close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Fakrulloh Apresiasi Kepedulian PT Vale Terhadap Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasinya terhadap PT Vale yang sangat peduli terhadap keberlanjutan dan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah operasinya. Iapun berharap, PT Vale bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk lebih bertanggungjawab dalam hal pengelolaan lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Prof Zudan saat menerima kunjungan jajaran komisaris dan direksi PT Vale, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 18 Juni 2024. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan jajaran komisaris dan direksi PT Vale yang baru setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar 10 Juni 2024 lalu, yang diisi oleh putra terbaik Sulawesi.

Mereka adalah Muhammad Rachmat Kaimuddin sebagai President Commissioner, Abu Ashar sebagai Vice President Director and Chief Operation and Infrastructure Officer, dan Muhammad Asril menjabat sebagai Chief Project Officer.

“PT Vale telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasinya. Serta disiplin dalam menerapkan berbagai standar dan regulasi lingkungan,” kata Prof Zudan.

Dalam pertemuan tersebut, Prof Zudan juga menyampaikan harapan masyarakat Luwu Timur agar keberadaan PT Vale bisa lebih meningkatkan lagi kesejahteraan masyarakat disana.

Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Febriany Eddy, melalui pertemuan tersebut mengundang Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan untuk melihat Taman Kehati Sawerigading Wallacea di Site Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, yang merupakan fasilitas yang dikembangkan dari Nursery PT Vale.

Taman Kehati menjadi sarana konservasi flora dan fauna, sarana edukasi keanekaragaman hayati, tempat rekreasi dan sarana olahraga jogging. Sekaligus mengundang untuk pelaksanaan HUT Ke-56 Tahun Vale pada 25 Juli 2024 mendatang.

Ia juga menjelaskan tentang komitmen Vale terhadap 3P yaitu Planet, People, dan Profit, sekaligus meminta masukan dari Penjabat Gubernur Prof Zudan untuk pengembangan perusahaan. (*)

read more
DaerahNews

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Saksikan Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Arif Fakrulloh menyaksikan langsung pemotongan hewan kurban di Pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Senin, 17 Juni 2024.

Penyembelihan sapi dilakukan langsung oleh Ustad Rauf di hadapan Prof Zudan beserta jajaran panitia Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.

Dalam prosesi pemotongan sapi, takbir terus menerus dikumandangkan, begitu juga dengan Ustad Yusuf sebelum melakukan pemotongan.

“Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar. Allaahu Akbar wa lillaahil hamd,” ucapnya.

Adapun manfaat berkurban itu sendiri yakni mampu mensucikan diri dan harta benda yang kita miliki dari hal-hal negatif. Allah SWT tak menyukai sifat manusia yang kikir dan pelit. Maka dari itu, dengan melakukan kurban yang memiliki artian membagi-bagikan rezeki dalam bentuk daging hewan ternak.

Ketua DKM Masjid Kubah Dr. KH Amirullah Amri sangat berterima kasih atas sumbangan hewan kurban yang diberikan kepada Masjid Kubah 99 Asmaul Husna. Dimana ada enam ekor yang akan disembelih di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, empat ekor diantaranya sapi dan dua ekor kambing.

“Terima kasih telah berkurban di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna. Kurban Bapak Ibu akan kami potong pada hari raya Idul Adha atau Hari Tasyrik 1445 H,” katanya. (*)

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Ikut Berkurban dan Gelar Open House bagi Warga Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ikut berpartisipasi dalam pemotongan hewan kurban di Masjid Nur Al-Aqsa dekat kediamannya Jl Amirullah, Senin, (17/06/2024).

Selain itu, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto juga menyumbang beberapa ekor sapi yang disembelih di beberapa masjid lainnya.

“Saya kurban di beberapa tempat, ada di Masjid Al-Markaz, di Masjid Nur Al-Aqsha, dan di beberapa titik di Makassar,” kata Danny Pomanto.

Sementara itu, dirinya dan istri, Indira Yusuf Ismail serta keluarga juga menggelar open house di kediaman, Jl Amirullah.

Dalam open house, Danny dikunjungi banyak pejabat Forkopimda juga OPD jajaran Pemkot Makassar.

Turut hadir pula teman sejawat, kerabat dan sanak keluarga yang memadati kediaman Danny dan Indira.

Dia dan keluarga turut berbahagia dan merasa terhormat didatangi banyak kerabat untuk bersilaturahmi.

Suasana kekeluargaan, kehangatan begitu terlihat di antara mereka.

Menurut Danny, makna Idul Adha ialah mengorbankan banyak hal seperti mengorbankan sifat kesombongan, mengorbankan kepentingan pribadi, kebodohan itu semua menuju kehidupan yang lebih baik.

Pengorbanan juga merupakan suatu keihklasan dalam berkorban. Sebab, karakter ini, kata wali kota dua periode itu merupakan sesuatu yang langka dimiliki orang saat ini.

Idul Adha baginya juga menggambarkan teladan yang ditorehkan Nabi Ibrahim bagaimana ikhlas mengorbankan Nabi Ismail yang kemudian menjadi ibadah besar bagi seluruh umat manusia.

“Mari kita mengorbankan kepentingan diri kita demi kepentingan negara dan kota kita tercinta,” ajaknya. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Ditutup dengan Meriah, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Harap Festival Sulsel Menari Kembali Digelar Tahun Depan

LANGITKU.NET, Makassar – Setelah delapan hari penuh kegembiraan dan tarian, Festival Sulsel Menari mencapai puncaknya dengan pencapaian dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebanyak 24.913 pelajar dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan bersama-sama menarikan Tari Padduppa dan mengenakan baju bodo, menunjukkan kekayaan budaya daerah.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi menutup Festival Sulsel Menari, pada Sabtu malam, 15 Juni 2024, di Center Point of Indonesia (CPI).

Dalam penutupannya, Prof Zudan menyatakan harapannya agar acara perdana ini kembali dilaksanakan tahun depan. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua peserta dan penonton yang telah meramaikan acara tersebut.

“Dengan mengucap Alhamdulillah semoga tahun depan bisa kita adakan lagi, acara kita Sulsel Menari, South Sulawesi in Harmony, Sulawesi Selatan dalam Harmoni secara resmi saya nyatakan ditutup,” kata Prof Zudan.

Festival ini tidak hanya sukses dalam mempromosikan budaya tetapi juga dalam menggerakkan ekonomi lokal dengan catatan kunjungan sekitar 21.000 pengunjung dan transaksi UMKM mencapai Rp312 juta selama tujuh hari. Serta total viewer sosial media 1 juta dan terus bertambah.

“Kegiatan ini sangat positif bisa menggerakkan ekonomi selama delapan hari,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan budaya dan seni bisa menjaga persaudaraan sebagai sesama manusia. Prof Zudan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh penampil di Sulsel Menari. “Kalian hebat luar biasa,” ucapnya.

Demikian juga masyarakat yang datang menonton meramaikan Lego-lego, Center Point of Indonesia.

“Untuk Bapak Ibu masyarakat, bupati dan wali kota, kepala dinas pendukung acara ini, terutama tim dari Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, delapan hari ini kita menunjukkan Sulawesi Selatan sangat kompak,” imbuhnya.

Salah seorang warga Makassar yang turut hadir, Reva, menyambut baik acara ini dan berharap agar festival positif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Acaranya seru banget, banyak penampilan tari, fashion juga,” tuturnya.

Acara penutupan diisi dengan berbagai penampilan tarian khas Sulawesi Selatan serta tarian dari Yogyakarta dan Sumatera Barat, menambah semarak perayaan budaya yang telah memperkuat persaudaraan dan kompaknya masyarakat Sulawesi Selatan. Serta bintang tamu Adi X-Naff.

Adapula penampilan fashion show wastra Sulsel yang diperagakan oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan beserta isteri Ninuk Triyanti Zudan, bupati dan wali kota, kepala OPD serta lembaga dan instansi vertikal berserta pasangan. Ini mendapatkan sambutan yang luar biasa.

Prof Zudan bersama istri menggunakan wastra dengan motif cobo-cobo dan corak labba’. Motif “Cobo-cobo” adalah salah satu motif khas dari kain tenun Sengkang, Sulawesi Selatan. Motif ini dirangkai menggunakan benang sutera dengan warna yang mencolok dan sering ditemukan dalam bentuk garis-garis vertikal pada kain tenun tersebut.

Motif “Cora Labba” adalah tenun sutra dengan motif besar yang berasal dari daerah Gowa, Sulawesi Selatan. Motif ini memiliki makna keseimbangan hidup dan pada masa lalu, hanya dipakai oleh para bangsawan suku Bugis. Motif ini istimewa karena warisan budaya tak benda dari Sulsel yang diwariskan secara turun temurun. Busana ini juga merupakan karya seni yang menggambarkan keelokan dan keanggunan tradisi luhur.

Setelah kembang api dinyalakan dan lampu panggung Festival Sulsel Menari dimatikan, diharapkan membawa pulang kenangan indah dari perayaan budaya yang telah mempererat tali persaudaraan dan menginspirasi harapan untuk pertemuan serupa yang akan datang, sembari meninggalkan jejak positif pada kekompakan masyarakat dan perekonomian Sulawesi Selatan. (*)

read more
DaerahNews

Menkumham Yasonna Laoly Resmikan 12 Kelurahan di Kota Makassar Jadi Desa/Kelurahan Sadar Hukum

LANGITKU.NET, Makassar – Sebanyak 33 Desa/Kelurahan di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Laoly.

Peresmian Desa/ Kelurahan Sadar Hukum oleh Menkumham Yasonna Laoly didampingi Kepala Kantor Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak, berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat (14/6/2024)

Dari 33 Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Sulsel, 12 diantaranya merupakan kelurahan dari Kota Makassar. Desa/Kelurahan terbanyak di Sulsel yang diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

Diantaranya, Kelurahan Mangkura, Kelurahan Buloa, Kelurahan Bakung, Kelurahan Sudiang Raya, Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kelurahan Tamamaung.

Kelurahan Kapasa, Kelurahan Mandala, Kelurahan Manggala, Kelurahan Barrang Lompo, Kelurahan Maccini Sombala, dan Kelurahan Tamalanrea,

Menkumham Yasonna Laoly juga memberikan penghargaan kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena telah mengukuhkan kelurahan-kelurahan binaan di Kota Makassar sebagai Kelurahan Sadar Hukum.

“Harapan kita dengan diresmikannya Kelurahan Sadar Hukum ini dapat memicu dan memacu lurah untuk mengajak masyarakat agar lebih sadar terhadap hukum,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto juga berharap 12 kelurahan yang dipilih menjadi Kelurahan Sadar Hukum dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain yang ada di Makassar.

Selain itu, sepuluh kecamatan di Makassar juga menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.

Yakni Kecamatan Ujung Pandang, Panakukang, Makassar, Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Tallo, Kepulauan Sangkarrang, dan Mamajang.

Diketahui ada empat indikator penilaian Desa Kelurahan Sadar Hukum. Yakni, Akses Informasi Hukum, Dimensi Implementasi Hukum, Dimensi Akses Keadilan, serta Dimensi Demokrasi dan Regulasi.

Menkumham RI Yasonna Laoly berharap Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang sudah terpilih dapat meningkatkan prestasi masyarakat sadar hukum melalui kepatuhan terhadap hukum di dalam kehidupan sehari-hari.

“Sedangkan bagi yang belum atau, sementara menuju Desa/Kelurahan Sadar Hukumbsaya mendorong agar terus memperbanyak kelompok sadar hukum dan kader hukum di wilayahnya,” ujar Menkumham Yasonna Laoly.

Katanya, peresmian 33 Desa/Kelurahan Sadar Hukum adalah pencapaian besar, sinergi Kanwil dengan pemerintah daerah setempat.

Sebuah prestasi dan kerja keras pengembangan hingga terbentuknya desa sadar hukum, sinergitas ini berupaya membentuk komunitas sadar hukum.

“Saya Menkumham mengapresiasi komitmen kita semua, dukungan Pemda di dalam meningkatkan perekonomian nasional dan kehidupan masyarakat,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Minta ICMI Ambil Peran Cerdaskan Anak Bangsa di Tengah Krisis Moral

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengambil peran mencerdaskan anak bangsa di tengah krisis moral yang terjadi saat ini.

“Saya kira ICMI harus menjadi bagian penting dalam mencerdaskan masyarakat. Sekarang ini moralitas sangat menurun, nilai-nilai menjadi longgar sampai kita tidak tahu di mana batasnya,” kata Danny dalam sambutannya pada Kuliah Umum yang digelar ICMI Sulsel di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota, Rabu (12/6).

Kuliah Umum ICMI Sulsel menghadirkan Prof Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin sebagai narasumber dan membahas terkait Peran dan Kiprah Kepemimpinan Perempuan di hadapan seluruh peserta.

Ia berharap Pemuda ICMI terkhusus perempuan menjadi peran sentris hari ini. Terutama di dalam memperkuat generasi yang akan datang, karena secara jumlah populasi angkanya mencapai 55%.

“Kepemimpinan perempuan sekarang luar biasa sekali, coba kita lihat di Pilkada sekarang banyak calon perempuan,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Danny Pomanto juga menyebutkan bahwa kondisi dunia saat ini tidak baik-baik saja. Ada begitu banyak kerisauan. Suhu bumi naik hingga 1,4 derajat di 2024 dengan jumlah populasi 8 miliar jiwa.

Angka itu terus mengalami kenaikan sejak 1997 di mana jumlah penduduk hanya 4,4 miliar jiwa, dan suhu bumi naik 0,2 derajat tanpa pernah turun.

“Data ini memperlihatkan bahwa kenaikan dua kali populasi dunia, menyebabkan kenaikan tujuh kali suhu bumi, dan hari ini seluruh dunia bersepakat menahan di angka 1,5 derajat, kalau tidak kita masuk bencana kepunahan,” ungkapnya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan maka 2050 penduduk bumi bisa mencapai 10 miliar jiwa. Padahal idealnya, bumi hanya bisa memberi makan 6 miliar penduduk dengan lahan subur yang dimiliki.

Akibat bencana populasi, bencana hidrometeorologi, lanjut Danny Pomanto memacu terjadinya bencana-bencana lain di dunia. Seperti bencana geopolitik dan juga geomagnetik.

“Intinya adalah bagaimana kita mengkonsolidasikan secara sosial kekuatan-kekuatan masyarakat secara mandiri dengan komoditi,” ujarnya.

“Dalam pemahaman kami intinya itu adalah keluarga lebih fokus lagi ibu dan anak. Makanya kenapa saya membuat program Jagai Anakta’, dengan begitu jaga anak kita, jaga keluarga kita, jaga kota kita dan jaga bumi kita. Intinya adalah publik enggangment,” tutup Danny Pomanto.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Tinjau Galeri Dekranasda di Lobby Kantor Gubernur

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam rangka memperkuat sektor kerajinan dan mempromosikan produk lokal, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, melakukan peninjauan Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang terletak strategis di Lobby Kantor Gubernur, Selasa, 11 Juni 2024.

“Kami sangat bangga dengan kreativitas dan dedikasi para pengrajin kita dan UMKM. Dekranasda Sulsel memiliki peran penting dalam mengangkat produk-produk khas Sulawesi Selatan,” ujar Prof Zudan saat meninjau berbagai produk yang dipamerkan.

Selama peninjauan, Prof Zudan juga berdialog dengan pegawai di galeri tersebut. Menanyakan produk unggulan, keunikan bahkan harganya.

“Ini menarik pakaian khas dengan motif Toraja, saya mau pesan satu,” sebutnya.

Hadirnya galeri ini diharapkan menginspirasi dan memotivasi para pengrajin lokal untuk terus berkarya dan berinovasi.

“Tadi ditanyakan Pak Gubernur adalah piring dari kulit kerang, awalnya dikira dari Bulukumba tetapi ini dari Parepare. Juga beliau terkesan dengan topi Passapu, khas Makassar. Biasanya dari kain, tetapi yang ada di etalase ini dari sabuk kelapa,” sebut Ruth, pegawai di galeri tersebut.

Galeri ini diharapkan menjadi etalase kebanggaan yang memamerkan produk, kekayaan budaya dan kerajinan Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi pusat informasi bagi pengunjung yang ingin memperoleh produk kerajinan berkualitas tinggi. (*)

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Sulsel Zudan Apresiasi Danny Pomanto Berhasil Tekan Inflasi Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena berhasil menekan angka inflasi di Kota Makassar.

“Inflasi Makassar terendah kedua di Sulsel dengan angka 2,23 persen. Kita apresiasi Pak Danny,” kata Zudan pada sela-sela acara pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPN) serentak 24 Kabupaten Kota Provinsi Sulsel, di Gedung Kartini PKK Sulsel, Selasa, 11 Juni 2024.

Dalam catatannya, series inflasi Makassar pada cakupan IHK Sulsel secara year on year dari Januari hingga Mei lalu berada pada posisi 2,23 persen.

Angka ini tercatat mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yakni April 2,33 persen dan 2,43 pada Maret 2024.

Olehnya hasil ini mendapat apresiasi dari mantan Pj Gubenur Sulbar ini.

Zudan ingin inflasi masing-masing kabupaten kota di Sulsel turun dengan rata-rata 2 persen atau 2,3 persen ke bawah.

Sementara itu, dalam arahannya, ia juga mengapresiasi GPN lantaran memberi dampak langsung kepada masyarakat.

“Di masyarakat itu, makanan adalah kebutuhan dasar. Jadi kalau makanan tercukupi maka upaya lain mudah diselesaikan.Tetapi kalau urusan perut terganggu maka juga akan terganggu,” pesannya.

Maka dia mengajak seluruh kabupaten kota untuk terus mengendalikan angka inflasi mereka di masing-masing daerah.

Menanggapi apresiasi Zudan, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan Makassar memiliki ritual sendiri dalam penanganan inflasi.

Seperti di GPN ini, timnya juga melapisi dengan Tokomoditi di masing-masing kontainer dan inisiasi masyarakat.

Dengan langkah ini membuat Makassar stabil. “Tidak gampang kota dengan satu juta orang stabil,” kata Danny.

Pun dia menggarisbawahi bahwa yang paling penting dalam pengendalian inflasi ialah diawali dengan respons real-time harga yang dimonitoring terhadap kecenderungan naik.

“Jadi intervensi kita itu cepat dan tepat,” ucapnya.

Apalagi volume di Makassar besar, yang mana kalau Makassar naik (inflasi) maka provinsi naik kalau Makassar stabil maka provinsi stabil begitu juga kalau turun maka turun pula.

GPN dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional serta menjaga stabilitasi pasokan dan harga pangan ini dihadiri seluruh kabupaten kota se-Sulsel secara daring dan dibuka secara resmi oleh Pj Gubernur Sulsel. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

DPRD dan BI Sulawesi Selatan Apresiasi Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota

LANGITKU.NET, Makassar – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di halaman Sekretariat PKK Provinsi Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dan dukungan dari DPRD Sulawesi Selatan dan juga dari Bank Indonesia. Kegiatan yang digelar secara serentak di 24 Kabupaten/Kota ini dianggap sangat membantu masyarakat dan menjadi langkah yang tepat dalam upaya pemerintah mengendalikan inflasi.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, mengatakan, GPM yang merupakan program inisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut kini menjadi program nasional yang dinilai dapat membantu menurunkan inflasi di daerah ini.

“Ya, jadi Alhamdulillah kita bersyukur Sulawesi Selatan tentunya dengan angka inflasi yang sekarang (Mei) di angka 2,4 (persen) itu berarti adalah suatu apresiasi. Nantinya dibawah kepemimpinan Prof Zudan (Pj Gubernur Sulsel), ke depan kita bisa ada di angka 2,0 (persen) atau di bawah dari 2 (persen),” ungkapnya.

Ia berharap adanya kerjasama dari seluruh elemen-elemen yang ada di Sulawesi Selatan dan DPRD mendukung upaya tersebut. Terlebih lagi Sulawesi Selatan adalah daerah yang menginisiasi lahirnya Gerakan Pangan Murah.

“Kita bersyukur sekali lagi bahwa Sulawesi Selatan adalah daerah yang menginisiasi lahirnya gerakan pangan murah ini. Tentu ini adalah kerja-kerja dari seluruh OPD termasuk Pak Sekda yang saat ini juga adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Hadirnya GPM ini, kata Andi Ina, dapat menjadi penunjang bagi pemerintah provinsi dalam mencapai target penurunan inflasi hingga diangka 2,0 persen, bahkan hingga dibawah angka 2 persen.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Ermanda, mengatakan, Bank Indonesia mendukung upaya pemerintah provinsi dalam melakukan upaya pengendalian Inflasi.

“Pada prinsipnya Bank Indonesia selalu mendukung Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam menstabilkan harga,” terangnya.

Tidak hanya stabilisasi harga, lanjutnya, Bank Indonesia juga mendukung adanya upaya meningkatkan ketersediaan pangan, produksi dan produktivitas pangan bagi masyarakat. (*)

read more
DaerahNews

Seluruh ASN Diskominfo SP Sulsel Sudah Gunakan Srikandi

LANGITKU.NET, Makassar – Srikandi adalah Sistem Informasi dan Kearsipan Dinamis Terintegrasi sebuah aplikasi berbagi pakai yang digunakan Pemprov Sulsel untuk persuratan. Penggunaan aplikasi nasional ini adalah petunjuk langsung dari Pj Gubernur Sulsel Prof Dr Zudan Arief, sesaat setelah dirinya dilantik dan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pimpinan OPD pemprov di Badan Penghubung Pemprov Sulsel di Menteng, Jakarta.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel menggunakan Smart Office (SO) sebagai aplikasi untuk persuratan. Namun, karena aturan pusat menginginkan tak ada aplikasi persuratan yang boleh digunakan IPPD (Instasi Pusat dan Pemerintah Daerah) selain Aplikasi Srikandi. Maka, Pemprov Sulsel pun mengganti SO menjadi Srikadi untuk proses persuratan resmi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, 17 Mei 2024 Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta menggantikan Bahtiar Baharuddin yang ke Sulbar. Dua hari setelah pelantikan, 19 Mei 2024, Prof Zudan langsung menandatangani Surat Undangan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2024. Undangan itu ditujukan kepada seluruh Forkopimda Sulsel.

Informasi ini dibenarkan Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel Sultan Rakib. Dia mengatakan, sejak Prof Zudan menginstruksikan penggunaan Aplikasi Srikandi, maka saat itu pula dua OPD yang menjadi leading sector penggunaan aplikasi ini berkolaborasi. Diskominfo SP Sulsel dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulsel.

“Tidak sampai sepekan Srikandi sudah bisa digunakan. Semua kepala OPD sudah bisa tandatangan elektronik di Srikandi. Bahkan per pekan lalu, Khusus di Diskominfo Sulsel seluruh ASN DiskominfoSulsel sudah memiliki akun Srikandi, bukan hanya pejabat saja,” ujar Sultan Rakib, Minggu (9/6/2024).

Dia mengatakan, sesuai arahan Pj Gubernur, persuratan rutin seperti undangan resmi, telahaan staf, nota dinas, surat cuti dan lain lain sudah tak menggunakan kertas lagi.

“Dinas Kominfo dan dinas Arsip Sulsel sudah berkolaborasi melakukan bimtek penggunaan aplikasi ini, tak ada lagi alasan OPD tak menggunakan Srikandi,” ujar Sultan. (*)

read more
1 19 20 21 22 23 229
Page 21 of 229