close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Wali Kota Makassar Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Buka Pameran Alutsista TNI

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P.,S.Sos., M.Tr (Han) bersama Wakil Bupati Kabupaten Gowa dan juga jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan membuka secara resmi pameran Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan) yang diadakan di Anjungan Pantai Losari, Jumat (30/09/2022).

Pameran dalam rangka HUT 77 tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) 2022 ini juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Sejumlah pejabat TNI/Polri juga nampak memadati area pameran.

Pangdam XIV/HASANUDDIN mengatakan dengan adanya pameran alutsista ini diharapkan masyarakat umum dapat lebih dekat dengan aparat TNI dan mengenal apa saja persenjataan yang digunakan pasukan saat berhadapan dengan lawan.

“HUT TNI ke 77 tahun ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Ada banyak senjata yang kami tampilkan dan bisa dikunjungi masyarakat umum secara gratis. Jadi siapa saja bisa melihat secara jelas bagaimana persenjataan TNI,” ungkap Pangdam.

Senada dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto. Ia berharap pameran Alutsista ini dapat dimanfaatkan masyarakat, utamanya bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat bagaimana tentara menjaga NKRI dengan persenjataan yang dimilikinya.

“Ini kesempatan untuk belajar dan melihat langsung semua jenis senjata milik TNI. Ada booth yang disediakan secara gratis. Silahkan dikunjungi biar tau dan paham bagaimana TNI menjaga negara ini,” harap Danny.

Pameran yang juga diisi dengan hiburan musik untuk para pengunjung ini menjadi wujud sinergitas TNI dan POLRI serta semua pihak yang telah membantu untuk bersama-sama menjaga NKRI.

Adapun beberapa jenis senjata yang dipamerkan diantaranya 1 unit panser anoa 6×6 dari Yonkav 10/Mg, 2 unit rantis PJD dari Yonif Raider 700/WYC, 1 unit rudal MMS dari Yon Arhanud 16/Maleo, 1 unit Meriam Howitzer 178 105 mm dari Yon Armed 6/TMR Divisi 3/Kostrad, Ran SOTM dari Hubdam XIV/Hsn, Ran Dekontaminasi dari Yon Zipur 8/Smg.

Ransus Jihandak dari Yon Zipur 8/Smg, Kapal Patkamla Tanakeke,Kapal Patkamla Langkai dan Sea Rider dari TNI AL, Ran Oerlikon,Ran APC Turangga,Run Hilux Gatling Gun dari TNI AU, Rudal LML dari Yon Arhanud 16/Maleo, Rantis Badak 6×6 dari Kikav 14/JJ Divisi 3 Kostrad, dan Rantis BTR dari Yonkav/Smg.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Dukung Dialog Kebangkitan Politik Perempuan KOHATI Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendukung pelaksanaan Dialog Kebangkitan Politik Perempuan yang akan digelar oleh Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Makassar.

“HMI, termasuk KOHATI itu organisasi kaderisasi. Dialognya juga ini bagus, menyangkut perempuan dan politik, sangat menarik,” ungkap Danny Pomanto saat menerima KOHATI Makassar di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Jumat (30/09).

Menurutnya, pola kaderisasi melalui dialog seperti inilah yang kemudian mampu melahirkan khazanah pemikiran kritis solutif bagi calon-calon pemimpin.

“Banyak alumni HMI dan KOHATI yang berhasil menjadi pemimpin maupun penggerak  di berbagai bidang itu karena kaderisasi yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu Waode Ummul Mu’minin dari KOHATI Makassar menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Danny Pomanto yang juga dari Majelis Penasehat KAHMI.

“Alhamdulillah ayahanda Wali Kota sangat mendukung kegiatan dialog kami ini. Saya ingin sampaikan terima kasih banyak ke ayahanda kami,” ungkap Waode.

Dialog bertemakan Kepemimpinan Perempuan Lintas Agama merupakan rangkaian acara menyambut Milad ke-56 Kohati.

read more
DaerahNews

Atasi Persoalan Anjal dan Gepeng, Wakil Walikota Makassar Resmi Launching Aplikasi “Agang’ku”

LANGITKU.NET, Makassar – Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi resmi launching aplikasi Penanganan Penjangkauan Anak Jalanan (Agangku) di Hotel Ramedo, jalan Andi Djemma, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat (30/9/2022).

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi mengucapkan apresiasi kepada Kepala Dinas Sosial yang telah melaunching aplikasinya.

“Anak jalan Makassar ini butuh konsep dan penanganan yang kongkrit, bukan hanya Dinas Sosial tapi butuh keterlibatan semua pihak,” kata Fatmawati Rusdi dalam sambutannya.

Lanjut Fatma, dirinya berharap ke depannya permasalahan sosial terkait anak jalanan tak ada lagi di Kota Daeng itu.

“Ini menjadi PR. Ini konsen kita. Kita harap dengan hadirnya aplikasi Agangku saya yakin dan percaya ini bisa terselesaikan. Kota harap Di Tahun 2024 anak jalanan Makassar ini Zero,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad mengatakan, aplikasi Agangku itu merupakan inovasi dari Dinas Sosial, sesuai dengan pemaparan Rakorsus Makassar Metaverse beberapa waktu lalu.

“Permasalahan anak di masyarakat itu boleh dilaporkan di aplikasi ini. Ini merupakan aplikasi inovasi dari dinsos,” kata Aulia dalam sambutannya.

Ia juga meminta dukungan kepada masyarakat khususnya Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) agar Aplikasi itu bisa berhasil menangani permasalahan sosial.

Sementara itu, dilanjutkan dengan Sosialisasi Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang dibawakan oleh Akademisi, Zaki miftahul Razak dan Pemerhati Sosial, Ronny.

read more
DPRD MakassarNews

Apiaty Amin Syam Gelar Sosper Pengelolaan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Daerah Kota Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam mengapresiasi pemerintah kota yang telah berupaya keras mencari solusi terkait permasalahan perparkiran di kota Makassar. Menurutnya persoalan parkir memang sangat kompleks, namun jika semua pihak yang terlibat dapat mematuhi aturan, makanya dirinya yakin masalah parkir dan kemacetan dapat teratasi.

Hal itu disampaikan Apiaty saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Parkir di Tepi Jalan Umum dalam Daerah Kota Makassar, di Hotel Aston, Jl Slt. Hasanuddin, Kamis (29/9/2022).

“Persoalan parkir ini cukup kompleks, apalagi seperti Makassar yang merupakan kota metropolitan dengan volume kendaraan yang banyak, memang harus diatur sedemikian rupa. Namun Saya yakin dengan keterlibatan beberapa pihak yang telah berupaya keras untuk mengkaji dan menyusun perda ini, persoalan parkir dapat teratasi hingga akhirnya berdaya guna bagi masyarakat,” ungkap Apiaty.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini memandang perlunya diatur pengelolaan perparkiran, apalagi banyaknya juru parkir liar yang melanggar aturan perda.

“Pengelolaan parkir di Makassar perlu diatur, apalagi banyak juru parkir liar yang melanggar aturan,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini selain konstituen, dan masyarakat umum, juga hadir narasumber, Andi Imran Tenritata.SE, M.Si, Dr. Hj. Hatidja, SE, dan Ir. Hj Dahlia Kantoro, M.Si yang bertindak selaku Moderator.

Andi Imran Tenri Tata yang menjadi narasumber turut berpendapat bahwa penyebab seringnya terjadi kemacetan di kota Makassar, dikarenakan fungsi jalan di beberapa spot/daerah berubah menjadi lahan parkir. Adanya perubahan fungsi jalan yang tidak memiliki daya tampung kendaraan, jadi persoalan utama perparkiran.

“Banyak fungsi jalan di beberapa spot di kota Makassar khususnya tempat perbelanjaan yang berubah menjadi lahan parkir, menjadikan kemacetan di daerah tersebut, ini perlu menjadi perhatian pemkot Makassar” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Sulsel ini menilai banyak tepi jalan yang dijadikan lahan parkir namun tidak memperhatikan volume kendaraan. Akibatnya kemacetan tak terhindarkan.

“Jadi jangan melulu soal retribusi, kita harus lihat kualitas jalan, dan juga perhatikan volume kendaraan,” tutup Andi Imran. (*)

read more
DaerahNews

Narasumber Stunting, Wawali : 1.000 HPK Adalah Emas Dasar Bagi Anak

LANGITKU.NET, Makassar – Memastikan kesehatan dan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) sangat menentukan tumbuh kembang anak.

Hal itu diungkapkan langsung Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat menjadi narasumber pembangunan kesehatan mendukung pencegahan stunting yang diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar, di Hotel Gammara, Kamis (29/09).

Ia mengatakan dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Kota Makassar adalah kabupaten/kota terendah angka stuntingnya. Angka prevalensi stunting tahun 2021 yakni 5,23 persen.

Meski demikian, Fatma tetap menghimbau  agar dinas terkait lebih proaktif dan fokus dalam memberantas stunting.

“1.000 HPK adalah peluang emas dasar kehidupan bagi anak. Jadi tolong kita konsen untuk itu. Saya turun ke Puskesmas selalu dan masih mendapati anak-anak yang mengalami stunting,” ucapnya.

Tak tinggal diam, Fatma menyampaikan strategi percepatan penurunan stunting yakni komitmen dan kepemimpinan, peningkatan akses layanan, optimalisasi promosi, pemanfaatan teknologi, peran multisektor dan penguatan manajemen dan sistem kesehatan.

Tak hanya itu, Fatma juga bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Achi Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan dr Nursaidah Sirajuddin, kerap memberikan makanan tambahan dan tablet darah ibu hamil dan remaja putri.

“Rutin kami turun. Pemeriksaan ibu hamil, sosialisasi soal stunting, pelatihan pemberian makan bayi dan komunikasi dengan kader kesehatan. Kita pantau terus,” ungkapnya.

Ia berharap melalui edukasi mengenai stunting, dapat mencegah masalah kesehatan dan gizi khususnya masalah penurunan stunting. Karena stunting dapat dicegah mulai dari remaja, janin dan dua tahun pertama kehidupan.

Selain Fatma, Materi terkait stunting lebih dalam juga dibawakan oleh Dra. Hj Andi Rita Mariani Basharu yang didampingi oleh Kepala DP3A Kota Makassar, Achi Sulaiman dan Ketua Dharma Wanita Kota Makassar, Andi Batari Toja Sanapati.

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI, Kontribusi Terbesar Permohonan KI

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meraih penghargaan dari Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham) RI atas kontribusinya dalam pengajuan kekayaan intelektual.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada acara Yasonna Mendengar yang dihelat oleh Kemenkumham RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum & HAM RI, Prof Yasonna H. Laoly kepada Walikota Danny Pomanto di Hall Andi Pangerang Petta Rani, Universitas Negeri Makassar, Rabu (28/09).

Penghargaan yang diterima Danny Pomanto atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam mengajukan permohonan kekayaan intelektual dengan jumlah tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020 – 2021.

“Pemerintah Kota Makassar peduli pada perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini penting untuk melindungi karya intelektual di berbagai bidang sekaligus memotivasi para inovator untuk terus berkarya,” kata Danny.

Sedikitnya, ada lima kekayaan intelektual yang dicatatkan oleh Kementerian Hukum & HAM RI yang berasal dari Pemerintah Kota Makassar. Diantaranya, Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Ekspresi Budaya Tradisional untuk Kondo Buleng Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional verbal tekstual – prosa, teater – sandiwara rakyat terbuka.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Badik Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional seni rupa – tiga dimensi. KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Pepe’ Pepeka ri Makka dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – tarian.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional A’raga dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – permainan. KI Komunal Pengetahuan Tradisional untuk Coto Makassar dengan jenis pengetahuan tradisional kemahiran membuat kerajinan tradisional – makanan/minuman tradisional – moda transportasi tradisional.

“Saat ini pengajuan hak cipta dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi,” kata Menteri Yasonna.

Ia mendorong pelaku ekonomi kreatif, dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk mendaftarkan hak cipta atas karya intelektual mereka untuk menghindari aksi plagiat yang dapat merugikan pemilik karya intelektual.

Melalui kegiatan ini, Menteri Yasonna juga menyadarkan masyarakat bahwa melindungi KI sangat penting karena keberadaan KI dapat menjadi sumber peningkatan penghasilan dan memberikan manfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif.

read more
DPRD MakassarNews

Legislator Fatma Wahyudin Minta Pemkot Makassar Tinjau Kembali Ojol Day

LANGITKU.NET, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Fatma Wahyudin meminta penerapan Ojol Day setiap Selasa untuk ditinjau ulang. Khususnya pemberlakuannya untuk pegawai honorer Laskar Pelangi.

Ia mengatakan bahwa program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Makassar ini hanya menyengsarakan para Laskar Pelangi. Mengingat besaran gajinya sedikit untuk harus terus naik Ojol setiap Selasa.

“Laskar pelangi untuk Ojol Day-nya itu perlu dipertimbangkan ulang. Kasihan juga kalau mereka harus menyisihkan dana nya setiap bulan untuk membayar ojol,” kata Fatma, Kamis (29/9/2022).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Makassar ini menegaskan mendukung program Ojol Day ini. Hanya saja, penerapannya lebih tepat diwajibkan bagi para ASN. Sebab, besaran gajinya besar

“Kita sih ikut programnya pak Wali terkait Ojol Day tapi Ojol Day itu diperuntukkan untuk pejabat ASN,” tegas Fatma.

Terakhir, Fatma kembali meminta agar program Ojol Day tidak asal diberlakukan. Tanpa melihat sisi ekonomi dari berbagai kalangan terkhusus untuk para Laskar Pelangi.

“Tetap diadakan tetapi untuk pejabat ASN saja, kalau Laskar Pelangi perlu dipertimbangkan oleh pak Wali,” tukasnya. (*)

read more
DaerahNews

Sigap Atasi Kebakaran, Pemkot Makassar Hadirkan Damtor di 53 Titik Kelurahan

LANGITKU.NET, Makassar – Maraknya kebakaran yang terjadi dengan kondisi jalan yang sempit maupun susah diakses armada Pemadam Kebakaran (Damkar) membuat Pemerintah Kota Makassar menggagas hadirnya Damtor (Pemadam Kebakaran Motor) yang rencananya akan ditempatkan di masing-masing kelurahan se-Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Hasanuddin di pelataran kantornya Jalan Ratulangi, Rabu (28/09).

Menurutnya saat ini jumlah Damtor yang siap digunakan yakni 27 unit dan sisanya menunggu pengiriman secara bertahap.

“Jadi kami sudah punya 27 unit Damtor dan menunggu sisa pengiriman 26 unit di bulan Oktober mendatang dengan total keseluruhan 53 unit. DAMTOR ini akan ditempatkan di kelurahan sebagai armada sigap ketika ada kebakaran sembari menunggu armada Damkar tiba di lokasi kejadian,” ujar Hasanuddin.

Ditambahkannya penyerahan aset Damtor ini akan dilakukan di Bulan Oktober di masing-masing kecamatan dan akan disebar di 53 titik kelurahan se-Kota Makassar sebagai tahap awal.

“Jadi untuk sekarang jika semua unit sudah terkumpul, maka kami akan menyerahkan aset langsung ke kecamatan untuk selanjutnya di tempatkan di titik-titik strategis kelurahan. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ditambah unitnya sesuai dengan kebutuhan di tahun mendatang,” jelasnya kemudian.

Sementara untuk pengisian Damtor sendiri diakuinya akan melalui Peka Rong (Pemadam Kebakaran Lorong) dengan tangki dan mesin pompa. Untuk Peka Rong sendiri mampu menjangkau hingga radius 200 meter dan jika jarak lokasi kebakaran melebihi 200 meter maka akan digunakan Damtor.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berharap dengan adanya Peka Rong dan Damtor ini bisa menjadi alternatif dan pertolongan pertama saat warga mendapat musibah kebakaran.

“Ini upaya yang kita lakukan untuk segera dan sigap membantu warga yang nantinya terkena musibah. Peka Rong dan Damtor harus dimaksimalkan penggunaannya untuk meminimalisir kejadian yang tidak kita inginkan,” jelas Danny.

read more
DPRD MakassarNews

Kunjungi konstituen, Wahab Tahir janji segera perbaiki jalan

LANGITKU.NET, Makassar –  Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menyampaikan bahwa jalan di daerah pemilihannya akan kembali diaspal. Proses pengaspalan pun diupayakan rampung tahun ini.

Demikian disampaikan Abdul Wahab saat menerima warga pada kunjungan dapil II, Jalan Teuku Umar 1, Lorong 1, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Rabu (28/9/2022).

Abdul Wahab mengaku sebelumnya telah melakukan peninjauan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, seperti di Jalan Teuku Umar 13 dan Dakwah Raya. Ia melihat urgensi jalan itu untuk diaspal.

“Tadi di beberapa titik sudah ada jaminan, jalan juga akan dipeping. Kalau tidak direalisasikan, kita akan desak lagi,” ungkap Abdul Wahab.

“Kalau dia nyebrang berarti dikerjakan bulan tiga tahun depan. Tapi Insya Allah kita upayakan tahun ini,” tambahnya.

Melalui kunjungan dapil, legislator dari Fraksi Golkar ini mengatakan momennya untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah. Salah satunya yang menjadi perhatiannya memang adalah jalanan.

“Saya pikir apa yang kita lakukan adalah bagian daripda peningkatan kualitas kita terhadap warga. Kalau reses kita hanya menerima aspirasi tapi tidak bisa mengukur follow up-nya,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar ini juga menilai anggaran besar yang ada di Pemkot semestinya dipergunakan sebaik-baiknya. Alokasinya mesti jelas khususnya untuk infrastruktur.

“Coba bayangkan uang kita Rp5 Triliun lebih. Uang itu tidak sedikit loh. APBD terbesar di Sulawesi Selatan itu di Makassar. Oleh karena itu harus ada manfaatnya,” tegasnya.

Selain itu, Abdul Wahab Tahir juga menyoroti terkait kegiatan dari SKPD lain. Seperti Dinas Sosial dalam hal ini mengenai pelayanan bantuan masyakarat.

Terpisah, Kepala Bidang Jalan Dinas PU Makassar, Noorhaq Alamsyah yang mendampingi Abdul Wahab meninjau mengaku pengaspalan dipastikan mulai dilakukan tahun ini. Total ada enam titik yang diaspal.

“Keenamnya itu ada Jalan Sawi, Jalan Dakwah Raya, Jalan Teuku Umar, Jalan Kandea Raya, Jalan Bersih Raya, Jalan Serdaku Usman. Sisanya ada juga yang akan di paving blok,” jelasnya.

Sesuai arahan, ia memastikan pengaspalan akan dilakukan secepatnya. “Itu kan sudah ada papan proyeknya. Tidak lama lagi itu. Tinggal hitung mengenai tambah kurangnya pengerjaannya,” tutup Noorhaq. (*)

read more
DPRD MakassarNews

Ketua DPRD Rudianto Lallo Hadiri Penyerahan PSU Perumahan BPH Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengapresiasi warga kompleks Bumi Permata Hijau (BPH) Jalan Sultan Alauddin yang kompak menyerahkan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) perumahan ke Pemerintah Kota Makassar, Rabu, 28/9/2022.

“Kejadian yang baru pertama kalinya, kompakan dan persatuan warganya membantu pemerintah dalam menyelamatkan aset yang memang menjadi hak pemerintah,”kata Rudianto Lallo.

Politisi Partai NasDem itu menegaskan Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang aktif melakukan verifikasi prasarana, sarana dan utilitas umum
yang sudah dituangkan dalam site plan pengembang sebelum membangun.

“Tidak boleh Pemkot Makassar diatur oleh swasta. Jangan dibiarkan pengembang seenaknya memindahkan PSUnya. Apa yang ada dalam gambar itu yang harus di serahkan, jangan lagi ada peruntukan PSU diperjual belikan kembali oleh pengusaha dengan alasan memindahkan ketempat lain,”paparnya.

Pemilik tagline Anak Rakyat itu menambahkan fungsi kontrol pemerintah harus berjalan. Jangan hanya mengeluarkan izin-izin namun setelah itu pengembangnya tidak ingin diatur. Pemerintah semestinya mengatur segalanya.

“jika ada yang tidak menyerahkan maka dapat dilakukan cara lain, salah satu yang efektif seperti sekarang ini, masyarakat bersatu, berjuang agar PSU menjadi milik pemerintah, dengan demikian maka ini dapat dipelihara dengan baik,”ujarnya.

Legislator dua Periode Makassar itu juga menyampaikan saat ini DPRD Makassar melalui pansus sedang menggagas ranperda tentang penyeragan, sarana dan utilitas. Perda ini dikemudian hari akan mengatur segala regulasi penyerahan dari pemgembang lebih detail lagi.

“Kenapa PSU itu harus dimiliki, sebab kadang pengembang jika selesai tidak lagi bertanggungjawab memelihara, sehingga penyakit di Makassar yakni genangan dan banjir kerap kembali, karena drainasenya tidak diurus, sementara jika itu menjadi aset maka ada anggaran dari pemerintah bisa dipergunakan,”paparnya.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Nirwan Niswan Mungkasa turut mengapresiasi kekompakan warga BPH yang melakukan inisiasif menyerahkan PSU perumahan ke Pemerintah Kota Makassar. Selama ini, kata dia yang pengembang menyerahkan setelah pembangunan tuntas.

“Pertama kalinya ada penyerahan PSU perumahan dari warga, biasanya dari pemgembang. Ini harus diapresiasi, dan semoga secepatnya PSU yang diserahkan ini dapat dibenahi,”kata Nirwan.

Nirwan menjelaskan ada beberapa tujuan pemyerahan ke Pemerintah, diantaranya u untuk menjamin keberlangsungan PSU, melindungi aset Pemkot Makassar yang menjadi hak, dan dapat memanfaatkan PSU untuk kepentingan masyarakat yang lebih baik lagi.

“PSU yang dapat dipelihara oleh pemerintah yang sudah diambil alih kepemilikannya dari pengembang, jadi untuk di BPH ini sudah bisa diusulkan pengembangan infrastruktur PSUnya,”katanya.

Ketua RW 3, Erwin Natsir mengatakan warga menunggu kurang lebih 23 tahun lamanya untuk dilaksanakan penyerahan PSU ke Pemerintah Kota Makassar. Sudah berbagai generasi RW dan RT bersama warga untuk mengalihkan kepemilikan dari PT Ganesa Langa Jaya yang sudah tidak aktif kepemerintah namun baru hari ini dapat terlaksanakan.

“Sebuah kesyukuran, penyerahan PSU ini terlaksana juga, semua ini berkat bantuan dari Ketua DPRD Rudianto Lallo, Pemerintah Kota dan Tokoh Masyarakat yang aktif selalu mencari solusi, semoga dengan diambilnya pemerintah, infrastruktur di BPH dapat perlahan diperbaiki,”harapnya.

Menurut Natsir yang mendasari keinginan warga agar PSU perumahan BPH ini diambil alih pemerintah karena pada saat musim hujan tiba, genangan nyaris diseluruh kompleks setinggi lutut orang dewasa, drainase sudah tertutup sedimen dan sampah. “Tanpa bantuan anggaran pemerintah, maka PSU Perumahan tidak dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya masyarakat,”tutupnya.

read more
1 96 97 98 99 100 229
Page 98 of 229