close

admin

DaerahNews

Draft RPJMD Danny-Fatma 2021-2026 Disetujui DPRD Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota makassar tahun 2021-2026 mendapatkan persetujuan DPRD Kota makassar pada Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Rudianto Lallo, didampingi tiga wakil Ketua masing-masing Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sapaille dan Andi Nurhaldin Halid, Rabu (14/4/2021).

Juru bicara DPRD Makassar pada pembahasan awal RPMJD HM Yunus HJ mengatakan Dewan setuju pada rancangan awal RPJMD tersebut.

“DPRD menyepakati visi misi Pemerintahan Kota Makassar yang Sombere dan Smart City dengan imunitas kuat untuk semua,” kata Yunus dari Fraksi Partai Hanura itu.

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar Fatmawaty Rusdi menyampaikan terima kasih karena Ranperda RPJMD yang merupakan visi dan misinya saat kampanye Pilwalkot dulu, telah mendapatkan persetujuan Dewan.

“Kita berharap bahwa ke depan akan lahir produk dokumen perencanaan yang berkualitas untuk pembangunan di Kota Makassar. Kami eksekutif menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin baik dengan legislatif,” ujar Fatma.

Ia juga menjelaskan, RPJMD 2021-2026 merupakan dokumen perencaan yang akan menjadi acuan dalam menyelenggarakan pembangunan di kota Makassar lima tahun ke depan.

“RPJMD ini, setelah nanti ditetapkan menjadi Perda, dari situlah semua rencana strategi pembangunan lima tahun ke depan di susun setiap tahun dalam merancang pembangunan untuk kemaslahatan warga Kota Makassar,” pungkas Fatma.(Jalu)

read more
DaerahNews

Rakornas Pengarahan Presiden Joko Widodo, Wakil Walikota Serta Ketua DPRD Makassar Ikuti Via Zoom

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto bersama Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi dan seluruh kepala daerah hasil pemenang pilkada serentak pada bulan Desember 2020 lalu, mengikuti rapat koordinasi nasional bersama presiden RI Joko Widodo secara virtual.

Walikota Makassar Danny Pomanto berkesempatan mengikuti zoom bersamaan Paparan Program di Kementerian Pariwisata, Jakarta Rabu (14 /4/2021). Adapun Wakil Walikota Makassar melaksanakan zoom bersama forkopimda bertempat dirumah jabatan Wakil Walikota Jalan Hertasning. Makassar

Rakor yang dibuka menteri dalam negeri RI Tito Karnavian sesuai lampiran surat dari mendagri diikuti 5 Gubernur, 27 Walikota dan 148 Bupati dari seluruh indonesia.

Menurut Tito dimasa pandemi covid 19 pemerintah telah berhasil melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak pada bulan desember tahun 2020 lalu.

“Dalam sejarah bangsa indonesia di masa pandemi covid 19, pemerintah berhasil melaksanakan pilkada, proses pilkada berjalan setelah pemerintah melakukan konsolidasi, koordinasi, dan komunikasi bersama unsur TNI, Polri dan satuan tugas covid 19 sehingga berjalan aman tanpa ada konflik,” kata Tito dalam sambutan pembukaannya.

Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi mengatakan ada lima point penting yang diutarakan oleh bapak Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya dihadapan Gubernur, Walikota, serta Bupati terpilih pada pemilukada 2020 lalu.

“Ada lima hal penting yang diarahkan oleh bapak presiden Joko Widodo kepada para kepala daerah diantaranya; Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan, Pemulihan Ekonomi Nasional, Hubungan Keuangan antara pemerintah pusat Daerah tentang tugas dan fungsi Kementerian Keuangan, Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 dan Vaksin,” jelas Fatma.

Menurut wakil walikota, berdasarkan arahan dari bapak presiden tersebut, maka pemerintah kota sangat memperhatikan apa yang arahkan oleh bapak presiden joko Widodo.

“Pemerintah kota siap melaksanakan arahan dari bapak presiden, utamanya lima point penting yang diutarakan oleh presiden tadi, termasuk pula arahan refocusing anggaran yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani” terang Fatma.

Dalam rakornas virtual ini, Wakil Walikota Fatmawati Rusdi didampingi asisten 1 Pemkot Makassar M.Sabri, asisten ll Sittiara serta Plt Asisten lll Sri Susilawati. (jalu)

read more
DaerahNews

Komisi Informasi Sulsel Lakukan Audiensi, Danny Pomanto Segera Terbitkan SK Walikota PPID Utama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan Audiensi Bersama Walikota Makassar membahas pentingnya keterbukaan Informasi Publik.

Pertemuan yang dilaksanakan di kediaman Danny Pomanto di Jl. Amirullah tersebut dihadiri oleh ketua KI Sulsel, Pahir Halim,SH yang didampingi Andi Tadampali, SH selaku wakil ketua KI Sulsel (Senin, 12/4/2021)

Ketua KI Sulsel Pahir Halim mengatakan bahwa pertemuan dengan Walikota Makassar Danny Pomanto selain bersilaturahim juga membahas beberapa kegiatan yang rencananya dilaksanakan bersama pemerintah kota Makassar.

“sebagai Lembaga pemerintah KI mempunyai tugas dan bertanggungjawab menjalankan undang-undang keterbukaan informasi publik dan peraturannya, ini yang kita bahas progressnya lebih jauh bersama pak Danny,”katanya.

KI Provinsi Sulsel juga mendorong pemerintah Kota Makassar menjadi kota yang terdepan dalam keterbukaan informasi publik.

Walikota Danny Pomanto mengapresiasi KI Sulsel dan langsung merespon dengan 2 hal, diantaranya akan membuat aturan dalam bentuk SK Walikota terkait pengoptimalan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama dan PPID Pembantu. Danny Pomanto juga memerintahkan Dinas Kominfo Kota Makassar untuk melaksanakan Bimbingan Teknis PPID di lingkup OPD Kota Makassar.

“ini perlu kita pahami bersama, bahwa KI Sulsel sebagai Lembaga pemerintah dapat memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat untuk menyelesaikan berbagai sengketa publik melalui mediasi,” ujar Danny.

Dalam pertemuan ini dihadiri pula kepala bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Kota Makassar Ade Ismar Gobel beserta kepala Bidang Aplikasi Telematika, Denny Hidayat.(jalu)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SC : diskominfomks

read more
DaerahNews

Di Hadiri Mentan SYL, Plt Gubernur Sulsel Jadi Pembina Upacara Pelepasan Jenazah Abdul Latif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak untuk bersama-sama mendoakan Abdul Latif agar diampuni segala kekhilafan serta diterima amal baktinya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Kepada keluarga almarhum, kami berharap hendaknya dapat menerima kepergian almarhum dengan tabah, ikhlas, dan tawakal,” Ungkap Andi Sudirman Sulaiman saat menjadi  Pembina Upacara pelepasan jenazah Mantan Sekprov Sulsel, Abdul Latif di rumah duka, Jalan Mapala, Kota Makassar, Minggu (11/4).

Upacara pelepasan jenazah dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Ir. H. Abdul Latief, M.Si, MM kepada pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk dimakamkan di pemakaman umum Panaikang,” ujar Irjen Pol (Purn) H. Arifin Rahim, SH. mewakili keluarga yang kemudian jenazah almarhum diterima oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Pada kesempatan penuh rasa belasungkawa ini, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan rasa turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Ir. H. Abdul Latief, M.Si, MM. Kita semua umat beragama yang percaya, bahwa kepergian almarhum ini sudah menjadi kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyempatkan melihat jenazah almarhum Abdul Latif di Primaya Hospital Makassar.

Diketahui, Abdul Latif menjabat sebagai Sekprov Sulsel sejak tahun 2014 di masa kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Namun di tahun 2018 mengajukan pensiun dini karena mengikuti Pilkada Kabupaten Pinrang.

Pria kelahiran Pinrang 18 agustus 1956 (64 tahun) ini menghembuskan nafas terakhirnya di Primaya Hospital Makassar, Minggu (11/4).

Turut hadir pada upacara pelepasan jenazah ini diantaranya Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, anggota DPR RI, Rusdi Masse, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari serta beberapa pejabat lingkup Pemprov Sulsel.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Hadiri Peringatan Hari Hutan Internasional

LANGITKU NETWORKS, Toraja – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengajak masyarakat untuk menanam pohon bersama serta memeliharanya.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat Peringatan Hari Hutan Internasional dengan menanam secara simbolis pohon jenis mahoni, disekitar Bandara Buntu Kunik Toraja.Sabtu (10/4).

Andi Sudirman Sulaiman mengaku telah menginstruksikan kepada dinas pendidikan sulsel untuk menggalakkan penanaman pohon.

“Saya juga sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan, agar setiap siswa bisa menanam 5 pohon,” ungkapnya

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa penanaman pohon ini dilakukan atas instruksi Presiden RI, Joko Widodo pada saat peresmian Bandar Udara (Bandara) Buntu Kunik Toraja, di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 18 Maret 2021 lalu.

“Atas arahan dan instruksi bapak Presiden, untuk menghijaukan bandara ini. Dulu di Indonesia ada dua tempat menjadi primadona, Bali dan Toraja. Kita ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Toraja sama seperti Bali,” ucapnya.

Sebanyak 3.300 bibit dengan 15 jenis pohon siap menghijaukan di sepanjang jalan menuju Bandara Buntu Kunik Toraja. Dengan harapan bisa meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar bandara.

“Penghijauan Bandara Buntu Kunik ini juga sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan,” tuturnya.

Menurutnya, Toraja ini merupakan perpaduan wisata alam dan pariwisata. Olehnya itu, pembangunan pariwisata perlu memperhatikan kearifan lokal, budaya dan panorama alam.

” Pembangunan pariwisata perlu memperhatikan kearifan lokal, budaya dan panorama alam,” tegasnya.

Saat ini, Bandara Buntu Kunik memiliki  landasan pacu sepanjang 2.000 x 30 meter. Namun, saat ini yang efektif digunakan adalah sepanjang 1.700 meter. Dirinya berharap landasan pacu bisa lebih diperpanjang.

“Jika diperpanjang pesawat yang besar bisa landas, maka nantinya kita bisa minta ada akses direct flight tanpa harus transit di Makassar lagi. Misalnya dari Jakarta atau daerah lainnya bisa langsung ke Toraja,” harapnya.

Di Toraja, kata dia, banyak potensi wisata yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan daerah dan menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja, serta memicu dan menghidupkan sentra-sentra ekonomi baru. Salah satunya pesona Bukit Ollon Toraja, layaknya panorama memukau di Negara Swiss.

” Potensi wisata Ollon akan direview oleh Tim OPD Pemprov. Bagaimana mengekspose potensi itu,” imbuhnya.

Ia pun menghanturkan atas dukungan masyarakat Toraja kepada Pemprov Sulsel.

“Anggap kehadiran saya untuk mendudukkan pemerintahan ini hanya untuk membangun yang berkeadilan untuk seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menyampaikan bahwa Menteri Pariwisata RI bakal berkunjung ke Toraja.

“Bapak Menteri akan mencanangkan masterplan pengembangan pariwisata Toraja. Kami juga yakin bapak Gubernur akan mendampingi dan bersama kita untuk pengembangan pariwisata di Toraja,” ungkapnya.

Ia juga mengaku tantangan kedepan adalah bagiamana mengembalikan alam menjadi kawasan yang di cintai.

“Ini menjadi tantangan bagaimana mengembalikan alam menjadi kawasan yang dicintai, dan dinikmati oleh banyak orang,” pungkasnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Keluarkan Surat Edaran Pelaksanaan Ibadah Ramadhan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Merujuk surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia No : SE.03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan surat edaran tertanggal 8 April 2021. Berisi 18 poin yang menjadi instruksi untuk pelaksanaan tarawih dan kegiatan amaliyah Ramadan, Diantaranya, menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masjid, hingga mengatur terkait pengisi ceramah saat tarawih.

Plt Gubernur sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat, menjaga kapasitas masjid maksimal 50 persen jemaah.

“Kami meminta agar protokol kesehatan dilakukan secara ketat, menjaga kapasitas masjid maksimal 50 persen jemaah, mengatur jarak shaf antar jemaah, memeriksa suhu tubuh jemaah sebelum masuk ke masjid, dan pengurus masjid menyiapkan sarana cuci tangan,” ungkapnya. Sabtu (10/4).

Olehnya itu, untuk memperluas kapasitas jemaah, pengurus masjid bisa memanfaatkan teras dan memasang tenda di pekarangan masjid.

“Setiap jemaah agar membawa perlengkapan alat salat-nya masing-masing. Untuk masjid tidak menggunakan karpet dan secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Serta diimbau agar masjid mengurangi penggunaan AC dan memanfaatkan sirkulasi udara secara alami,” terangnya.

Bagi penceramah dari luar lingkungan masjid, kata dia, agar bisa dipastikan penceramah tersebut telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Serta penceramah hanya bisa memberikan tausiyah agama dipersingkat antara 10 sampai dengan 15 menit.

“Untuk acara pengajian dan Amaliyah Ramadan lainnya dapat dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 setempat, dengan ketentuan jemaah/peserta maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau lapangan,” ungkapnya.

Andi Sudirman menghimbau untuk pelaksanaan buka puasa agar dilakukan di rumah masing-masing.

“Jika ada buka puasa bersama, dapat dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan paket per orang (bukan prasmanan),” imbuhnya.

Ia pun meminta Bupati/Wali Kota se Sulsel untuk menginstruksikan Satgas Covid-19 serta seluruh jajaran terdepan sampai dengan tingkat RT, untuk mengawasi penegakan protokol kesehatan selama Ramadan. Serta diharapkan agar adanya penerapan sanksi atau teguran bagi pengurus dan petugas masjid yang tidak taat protokol kesehatan.

“Kita harus mendisiplinkan diri tentang pentingnya protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Jadi diharapkan seluruh pihak bersama untuk terus saling mengingatkan dan bekerjasama untuk penerapan protokol kesehatan,” tuturnya.

Lebih jauh Andi Sudirman Sulaiman mengaku tarawih keliling ditiadakan selama Ramadan 1442 H.

“Untuk i’tiqaf pada 10 malam terakhir Ramadan, dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.” Pungkasnya.

Ia menambahkan Jika ada masjid berada di lingkungan yang terdapat kasus penularan Covid-19 atau yang ditetapkan sebagai zona Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Mikro agar tidak membuka mesjid.

“Pemerintah kabupaten/kota, agar tidak membuka mesjid, jika berada di lingkungan yang terdapat kasus penularan Covid-19 atau yang ditetapkan sebagai zona PPKM,” tutupnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Launching Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Plt Gubernur Sulsel Tinjau Siswa di SMAN 21 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melaunching pembelajaran tatap muka terbatas SMA/SMK/SLB di SMA Negeri 21 Makassar, Jalan Tamalanrea Raya, Jum’at (9/4/2021). Dirangkaikan dengan launching aplikasi literasi 15 menit baca kitab suci Al-Qur’an.

Pembelajaran tatap muka terbatas ini dimulai dilaksanakan di tiga sekolah di Makassar. Yakni SMA Negeri 21 Makassar, SMA Negeri 4 Makassar, SMA Negeri 2 Makassar. Para siswa nantinya akan mulai belajar pada hari Senin (13/4/2021). Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta membatasi kehadiran siswa atau diikuti oleh 50% siswa dari jumlah siswa setiap kelas.

Usai melaunching, Plt Gubernur Sulsel bersama para unsur Forkopimda meninjau ruang kelas pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMAN 21 Makassar. Di sana, Andi Sudirman pun berbincang-bincang dengan para siswa.

“Selamat pagi. Senang sekolah kembali? Rindu sekolah? Kita melakukan ini secara bertahap. Anak-anak harus disiplin, jangan ada yang lepas maskernya,” ujar Andi Sudirman dihadapan para siswa.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, “Hari ini adalah hari yang sangat berbahagia, hari pertama dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas dan bertahap,” ungkapnya.

Andi Sudirman menyampaikan, bahwa saat ini vaksinasi Covid-19 pada guru dan tenaga kependidikan di Sulsel terus digalakkan.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka terbatas ini, kata dia, dilakukan setelah mendapatkan keluhan masyarakat selama belajar online. Apalagi masih ada sarana infrastruktur di Sulsel yang tidak menjangkau signal.

Lebih lanjut, bahwa akan dievaluasi lebih lanjut dari tingkat bawah atau secara sistem bottom-up. “Nantinya 1 bulan ke depan kita akan lakukan evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas ini. Apalagi sekolah sudah melakukan sistem zonasi, jadi para siswa tinggal tak jauh dari sekolah, jadi lebih mudah untuk dikontrol,” katanya.

Plt Gubernur Sulsel mengajak, komite sekolah, serta masyarakat sekitar untuk bersama mengawasi dan melaporkan jika ada kejadian untuk menjadi bahan evaluasi.

“Kita berharap protokol kesehatan tentu harus diperlakukan sangat ketat, kita harus meyakinkan anak-anak aman saat datang dan aman saat pulang,” paparnya.

Ia pun berharap adanya keterbukaan, kepercayaan dan sportivitas dengan kondisi di lingkungan sebelum para siswa melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

“Mudah-mudahan sekolah ini bisa menjadi rujukan. Uji coba tatap muka terbatas ini dan bulan depan kita melihat bagaimana keadaan sekolah untuk dipresentasikan secara keilmuan dan bagaimana pergerakannya,” tuturnya.

Kepada pelajar yang tinggal diwilayah terpencil dan jauh dari sekolah, diharapkan, Dinas Pendidikan mempersiapkan modul dan video offline untuk memudahkan pembelajaran. Sehingga para anak-anak bisa mengenyam pendidikan. Ia pun meminta Dinas Pendidikan untuk bisa memberlakukan home schooling, apalagi ada kuota 20 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof. Muhammad Jufri menyampaikan, bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas ini menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo dan Plt Gubernur Sulawesi Selatan. Menurutnya, ini sebuah kebahagiaan, karena dirindukan oleh sekitar 24 ribu guru SMA/Sederajat, sekitar 600 ribu siswa SMA/sederajat serta para orang tua.

“Pembelajaran tatap muka terbatas ini hanya dilakukan pada jenjang SMA/sederajat. Untuk di Makassar, tiga sekolah dulu. Dalam satu minggu dibatasi dengan dua hari pembelajaran dalam waktu maksimum tiga jam dengan jumlah siswa yang datang dibatasi 50% dari jumlah setiap kelas. Jadi siswa (yang tidak masuk sekolah), belajar di rumah dan Minggu berikutnya masuk,” jelasnya.

Ia pun mengaku, bahwa para guru di 3 sekolah tersebut telah melakukan vaksinasi Covid-19. “Jika ada guru yang masih belum vaksin, hari ini kami berkomitmen bersama Dinas Kesehatan menyelesaikan vaksinasi bagi guru-guru di masing-masing sekolah itu,” imbuhnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Buka Musrenbang RKPD 2022, Plt Gubernur Minta OPD Bersatu Jalankan Pembangunan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, yang digelar di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis (8/4/2021).

Musrenbang tersebut mengangkat tema Inovasi pemanfaatan potensi dan sumber daya alam untuk kebangkitan ekonomi.

Dalam kegiatan itu, Plt Gubernur menyampaikan perlunya sinergitas antara pemerintah dan juga legislatif dalam mengawal pembangunan daerah melalui aspirasi yang diterima para legislator di lapangan.

“Kami butuh orang ke lapangan, kami punya mitra ada 85 (legislator provinsi) dan bisa dibayangkan kalau semuanya kita sinergikan dan berapa kabupaten kota yang memberikan aspirasi dengan baik, kami bisa bersinergi. Tinggal arah sinergi yang perlu kita perbaiki,” jelasnya.

Sehingga, kata Plt Gubernur, ada tahapan-tahapan prioritas yang tentu hadir dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan juga para legislator.

Bahkan, Plt Gubernur menginginkan dalam setiap kunjungannya ke daerah ada legislator dari provinsi maupun dari kabupaten kota setempat yang ikut serta mengawal dan melihat langsung kondisi pembangunan dan perekonomian di daerah.

“Ini cara kami manfaatkan cara cepat menguasai lapangan dengan menerima masukan dari tim legislatif dan semua dirangkum dalam catatan,” ungkapnya.

Dalam momentum Musrenbang tersebut, Andi Sudirman mengaku akan mengeluarkan keputusan berdasarkan aspirasi dari bawah untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Keputusa bottom up ketika diproses secara administratif dan memungkinkan itulah keputusan saya. Saya tidak mau top down, kalau top down bahaya dipaksa-paksa nanti saya masalah, mereka bermasalah, memasalahkan orang memasalahkan juga diri sendiri. Saya mau sistem bottom up dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Plt Gubernur juga menyampaikan sudah memetakan kondisi jalan di Sulsel baik jalan nasional maupun jalan strategis provinsi yang menghubungkan jalan kabupaten dengan kabupaten untuk melihat kondisi jalan agar bisa dikerjakan dengan baik.

“Data tersebut juga untuk dicocokkan dengan data yang disampaikan oleh netizen, itu sebagai upaya untuk meminimalisir persoalan jalan dan akhirnya persoalan itu dirangkum dan dihitung dalam bentuk uang,” lanjutnya.

Dengan begitu, Plt Gubernur menilai pendataan jalan rusak yang telah dipetakan ini diketahui membutuhkan anggaran perbaikan sebesar 400 miliar rupiah. “Itu baru jalan provinsi yang menghubungkan antar kota ke kota, belum jalan provinsi yang menjadi alternatif yang menghubungkan dari kota ke kota,” terangnya.(jalu)

read more
Lifestyle

Hari Kesehatan Sedunia: Ciptakan Dunia yang Lebih Sehat

HARI KESEHATAN SEDUNIA

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tanggal 7 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kesehatan Sedunia. Hari ini menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan.

Tak hanya menciptakan kesadaran, peringatan ini juga menyoroti bidang prioritas yang menjadi perhatian dan sorotan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sejak ditetapkan pada 1950 silam, peringatan ini telah menyoroti berbagai masalah kesehatan. Mulai dari kesehatan mental, ibu dan anak, hingga terkait perubahan iklim yang diperingati dengan tema yang saling berbeda setiap tahunnya.

Pada peringatan kali ini, Hari Kesehatan Sedunia 2021 mengambil tema “Building a fairer, healthier world for everyone” atau membangun dunia yang lebih adil dan sehat untuk semua orang.

Mengutip laman WHO, pandemi Covid-19 telah meluluh lantakkan kehidupan banyak orang. Pandemi menjadi masalah kesehatan yang berdampak besar untuk aspek kehidupan lain, mulai dari menciptakan kemiskinan baru, krisis pangan, hingga memperburuk masalah ketidaksetaraan gender.

“Kami menyerukan tindakan untuk menghilangkan ketidakadilan kesehatan, sebagai bagian dari kampanye global selama setahun untuk menyatukan orang-orang agar membangun dunia yang lebih adil dan sehat,” tulis WHO.

Kampanye tersebut menyoroti prinsip konstitusional WHO yang mengatakan bahwa menikmati standar kesehatan tertinggi adalah salah satu hak dasar setiap manusia tanpa membedakan ras, agama, keyakinan politik, kondisi ekonomi dan sosial.

Peringatan Hari Kesehatan Dunia sendiri dicetuskan pada 1948 silam dan dimulai pertama kali secara global pada 1950.

Hari Kesehatan Dunia merupakan langkah resmi pertama WHO setelah terbentuk pada 1945 silam.

 

 

 

 

 

source : cnnindonesia

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Hadiri Hari Jadi Bone ke 691 Tahun

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, di hari jadi Kabupaten Bone ke 691 tahun menjadi momentum menjadi tulang punggung perekonomian Sulsel, memperlihatkan dan menjadi contoh persatuan dan kesatuan di Sulsel.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel didampingi Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Naomie Octarina, saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bone dalam rangka peringatan Hari Jadi Bone Ke-691, di Kantor DPRD Kompleks Stadion Lapatau, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone, Selasa, 6/4.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Kabupaten Bone harus menjadi rujukan bagi daerah lainnya di sulsel.

“Saling menyemangati, sipakainge, sipakallebi dan Bone menjadi rujukan seluruh kabupaten kota di Sulsel menjadi tempat yang santun dan saling mensupport,” Ungkapnya.

Ia juga menyampaikan anggaran untuk Bone tahun 2021 disiapkan Rp 200 miliar, sudah termasuk PEN didalamnya. Terdapat Rp 60 miliar di dalamnya untuk pembangunan Bendungan Lalengrie.

“Ini menjadi mata air yang mengalir untuk anak cucu kita,” ujarnya

Andi Sudirman mendorong agar anggaran Rp 100 miliar untuk Bendungan Waru-Waru dan Lalengrie bisa digunakan dan diserap secepatnya, sebelum bulan Mei. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergitas dalam pembangunan, terutama sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan, termasuk dengan bantuan keuangan daerah.” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Andalan ini juga meminta desa-desa, agar APBDes digunakan pada kegiatan padat karya.

“Kabupaten kota untuk bersinergi dalam penanggulangan Covid-19 dalam pelaksanaan PPKM skala Mikro,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas bantuan keuangan tahun 2020 lalu.

“Pemerintah Provinsi Sulsel telah menyalurkan bantuan keuangan Rp  43 miliar untuk infrastruktur jalan sepanjang 18 kilometer, dan dua unit jembatan, yakni Jembatan Watu Cenrana dan Jembatan Solo Ponre,” Ungkapnya.

Ia menuturkan, pelaksanaan Hari Jadi Bone ke 691 sengaja mengambil tema yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Ya Tutu Ya Upe, Ya Capa Ya Cilaka, siapa yang berhati-hati akan selamat, siapa yang lalai akan celaka. Tema yang relevan saat ini di tengah pandemi Covid-19. Tema ini tentu jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Saat ini kita harus menerapkan prinsip kehati-hatian, lebih baik menghindari mudharat, dan keselamatan masyarakat jauh lebih penting,” paparnya.

Pemerintah daerah berjuang untuk masyarakat menghadapi dampak ditimbulkan di tengah pandemi Covid-19. Utamanya menjaga kesehatan masyarakat, dan memastikan roda ekonomi masyarakat berjalan baik.

“Pemda harus bekerja keras menanggulangi Covid-19, menyelamatkan yang sehat, merawat yang sakit, termasuk menyalurkan bantuan bagi yang membutuhkan,” terangnya.

Pada kesempatan itu Bupati Bone juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh putera-puteri Bone yang menyempatkan hadir di Bone.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada semua atas kehadiran dalam paripurna,” tutupnya.

Diketahui, Sejumlah tokoh hadir pada acara ini. Diantaranya, Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Bupati Bone Fahsar M Padjalangi dan Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, Wakil Bupati Kutai Kartanegara H. Rendi Solihin, Wakil Ketua DPRD Kolaka, Anggota DPRD Provinsi Kaltim, dan Anggota DPRD Banyuasin

 

 

 

source : sulselprov

read more
1 201 202 203 204 205 278
Page 203 of 278