close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Menuju Kota Informatif, Pemkot Makassar Gelar Uji Konsekuensi Informasi Publik

LANGITKU.NET , Makassar – Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk menjadi kota pertama peraih predikat informatif di Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas (Kominfo) Kota Makassar, menggelar uji konsekuensi informasi publik.

Uji konsekuensi informasi publik menghadirkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama dan pelaksana di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, guna mendalami penetapan informasi terkecualikan, sehingga terikat dan resmi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2019 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Uji kompetensi dibuka secara virtual oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh Ansar, yang juga selaku pengarah PPID Pemerintah Kota Makassar.

“Mengingat ketentuan pasal 29 UU No 14 Tahun 2019 tentang keterbukaan informasi publik, ditentukan bahwa PPID di setiap badan publik wajib melakukan pengujian tentang konsekuensi dengan seksama dan penuh ketelitian sebelum menyatakan informasi publik tertentu dikecualikan untuk diakses oleh setiap orang,” ungkap Sekda Kota Makassar dalam sambutannya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Makassar, Mahyuddin,S.STP., M.AP., terkait komitmen menyediakan informasi bagi masyarakat.

“Melalui uji konsekuensi hari ini, Pemkot Makassar sebagai badan publik menunjukkan komitmennya untuk menyediakan informasi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tuturnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Isnaniah Nurdin, menambahkan, dalam uji konsekuensi yang digelar di Four Points By Sheraton, menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sulsel, Rusdi Sudin, ST., MT., serta praktisi dan penggiat keterbukaan informasi publik, Prof Dr Abdul Kadir Patwa.

read more
DaerahNews

Digitalisasi Kegiatan Keuangan, 22 Pemda di Sulsel Telah Tuangkan Roadmap TP2DD Dalam SK Kepala Daerah

LANGITKU.NET , Makassar – Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana di Rumah Jabatan di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Senin, 25 Juli 2022. Causa menyampaikan beberapa kegiatan yang akan difasilitasi oleh KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita Support kegiatan Bank Indonesia untuk mendorong kegiatan ekonomi syariah di Sulsel. Peranan Sulsel penting, berbagai kegiatan juga di tempatkan di sini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Ia juga meminta agar kegiatan digitalisasi keuangan Sulsel, termasuk bagi UMKM juga semakin ditingkatkan.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya, Festival Ekonomi Syariah 2022 untuk Kawasan Timur Indonesia pada tanggal 28-30 Juli 2022.

“Kita kembali dipercaya sebagai tuan rumah. Kegiatan ini bagaimana mendorong ekonomi syariah di Indonesia. Agar kita dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” kata Causa Iman.

Selanjutnya, BI dan Pemprov mendorong pembentukan Zona KHAS yakni Kuliner Halal, Aman dan Sehat. BI juga mendorong digitalisasi kotak amal/infaq melalui kanal pembayaran QRIS. Hingga saat ini, masjid yang sudah menerapkan QRIS pada kotak amal/infaq berjumlah sekitar 2.000an masjid di Sulsel. “Di Sulsel selanjutnya kita dorong menjadi 3.000an masjid,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga bahwa BI sedang melakukan kerjasama dengan MUI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam penyusunan pedoman dakwah tentang ekonomi dan keuangan syariah.

Terkait dengan Implementasi Elektronifikasi Pemerintah Daerah, direncanakan akan dilakukan High Level Meeting terkait Monitoring dan Evaluasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (MONEV TP2DD) pada bulan Agustus 2022.

Causa menyampaikan, update terbaru per 25 Juli 2022,  pencapaian Pemda di Sulawesi Selatan hingga saat ini sudah ada 11 Pemda yang sudah masuk dalam kategori digital, sementara itu sudah ada 22 Pemda yang telah menuangkan Roadmap TP2DD dalam SK Kepala Daerah. Di mana sebelumnya hanya 18 Pemda dan diharapkan 24 kabupaten/kota atau seluruhnya secepatnya dapat menuangkan roadmap ke dalam SK kepala daerah.

“Kita diarahkan Presiden, kemudian diturunkan ke Mendagri, bahwa seluruh daerah didorong kegiatan keuangannya menjadi digital,” jelasnya. (*)

read more
DaerahNews

BPBD Makassar Siapkan Masyarakat Lorong Wisata Tangguh Bencana

LANGITKU.NET , Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana bagi masyarakat yang ada di Lorong Wisata di 4 (empat) kecamatan di Kota Makassar.

“Pelatihan ini melibatkan masyarakat yang ada di lorong wisata dengan melatih keterampilan dan pengetahuan masyarakat sehingga bisa tanggap terhadap bencana,” ungkap Ahmad Ismunandar selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar.

Kegiatan nantinya diikuti oleh dewan lorong sebanyak 350 orang yang tersebar di empat kecamatan yaitu Biringkanaya, Tamalanrea, Panakkukang dan Manggala.

“Untuk kegiatan hari pertama di kecamatan Biringkanaya, hari kedua di Tamalanrea, selanjutnya di Panakukang dan Terakhir di Manggala,” katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini masyarakat bisa tangguh dalam menghadapi dan menanggulangi jika terjadi bencana di lorong.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan salah satu program strategis Pemkot Makassar adalah Program Lorong Wisata sebagai daya tarik baru sektor pariwisata sekaligus sektor ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di lorong.

“Penekanan program lorong wisata adalah peran aktif masyarakat. Artinya masyarakat dilibatkan dalam program ini terutama dalam hal peningkatan ekonomi, utamanya bagi usaha UMKM nantinya,” ungkap Hendra saat membuka acara di kantor Camat Biringkanaya, Senin (25/07).

Selain itu, menurut Hendra masyarakat yang ada di lorong perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana.

“Bencana kebakaran atau banjir sering terjadi di Kota Makassar, sehingga perlu kesiapan masyarakat khususnya yang tinggal di lorong untuk bisa mengantisipasi terjadinya bencana,” katanya.

Lanjut dia, UU No 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, pencegahan terhadap bencana adalah mendorong koordinasi dan kerjasama antar semua pihak.

“Paradigma baru penanggulangan bencana adalah pengurangan risiko bencana secara responsif, preventif dan kolaboratif. Jadi keterlibatan masyarakat juga perlu dalam pengurangan risiko bencana sehingga masyarakat khususnya yang tinggal di lorong bisa tangguh dalam menghadapi bencana,” bebernya.

read more
DaerahNews

Tindak Lanjuti Aspirasi Warga, Fatmawati Rusdi Kunjungi TPI Paotere

LANGITKU.NET , Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere di Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Minggu (24/7/2022).

Kunjungan Fatmawati Rusdi untuk memantau langsung kondisi terkini TPI Paotere didampingi Kabid Perikanan, Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar, Suryanti. Mereka disambut Anggota DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatiannya, mulai dari infrastruktur, penataan dan kebersihan di pusat perdagangan hasil laut yang terletak di sebelah utara Kota Makassar ini.

Sebagai tahap awal, ia menyebut Pemkot Makassar akan fokus di jalanan akses menuju TPI. Selain mengurai kepadatan kendaraan, juga untuk menciptakan kenyamanan bagi pengunjung.

“Kita bersama DP2 turun langsung melihat kondisi terkini TPI Paotere. Insya Allah tahun depan (2023) akan dilakukan pekerjaan beton agar kendaraan roda empat bisa memutar,” ujar Fatmawati Rusdi.

Dia mengapresiasi Ray Suryadi Arsyad yang getol menyuarakan aspirasi konstituennya yang mengeluhkan kondisi TPI Paotere yang membutuhkan perhatian dari Pemkot Makassar.

“Alhamdulillah Pak Dewan, Pak Ray selalu kawal, selalu suarakan. Makanya saya sebagai Wakil Wali Kota, menjalankan fungsi eksekutif kita juga untuk Paotere,” paparnya.

Diketahui Ray Suryadi vokal memperjuangkan kondisi TPI Paotere dan nasib nelayan serta pedagang ikan. Dia berharap agar aspirasi konstituennya bisa segera direalisasikan Pemkot Makassar.

read more
DPRD MakassarNews

Sahruddin Said Temui Konstituen, Sosialisasi Perda Tentang Pajak Daerah

LANGITKU.NET , Makassar – Sahruddin Said, Anggota DPRD Kota Makassar menemui konstituennya. Kali ini, agendanya Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2018 tentang Pajak Daerah, di Hotel Karebosi Premier, Sabtu (23/7/2022).

Politisi PAN ini menilai, pajak daerah menjadi objek penopang berjalannya pembangunan di Kota Makassar. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2 triliun.

“Nah, untuk mengejar target PAD, kita minta Bapenda sebagai leading sektor harus bisa kreatif merealisasikan hal tersebut,” kata Sahruddin Said.

Kata Ajid–sapaan akrabnya, Pemkot Makassar sebelumnya memiliki laskar pajak. Mereka ini bertugas mengawasi sekaligus menarik pajak ke wajib pungut pajak.

“Sekarang sudah tidak ada laskar pajak, tapi ada laskar pelangi. Laskar pajak itu secara regulasi tidak tau seperti apa tapi secara menfaat, sangat besar,” katanya.

Apalagi, kata dia, berdasarkan data, realisasi PAD hingga Juni 2022 masih sekira Rp400 miliar. Jika tidak segera berbenah, minimal memiliki pasukan seperti Laskar Pajak, maka target Rp2 triliun sulit terwujud.

“Bapenda harus ikuti arahan saya. Cari formulanya agar ada Laskar Pajak,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Hamzah mengatakan, pajak daerah berdasarkan regulasi ada sebelas jenis. Diantaranya, pajak restoran, pajak hiburan, pajak bumi dan bangunan. Sifatnya memaksa terhadap wajib pajak.

“Jadi, pajak ini sifatnya wajib dan memaksa. Ini menjadi bentuk kontribusi masyarakat ke pemerintah,” jelas Hamzah.

Analisis Kebijakan Pajak Bapenda Makassar mengatakan, penetapan pajak berdasarkan beberapa asas. Seperti, keadilan, kepastian, kelayakan dan kesejahteraan.

“Ada dua jenis wajib pajak dan wajib pungut pajak. Pajak yang kita pungut di restoran sebesar 10 persen itu wajib pungut pajak. Jadi pengusaha tidak boleh tidak menyetor, karena ini wajib,” tukasnya. (*)

read more
DaerahNews

NSF Dukung Makassar Kembangkan Sistem AI Urban Farming di Lorong Wisata

LANGITKU.NET , Makassar – National Science Foundation dan Department of State Amerika Serikat mendukung pengembangan pertanian kota di Lorong Wisata yang digagas Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Hal ini terungkap dalam pertemuan akademisi dan ilmuwan lintas universitas yang bernaung di NSF dengan Danny Pomanto di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (22/7/2022) waktu setempat.

Perwakilan NSF, Wangda Zuo tengah membangun sistem pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan Smart City Farming berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui proyek Modernizing Cities via Garden Alleys with Application in Makassar City.

“Dengan Machine Learning dan sistem Artificial Intelligence memudahkan kontrol pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, baik dari aspek ketersediaan maupun kontrol kualitas,” ujar akademisi Pennsylvania University ini.

Sistem Sombere’ and Smart City yang telah terbangun di Makassar, kata Wangda Zuo, memudahkan pengembangan proyek ini. Sebab sistem AI yang tengah dikembangkannya membutuhkan data secara real time.

NSF pihaknya telah melakukan penelitian dan survei di Makassar terkait pertanian perkotaan yang telah diterapkan di lorong sejak 2020 lalu.

Hasilnya, dia mengaku terkesima dengan program Lorong Garden yang tetap dijalankan warga meskipun Danny Pomanto sempat beberapa tahun tidak menjabat wali kota.

“Hasil di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang besar, utamanya di daerah padat pemukiman untuk terlibat dalam Lorong Garden. Kita melakukan survei dibantu partner dari beberapa universitas di Indonesia,” terang Wangda Zou.

Ada beberapa hal yang menjadi dampak positif dari Lorong Garden, pemenuhan kebutuhan pangan, pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kualitas lingkungan. Lebih dari pada itu, mampu menciptakan solidaritas yang kuat dan mitigasi sosial.

“Karena program Kota Makassar mencakup banyak aspek termasuk sosial kemasyarakatan, sedangkan rata-rata kami dari bidang teknik. Sepertinya kami butuh ahli ilmu sosial dan humaniora di tim kami,” tukasnya

Sementara itu, Danny Pomanto menyebut Lorong Garden yang telah diteliti oleh NSF akan disempurnakan menjadi Lorong Wisata untuk memaksimalkan dampak positif bagi warga.

“Hasil yang ingin kita capai yakni ketahanan masyarakat yang berkelanjutan baik dari aspek ekonomi maupun sosial. Lorong Wisata menjawab hal itu, maka untuk melengkapinya butuh teknologi terbarukan,” papar Danny Pomanto.

Baik Danny maupun NSF sama-sama berharap kerjasama dapat berlanjut ke tingkat yang lebih dalam. Diketahui, Makassar dilirik pemerintah Amerika Serikat sebab keseriusannya dalam mengembangkan Kota Cerdas.

read more
DPRD MakassarNews

Legislator Nurul Hidayat Ajak Warga Bayar Pajak Tepat Waktu Guna Topang Pembangunan Daerah

LANGITKU.NET , Makassar – Nurul Hidayat mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak dengan tepat waktu. Menurut Nurul pajak merupakan salah satu sumber pendapatan kita. Dimana kontribusi pajak itu kembali ke kita, akan digunakan untuk pembangunan.

Demikian yang disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar Ir. Hj. Nurul Hidayat saat menggelar sosialisasi perda nomor 2 tahun 2018 tentang Pajak Daerah, di Hotel KHAS Makassar, Sabtu (23/7/2022).

“Makanya ada program kepatutan pajak, semua ASN, Lurah, Camat, RT dan RW harus terlebih dahulu menyelesaikan pajak baru sosialisasikan ke masyarakat karena pajak itu dari dan untuk kita sendiri yang merasakan kontribusi pajak itu,” jelas Anggota Komisi B DPRD Makassar itu.

Tak hanya itu, politisi Golkar ini menilai penerimaan pajak daerah merupakan sumber pendapatan negara. Tujuannya, mempermudah pemerintah menjalankan program yang digagas.

“Pajak daerah, berasal dari pendapatan asli daerah. Pajak daerah yang dipungut dari wilayah administrasi yang dikuasainya,” katanya.

Ia menilai warga juga belum paham perbedaan retribusi dan pajak daerah. Terkadang, mereka masih menyamakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini.

 

“Jadi, pajak itu sifatnya tergantung waktunya ada tahunan ada juga bulanan. Kalau retribusi bisa setiap saat,” tandasnya.

Sementara, Irwan Adnan selaku Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan menegaskan, pajak itu sifatnya wajib, suka atau tidak suka harus bayar pajak.

“Pajak itu kontribusi wajib, sifatnya memaksa orang pribadi atau badan, yang nantinya digunakan secara keseluruhan atau kemaslahatan untuk kemakmuran masyarakat dalam bentuk program pemerintah,” jelasnya.

Mantan Kepala Bappenda Makassar itu pun meminta masyarakat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kota Makassar melalui pembayaran pajak.

Sementara, Narasumber lainnya, Syafrin MD menjelaskan bahwa ada beberapa kategori bangunan dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Contoh sawah ladang, tanah kapiling, rumah tinggal gedung bertingkat pusat perbelanjaan dan lain lain,” katanya. (*)

read more
DaerahNews

Fatmawati Sebut Longwis Parangtambung Punya Atraksi Budaya yang Potensial

LANGITKU.NET , Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengaku terkesima dengan semangat anak-anak yang menyuguhkan tarian tradisional saat mengunjungi Lorong Wisata Kelurahan Parangtambung, Minggu (24/7/2022).

Menurut Fatmawati Rusdi potensi tersebut perlu untuk dikembangkan selain menjadi atraksi wisata juga sebagai tempat edukasi seni budaya tradisional. Tidak hanya itu, produksi serabi oleh warga lorong tersebut perlu untuk dikembangkan.

“Lorong yang betul-betul punya potensi seperti ini perlu dikembangkan. Yang lebih utama bagaimana keterlibatan warga di dalamnya, pemberdayaan masyarakat dalam memulihkan ekonomi,” ujar Fatmawati Rusdi.

Dia menyebut dirinya akan memantau progres pembentukan Lorong Wisata, utamanya yang telah digadang-gadang akan menjadi kelompok pertama yang rencananya akan dilaunching pada 17 Agustus 2022 mendatang.

“Saya akan turun untuk melihat langsung progresnya seperti apa, utamanya lorong-lorong yang akan diresmikan 17 Agustus nanti. Tapi lorong-lorong yang lain tetap harus berjalan yah, karena harapannya Lorong Wisata akan berkelanjutan dan menciptakan ketahanan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem menyebut pihaknya menyiapkan tema khusus bernuansa tradisional dan historis sesuai dengan potensi yang dimiliki Lorong Wisata yang berlokasi di Jalan Daeng Tata 3 ini.

Terdapat makam tokoh yang telah diabadikan menjadi nama jalan di Makassar di lorong ini. Seperti makam Haji Bau dan Daeng Tata.

Ada Pula Baruga Kaluara yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk latihan menari maupun pertunjukan seni sejak tahun 1995. Mereka memanfaatkan fasilitas ini secara cuma-cuma alias gratis.

Tidak hanya itu, ada fakta menarik dari lorong ini yang tidak diketahui oleh orang banyak, namun sangat dekat dengan keseharian warga Indonesia secara keseluruhan. Hanya saja Muhammad Roem enggan membeberkannya.

“Bagi penggiat pariwisata di Makassar pasti tahu lokasi ini. Ada fakta menarik dari lorong ini, sangat dekat dengan kita tapi tidak banyak yang tahu. Nanti kita ekspose, biarlah jadi kejutan saat diresmikan,” papar Roem.

read more
DaerahNews

Target Makasar Zero Stunting, Fatmawati Rusdi Pantau Angka Stunting di Puskesmas Antang

LANGITKU.NET , Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memaksimalkan upaya penanganan stunting, meski secara data angka stunting Kota Makassar paling rendah di antara 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Melalui program gerebek stunting, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi bersama stakeholder terkait rutin turun memantau perkembangan angka stunting di Puskesmas.

Salah satu yang dikunjungi yaitu Puskesmas Antang di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Sabtu (23/7). Ia didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Makassar Mario Said.

Turut mendampingi pula Kepala Dinas Kesehatan dr Nursaidah Sirajuddin, Kepada Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Chaidir, dan Camat Manggala Andi Fadli.

Pada kesempatan tersebut, Fatmawati menekankan pentingnya peran masyarakat khususnya keluarga dalam membantu pemerintah kota menekan angka stunting.

Menurutnya, tumbuh kembang anak Kota Makassar harus menjadi perhatian serius semua pihak. Sebab tongkat estafet kepemimpinan nantinya ada pada mereka.

“Jadi terlalu jauh kita bercerita tentang kemajuan Kota Makassar, kalau masih ada anak-anak kita yang mengalami gizi kurang atau gizi buruk. Jadi hari ini kita sepakat saling bahu-membahu dalam penanganan stunting,” jelas Fatma.

Tidak hanya itu, Fatma juga membagikan makanan tambahan untuk balita. Ia berharap tidak ada lagi anak yang mengalami kurang gizi, gizi buruk, atau bahkan stunting di Kecamatan Manggala.

“Data yang kita terima ada 42 anak di Puskesmas Antang yang menjadi sasaran kita karena tumbuh kembang kurang, gizinya kurang, bahkan ada yang masuk dalam kategori gizi buruk stunting,” tuturnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Antang, Roslyna Abubakar mengatakan jumlah stunting di wilayah kerja Puskesmas Antang mencapai 42 anak.

Jumlah itu tersebar di dua kelurahan. Yaitu 20 anak di Kelurahan Antang dan 22 di Kelurahan Bitowa Kecamatan Manggala.

“Ini sudah mendapatkan intervensi dari pengelola gizi Puskesmas Antang,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr Nursaidah Sirajuddin menyebut upaya penanganan stunting Kota Makassar terus menunjukkan progres yang positif.

Hal itu dilihat dari data yang dirilis melalui e-PPGBM atau aplikasi elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun itu turun secara signifikan. Dulu kita pernah di angka 10%, kemudian turun menjadi 9%, dan sekarang tinggal 5%. Paling rendah di Sulsel,” jelas dr Ida, sapaannya.

Untuk mencapai target zero stunting, ia mengajak seluruh masyarakat khususnya ibu hamil untuk memperhatikan asupan gizi selama kehamilan.

Termasuk juga ibu yang memiliki Balita dihimbau untuk selalu memantau tumbuh kembang anak. Apalagi pada usia dua tahun ke atas.

“Jadi salah satu penyebab stunting itu bagaimana asupan gizi ibu saat hamil dan melahirkan. Setelah itu kita pantau juga perkembangan anaknya sampai umur dua tahun, karena stunting baru terlihat kalau usianya sudah dua tahun lebih,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Geliatkan Pariwisata Toraja, Gubernur Sulsel Alokasikan Bantuan Keuangan Subsidi Penerbangan Toraja – Kalimantan

LANGITKU.NET , Makassar – Dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Tana Toraja, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengalokasikan bantuan keuangan untuk subsidi penerbangan Toraja – Balikpapan (Kalimantan Timur).

Bantuan keuangan senilai Rp 22,5 Miliar itu diserahkan Andi Sudirman kepada Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung pada pelaksanaan Sulsel Anti Mager (Malas Gerak) di Rujab Gubernur Sulsel, Sabtu (23/7/2022). Bantuan keuangan itu untuk mendukung pembangunan akses jalan menuju wisata Ollon dan subsidi penerbangan.

Dengan bantuan keuangan ini, maka akan menggeliatkan perekonomian dan pariwisata di Toraja. Terlebih, ini akan membuka hadirnya penerbangan rute baru dari Tana Toraja menuju Balikpapan (Kaltim).

“Memberikan bantuan keuangan kepada Kabupaten Tana Toraja, untuk subsidi tiket penerbangan Tana Toraja- Kalimantan. Ini dapat membuka penerbangan Perdana Kalimantan Direct Flight Toraja,” ujar Andi Sudirman.

Selain itu, alokasi bantuan keuangan tahun ini juga kembali untuk mendukung pembangunan akses jalan menuju wisata Ollon. “Ini adalah untuk kedua Kali bantuan Keuangan untuk Wisata Ollon. Berharap Bapak Bupati beserta jajaran Pemda Tana Toraja segera merealisasikan sehingga Wisata Panorama Alam Ollon menjadi wisata Andalan baru dengan akses yang mudah dengan kendaraan roda dua dan empat,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Sulsel ini berharap, “Bapak Bupati segera memanfaatkan anggaran bantuan Keuangan ini dapat terealisasi untuk kemajuan Wisata Toraja,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengaku, bahwa bantuan keuangan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Toraja. “Saya kira bantuan ini berharga dan bermanfaat bagi kami dalam rangka penguatan infrastruktur yang ada di Toraja, ini khusus untuk Ollon ini medannya masih sangat berat, masih off road ke sana. Diharapkan dengan bantuan ini, ini akan memulai melakukan perbaikan. Karena Ollon ini merupakan wisata yang banyak diminati oleh berbagai pihak. Sehingga bantuan ini sangat berharga,” jelasnya. (*)

read more
1 106 107 108 109 110 227
Page 108 of 227