close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Tinjau Galeri Dekranasda di Lobby Kantor Gubernur

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam rangka memperkuat sektor kerajinan dan mempromosikan produk lokal, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, melakukan peninjauan Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang terletak strategis di Lobby Kantor Gubernur, Selasa, 11 Juni 2024.

“Kami sangat bangga dengan kreativitas dan dedikasi para pengrajin kita dan UMKM. Dekranasda Sulsel memiliki peran penting dalam mengangkat produk-produk khas Sulawesi Selatan,” ujar Prof Zudan saat meninjau berbagai produk yang dipamerkan.

Selama peninjauan, Prof Zudan juga berdialog dengan pegawai di galeri tersebut. Menanyakan produk unggulan, keunikan bahkan harganya.

“Ini menarik pakaian khas dengan motif Toraja, saya mau pesan satu,” sebutnya.

Hadirnya galeri ini diharapkan menginspirasi dan memotivasi para pengrajin lokal untuk terus berkarya dan berinovasi.

“Tadi ditanyakan Pak Gubernur adalah piring dari kulit kerang, awalnya dikira dari Bulukumba tetapi ini dari Parepare. Juga beliau terkesan dengan topi Passapu, khas Makassar. Biasanya dari kain, tetapi yang ada di etalase ini dari sabuk kelapa,” sebut Ruth, pegawai di galeri tersebut.

Galeri ini diharapkan menjadi etalase kebanggaan yang memamerkan produk, kekayaan budaya dan kerajinan Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi pusat informasi bagi pengunjung yang ingin memperoleh produk kerajinan berkualitas tinggi. (*)

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Sulsel Zudan Apresiasi Danny Pomanto Berhasil Tekan Inflasi Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena berhasil menekan angka inflasi di Kota Makassar.

“Inflasi Makassar terendah kedua di Sulsel dengan angka 2,23 persen. Kita apresiasi Pak Danny,” kata Zudan pada sela-sela acara pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPN) serentak 24 Kabupaten Kota Provinsi Sulsel, di Gedung Kartini PKK Sulsel, Selasa, 11 Juni 2024.

Dalam catatannya, series inflasi Makassar pada cakupan IHK Sulsel secara year on year dari Januari hingga Mei lalu berada pada posisi 2,23 persen.

Angka ini tercatat mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yakni April 2,33 persen dan 2,43 pada Maret 2024.

Olehnya hasil ini mendapat apresiasi dari mantan Pj Gubenur Sulbar ini.

Zudan ingin inflasi masing-masing kabupaten kota di Sulsel turun dengan rata-rata 2 persen atau 2,3 persen ke bawah.

Sementara itu, dalam arahannya, ia juga mengapresiasi GPN lantaran memberi dampak langsung kepada masyarakat.

“Di masyarakat itu, makanan adalah kebutuhan dasar. Jadi kalau makanan tercukupi maka upaya lain mudah diselesaikan.Tetapi kalau urusan perut terganggu maka juga akan terganggu,” pesannya.

Maka dia mengajak seluruh kabupaten kota untuk terus mengendalikan angka inflasi mereka di masing-masing daerah.

Menanggapi apresiasi Zudan, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan Makassar memiliki ritual sendiri dalam penanganan inflasi.

Seperti di GPN ini, timnya juga melapisi dengan Tokomoditi di masing-masing kontainer dan inisiasi masyarakat.

Dengan langkah ini membuat Makassar stabil. “Tidak gampang kota dengan satu juta orang stabil,” kata Danny.

Pun dia menggarisbawahi bahwa yang paling penting dalam pengendalian inflasi ialah diawali dengan respons real-time harga yang dimonitoring terhadap kecenderungan naik.

“Jadi intervensi kita itu cepat dan tepat,” ucapnya.

Apalagi volume di Makassar besar, yang mana kalau Makassar naik (inflasi) maka provinsi naik kalau Makassar stabil maka provinsi stabil begitu juga kalau turun maka turun pula.

GPN dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional serta menjaga stabilitasi pasokan dan harga pangan ini dihadiri seluruh kabupaten kota se-Sulsel secara daring dan dibuka secara resmi oleh Pj Gubernur Sulsel. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

DPRD dan BI Sulawesi Selatan Apresiasi Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota

LANGITKU.NET, Makassar – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di halaman Sekretariat PKK Provinsi Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dan dukungan dari DPRD Sulawesi Selatan dan juga dari Bank Indonesia. Kegiatan yang digelar secara serentak di 24 Kabupaten/Kota ini dianggap sangat membantu masyarakat dan menjadi langkah yang tepat dalam upaya pemerintah mengendalikan inflasi.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, mengatakan, GPM yang merupakan program inisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut kini menjadi program nasional yang dinilai dapat membantu menurunkan inflasi di daerah ini.

“Ya, jadi Alhamdulillah kita bersyukur Sulawesi Selatan tentunya dengan angka inflasi yang sekarang (Mei) di angka 2,4 (persen) itu berarti adalah suatu apresiasi. Nantinya dibawah kepemimpinan Prof Zudan (Pj Gubernur Sulsel), ke depan kita bisa ada di angka 2,0 (persen) atau di bawah dari 2 (persen),” ungkapnya.

Ia berharap adanya kerjasama dari seluruh elemen-elemen yang ada di Sulawesi Selatan dan DPRD mendukung upaya tersebut. Terlebih lagi Sulawesi Selatan adalah daerah yang menginisiasi lahirnya Gerakan Pangan Murah.

“Kita bersyukur sekali lagi bahwa Sulawesi Selatan adalah daerah yang menginisiasi lahirnya gerakan pangan murah ini. Tentu ini adalah kerja-kerja dari seluruh OPD termasuk Pak Sekda yang saat ini juga adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Hadirnya GPM ini, kata Andi Ina, dapat menjadi penunjang bagi pemerintah provinsi dalam mencapai target penurunan inflasi hingga diangka 2,0 persen, bahkan hingga dibawah angka 2 persen.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Ermanda, mengatakan, Bank Indonesia mendukung upaya pemerintah provinsi dalam melakukan upaya pengendalian Inflasi.

“Pada prinsipnya Bank Indonesia selalu mendukung Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam menstabilkan harga,” terangnya.

Tidak hanya stabilisasi harga, lanjutnya, Bank Indonesia juga mendukung adanya upaya meningkatkan ketersediaan pangan, produksi dan produktivitas pangan bagi masyarakat. (*)

read more
DaerahNews

Seluruh ASN Diskominfo SP Sulsel Sudah Gunakan Srikandi

LANGITKU.NET, Makassar – Srikandi adalah Sistem Informasi dan Kearsipan Dinamis Terintegrasi sebuah aplikasi berbagi pakai yang digunakan Pemprov Sulsel untuk persuratan. Penggunaan aplikasi nasional ini adalah petunjuk langsung dari Pj Gubernur Sulsel Prof Dr Zudan Arief, sesaat setelah dirinya dilantik dan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pimpinan OPD pemprov di Badan Penghubung Pemprov Sulsel di Menteng, Jakarta.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel menggunakan Smart Office (SO) sebagai aplikasi untuk persuratan. Namun, karena aturan pusat menginginkan tak ada aplikasi persuratan yang boleh digunakan IPPD (Instasi Pusat dan Pemerintah Daerah) selain Aplikasi Srikandi. Maka, Pemprov Sulsel pun mengganti SO menjadi Srikadi untuk proses persuratan resmi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, 17 Mei 2024 Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta menggantikan Bahtiar Baharuddin yang ke Sulbar. Dua hari setelah pelantikan, 19 Mei 2024, Prof Zudan langsung menandatangani Surat Undangan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2024. Undangan itu ditujukan kepada seluruh Forkopimda Sulsel.

Informasi ini dibenarkan Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel Sultan Rakib. Dia mengatakan, sejak Prof Zudan menginstruksikan penggunaan Aplikasi Srikandi, maka saat itu pula dua OPD yang menjadi leading sector penggunaan aplikasi ini berkolaborasi. Diskominfo SP Sulsel dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulsel.

“Tidak sampai sepekan Srikandi sudah bisa digunakan. Semua kepala OPD sudah bisa tandatangan elektronik di Srikandi. Bahkan per pekan lalu, Khusus di Diskominfo Sulsel seluruh ASN DiskominfoSulsel sudah memiliki akun Srikandi, bukan hanya pejabat saja,” ujar Sultan Rakib, Minggu (9/6/2024).

Dia mengatakan, sesuai arahan Pj Gubernur, persuratan rutin seperti undangan resmi, telahaan staf, nota dinas, surat cuti dan lain lain sudah tak menggunakan kertas lagi.

“Dinas Kominfo dan dinas Arsip Sulsel sudah berkolaborasi melakukan bimtek penggunaan aplikasi ini, tak ada lagi alasan OPD tak menggunakan Srikandi,” ujar Sultan. (*)

read more
DaerahNews

Perkuat Penerapan Low Carbon City, Danny Pomanto Pasang Solar Panel di 250 Sekolah Hingga Beli Motor Sampah Listrik

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus memperkuat penerapan Low Carbon City. Salah satunya dengan membeli motor sampah listrik.

Hal itu disampaikan Danny Pomanto saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Balai Kota Makassar, Senin (10/6/2024).

Sarana dan prasarana kebersihan menjadi fokus saat ini. Apalagi banyak kendaraan pengangkut sampah yang kondisinya tidak layak dan perlu peremajaan.

Termasuk melakukan efisiensi anggaran, mengingat penarikan retribusi sampah lebih belum menutupi biaya operasional, seperti bensin dan biaya lainnya.

Sehingga dibutuhkan trobosan, inovasi, sekaligus melengkapi sarana persampahan, dan membenahi tata cara pengelolaan persampahan di Makassar.

“Maka pada perubahan ini saya akan membeli motor sampah yang tertutup, motor listrik dan semua RW dapat, hampir seribu unit,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto juga mengingatkan seluruh Camat dan Lurah untuk konsen terhadap sarana prasarana hingga tata pengelolaan persampahan di wilayahnya masing-masing.

“Saya harap ini harus betul-betul dipersiapkan, tidak ada lagi uang bensin. Saya belikan sama baterainya sekaligus. Kita dapat Low Carbon dan kita bisa hemat bensin,” tuturnya.

Kebijakan lainnya, ia ingin 250 SD-SMP di Maksssar sudah menerapkan panel surya sebagai tenaga listrik. Berkaca dari pengalaman tahun lalu akibat kemarau panjang proses belajar mengajar sedikit mengalami hambatan karena listrik padam.

“Apalagi kita punya smartboard fasilitas smartclass, kalau tekanan listriknya naik turun maka ada banyak saranan yang mahal dimiliki sekolah-sekolah. Maka saya putuskan walaupun belum semua sekolah, tapi 250 sekolah SD-SMP kita akan ganti dengan energi matahari semua,” ujarnya.

“Ini adalah sebuah cara baru, kita ingin kota kita Low Carbon, kita ingin kota kita berdaya tahan. Karena ini adalah cara baru makanya kita harus beradaptasi,” tambah Danny Pomanto.

Untuk itu, Danny Pomanto meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar untuk mentraining 250 sekolah yang sudah dipilih untuk penerapan Solar Panel.

“Kebijakan saya untuk penghematan adalah khusus siang hari kita pakai energi matahari, kelebihan malam hari kita pakai untuk lampu jalan. Makanya sistem pemeliharaan, pengelolaan harus betul-betul menjadi keseharian kita yang baru,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Danny Pomanto juga menjelaskan soal rencana pembangunan Stadion Sudiang di mana Makassar mempunyai peran mendukung pengadaan sarana dan prasarana akses jalan di sekitar stadion.

Pada kesempatan itu juga, ia mengingatkan kepada soal seluruh jajaran pegawai Pemkot Makassar soal netralitas ASN menjelang pesta politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 tahun ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Festival Sulsel Menari Resmi Dibuka Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan, Libatkan 24 Ribu Penari

LANGITKU.NET, Makassar – Festival Sulsel Menari mengangkat tema “South Sulawesi in Harmony” secara resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, di Kawasan Wisata Lego-lego Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, Sabtu malam, 8 Juni 2024. Upacara pembukaan dilakukan dengan pemukulan gendang didampingi oleh Forkopimda dan bupati serta wali kota se-Sulsel.

Kegiatan diawali dengan tari kolosal dengan 150 penari tari Pinangkak Bulaeng atau Generasi Emas. Tarian ini merupakan wujud keharmonisan masyarakat Sulsel dalam menjaga kerukunan. Tarian ini juga adalah wujud dari bersinarnya generasi emas Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, Muhammad Arafah, mengungkapkan berbagai alasan kegiatan Sulsel Menari dilaksanakan.

“Karena memiliki banyak jenis tarian khas yang tersebar di wilayah Sulsel. Serta memiliki banyak sanggar sekitar 1.000 sanggar dengan jumlah anggota sekitar 30 ribu,” kata Arafah.

Diharapkan pertunjukan ini akan membangkitkan dampak ekonomi bagi Sulsel. 24.000 penari dari 24 kabupaten dan kota akan berpartisipasi. Setiap hari akan ada empat daerah yang akan memberikan penampilan. Dua target rekor MURI akan dicatatkan.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan serta kepada Penjabat Gubernur Sulsel sebelumnya yang telah menggagas acara ini.

Dia mengatakan, tema yang diangkat adalah Sulsel menari dalam harmoni. Maksudnya adalah budaya sebagai pemersatu. Budaya tidak mengenal afiliasi politik, suku, dan perbedaan bangsa. Semua bisa menerima.

“Jadi mari kita nikmati, enjoy di CPI dengan Sulsel Menari, Sulawesi Selatan dalam harmoni. Mari kita nikmati sampai tanggal 15 Juni. Ajak keluarga, kita bersatu dalam budaya dalam acara Sulsel menari,” pintanya.

Prof Zudan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan BUMN, BUMD, bupati dan wali kota atas dukungan yang luar biasa. Demikian juga kepala sekolah yang mengirimkan murid-muridnya pada acara di malam hari ini.

Negara sahabat Jepang mempersembahkan penampilan tradisional Sulsel, Marendeng Marampang yang ditampilkan oleh penari yang sedang belajar di Sulawesi Selatan. Demikian juga dari tari perwakilan dari Kalimantan Timur.

Dengan langkah-langkah tari yang serempak dan hati yang bersatu, Festival Sulsel Menari telah membuka jendela baru bagi kebudayaan Sulawesi Selatan. Diharapkan semarak ini akan terus bergema, memperkuat tali persaudaraan dan mendorong kemajuan ekonomi serta pariwisata di Sulsel. Merayakan kekayaan budaya hingga akhir festival, dan semoga semangat ‘South Sulawesi in Harmony’ ini terus berlanjut hingga generasi mendatang. (*)

read more
DaerahNews

Danny Pomanto Melepas Ratusan Peserta Event Ansor Fun Run di Masjid Kubah 99

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri event Ansor Fun Run yang digelar GP Ansor Makassar di Masjid Kubah 99, Minggu 9 Juni 2024.

Di sana, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto sekaligus melepas para peserta dalam event yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Lahir GP Ansor ke 90 tahun.

Dalam sambutannya, Danny Pomanto mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan GP Ansor Makassar.

“Hari ini luar biasa sekali. Minggu pagi ini Makassar diisi dengan kegiatan yang sangat baik sekali,” kata Danny, pagi tadi.

Apalagi, kata dia, ini kali pertama Fun Run dirangkaikan dengan Salat Subuh Berjemaah.

“Ini yang belum pernah ada yang begini. Salat Subuh disambung dengan Fun Run,” ucapnya.

Sehingga dari Pemkot Makassar, lanjut dia, dirinya sangat mengapresiasi sekali.

Hadir pula Plt Kadispora Makassar Andi Lengka, Wakil Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Selatan, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Makassar, dan pimpinan lainnya.

Event lari ini dimulai atau star dari Masjid Kubah 99 dan finish juga di Masjid Kubah 99. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Tingkatkan Kesadaran Berinternet, TP PKK Makassar Gelar Sosialisasi Literasi Digital

LANGITKU.NET, Makassar – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kecerdasan dalam menggunakan internet, TP PKK Kota Makassar mengambil inisiatif dengan mengadakan serangkaian sosialisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium TP PKK Kota Makassar sejad tanggal 4 hingga 6 Juni 2024 ini, diikuti oleh para kader PKK dari berbagai tingkatan, mulai kecamatan, kelurahan, hingga kader PKK remaja.

Dua narasumber terkemuka, dr. Mayamariska Sanusi, seorang psikiater dan Kordinator Hubungan antar Lembaga IDI Makassar, serta Arafah, seorang ahli perlindungan anak dari Yayasan BaKTI, diundang untuk memberikan wawasan.

Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar Linda Salengke berujar bahwa sosialisasi ini adalah respons proaktif terhadap perkembangan teknologi yang pesat.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang literasi digital kepada anggota dan kader TP PKK, yang nantinya akan menjadi jembatan informasi bagi masyarakat luas.

Di samping itu, juga bertujuan untuk mengajak para kader, yang banyak di antaranya adalah ibu rumah tangga dan remaja, untuk memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan positif.

Terlebih lagi, dalam era di mana penggunaan media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan teknologi, pemahaman yang mendalam sangat diperlukan untuk menghindari dampak negatif terhadap emosi dan perilaku masyarakat.

“Jadi melalui sosialisasi ini, kami ingin kader PKK mampu menjadi agen perubahan dalam pemanfaatan teknologi digital yang sehat dan bijak,” ujar Linda Salengke.

Pada kegiatan ini, para peserta diberi penjelasan tentang langkah-langkah preventif untuk menghindari adiksi internet, termasuk detoksifikasi digital, pembatasan waktu penggunaan internet, serta pengaturan waktu dan jenis permainan atau media sosial yang digunakan.

Khusus untuk kader remaja, pentingnya literasi digital ditekankan sebagai sarana untuk bersosialisasi dengan aman dan percaya diri dalam dunia digital.

Media sosial juga diharapkan dapat menjadi alat untuk belajar berkomunikasi secara efektif, berpikir kritis, mengelola informasi dengan bijak, dan berkreasi.

Linda Salengke berharap bahwa para pengurus TP PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dan masyarakat di lingkungan mereka masing-masing

“Dengan begitu, gerakan keluarga cerdas berinternet ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang luas,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Launching Gerakan Sulsel Berdoa, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Ajak ASN Berdoa Bersama Untuk Kesejahteraan Masyarakat

LANGITKU.NET, Makassar – Sebagai bagian dari upaya untuk memupuk kesadaran spritual di lingkungan kerja, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh telah meluncurkan Gerakan Sulsel Berdoa di Masjid Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 6 Juni 2024.

Gerakan ini untuk mengajak seluruh pegawai Pemprov Sulsel untuk melakukan berbagai bentuk kegiatan agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

Di masjid ini misalnya, pegawai menyempatkan diri untuk mengaji, Salat Dhuha, dan mendengarkan ceramah atau kultum sebelum melakukan aktivitas harian. Gerakan ini dilaksanakan mulai pukul 07.30 setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis.

“Hari ini saya berbahagia sekali melihat wajah teman-teman cerah-cerah,” kata Prof Zudan.

Dia mengatakan, sesungguhnya ini bukan merupakan hal yang baru. Karena merupakan aktivitas yang sudah dilakukan sehari-hari. Hanya saja dilakukan di satu tempat yang sama sekaligus bersilaturahmi.

“Ada salat Dhuha di ruangannya. Ada yang mengaji di ruangannya. Ada salat Dhuha dan yang mengaji di masjid ini. Ibaratnya yang terpisah-pisah saya mengikat, menyatukan, menjadi gerakan bersama yang kita beri nama Sulsel Berdoa. Semuanya berdoa, ASN Pemprov Sulsel,” ujarnya.

Di masjid ini untuk kegiatan belajar membaca dan menulis Qur’an juga disediakan setelah salat Dhuhur atau waktu istirahat jam kerja.

Dalam ceramahnya, Prof Zudan menyampaikan, bahwa Allah Subhanahu Wa Taala menyukai ibadah yang dilakukan secara konsisten atau secara terus menerus, meskipun hanya dalam jumlah yang sedikit.

“Allah menyukai ibadah yang dilakukan secara konsisten. Meski hanya mengaji 15 menit, salat Dhuha empat rakaat,” ucapnya.

Lanjutnya, bahwa penting untuk saling mendoakan, agar dapat hidup berbahagia dan sejahtera, sehat, berilmu serta rejeki.

“Maka saya minta doa bersama ini kita lakukan untuk saling mendoakan. Baik orang tua kita, putra-putri kita, teman-teman kita semua. Serta seluruh masyarakat Sulawesi Selatan agar hatinya tenang,” imbuhnya.

Gerakan ini bukan hanya untuk pegawai yang Muslim. Tetapi agama lainnya berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

“Semua berdoa, sesuai dengan agamanya masing-masing, melakukan ibadahnya,” tuturnya.

Inisiatif ini disambut baik oleh pegawai Pemprov. Ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antar pegawai, menciptakan suasana kerja yang lebih tenang dan produktif, serta memberikan kinerja terbaik bagi instansi. (*)

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Tampilkan Budaya Makassar di Festival Nusantara Bertajuk Merajut Keberagaman Dukung Pembangunan IKN

LANGITKU.NET, Balikpapan – Pemerintah Kota perkenalkan budaya Makassar dengan tampil istimewa dan khas pada Malam Festival Budaya Nusantara, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Kota Balikpapan pada Rabu, (5/6/2024) malam.

Festival kebudayaan bertajuk ‘Merajut Keberagaman Budaya Mendukung Ibu Kota Nusantara’ menjadi puncak kegiatan APEKSI XVII Kota Balikpapan.

Makassar tampil sebagai kontingen ke 9 dari 30 kontingen yang berpartisipasi. Kelompok parade Pemkot Makassar membentang sepanjang 1 kilometer yang terdiri dari 300 orang, dipimpin oleh seluruh Asisten dan Staf ahli Pemkot Makassar.

Pada arisan pertama, menampilkan kostum parade yang menggambarkan ikon-ikon Kota Makassar, sementara barisan selanjutnya ratusan jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah mengenakan baju bodo Makassar berwarna merah, merepresentasikan warna khas Kota Makassar.

Selanjutnya, Kota Makassar juga menampilkan seni kebudayaannya seperti penampilan tari Pakarena, tari Makkareso dan penampilan atraksi Paraga.

Pada kesempatan tersebut pun, melalui video singkat menampilkan program strategis yang berhasil dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfida Attas, menjelaskan bahwa konsep parade yang direncanakan memiliki tujuan utama untuk memperkenalkan budaya Kota Makassar yang autentik dan khas.

“Parade ini menampilkan berbagai aspek budaya lokal yang mencerminkan keunikan dan kekayaan tradisi masyarakat suku Makassar. Salah satunya penampilan tari Makkareso yang menggambarkan etos kerja masyarakat Makassar yang tak kenal lelah,” jelasnya.

Untuk itu, Ia berharap melalui festival ini dapat menjadi sarana efektif untuk mempromosikan warisan budaya Makassar kepada masyarakat luas dan wisatawan yang berkunjung di Kota Anging Mammiri.

Lebih lanjut, Herfida menyoroti tema Festival Budaya ini. Ia mengatakan keterlibatan berbagai suku dalam proyek IKN akan memperkuat ikatan kebangsaan dan mempromosikan keragaman budaya sebagai kekayaan nasional. Ia meyakini Kota Makassar mendukung penuh pembangunan IKN.

“Kami optimis bahwa masyarakat suku Makassar akan berperan aktif dan menjadi bagian dari proyek besar ini. Keterlibatan suku Makassar dalam pembangunan IKN diharapkan dapat mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi nilai-nilai dasar bangsa Indonesia,” ucapnya.

Senada dengan sambutan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menekankan pentingnya wadah ini dalam mencintai tanah air serta mempersatukan keberagaman suku dan budaya seluruh Indonesia untuk mendukung IKN sesuai tema festival.

“Festival ini menjadi ajang untuk menampilkan dan menyaksikan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Tema festival ini juga menunjukkan kesolidan APEKSI dalam mendukung pembangunan IKN,” ucapnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kota yang berpartisipasi dalam festival budaya ini, menunjukkan dukungan terhadap upaya memperkokoh persatuan dan keragaman budaya di Indonesia dan pembangunan IKN.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
1 12 13 14 15 16 192
Page 14 of 192