close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, Gowa, dan Palopo Bapenda Sulsel Raih Penghargaan Bank Indonesia

LANGITKU.NET, Makassar – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, UPT Pendapatan Wilayah Gowa, dan UPT Wilayah Palopo meraih penghargaan dari Bank Indonesia sebagai UPT dengan realisasi pendapatan terbanyak melalui aplikasi Qris.
Pengumuman dan penyerahan piagam penghargaan berlangsung Selasa (5/12/2023) di Hotel Claro Makassar di sela Launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Apresiasi Ekonomi dan Keuangan   Digital Sulsel.

Piagam diserahkan oleh  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Causa Iman Karana yang pernah menjabat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tokyo. Sejumlah pemerintah daerah dan lembaga pengelola keuangan juga mendapatkan penghargaan dari ajang yang dibuka oleh Pj Gubernur Sulsel Dr Bahtiar Baharuddin ini.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, Muh Aras Akbar, mengatakan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh tim Samsat Makassar I untuk bekerja lebih giat lagi.

Sedangkan Kepala UPT Pendapatan Wilayah Gowa Zul Fauziah Zur, mengatakan, akan terus mensosialisasikan pembayaran pajak kendaraan nontunai pada masyarakat Gowa.

Sementara Kepala UPT Pendapatan Wilayah Palopo, Chandrawali, menjelaskan, penghargaan ini didasarkan pada jumlah transaksi menggunakan QRIs di Samsat Palopo.

“Artinya, dari jumlah keseluruhan pembayaran PKB dan BBNKB pada Kantor Samsat Palopo, persentase pembayaran menggunakan QRIS cukup besar dibandingkan samsat lainnya,” ungkap Chandrawali.

Chandrawali menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Bapenda Sulsel, persentase pembayaran menggunakan QRIS di Samsat Palopo mencapai 2,84 persen. Jika mengacu pada data realisasi pembayaran PKB dan BBNKB yang mencapai Rp 58 Milyar, maka jumlah transaksi QRIS di Samsat Palopo sudah mencapai Rp 1,6 Milyar di tahun 2023 ini.

“Penghargaan yang kami peroleh ini, tentu saja akan menjadi motivasi bagi kami, khususnya untuk terus mensosialisasikan transaksi non-tunai dalam pembayaran pajak kendaraan,” terangnya.

Chandrawali menyebut, pihaknya sudah sejak lama menyosialisasikan penggunaan QRIS sebagai metode bayar pada Kantor Samsat Palopo.

“Sejak awal dicanangkan, kami bergerak cepat dengan bekerjasama dengan Bank Sulselbar untuk membuat QRIS merchant, bukan hanya untuk di Kantor Samsat, tapi di semua layanan unggulan yang kami punya,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Chandrawali, pihaknya juga cukup masif melakukan sosialisasi, baik melalui pemberitaan ataupun lewat media sosial. “Semoga kedepannya akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital untuk pembayaran pajak kendaraannya,” ujarnya.(*)

read more
DaerahNews

Inovasi Pemprov Sulsel, Pj Bupati Bantaeng Apresiasi Aplikasi Inzting untuk Pengentasan Stunting

LANGITKU.NET, Bantaeng – Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar membuka Sosialisasi dan Monitoring Aplikasi Inzting Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Bantaeng di Balai Kartini Bantaeng, Senin 4 Desember 2023.

Inzting  yang merupakan singkatan dari Ikhtiar Men-zero-kan Stunting ini adalah aplikasi yang dibuat Pemkab Takalar, yang kemudian akan dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten kota se Sulsel dalam pendataan dan penanganan kasus stunting.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada seluruh pengelola serta mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Inzting Sulsel di Kabupaten Bantaeng, juga guna meningkatkan komitmen dan koordinasi TPPS tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Des/Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng

Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rasyid mewakili Pj Gubernur Sulsel menghadiri acara tersebut.

Dalam kurung waktu 4 tahun terakhir (2019-2022) prevalensi stunting di Sulsel mengalami penurunan. Berdasarkan hasil SSGBI tahun 2019 prevalensi stunting di Sulsel mencapai angka 30,6%, kemudian tahun 2022 turun menjadi 27,2%.

Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting, mengingat target nasional 2024 mendatang harus 14 persen.

“Bapak Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas. Sehingga beliau berusaha semaksimal untuk dapat menzerokan stunting di Sulsel,” kata Muhammmad Rasyid.

Berbagai upaya telah dilakukan Pj Gubernur Sulsel untuk menzerokan stunting, kata dia, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi Inzting yang digunakan oleh 24 Kabupaten/Kota.

“Aplikais Inzting memiliki terobosan untuk menyiapkan satu data bagi seluruh instansi terkait yang memiliki kewajiban secara langsung dalam penanganan stunting,” tuturnya.

Dirinya pun berharap Sosialisasi dan Monitoring ini dapat membuahkan hasil dalam percepatan penurunan stunting sehingga dapat mencegah stunting bagi generasi baru di Sulsel.

Sementara itu, Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar mengapresiasi keberadaan kader-kader di tengah masyarakat yang merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia, khususnya di Kab. Bantaeng.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran aplikasi Ikhtiar Men-Zerokan Stunting (Inzting) Sulsel yang merupakan inovasi dalam menghimpun satu data penanganan stunting di Prov. Sulsel. Kami berharap aplikasi ini mendukung Pemda dalam program percepatan penurunan stunting berbasis digital serta memberikan output pemetaan pencegahan stunting dari hulu hingga ke hilir yang akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan program dan kegiatan di seluruh tingkatan”, ujar Pj. Bupati Bantaeng.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kab. Bantaeng tahun 2021 sebesar 22,5% dan menurun ke 22,1% pada tahun 2022.

Turut hadir pula Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng; Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Provinsi Sulsel; perwakilan dari Diskominfo-SP Sulsel sebagai Tim Koordinasi Inzting Sulsel; Pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se Kabupaten Bantaeng; serta admin Kabupaten dan Kader Inzting Sulsel. (*)

read more
DaerahNews

Ketua Perbasi Makassar Jamu Peserta Kejurnas Basket 3×3 Tahun 2023

LANGITKU.NET, Makassar – Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Makassar Indira Yusuf Ismail memperlihatkan sambutan hangat saat menyambut para peserta Kejuaraan Nasional Bola Basket 3×3 dalam acara gala dinner yang digelar di kediaman pribadinya, pada Jumat (1/12/2023) malam.

Jamuan makan malam yang menandai perhelatan besar Makassar sebagai tuan rumah Kejurnas Bola Basket 3×3 tahun 2023 ini dihadiri oleh perwakilan atlet dan kru dari 13 provinsi yang berkompetisi.

Tak ketinggalan, hadir pula Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERBASI Nirmala Dewi dan International Basketball Federation (FIBA) 3×3 Asia Manager Vivian Wang.

Indira menyampaikan kegembiraannya atas kesempatan menjadi tuan rumah bagi kegiatan olahraga bergengsi ini. Dia mengungkapkan pentingnya event ini dalam mengangkat prestise Kota Makassar sebagai pusat olahraga yang dinamis dan inklusif.

“Terima kasih karena Kota Makassar dipercayakan melaksanakan Kejurnas 3×3 ini. Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir,” ucap Indira.

Dirinya juga menekankan pentingnya semangat persaingan yang sehat, kolaborasi, dan semangat olahraga yang fair play dalam setiap pertandingan.

“Semangat kepada semua atlet. Selamat datang di Makassar, selamat bertanding. Dapat olahraganya, dapat prestasinya,” seru Indira.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERBASI Nirmala Dewi menyoroti upaya dan persiapan yang dilakukan panitia lokal bersama seluruh stakeholder untuk menyukseskan ajang ini.

Nirmala menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk membuat ajang ini berjalan lancar.

“Penyelenggaraan Kejurnas 3×3 di Makassar ini sangat luar biasa. Semangat basket di Makassar sangat luar biasa. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bahu-membahu membangun ekosistem basket di sini. Mudah-mudahan penyelenggaraan seperti ini bisa berjalan di kota lain,” jelas Nirmala.

Di tempat yang sama, International Basketball Federation (FIBA) 3×3 Asia Manager Vivian Wang mengaku sudah menonton pertandingan selama dua hari berturut-turut.

Dirinya pun mengungkapkan kegembiraannya berada di Makassar dan memberikan apresiasi tinggi kepada PERBASI Makassar yang dinilainya berhasil menghelat ajang bergengsi ini.

“Dua hari ini saya sudah menonton pertandingan dan saya senang kegiatan ini di-organize di Makassar. Kami harap akan lebih banyak event 3×3 yang dihelat di berbagai kota di Indonesia,” pungkasnya.

Acara gala dinner ini bukan hanya sebagai wadah formalitas, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara para peserta, serta mengukuhkan semangat persatuan dan menjalin kerja sama yang erat dalam pembangunan olahraga basket di Indonesia, khususnya di Kota Makassar.

Dengan semangat kebersamaan yang dihadirkan, gala dinner ini diharapkan menjadi momentum yang berkesan sekaligus membawa harapan akan suksesnya Kejurnas Basket 3×3 di Kota Makassar.

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stasiun Pasang Surut Air Laut Pendeteksi Dini Tsunami

LANGITKU.NET, Takalar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan ke Pelabuhan Perikanan Boddia, Kabupaten Takalar, Minggu, 3 Desember 2023.

Bahtiar menyampaikan, Nelayan Sulsel lebih 200 ribu orang. Di Takalar terdapat 16 ribu orang karena banyaknya yang memiliki mata pencaharian di bidang ini, sehingga kelautan dan perikanan harus menjadi perhatian. Jika bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, maka kesejahteraan Sulsel akan maju.

“Jadi itu semakin membuat kita harus lebih konsentrasi, ternyata pantai kita luas dan panjang, serta potensinya besar sekali. Takalar saja 74 kilometer,” kata Bahtiar.

Kemudian ia menyampaikan, dalam jangka panjang pelabuhan harus dikelola secara profesional. Tidak hanya mengandalkan kekuatan APBD dan APBN, tetapi harus cari solusi alternatif lainnya.

Di tempat ini ia juga meninjau Stasiun Pasang Surut Air Laut, alat yang salah satu fungsinya untuk mendeteksi dini tsunami (Early warning system/Ina-TEWS).

“Ini dihadirkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan BMKG dan Kemenhubla. Kami menggunakan sensor radar dan sensor pressure untuk menentukan ketinggian air laut,” jelas Staf Badan Informasi Geospasial, Hadi Wijaya.

Ia menyampaikan, data ini terkirim terus menerus secara kontinyu ke database di BIG di Cibinong, Bogor. Database tersebut dibagipakaikan (sharing data) dengan BMKG. Setelah terkirim, kalau misalkan ada penurunan air yang signifikan yang turun dari biasanya, BMKG akan memberikan notice bahwa ada anomali air.

“Sehingga kami nanti di BIG sebagai penyedia data dan BMKG memutuskan dari data tersebut terkait ada atau tidaknya potensi tsunami,” terangnya.

Di tempat ini Bahtiar juga bertemu dengan sejumlah nelayan serta melayani permintaan warga berfoto bersama termasuk anak-anak.

“Masyarakat nelayan menginginkan dengan adanya kunjungan dari Bapak Gubernur, ingin dibuatkan pemecah ombak di luar tanggul untuk berlabuh atau tempat sandar perahu-perahu nelayan,” sebut Daeng Laja, salah seorang nelayan. (*)

read more
DaerahNews

Pelatihan 70 Jam Pelajaran Pemadam Kebakaran Makassar Tingkatkan Kesiapan Lapangan

LANGITKU.NET, Makassar – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Kementerian Dalam Negeri resmi gelar Pendidikan dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Program 70 Jam Pelajaran (JP) yang berlangsung di Mako Damkar Makassar mulai Senin 4 – 10 Desember 2023.

Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Hasanuddin membuka kegiatan ini saat apel pagi. Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Untuk itulah pelatihan ini sangat penting untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan sebanyak 84 peserta dilibatkan dalam program ini, yang mencakup materi-materi esensial seputar pengenalan peralatan kebakaran, penanggulangan kebakaran, evakuasi, formasi regu, taktik penyelamatan, dan materi lainnya.

“Dengan durasi program sepanjang 70 jam pelajaran atau satu minggu diharapkan para peserta dapat memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab sebagai pemadam kebakaran,” ucapnya.

Lanjutnya, pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, namun juga praktis dengan simulasi kebakaran di berbagai skenario. Hal ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga mereka dapat lebih siap dan percaya diri ketika di lapangan.

Diharapkan keberhasilan program ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapabilitas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran di kota Makassar.

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
DaerahNews

Sambangi PPI Beba, Nelayan Berterima Kasih Hadirnya Break Water Pemecah Ombak

LANGITKU.NET, Takalar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Beba, di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Minggu, 3 Desember 2023.

Ia melihat kondisi infrastruktur di sana serta berdialog dengan nelayan yang ada, untuk mengetahui persoalan yang dihadapi oleh mereka. Serta berbagai program dan bantuan yang telah diberikan.

Di awal pertemuan, Pj Gubernur Bahtiar meminta agar nelayan tetap menjaga laut, dengan menangkap ikan yang ramah lingkungan, termasuk tidak menggunakan bom atau merusak terumbu karang.

“Kalau tangkap ikan jangan pakai bom ikan, kasihan juga terumbu karangnya lama tumbuhnya,” pesan Bahtiar.

Ia pun dalam programnya sebagai Pj Gubernur, akan membuat rumah ikan berupa terumbu karang buatan. Sehingga nelayan tidak terlalu jauh mencari ikan ke tengah laut, terutama yang tidak punya kapal.

“Kami buat terumbu karang dan membuat rumpon dalam dan dangkal, Takalar menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ketua kelompok nelayan setempat, Saharuddin, berharap dengan kedatangan gubernur, nelayan Takalar semakin diperhatikan.

“Mudah-mudahan ke depannya nelayan bisa lebih diperhatikan,” harap Saharuddin.

Salah seorang nelayan yang ditemui, Sattar Daeng Maja menyampaikan terkait ketersediaan es balok yang digunakan, dibeli Rp14 ribu untuk melaut yang bisa bertahan hingga 25 hari. Sedangkan sekali melaut, memakai biaya Rp25 juta.

“Itu satu kali rate (pulang-pergi). Kalau sudah di atasnya, sudah perkiraan Rp30-35 juta hasilnya kita sudah pulang. Sekali melaut 20 hari,” ungkapnya.

Hal lainnya, Pemprov sudah berupaya melalui Dana Alokasi Khusus untuk membuat breakwater untuk daerah ini. Ini berfungsi untuk pemecah gelombang, digunakan untuk mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai dan untuk menenangkan gelombang di pelabuhan.

“Kami selaku masyarakat pesisir yang tinggal di Beba mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Kadis karena kami dibuatkan tanggul, break water. Dengan adanya itu kapal kami akan aman untuk berlabuh. Sekali lagi terima kasih atas kedatangannya di Beba,” ucap nelayan lainnya, Daeng Nompo.

Adapun break water ini, untuk tahap pertama sudah selesai 300 meter lebih. Untuk tahap kedua telah ada anggarannya dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Muh Ilyas, menyatakan, hadirnya PPI Beba sangat penting.

“PPI Beba secara strategi ekonomi itu cukup penting bagi Takalar dan Makassar yang dekat dari sini,” imbuhnya. (*)

read more
DaerahNews

Hadiri Rakorwasda APIP, Pj Gubernur Bahtiar Minta Inspektorat Audit Perseroda dan Aset Pemprov Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meminta Inspektorat Sulsel segera melakukan audit terhadap Perseroan Daerah (Perseroda) Sulsel dan seluruh aset-aset Pemprov Sulsel. Audit dilakukan terhadap aset Pemprov di 24 kabupaten kota se-Sulsel, maupun di berbagai provinsi lainnya di Indonesia.

“Inspektorat berfungsi sebagai mata telinga gubernur, bupati, wali kota, dari sisi pengawasan. Diawasi mulai perencanaan, pelaksanaan, maupun nanti hasilnya,” kata Pj Gubernur Bahtiar saat Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Inspektorat Provinsi Sulsel dan Inspektorat Kabupaten Kota se-Sulsel, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Jumat, 1 Desember 2023.

Ia mengungkapkan, Pemprov Sulsel maupun Pemerintah Kabupaten Kota memiliki Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), yang disebut Inspektorat. APIP harus dilibatkan sejak awal, supaya perencanaannya sesuai dengan aturan.

“Jangan sampai dari sisi perencanaannya memang sudah mengandung masalah. Misalnya, membangun gedung di atas lahan bukan lahan Pemda dan dari segi itu masalah,” ujarnya.

Jika perencanaan salah dan terlanjur berjalan, maka sebisa mungkin dirinya sebagai Gubernur Provinsi Sulsel bersama para pelaksana di masing-masing OPD berkonsultasi dulu dengan APIP terkait program masing-masing.

“Kasian teman-teman pegawai harus tersangkut masalah hukum, karier habis, keluarganya jadi korban,” imbuhnya.

Ia menekankan, Inspektorat bukan hanya mengawasi APBD yang dikelola oleh masing-masing OPD dan daerah. Uang daerah itu ada dua, yakni uang daerah yang dikoordinasikan melalui Menteri Keuangan, dan ada lagi kekayaan daerah yang dikelola daerah, aset daerah BUMD, salah satunya rumah sakit dan sejumlah aset lainnya.

“Ini kan ada pelabuhan, ada rumah sakit, ada lahan-lahan kosong, ada macam-macam ini, mungkin ada potensi tambang, ada potensi apa. Ini sayang sekali aset kita besar,” urainya.

Menurut Bahtiar, tata kelola BUMD harus diperbaiki tata kelola BUMD ini. Iapun mengungkapkan jika dirinya sudah meminta tolong kepada Mantan Menteri BUMN, Tenri Abeng, yang saat ini menjadi Komisaris Utama Perseroda Sulsel.

“Jadi seluruh aset-aset BUMD nanti akan dikonsolidasikan. Sebelum itu saya sudah minta Inspektorat untuk melakukan audit seluruh aset-aset yang ada di Sulsel, baik yang ada di Sulsel maupun yang ada di luar Sulsel,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Hadiri HUT Ke-73 Tahun Polairud, Pj Gubernur Bahtiar Ajak Jaga Perairan Sulsel

LANGITKU.NET, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulsel ke-73 tahun, di Markas Polairud Polda Sulsel, Jumat, 1 Desember 2023.

Sebelum dimulainya acara, Pj Gubernur Sulsel bersama Kapolda Sulsel, dan Direktur Polairud Polda Sulsel, meninjau langsung hasil penanganan perkara illegal fishing Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sulsel tahun 2021, 2022, dan 2023. Diperlihatkan barang bukti yang disita Polairud Polda Sulsel, seperti mesin kompresor, kacamata, sepatu katak, pupuk ammonium nitrate, selang dan regulator.

Pj Gubernur Bahtiar mengucapkan selamat ulangtahun untuk Polairud. Pada momentum tersebut, ia mengajak Polairud Polda Sulsel untuk sama-sama menjaga perairan Sulsel, baik di pantai timur dan pantai barat Sulsel.

Bahtiar mengungkapkan, saat ini laut Sulsel sudah hampir tidak memiliki terumbu karang yang bagus sebagai tempat ikan berlindung.

“Kepada seluruh jajaran Polairud Polda Sulsel agar sama-sama menjaga perairan, terutama di perairan pantai timur. Pasalnya, pantai timur merupakan raksasa ekonomi yang sedang tidur, karena jalur laut hanya fokus pantai barat saja selama ini,” terangnya.

“Ini juga saya sampaikan di jajaran, personil pengamanan di pantai barat, karena di sana jalur berdagang dari ratusan tahun lalu. Pantai timur dari Sinjai sampai Luwu Timur itu tidak ada penjagaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, telah menyiapkan lahan untuk pembangunan pos Polairud di pantai timur Sulsel. Karena ini adalah jalur yang memiliki kekuatan secara ekonomi. Apalagi saat ini ada pengembangan industri baru di Sulsel.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya bisa mengenakan baju milik Polairud, yang memiliki makna tersendiri bagi dirinya.
“Makasih banyak bajunya, saya bangga sekali pakai baju ini. Terimakasih kepada teman-teman Polda Sulsel sudah banyak membantu selama ini,” ucapnya.

Sementara, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin sudah banyak berpartisipasi bersama Polda Sulsel, terkhusus Polairud Polda Sulsel. “Terimakasih kepada Bapak Gubernur Sulsel yang sudah banyak mengapresiasi Polairud Polda Sulsel,” ucapnya.

Untuk itu ia mengajak seluruh jajaran Polda Sulsel sama-sama mensupport program-program Pemprov Sulsel, karena semua elemen termasuk kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Ini banyak program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan harus kita dukung semua, karena kehadiran kita semua disini dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Kapolda. (*)

read more
DaerahNews

Plh Sekda Andi Muhammad Arsjad Gelar Rapat Kordinasi Atasi Kelangkaan BBM dan Gas

LANGITKU.NET, Makassar – Mengatasi kelangkaan Bbm dan upaya mengatasi inflasi disejumlah daerah, Pelaksana harian (Plh) Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Drs Andi Muhammad Arsjad, M.Si melakukan rapat kordinasi dengan Disperindag, Dishub, Desdm, Satpol PP, Satgas Pangan serta Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) diruang kerjanya, Senin, 27 November 2023.

Dia menegaskan, Pemerintah wajib hadir disaat masyarakat mengalami hal-hal yang akan mengganggu produktivitas sehari – hari seperti subsidi bbm dan gas akibat kelangkaan terutama petani, nelayan, dan pelaku umkm.

“Mencermati kelangkaan bbm disejumlah daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan hadir untuk melakukan intervensi kebijakan untuk mengatasi kelangkaan bbm dan gas serta menekan laju inflasi”, paparnya.

Menurut Andi Muhammad Arsjad, bahwa kelangkaan bbm dan gas ditengarai pengguna subsidi tersebut tidak tepat sasaran sesuai aturan yang diberlakukan Pemerintah, pengguna bbm subsidi dan gas subsidi didominasi industri rumah tangga, pelaku usaha budidaya ayam potong dan nelayan yang telah melakukan konversi dari bbm ke Gas.

Disatu sisi, adanya pemadaman listrik bergilir

oleh PLN mengakibatkan produksi bahan bakar minyak (bbm) juga menurun dari biasanya. Meski demikian Plh Sekda Andi Muhammad Arsjad akan berkoodinasi dengan Pertamina dan BBH Migas agar produksi kembali normal.

“Setelah pertemuan ini, kami akan segera berkoodinasi dengan Pertamina dan BBH Migas untuk mengatasi kelangkaan bbm sebab dapat memicu inflasi didaerah ini”, pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Danny Pomanto: Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Festival Pisang

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto siap jika Makassar ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Pisang sebagai tindak lanjut program budi daya pisang di Sulawesi Selatan.

Itu disampaikan Danny usai mendengar arahan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat sambutan pada acara penandatanganan MoU dengan PT Yas Exports International di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023).

Penandatanganan MoU ini sekaitan dengan pembelian hasil budidaya pisang cavendish yang menjadi program Pemprov Sulsel.

“Festival Pisang kita siap. Tempat event-event pisang kita siap,” singkat Danny Pomanto.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kata Danny Pomanto mendukung penuh program budidaya pisang cavendish meskipun secara lahan sangat terbatas.

Sehingga Kota Makassar mengambil peran-peran di hilir dan siap menjadi pusat pemasaran hasil budidaya pisang cavendish yang merupakan program unggulan Pemprov Sulsel.

“Saya kira Kota Makassar siap menjadi sentra pemasaran pisang, sentra eksibisi pisang, dan event tentang pisang Makassar siap,” ujarnya.

Dikatakan Danny Pomanto, Kota Makassar tidak mempunyai lahan yang luas untuk penanaman pohon pisang. Sedangkan untuk ekspor memiliki ukuran tersendiri.

Sehingga menurutnya, Makassar pasti tidak akan mampu mendukung pemenuhan jumlah ekspor pisang dengan adanya keterbatasan lahan.

“Jadi pemasaran, eksibisi, pertemuan, research nah kita ambil peran-peran di situ. Hilirisasi industri,” tutupnya.

 

 

 

Sumber : Humas Kominfo Makassar

read more
1 41 42 43 44 45 229
Page 43 of 229