close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pj. Gubernur Sulsel Kunjungi Pasar Cekkeng Bulukumba, Stok dan Harga Pangan Stabil

LANGITKU.NET, Bulukumba – Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, melakukan pemantauan stok dan harga pangan di Pasar Cekkeng, Kota Bulukumba, Sabtu, 23 Desember 2023.

Dari pemantauan, harga beras Bromo per liter Rp12 ribu, beras asal Bantaeng Rp10 ribu liter, beras Bulog Rp8.700 per liter atau Rp10.900 per kg. Bawang merah Rp25 per kg, bawang putih Rp33 ribu per kg, cabai rawit Rp80 hingga Rp90 ribu per kg.

“Sekarang cabai Rp80 ribu per kilogram, dulu-dulu itu cuma Rp40 ribu,” kata Syahrul, salah seorang pedagang.

“Ini ikan layangnya satu gompo (satu genggam) Rp15 ribu, kalau dua gompo itu sama dengan 1 kg,” sebut pedagang ikan, Suardi.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan, secara umum pantauan harga untuk bahan makanan pokok yang mempengaruhi inflasi itu relatif baik harganya.

“Bahkan harga ikan itu turun, bandeng dan ikan kembung yang biasanya mempengaruhi inflasi juga turun. Artinya tangkapan ikannya banyak, memang yang konsisten benar-benar pedis itu cabai rawit,” sebut Bahtiar.

Harga cabai yang tinggi di satu sisi memberikan penghasilan atau nilai lebih bagi penjual. Tetapi yang menggunakan cabai akan kesulitan. Sehingga, harga cabai harus diatur agar tetap terjangkau.

“Karena usaha yang menggunakan cabai juga itu akan kesulitan. Jadi harga yang berlebihan itu akan mempengaruhi. Secara umum barangnya ada. Jumlahnya memang harus kita tingkatkan. Supaya jangan ada lagi cabai menjadi faktor penyebab inflasi,” ujarnya.

Bulukumba sendiri adalah salah satu daerah di Indonesia dengan pengendalian inflasi terbaik di Indonesia.

Sementara, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan harga dan stok pangan masih stabil dan terjangkau. Sedangkan harga cabai diyakininya akan kembali normal dalam tiga bulan ke depan, ke harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kg. Ini berkat usaha yang telah digalakkan saat ini, seperti gerakan menaman cabai bagi ASN.

“Jadi saya kira ini bisa kita kembalikan. Ini memang karena menjelang Natal dan Tahun baru saja. Nanti itu akan turun balik,” imbuhnya.

Sedangkan Pejabat Bulog Bulukumba, Muhammad Mahfud, menyampaikan, untuk menekan harga di pasar, Bulog menggelontorkan sekitar 30 ton beras per minggu nya di Pasar Cekkeng untuk menekan inflasi.

“Stok pangan yang ada di Bulukumba itu cukup untuk saat ini,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Jaga Inflasi Jelang Nataru, TPID Sulsel Hadirkan Layanan MDC

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel menghadirkan layanan Mini Distribusi Center (MDC) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 ini.

Selama bulan Desember 2023, layanan MDC akan dihadirkan di pasar tradisional di Kota Makassar, serta akan menyasar Kabupaten/Kota lainnya, khususnya 5 daerah IHK. Dengan beroperasi selama 5 hari dalam sepekan, mulai setiap Hari Senin-Jum’at.

Dengan hadirnya MDC, masyarakat dapat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Dalam MDC ini melibatkan Bank Indonesia, Bulog, Forkopimda, Pemerintah Kabupaten/Kota, maupun stakeholder lainnya.

Salah satunya, MDC yang beroperasi di Pasar Terong Makassar pada Rabu 6 Desember 2023.

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulsel Junaedi bersama Bank Indonesia Perwakilan Sulsel mengecek  harga kebutuhan Pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sekaligus memantau jalannya Mini Distribusi Center (MDC), Dipasar Terong Makassar, Rabu (6/12/23).

“Kita di November ini alhamdulillah pertama kali dalam lima tahun pencapaian Inflasi dibawah nasional. Untuk capai itu berkat kolaborasi pihak terkait termasuk Bank Indonesia, Forkopimda,Pemerintah Kabupaten/Kota, Bulog yang selama ini banyak mensupport,” kata Junaedi, Jum’at (8/12/2023).

Harapan Pj Gubernur Sulsel, kata dia, bagaimana menjaga pencapaian di bulan November ini. Dengan menjaga target Nasional 3 ± 1 persen, dan berada dibawah Nasional. “Tentunya harus melakukan inovasi dan aksi-aksi gerakan sistematis. Dengan adanya MBC ini menjadi bagian untuk tetap agar pencapaian inflasi kita di Desember tetP terkendali,” katanya.

Ia pun mengaku, bahwa harga beras terkendali, sementara cabai masih tinggi namun harganya sudah bergerak turun. Ia mengaku, bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel mendorong upaya pengembangan 50 juta bibit Cabai yang di serahkan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan secara perlahan terkendali. Kebijakan Bapak Gubernur untuk mendorong peningkatan produksi cabai dalam rangka mengendalikan harga dengan memenuhi kebutuhan masyarakat. Harapan beliau (Pj Gubernur) persoalan Cabai yang tahun ini pemicu Inflasi tidak lagi,” tambah Junaedi.

Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel,  M.Firdauz Muttaqien mengatakan, bahwa harga kebutuhan pokok setiap tahun jelang Nataru bisanya akan mengalami kenaikan karena kegiatan yang meningkat pula.

“Setiap tahun pasti akan terjadi kenaikan jelang Nataru, karena masyarakat banyak kegiatan pasti berdampak pada kenaikan bahan pokok. Kami bersama Pemprov Sulsel dan TPID Provinsi Sulsel kerjasama dengan TPID Makassar, Palopo, Pare-Pare dan Lain-lain akan lakukan optimalisasi operasi pasar, namun dengan Mini Distribusi Center atau toko buat mobile ini dengan setiap hari,” jelasnya.

Dirinya pun mengatakan, bahwa di MDC ini masyarakat akan memperoleh kebutuhannya dengan harga terjangkau. “Masyarakat peroleh kebutuhannya dengan harga terjangkau ini, karena memang beberapa harga naik makanya kita stabilkan,” ucapnya. (*)

read more
DaerahNews

Di Hadapan Presiden Jokowi, Mendagri Tito Karnavian Puji Danny Pomanto Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse

LANGITKU.NET, Makassar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memuji Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di hadapan Presiden Indonesia Ir Joko Widodo.

Mendagri Tito Karnavian menyebutkan bahwa pemerintah daerah harus mempunyai terobosan untuk bisa menarik investor berinvestasi di daerahnya khususnya dalam hal pelayanan.

“Banyak terobosan yang dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya di tempat pak Danny, beliau sudah pada posisi bukan lagi manual tapi pada posisi digital penuh,” kata Mendagri Tito Karnavian saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Investasi 2023, di Balai Kartini Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Kata Mendagri Tito Karnavian, Mall Pelayanan Publik (MPP) tidak hanya dilihat dalam bentuk gedung tapi juga lewat virtual melalui konsep metaverse.

Yang mana, masyarakat akan dilayani avatar yang ada di masing-masing instansi. Konsep ini pun, lanjut Tito justru akan lebih memudahkan pelayanan publik sebab masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor-kantor pemerintahan.

“Jadi MPP bukan lagi dalam bentuk gedung, tapi dalam bentuk virtual melalui metaverse. Itu saya salut sama pak Danny,” puji Tito Karnavian di hadapan Presiden Jokowi.

Dengan konsep metaverse, masyarakat akan dilayani oleh avatar di masing-masing OPD. Ini pun akan memudahkan pelayanan dikarenakan masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pemerintahan.

Ia pun memberikan nilai 100 untuk Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena sudah menerapkan pelayanan publik dengan konsep metaverse.

“Jadi tidak perlu datang ke fisik (kantor) MPP karena ada kantor MPP virtual, begitu masuk ketemu dengan avatarnya, yang dari perizinan, ketemu lagi dengan avatar yang mengurus sertifikat (pertanahan) dan semuanya online,” jelasnya.

“Itu kalau (daerah) bisa membuat seperti yang di Makassar nilainya 100 itu. Tapi bisa manual aja bisa nilainya 70. Yang belum buat sama sekali nilainya nol itu kita akan evaluasi,” tegasnya.

Sementara Wali Kota Makassar Danny Pomanto merasa optimistis dapat mewujudkan mimpinya membangun dunia baru lewat Makaverse atau Makassar Metaverse.

Konsep ini resmi ia perkenalkan ke masyarakat pada Maret 2022 lalu, Makaverse merupakan sebuah duplikasi dunia nyata ke virtual.

Penerapan konsep Makaverse memiliki banyak manfaat baik untuk masa lalu, masa kini, dan juga masa depan.

Untuk masa lalu, konsep Makaverse dibutuhkan sebagai wujud proteksi terhadap sejarah masa lalu Kota Makassar. Sehingga ke depan tidak mudah untuk diduplikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sedangkan manfaat konsep Makaverse di masa sekarang fokus pada pelayanan publik. Tidak lagi terbatas hanya dibuka mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore, tapi pelayanan terbuka selama 24 jam oleh avatar.

Termasuk di masa depan. Kata Danny Pomanto dengan metaverse maka pemerintah kota sudah melakukan simulasi terkait kebijakan yang akan dijalankan nantinya.

“Jadi mana kebijakan yang rendah resistensinya itu yang kita jalankan,” papar Danny Pomanto.

Sehingga menurutnya konsep Makaverse atau Makassar Metaverse penting untuk diterapkan agar masyarakat tidak gampang didikte pihak yang memiliki kekuatan teknologi.

Apalagi ke depan, generasi muda tidak lagi belajar menggunakan buku tapi melalui VR dengan menggunakan oculus.

Penerapan konsep Makaverse, Danny Pomanto mulai dari lorong atau gang yang merupakan sel sebuah kota. Di mana sejak awal menjabat, lorong menjadi fokus pembangunan di masa pemerintahannya.

Bahkan, pihaknya sudah membuat database dalam bentuk QR Code di Lorong Wisata. Dalam QR Code tersebut sudah terdapat ID, KTP, data keluarga, digital address berupa titik koordinat, data kesehatan, hingga data keuangan.

Meski akan menghadapi banyak tantangan ke depan, Danny Pomanto tetap optimistis konsep Makaverse bisa diterapkan paling tidak mulai dari hal yang paling kecil yakni dari lorong.

“Insya Allah selesai, kita mulai dari hal yang paling kecil yaitu di lorong-lorong karena kita menganggap lorong adalah sel kota. Masalah paling kompleks ada di lorong. Mulai dari kemiskinan, kriminal, derajat kesehatan rendah, dan juga menjadi bagian dari mitigasi sosial,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Sumber Foto : Internet

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pj Sekda Hadiri Rakornas Ketahanan Pangan di Bandung, Pemprov Sulsel Terima DIPA Dekosentrasi Ketahanan Pangan 2024

LANGITKU.NET, Bandung – Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023 yang digelar Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) RI, di Holiday Inn Hotel, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 7 Desember 2023.

Dalam kegiatan itu, Bapanas RI menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) melalui skema dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2024 ke daerah sebesar Rp153 miliar atau 34,65 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp442,6 miliar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah yang menerima dana dekosentrasi tersebut dengan total anggaran sebesar Rp6,7 miliar.

“Terkait dengan penyerahan Dipa yang kita terima untuk Sulawesi Selatan Alhamdulillah kita mendapatkan alokasi dari Bapanas melalui skema dana dekon itu Rp6,7 miliar,” ucap Arsjad.

Dana dekosentrasi ini, lanjutnya, akan dialokasikan untuk 3 kegiatan terkait program ketersediaan akses dan konsumsi pangan, yakni, pemantapan, ketersediaan, stabilisasi pasokan dan harga pangan. Pengendalian kerawanan pangan dan pemantapan kewaspadaan pangan dan gizi. Pemantapan penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan.

Sementara terkait program dukungan manajemen, kata Arsjad, yakni dukungan manajemen dan teknis lainnya Badan Pangan Nasional.

“Dengan diterimanya Dipa ini di akhir tahun 2023, kita berharap upaya-upaya persiapan untuk pelaksanaan 2024 sudah harus dilakukan. Jadi kita berharap mudah-mudahan persiapan-persiapan untuk administrasi, tata kelola, maupun petunjuk pelaksanaannya sudah bisa dilaksanakan atau disiapkan lebih dini,” ungkapnya.

Selain itu, Arsjad mengungkapkan, dana dekosentrasi ini juga akan dimanfaatkan untuk penyusunan peta daerah rentan rawan pangan di Sulawesi Selatan, meskipun kondisi daerah rentan rawan pangan di Sulsel pada tahun 2023 sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 lalu.

“Alhamdulillah 2023 ini daerah rentan rawan pangan kita sudah mengalami penurunan, dari yang tadinya 15 wilayah di tahun 2022 yang tersebar di 7 kabupaten, untuk tahun 2023 ini dari pemetaan mandiri yang sudah dilakukan teman-teman di kabupaten/kota Alhamdulillah wilayahnya sudah berkurang jadi hanya tersisa 4 wilayah yang masuk kategori rentan rawan pangan dan itu berada di kabupaten Selayar,” ujarnya.

Dengan demikian, Arsjad menegaskan, wilayah yang masih masuk dalam kategori rentan rawan pangan ini akan jadi perhatian pemerintah provinsi melalui pemanfaatan dana dekosentrasi tersebut sebagai upaya mengantisipasi dan mengatasi daerah yang rentan rawan pangan di Sulsel.

Terkait dengan Rapat Koordinasi Nasional Ketahanan Pangan ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan ini menjelaskan, kegiatan tersebut untuk mengingatkan kembali Pemerintah Provinsi, khususnya OPD yang menangani ketahanan pangan agar dapat memaksimalkan pengelolaan dan pemanfaatan dana dekosentrasi tahun 2023, mengingat waktu efektif pelaksanaan program/kegiatan sudah memasuki akhir tahun.

Sementara itu, Mewakili Kepala Bapanas RI, Plt Sekertaris Utama Badan Ketahanan Pangan Nasional Sarwo Edhy dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya menyatukan gerak langkah dalam percepatan pelaksanaan dan evaluasi program dan kegiatan tahun 2023, sekaligus menyamakan persepsi bersama untuk mempersiapkan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2024.

“Tahun ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan dekosentrasi di Badan Pangan Nasional Tahun 2023. Tercatat, realisasi serapan anggaran kegiatan dekosentrasi tahun 2023 masih sebesar Rp88,48 miliar dari total alokasi anggaran dekosentrasi sebesar Rp142 miliar atau sebesar 61,92 persen berdasarkan data SAKTI realisasi akrual per 5 Desember 2023,” jelasnya.

Berkaitan dengan anggaran tahun 2024, Sarwo menegaskan, saat ini telah terbit DIPA Badan Pangan Nasional tahun 2024 dengan total anggaran sebesar Rp442,6 miliar dari total pagu tersebut terdapat anggaran sebesar Rp153 miliar atau 34,65 persen yang dialokasikan ke daerah melalui mekanisme dekosentrasi. (*)

read more
DaerahNews

Usung Tagline Sejuta Pohon Untuk Makassar, Kodim 1408/Makassar Tanam Pohon Hijaukan Kampung Nelayan Untia

LANGITKU.NET, Makassar – Jajaran personel Kodim 1408/Makassar bersama TNI/Polri, pemerintah kota, dan masyarakat setempat melakukan aksi penghijauan penanaman pohon di Kawasan Kampung Nelayan Untia, Kamis (7/12).

Penanaman sejuta pohon dipimpin langsung Aster Kasdam Kolonel Inf Persada Alam mewakili Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam dan diikuti oleh seluruh koramil di wilayah Kodim 1408/Makassar.

Dalam arahannya, Aster Kasdam Kolonel Inf Persada Alam menyampaikan jika penanaman sejuta pohon sebagai bentuk mitigasi terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini.

Perubahan iklim, lanjut Kolonel Inf Persada Alam, sangat berpengaruh terhadap situasi dan kondisi sosial. Bahkan perubahan iklim ini menyebabkan berkembangnya beberapa penyakit seperti DBD.

Berdasarkan jurnal yang meneliti terkait hubungan perubahan iklim dengan peningkatan penyakit DBD disebutkan bahwa penyumbang DBD di Sulsel 32% berasal dari tiga kabupaten/kota. Diantaranya Gowa, Makassar, dan Maros.

“Dan ternyata hasil penelitian itu memang untuk wilayah tidak terlalu terpengaruh perubahan cuaca terkait dengan penyakit DBD. Tapi Gowa dan Maros itu ada pengaruhnya ternyata. Tapi kan iklim di sini (Makassar) memungkinkan potensi itu,” kata Kolonel Inf Persada Alam.

Ia pun berharap dengan penanaman sejuta pohon ini dapat memberikan kehidupan bagi masyarakat sekitar yang jauh lebih baik. Sekaligus mendukung program pemerintah low carbon.

“Satu pohon tentunya harapan kita bisa memberikan selain oksigen, juga bisa menyerap air dan di saat kekeringan nanti bisa menyimpan air dan memberi keteduhan,” tuturnya.

Sementara, Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Lizardo Gumay mengatakan pada kegiatan kali ini pihaknya mengusung slogan ‘Satu Juta Pohon untuk Makassar’.

Hanya saja khusus untuk hari ini pihaknya menanam 800 pohon dari berbagai jenis. Diantaranya, pohon ketapang, pohon mahoni, dan pohon mangga.

Kegiatan ini, kata Letkol Inf Lizardo Gumay menyebut ada kurang lebih 1.200 orang yang terlibat di dalam kegiatan ini. Terdiri dari unsur TNI/Polri, Mahasiswa, Pelajar, OKP, dan masyarakat umum.

“Target kami untuk sejuta pohon untuk Desember ini adalah 1.000 pohon, dan hari ini kita menanam 800 pohon,” ujarnya.

Tidak hanya menanam pohon di Kawasan Kampung Nelayan Untia, Letkol Inf Lizardo Gumay menjelaskan jika penanaman pohon ini juga akan dilakukan di 15 koramil se-Kota Makassar.

“Kita sengaja pilih di sini karena memang Kampung Nelayan ini butuh banyak pohon. Apalagi daerah ini rawan banjir, jadi ada pohon keras untuk menahan laju air sehingga banjir tidak ada. Ada juga pohon buah yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar,” tutupnya.

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Serahkan Berkas Hasil Seleksi Calon Anggota KI Kepada DPRD Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengantarkan berkas hasil seleksi Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Prov. Sulsel Periode 2023-2027 kepada Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari di Rujab Ketua DPRD Sulsel, Rabu (06/12/2023).

Mewakili Pemprov Sulsel, Kepala Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Prov. Sulsel Erlan Triska didampingi Ketua Timsel Hasrullah, Wakil Ketua Timsel Muhlis Madani, Anggota Timsel Asradi serta perwakilan Sekretariat Timsel menyerahkan berkas 15 nama peserta yang akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPRD.

“Hari ini saya selaku Kabid Humas mewakili Pemprov Sulsel menyerahkan berkas hasil dari Seleksi Calon Anggota KI Sulsel yang nantinya akan mengikuti tahapan seleksi di DPRD. Arahan dari pak Gubernur untuk segera dibawakan ke Ibu Ketua,” kata Erlan.

Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengungkapkan bahwa dirinya telah menunggu hasil seleksi Calon Anggota KI Prov. Sulsel tersebut dan akan segera meneruskannya ke Komisi A DPRD Sulsel.

“Saya yakin semua yang ada di sini memiliki kualitas sebagai komisioner. Jika dikatakan ini yang terbaik berarti memang mempunyai kemampuan untuk ada di sini. Tentu saja ini nantinya akan menjadi tanggung jawab yang besar bagi kami,” ungkap Ina Kartika.

Sementara itu, Ketua Timsel Hasrullah menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut merupakan hasil terbaik yang bisa diberikan timsel.

“Berat bagi kami untuk memutuskan hasil seleksi ini. Apalagi peserta yang mengikuti seleksi ini adalah orang-orang hebat semua,” jelas Hasrullah.

Ia berharap komisioner yang terpilih nantinya adalah orang-orang terbaik yang mampu mewakili Sulsel sampai ke tingkat nasional.

“Sesuai dengan harapan Gubernur bahwa calon anggota KI ini harus punya kapasitas yang baik dan bukan sekedar pencari kerja. Kami berharap komisioner yang nantinya terpilih ini dapat bersaing juga di level nasional, ada proses untuk naik ke atas. Kita harus tunjukkan bahwa Sulsel juga mampu,” harapnya.(*)

read more
DaerahNews

Hadiri HUT Bantaeng Ke-769, Pj Gubernur Sulsel Ajak Sukseskan Program Budidaya Pisang Cavendish

LANGITKU.NET, Bantaeng – Pj Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, didampingi Pj Ketua TP PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bantaeng ke-769, yang digelar melalui Rapat Paripurna DPRD Bantaeng, Kamis, 7 Desember 2023.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan program budidaya pisang cavendish, sebagai solusi pengentasan kemiskinan di Sulsel, termasuk di Kabupaten Bantaeng.

“Menanam pohon itu bukan hanya yang biasa saja, tapi harus menanam pohon yang produktif, berbuah dan bisa dikonsumsi. Itu sudah benar kita melakukan penghijauan menanam pisang, nangka dan sukun,” kata Bahtiar dalam sambutannya, di HUT Bantaeng Ke-769 tahun, di Kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Kamis, 7 Desember 2023.

Bahtiar mengatakan, pihaknya sudah mencanangkan 1 miliar pohon pisang cavendish di lahan seluas 500.000 hektare, di 24 kabupaten kota se-Sulsel, termasuk Kabupaten Bantaeng. Budidaya pisang cavendish ini merupakan solusi untuk peningkatan kesejahteraan para petani.

Selain pertanian, Bahtiar juga mengungkapkan programnya untuk nelayan, yakni pembangunan rumah ikan atau keramba. Sedangkan di sektor peternakan, Pemprov Sulsel sudah menyiapkan bibit lewat Inseminasi Buatan (IB) khusus sapi, kerbau, kuda, kambing dan sejumlah ternak lainnya.

“Ini adalah cara untuk meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulsel, termasuk Kabupaten Bantaeng ini,” imbuhnya.

Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menyambut baik program Pj Gubernur Bahtiar. Pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Bantaeng sudah menyiapkan lahan di masing-masing kecamatan untuk menanam pisang cavendish. Meski tak terlalu luas, namun diyakini dapat merubah wajah ekonomi masyarakat Bantaeng.

“Masyarakat kabupaten Bantaeng akan menanam pohon pisang cavendish di delapan kecamatan. Perlu kami laporkan jumlah lahan tidak terlalu luas, tapi kami akan telaten dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Abubakar.

Ia menambahkan, perayaan HUT Bantaeng tahun ini sengaja digelar secara sederhana, untuk menghargai masih banyaknya masyarakat Bantaeng yang masuk dalam kategori miskin. Namun, Kabupaten Bantaeng syarat akan prestasi dan juara dalam berbagai sektor, termasuk tata kelola kearsipan, aset dan pemerintahan.

“Kabupaten Bantaeng ini penuh dengan juara dan syarat akan prestasi. Ini perlu dipertahankan. InsyaAllah kita akan wujudkan Kabupaten Bantaeng yang terbaik bakan hanya di Sulsel tapi juga secara nasional,” pungkasnya.

Turut hadir Anggota DPRD Sulsel, Bupati Bulukumba, serta Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

TP2DD Provinsi Sulsel Terbaik di Indonesia

LANGITKU.NET, Makassar – Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Selatan dinobatkan sebagai TP2DD terbaik di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Causa Iman Karana,  di sela Pelaksanaan Launching KKPD, High Level Meeting TP2DD, Serta Apresiasi Ekonomi dan Keuangan Digital Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Selasa, 5 Desember 2023.

“Berbagai inovasi dilakukan di Sulsel,  berhasil dapat pengakuan nasional. Di tahun 2022, Provinsi Sulsel berhasil jadi TP2DD terbaik se Indonesia. Tahun ini, TP2DD Provinsi Sulsel tidak hanya terbaik di Wilayah Kawasan Sulawesi, tapi kembali jadi yang terbaik di Indonesia,” kata Causa Iman.

Causa Iman mengungkapkan, pemerintahan dituntut mengikuti perkembangan teknologi, sehingga lebih responsif, efektif, dan transparan. Termasuk dalam hal tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Sulsel telah membuktikan hal tersebut.

“Wapres telah memberikan arahan agar semua pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Kepala Daerah atau Perkada KKPD. Dan oleh Pak Pj Gubernur langsung ditindaklanjuti begitu kami laporkan. Luar biasa sekali dukungan Pak Pj Gubernur,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bank Indonesia menyerahkan dua piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, yang diterima Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin. Yakni Penghargaan TP2DD Terbaik I di Kawasan Sulawesi, dan penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Program Unggulan P2DD Terbaik melalui aplikasi pembayaran pajak digital Bapenda Sulsel in Your Hand.

Diketahui, Provinsi Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk pertama kalinya menggunakan KKPD-nya pada November 2023 lalu, untuk pembelian Alat Tulis Kantor (ATK).

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan, KKPD menjadi instrumen reformasi birokrasi, termasuk tata kelola keuangan. Penggunaan KKPD, secara langsung atau tidak, akan mengurangi praktek tata kelola keuangan yang kurang pantas dan upaya pencegahan korupsi.

“Dengan menggunakan KKPD, semua terukur. Pasti semakin sehat organisasi kita, karena memangkas proses administrasi. KKPD lebih mudah, simpel, sederhana dan akuntabel, sesuai prinsip hukum keuangan. Banyak manfaat yang diperoleh,” kata Bahtiar.

Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Bank Indonesia atas dukungan dan kontribusi dalam perbaikan tata kelola keuangan pemerintah. (*)

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Ajak Petani Desa Mattiro Walie Tingkatkan Kesejahteraan dengan Budidaya Pisang

LANGITKU.NET, Bone – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengajak masyarakat Desa Mattiro Walie, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, meningkatkan kesejahteraannya melalui program budidaya penanaman pisang cavendish, sukun, dan nangka madu.

Bahtiar menjelaskan, untuk bisa membantu sebuah daerah bisa tumbuh secara ekonomi, harus ada komoditi yang menjadi daya tarik investor. Khususnya di Kecamatan Bontocani, Desa Mattiro Walie.

Setelah ada lahan pisang cavendish 1.000 hektare, dipastikan akan didukung kepastian pasar, baik kebutuhan lokal, pasar industri dan pasar ekspor.

“Saya canangkan program penanaman pisang cavendish dan ini seluruh Sulawesi Selatan dengan luas lahan 500.000 hektare dan 1 miliar pohon,” ungkapnya.

Kendati demikian, Pj Gubernur Sulsel menjelaskan, secara aturan apapun yang menjadi tujuan di sektor pertanian, harus memiliki sumber air terlebih dahulu.

“Kalau kita bicara apapun soal pertanian pasal satunya adalah air. Apalagi empat bulan pertama pertumbuhan tanaman pisang cavendish sangat membutuhkan air,” katanya.

Sementara itu, Warga Desa Mattiro Walie, Fajar Rudin (51), menyampaikan jika di desanya kerap ada serangan babi di malam hari, dan monyet di siang hari, sehingga menjadi tantangan dalam budidaya pisang ini.

“Ini tanaman pisang bagus Bapak Gubernur, tapi disini monyet dan babi itu tantangan yang sangat besar,” kata Fajar.

Warga Bontocani lainnya, Asdar (43), menyampaikan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel atas inisiatifnya mencanangkan budidaya pisang cavendish, sukun dan nangka madu tersebut.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur sudah mau hadir di kecamatan kami. Kami setuju dengan budidaya pisang cavendish ini. Semoga ini bisa mengubah ekonomi kami, tapi tanah kami sering terjadi longsor,” ujarnya.

Kedatangan Pj Gubernur Bahtiar juga dimanfaatkan warga lainnya, Hasbi, untuk melaporkan kondisi pendidikan di daerah tersebut. Pasalnya, sejauh ini angka putus sekolah sangat tinggi disebabkan infrastruktur, seperti jaringan dan infrastruktur jalan.

“Kami sangat berharap dan berterimakasih kalau bisa dibantu jaringan dan sekolah kami. Karena kalau kami mengikuti ujian, kami ikut di luar kecamatan kami,” tuturnya.

Sebagai tim pengajar, ia mengaku sudah bertahun-tahun mengurus Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap Bontocani, Kabupaten Bone.

“Kami sangat jauh dari kemajuan. Kami harap bagaimana supaya ada jaringan internet disini,” imbuhnya. (*)

read more
DaerahNews

Pj Sekda Sulsel Terima Edutolia Education, Bahas Pameran Pendidikan Gratis Perguruan Tinggi Turki di Makassar

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad menerima kunjungan dari manajemen Edutolia Education di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Selasa 5 Desember 2023.

Hadir diantaranya Founder of Edutolia Education, Ibrahim Albayrak; Head Representative for Edutolia Indonesia and The COO of Edutolia, Putri Anatasia; dan Creative Director Edutolia, Fachruqi Waris.

Dalam kesempatan ini, Pj Sekda Sulsel didampingi Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri dan Plh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Tautoto Tana Ranggina.

Edutolia Education merupakan konsultan pendidikan dari Negara Turki ini. Mereka bakal menggelar Pameran Promosi Pendidikan Universitas Turki di Makassar.

Pameran tersebut rencananya bakal berlangsung di Gedung Balai Sidang 45, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, 28 Februari 2024.

Pameran yang bekerja sama dengan Bosowa Education ini bertujuan untuk memperkenalan berbagai perguruan tinggi di Turki kepada para siswa di Makassar.

Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad mengatakan, Pemprov Sulsel tentu sangat mendukung adanya kerjasama pendidikan antara Pemerintah Turki dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Hari ini kita kedatangan tamu dari Edutolia Education, terkait rencana kerjasama antara Pemerintah Turki dan Pemerintah Sulawesi Selatan terkait dengan kerjasama dibidang pendidikan. Insya Allah, pada bulan 28 Februari 2024 akan mengadakan pameran pendidikan di Makassar, dimana targetnya pelajar SMA di Suslel,” ungkapnya.

Menurutnya, pameran pendidikan ini merupakan kesempatan yang baik bagi pelajar yang akan menempuh pendidikan ditingkat perguruan tinggi.

“Saya pikir ini kesempatan emas yang ditawarkan Pemerintah Turki melalui Edutolia Education, bagi anak-anak kita untuk bisa bersekolah di Turki. Apalagi ada kesempatan beberapa program yang ditawarkan, termasuk beasiswa biaya pendidikan yang full atau 100 persen,” jelasnya.

Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri menambahkan, “pameran pendidikan ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik bagi anak/anak kita di Sulsel untuk mendapatkan ruang untuk bisa belajar di perguruan tinggi di luar negeri, khususnya di Turki,” ungkapnya.

Ia pun juga berterima kasih kepada Edutolia Education yang menjadikan Makassar di Sulsel salah satu sasaran pameran pendidikan pada tahun 2024 mendatang.

Founder of Edutolia Education, Ibrahim Albayrak menyampaikan, terima kasih atas dukungan Pemprov Sulsel terhadap kegiatan pameran pendidikan ini.

“Terima kasih atas keramahan Bapak Pj Sekda, kami sangat senang berada di sini. insya Allah kami akan merencanakan untuk melaksanakan pameran pada bulan Februari, kami akan datang dengan banyak universitas di Turki untuk siswa/mahasiswa,” ujarnya.

Lanjutnya, “Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel, semoga nanti kita juga dapat berkontribusi dalam kemajuan kerjasama dalam pendidikan antara dua negara ini,” tuturnya.

Dirinya memaparkan, bahwa Pameran pendidikan ini tidak hanya menawarkan kuliah S1, tetapi juga S2 dan S3. Dengan menghadirkan minimal 15 universitas terbaik dari Turki. (*)

read more
1 40 41 42 43 44 229
Page 42 of 229