar 2025-2045 dapat terwujud melalui partisipasi
semua pelaku,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Perkuat Gerakan Nasional Percepatan Penanganan Stunting, Berikut Langkah Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Sekretaris Utama BKKBN, Tavip Agus Rayanto, membuka Temu Regional 3 Sulawesi, Maluku dan Papua dan Intervensi Serentak Percepatan Stunting 2024, di Hotel Melia Makassar, Senin, 27 Mei 2024.

Prof Zudan mendukung gerakan penanganan stunting, termasuk intervensi secara nasional yang akan dilaksanakan di Bulan Juni 2024 mendatang.

“Ini persiapan diawali di Sulawesi Selatan, gerakan nasional ini dari Pak Presiden dan Pak Wapres yang memiliki komitmen yang tinggi untuk menurunkan stunting,” kata Prof Zudan.

Ia mengungkapkan, akan dilakukan langkah strategis bersama 24 kabupaten akan berkoordinasi setiap dua minggu sekali untuk dicek. Demikian juga dengan Gerakan Ayo Ke Posyandu dan Gerakan Ayo Ke Puskesmas.

“Diawali dengan pendataan dari ibu, bapak, serta pendataan ibu dan bapak yang menikah dan ibu hamil. Itu didata dari awal sehingga bisa diberikan pencegahan agar tidak terjadi stunting dengan cara ibu dan bapak yang mau menikah sehat,” jelasnya.

Demikian juga dengan ibu hamil dipastikan sehat. Kemudian semua bayi harus ditimbang dan diukur setiap bulan agar bisa diketahui pertumbuhannya, agar ini bisa menjadi langkah yang efektif.

Berdasarkan hasil SKI 2023 prevalensi stunting provinsi Sulawesi Selatan 27,4 persen, naik 0,2 persen dari 27,2 persen hasil SSGI 2022.

“Dengan data yang berbeda tersebut, lebih bagus kita jadikan sebagai alert system dengan menggunakan intervensi yang 27 persen sehingga tidak ada yang terlewat,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Pembentukan KIM di Kelurahan Manggala, Upaya Kominfo Makassar Optimalkan Promosi Potensi Lorong Wisata

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Manggala, yang bertujuan membantu mempromosikan potensi dan melaporkan permasalahan yang ada di Lorong Wisata.

Acara tersebut dihelat di aula Kantor Kecamatan Manggala, Sabtu, (25/05/2024) dan dibuka oleh Lurah Manggala, Arwina H.

Arwina dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dinas Kominfo Makassar atas inisiatif pembentukan KIM yang diharapkannya dapat berperan aktif dalam mempromosikan 24 Lorong Wisata di Kelurahan Manggala.

“Selain itu, pembentukan KIM juga dilakukan dalam rangka menyambut Lomba Kelurahan Terpadu, di mana Kelurahan Manggala mewakili Kota Makassar di tingkat provinsi, dan diharapkan bisa melaju ke tingkat nasional,” lanjutnya.

Arwina menekankan pentingnya keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari KIM. Ia berharap KIM terus menjalankan tugas dan fungsinya dengan pendampingan dari Dinas Kominfo Makassar.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas, dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Makassar, Isnaniah Nurdin menyampaikan visi terbentuknya KIM yakni meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam mencapai masyarakat informasi yang sejahtera.

“Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi, KIM diharapkan bisa mengangkat profil lorong-lorong di Kelurahan Manggala ke khalayak yang lebih luas,” jelasnya.

Untuk itu, Ia menambahkan, KIM akan berperan dalam mengumpulkan, mengelola, dan menyebarkan informasi terkait potensi masing-masing Lorong Wisata.

“Potensi ini bisa berupa kuliner khas, hasil kerajinan atau pertanian, serta produk unggulan lainnya yang memiliki nilai ekonomi dan penghasilannya bisa dinikmati bersama oleh masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung tugas KIM, Ia berkomitmen Dinas Kominfo Makassar akan mendampingi dan mempublikasikan potensi-potensi tersebut melalui website resmi KIM untuk menarik minat wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah.

Selain itu, lanjutnya, KIM pun bertugas melaporkan masalah-masalah yang ada di Lorong Wisata. Hal ini penting agar setiap masalah bisa segera diintervensi oleh SKPD terkait untuk ditindaklanjuti.

“Misalnya, laporan mengenai anak yang berpotensi stunting, anak putus sekolah, atau masalah banjir yang sering terjadi di kelurahan ini. Melalui laporan yang ada, kemudian ditindak lanjuti oleh masing-masing SKPD terkait,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya KIM, arus informasi bisa lebih lancar sehingga setiap permasalahan bisa segera ditangani dan setiap potensi bisa dimaksimalkan demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Manggala secara keseluruhan.

Pada acara tersebut, Kominfo Makassar juga langsung membentuk struktur KIM di Kelurahan Manggala. Struktur ini terdiri dari dewan lorong yang mencakup unsur milenial, perempuan, dan tokoh masyarakat.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Buka South Sulawesi Music Festival 2024, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan: Seni untuk Olah Jiwa

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh menghadiri Grand Final South Sulawesi Music Festival 2024 di Anjungan City of Makassar Pantai Losari, Sabtu malam, 25 Mei 2024. Merupakan ajang perlombaan mencari bakat muda pemusik dan musisi Sulawesi Selatan.

Hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), Ketua PAPPRI Sulsel.

Total hadiah yang disiapkan kurang lebih Rp70 juta. Lalu, juara atau finalisnya akan masuk rekaman dan dibuatkan album kompilasi karya.

Adapun kategori yang dilaksanakan yaitu band dan singer. Terdiri dari 5 band dan 7 penyanyi solo yang tampil di grand final. Seleksi dilaksanakan selama 4 bulan.

Ketua DPP PAPPRI, Agus Wisman, menyampaikan banyak musisi yang ada di Sulsel memiliki bakat yang hebat. “Insya Allah dengan diselenggarakannya acara ini, pasti musisi dari Sulawesi Selatan akan menasional namanya. Kepada peserta yang akan berjuang, selamat berlomba, silahkan berkarya,” sebut personel grup vokal Elfa’s Singers yang juga bertugas sebagai juri.

Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara.

Bahwa jika disadari bahwa seni musik adalah sangat universal dan sangat dibutuhkan sebagai olah jiwa.

“Ada olah pikir dengan belajar ilmu pengetahuan tapi kita butuh seni untuk olah jiwa. Menghaluskan jiwa dan menghaluskan Budi pekerti,” katanya.

Dia mengatakan jika mencermati banyak pemusik hebat dari Sulsel yang menasional, tampil di ajang pencarian bakat (talent scouting) populer seperti di X-Factor, Indonesia Idol.

Jika melihat talent scouting sebutnya, bahwa di bidang olahraga telah dilakukan secara berjenjang. Demikian juga di bidang keagamaan sudah tumbuh dengan baik. Di tingkat seni, talent scouting juga harus dibangun.

“Di sektor kesenian ini juga yang perlu ditingkatkan, semoga kita bisa bersama-sama dan terus berkolaborasi untuk meningkatkan semangat dan partisipasi publik serta memberikan ruang publik sampai tingkat nasional,” harapnya.

Agar kehidupan berkesenian, berkebudayaan dan bermusik semakin tumbuh dan berkembang di Sulsel.

Seni musik bisa menyatukan, karena tidak mengenal ras, agama dan suku. “Semuanya bisa menerima, bahkan tidak mengerti liriknya juga menyanyi, yang penting musiknya enak,” ujarnya.

“Mari kita jadikan momentum malam ini dari musik kita menyatukan Sulawesi Selatan,” tandasnya. (*)

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Jadi Pembicara Dalam Side Events Workshop Internasional Forum Air Dunia ke-10 di Bali

LANGITKU.NET, Makassar – Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjadi salah satu pembicara utama dalam sesi Side Events Lokakarya Internasional di Forum Air Dunia ke-10 di Bali, 20-25 Mei 2024.

Workshop Internasional ini membicarakan mengenai upaya Membangun Kota dan Komunitas yang Cerdas dan Berketahanan di Asia dan Pasifik: Peran Pembuat Kebijakan dan Perencana Pemerintah Daerah.

Pada kesempatan emas ini, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto memaparkan secara singkat bagaimana visi dan misinya mewujudkan Makassar Sombere’ dan Smart City.

Secara jelas, kata Danny, Sombere’ sendiri merupakan bahasa Makassar yang berarti Great Hospitality, Great Humble dan Great Brotherhood. Dari sini, sombere’ berkaitan dengan Heartware atau “Perangkat Hati”.

Sedangkan Smart City berkaitan dengan Hardware dan Software atau “Perangkat Keras” dan “Perangkat Lunak”. Olehnya, diharapkan dengan Sombere’ dan Smart City menjadikan Makassar kota cerdas yang berbasis teknologi dengan tetap berkarakter budaya lokal.

“Sombere’ akan membuat karakter masyarakat kuat. Keduanya, sombere’ dan smart city akan mengkoneksikan hati dan pikiran manusia,” kata Danny pada sela-sela acara yang digelar oleh UCLG ASPAC dan UNCRD ini di Courtyard Hotel, di Nusa Dua, Bali, Selasa, (21/05/2024).

Mengenai Sombere’ dan Smart City ini, Danny membangun itu semua melalui sel kota yang ia sebut lorong. Kini berhasil bertransformasi menjadi Lorong Wisata.

Program unggulan Pemkot Makassar ini berhasil memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan memiliki cakupan luas bukan sekadar destinasi wisata baru.

“Lorong Wisata ialah multi inovasi yang melibatkan masyarakat secara keseluruhan sehingga masyarakat diberdayakan dan berwirausaha mandiri di lorong-lorong,” kata Danny Pomanto.

Pada saat yang bersamaan, wali kota dua periode ini mencontohkan Lorong Wisata Sidney. Kepada hadirin, Danny memperlihatkan masyarakat betul-betul mandiri menghasilkan kebutuhan hariannya, seperti menanam sayur, budidaya perikanan dan lainnya.

Apalagi di Longwis tersedia 21 konten, di antararanya food security, inflation control, circular economy, 20 UMKM digital per lorong, startup lorong, destinasi wisata makan enak, destinasi wisata sejarah, seni, dan sebagainya.

 

 

intea champu infantil cassette portavalori per palestre amazon camiseta nba manga larga cercei fulger camisole avec brassiere integree altalena jumper jane amazon altalena jumper jane amazon tampoes ouvidos ruido Portugal borsa chanel anni 70 suunto mujer gps melhores aspiradores a água lanterna tática police 32000w e 96000 lumens ultra potente ps5 fifa 21 ps4 mia eau de toilette intimissimi table cuisson neff

Wali kota berlatar pendidikan arsitektur ini juga memperkenalkan berbagai inovasi Makassar dalam mewujudkan Kota yang Rendah Karbon di masa depan.

Di antaranya, dia menunjukkan bagaimana dirinya memproduksi transportasi publik listrik dan ramah lingkungan Commuter Metromoda (Co’mo).

Uniknya baterai Co’mo sudah menggunakan sumber dua panel surya sehingga tercas sendiri tanpa listrik PLN.

Selain itu, juga membuat solar energi di seluruh sekolah. Panel surya akan dipasang bekerjasama PLN di semua sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintah.

Dia ingin Makassar berkontribusi dalam dekarbonisasi untuk Indonesia juga dunia.

Dan dalam hubungannya dengan Forum Air, kata dia, Makassar telah meresmikan Instalasi Pengelola Air Limbah (IPAL) Losari oleh Presiden RI Joko Widodo.

IPAL Losari bertujuan mengubah air limbah menjadi air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kapasitas pengelolaan air limbahnya sebanyak 16 ribu meter kubik per hari yang mengcover lima kecamatan di Kota Makassar.

Lebih dari itu, pihaknya menekankan perubahan perilaku manusia yang harus berawal dari lorong-lorong di Makassar.

Semuanya bermula dari situ. Olehnya itu yang harus dirubah. Pasalnya bagaimanapun teknologinya semua diawali dari perilaku manusia.

Dan perilaku manusialah yang bisa menjaga dan menyelamatkan planet ini, seperti menurunkan karbon dan menaikkan oksigen.

Makanya di Makassar, di lorong-lorong dibuat menjadi lorong wisata yang dalamnya ada Public Engagement dan Protokol Sentuh Hati.

Selain itu, Danny juga menyebut untuk mengengage masyarakat, dia melakukan restrukturisasi sosial yang dalamnya ada Dewan Lorong yang terdiri dari, Karismatik Leader, Woman Leader dan Milenial Leader.

Pada presentasi penutup, Danny mengajak semua pihak untuk menyelamatkan planet, air, dan kehidupan dunia ini. “Mari bekerja mulai sekarang, bekerja dengan perbedaan dan bekerja bersama-sama,” ajaknya. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Baru Menjabat, Pj Gubernur Kunjungi DPRD Sulsel Bangun Kekompakan Hadirkan Kesejahteraan Masyarakat

LANGITKU.NET, Makassar – Pasca dilantik pada hari Jum’at pekan lalu menjadi Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh mendatangi kantor DPRD Sulsel, Selasa, 21 Mei 2024.

Kedatangan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh disambut langsung oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari bersama seluruh Wakil Ketua DPRD Sulsel. Terlihat juga menyambut kedatangan Penjabat Gubernur Sulsel yakni seluruh pimpinan Fraksi dan pimpinan Komisi yang ada di DPRD Sulsel.

Hadir juga Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi, dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel.

Diawal pertemuan, Ketua DPRD Sulsel memperkenalkan seluruh pimpinan DPRD, pimpinan Fraksi, dan pimpinan Komisi. Bahkan, Ketua DPRD Sulsel menjelaskan jika DPRD Sulsel ingin terus bersinergi bersama Penjabat Gubernur Sulsel dalam menjalankan roda kepemimpinan.

“Kami setiap saat siap akan bekerja sama dan akan terus memgawal kebijakan bapak Prof Zudan Arif Fakrulloh selama melaksanakan kepemimpinan di Sulsel,” kata Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.

DPRD Sulsel berharap Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh menjaga kedamaian masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 20204, khususnya netralitas ASN harus tetap terjaga pada saat pelaksanaan Pilkada serentak nanti.

nastro per confetti amazon pompe a eau honda borsa chanel anni 70 mansion de barbie 2018 calentador forcali 12 litros opiniones intea champu infantil lanterna tática police 32000w e 96000 lumens ultra potente mansion de barbie 2018 camisole avec brassiere integree borsa chanel anni 70 castello del leone playmobil amazon lanterna tática police 32000w e 96000 lumens ultra potente mon chien détruit tout dans le jardin piese karcher mia eau de toilette intimissimi

Sementara Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh meminta DPRD Sulsel konsisten mengawal program yang dilaksanakan Pemprov khususnya setiap program yang ada di setiap OPD.

“Saya mengajak DPRD mengingatkan kami bersama pimpinan OPD jika kami lambat menuntaskan program. Karena Pemprov dan DPRD bahagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan di Sulsel. Saya ingin kepentingan DPRD dan Pemprov harus bertemu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, karena eksekutif dan legislatif adalah saudara yang beda kamar untuk pembangunan di Sulsel,” sebutnya. (*)

read more
1 19 20 21 22 23 198
Page 21 of 198