close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pemprov Sulsel Bakal Bagi 100 Juta Bibit Ikan dan Udang Gratis Hingga Bangun 68 Ribu Unit Rumpon

LANGITKU. NET, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, telah menyiapkan sejumlah program untuk peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya nelayan. Diantaranya, bantuan 100 juta bibit ikan dan udang gratis hingga pembangunan 68.150 unit rumpon.

Selain itu, juga akan dibangun rumpon atau rumah ikan, serta pengembangan sentra garam. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Muhammad Ilyas mengatakan, seluruh program prioritas Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin tersebut, menjadi kebijakan dalam menjaga ketahanan pangan, pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan, maupun penanggulangan stunting dan gizi buruk di Sulsel.

“Untuk tahun 2024 ini, kami akan lakukan pengembangan rumah ikan sebanyak 68.150 unit dan asuransi bagi 10 ribu nelayan,” ungkap Ilyas, Senin, 15 Januari 2024.

Untuk hilirisasi pengembangan rumah ikan, kata Ilyas, akan dilakukan optimalisasi pelayanan pelabuhan perikanan pada 10 PPI, pengawasan perairan WPP 713, diversifikasi produk olahan, pengembangan tambatan perahu, dan pelayanan kepada nelayan dalam rangka fasilitasi ijin berusaha.

“Di tahun ini pula akan dilakukan pemberian bantuan benih/bibit ikan dan udang sebanyak 100 juta ekor secara gratis. Serta akan dilakukan pengembangan kolam terpal sebanyak 900 unit,” jelasnya.

Termasuk pengembangan sentra garam pada lima kabupaten/kota dan pengelolaan kawasan konservasi sumberdaya ikan di Pangkep.

“Sejumlah bantuan dalam program prioritas Bapak Penjabat Gubernur Sulsel ini bertujuan untuk penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, penanganan inflasi melalui bantuan bibit ikan dan udang kepada masyarakat, kolam terpal untuk ikan nila. Termasuk bantuan ini juga untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan di Sulsel,” jelas Ilyas.

Diketahui, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, telah beberapa kali menyerahkan bantuan bibit ikan di sejumlah kabupaten. Diantaranya, Kabupaten Bone dan Wajo. (*)

read more
DaerahNews

Predikat Baik, Indeks SPBE Pemprov Sulsel Tahun 2023 Meningkat

LANGITKU.NET, Makassar – Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2023 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalami peningkatan. Meraih predikat baik dengan nilai 3,09 poin.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2023.

Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, indeks SPBE Pemprov Sulsel terus meningkat. Jika tahun 2021 meraih nilai 2,05 poin atau predikat cukup, tahun 2022 dengan nilai 2,35 atau predikat cukup.

Untuk kali pertamanya, Pemprov Sulsel berpredikat Baik untuk implementasi pemerintahan berbasis digital atau elektronik dengan indikator penilaian 47 indikator.

“Alhamdulillah, indeks penerapan SPBE Pemprov Sulsel tahun 2023 berpredikat baik dengan nilai 3,09. Hal ini tidak lepas dukungan seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam mewujudkan digitalisasi layanan pemerintahan yang berjalan efektif dan efisien,” ungkap Kepala Dinas Kominfo-SP Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, Sabtu, 13 Januari 2024.

Pemprov Sulsel, kata dia, akan terus meningkatkan inovasi dalam hal pelayanan publik secara digital. Untuk tahun 2024 ini, Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulsel telah melakukan integrasi tanda tangan elektronik (TTE) terhadap enam aplikasi layanan digital Pemprov Sulsel. Diantaranya smart office, ecatalog Baju Bodo, aplikasi sejuta ikan, layanan kenaikan pangkat di BKD, layanan keuangan dan lain sebagainya.

Penilaian Indeks SPBE ini dilakukan oleh Kemenpan-RB secara rutin di setiap tahunnya. Untuk tahun 2023 penilaian ini
melalui serangkaian tahapan yang diawali Penilaian Mandiri oleh masing-masing IPPD.

Setelah itu, dilanjutkan tahapan Penilaian Eksternal melalui Penilaian Dokumen, Penilaian Interviu, dan Penilaian Visitasi (IPPD tertentu).

“Hasil akhir yang memuat nilai Indeks SPBE beserta predikatnya telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2024 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2023,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang disingkat SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE secara terintegrasi. SPBE bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik juga diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Pada lembaga pemerintahan daerah, Diskominfo sebagai leading sector untuk penerapan SPBE di masing-masing instansi pemerintah daerah. Dengan tim koordinasi di dalamnya seperti Biro Organisasi, Bappeda, Keuangan, dan lain sebagainya.

Hal yang menjadikan Pemprov Sulsel mengalami kenaikan indeks SPBE antara lain, peta rencana pembangunan arsitektur SPBE, tata kelola implementasi SPBE, manajemen dan sistem layanan yang mengarah pada digitalisasi, baik layanan antar pegawai maupun layanan antar pemerintah dengan masyarakat atau bisnis. (*)

read more
DaerahNews

Dispora Temui Danny Pomanto Laporkan Progres Makassar Half Marathon 2024

LANGITKU. NET, Makassar – Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar Andi Engka beserta jajaran menemui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (12/01/2024).

Selain bersilaturahmi usai diamanahkan jabat Plt Kepala Dispora Makassar, pertemuan ini juga sekaligus melaporkan progres event Makassar Half Marathon (MHM) 2024.

Kepada Danny, Plt Kepala Dispora Andi Engka melaporkan bahwa sejak pendaftaran dibuka pada 8 Januari lalu, jumlah pendaftar MHM sudah lebih dari 3.900 orang.

“Update peserta per tanggal 12 Januari hari ini sudah 3.934 peserta,” singkat Andi Engka.

Ia merinci pendaftar terbanyak dari kelas Half Marathon Nasional sebanyak 1.499 pendaftar, lalu disusul kelas 10K Nasional 1.320 pendaftar.

Kemudian, 5K Open 786 pendaftar, 5K Student 214 pendaftar, Half Marathon Open sebanyak 65 pendaftar, dan 10K Open 50 pendaftar.

“Target kita 5 ribu peserta, jadi pendaftaran kita buka sampai slot habis,” tuturnya.

Berdasarkan jadwal, MHM akan berlangsung pada 2 Juni 2024. Namun sebelum itu akan ada agenda Road To MHM yang diselenggarakan pada Maret mendatang.

Rangkaian kegiatannya seperti, MHM Training Program untuk calon peserta yang diberikan secara gratis sehingga pada saat kegiatan bisa tampil prima.

Di mana MHM Training Program ada dua yakni Strength Training dan Running Drills yang akan diadakan setiap Kamis malam di Tribun Karebosi.

Ada juga kegiatan Sunday Long Run’s yaitu jadwal rutin berlari antar peserta dan MHM Running Team yang dibentuk Dispora untuk memandu seluruh pelari.

“Ini merupakan komitmen Dispora bagaimana event MHM ini bisa tetap eksis,” tutupnya.

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut baik event lari MHM 2024. Bahkan menurutnya, ini merupakan salah satu event terbaik Pemkot Makassar.

Ia pun berencana akan mengundang tokoh yang mempunyai hobi berlari. Seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

“Ini sudah perfect, sudah bagus kemarin rapi jadi saya minta dieskpos baik-baik. Nanti saya coba undang Pak Sandiaga Uno,” tutupnya.

 

 

 

Sumber: Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Di Wajo, Bahtiar Dorong Pengembalian Kejayaan Palippu sebagai Penghasil Nanas

LANGITKU. NET, Wajo- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin kembali mengunjungi Kabupaten Wajo, Jum’at 12 Januari 2024. Ini adalah kunjungan yang kesekian kalinya sejak dilantik menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Birokrat yang memulai kariernya di Pemkab Wajo ini mengunjungi Desa Palippu, Kecamatan Tanasitolo. Agendanya, melakukan Penanaman sekaligus Panen Nenas di desa yang terkenal sebagai penghasil nenas terbesar di Sulsel ini.

Bupati Wajo, Amran Mahmud menerima langsung kunjungan Bahtiar Baharuddin bersama rombongan. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan, Imran Jausi, Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Junaedi Muhammad, Kepala OPD lingkup Pemkab Wajo dan Kepala Desa Palippu, Muhammad Rafiq Mallori serta masyarakat. Bahtiar Baharuddin mengakui bahwa sejak dulu Desa Palippu ini terkenal sebagai daerah penghasil Nenas terbesar dengan kualitas terbaik di Sulawesi Selatan. “Hanya saja, ikon itu perlahan memudar dan bahkan hampir hilang,” ucap Alumni STPDN ini.

Dia pun menginisiasi agar kejayaan Desa Palippu di masa lalu sebagai penghasil nenas terbesar dengan kualitas terbaik dapat dikembalikan lagi.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pengembalian ikon tersebut. Kita memotivasi Pemerintah Desa dan masyarakat Palippu untuk melakukan mekanisasi pertanaman dan perluasan lahan untuk menanam nenas,” ujarnya.

Bahtiar menyebut potensi pasar nenas ini cukup luas. Bahkan, Negara Tiongkok yang memiliki penduduk 1,4 miliar jiwa dengan budaya makan nenas menjadi potensi pasar yang besar.

”Jika dalam setahun setiap penduduk Tiongkok makan Nenas 1 buah saja, maka akan terbuka pasar Nenas sebanyak 1,4 miliar buah Nenas dalam setahun, ” katanya.

Ia pun melanjutkan, bahwa potensi pasar itu harus dumanfaatkan. Tentu saja dengan mekanisasi pertanaman dan perluasan lahan sehingga ada jaminan suplay kepada Pengusaha di Tiongkok.

“Untuk mendukung mekanisasi pertanaman dan perluasan lahan ini, Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan menyiapkan bantuan permodalan berupa Kredit Usaha Rakyak (KUR) agar petani kita tidak terkendala dari segi permodalan, ” jelasnya.

“Jadi tidak ada alasan bagi Petani untuk tidak bisa berusaha, karena selain membuka potensi pasar, Pemprop juga membantu permodalan dengan Skema KUR yang tentu saja bunganya kecil, ” Tegasnya.

Sementara, Bupati Wajo, Amran Mahmud mengapresiasi langkah Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan ini dalam mengembangkan sejumlah komoditas di kabupaten Wajo ini.

Dia menyebutkan dalam kunjungan sebelumnya ke daerah ini, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan melakukan penanaman cabe dan nenas di kawasan Pondok Pesantren As’adiyah di Macanang dan Desa Lowa. Bahlhkan di Desa Lowa telah dua kali melakukan penanaman dan panen cabe.

“Tentu perhatian besar Bapak Penjabat Gubernur ini harus kita apresiasi dan betul-betul dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan Petani kita, “ucapnya.

Terkait upaya mengembalikan kejayaan Desa Palippu sebagai Penghasil nenas terbesar, Politisi PAN ini mendorong agar Pemerintah Desa dan Masyarakat Palippu memanfaatkan peluang yang ditawarkan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Wajo mengapresiasi upaya Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan untuk mengembalikan kejayaan Desa Palippu di masa lalu sebagai penghasil nenas terbesar dengan kualitas terbaik di Sulsel. Harapannya tentu saja upaya tersebut berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, ” pungkasnya.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Bakal Tambah Dana Hibah untuk Masjid Al Markaz

LANGITKU. NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berjanji akan menambah dana hibah untuk Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal Jusuf pada 2025.

Tahun lalu, kata Danny Pomanto sapaan akrabnya, Pemkot Makassar berpartisipasi sekitar Rp350 juta.

Yang mana menurutnya angka itu masih standar di Makassar. Sebaliknya, ia paham bahwa Al-Markaz membutuhkan lebih dari itu.

“2025 Insyaallah kami akan turut berpartisipasi demi kemajuan Al Markaz saya kira Rp1 miliar bisa dialokasikan,” janjinya di sela-sela Peringatan Milad ke-28 Tahun Masjid Al Markaz Al Islami, Kamis, (11/01/2024).

Selain itu, ia menambahkan, dirinya melihat semangat keislaman dan budaya Islam pada momen ini yang luar biasa.

Pria berlatar pendidikan arsitektur ini menilai, para pengurus juga mengumpulkan pasar Islam di sini dengan menghadirkan banyaknya booth UMKM.

Seperti umrah, seni, pendidikan dan berbagai hal lain. Juga soal Palestina yang menjadi ruang-ruang bersama membantu Palestina.

Apalagi banyak sekali aspek yang dapat dihighlight dalam pasar Islam, semisal pariwisata islami, sosial, seni, dan lainnya.

Pasalnya, wali kota dua periode ini menyebutkan Islam merupakan jalan hidup sehingga banyak aspek yang menaunginya.

Lebih dari itu, ia berharap partisipasi masyarakat baik yang profesional maupun umum dan pemerintah menjadi penting untuk kemajuan Al-Markaz hari ini dan di masa depan.

 

 

 

Sumber: Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Di Sidrap, BPS Puji Penanganan Inflasi Pj Gubernur Sulsel

LANGITKU. NET, Sidrap – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Aryanto, memuji penanganan inflasi yang dilakukan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Berkat langkah-langkah yang dilakukan, inflasi Sulsel terjaga dibawah 3 persen.

Hal tersebut disampaikan Aryanto di sela Silaturahmi Pj Gubernur Sulsel dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sidrap, di Aula SKPD Kantor Bupati Sidrap, Kamis, 11 Januari 2024. Silaturahmi ini juga dihadiri oleh Sekprov Sulsel Andi Muhammad Arsjad Kepala OJK Sulselbar dan Darwisman.

“Penangan inflasi di Sulsel di bawah kepemimpinan Bahtiar Baharuddin terjaga dengan baik, di bawah tiga persen. Salah satunya juga berkat dukungan Kabupaten Sidrap,” kata Aryanto.

Diketahui Inflasi secara year on year (YoY) pada Sulsel Bulan Desember 2023 sebesar 2,81 persen, sementara Bulan November 2,79 persen. Penanganan inflasi Sulsel juga salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Salah satu upaya untuk menangani inflasi adalah bagaimana meningkatkan suplai pada komoditi-komoditi penyumbang inflasi,” ujarnya.

Sementara, Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, dalam kesempatan tersebut, memaparkan perkembangan industri keuangan di Sulsel. Ia menjelaskan, stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan tingkat risiko yang terjaga. Kredit yang disalurkan tercatat tumbuh 12,63 persen yoy dengan nominal mencapai Rp155,9 triliun.

“Warga Sidrap juga patuh memenuhi kewajibannya, sehingga tumbuh positif,” katanya.

Sedangkan, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, Sidrap dikenal sebagai raksasa pangan di Sulsel. Terkenal sebagai penghasil beras dan telur. Selain itu, juga memiliki hewan khas yakni ayam ketawa.

“Maka ini harus ditulis dengan baik, termasuk sejarahnya,” ujarnya.

Di akhir sambutannya pada Silaturahmi tersebut, Pj Gubernur Bahtiar menyampaikan pappaseng atau petuah. Laoni mai to siattinglima tositonra ola tessibelleang. Yang artinya, mari kita bergandengan tangan berjalan seiring tanpa saling mengkhianati. (*)

read more
DaerahNews

Usai Dilantik Jadi PJ Sekda, Firman Pagarra : Kita Akan Jadi Superteam Bukan Superman

LANGITKU. NET, Makassar – Firman Hamid Pagarra baru saja dilantik menjadi PJ Sekda Kota Makassar oleh Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, di Ruang Sipakatau, Rabu (10/01/2024).

Pelantikan ini pertanda Firman Hamid Pagarra sudah siap mengemban amanah yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Salah satunya membuat jajaran OPD lebih solid.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Firman Pagarra usai pelantikannya. Katanya, ia akan menjalankan sesuai instruksi dan pesan dari Wali Kota Makassar yaitu bekerja lebih keras dalam menghadapi persoalan yang ada di Kota Makassar seperti penurunan angka stunting serta progres Lorong Wisata.

“Amanah dari pak wali kota bahwa kita harus solid, kuat dalam membawa birokrasi ini menjadi lebih baik kedepannya. Kita akan bekerja mengawali dengan penurunan angka stunting,” ucapnya.

Olehnya itu, Firman Pagarra dalam kepemimpinannya menjadi PJ Sekda berkomitmen untuk membuat superteam bukan superman.

“Kita akan menangani masalah-masalah yang ada di Kota Makassar dengan membentuk superteam bukan superman. Jadi jajaran kepala OPD hingga ke lapisan bawah kami rangkul sehingga tidak ada sekat-sekat,” ungkapnya.

Meski terbilang muda, pengalamannya menjadi kepala Bapenda Makassar membuat hal itu tak sulit dilakukan. Pasalnya, selama menjabat Ia mampu membuat ratusan anggotanya menjadi sevisi dan misi seperti yang ia terapkan.

Hal itupun diakui Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

“Kita tahu persis tahun 2024 adalah tahun penuh tantangan. Saya melihat Bapenda salah satu organisasi paling kompak. Komunikasi sebagai orang muda memimpin senior. Tentu ini tidak mudah tapi saya percaya Firman mampu komunikasi dengan baik,” tegas Danny.

Danny pun berharap jabatan PJ Sekda di tangan Firman Pagarra sudah menjadi pilihan tepat menghadapi dan menangani persoalan-persoalan di tahun 2024.

“Selamat kepada pak Firman dan Bu Lia mereka relatif masih muda tapi semoga tidak menjadi halangan. Mereka punya pengalaman mendampingi saya ke luar negeri jadi mereka sudah punya wawasan dan gambaran posisi Kota Makassar di mata dunia,” tutup Danny.

 

 

 

 

 

Sumber: Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Tanri Abeng Bertekad Jadikan Perseroda Sulsel Terbaik di Indonesia Makassar, sulselprov.go

LANGITKU. NET, Makassar – Tanri Abeng, Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia, kini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroda (BUMD) Provinsi Sulsel. Iapun bertekad menjadikan Perseroda Sulsel sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik sekaligus contoh bagi perusahaan daerah yang ada di Indonesia.

“Walaupun belum banyak yang hadir pada acara ini, tapi berita akan direvitalisasinya BUMD Sulsel, mudah-mudahan menjadi model BUMD di seluruh Indonesia,” ungkap Tanri Abeng, pada malam ramah tamah Pemprov Sulsel dengan BUMD dan seluruh pengusaha di Sulsel, di Aula Tudang Sipulung, Rujab Gubernur Sulsel, Selasa malam, 9 Januari 2024.

Menurut Tanri Abeng, pembangunan negara harus dimulai dari daerah seperti Provinsi Sulsel ini. Apalagi pembangunan itu ada keterlibatan aktor-aktor ekonomi dan pengusaha.

“Saya yakin bahwa pembangunan negara dan bangsa itu harus terjadi di daerah. Dan karena saya meyakini bahwa pembangunan itu bersumber dari pelaku ekonomi,” kata Tanri Abeng, yang disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin.

Sebagai solusi pembangunan, kata Tanri Abeng, harus dibangun dan dikelola dengan baik dulu BUMD di Provinsi Sulsel. Pengelolaan BUMD di Sulsel harus menjadi model bagi daerah lain.

“Maka kita harus bangun Badan Usaha Milik Daerah di seluruh Indonesia dan kita buat modelnya di Sulawesi Selatan ini,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, pengusaha dan calon mitra bisnis Perseroda Sulsel baik dari dalam negeri maupun luar negeri. (*)

read more
DaerahNews

Kesiapan Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar Sudah Matang

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, KPU Sulsel juga Bawaslu Sulsel dan Forkopimda terkait ikut meninjau lokasi Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar di Jl Ir Sutami, Senin, (8/01/2023).

Gudang Logistik Pemilu untuk Kota Makassar sudah sangat siap. Dalam pemantauan siang tadi, kesiapannya sudah sangat matang.

Bahtiar mengatakan dirinya bersama Forkopimda Sulsel datang ke Gudang Logistik Pemilu Kota Makassar dalam rangka melihat persiapannya.

Dan, kata dia, sesuai dengan yang direncanakan KPU dan Bawaslu Pusat berdasarkan peninjauan hari ini sudah sangat siap dan sesuai jadwal.

“Insyaallah Sulsel sangat kompak. Kita support full. Dengan melihat kondisi hari ini penyelenggaraan Pemilu insyaallah lancar dan berjalan sesuai rencana,” kata Bahtiar di sela-sela pengecekan.

Ia menjelaskan, hampir seluruh alat logistik Pemilu sudah lengkap dan datang tepat waktu.

Selanjutnya, tinggal menunggu surat suara DPRD Provinsi Kabupaten/Kota dan sebagian DPR RI yang rencananya tiba dalam satu dua hari ini.

Pada prinsipnya, tekan dia, pihaknya dan Forkopimda Kota Makassar mendukung KPU dan Bawaslu apapun kendalanya.

Dia mencontohkan, seperti ada logistik yang ingin dipindahkan ke lapangan dan terkendala cuaca maka Forkopimda dari TNI-Polri dapat membantu dengan kendaraan militernya.Termasuk menyediakan Biaya Tak Terduga (BTT).

“Tentunya kami hanya menunggu dari KPU dan Bawaslu saja. Apalagi dari kabupaten kota siap juga,” jelasnya.

Danny Pomanto membenarkan kesiapan distribusi logistik juga dengan BTT itu.

Tentunya, lanjut dia, Pemkot Makassar mendukung penuh kerja-kerja KPU, Bawaslu demi kelancaran distribusi logistik Pemilu di Makassar.

“Soal BTT tentunya Pemkot Makassar sudah menyiapkan itu. Intinya kapan pun KPU-Bawaslu minta akan dikasih,” tegas Danny.

Apalagi di tengah cuaca seperti ini maka hal-hal kontingensi yang tidak terduga mesti diantisipasi.

Di samping yang normal berjalan baik, kontigensi pun dimatangkan sehingga prosedurnya terselesaikan dengan baik dan cepat.

Hanya, Danny bilang, kerawanan ada pada distribusi ke pulau karena perihal cuaca.

Tetapi, ia menekankan dirinya sudah mendapatkan solusi lantaran punya peralatan, koordinasi dengan Forkopimda juga berjalan baik sehingga semuanya dapat terselesaikan.

 

 

 

 

 

Sumber: Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Target Terbaik Nasional, TPAKD Sulsel Akan Dibentuk Hingga Desa dan Kelurahan

LANGITKU.NET, Pare Pare – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menargetkan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulsel harus menjadi TPAKD terbaik secara nasional. Karena itu, TPAKD harus dibentuk hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Saya minta waktu dan kesabaran ta’ semua, ada mandat satu lagi yang belum maksimal, itu namanya TPAKD agar dibentuk sampai kecamatan, desa, dan kelurahan. Saya mau TPAKD di Sulsel ini menjadi yang terbaik di seluruh Indonesia, agar bisa memperbaiki ekonomi masyarakat kita,” kata Pj Gubernur Sulsel di hadapan jajaran Forkopimda Parepare, KPU dan Bawaslu Parepare, Camat, Lurah, Babinsa dan Babikantimas se-Kota Parepare, di Rujab Wali Kota Parepare, Senin, 8 Januari 2024.

Gerakan TPAKD ini, kata Bahtiar, harus dimaksimalkan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Hal tersebut diyakini sebagai solusi mengubah ekonomi masyarakat Sulsel, agar keluar dari kemiskinan ekstrem, stunting dan pengangguran.

Sementara itu, Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali, menyampaikan, angka inflasi, kemiskinan ekstrem, pengangguran dan stunting di Kota Parepare sudah menurun. Saat ini, inflasi di Kota Parepare 2,22 persen.

“Ini berkat kerjasama antara Pemerintah Kota Parepare dengan seluruh stakeholder,  termasuk para pedagang di pasar,” katanya.

Akbar Ali berharap, ke depan tidak ada lagi inflasi yang disebabkan komoditi cabai. Pasalnya, sejak saat ini cabai sudah ditanam di berbagai lokasi, terutama untuk menghadapi Bulan Ramadan mendatang.

“Kami terus melakukan penanaman cabai dari sekarang. InsyaAllah nanti pada saat bulan puasa sudah panen,” pungkasnya. (*)

read more
1 37 38 39 40 41 229
Page 39 of 229