close

Lifestyle

Lifestyle

Manfaat Cuci Muka Pakai Air Es, 4 Masalah di Wajah Bisa Teratasi

LANGITKU.NET , Jakarta – Beberapa masalah kulit wajah bisa teratasi dengan mudah jika rutin mencuci muka dengan air es. Alasannya pun simpel, menurut para ahli dermatologis, suhu pada air dingin dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kelembapan kulit. Nah, kelembapan kulit ini menjadi faktor penting untuk memiliki kulit wajah yang sehat. Berikut beberapa masalah kulit wajah yang bisa teratasi dengan rutin mencuci muka dengan air es.

1. Mulai muncul kerutan di wajah

Kerutan wajah memang menjadi masalah kulit yang tidak bisa kita hindari seiring bertambahnya usia. Namun, kehadirannya bisa diperlambat dengan rutin mencuci wajah menggunakan air es. Pada dasarnya, kebiasaan ini mirip seperti menggosokkan es batu ke wajah. Suhu dingin tersebut mampu mengurangi garis halus dan kerutan secara signifikan karena efeknya bisa membuat kulit menjadi lebih kencang.

2. Kulit kusam

Kulit kusam biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari atau polusi. Suhu air saat digunakan untuk mencuci muka memiliki efek menenangkan hingga memperlancar aliran darah ke kulit wajah. Efeknya bisa memperbaiki sirkulasi darah, mempercepat regenerasi kulit hingga membuat kulit wajah tampak bercahaya.

3. Pori-pori besar

Beberapa kasus pori-pori besar sebenarnya lebih efektif diatasi dengan perawatan kulit seperti laser di klinik kecantikan. Namun, jika ingin cara yang lebih alami maka mencuci wajah dengan air es bisa membantu. Ini disebabkan karena air es bisa mengembalikan pori-pori ke ukuran semula. Sebab, berbagai aktivitas fisik yang membuat kulit terpapar sinar matahari atau panas bisa membuat ukuran pori-pori membesar. Secara alami kulit membutuhkan ruang untuk bernapas dan mengembalikan kelembapan yang hilang akibat panas tersebut. Manfaatnya mengecilkan pori-pori akan lebih efektif jika kita juga rutin melakukan eksfoliasi untuk membuang lapisan kulit mati di wajah.

4. Kulit terbakar sinar matahari

Paparan sinar matahari bisa menyebabkan kulit terbakar atau disebut sunburn. Dengan mencuci muka memakai air es, maka khasiatnya mampu meringankan nyeri, menenangkan kulit hingga mengurangi peradangan pada kulit. Manfaat lainnya juga dapat membantu dalam pempercepat penyembuhan sunburn, yang perlu dibarengi dengan penggunaan pelembap wajah yang mengandung aloe vera atau bahan alami lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

source : lifestyle.kompas.com

read more
Lifestyle

Peringati HAN 2022, Bunda Pustaka SD Negeri Borong Adakan Coloring Competition

LANGITKU.NET , Makassar – Hari Anak Nasional (HAN), yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, bisa dirayakan dengan beragam cara. Salah satunya dengan mengadakan lomba menggambar dan mewarnai, sebagaimana diadakan Bunda Pustaka SD Negeri Borong.

Lomba bertajuk “Coloring Competition” ini diadakan di Gedung Perpustakaan Ibu dan Anak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Lanto Daeng Passewang, Makassar, Senin, 25 Juli 2022. Lomba ini terselenggara atas kerjasama Bunda Pustaka SD Negeri Borong, DPK Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Lebih 130-an anak dari berbagai sekolah, berkumpul sejak pagi di Gedung Perpustakaan Ibu dan Anak. Mereka menempati ruang layanan dan ruang edukasi untuk berlomba dalam dua kategori. Yakni kategori untuk TK dan kategori SD kelas 1-3.

Pojok bermain anak dan corner & play ground, yang berada di ruang layanan, terlihat ramai oleh orangtua yang menemani anaknya. Sementara di lapangan tengah, yang berumput hijau, terdapat tenan-tenan yang menyediakan produk sponsor. Meski baru kali ini Bunda Pustaka mengadakan kegiatan lomba di luar sekolah tapi terlihat cukup semarak.

 

Usai lomba, anak-anak dihibur oleh pendongeng Mami Kiko, sebelum diserahkan hadiah bagi para pemenang. Anak-anak gembira disuguhi cerita oleh Mami Kiko dan bonekanya. Beberapa anak bahkan penasaran, dan minta foto bersama si boneka Kiko.

Tema peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli 2022, adalah Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Tema ini masih punya relevansi dengan pandemi Covid-19. Juga terkait isu perlindungan anak lainnya, kekerasan anak, eksploitasi anak dan lain-lain. Khusus lomba menggambar dan mewarnai, punya kaitan dengan hak anak mengisi waktu luang untuk kegiatan seni dan budaya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala UPT Perpustakaan DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hadi, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, dan pengurus Bunda Pustaka SD Negeri Borong.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd. Dukungan dan apresiasi juga diberikan oleh penggiat literasi, Rusdin Tompo. Menurutnya, apa yang dilakukan Bunda Pustaka sebagai implementasi prinsip demi kepentingan terbaik anak. Apalagi anak merupakan aset dan masa depan bangsa, sehingga ruang kreativitas perlu diberikan kepada mereka. (*)

read more
Lifestyle

Kampung Jangka Kabupaten Gowa Bangun Masjid dan Rumah Tahfidz dari Swadaya Warga

LANGITKU.NET , Gowa – Partisipasi dan kepedulian warga dalam bederma begitu besar. Apalagi untuk kepentingan agama, dalam hal ini pembangunan masjid dan rumah tahfiz Al-Qur’an.

Bukti tingginya kepedulian warga dalam menjalankan syiar agama itu terlihat pada pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Kampung Jangka. Tak hanya masjid, warga di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu bahkan membangun sekolah bagi penghafal Al-Qur’an.

“Betul-betul kami ini hanya mengandalkan sumbangan dari para pengendara yang lewat di depan masjid,” kisah H Adnan Dg Ngitung, S.Pd, M.Pd, Ketua Yayasan Nurul Yaqin Kampung Jangka.

Lelaki yang berprofesi sebagai guru itu mengapresiasi semangat anak-anak yang rela berpanas-panasan membuka donasi dengan menggunakan kardus. Masjid ini memang berada di Jalan Poros Pallangga, Kampung Jangka, berada tepat setelah Jembatan Kembar bila kita dari arah Makassar.

Berkat kotak amal dari kardus itu, Masjid Nurul Yaqin selesai dibangun hanya dalam tempo 11 bulan dengan dana sebesar 1,8 M. Padahal saat itu masih dalam suasana pandemi Covid-19. Masjid dibangun di atas tanah seluas 15×30 meter.

“Setelah rampung, warga menjuluki masjid itu sebagai masjid cantik,” terang Dg Ngitung sembari tersenyum.

Kisah yang dituturkannya itu merupakan succes story pembangunan masjid. Diakui itu karena semua bekerja secara ikhlas, dan tentu saja juga bekerja keras. Peran Rusly Tompo Dg Sarro dalam mengkoordinir anak-anak, juga dipuji. Dg Sarro merupakan sekretaris pengurus Masjid Nurul Yaqin. Ketuanya H Danial Dg Nyikko, S.Pd, M.Si.

Posisi masjid yang berada tepat di pinggir jalan, seolah jadi rest area. Para pengendara sering singgah untuk salat, istirahat atau sekadar buang air kecil. Ada juga yang janjian dan menunggu jemputan di situ. Selain parkiran di depan masjid, juga ada basement yang berfungsi sebagai tempat parkir. Demi keamanan dan kenyamanan, masjid dilengkapi CCTV dan wifi gratis.

“Memang dibuat kebijakan agar masjid ini leluasa dan mudah jadi tempat beribadah atau singgah beristirahat,” jelas Dg Ngitung.

Setelah rampung, rupanya dana awal pembangunan masjid sebesar Rp85 juta masih tersisa. Dana ini lalu dimanfaatkan untuk pembebasan lahan sebesar Rp55 juta guna membangun rumah tahfidz. Tekad membangun rumah tahfidz itu diakui hanya bermodal keberanian dan keikhkasan.

Selain pengurus masjid, juga dibentuk terpisah Yayasan Nurul Yaqin Kampung Jangka, untuk mengelola rumah tahfidz. Ketua yayasannya adalah, H Adnan Dg Ngitung, S.Pd, M.Pd, Sekretaris H Danial Dg Nyikko, S.Pd, M.Si, sedangkan Bendahara, Sanusi, S.Pd.

Disampaikan bahwa ide membangun rumah tahfidz ini seiring program Bupati Gowa, Dr Adnan Purichta Ichsan. Bupati dua periode itu mencanangkan program satu desa satu penghafal Al-Qur’an. Maka pengurus kemudian mengambil inisiatif mendirikan rumah tahfidz, yang dibangun kurang lebih hanya setahun, lagi-lagi dari swadaya masyarakat.

Rumah tahfidz dibangun dengan dana lebih 1,2 M. Ada jembatan yang menghubungkan masjid dengan rumah tahfidz  tersebut. Setelah dibuka pendaftaran, mulai Juni-Juli 2022, kini rumah tahfidz sudah memiliki 61 siswa, berasal dari Taeng, Bajeng, Pangkabinanga, Kampung Jangka, dan Bonto Kamase.

Rumah tahfidz ini punya 2 tingkatan, yakni TK/TKA dan Tahfiz Weekend. Sesuai namanya, tahfidz weekend hanya diadakan pada Sabtu-Ahad. Untuk tahfidz weekend ini, santrinya menginap. Sementara mereka digratiskan, selama sebulan. Rencananya, pada bulan Juli ini mulai berbayar tapi hanya untuk makan 2 kali sehari.

Rumah tahfidz itu merupakan gedung 3 lantai. Lantai satu untuk TK/TKA, lantai 2 untuk sekolah tahfidz, sedangkan lantai 3 aula. Fasilitas yang dimiliki antara lain, ruang ber-AC, setiap lantai dilengkapi kamar mandi, juga kamar tidur bagi para santri.

Pengurus kini punya rencana baru, membuka SMP Islam Terpadu untuk menampung siswa yang tidak lulus masuk sekolah negeri. Pengurus optimis karena mereka didukung SDM, para pengajar alumni dari UNM, UIN, dan Al-Birr.

read more
Lifestyle

KKT Jeneponto Wilayah Sulawesi Selatan segera Terbentuk

LANGITKU.NET . Makassar – Ketua Umum Dr. Alimuddin didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto Abdul Rachmat Noer menunjuk lima orang pengurus terasnya untuk membangun komunikasi dan mengidentifikasi tokoh-tokoh Turatea yang layak dimandatir yang akan bertugas untuk membentuk kepengurusan di tingkat wilayah Sulawesi Selatan.

Kelima orang tersebut yakni Ketua Bidang Organisasi, Dr. Abd. Haris Hamid, Ketua Bidang Media, Infokom dan Hal, Attock Suharto, M. Si., Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Organisasi, Ibnu Hajar Yusuf, Ketua dan Sekretaris Departemen Organisasi, Asmin Syarif dan Rusdi Rumbia.
Hal itu diungkapan ketua umum Alimuddin saat menerima kunjungan silaturahmi dengan Camat Tamalate, Edward S Tan Malaka Guntur bersama Sekcam Tamalate Emil Yudianto Tadjuddin Noer, Selasa (5/7/2022) di Fireflies Coffee Jl. Hertasning, Makassar. ”Malam ini kita patut bersyukur karena telah memiliki kesepahaman tentang keseluruhan organisasi KKT Jeneponto” tegasnya.

Mengenai pembentukan pengurus wilayah di Sulawesi Selatan memang telah menjadi topik perbincangan di setiap forum-forum pertemuan PP KKT, sehingga akan membentuk tim kecil yang akan melakukan identifikasi tokoh yang layak menjadi pimpinan di tingkat wilayah tersebut. “Untuk memulai langkah pembentukan PW KKT Jeneponto Sulawesi Selatan, maka kita menugaskan Ketua Bidang Organisasi, Ketua Bidang Media, Wasekjen Bidang Organisasi serta Ketua dan Sekretaris Departemen Organisasi untuk membangun komunikasi dan mengidentifikasi tokoh yang berasal dari Jeneponto untuk dimandatir membentuk kepengurusan KKT Sulsel,” sambung Alimuddin yang juga mantan anggota DPRD Sulawesi Selatan itu.
Sementara, Edward S Tan Malaka Guntur menambahkan bahwa kehadirannya untuk silaturahmi dengan PP KKT Jeneponto adalah ingin membangun sinergi agar KKT Jeneponto bias lebih baik. “Mohon maaf pak ketum, kami datang untuk silaturahmi ini bukan datang menyerahkan diri, tetapi kami ingin orang-orang Jeneponto tetap satu. Karena kebetulan orang Jeneponto di birokrasi berada di tempat-tempat strategis sehingga kami berharap bisa memberi manfaat kepada lebih kurang 33% warga Jeneponto di Makassar ini, dan di kecamatan Tamalate itu dari 127 ribu penduduk, 40 ribu itu adalah orang yang berasal dari Jeneponto” kata mantan camat Mamajang tersebut.

Silaturrahmai yang penuh kekeluargaan itu bersepakat meneruskan hasil kesepahaman itu ke forum-forum resmi PP KKT Jeneponto untuk diagendakan agar KKT di Sulawesi Selatan bisa segera dibentuk. “Iya benar, hasil pertemuan tadi merupakan energy positif bagi perkembangan dan dinamika organisasi di internal PP KKT Jeneponto, dimana telah lahir kesepakatan untuk membawa hasil pertemuan itu ke forum pleno KKT Jeneponto,” kata Attock Suharto yang turut hadir dalam pertemuan.

Turut hadir dalam pertemuan selain ketua umum dan sekjen adalah bapak Asmin Amin (Ketua Bidang Seni dan Budaya), Kahar Sijaya (Ketua Bidang Perikanan dan Kelautan), Andi Mallombassi Hamka (Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga), Baharuddin Hafid (Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Ibnu Hajar Yusuf (Wakil Sekjen Bidang Organisasi), Rahmat Ato (Wakil Sekjen Bidang Pemerintahan dan Politik), Rusdi Rumbia (sekretaris departemen organisasi), dan Fachrul Walinono (sekretaris departemen pemuda dan olahraga) serta M Alim Bachri.(Rilis)

read more
Lifestyle

Awalnya Tempat Pembuangan Sampah, Kini Artmosphere Jadi Galeri

LANGITKU.NET , Makassar – Para perupa di Makassar punya cara unik menggerakkan aktivitas seni rupa di antara mereka. Dinding seluas 8×7 meter di Artmosphere dilukis secara bergantian oleh para perupa yang tergabung dalam Makassar Art Initiative Movement (MAIM).

Artmosphere merupakan studio dan galeri, yang dibangun perupa Jenry Pasassan. Letaknya di Jalan Abdullah Daeng Sirua Lorong 8, Kelurahan Masale, Kecamatan Rappocini. Di lokasi ini, selain galeri, juga ada Ciarong, yang menjual makanan rumahan, serta Riboko, kafe yang menyediakan kopi dan aneka minuman.

Lokasi ini, tadinya merupakan tempat pembuangan sampah. Lalu disulap oleh Jenry Pasassan menjadi tempat nongkrong yang asyik dan asri. Selain ada banyak tanaman yang menghadirkan suasana sejuk, juga ada kolam ikan nila yang cukup lebar. Menariknya, material bangunan yang digunakan sebagian besar merupakan bahan daur ulang.

“Lebih 90 persen saya gunakan barang bekas,” terang perupa yang karyanya pernah dipamerkan dalam Makassar Biennale tersebut.

Menurutnya, salah satu indikator bahwa seni rupa bergerak itu adalah intensitas karya-karyanya. Teman-temannya juga menyadari, mereka tidak boleh hanya jadi follower, tapi harus punya inisiatif. Apalagi, untuk publikasi juga tidak sulit karena bisa dilakukan di akun medsos masing-masing.

Jenry Pasassan dan teman-temannya tergerak menghidupkan seni rupa di Makassar dipicu oleh kegiatan Bulan Menggambar Nasional, Mei 2022 lalu. Ada semacam renungan yang dilakukan, mengapa mesti terpaku pada momen kegiatan sesaat. Bukankah perupa itu tiap hari menggambar atau melukis, menghasilkan karya. Momen seperti itu biasanya ramai di awal, tapi belakangan tidak kelihatan.

Menurutnya, cara yang dilakukan MAIM punya dampak positif. Mereka bisa saling memotivasi dan menghasilkan karya baru. Sebab dia prihatin, seni rupa di Makassar redup sekali. Apalagi kalau perupa mau berjuang sendiri. Fenomena teman yang mau lakukan perjuangan di luar, pada akhirnya hanya dia yang punya nama. Tidak punya dampak pada gerakan seni rupa di kota ini.

Sebagai upayanya memajukan seni rupa, dia punya obsesi mengada program residensi  yang berkolaborasi dengan seniman daerah lain. Dia juga ingin ada regenerasi dari anak anak dengan pikiran orisinal. Tanpa harus mengikuti frame yang dibuat orang tua. Biar anak mengembangkan imajinasinya sendiri. Di samping itu, dia berharap ruang Artmosphere ini bisa dimanfaatkan teman-teman seniman yang lain.

read more
Lifestyle

Merawat Silaturahmi, Alumni KNPI Sulsel Touring ke Warkop Songkok Racca Pangkep

LANGITKU.NET , Pangkep – Alumni KNPI Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kegiatan Touring Road to Pangkep sekaligus menjaga silaturahmi yang berlangsung di Warkop Songkok Racca Pangkep, Rabu (22/06/2022).

Menurut mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangkep periode 1998 – 2001, H. Lutfi Hanafi mengatakan bahwa silaturrahmi atau silaturrahim adalah perintah Agama. Agama apapun di dunia ini, terutama agama Islam silaturrahmi sangat ditekankan.

“Dalam sebuah hadist di katakan, silaturrahim itu memperpanjang umur, mempermudah rezeki, menjaga keharmonisan, dan persaudaraan antar manusia,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, bahkan ditekankan lagi, bahwa orang yang memutuskan silaturahmi sebenarnya adalah orang yang merusak bumi dan di laknat oleh Allah SWT.

“Begitu pentingnya silaturrahmi kepada sesama sehingga memang harus terus-menerus di usahakan demi menjaga kelanggengan pertemanan dan persaudaraan,” lanjut Lutfi.

Dalam Touring Road to Pangkep 2022 ini diikuti oleh 15 rombongan Alumni DPD KNPI Sulsel, mulai dari tahun 2000 – 2008 yang rata-rata sudah menjadi orang sukses di luar Sulawesi Selatan.

Salah satu Alumni DPD KNPI Sulsel, Abdul Kahar Kantao mengatakan bahwa dalam KNPI semua orang sama rata dan sama rasa, tidak terhalang oleh status sosial yang ada. Makanya KNPI terus melakukan silaturahmi demi menjaga kekeluargaan yang telah terbangun selama ini.

“Di KNPI kita bergaul sama rata sama rasa, tidak ada status sosial yang kita bawa ketika berbaur dengan teman-teman KNPI. Tua, muda, pengusaha, pengangguran sama saja semua. Disini, kita bahagia, tertawa, main truff, main Domino, dengan rasa kesyukuran yang tinggi karena masih diberi nafas dan kesempatan hidup oleh Allah SWT,” ujar Pemilik Perusahaan PT. KAKANTA ini.

“Perbanyak itu silaturahmi, agar umur panjang dan murah rezeki,” sambung lelaki yang juga pemiliki Wisata Bintang Galesong yang ada di Takalar.

Selain itu, turut hadir juga Halim Kamaruddin, Suwarno Sudirman, Asdar Tukan, A.M. Ilham, dan mantan Pengurus Teras DPD KNPI Sulsel di masanya.

Kegiatan Touring Road to Pangkep ini dilepas langsung oleh Haris Yasin Limpo di kediaman Almarhum Yasin Limpo jalan H. Bau No. 32.

Dalam pelepasannya, Haris Yasin Limpo mengapresiasi kegiatan ini dan akan ikut pada Touring Road selanjutnya.

“Sebenarnya saya ini yang harus pimpin kegiatan Touring Road to Pangkep ini. Jauh-jauh hari sudah di agendakan, tetapi karena tiba-tiba ada rapat KONI Sulsel yang sangat penting, saya tidak bisa tinggalkan. Insyaallah acara Touring berikutnya kita akan sama-sama,” tegas Haris yang juga pernah menjadi ketua DPD KNPI Sulsel periode 2004-2007.

Acara Touring Road to Pangkep diakhiri dengan ngopi bareng di Warkop Songkok Racca Pangkep yang juga adalah salah satu item usaha dari H. Lutfi Hanafi selaku mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangkep periode 1998 – 2001.

read more
Lifestyle

Kopi Tak Bahaya Diminum Ibu Hamil, Asalkan…

LANGITKU.NET , Jakarta – Selama masa kehamilan, seorang ibu disarankan untuk menjaga kandungannya dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang bernutrisi. Hal itu pula yang membuat ibu hamil harus memilah mana asupan yang baik maupun buruk bagi kesehatan kandungannya. Ada pun kopi menjadi salah satu minuman yang hingga kini masih menjadi perdebatan apakah boleh dikonsumsi ibu hamil atau tidak. Namun, sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa menikmati sedikit kopi ternyata tidak berbahaya bagi ibu hamil.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan genetika untuk menganalisis perilaku minum kopi. Dan, temuan mereka pun menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi dalam jumlah yang terbatas selama kehamilan tidak akan meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, atau kelahiran prematur. “Pedoman WHO saat ini mengatakan, wanita hamil harus minum kurang dari 300 mg kafein atau 2-3 cangkir kopi per hari.” Demikian kata Gunn-Helen Moen dari Institute for Molecular Bioscience di University of Queensland. “Tapi itu berdasarkan studi observasional, di mana sulit untuk memisahkan minum kopi dari faktor risiko lain seperti merokok, alkohol, atau pola makan yang buruk.” “Jadi, kami ingin mengetahui apakah kopi saja benar-benar dapat meningkatkan risiko hasil kehamilan yang merugikan, dan penelitian menunjukkan ini bukan masalahnya,” sambung dia.

Disebabkan oleh genetika Menurut Daniel Hwang dari Institute for Molecular Bioscience, perilaku minum kopi sebagian disebabkan oleh genetika dengan serangkaian varian genetik tertentu yang memengaruhi seberapa banyak kopi yang diminum.

“Kami menemukan bahwa varian genetik ini tidak hanya memengaruhi konsumsi kopi pada populasi umum tetapi juga pada wanita hamil,” terangnya. Untuk studi di International Journal of Epidemiology, para peneliti menggunakan metode yang disebut pengacakan Mendelian. Metode ini menggunakan delapan varian genetik yang memprediksi perilaku minum kopi ibu hamil dan memeriksa apakah varian ini juga terkait dengan hasil kelahiran. “Karena kami tidak dapat meminta wanita untuk minum kopi dalam jumlah yang ditentukan selama kehamilan mereka, kami menggunakan analisis genetik untuk meniru uji coba kontrol secara acak,” kata Hwang. Analisis genetik menemukan tidak ada risiko keguguran, lahir mati, atau kelahiran prematur yang lebih besar bagi wanita yang minum kopi. “Ketika berbicara tentang diet selama kehamilan, wanita sering disarankan untuk menghindari kopi,” ungkapnya.

“Tetapi, studi ini menunjukkan bahwa mereka masih dapat menikmati kopi tanpa khawatir tentang peningkatan risiko hasil kehamilan ini,” jelas dia. Para peneliti pun menekankan bahwa studi ini hanya melihat hasil kehamilan tertentu yang merugikan dan ada kemungkinan konsumsi kafein yang dapat memengaruhi aspek penting lainnya dari perkembangan janin. “Oleh karena itu, kami tidak merekomendasikan asupan tinggi selama kehamilan, tetapi konsumsi kopi yang rendah atau sedang,” tambah Moen.

 

 

 

 

 

 

 

 

source : lifestyle/kompas.com

read more
Lifestyle

Pengurus SATUPENA Sulawesi Selatan Terbentuk

LANGITKU.NET , Makassar – Pengurus Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Sulawesi Selatan akhirnya terbentuk. Mereka yang bergabung dalam kepengurusan periode 2022-2027 ini, punya latar belakang beragam. Mulai dari akademisi, guru, ASN, pustakawan, penulis, penyair, sastrawan, aktivis, pekerja seni, musisi hingga penerbit.

“Alhamdulillah, nama-nama yang bersedia jadi pengurus sudah rampung,” kata Rusdin Tompo, Koordinator SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan, saat pertemuan di Figor Cafe Jln Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Jumat, 27 Mei 2022.

Mantan Ketua KPID Sulsel yang kini memantapkan diri sebagai penulis dan editor buku itu, memang diberi amanah oleh Pengurus Pusat untuk membentuk kepengurusan di Sulawesi Selatan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, Denny JA, memberikan keleluasaan bagi daerah membentuk kepengurusan sesuai potensi, kreativitas dan kebutuhan daerah setempat.

Sebagai Koordinator Provinsi, Rusdin Tompo didampingi oleh Handayani Hasan, sebagai sekertaris dan Rosita Desriani, sebagai bendahara.

Handayani Hasan merupakan Magister Manajemen dan sehari-hari sebagai pengajar di STIE Nusantara. Sedangkan Rosita Desriani merupakan staf Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM, yang juga aktif di sejumlah kegiatan seni dan literasi.

Sebagai Koordinator Provinsi, dia juga didukung oleh lima Wakil Koordinator, yang membawahi lima divisi berbeda.

Ada Wakil Koordinator Penulisan dan Penerbitan, yang dipimpin Maysir Yulanwar, seorang pekerja buku yang sudah terlibat dalam penerbitan puluhan buku.

Ada Wakil Koordinator Diskusi dan Pertunjukan, dipimpin A.H. Rimba, perupa yang dengan Rumah Kasumba-nya sudah menggarap berbagai even seni rupa dan pertunjukan seni budaya.

Selanjutnya, Wakil Koordinator Produk Kreatif dan Media Digital, dipimpin Idwar Anwar, penulis buku La Galigo yang belakangan merambah dunia digital lewat kanal YouTube-nya.

Sedangkan Zulkarnain Hamson, yang dikenal sebagai jurnalis dan akademisi, diberi mandat sebagai Wakil Koordinator Jejaring dan Hubungan Masyarakat. Direktur Pusdiklat Jurnalis Online Indonesia (JOIN) itu, kini rutin menulis tema-tema jurnalisme, yang beberapa di antaranya sudah dibukukan.

Berikutnya, Wakil Koordinator Advokasi Gerakan Literasi, dibawah koordinasi Dr. Fadli Andi Natsif, akademisi yang banyak menulis tema hukum dan HAM. Pengajar pada Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini kaya pengalaman advokasi. Karena kerap berkolaborasi dengan para aktivis NGO.

Dalam pertemuan pertama pasca kepengurusan tersusun itu, disampaikan bahwa nama-nama pengurus sudah disampaikan via WhatsApp ke Satrio Arismunandar (Sekjen) dan Ajisatria Suleiman (Ketua Harian).

“Kita tinggal menunggu pengesahan pengurus pusat. SK kita akan ditandatangani Bapak Denny JA,” terang Rusdin.

Berikut susunan pengurus Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Sulawesi Selatan, Periode 2022-2027:

DEWAN PENASIHAT
Prof. Ahmad M. Sewang
Prof. Aminuddin Salle
Prof. Itji Diana Daud
Prof. Kembong Daeng
Prof. Sukardi Weda

DEWAN PEMBINA
Dr. Adi Suryadi Culla
Asmin Amin
Dr. Ery Iswari
Dr. Firdaus Muhammad
Yudhistira Sukatanya

KOORDINATOR PROVINSI: Rusdin Tompo

WAKIL KOORDINATOR:
1. Wakil Koordinator Penulisan dan Penerbitan: Maysir Yulanwar
2. Wakil Koordinator Diskusi dan Pertunjukan: A.H. Rimba
3. Wakil Koordinator Produk Kreatif dan Media Digital: Idwar Anwar
4. Wakil Koordinator Jejaring dan Hubungan Masyarakat: Zulkarnain Hamson
5. Wakil Koordinator Advokasi Gerakan Literasi: Dr. Fadli Andi Natsif

SEKRETARIS: Handayani Hasan

BENDAHARA: Rosita Desriani

DIVISI-DIVISI:

Divisi Penulisan dan Penerbitan
• Adil Akbar Ilyas Ibrahim Husain
• Arif Sikki
• Supratman Yusbi Yusuf

Divisi Diskusi dan Pertunjukan
• Asruddin S.AN
• Bahar Karca
• Rahmat Soni

Divisi Produk Kreatif dan Media Digital
• Andi Agus
• Nasrul
• Subartono

Divisi Jejaring dan Hubungan Masyarakat
• Armiati
• Arwan Daeng Awing
• Rahman Rumaday

Divisi Advokasi Gerakan Literasi
• Hardodi
• Melati
• Moh Muttaqin Azikin

read more
Lifestyle

Buka Puasa Bersama KKT Jeneponto, Suguhkan Menu Khas Gantala Kuda

LANGITKU.NET , Makassar – Pelaksanaan buka puasa bersama Ramadhan 1443 H Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto memasuki putaran terakhir hari Jumat (28/04). Kediaman Sekjen PP KKT Jeneponto Abdul Rachmat Noer dijadikan sebagai lokasi terakhir buka puasa di Kompleks Perumahan Kantor Gubernur Jl. Hertasning IX Makassar. Sementara penceramah yang memberikan Tausiyah jelang buka puasa Ustadz Muhmad Ramli.

Hadir diacara buka puasa sejumlah tokoh pendidikan, birokrat, tokoh masyarakat dan pemuda, media elektronik, pimpinan parpol dan anggota legislatif, dan pengurus KKT Jeneponto Kecamatan se Kota Makassar dan Kab. Gowa.

Beberapa tokoh pendidik dan guru besar dari berbagai kampus di Makassar yang hadir seperti Prof. Bahaking Rama, Prof. Lomba Sultan, Prof. Baso Amang, Prof. Romansyah Syahabuddin, Dr. Amiruddin, Dr. Rusli Malli, Dr. Mansyur Radjab.

Kadis Perdagangan Prop. Sulsel Dr. Fakshirie Radjamilo, anggota DPRD Sulsel Dr. Usman Lonta dan anggota DPRD Makassar dan Ketua PKS Kota Makassar Anwar Farouq serta mantan anggota DPR RI Mukhtar Tompo tampak hadir berbaur dengan ratusan pengurus dan warga Turate Jeneponto yang meramaikan buka puasa bersama.

Buka puasa hari ini terasa berbeda dibanding hari-hari sebelumnya. Yang istimewa hari ini karena makanan khas Turatea Jeneponto yaitu Coto Kuda dan Gantala Kuda akan menemani kita semua yang hadir diacara ini, ujar Rachmat diawal sambutannya dalam bahasa Makassar logat Turatea.

Sambutan tuan rumah langsung direspon tepuk tangan warga yang hadir. Bahkan saat azan magrib terdengar dan buka puasa dimulai tampak kerumunan di meja makan yang menyajikan kedua masakan khas Turatea tersebut.

Kami lebih memilih menu coto dan gantala kuda dibanding menu lainnya yang disiapkan tuan rumah. Kalau yang lain biasa mi kami makan tapi kalau coto dan gantala kuda, baru kali ini kami temukan selama acara puasa bersama KKT Jeneponto digelar, kata Lombha Hamka Ketua OKK DPD II Golkar Kota Makassar.

Menyaksikan antusiasme warga Jeneponto yang antri panjang untuk menikmati makanan khas Turatea di kediamannya, Sekjen PP KKT Jeneponto berharap kuliner khas Jeneponto menjadi salah satu destinasi kuliner di Indonesia.

Kata Rachmat, Sulsel sudah dikenal dengan kuliner Sop Saudara, Konro, Pallu Basa. Tapi masih banyak orang yang belum tahu jika cita rasa Gantala Kuda dan Coto Kuda tidak kalah enaknya dengan makanan lainnya yang ada di Sulsel. Hanya saja kebanyakan orang, belum mencoba masakan kuda tapi sudah meracuni pikirannya kalau masakan yang berbahan baku daging kuda itu tidak enak. Saya berharap kepada siapa saja yang ingin mencoba masakan khas Jeneponto ini agar nikmati dulu makanannya setelah itu diberi penilaian. Jangan belum dicoba tapi sudah distigma tidak enak, tutur Rachmat putera Turatea Jeneponto yang saat ini menjabat Dirut PT. Biringkassi Raya salah satu perusahaan afiliasi PT. Semen Tonasa.

read more
Lifestyle

Buka Puasa Bersama Karyawan PT. Biringkassi Raya Usung Konsep Alam Bebas

LANGITKU.NET , Makassar – Buka puasa karyawan bersama Direksi PT. Biringkassi Raya bertemakan konsep alam bebas. Buka puasa yang dihadiri semua Kepala Divisi dan Kepala Unit serta seluruh Direksi anak perusahaan PT. Semen Tonasa ini memilih rumah makan Halaman Belakang Rumah Nenek di Kab. Barru, Selasa (26/04)

Direktur Utama PT. Biringkassi Raya Abdul Rachmat Noer mengatakan, pemilihan lokasi alam bebas bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Disamping itu juga sebagai terapi untuk mengurangi Benefits and side effects of Testosterone undecanoate tekanan pekerjaan, juga keterbatasan interaksi yang disebabkan pandemi Covid-19 ujar Rachmat.

Rachmat juga mengungkapkan buka puasa yang digelar di alam terbuka bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja, juga lebih meningkatkan tali silaturrahim sesama karyawan. Bulan Ramadhan ini kami jadikan sebagai media untuk lebih mempererat tali persaudaraan dan kekompakan, kata Sekjen KKT Jeneponto ini.

read more
1 2 3 4 9
Page 2 of 9