close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Jokowi bantu sembako bagi warga Makassar yang terdampak Pandemi Covid 19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Presiden Joko Widodo mengalokasikan bantuan sepuluh ribu Sembako kepada warga Makassar yang terdampak pandemic Virus Covid-19. Hal ini terungkap saat berlangsung Virtual Meeting Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb dengan Kepala Sekretariat Presiden RI, Heru Budi Hartono, di posko induk Info Covid 19 Makassar, Selasa (5/05/2020).

Sepuluh ribu sembako ditujukan untuk warga Makassar yang terdampak terdiri dari Beras 10 kg, Gula Pasir, Minyak Goreng, dan sekotak Teh, yang akan didistribusikan pada Jumat (8/05/2020).

Dalam kesempatan tersebut Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb menjelaskan kondisi kota Makassar sebagai kota transit, sehingga masih banyak warga Makassar yang belum mendapatkan bantuan dikarenakan tidak ber KTP Makassar.

“Kota Makassar adalah kota transit, banyak warga yang tinggal dan bekerja di Makassar tetapi tidak menggunakan KK dan KTP Makassar, dan mereka pun memerlukan bantuan,” ujar Iqbal menjelaskan kondisi kota Makassar.

Selain itu, warga terdampak yang disebabkan oleh pemutusan hubungan kerja dikarenakan pandemi Covid 19 pun banyak terjadi, dan hingga kini belum tercover secara keseluruhan untuk mendapatkan bantuan.

Untuk itu sembako bantuan dari presiden diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga yang belum tercover hingga saat ini, meski mereka tidak ber KTP Makassar, sehingga masyarakat pendatang yang karena aturan tidak boleh mudik juga dapat tersentuh.

“Saat ini sedang berlangsung pendistribusian berbagai bantuan sesuai dengan data terpadu dari kementrian baik dalam bentuk PKH, Pangan Non Tunai, maupun sosial tunai dari BLT. Namun masih banyak warga terdampak yang belum mendapatkan karena mereka tidak terdaftar dalam data terpadu,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Sekretariat Presiden RI, Heru Budi Hartono, menyerahkan sepenuhnya kepada Pj Walikota Makassar dalam hal pembagian sembako terkait siapa yang dianggap ber hak dan membutuhkan.

“Semoga saja warga kita bisa bersabar dengan kondisi ini, mematuhi seluruh aturan PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah, sehingga kita terbebas dari pandemi ini. Semoga saja seluruh bantuan yang saat ini dalam proses penyaluran bisa membantu warga kita dari situasi ini” jelas Heru Budi Hartono.

Sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pandemi Covid-19 terhadap “Bank Sampah” di Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Virus corona (covid -19) yang mewabah sejak awal bulan Maret lalu di kota Makassar, sangat mempengaruhi sektor ekonomi, salah satunya kegiatan bank sampah di Kota Makassar. Sejak Pemerintah Kota Makassar memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) aktifitas penjemputan dan pembelian di bank sampah sampah unit di kota Makassar dibatasi.

Hal ini terlihat pada aktivitas penimbangan di Bank sampah unit maupun Bank sampah pusat (UPT. Pengelolaan persampahan dan Daur Ulang) menurun drastis hingga 70% .

Ketua umum Asosiasi Bank sampah Indonesia Saharuddin Ridwan membeberkan data, Januari (2020) reduksi sampah mencapai 89.331kg dan 2.435 pcs meningkat pada bulan Februari 97.665 kg dan 1.026 pcs serta menurun Maret 57.921kg dan 1.339 pcs. Perbandingan sejak mewabahnya virus corona reduksi sampah mengalami penurunan drastis hingga 40%. Rendahnya serapan sampah terpilah dari sumbernya membuat meningkatnya sampah yang terbuang ke TPA yang akan memperpensek usia TPA.

Sementara itu, Andi Nurdianzah, dari yayasan peduli negeri Makassar berharap ada bantuan pemerintah untuk mencegah penularan covid – 19 ini. Menurutnya, pemerintah setidaknya menyediakan APD yang cukup bagi pengurus Bank Sampah yang masih beroperasi.

“Semoga pandemi ini cepat berlalu sehingga bank sampah bisa beroperasi seperti biasanya.”tutup Andi Nurdianzah.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

HUT Damkar International, Iqbal Beri Cenderamata ke Kadis Damkar

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Internasional, pihak Damkar Makassar menggelar apel bersama di Kantornya, Senin (4/5/20).

Hadir Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Kadis Damkar, Taufiq Rahman dan jajarannya.

Apel ini digelar dengan tujuan membangkitkan semangat para anggota jajaran Damkar Makassar ditengah pandemi Corona ini.

Dimana Damkar juga turut berperan aktif dalam menekan penyebaran virus corona.

“Damkar ini salah satu garda terdepan dalam penekanan penyebaran virus corona ini. Dia tak lelah menyemprotkan disinfektam ke sudut-sudut kota Makassar,” ucap Iqbal.

Apalagi saat pelaksanaan PSBB di Makassar. Ia dengan sigapnya membantu aparat untuk membubarkan warga yang masih berkumpul.

Kata Iqbal melalui sambutannya, selain mencegah dan memadamkan kebakaran, tugas pokok damkar adalah menyelamatkan korban baik kebakaran maupun bencana lain.

Tapi dalam kenyataannya, mereka memang juga dilatih melakukan tugas penyelamatan yang tidak menyangkut adanya kebakaran.

“Jadi banggalah kalian menjadi petugas damkar. Karena nilai-nilai kemanusiaannya banyak. Semoga semangat kalian tak pernah luntur dan tetap berkobar,” pinta Iqbal.

Diakhir sambutannya, Iqbal memanggil Kadis Damkar, Taufiq untuk memberikan cendera mata. Cendera mata itu berupa gelang besi putih milik pribadi Iqbal.

“Ini saya berikan mungkin terlihat biasa saja tapi ini gelang besi putih banyak manfaat dan fungsinya. Salah satunya itu, kalau kita terjebak di dalam mobil gelang ini bisa dijadikan sebagai alat pemecah kaca,” pungkas Iqbal. (*).

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal masih optimis PSBB kota Makassar tidak diperpanjang

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penerapan Pembatasan Sosial berskala besar di Kota Makassar akan berakhir empat hari kedepan, tepatnya Kamis (7/5/2020). Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyampaikan optimismenya PSBB tidak di perpanjang jika selama empat hari kedepan kepatuhan warga terus menunjukkan peningkatan. Hal tersebut diungkapkan Iqbal saat di mintai keterangan oleh sejumlah wartawan di Posko Covid-19 Kota Makassar, Jalan Nikel, Senin (4/5/2020).

“Kita masih akan terus pantau hingga hari terakhir. Yang kita lihat selama ini angka pertambahan pasien yang positif relatif cenderung menurun, demikian juga tingkat kepatuhan warga menjalankan aturan PSBB juga cukup bagus. Namun, kita tentu masih akan melihat hingga hari terakhir dan berkordinasi dengan Gugus Tugas Propinsi untuk dilakukan evaluasi dan melihat opsi-opsi yang akan diambil selanjutnya”ujar Iqbal.

Sementara itu terkait penerapan PSBB di Kabupaten Gowa, Iqbal menyambut gembira dan menyebutnya sebagai perpaduan yang bagus dari PSBB yang sudah berjalan di Makassar.

“Artinya baik yang dari Gowa ke Makassar maupun sebaliknya semakin ter-Screening lebih ketat. Kita berharap mobilitas warga semakin jauh berkurang menyusul PSBB di Gowa”lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Iqbal kembali mengajak warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan pasien positif untuk melakukan Rapid Test yang disediakan oleh Pemkot Makassar secara gratis.

“Kami sangat berharap kepada yang pernah kontak dengan pasien positif, ataupun yang habis berkumpul dan merasa ragu-ragu silahkan datang ke Puskesmas untuk dilakukan rapid Test secara gratis. Demikian pula jika ada kelompok masyarakat tertentu yang merasa perlu untuk melakukan Rapid test silahkan datang ke Puskesmas untuk kami layani” lanjutnya.

Iqbal juga di konfirmasi terkait penyaluran bantuan sosial yang sudah berjalan selama beberapa hari terakhir.

“Bantuan sosial jalan terus, ada beberapa program yang sedang running, Program Keluarga Harapan itu berbasis ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan juga disabilitas. Yang tercatat itu otomatis nama ibu atau nama istri, ada juga Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Langsung Tunai, Kartu Prakerja, Sembako. Ini yang kita usahakan agar tidak tumpeng tindih, makanya kami minta untuk terus di verifikasi agar tidak dobel, demikian pula kepada warga kami minta untuk terbuka dan jujur agar petugas dilapangan lebih mudah saat melakukan distribusi” jelasnya.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Menyisir Hingga Perbatasan Kota, Iqbal Temui Warga Kurang Mampu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Mendengar kabar adanya masyarakat kurang mampu yang tidak terdata saat pembagian sembako membuat Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang di dampingi Kadis Sosial Kota makassar Muktar Tahir harus bergerak menyisiri perbatasan antara Makassar-Gowa-Takalar Minggu (3/5/2020) siang untuk memastikan keadaan warganya.

Kehadiran Iqbal sekaligus juga untuk memberikan paket sembako kepada sejumlah Kepala Keluarga di Kecamatan Tamalate yang kondisinya cukup memprihatinkan. Salah satu keluarga yang keadaannya membuat pilu yakni pasangan suami istri Dg Limpo dan Dg Kamang yang tinggal dalam lorong 30cm dan rumahnya berada di pinggir sawah.

Penjabat Wali Kota Makassar yang menyerahkan paket sembako pada keluarga kurang mampu ini menuturkan kondisi warganya yang memprihatinkan dan membutuhkan bantuan namun sayangnya tidak masuk dalam pendataan.

“Ada laporan yang masuk bahwa di Kecamatan Tamalate tepatnya di Barombong ada keluarga yang hidupnya tidak layak. Setelah di survey memang betul perlu perhatian pemerintah, namun tidak masuk dalam pendataan. Sekalipun demikian, tentu ini menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Makassar”,ungkap Iqbal.

Selain itu Iqbal mengatakan paket bantuan yang di serahkan ini tidak masuk dalam catatan bantuan covid.

“Jadi ini bukan bagian dari bantuan covid. Pemerintah Kota Makassar memiliki beberapa jenis bantuan untuk masyarakat. Seperti halnya hari ini, jika kami mendapat kabar adanya warga yang memang membutuhkan dan setelah survey memang betul adanya, maka Dinsos akan segera menyalurkan bantuannya”,tambahnya.

Usai berada di gubuk Dg Kamang, Iqbal lalu bergeser ke rumah Haji Daeng Sore dan Wahidah yang lokasinya juga masih di Barombong. Kehadiran orang nomer satu di Makassar ini membuat senyum sumringah dengan penuh rasa syukur.

“Terima kasih pak wali bantuanta. Bisami ku pakai ini bulan puasa kasian. Ada 2 orang anakku tapi meninggalmi semuami pak. Terima kasih masih ada yang perhatikan warga”ungkap Haji Daeng Sore saat menerima bantuan sembako. (*)

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Tengah malam, Iqbal antarkan Kurma, Susu, Vitamin dan masker ke petugas batas kota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ditengah penerapan PSBB yang masih berlangsung, Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb kembali berkeliling kota di tengah malam menemui para petugas yang masih terus bekerja di batas-batas kota memeriksa para pengendara yang hendak masuk ke wilayah Kota Makassar. Selain mengecek proses penegakan aturan PSBB di jalan raya, Kedatangan Iqbal sekaligus untuk memberi semangat kepada tim gabungan yang bekerja dua puluh empat jam sejak PSBB di berlakukan.

Sejumlah titik yang didatangi pada malam ke Sembilan PSBB tersebut diantaranya perbatasan Makassar – Maros di simpan lima Bandara Sultan Hasanuddin, Perbatasan Makassar – Maros di kelurahan Katimbang, serta flyover Makassar.

“Malam ini kami coba memantau beberapa pos baik zona satu serta zona dua, termasuk sejumlah wilayah perbatasan. Biasanya, di waktu normal, wilayah-wilayah tersebut selalu padat oleh kendaraan yang melintas. Namun alhamdulillah situasi sudah sangat jauh berkurang, artinya sebagian besar warga kita memang sudah mengurangi aktifitasnya dan memilih tinggal di rumah saja” ujar Iqbal saat memberikan keterangan di salah satu batas Kota yang didatangi, Sabtu malam (2/5/2020). Iqbal didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said, Kalakhar BPBD, Dr. H. Muh Rusli, Camat Biringkanaya, A Syahrum Makkuradde, serta Kabag Umum Pemkot Makassar, Ichwan Jacub.


Dari pengamatan di lapangan, kendaraan-kendaraan yang melintas dilakukan penyemprotan disinfektan serta pengukuran suhu badan. Selain itu, pengendara yang tidak menggunakan masker diminta untuk berbalik arah. Demikian pula kendaraan yang memuat melebihi lima puluh persen dari kapasitas muatan diminta untuk menurunkan sebagian penumpangnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada mereka yang bertugas, khususnya tim gabungan, baik itu dari aparat kepolisian, TNI, dinas perhubungan dan satpol PP. Mereka benar-benar bekerja menegakkan aturan dilapangan, tegas tanpa tebang pilih. Ini sangat penting dan menentukan terhadap keberhasilan PSBB. Kita sangat berharap kedisipilinan warga mendekati seratus persen demi memastikan virus itu tidak punya kemampuan bertransmisi. Jika itu berhasil dilakukan, maka PSBB tidak perlu untuk diperpanjang, itu harapan kita” lanjut Iqbal.

Sejak beberapa malam terakhir, Iqbal rutin berkeliling, baik itu di pos-pos penjagaan, maupun blusukan di daerah-daerah pemukiman untuk memastikan PSBB berjalan efektif. Disetiap titik yang didatangi, Iqbal menyempatkan menyapa para petugas sekaligus membagikan kurma, susu, vitamin dan masker. Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka yang bertugas.

“Alhamdulillah, ini tentu sangat berdampak terhadap semangat anggota kami, khususnya yang kini bertugas dilapangan. Kami berterima kasih kepada Pak Wali ( Iqbal Suhaeb) yang turun langsung memberi tambahan moril dan semangat, Insya Allah kami dan seluruh personil gabungan akan terus bekerja memastikan seluruh aturan PSBB diterapkan secara tegas dijalan raya” tegas Kadis Perhubungan, Mario Said.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar Bahas Evaluasi PSBB

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah kembali mendatangi Posko Induk Covid-19 Kota Makassar,di jalan Nikel Raya Makassar, Sabtu (2/5/2020). Nurdin diterima langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama dengan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kota Makassar. Nurdin terlihat serius berbicara dengan Iqbal terkait evaluasi pelaksanaan PSBB yang sudah berjalan selama delapan hari di Kota Makassar.

Saat ditanya wartawan terkait rencana perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Nurdin memberikan komentar “Kita masih ada sisa waktu untuk mendorong kedisiplinan masyarakat kita agar semakin banyak yang tinggal dirumah, mobilitas semakin dikurangi. Yang kita butuhkan itu kepatuhan masyarakat kita, semua harus patuh protokol kesehatan, tangan harus selalu bersih, jaga sosial distancing dan memperbaiki gizi.” Ujar Nurdin Abdullah.

Nurdin juga menekankan pentingnya kejujuran dari warga, khususnya yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien yang positif Covid-19 agar bersedia melakukan isolasi mandiri selama empat belas hari. Nurdin juga menjelaskan tentang penyaluran sembako di Kota Makassar selama PSBB berlangsung.

“Insya Allah sembako aman, tinggal tunggu saja, karena memang tidak langsung selesai karena dibagi dari rumah ke rumah agar tidak terjadi pengumpulan orang. Pemkot Makassar sudah memiliki mekanisme yang saat ini sedang berjalan, jadi ini bertahap sesuai wilayah. Warga yang belum dapat dimohon untuk bersabar. Jika ada yang tidak masuk dalam daftar juga sudah kita siapkan” jelas Nurdin.

Sementara itu ditempat yang sama, PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menjelaskan bahwa
pihaknya semakin mempertegas penegakan aturan PSBB dilapangan demi mengurangi mobilitas warta di ruang publik.

“Sesuai arahap Pak Gubernur agar PSBB kita ini terus dioptimalkan supaya tidak ada lagi perpanjangan. Insya Allah jika kita mematuhi seluruh aturan PSBB, kita optimis mampu melewati ini lebih cepat, jadi mohon jangan dulu berkeliaran di luar” ujar Iqbal.

Sementara itu, terkait penyaluran sembako, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar hari ini telah menyalurkan 814 paket sembako di kecamatan Sangkarrang.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Dandim 1408/BS Makassar Serahkan Bantuan 3.000 APD ke Posko Induk Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto menyerahkan bantuan 3.000 APD (Alat Pelindung Diri) dari pemerintah pusat kepada Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di Posko Induk Covid 19 Kota Makassar, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan APD ini akan memberikan rasa aman, dan memudahkan tenaga medis dalam menangani pasien baik yang berstatus ODP, PDP, dan positif Covid 19.

“Bantuan over all APD sekali pakai. Begitu selesai langsung disposal. Satuan TNI mendukung distribusinya,” kata Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto.

Ia melanjutkan, bantuan APD untuk wilayah Kodam XIV Hasanuddin, Sulawesi Selatan tiba sejak kemarin di Makassar, dan hari ini diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk diteruskan ke tenaga medis yang membutuhkan.

“Kodim 1408/BS mendukung semaksimal mungkin upaya Pemkot Makassar menjalankan PSBB melalui sosialisasi maupun penindakan masyarakat yang masih melanggar aturan PSBB. Dalam bertugas kami memberikan bantuan kekuatan kepada Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, dan Pemkot Makassar,” tegasnya.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyampaikan penghargaan kepada aparat TNI khususnya Kodim 1408/BS yang mendukung penuh langkah Pemkot Makassar dalam penerapan PSBB yang telah memasuki hari ke delapan.

“Bantuan APD ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid 19. Kita berharap bantuan ini semakin menguatkan semangat kawan – kawan dalam berjuang menuntaskan pandemi Covid 19,” sebut Iqbal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyahtun Azikin menyebutkan bantuan 3.000 APD itu akan didistribusikan ke Puskesmas yang ada di Makassar, dan RSUD Daya yang saat ini dipersiapkan sebagai rumah sakit yang menangani pasien Covid 19.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar (2 Mei 2020, Pukul 11.00 Wita), jumlah ODP sebanyak 939 orang (229 proses pemantauan, dan 710 selesai pemantauan). 397 PDP (168 masih dirawat, 175 pulang dan sehat, 54 meninggal). 393 positif (259 dirawat, 103 sembuh, dan 31 meninggal). Luar kota Makassar (0 ODP, 9 PDP, dan 109 positif). 109 pasien positif Covid 19 dari luar kota Makassar, 92 diantaranya dari KM Lambelu, dan 17 pasien berasal dari berbagai daerah di luar Makassar.

Tiga kecamatan dengan tingkat sebaran tertinggi yakni kecamatan Tamalate (87 ODP, 39 PDP, dan 53 positif), Panakukang (98 ODP, 53 PDP, dan 39 positif), Rappocini (206 ODP, 56 PDP, dan 38 positif). (innang)

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal Tegaskan Tidak Ada Toleransi Berkumpul Di Rumah Ibadah selama masa PSBB

LANGITKU NETWOTKS, Makassar  – Memasuki minggu kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Pj Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb secara tegas menyampaikan akan semakin tegas melakukan kontrol di lapangan. Selama PSBB ini, dan selama virus corona masih menyebar di kota Makassar ini, Iqbal mengatakan tidak ada toleransi untuk berkumpul, termasuk di rumah-rumah ibadah.

“Tidak ada toleransi untuk berkumpul. Termasuk di rumah-rumah ibadah. Baik di tepi jalan, di kompleks-kompleks maupun yang berada di pemukiman-pemukiman padat. Ini kami pertegas lagi menyusul rapid test semalam di salah satu masjid di daerah Tamalate. Ternyata ada tiga jemaah yang positif. Dan itu pertanda hati-hati, bahwa di tempat tersebut sudah ada beredar virus corona,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Pemkot Makassar di Jl. Nikel, Jumat (1/5).

Iqbal menjelaskan tidak pernah memberi statemen yang menganulir PSBB dengan memperbolehkan salat tarwih di masjid-mesjid di dalam komplek atau Lorong yang bukan tepi jalan umum. Karena menurut dia setiap tempat berkumpul akan mengakibatkan potensi penyebaran virus corona yang sama besarnya. Hanya, dikatakannya bahwa masjid yang di dalam kompleks dan jauh dari jalan umum, jika ada yang tertular dan positif covid-19 akan lebih mudah di tracing karena jamaahnya tentu berada dari sekitar kompleks itu saja.

Namun tetap tidak ada toleransi sama sekali dan untuk semua tempat-tempat ibadah agar ditutup untuk sementara. Untuk menghindari terjadinya transmisi lokal perpindahan virus corona tersebut. Karena tidak pernah ada yang tahu siapa yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan siapa yang merupakan carrier yang bisa saja datang ke tempat tersebut dan akhirnya bisa menjakiti semua.

Contoh kasus, Hasil rapid test di salah satu masjid di Tamalate terhadap 59 jemaahnya, semalam menurut Iqbal ditemukan 3 orang positif Covid-19.

“Oleh karena itu, baik di masjid, di gereja, di pura, Wihara dan lain-lain segala aktivitas ibadah kami minta dihentikan sementara ini. Di minggu kedua ini kami akan semakin tegas sebab kita tidak mau (PSBB) ini harus diperpanjang. Jadi kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini. Supaya tidak ada lagi kejadian transmisi-transmisi lokal,” pungkasnya.

Namun yang paling penting kata Iqbal agar masyarakat tetap taat dan kalau bisa tidak ada kontak antara satu dan yang lainnya dan tetap di rumah. ”Jika kita taat, PSBB ini insya Allah akan berhasil,” katanya lagi.

Iqbal menambahkan selama PSBB minggu pertama ini banyak hal yang menjadi bahan evaluasi. Antara lain akan mengevaluasi perlunya diperkuat lagi pengawasan di dalam kota. “Ternyata selama ini check point yang ada di perbatasan-perbatasan itu sudah efektif. Nah di dalam kota juga yang harus di perbanyak lagi,” terang Iqbal.

Masih ada satu dua yang terlihat tidak menggunakan masker dan kadang-kadang juga masih ada yang berboncengan motor. Hal ini akan lebih dipertegas lagi di check point yang ada dengan harapan ke depan masyarakat bisa lebih taat lagi.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kepala BIN Sulsel: kerja gugus tugas covid 19 Makassar makin baik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Badan Inteligent Negara Daerah (Kabinda) Prov Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko mendatangi Posko Covid-19 Makassar di jalan Nikel Raya sekaligus menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rabu (29/4/2020).

“Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar semakin hari semakin baik, dan itu terus dilakukan evaluasi. Setiap kekurangan terus dibenahi dan itu sangat lumrah. Salah satu yang kami apresiasi yakni penanganan Covid-19 di bulan Ramadhan ini, dimana kita tahu antusiasme warga kita untuk beribadah di masjid sangat tinggi, namun dengan pendekatan yang bagus dan luwes oleh Tim Gugus Tugas Makassar, akhirnya sebagian besar warga kita mengerti dan paham serta patuh untuk sementara beribadah di rumah saja. Kami senang dengan pendekatannya menemui langsung pengurus-pengurus masjid hingga tercipta kesepahaman dan kesepakatan, pendekatan ini sangat tepat, menyelesaikan masalah tanpa masalah” ujar Wing Handoko kepada wartawan.

Ditempat ini, Wing Handoko juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta masker kepada warga Makassar dan diterima langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

“Hari ini kita menyerahkan APD dan masker untuk masyarakat yang paling membutuhkan, mungkin jumlahnya tidak seberapa tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi arti, sebagai wujud kepedulian kami membantu masyarakat serta satuan- satuan gugus tugas yang ada di kota Makassar dan kabupaten lainnya,” ujar Handoko. Pemberian APD menjadi salah satu misi dari BINDA Sulsel untuk mendukung upaya percepatan pemutusan rantai Covid 19.


Wing Handoko juga menyampaikan harapannya terkait penanganan virus Covid-19 di Indonesia. “Kita harapkan terjadi penurunan statistik pada saat Ramadhan ini, sehingga diharapkan setelah lebaran terlihat kurva penurunan dan diharapkan pada bulan Juni atau Juli Covid-19 akan berakhir di Indonesia” ujarnya. Meski demikian, Kabinda Sulsel mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap disiplin, dan tidak hanya mengandalkan petugas saja.

“Percepatan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas, hanya mengandalkan tim Gugus Tugas saja, ini tanggungjawab seluruh komponen, aparat, tim medis dan seluruh masyarakat” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan apresiasi atas perhatian yang diperlihatkan Badan Inteligent Negara Daerah Sulsel yang telah ikut memberikan kepedulian yang besar atas wabah ini.

“Ini tentu tambahan semangat untuk kami di Gugus Tugas, dan Insya Allah bantuannya akan sangat berarti bagi warga kami yang paling membutuhkan” ujar Iqbal Suhaeb.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
1 186 187 188 189 190 192
Page 188 of 192