close
DaerahNews

Segera Diresmikan, Wagub Sulsel Tinjau Rumah Potong Hewan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rumah Potong Hewan (RPH) Antang kini memiliki wajah baru. RPH itu terletak di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung RPH yang tampak modernisasi, Jum’at (5/2/2021). Rencananya, rumah pemotongan hewan ini diresmikan pada Senin, 8 Februari 2021.

Rumah potong hewan yang dulunya terkesan kurang terawat kini telah dibenahi. Tampak luar bangunan bertingkat dua itu bercorak abu-abu. Didalamnya, perpaduan hijau, biru dan putih. Ditingkat dua, disiapkan kantor.

Memasuki RPH itu, sudah disiapkan beberapa tempat untuk menjaga higienis pemotongan sapi ini. Dibagian belakang, terdapat sebuah kandang. Disalah satu sudutnya, terdapat tempat untuk truk terparkir yang memuat sapi.

Andi Sudirman meminta sebelum sapi dimasukkan di kandang agar di cek berat dan mengecek sapi dalam keadaan sehat untuk dipotong.

Di RPH ini pula, terdapat 3 alat restraining box, berupa manual, elektrik dan multifungsi. Alat ini kandang jepit yang digunakan untuk perebah sapi yang siap dipotong.

Bahkan, Andi Sudirman pun langsung melihat langsung uji coba alat restraining box secara manual dan elektrik.

Andi Sudirman Sulaiman berharap, dengan terselesaikannya pembangunan RPH ini, bisa sesuai berstandar ASUH yang telah direncanakan. Yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Untuk menjamin kesehatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam mengkonsumsi daging ternak di Sulsel.

“Saya ingin pengelolaan harus profesional dan lebih baik lagi. Termanfaatkan apa yang dibangun untuk masyarakat,” ujarnya.

Hadirnya RPH ini, kata dia, ata sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota. Untuk tahun 2021, kembali mendapatkan bantuan alat untuk RPH dari Pemerintah Pusat.

Dirinya pun meminta agar, hadirnya RPH ini bisa termanfaatkan dengan baik serta menjamin kualitas daging.

RPH ini pun rencananya masih tahap pembebasan lahan. Olehnya itu, “Kita ingin bangunan ini dimanfaatkan dulu, sehingga tidak ingin mangkrak,” tegasnya.

“Siapa pun Walikota-nya (Makassar), kita ingin agar ini tetap diperhatikan. Sehingga RPH ini dimanfaatkan oleh masyarakat, serta menjaga kualitas daging yang akan kita konsumsi,” ungkapnya.

Salah satu masyarakat, Dg. Lala menyampaikan harapannya dihadapan Wagub Sulsel, agar RPH ini bisa dimanfaatkan baik serta diberikan pelatihan untuk penggunaan alat. Serta diharapkan agar RPH ini dikelola oleh Dinas Peternakan Kota Makassar.

Untuk Pemerintah Provinsi Sulsel mengalokasikan sekitar Rp 10 Miliar untuk pembangunan RPH dan peralatan. RPH ini masih terdapat kendala pada pembebasan lahan 3,1 hektar, yang tahun sebelumnya direncanakan dialokasikan 13 Miliar.

Turut hadir diantara Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Muas; Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar, Sumarni.(jalu)

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Hadiri HUT Ke-61 Kabupatan Bulukumba

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menilai lima tahun kepemimpinan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dan wakilnya Tomy Satria Yulianto telah banyak legacy yang diberikan dan wariskan.

Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 61, yang diperingati secara sederhana melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bulukumba di Gedung DPRD Bulukumba. Kamis 4 Februari 2021

Nurdin Abdullah mengaku atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang ada.

“Lima tahun Andi Sukri dan Pak Tommy memimpin Bulukumba, saya kira banyak legacy yang diberikan dan wariskan. Tentu atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang ada,”ungkapnya.

Ia Juga memuji keharmonisan yang ditunjukkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali –Tomy Satria Yulianto.

“Saya memuji keharmonisan yang ditunjukkan pemimpin Bulukumba ini. Meski selesai menjabat, tapi justru Saya menilai belum selesai oleh karena masih ada medan pengabdian lainnya yang bisa dicapai,”ucapnya.

Gubernur Sulsel mengharapkan, agar dapat menyambut pemimpin yang baru. Karena tugas yang akan mereka hadapi tidak mudah. Pemerintah masih menghadapi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir dan tugas yang paling berat adalah recovery ekonomi.

“Tugas kita adalah menyambut pemimpin baru. Tentu saya belum berhak memberikan ucapan selamat. Karena masih dalam proses sengketa, tapi kita berharap kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan,”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, Sukri Sappewali menyampaikan, lima tahun terakhir, pemerintah daerah meraih 65 penghargaan, baik skala nasional maupun tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi, sektor pariwisata Kabupaten Bulukumba lima tahun terakhir ini juga sangat menonjol.”ungkapnya.

Di samping pembangunan infrastruktur pariwisata yang semakin baik dan tertata yang memanjakan pengunjung, berbagai event pariwisata juga telah berhasil digelar untuk menggaet para pengunjung.

“Buktinya, agenda tahunan Festival Phinisi telah menjadi 100 Wonderful Event Kementerian Pariwisata,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf, jika selama kepemimpinannya masih ada kekurangan. Dirinya menyadari masih banyak yang harus dibenahi di Kabupaten Bulukumba.

“Kita semua menginginkan Bulukumba semakin maju. Olehnya itu diharapkan pemerintah periode berikutnya dapat mempertahankan hal yang baik dari era pemerintahan ini dan lebih meningkatkan apa yang telah dicapai saat ini,”tutupnya.

Diketahui Gubernur Sulsel bersama rombongan sudah berada di Bulukumba dua hari sebelumnya untuk meninjau progres pembangunan kawasan Wisata Bira, seperti pembangunan pedestrian titik nol dan pembangunan terminal parkir kawasan wisata Tanjung Bira.

Di HUT Ke-61 Kabupaten Bulukumba, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah juga meresemikan gedung baru Laboratorium dan Fisioterapi RSUD HA Sulthan Daeng Raja.

 

 

 

source : sulselprov

read more
Lifestyle

5 Makanan Pereda Rasa Pedas: Kacang hingga Susu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rasa pedas bisa sangat mengganggu kenyamanan mulut. Usir rasa mulut terbakar dengan sederet makanan pereda rasa pedas.

Makanan pedas memang paling enak jika dijadikan camilan siang menuju sore. Camilan pedas membuat mata yang tadinya layu mengantuk kembali segar.

Namun, rasa yang terlalu pedas bisa membuat mulut terasa seperti terbakar. Mulut akan terasa panas dan sedikit perih.

Anda tak perlu khawatir. Ada beberapa makanan pereda rasa pedas yang bisa Anda konsumsi untuk mengusir rasa tak nyaman tersebut.

Berikut mengutip berbagai sumber.

1. Susu atau produk susu

Seteguk susu dingin atau sesendok yogurt akan menenangkan mulut dan menghilangkan sensasi terbakar yang dirasa.

Mengutip NDTV, protein dalam produk susu yang disebut kasein dapat membantu memecah capsaicin (senyawa pencipta rasa pedas) dan memberikan sedikit ketenangan.

2. Gula atau madu

Gula memang tak baik jika dikonsumsi terlalu banyak. Tapi, gula bisa memberikan ketenangan setelah Anda sibuk melawan rasa pedas di mulut.

Konsumsi 1/2 sdt gula atau madu setelah Anda mengonsumsi makanan pedas. Gula atau madu dapat menyerap capsaicin yang berbasis minyak, yang pada gilirannya dapat menghilangkan rasa pedas.

3. Roti atau nasi

Pati menjadi penghalang alami antara capsaicin dan mulut. Sama seperti gula, pati juga punya kemampuan menyerap capsaicin.

Selain roti atau nasi, Anda juga bisa mengonsumsi kentang rebus untuk melawan rasa pedas.

4. Cokelat

Sebatang cokelat berguna untuk mengurangi sensasi terbakar di mulut akibat makanan pedas.

Mengutip Medical Daily, kandungan lemak yang tinggi pada cokelat akan membantu mengeluarkan sebagian capsaicin dari mulut karena sifatnya yang lebih larut.

Cokelat susu akan memberikan manfaat yang lebih baik daripada dark chocolate karena kandungan lemak dan kasein yang lebih tinggi.

5. Selai kacang

Anda bisa mengonsumsi selai kacang untuk meredam rasa pedas. Mengutip Greatist, sama seperti cokelat, selai kacang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Kandungan lemak dapat membantu mengeluarkan capsaicin dari mulut.

Lima daftar di atas merupakan makanan pereda rasa pedas yang bisa Anda gunakan. Anda disarankan untuk menghindari air putih, minuman beralkohol, dan minuman bersoda karena akan memperparah rasa pedas.

 

 

source : CNN Indonesia

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Fasilitasi Untuk Mencari Solusi Banjir AP. Pettarani

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Untuk mencari solusi banjir Jln. AP Pettarani, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi seluruh pihak terkait.

Mengacu kepada kegelisahan masyarakat akan banjir yang terjadi disaat musim hujan pertemuan dilaksanakan di Kantor PUTR, Jln. Pettarani, Rabu 3 Februari 2021.

“Hari ini kita nantikan bersama, tidak mencari siapa yang salah akan tetapi untuk duduk bersama mencari solusi. Kita tidak melihat ini sebagai ego sektoral, tetapi ini keinginan bersama sehingga ada komunikasi,” imbuh Andi Sudirman.

Selain membahas banjir Jln. AP Pettarani, dalam pertemuan tersebut juga mencari solusi banjir di depan Kantor Gubernur Sulsel.

“Tol layang ini sangat bermanfaat, tetapi kita harus melihat asas mudarat dan maslahatnya, dalam hukum fiqihnya, lebih baik menahan mudarat daripada menghasilkan manfaat,” kata Andi Sudirman

Bagi Andi Sudirman mengenai banjir yang terjadi akan menjadi diskusi besar karena mengingat dampaknya cukup besar dan bisa jadi berdampak jangka panjang.

“Kami meminta kepada pihak terkait agar drainase diarahkan ke utara, sebagai solusi sementara bukan aliran drainase turun mengalir ke selatan karena arah selatan (Alauddin) kapasitas drainase tidak besar. Selain itu kami minta Balai Jalan Kementerian untuk memperbesar saluran drainase kiri kanan jalan termasuk depan gubernuran kiri dan kanan. Selanjutnya kami minta semua turun menganalisis solusi dan saya harap ada pertemuan rutin seperti ini untuk membahas program strategies lain yang bisa disinergikan” sambungnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pj. Walikota Makassar, Balai besar pelaksanaan jalan Nasional Kementerian PUPR, Balai besar wilayah sungai pompengan jeneberang, serta Direktur utama PT. Makassar Metro Network Owner proyek Jalan Toll Pettarani bersama seluruh jajaran(jalu)

 

read more
DaerahNews

Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Makassar, Lies Minta Pemkot Tambah PAUD serta Taman Bermain

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin meminta Pemerintah Kota Makassar untuk menambah PAUD serta taman-taman bermain.

Hal ini disampaikan Bunda PAUD Sulsel saat mengukuhkan pengurus Pokja Bunda PAUD Makassar secara virtual, Rabu, 3/2.

Lies F Nurdin mengatakan Pemkot Makassar hanya punya satu PAUD, sehingga memang perlu dibuat lagi.Apa lagi bangunan di Kota Makassar juga banyak yang bisa dipakai.

“Saya ingin menitipkan, taman-taman bermain di Kota Makassar agar anak-anak kita bisa bergaul, bersosialisasi dengan teman-temannya. Dan diimbau kepada developer yang membangun perumahan, harus ada taman-taman bermain,”ungkapnya.

Menurutnya, meski di tengah pandemi covid-19, upaya-upaya pengembangan anak usia dini harus tetap dilakukan.

“Pandemi yang mengharuskan kita mematuhi protokol kesehatan, dan membatasi kontak fisik tidak boleh membuat pengembangan anak usia dini terhenti bahkan terus dikembangkan,”ucapnya

Lies F Nurdin berharap, pengukuhan ini menjadi wujud konsistensi kita dalam membangun generasi masa depan melalui pengembangan anak usia dini. Pada masa golden age, anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan yang tepat, baik jasmani dan rohani.

“Saya sebelumnya selama menjabat di Kabupaten Bantaeng, sangat mendukung terbentuknya Perda agar anak-anak masuk ke PAUD dulu sebelum ke SD. Karena saya tau pentingnya anak-anak masuk ke PAUD, dibanding jika mereka di rumah saja,”pungkasnya.

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Dorong Pengembangan Buah Stroberi di Bantaeng

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Sekatan, Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja sekaligus memanen buah Stroberi di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.Selasa (2/2).

Gubernur Sulsel mengaku sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah Bantaeng yang terus mengembangkan buah favorit ini yang banyak dijadikan berbagai jenis bentuk makanan.

“Alhamdulillah saya mengapresiasi pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai komoditas termasuk stroberi ini. Dan ini tugas kita sekarang adalah bagaimana kita promosi supaya lebih banyak pengunjung ke sini,”ungkapnya.

Ia menjelaskan pengembangan stroberi di Bantaeng dimulai saat dirinya memimpin daerah ini, Dengan awalnya para petani dibawa studi banding ke Malang (Jawa Timur) kebun apel dan ke Ciwidey (Jawa Barat). Karena melihat potensi kabupaten ini memiliki tiga cluster. Mulai pinggir pantai, dataran rendah sampai dataran tinggi.

“Nah ini cocoknya di dataran tinggi. Saya kira diawali dengan bibit dari Ciwidey terus ada konsultan Jepang kita, mereka bawa bibit Jepang ke sini. Akhirnya, bisa mengembangkan di sini lebih besar dan manis, bedanya itu. Biasanya stroberi itu ke kecut, ini manis,” jelasnya.

Nurdin Abdullah juga mengaku pemerintah terus mengajak masyarakat untuk mengembangkan stroberi.

“Memang tidak sulit, karena mereka datang studi banding langsung melihat pengelolaan dan pemeliharaannya dan melihat animo pengunjung wisata. Sehingga mereka tertarik. Pemerintah hanya mendorong saja. Saya bersyukur kita datang dan berharap Pak Bupati mengembangkan lebih luas,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengapresiasi Pemkab Bantaeng mendorong ekonomi kerakyatan dan menjadi suatu langkah yang baik dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini banyak saudara kita harus dirumahkan dan PHK. Ini adalah peluang yang sangat bagus untuk kita kembali ke desa untuk mendorong ekonomi desa,”pungkasnya.

Orang nomor satu di Sulsel ini menambahkan sangat gembira ternyata masyarakat sekarang sudah mengembangkan Stroberi.

“Saya gembira sekali ternyata masyarakat sekarang sudah mengembangkan Stroberi yang saya dulu bawa dari Jepang,”tambahnya.

“Buah ini sangat layak untuk dikembangkan apalagi kalau masyarakat dibudayakan makan ini, karena kandungan vitamin c sangat tinggi. Di masa pandemi, saya kira konsumsi stroberi ini salah satu untuk mencegah kita kena covid-19 supaya imun kita terus terjaga,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengaku pemerintah daerah mendukung pembudidayaan termasuk membangun green house dan perluasan lahan.

“Kami terus mendukung pengembangan buah stroberi ini termasuk membangun green house dan perluasan lahan.”ungkapnya

Ia Juga mengapresiasi inisiasi Gubernur Sulsel menghadirkan budidaya stroberi di Bantaeng.

“Inisiasi Gubernur Sulsel ini sangat cemerlang dan harapannya selain memiliki nilai ekonomis kesejahteraan bagi petani juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.”ucapnya.

Bupati Bantaeng menambahkan pemasaran buah ini terus dilakukan termasuk di Makassar.

“Pasaranya sampai di Makassar, baik itu di cafe dan warkop yang buat jus stroberi,”pungkasnya.

Diketahui di kebun seluas 2 hektare ini pengunjung disajikan dengan pemandangan pepohonan yang rindang dan udara sejuk.

Pengunjung tak hanya bisa memetik buah stroberi, juga disediakan fasilitas gazebo dan spot foto yang Instagram able karena dilengkapi berbagai atribut berwarna warni, misalnya payung dan kincir angin kecil.

 

 

source : sulselprov

read more
NasionalNews

Jabar Gelar Vaksinasi Covid-19 Masif di Sabuga Hari Ini

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan kembali menggelar vaksinasi Covid-19 secara masif bagi tenaga kesehatan (nakes). Kegiatan kali ini akan digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Rabu (3/2).

“Vaksin massal kami mengubah metodenya dari rumah sakit, ke gedung pertemuan. Jadi besok [Rabu, 3/2] ada vaksinasi massif di Sabuga,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (2/2).
Rencananya, Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil memastikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan hadir untuk memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sabuga hari ini.

“Forkopimda dipastikan hadir untuk memastikan vaksinasi sukses untuk nakes supaya nanti giliran rakyat yang lain, pengalaman manajemen vaksinasi nakes bisa menjadi pelajaran yang berharga buat kita,” ujarnya.

Adapun sasaran vaksinasi Covid-19 secara masif kali ini mencapai 3.000 nakes. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad. Adapun pemberian vaksin akan dilakukan dalam dua hari.

“Rencananya 3.000 dalam dua hari, semuanya nakes dari Bandung. Teknisnya nanti dibagi satu hari 1.500 nakes. Jadi ada yang di selasar, duduk di ruang penyuntikan, kemudian nanti keluar,” ujar Daud.

Selain di tingkat provinsi, vaksinasi masif juga akan dilakukan di kabupaten dan kota di Jabar.

“Yang masif besok [Rabu] kabupaten Kota melakukan hal yang sama,” ucap Daud.

Untuk diketahui, Pemprov Jabar sebelumnya sudah menggelar vaksinasi masif untuk nakes pada gelombang pertama. Vaksknasi tersebut dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Bandung dan dilakukan serentak di 23 rumah sakit yang tersebar di Jabar dengan sasaran nakes mencapai 3.300 nakes.

Pada tahap I termin I, Jabar mendapat alokasi 97.080 dosis vaksin Covid-19 untuk tujuh daerah dari pemerintah pusat. Sedangkan pada tahap I termin II, Jabar menerima sekitar 253 ribu dosis untuk 27 kabupaten/kota.

 

 

source : CNN Indonesia

read more
Lifestyle

Kelebihan dan Kekurangan Menggoreng Makanan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menggoreng merupakan salah satu metode memasakyang yang sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Berikut kelebihan dan kekurangan menggoreng makanan.

Menggoreng merupakan cara mengolah makanan yang dilakukan dengan cara memasukkan bahan makanan dalam minyak panas dengan suhu udara sekitar 140-190 derajat Celcius.

“Menggoreng sudah digunakan sejak 1600 Sebelum Masehi dan masih digunakan sampai sekarang walaupun banyak pro dan kontra. Kenapa ini enggak mati dan tetap dipakai, karena ada kelebihannya,” kata dokter spesialis gizi klinis Maya Surjadjaja dalam konferensi pers Sasa, beberapa waktu lalu.

Berikut kelebihan dan kekurangan menggoreng makanan.

Kelebihan menggoreng makanan.

1. Kecepatan memasak

Menggoreng merupakan salah satu metode memasak yang tak membutuhkan waktu yang lama. Proses mengorek bisa berlangsung dalam hitungan menit saja tergantung bahan makanan yang digoreng.

Proses menggoreng cenderung lebih cepat dibandingkan metode lain seperti membakar, memanggang, atau mengukus yang dapat memakan waktu hingga berjam-jam.

2. Mudah dilakukan

Menggoreng juga cenderung mudah dilakukan dengan hanya bermodalkan kompor, penggorengan, serta minyak goreng. Dibandingkan dengan metode lain, menggoreng lebih terjangkau.

3. Aroma dan rasa yang unik

Proses penggorengan menghasilkan aroma unik dan rasa renyah yang tidak didapatkan dibandingkan cara memasak lain.

4. Membunuh mikroorganisme

Menggoreng dengan suhu yang tinggi dapat membunuh mikroorganisme seperti virus dan bakteri yang bersarang dalam makanan tersebut.

“Menggoreng memiliki keuntungan thermal destruction yaitu membunuh mikroorganisme yang jadi sumber penyakit,” kata Maya.

Kekurangan menggoreng makanan

1. Meningkatkan risiko obesitas

Proses memasak dengan menggoreng dapat meningkatkan jumlah lemak yang dikaitkan dengan kelebihan berat badan. Alhasil, makan makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko obesitas.

2. Meningkatkan risiko diabetes

Makanan yang digoreng juga meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2. Makanan yang digoreng dikaitkan dengan peningkatan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah tinggi.

3. Meningkatkan penyakit jantung

Asupan makanan yang digoreng juga berhubungan dengan penyakit jantung dan kardiovaskular.

“Menggoreng dikaitkan dengan sejumlah penyakit metabolik seperti penyakit kardiovaskular,” ucap Maya.

4. Toksik dan karsinogenik

Proses menggoreng juga berisiko menghasilkan toksik dan karsinogenik yang dapat memicu kanker. Proses oksidasi dari menggoreng menciptakan proses kimia yang menghasilkan zat oksidasi yang dapat merusak sel.

Untuk mengatasi kekurangan menggoreng ini, Maya menyarankan agar menggoreng dapat dilakukan dengan cara yang sehat.

Seperti menggunakan minyak yang sehat seperti minyak kelapa dan minyak zaitun, menggunakan minyak sekali pakai, dan waktu menggoreng yang singkat.

Maya juga menyarankan agar setiap orang tidak mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebihan.

“Boleh-boleh saja asalkan jumlahnya sedang, jangan berlebihan,” kata Maya.

 

 

source : CNN Indonesia

read more
DaerahNews

Percepat Vaksinasi Nakes,Pemprov Sulsel Lakukan Vaksinasi Massal Selama Tiga Hari

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus melakukan langkah untuk mempercepat vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) diantaranya dengan melakukan vaksin massal selama tiga hari.

Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku vaksinasi massal dilakukan mulai hari ini tanggal 1 sampai 3 februari.

“Kita akan mulai vaksinasi massal mulai dari hari Senin ini tanggal 1 sampai dengan Rabu 3 Februari, di GOR kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.”ungkapnya saat memimpin Coffee Morning, di Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 1/2/2021.

Ia berharap vaksinasi bisa dilakukan secara masif hingga anti bodi penerima vaksin terbentuk sempurna serta tetap tidak ada aktivitas yang melemahkan anti bodi pasca melakukan vaksinasi.

“Tolong jangan sampai kita kembangkan kegiatan yang melemahkan vaksin. Jadi harus betul-betul di jaga dan ini tiga bulan baru aktif betul anti bodinya,”harapnya.

Gubernur Sulsel juga berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19.

“Saya berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19. Kita fokus bagi yang belum kena Covid-19,”pungkasnya.

sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari Mengatakan Vaksinasi massal ini melibatkan seluruh Rumah Sakit (RS) milik pusat, Pemprov Sulsel, Swasta yang ada di Kota Makassar, kemudian Balai Kesehatan, Fakultas Kedokteran Unhas dan UPT Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel.

“Vaksinasi ini melibatkan Seluruh Rumah Sakit, adapun, total institusi yang terlibat sebanyak 33 unit, dan total peserta yang akan di vaksin sebanyak 4. 804,”ungkapnya.

Ia menjelaskan tim vaksin sendiri diambil dari dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima serta lainnya.

“Tim vaksin sendiri di ambil dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima, RS Pertiwi, RS Awal Bros dan Dinas Kesehatan Kota Makassar,”jelasnya.

Kadis Kesehatan Sulsel menambahkan vaksinasi massal ini dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi khusus tenaga kesehatan di kota Makassar.

“Ini untuk mempercepat pemberian vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Kota Makassar,”tutupnya.

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Bersama Pangdam Dan Kapolda, Wagub Sulsel Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan melakukan sosialisasi operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di beberapa titik di Kota Makassar, Senin (1/2/2021).

Diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Merdisyam dalam sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan di beberapa titik keramaian.

Hal ini atas tindaklanjut arahan dari Pemerintah Pusat dalam mensosialisasikan penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) serta penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Kedua hal tersebut merupakan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. 3M tentang peran kita sebagai individu, sementara 3T berbicara tentang bagaimana kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan pada orang di sekitar kita untuk waspada.

Toko Agung di Jalan Dr. Ratulangi menjadi sasaran pertama sosialisasi protokol kesehatan. Wagub bersama Kapolda dan Pangdam XIV Hasanuddin pun memasuki toko yang menjual aneka alat tulis itu.

Mereka pun berbaur bersama para pengunjung serta mensosialisasikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Lanjut di lokasi kedua di Anomali Coffee Makassar, Wagub Sulsel pun mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dengan 3M kepada pengunjung serta kepada penanggungjawab cafe itu.

Rombongan pun melanjutkan sosialisasi ke RSUD Labuang Baji. Hingga dititik keempat di Pasar Terong. Pasar tradisional yang berada di Jalan Masjid Raya itu pun menjadi salah satu sasaran sosialisasi prokes.

Sembari sosialisasi protokol kesehatan, tak jarang ditemui ada pengunjung yang tidak mengenakan masker.

Melihat itu, Wagub Sulsel pun langsung memberikan masker beserta hand sanitizer. Bahkan ada pula beberapa anak yang tak hanya diberikan, tapi turut dipakaikan masker.

“Kami melakukan sosialisasi dengan cara tegas dan humanis,” kata Andi Sudirman, Senin 1 Februari 2021.

“Hal ini untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk turun kembali mengencangkan prokes. Hal ini setelah melihat grafik positivity rate dua bulan terakhir yang terus meningkat,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan, “mari kembali semangatkan prokes di masyarakat demi menekan angka penyebaran Covid-19,” pintanya.

Sebelumnya, Minggu (31/1/2021) kemarin, Wagub Sulsel bersama jajaran Forkompinda mengikuti Rapat Koordinasi mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 bersama para Menteri dan beberapa Kepala Daerah secara virtual(jalu)

read more
1 206 207 208 209 210 272
Page 208 of 272