close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Pemkot Makassar Fokus Kembangkan UMKM Digital di Lorong Wisata

LANGITKU.NET , Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar menggelar coffee morning di salah satu cafe di Kota Makassar, Rabu (13/7).

Kegiatan tersebut membahas tentang potensi pengembangan UMKM menjadi star-up lorong wisata.

Hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Aplikasi Informasi dan Telematika Diskominfo Makassar Jusman dan dr Pratiwi Quranita Meagaung Owner Maulagi Food.

Kepala Bidang Aplikasi Informasi dan Telematika Diskominfo Makassar, Jusman mengatakan pemerintah kota saat ini fokus mengambangkan UMKM berbagis digital di lorong wisata.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM Makassar, pemerintah kota akan menghadirkan inkubator center yang menjadi wadah bagi UMKM yang ada di lorong.

“Inkubator center ini nanti bisa mewadahi pemgembangan UMKM berbasis digital. Jadi masalah yang dihadapi UMKM kita itu nanti dibantu di sini biar produknya bisa go online,” kata Jusman.

Sementara Diskominfo Makassar ke depan akan mensupport melalui sistem aplikasi. Mulai dari infrastruktur hingga jaringan di lorong-lorong. Khususnya di lorong wisata.

Dengan begitu, kata Jusman, Diskominfo fokus agar bagaimana star-up ini bisa bermitra dengan UMKM yang masih terkendala dengan penggunaan teknologi.

“Jadi kami akan bridging (menjembatani) supaya UMKM dengan starup ini bisa bermitra dengan Diskominfo, kemudian disiapkan satu wadah untuk mengakomodir secara teknologi,” jelasnya.

Sementara dr Pratiwi Quranita Meagaung selaku Owner Maulagi Food berbagi pengalaman terkait dengan pengelolaan UMKM berbasis digital.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut memulai usaha. Apalagi menurutnya, usaha berbasis digita memiliki profit atau keuntungan yang jelas.

“Alhamdulillah selama saya memulai bisnis ini, saya merasa tidak mengalami kerugian karena konsumen harus membayar terlebih dulu satu hari sebelum makanan itu diantar,” tuturnya.

read more
DaerahNews

Prihatin Dengan Kondisi Daerahnya, Sekjen PP KKT Jeneponto : Kab. Jeneponto Butuh Pemimpin Visioner

LANGITKU.NET , Makassar – Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kerukunan Kekuatga Turatea (PP KKT) Jeneponto menyatakan Kabupaten Jeneponto butuh pemimpin yang visioner untuk membawa daerah ini keluar dari daerah teratas Kabupaten termiskin di Sulsel.

Menyusul laporan Biro Pusat Statistik Sulsel tentang Kabupaten Jeneponto sebagai  daerah peringkat pertama  Kabupaten termiskin di Sulsel membuat para tokoh masyarakatnya merasa bahwa calon bupati yang akan datang haruslah seorang yang visioner.

Abdul Rachmat Noer berharap pada Pilkada 2024 para calon Bupati berani mengadu  program pembangunan. Khususnya program pengentasan kemiskinan sehingga Jeneponto bisa keluar dari lingkaran daerah termiskin di Sulsel. Saatnya mengadu progran, bukan berlomba-lomba membagikan sembako kepada  rakyat tegas Rachmat.

“Siapapun nanti yang bakal maju sebagai calon Bupati Jeneponto wajib hukumnya membawa Jeneponto keluar dari kondisi sebagai daerah termiskin di Sulsel, kenapa? karena ini berkaitan dengan siri’,  harga diri orang Turatea”, jelas Rachmat.

”Jujur saja, potensi daerah sangat kaya akan sumber daya alamnya. Siapa bilang Jeneponto tanah tandus dan tidak produktif ? Saya kira ini anggapan yang keliru jika menganggap sektor pertanian atau perkebunan sulit dikembangkan di Jeneponto”, lanjut Rachmat.

Kontur tanah dan sifat tanah di Jeneponto sangat cocok untuk ditanami dan pengembangan jagung kuning, bawang merah, kapas dan masih banyak lagi komoditas pertanian lainnya. Apalagi dengan kehadiran Bendungan Karalloe akan mendukung sistem pengairan untuk peningkatan produktivitas pertanian, ujar Dirut PT. Biringkassi Raya.

Itu baru sektor pertanian dan perkebunannya,  belum lagi sektor lainnya seperti perikanan, kelautan, energi dan pariwisata. Menurut hemat saya, Jeneponto ini ibaratnya mutiara yang terbenam dalam lumpur. Mesti ada keberanian dari pemimpin daerahnya untuk merelakan tangan, kaki dan badannya kotor untuk menemukan mutiara itu. Tidak boleh berpangku tangan menunggu datangnya keberuntungan, menunggu mukjizat, tegas Rachmat.

Menurut Wakil Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel ini, saat ini ada beberapa tokoh yang pantas memimpin Jeneponto dimasa mendatang. Mereka berasal dari birokrat, politisi, pengusaha dan akademisi dengan kompetensi dibidang masing-masing. Namun siapapun nanti yang akan maju bertarung, saya berharap mereka tidak membawa check kosong tetapi membawa sejumlah program pembangunan yang akan memajukan daerah Jeneponto sekaligus mengeluarkan daerah ini sebagai daerah termiskin di Sulsel, papar Rachmat.

read more
DaerahNews

Rayakan 300 Tahun Persahabatan, Kolaborasi Makassar-Aborigin Undang Decak Kagum Tamu Sydney Conservatorium of Music

LANGITKU.NET , Sydney – Sydney Conservatorium of Music menjadi saksi atas kemeriahan perayaan persahabatan penduduk Makassar dan suku Aborigin Australia yang telah berlangsung sejak lebih dari 3 abad yang lalu. (9/7/2022).

Perayaan yang bernama “Centuries of Friendship” ini diselenggarakan Indonesian Community Council New South Wales (ICC NSW) dan didukung penuh oleh Australian Council for the Art, Daya Performing Arts Academy, KBRI Canberra, KJRI Sydney, dan Pemerintah Kota Makassar, serta sejumlah sponsor.

Perayaan diisi dengan berbagai pertunjukan kolaborasi musik dan tarian Makassar dan Yolngu Aborigin. Acara bersejarah ini dihadiri sekitar 500 tamu, termasuk di antaranya Menteri Urusan Penduduk Asli Australia, Linda Burney, Wakil Duta Besar RI untuk Australia, M. Syarif Alatas, Konsul Jenderal RI Sydney, Vedi Kurnia Buana, Presiden ICC NSW, Julie Umboh, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, wakil dari Multicultural NSW, Simon Chan, serta sejumlah pejabat pemerintah dan dewan kota di Sydney, akademisi, tokoh masyarakat dan diaspora Indonesia.

Membuka acara perayaan, Presiden ICC NSW, Julie Umboh, menggarisbawahi bahwa Centuries of Friendship menunjukkan rasa kebanggaan interaksi antara keragaman budaya Makassar dan Aborigin yang telah berjalan harmonis sejak lama.

“Acara ini tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan potensi musik dan tari tradisional, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi identitas kedua masyarakat,” ujar Julie Umboh.

Mewakili Perdana Menteri Australia yang berhalangan hadir, Menteri Urusan Penduduk Asli Australia, Linda Burney, menyampaikan hubungan perdagangan dengan nelayan Makassar menjadi awal mula interaksi penduduk Aborigin di Arnhem Land, Australia bagian utara, dengan dunia luar.

“Hubungan ini menjadi awal pondasi people-to-people contact yang menjadi jantung hubungan persahabatan antara Australia dan Indonesia saat ini,” kata Menteri Linda Burney.

Linda Burnley menambahkan bahwa penyelenggaraan acara perayaan Centuries of Friendship terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan perayaan pekan NAIDOC (National Aborigines and Islanders Day Observance Committee), sebuah pekan perayaan budaya dan berbagai pencapaian penduduk asli Australia.

“Acara Centuries of Friendship diharapkan akan membuat semakin banyak masyarakat Australia mengetahui tentang kedalaman hubungan antara penduduk Makassar dan Aborigin,” pungkas Linda.

Wakil Duta Besar RI untuk Australia, M. Syarif Alatas, dalam kesempatan itu, menyampaikan harapan bahwa acara Centuries of Friendship dapat semakin mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Australia. Dia menegaskan komitmen KBRI Canberra dan seluruh perwakilan RI di Australia dalam mendukung penguatan hubungan kedua negara dan masyarakatnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, yang hadir langsung pada perayaan Centuries of Friendship, menggarisbawahi bahwa perdagangan antara Makassar dan Aborigin selama sekitar 300 tahun telah berkembang menciptakan hubungan persaudaraan yang kuat.

“Saya berharap acara ini dapat mempererat kembali hubungan kedua masyarakat, tidak hanya dalam bidang budaya, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan teknologi,” sambung Walikota yang akrab disapa Danny ini.

Wali kota Danny juga mengundang para hadirin untuk berkunjung ke kota Makassar menghadiri acara tahunan berskala Internasional yakni, Makassar Eight Festival and Forum (F8).

Acara perayaan diawali dengan Welcome to Country oleh Matthew Doyle, penduduk Aborigin di New South Wales, dan dilanjutkan pertunjukan dari wakil masyarakat Yolngu yang memainkan alat musik khas Aborigin, Didgeridoo, diiringi permainan alat musik perkusi oleh para murid Matraville Sports High School.

Tarian penyambutan juga dipersembahkan oleh gabungan penari Makassar dan murid sekolah Australia, diiringi permainan alat musik oleh Daya Music Ensemble dari Indonesia.

Acara semakin meriah dengan penampilan Kalompoanna Pa’rasanganta yakni kelompok pemain musik dan penari, yang didatangkan langsung dari Makassar. Alunan musik dan tarian yang tampil mengisahkan keagungan negeri Sulawesi Selatan dengan 4 etnis yaitu Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja.

Para tamu hadirin terpukau dengan penampilan Daya Quartet Performance yang dipimpin Prof Tjut Njak Deviana Daudsjah. Anging Mammiri, salah satu dari 3 lagu yang dimainkan, berhasil menghipnotis para hadirin untuk menyanyi bersama dan menambah kehangatan suasana.

Tidak cukup sampai disitu, penampilan tari solo oleh Rosmala Sari Dewi diiringi alunan piano yang dimainkan oleh Prof. Deviana semakin membuat kagum para hadirin yang hadir.

Acara ditutup dengan penyerahan bunga apresiasi oleh Konsul Jenderal RI Sydney, Vedi Kurnia Buana, kepada Lucy Surtandi selaku project manager, Prof. Deviana dan Suhendi Kosasih, selaku Direktur Artistik, dan para pengisi acara.

Diketahui sejak Interaksi dengan nelayan Makassar pada awal abad ke-18 merupakan interaksi pertama penduduk Yolngu Aborigin di Australia dengan dunia luar. Interaksi ini terjadi jauh sebelum kedatangan Kapten James Cook pada tahun 1770 yang diklaim sebagai penemu benua Australia. Hubungan Makassar-Aborigin yang berlangsung sejak 300 tahun yang lalu ini diawali dengan perdagangan tripang.

Akibat Interaksi ini memberikan pengaruh kepada kehidupan masyarakat Aborigin, termasuk pengenalan pisau dan kapak besi yang membuat kehidupan sehari-hari semakin mudah pada saat itu. Banyak bukti sejarah menggambarkan jejak interaksi kedua masyarakat, termasuk di antaranya dalam kosa kata dan benda artefak.

read more
DaerahNews

Warga Padati Salat Idul Adha di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna

LANGITKU.NET , Makassar – Sejumlah warga memadati pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna  di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Minggu (10/7/2022).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menjelaskan pelaksanaan Salat Idul Adha pada tahun ini masih sama dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri lalu.

“Pelaksanaan salat Idul Adha masih sama dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri, masih menggunakan pelataran masjid sampai ke pelataran Lego-lego,” katanya.

Ia mengungkapkan, bertindak sebagai khatib Ustadz Dr Iqbal Gunawan, MA dengan judul khutbah ‘Keagungan Islam’ dan imam salat Ied yakni Imam Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Muhammad Syahrul Habib, S.Hi,. M.Pd.

Sementara itu, Harun, salah seorang jamaah salat Ied mengaku senang bisa melaksanakan ibadah salat Ied di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna. Bahkan, ia mengaku sudah kali kedua melaksanakan salat Ied ditempat tersebut.

“Alhamdulillah ini kali kedua saya salat Ied disini, idul fitri lalu dan saat ini (Idul Adha). Saya merasa nyaman bisa salat disini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, desain Masjid Kubah 99 Asmaul Husna juga menjadi salah satu faktor pendukung baginya untuk melaksanakan salat Ied ditempat tersebut sekaligus menjadi tempat yang estetik untuk bisa berfoto bersama keluarga. (*)

read more
DaerahNews

Perkuat Peran dan Fungsi Humas OPD Kabupaten/Kota se-Sulsel, Diskominfo Sulsel Gelar Workshop Kehumasan

LANGITKU.NET , Makassar – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan (Diskominfo-SP Prov. Sulsel) menggelar Workshop Kehumasan di W Three Premier Hotel, Kamis (7/7/2022).

Acara yang mengusung tema “Penguatan Peran dan Fungsi Humas OPD di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan” tersebut digelar dalam rangka optimalisasi peran dan fungsi kehumasan di satuan kerja dalam memberikan informasi kepada publik,  meningkatkan kemampuan pelaksanaan kehumasan mencakup pengetahuan keahlian keterampilan dan peran kerja sehingga lebih mampu melaksanakan pekerjaan dan mendukung pencapaian instansi pemerintah. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan dalam menciptakan suatu informasi yang tepat dan akurat dengan memperhatikan kode etik jurnalistik ketika menyampaikan sebuah informasi kepada publik.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan Diskominfo Kabupaten/Kota se-Sulsel tersebut juga menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Dalam sambutannya membuka kegiatan, Kepala Diskominfo-SP Prov. Sulsel Amson Padolo mengungkapkan era digital membawa pengaruh dalam peradaban dunia. Ia mengatakan, hampir semua kehidupan itu berubah, termasuk dalam teknologi informasi komunikasi.

“Kemudahan ini tidak lepas dari kehadiran industri digital yang bertransformasi begitu cepat. Digitalisasi media telah menjadikan informasi menyebar begitu cepat tanpa batas dan sangat massif. Informasi ini sangat beragam, mulai dari yang menggambarkan pembangunan, mengedukasi masyarakat, sampai dengan yang menumbuhkan optimisme”, ungkap Amson.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan humas pada era keterbukaan informasi sangat penting.

“Bapak dan ibu merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan di era digitalisasi. Namun, keberadaan kita terkadang sering dianggap angin lalu ketika tidak ada bencana (badai informasi)”, jelasnya.

Padahal, kata dia, ketika badai informasi menerpa, humas yang harus berada di barisan terdepan untuk memberikan konfirmasi.

“Semua perangkat humas itu bisa menjadi juru bicara. Makanya kita mendidik teman-teman pranata humas di Diskominfo Sulsel untuk dapat menjadi corong bagi pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi”, katanya.

Ditambahkannya lagi bahwa humas itu  membutuhkan jejaring untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber, khususnya jejaring di kabupaten/kota, karena ada-ada saja kegiatan di sana yang menjadi sorotan publik dan harus kita tahu.

“Sebagai contoh ketika terjadi bencana, bukan hanya kabupaten/kota yang mengekspose dan itu butuh dukungan dari provinsi, apalagi terkait pemberitaan-pemberitaan yang dibutuhkan. Pemberitaan yang bagus akan memberikan optimisme kepada masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Keberadaan berita-berita yang baik, bagaimana  kita menumbuhkan dan meningkatkan semangat, itu perlu dari humas”, tambahnya.

Amson Padolo berharap melalui kegiatan tersebut dapat membantu humas dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Semoga kita dapat bersinergi dalam meningkatkan pelayanan publik dalam pemberian informasi pemerintahan yang cepat, lengkap dan akurat. Kepada narasumber, kami ucapkan terima kasih karena bersedia berbagi ilmunya kepada para peserta”, tutupnya. (*)

read more
DaerahNews

Sekprov Sulsel Abdul Hayat Evaluasi Serapan Anggaran OPD

LANGITKU.NET , Makassar – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, memimpin Rapat Koordinasi Lingkup Pemprov Sulsel, yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 5 Juli 2022. Rapat koordinasi ini digelar untuk melihat progres kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka meningkatkan serapan anggaran.

Abdul Hayat mengatakan, rapat koordinasi ini dilaksanakan atas instruksi Gubernur Sulsel, untuk memastikan tingkat serapan anggaran dari semua OPD dalam melaksanakan program kerja yang menjadi visi misi gubernur.

“Saat ini Pak Gubernur melaksanakan tugas ibadah di Tanah Suci. Beliau berpesan terkait kepentingan visi misi, gubernur mau memastikan serapan (anggaran) terakhir,” ucapnya.

Abdul Hayat menjelaskan, rapat ini juga digelar untuk memastikan apa yang menjadi kendala OPD dalam menjalankan program-program pemerintah, khususnya program yang menjadi prioritas.

“Kita mau pastikan apa kendala di lapangan, karena Pak Gubernur setelah kembali dia akan cek progresnya sekaitan dengan serapan (anggaran),” tegasnya.

Abdul Hayat berharap, segala kendala yang terjadi di lapangan menjadi catatan agar progres pencapaian serapan anggaran bisa terwujud dan terealisasi. (*)

read more
DaerahNews

Penuhi Undangan Khusus Danny Hadiri Perpisahan Dubes Singapura

LANGITKU.NET , Makassar – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri agenda bergengsi yakni Farewell Reception Duta Besar Singapura, Mr. Anil Kumar Nayar, di Shangri-La Hotel Grand Ballroom, Kamis (30/6/22).

Agenda khusus ini hanya dihadiri oleh orang-orang tertentu seperti Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan TNI Purn, Doni Monardo, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Presiden Lippo Group, Theo L. Sambuaga, serta beberapa mantan menteri dan petinggi partai-partai di Indonesia.

Danny merasa terhormat dengan undangan khusus ini. Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Mr Anil karena selama 11 tahun sudah menjalin hubungan yang sangat baik.

“Saya berada disini untuk menghadiri perpisahan dubes singapura yang akan pindah ke Australia. Ini dubes senior sudah 11 tahun di Indonesia. Ia sahabat saya sejak periode pertama,” ucapnya.

Kata Danny, Selama menjabat jadi dubes Singapura untuk indonesia, Mr Anil banyak memberikan kontribusi besar bagi kerjasama dengan Kota Makassar termasuk mendapatkan penghargaan bergengsi. Dimana penghargaan tersebut difasilitasi langsung oleh singapura.

“Peran dubes ini sangat banyak. Saya tadi berbincang dan menyampaikan rasa terima kasih atas hubungan baik selama di Indonesia,” ujarnya.

Danny berharap dubes yang baru bisa menyambungkan semangat yang telah dibangun dari dubes sebelumnya.

Mr. Anil sendiri juga tercatat sebelumnya sebagai First Secretary di Kedubes Singapura untuk Indonesia pada 1995-2000.

read more
DaerahNews

Fatmawati Rusdi libatkan multisektor update data stunting

LANGITKU.NET, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi mengingatkan perlunya koordinasi serta kebersamaan seluruh multi sektor dalam penanganan stunting, karena menjadi perhatian dari pemerintah pusat.

Hal tersebut diutarakan Fatmawati saat kembali menggelar rapat koordinasi tindak lanjut rembuk stunting 3, bertempat di ruang rapat Wakil Walikota lantai 11 menara Balaikota. Rabu (29/6/2022).

“Kenapa saya mengundang, karena kita butuh koordinasi dan kebersamaan, masalah prevalensi stunting adalah pekerjaan rumah kita, yang harus terselesaikan,”ucap Fatma dihadapan camat dan lurah yang hadir.

Fatmawati mengatakan, dari 24 kab/ kota di Sulawesi Selatan, Makassar adalah kota yang paling rendah stuntingnya.

“Kita bersyukur dari 24 kab / kota, Makassar adalah yang terendah stuntingnya. Selama 1 tahun lebih kepemimpinan pak Wali bersama saya, stunting menjadi salah satu perhatian serius kami,” ujar Fatma.

Walaupun begitu Fatmawati meminta, seluruh multi sektor yang terlibat didalamnya untuk mengupdate data data kasus stunting di wilayahnya.

“Saya minta update data dulu kasus stunting ini, yang mana dikategorikan kurang gizi, yang mana betul betul masuk kategori stunting,” bebernya.

Selanjutnya kata Fatma langkah konkrit dilakukan menangani stunting, yakni dengan melalui 24 program strategis Pemkot Makassar.

“Langkah kongkrit Pemkot dari 24 program strategis kami itu salah satunya adalah perkuatan imunitas untuk semuanya lalu ada program Jagai Anakta,” tuturnya lagi.

Di tahun 2023 nanti kata Fatma, Pemkot Makassar akan menggelontorkan anggaran 50 juta di masing masing kelurahan yang akan digunakan sebagai promotif dan edukasi menangani kasus stunting.

“Ini merupakan bukti keseriusan kami dari Pemerintah kota Makassar untuk menangani kasus stunting yang terjadi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Usai memimpin rakor, Fatmawati mengunjungi rumah keluarga stunting (Gerebek Stunting) di kelurahan Mandala, kecamatan Mamajang bersama Asisten Pemkot Makassar Rusmayani Madjid, Dandim 1408/BS Makassar Letkol Inf. Nurman Syahreda, dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXIX Tahun 2022 yang diadakan BKKBN Provinsi Sulsel.

read more
DaerahNews

Indira Jusuf Ismail Ajak KICI Makassar Tingkatkan Capacity Building

LANGITKU.NET , Makassar – Ketua TP PKK kota Makassar Indira Jusuf Ismail menghadiri pelantikan pengurus Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI), di Aula Dinas Pendidikan Kota Makassar. Jalan Anggrek. Senin (27/6/2022).

Pelantikan pengurus KICI Kota Makassar periode 2022 – 2025 dilakukan oleh ketua KICI Provinsi Sulsel A. Asfianti Syamsu Alam.

Indira Jusuf Ismail yang juga selaku dewan penasehat KICI menghimbau seluruh anggota KICI,memiliki tekad yang kuat sesuai dengan temanya yakni “Menjadi cerdas adalah pilihan, mencerdaskan orang lain adalah kewajiban”

” Sesuai dengan temanya, mari mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan terdekat kita, lalu lingkungan masyarakat, saya kira ini tidak sulit, banyak hal yang bisa kita lakukan,” ucap Indira.

Olehnya itu Indira mengajak KICI untuk meningkatkan Capacity Building anggotanya, dengan berkolaborasi bersama dinas pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Pertama yang harus kita dahulukan, meningkatkan capacity building dengan training seluruh anggota KICI, karena kedepan tantangan yang kita hadapi akan semakin berat,” ujar Indira.

Kepala Dinas Pendidikan kota Makassar Muhyiddin yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan, KICI bukanlah suatu struktur organisasi saja, melainkan bagaimana bisa bekerjasama dengan pemerintah, khususnya di dunia pendidikan.

“Kalau bicara pendidikan, peranan ibu yang lebih besar, karena hati ibu adalah ruang pertama anaknya untuk belajar, termasuk didalamnya pendidikan karakter. Intinya KICI harus punya konsep dan membekali diri menjadi contoh kepada masyarakat,” terangnya.

read more
DaerahNews

Dorong Pemberdayaan Ekonomi, Gubernur Sulsel Fasilitasi 150 UMKM Sertifikasi Halal Gratis

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong pengembangan dan peningkatan UMKM di Sulawesi Selatan.

Sebagai wujud pengembangan UMKM, tahun 2022 ini Gubernur memberikan fasilitasi sertifikasi halal bagi 150 UMKM di Sulsel. Jumlah UMKM yang difasilitasi pun terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 150 UMKM yang kita fasilitasi untuk sertifikasi halal yang tersebar di Kabupaten/Kota se Sulsel. Semoga ini dapat membantu UMKM dalam pengembangan produk,” jelas Andi Sudirman.

Ia pun berharap, dengan pengembangan UMKM ini akan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“UMKM menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Sulsel. Olehnya itu, kita terus mendorong untuk peningkatan UMKM, termasuk dalam mendorong UMKM untuk ekspor,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Sukarniaty Kondolele menuturkan sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman dalam mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM.

“Diantaranya memberikan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan kepada semua sektor usaha UMKM; memfasilitasi legalitas usaha dan produknya dengan sertifikat hak merek, Sertifikat Halal, Sertifikat PIRT serta pendampingan Penerbitan NIB ( Nomor Induk Berusaha); membantu memasarkan produk melalui pameran dan sosial media; serta membuka sentra tempat usaha baru bagi UMKM, seperti foodcourd  Lego-lego,” paparnya. (*)

read more
1 89 90 91 92 93 198
Page 91 of 198