close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pemerintah Kota Makassar Berhasil Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (OTP). Hal ini diumumkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan Wahyu Priyono melalui Conferensi Virtual, Kamis (11/6).

Opini WTP diberikan berdasar Laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019.

Pj Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf yang didampingi Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menyampaikan apresiasi atas kerja keras para pengelola keuangan SKPD yang terdiri dari PPK-SKPD, Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran.

Termasuk kepada para pengelola barang, pejabat pengadaan dan Pokja ULP, Auditor dan seluruh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), para pejabat dan staf Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daerah (SKPKD), serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kota Makassar. Berkat upaya maksimal yang terus dilakukan terbukti mampu mempertahankan capaian opini WTP hingga berhasil diraih lima tahun berturut-turut sejak tahun 2015 ini.

Yusran juga mengatakan seluruh saran dan masukan dari Tim Pemeriksa BPK sangat berarti dalam peningkatan kinerja pemerintah dan akan menjadi motivasi pengelolaan keuangan daerah. Olehnya itu, Yusran berkomitmen akan menjadikan seluruh rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan oleh Tim BPK akan ditindaklanjuti secara maksimal dan berkelanjutan.

“Kami mohon kiranya dalam perjalanan APBD ke depan, BPK Perwakilan Sulsel senantiasa membuka ruang diskusi dan komunikasi dengan pemerintah daerah sebagai langkah penyempurnaan dan mengantisipasi hal-hal yang dipandang tidak sesuai denganbperaturan perundang-undangan,” ucapnya saat didaulat menyampaikan sambutan mewakili lima kabupaten lainnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Sukawesi Selatan Wahyu Priyono menyampaikan dalam rangka pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah, salah satu hal yang sangat penting adalah kewajiban kepala daerah menyusun dan menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD yang dilampiri laporan keuangan.

“Alhamdulillah kami telah melakukan pemeriksaan untuk memberikan opini wajar atas penyajian laporan keuangan. Opini merupakan pernyataan professional pemeriksa mengenai tingkat kewajaran informasi laporan keuangan yang disajikan,” pungkasnya.

Selain Makassar, opini WTP juga diberikan kepada Kabupaten Gowa dan Sinjai. Sementara kabupaten Takalar dan Jeneponto gagal meraih opini WTP.

“Yg sudah dapat WTP agar tidak lengah karena bisa saja di tahun selanjutnya bisa turun menjadi tidak WTP, seperti pare-pare ada satu kasus sehingga tidak memperoleh WTP kali ini,” tutur Wahyu. (jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Ketua DPRD Kota Makassar Apresiasi Keberhasilan Makassar Raih WTP Kelima

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo melayangkan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah kota Makassar meraih WTP yang kelima atas laporan penyelenggaraan keuangan daerah tahun 2019.

“Ini adalah capaian luar biasa dari pemerintah kota Makassar karena berhasil mempertahankan penghargaan WTP ini sejak tahu 2015. Karena menpertahankan itu adalah hal yang sulit, tapi alhamdulillah kita mampu,” ucapnya, sesaat usai Vidcom bersama BPK RI Provinsi Sulsel dan 5 kepala daerah dan ketua DPRD kabupaten lain di Sulsel, Kamis (11/6).

Artinya, menurut politisi Nasdem ini, pengelolaan keuangan daerah di Makassar di mata BPK sudah luar biasa.

Rudi berharap capaian ini bisa dipertahankan di tahun-tahun yang akan datang.

“Saya juga berharap dengan capaian ini seluruh pengelolaan keuangan kita bisa akuntabel dan terbuka,” pungkasnya.

Sehingga, lanjut dia pengelolaan keuangan dan aset kota Makassar tidak ada lagi yang bermasalah.

DPRD sendiri menurut Rudi akan terus memberi pengawasan dan evaluasi jalannya pengelolaan keuangan yang semakin baik lagi kedepan. (jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Yusran Jusuf Ajak HIKMA Sukseskan Gerakan Makassar Sehat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Walikota Makassar Prof. Yusran Jusuf menggelar Halal Bi Halal dalam rangka menyambut Idul Fitri 1441 H bersama seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Keluarga Massenrempulu (DPW Hikma) Sulawesi Selatan secara virtual via aplikasi Zoom Rabu (10/6/2020) di Posko gugus depan Covid 19 Kota Makassar

Kesempatan Halal Bi Halal tersebut dipergunakan Prof Yusran untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri Mohon maaf lahir dan bathin serta menyampaikan apresiasinya kepada segenap anggota dan pengurus DPW DPC Hikma yang selama ini telah banyak memberikan andil terhadap pembangunan kota Makassar.

“Sebenarnya hakekat Idul Fitri adalah kembali kefitrah kita masing masing salah satunya adalah dengan meningkatkan rasa empati kita kepada warga yang berdampak langsung dengan adanya Covid 19,” ucap Yusran.

Yusran berharap seluruh masyarakat Masserenpulu untuk saling bahu membahu menghadapi pandemi covid 19 yang melanda hampir seluruh dunia dengan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas.

“Makassar sedang massif menggalakkan gerakan Makassar sehat dengan tagline Low Contact High Immunity. Selain menjalankan protokol kesehatan, kita juga mengajak warga untuk meningkatkan imun dengan olahraga serta mengkomsumsi makanan bernutrisi yang bersumber dari kekayaan tanaman lokal kita. Kita berharap seluruh keluarga besar Hikma khususnya yang bermukim di Makassar untuk ikut menyukseskan program ini” ujar Yusran.

Sementara itu Ketua Umum DPP Hikma H Iqbal Latanro juga mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Masserenpulu yang tersebar di berbagai daerah, baik di Indonesia maupun yang sementara berada di luar negeri.

Masyarakat Masserenpulu saat ini anggotanya telah berjumlah 250 ribu yang tersebar diseluruh indonesia maupun di luar negeri, kita berharap Hikma kedepan tetap saling membantu, bahu membahu mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Keluarga Massenrempulu DPW Hikma Muh.Ansar mengatakan halal bi halal diselenggarakan oleh DPP Hikma merupakan agenda rutin setiap tahun.

“Walaupun acara ini diselelnggarakan tidak seperti biasanya diakibatkan adanya pandemi covid 19. hubungan antar sesama tetap terus terjalin,” terang Anshar.

Halal Bi Halal melalui Virtual Meeting dihadiri sejumlah pengurus DPP dan DPW Hikma serta tokoh tokoh masyarakat dan pemerintah kabupaten Enrekang. (jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

PJ Yusran Pimpin Rakor Camat Dan Lurah, Aktifkan Piket 24 Jam

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf mengumpulkan seluruh camat dan lurah di Balaikota Makassar, Selasa (9/6/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Yusran memerintahkan agar seluruh camat dan lurah mengaktifkan kembali piket 24 jam sebagai bentuk deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi konflik di masyarakat.

Hal ini dilakukan menyusul terjadinya kisruh penolakan warga terhadap pelaksanaan Rapid Test serta pengambilan jenazah secara paksa di sejumlah rumah sakit.

“Lurah jangan takut untuk bertemu warga, justru tugas ta’ untuk menenangkan kekisruhan ini dan memberi edukasi. Komunikasikan ki, Kerjasamaki sama camat, LPM dan RT/RW ta. Ajakki bertemu tapi tetap terapkan protokol kesehatan,” ucap Yusran.

Di tempat ini, Yusran juga memerintahkan seluruh lurah melakukan pertemuan dengan RT/RW, LPM, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda untuk berkordinasi mencegah konflik, serta terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini saya minta semua lurah melaporkan hasil pertemuannya” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan untuk lebih intens turun melakukan pemantauan dilapangan termasuk ikut memberi edukasi kepada warga mengenai pelaksanaan Rapid Test. Sejauh ini Pemkot Makassar telah melakukan Rapid Test massal di enam kecamatan dengan jumlah yang reaktif sebanyak 130an orang.

“Jauh menurun, sebelumnya Reproduction Number (RO) Covid-19 di Makassar 3,8 yang berarti satu pasien bisa menularkan 4 orang. Sekarang, ROnya kita 0,98. Itu artinya satu pasien hanya bisa menularkan ke satu orang, atau penularan lokal saja,” jelas Yusran.

Sementara itu kepada seluruh SKPD, Yusran meminta untuk membuat jadwal piket bergilir setiap hari, untuk ikut melakukan edukasi serta pencegahan dini terhadap potensi konflik yang terjadi di masyarakat.

“Lebih baik waspada dini, kasus dua hari ini cukup memprihatinkan, apalagi kita sudah mulai memasuki tahapan pilkada, tugas kita untuk mengantisipasi adanya konflik. Seluruh petugas yang bekerja di lapangan akan dilengkapi dengan APD sesuai protokol kesehatan” tegasnya.

Yusran juga tengah menyiapkan “Inspektur Covid”, yakni petugas Satpol PP yang akan berkeliling ditempat-tempat umum dan memberikan edukasi kepada warga.

“Kemarin kan protokolnya hanya tiga poin, Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. Sekarang kita tambah dua yaitu rajin berolahraga dan makan-makan gizi seimbang,” pungkasnya.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kejati Support Pemkot Makassar Amankan 2 Aset Pulau

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menindaklanjuti hasil Video Coferensi (Vicon) bersama KPK Sulawesi Selatan terkait pengamanan – pengamanan aset. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati), melakukan Momerandum Of Understanding (MoU), Kamis (28/5/20).

MoU tersebut terkait pengamanan dua aset yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yakni Pulau Lae- Lae dan Pulau Kayangan.

Kedua pulau tersebut dinilai sangat potensial bagi masa depan Kota Makassar khususnya dari sektor ekonomi.

“Yang petama ini adalah bagian komitmen pak kejati mensupport Pemerintahan kita di dalam penanganan aset. Ini merupakan sebuah prestasi yang selama ini Kota Makassar torehkan. Dalam hal ini Kejati sangat membantu,” ucap, Prof. Yusran, Penjabat Wali Kota Makassar, usai menandatangani MoU. Ia menjelaskan dua pulau tersebut akan dijadikan sebagai tempat wisata bagi warga kota Makassar.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar menambahkan jikalau kerjasama ini juga banyak dibantu oleh jaksa negara penertiban aset.

“Kita minta kepada pak wali untuk segera di kuasa khususkan. Dengan harapan dua pulau ini bisa dikelola dengan baik dan bisa menaikkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Pengelolaan ini pula kedepannya diharapkan juga harus bersinergitas dengan pihak GMTD, Pelindo dan CPI. Selain itu, kata Firdaus, dua pulau ini akan juga menjadi tempat bahari dan wisata konservatif. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Silaturahmi PDAM, Prof Yusran Minta Maksimalkan Antisipasi Pencurian Air

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar saat ini tengah berbenah untuk memaksimalkan layanan kepada para pelanggannya. Berbagai upaya di lakukan agar seluruh masyarakat Makassar dapat menikmati air bersih dan meningkatkan pendapatan PDAM Kota Makassar.

Salah satu langkah taktis yang kini sedang gencar di laksanakan yakni penggantian meteran pelanggan yang kondisinya sudah tidak layak lagi.

Hal ini terungkap saat jajaran direksi PDAM Kota Makassar bersilaturahim dengan Penjabat Walikota Makassar Prof Yusran Yusuf di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Rabu (27/5/2020).

Di pimpin oleh Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad bersama Ketua Dewan Pengawas PDAM Kota Makassar M Yasir, mereka menyampaikan beberapa program andalan yang sedang di gencarkan untuk menggenjot pendapatan perusahaan dengan tetap mengedepankan layanan prima ke masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Pj Walikota Makassar Prof Yusran menyambut baik dan berharap agar PDAM Makassar makin memaksimalkan usahanya agar kedepan persoalan pencurian air yang marak beredar dapat di minimalisir dan masyarakat dapat secara menyeluruh menikmati air bersih.

“Fokuskan ke pelayanan masyarakat, tolong makin di massifkan evaluasi di lapangan titik mana saja yang kemungkinan berpeluang terjadi pencurian air bersih. Meteran yang usianya sudah tua dan menghambat suply air segera di perbaiki, ganti dengan baru saja”, ungkap Yusran.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad menuturkan saat ini pihaknya telah mengganti sekitar 15ribu meteran pelanggan dan rencananya akan di lanjutkan 50 ribu meteran pelanggan lainnya.

“Pelanggan kami (PDAM) saat ini yakni kurang lebih 173ribu dan meteran yang bermasalah baik bocor maupun usianya sudah tua telah di ganti sebanyak 15ribu meteran dan tahun 2020 ini kami targetkan kembali akan mengganti sekitar 50ribu meteran pelanggan”,tutur Hamzah.

Dengan adanya upaya ini, di harapkan pelayanan ke masyarakat bisa lebih maksimal dan tingkat pendapatan perusahaan juga dapat sejalan dengan usaha tersebut.(*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Atasi Kesemrawutan Parkir Balaikota, Pemkot Siapkan Lahan Parkir Strategis

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komitmen Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf untuk membenahi persoalan parkir di Balaikota bukan isapan jempol semata.

Sebuah lahan yang cukup luas di samping Meseum Kota Makassar di datangi Yusran sebagai proyeksi lahan parkir baru untuk kendaraan para pegawai yang berkantor di gedung Balaikota Makassar.

Dengan di dampingi Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya Susuman Halim, Prof Yusran meninjau lahan yang merupakan milik PT Saudagar Media, anak perusahaan dari Bosowa Group.

Dalam tinjauannya,Yusran meminta agar segera di lakukan pemetaan kendaraan agar segera dapat di maksimalkan penggunaannya.

“Lahan ini cukup luas untuk menampung semua kendaraan pegawai Balaikota dan jarak dari kantor juga lumayan dekat. Tinggal skema pemetaan kendaraannya yang perlu di perhatikan juga infrastruktur marka jalannya”,tutur Yusran.

Area perparkiran pegawai Balaikota yang tadinya di rencanakan di Karebosi Link di anggap cukup jauh sehingga Pemerintah Kota Makassar berinisiatif untuk menjalin kerjasama dengan pihak Bosowa Group.

Di tambahkan Yusran, jika Pemkot Makassar dan Bosowa Group bisa bersinergi maka akan membantu menampung kendaraan pegawai. Dengan memanfaatkan lahan tersebut setidaknya kurang lebih 500 kendaraan roda dua dan sekitar 200 unit kendaraan roda empat dapat terparkir rapi dan arus lalu lintas tidak mengalami perlambatan lagi. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Legislator Makassar Apresiasi Langkah Pj Wali Kota Yusran Benahi Makassar

LANGITKU NETWORK, Makassar – Legislator DPRD Kota Makassar mengapresiasi sejumlah langkah yang akan ditempuh oleh Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf dalam membenahi berbagai persoalan di Makassar. Hal itu disampaikan saat silaturahmi di gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (26/05/2020).

Di kesempatan itu, Yusran Jusuf menyampaikan berbagai kebijakan yang akan ditempuhnya selama kurang lebih setahun menjabat pj wali kota Makassar. Ia juga memaparkan konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digagas pemerintahannya dalam menyikapi pandemi Covid 19.

“Salah satu persoalan krusial yang kami hadapi adalah kemacetan balai kota. Kami sudah punya solusi dengan membuat kantong parkir bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu, ada pembatasan parkir di halaman balai kota yang diperuntukkan sesuai jenjang jabatan,” paparnya.

Yusran melanjutkan, jika kantor pemerintah mampu membenahi sistem perparkirannya, memberikan contoh yang baik maka akan lebih mudah mengajak dan mengedukasi masyarakat termasuk dunia usaha agar tertib parkir sehingga berbagai persoalan yang menyertainya seperti kemacetan dapat teratasi.

“Program jangka pendek pasti ada kritik sana – sini, itu biasa. Saya yakin pak wali punya kemampuan manajerial yang tinggi untuk menjawab berbagai persoalan di Makassar,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali.

Apresiasi juga dilontarkan oleh legislator PDIP Mesakh Rantepadang yang menyebut upaya Pj Wali Kota Yusran dalam menangani pandemi Covid 19 menyerupai langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo. Ia juga mendukung konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digulirkan Yusran.

“Pak Wali tidak melakukan pelonggaran. Hanya memang ada prioritas. Pikiran Pak Wali 11 – 12 dengan Pak Jokowi,” Sebut Mesakh.

Konsep new normal yang digagas oleh Yusran Jusuf berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olah raga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengonsumsi tanaman lokal seperti Jahe, Kunyit, Mengkudu dan sejenisnya.

“Konsep new normal yang disampaikan Pak Wali dapat diterapkan di lorong – lorong. Petani lorong dapat menanam tanaman herbal yang dapat dikonsumsi warga untuk meningkatkan imunitas tubuh,” ujar legislator Partai Nasdem Mario David.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering diistilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT/RW se kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata per wilayah.

Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT/RW akan didorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktivitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

LANGITKU NETWOTKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan segera memberlalukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal. Konsep baru ini berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olahraga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengkomsumsi tanaman lokal seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya. Hal ini diungkapkan Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf saat memimpin rapat koordinasi di ruang rapat Sipakalebbi, kantor Walikota Makassar, Selasa (26/5/2020).

“Jika selama ini kita hanya massifkan pola pencegahan dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, maka dengan konsep baru ini kita tambahkan dua poin penting lainnya yakni olahraga dan pemenuhan nutrisi tubuh yang bersumber dari tanaman lokal kita. Ini sesuai hasil riset secara ilmiah dari Universitas Hasanuddin tentang Local Herd Immunity berbasis kearifan lokal yang akan kita implementasikan di Makassar’ ujar Yusran saat berbicara.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering di istilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT RW se Kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata secara perwilayah. Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT RW akan di dorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh. Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktifitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.

“Setelah membuka ruang aktifitas masyarakat, tentu kita harus membentengi nya dengan protokol kesehatan yang perwalinya sudah kita terbitkan. Sekarang kita tambahkan dengan peningkatan imunitas, jika imunitasnya bagus dan melakukan low contact maka kita optimis bisa lebih cepat menangani covid ini. Kita akan memastikan aktiftas masyarakat itu sehat, melalui dua pendekatan yakni olahraga dan asupan nutrisi lokal untuk membangkitkan imunitas warga berbasis pekarangan dengan mengkomsumsi hasil olahan tanaman lokal.”lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Yusran menantang seluruh pimpinan SKPD untuk menciptakan inovasi, khususnya dalam menggerakkan kembali ruang-ruang ekonomi yang selama ini terhenti.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr. Naisyah Tun Azikin mengaku tengah menyiapkan program kesehatan untuk seluruh instansi pemerintah dengan gerakan senam di ruang kerja pada waktu-waktu tertentu.

“Gerakan masyarakat sehat ini bagian dari The New Normal sebagai adaptasi kita menghadapi pandemi Covid-19” ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan pada rapat koordinasi ini melaporkan penurunan pendapatan selama pandemi berlangsung. Menurutnya, dunia usaha sangat penting untuk segera diberikan peluang besar agar mereka bisa bergerak kembali, mengingat kondisinya yang saat ini tengah terpukul.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Sekda, Ansar, Asisten Bidang Pemerintahan, Sabri, Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, Sittiara, seluruh pimpinan SKPD serta camat se Kota Makassar.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Yusran Yusuf Halal Bi Halal Virtual Bareng Gubernur NA

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mengikuti halal bi halal secara virtual bersama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Nurdin Abdullah (NA), Selasa (26/05/2020).

Silaturahmi dalam jaringan ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid 19 yang juga diikuti Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Kepala Daerah se-Sulsel, perbankan juga ketua organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

Gubernur NA menyampaikan suasana halal bi halal secara virtual ini merupakan pengalaman pertama. Meski demikian, kondisi ini tidak boleh melemahkan semangat silaturahmi antara jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota bersama elemen masyarakat lainnya.

“Dalam situasi pandemi Covid 19 ini kita masih harus mengingatkan masyarakat kita agar menjaga perilaku hidup sehat, menggunakan masker, dan rajin cuci tangan pakai sabun,” kata Gubernur NA.

Ia juga menyampaikan kesiapan pemerintah provinsi dalam mendukung inovasi yang dilakukan pemerintah kabupaten, kota di tengah pandemi Covid 19.

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mengatakan kesiapan Pemerintah Kota Makassar bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam menghadirkan inovasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang handal di tengah pandemi Covid 19.

“Pemerintah harus beradaptasi dengan situasi sekarang. Pandemi Covid 19 menuntut kita berinovasi agar pelayanan publik dapat terus berjalan, dan hak masyarakat terhadap akses pelayanan pemerintahan dapat terpenuhi,” kata Pj Wali Kota Prof Yusran Yusuf. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 212 213 214 215 216 222
Page 214 of 222