close
DaerahNews

Kota Makassar Kian Toleran, Wali Kota Resmikan Kelenteng Ji Li Gong sebagai Simbol Kerukunan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Ji Li Gong, Gedung Yayasan Dewa Makmur Sentosa, di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu, (7/06/2026).

Peresmian kelenteng tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Munafri bersama Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel), Aminuddin, dan Pimpinan Yayasan atau Ming Zhu Zhang Men, Lie Ming Sen. Dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan apresiasi atas berdirinya kelenteng Ji Li Gong. Ia menilai berdirinya rumah ibadah ini menjadi bagian dari upaya memperkokoh kehidupan beragama yang harmonis di Kota Makassar.

Munafri lalu menekankan peran kehadiran rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat menjalankan ritual keagamaan. Tetapi juga harus menjadi ruang yang memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang heterogen.

“Hari ini kita bisa hadir bersama-sama untuk meresmikan Yayasan Dewa Makmur Sentosa. Ini merupakan hal yang sangat baik di tengah-tengah kerukunan umat beragama yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.

Munafri juga menyampaikan capaian toleransi Kota Makassar. Ia menyampaikan kerja sama seluruh elemen masyarakat baik itu lintas etnis maupun agama, telah membawa peningkatan signifikan terhadap indeks toleransi Kota Makassar.

“Alhamdulillah, karena kita sudah bekerja sama dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kita mampu menjaga keragaman dan membangun toleransi di dalamnya, sehingga kita bisa hidup berdampingan dalam setiap perbedaan,” katanya.

Selain menjadi tempat ibadah, Munafri berharap Kelenteng Ji Li Gong dapat berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda.

Munafri menilai, di tengah derasnya arus digitalisasi, pendidikan spiritual menjadi benteng penting untuk membangun generasi yang cerdas sekaligus berakhlak.

“Kita harapkan, rumah ibadah ini membangun generasi yang baik-baik dan membawa generasi kita terus memiliki akhlak yang baik,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar keberadaan rumah ibadah tidak hanya memberikan manfaat bagi umat yang beribadah, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi masyarakat sekitar.

Munafri berharap Kelenteng Ji Li Gong mampu menjadi pusat kegiatan sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Sehingga keberagaman yang dimiliki Kota Makassar menjadi kekuatan bersama membangun kota, bukan sumber perbedaan yang memisahkan.

“Saya berharap bukan cuma berdiri menjadi satu rumah ibadah, tapi bisa menjadi sesuatu yang berarti buat masyarakat yang ada di sekitarnya,” harapnya.(*)

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar untuk Kepulauan Selayar

LANGITKU.NET, Selayar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp15 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar.

Bantuan tersebut diserahkan usai pelaksanaan Jalan Sehat Anti Mager yang digelar di Lapangan Pemuda Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa bantuan keuangan tersebut diberikan untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita serahkan bantuan keuangan Rp15 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Andi Sudirman.

Ia mengungkapkan, saat meresmikan kawasan Ujung Aspal Selatan Sulawesi di Appatanah, Jumat (5/6/2026) kemarin, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan, di antaranya pembangunan dermaga dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, bantuan keuangan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program-program yang mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, memperkuat promosi daerah, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

“Terserah Pak Bupati yang mana lebih penting untuk masyarakatnya. Yang jelas, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Selayar,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar, termasuk penguatan infrastruktur dan pengembangan potensi ekonomi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

read more
DaerahNews

Buka Muscab Perhumas Makassar, Kadis Kominfo Ajak Kolaborasi Lawan Hoaks dan Perkuat Komunikasi Publik

LANGITKU.NET, Makassar – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Makassar yang berlangsung di Gedung Makassar Government Center (MGC) Lantai 1, Sabtu (6/6/2026).

Muscab tersebut dihadiri Ketua Perhumas Makassar, Devo Khadafi, serta anggota Perhumas dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, perusahaan swasta hingga perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Roem menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang saat ini.

Menurutnya, Perhumas memiliki posisi strategis karena keberadaannya dekat dengan berbagai elemen masyarakat dan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

“Perhumas itu basicnya ada di kota. Ini yang membuat Perhumas bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan berbagai program-program kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Makassar diharapkan mampu lebih spesifik melihat isu-isu perkotaan serta berbagai dinamika komunikasi yang berkembang di masyarakat.

“Kami menyambut baik Muscab ini dan siap berkolaborasi. Ayo gandeng Perhumas menjadi mitra pemerintah kota agar komunikasi bisa sejalan,” katanya.

Lebih lanjut, Ia menyoroti cepatnya penyebaran informasi di era digital yang menurutnya harus diimbangi dengan penguatan komunikasi publik agar masyarakat tidak mudah terpapar informasi yang salah.

“Sekarang berita-berita yang tidak benar itu sangat cepat penyebarannya. Karena itu kita membutuhkan mesin komunikasi yang kuat untuk bersama-sama menangkal informasi yang tidak benar,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirinya juga menawarkan pemanfaatan Makassar Communication Hub (MCH) sebagai ruang kolaborasi bersama antara pemerintah dan Perhumas.

Ia menilai MCH dapat menjadi wadah diskusi sekaligus ruang aktivitas yang dapat melibatkan lebih banyak komunitas, media, perguruan tinggi hingga generasi muda.

“MCH bisa dimanfaatkan bersama. Perhumas bisa membuat kegiatan, berdiskusi dan memperluas kolaborasi. Kominfo siap membuka ruang itu,” ujarnya.

Menurutnya, banyak program yang dimiliki komunitas maupun organisasi yang memiliki dampak besar bagi masyarakat jika dikerjakan secara kolaboratif.

“Kita ingin anak-anak muda juga bisa ikut terlibat. Hadirnya Perhumas harus bisa menjadi ruang diskusi, tempat berbagi ide, dan menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat,” tutupnya. (*)

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK RI, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

LANGITKU.NET, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Capaian ini menjadi raihan WTP kelima secara berturut-turut yang diperoleh Pemprov Sulsel sejak tahun 2021. Opini tertinggi dalam audit keuangan negara tersebut menunjukkan laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI diserahkan langsung oleh Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (4/6/2026).

LHP tersebut diterima oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, bersama Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.

“Dengan mempertimbangkan seluruh hasil pemeriksaan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025,” ujar Nyoman dalam penyampaian laporannya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas opini WTP ini. Prestasi ini patut disyukuri karena mencerminkan komitmen dan konsistensi dalam menjaga akuntabilitas keuangan daerah sekaligus menjaga kepercayaan publik,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada BPK RI dan BPK Perwakilan Sulawesi Selatan yang telah melaksanakan pemeriksaan secara profesional, independen, dan objektif sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“Pemberian opini WTP tahun 2025 ini tentu menjadi bagian dari kepercayaan publik kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ini juga menjadi modal penting dalam memperkuat iklim investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kepercayaan berbagai pihak terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Andi Sudirman.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 BPK telah memberikan pendampingan melalui berbagai tahapan pemeriksaan, mulai dari Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT), pemeriksaan kinerja, hingga penguatan sistem pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah pada seluruh perangkat daerah lingkup Pemprov Sulsel.

“Hasil pemeriksaan ini harus menjadi momentum bagi kami dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban APBD Provinsi Sulawesi Selatan,” cetusnya. (*)

read more
DaerahNews

10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan

LANGITKU.NET, Makassar – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial.

Dari sejumlah peserta yang mengikuti penjaringan, kini tersisa 10 nama terbaik yang akan bersaing memperebutkan lima kursi pimpinan Baznas Kota Makassar periode mendatang.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proses seleksi yang berjalan secara baik, transparan, dan akuntabel menjadi faktor penting untuk melahirkan figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen dalam mengelola zakat untuk kepentingan umat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Verifikasi Faktual Offline Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar Periode 2026-2031 di Balai Kota Makassar, Kamis (4/6/2026).

“Kami berharap adanya seleksi Baznas, bisa memberikan titik terang terkait tugas pokok dan perhatian kepada masyarakat Kota Makassar,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat dan membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat yang profesional dan tepat sasaran.

“Banyak pekerjaan yang selama ini dilakukan bersama dan manfaatnya masih sangat dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini,” ujar Munafri.

Dia menilai proses seleksi merupakan tahapan yang harus dilalui secara objektif untuk mendapatkan pimpinan terbaik.

Namun demikian, peserta yang nantinya belum terpilih tidak berarti tidak memiliki kapasitas atau kualitas yang baik.

Lanjut dia, dalam seleksi tentu ada yang berhasil dan ada yang belum berhasil. Yang terpilih bukan berarti paling sempurna di antara semuanya, dan yang belum terpilih bukan berarti tidak bisa mengabdi.

“Pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan melalui banyak cara dan banyak ruang,” katanya.

Orang nomor satu Kota Makassar itu menjelaskan, pihaknya menyerahkan seluruh proses kepada tim seleksi agar berjalan sesuai aturan dan mampu menjaring figur yang memiliki kemampuan menggali serta mengembangkan potensi zakat yang masih sangat besar di Kota Makassar.

Appi meyakini Baznas bukan sekadar lembaga pengelola zakat, melainkan salah satu instrumen penting yang dapat memperkuat kehidupan sosial masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan.

“Karena saya sangat paham bahwa kehadiran Baznas bukan hanya sebagai lembaga, tetapi menjadi struktur penguat dalam kehidupan masyarakat yang mampu melihat kebutuhan warga dan memberikan manfaat yang besar,” tuturnya.

Dengan mekanisme berlapis tersebut, Pemkot Makassar optimistis proses seleksi akan menghasilkan pimpinan Baznas yang memiliki kapasitas, integritas.

Serta komitmen kuat dalam mengelola zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Munafri berharap seluruh tahapan seleksi dapat menghasilkan pimpinan Baznas yang mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Kota Makassar yang inklusif dan berkeadilan.

“Yang paling penting adalah memberikan yang terbaik sehingga Baznas ke depan, siapa pun yang terpilih, dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Makassar yang kita cintai,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai kriteria yang diharapkan dari calon pimpinan Baznas Kota Makassar, Munafri menegaskan sedikitnya terdapat tiga aspek utama yang harus dimiliki.

Pertama, memiliki pemahaman yang kuat terkait syariat Islam dan sistem pengelolaan zakat.

Kedua, mampu membangun sinergi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, Baznas merupakan bagian penting dalam mendukung program pemerintah, khususnya memastikan dana umat dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara kriteria ketiga adalah amanah. Menurut Munafri, integritas menjadi fondasi utama dalam mengelola dana zakat yang berasal dari masyarakat.

Ia berharap lima pimpinan yang nantinya terpilih benar-benar mampu membawa Baznas Kota Makassar menjadi lembaga yang semakin profesional, kredibel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Kita berharap seleksi ini benar-benar menghasilkan sosok pimpinan Baznas yang mampu membawa Baznas memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat,” harapanya.

Terkait komitmen transparansi dan objektivitas dalam proses seleksi, Munafri memastikan seluruh tahapan telah dilaksanakan secara terbuka dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar telah membentuk tim seleksi independen yang diberikan kewenangan penuh untuk menjalankan proses penjaringan dan penilaian peserta.

“Tim seleksinya sudah kita bentuk dan seluruh prosesnya kita percayakan kepada tim seleksi untuk dilaksanakan secara profesional,” tuturnya.

Ia menjelaskan, setelah melalui tahapan seleksi di tingkat daerah, para peserta yang lolos hingga 10 besar masih harus menjalani proses lanjutan oleh Komisioner Baznas Pusat sebelum ditetapkan sebagai pimpinan definitif.

“Lalu kita menghasilkan 10 besar, kemudian diseleksi lagi oleh Komisioner Baznas Pusat. Jadi menurut saya, kurang transparan apa lagi,” pungkas Munafri.

Sedangkan, Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan, mengatakan, proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan verifikasi faktual.

Selaku Baznas RI menegaskan bahwa proses tersebut merupakan amanat konstitusi untuk menjaring amil negara yang kompeten, profesional, berintegritas, dan memahami tata kelola zakat sesuai syariat serta regulasi yang berlaku.

“Kita diminta mencari para amil negara yang kompeten, profesional, dan tentu aman secara syar’i,” katanya.

Menurut Saidah, proses seleksi pimpinan Baznas bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

“Kita sedang melanjutkan proses konstitusional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa pengelolaan zakat memiliki landasan kuat dalam syariat Islam. Bahkan, menurutnya, proses pengangkatan amil zakat merupakan bagian dari estafet risalah implementasi yang dijalankan oleh pemerintah atau ulil amri.

Dalam konteks Indonesia, mandat itu diteruskan kepada Presiden, gubernur, hingga kepala daerah termasuk wali kota.

Saidah menegaskan, secara kelembagaan Baznas merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah untuk kepentingan masyarakat.

Karena itu, pimpinan Baznas yang nantinya terpilih harus mampu menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjaga independensi dan profesionalitas lembaga.

“Ketika seseorang ditetapkan menjadi pimpinan Baznas, maka dia menjalankan fungsi negara dalam pengelolaan zakat,” ungkapnya.

“Seluruh kebijakan yang dijalankan harus sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam rangka melayani masyarakat,” tambah dia .

Menurutnya, dinamika yang berkembang menunjukkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel.

“Saya senang melihat antusiasme di Makassar. Ramainya proses ini menunjukkan banyak pihak yang ingin berpartisipasi dan memastikan pengelolaan zakat berjalan baik, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk menjaga kepercayaan publik, Baznas RI menerapkan prinsip 3A dalam tata kelola zakat, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

Prinsip pertama adalah Aman Syar’i, yakni seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat harus sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Kedua adalah Aman Regulasi, yaitu seluruh aktivitas pengelolaan zakat wajib mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah hingga regulasi teknis lainnya.

Sedangkan prinsip ketiga adalah Aman NKRI, yakni memastikan dana zakat digunakan sepenuhnya untuk kepentingan umat dan penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Seluruh penggunaan dana zakat, infak dan sedekah harus digunakan untuk meneguhkan NKRI, bukan untuk meruntuhkannya,” tegas Saidah.

Dalam proses verifikasi faktual tersebut, Baznas RI menegaskan hanya ingin memastikan para calon pimpinan memahami dan mampu menjalankan tiga prinsip utama tersebut.

Menurut Saidah, seluruh kandidat yang masuk dalam 10 besar merupakan figur-figur yang memiliki kualitas baik.

“Kami hanya ingin memastikan siapa yang paling memahami aspek syariah, regulasi dan tata kelola kelembagaan. Sepuluh calon ini semuanya bagus, dan tugas kami adalah memilih lima yang paling siap mengemban amanah tersebut,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Baznas RI bersikap netral dan objektif dalam proses seleksi, sehingga hasil seleksi nantinya dapat melahirkan pimpinan Baznas Kota Makassar yang tidak hanya memiliki kompetensi dan integritas.

Tetapi juga mampu membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.

“Kita berharap dapat memperoleh pimpinan-pimpinan terbaik yang mampu menjaga kredibilitas Baznas, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat serta pembangunan Kota Makassar,” pungkasnya. (*)

read more
DaerahNews

Lantik 167 PNS, Munafri Minta ASN Baru Bangun Arah Karier dan Jadi Pelayan Masyarakat

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah/janji sebanyak 167 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Rabu (3/6/2026).

Prosesi tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang telah resmi mengemban status sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Di hadapan para PNS yang baru diangkat, Munafri menegaskan bahwa momentum pengambilan sumpah bukanlah garis akhir perjuangan, melainkan titik awal perjalanan panjang dalam dunia pengabdian kepada masyarakat.

“Ini akan menjadi tonggak dari perjalanan karier kalian ke depannya. Di dalam perjalanan karier ini, memang sangat penting untuk memastikan apa yang menjadi tujuan, apa yang menjadi dasar-dasar kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai seorang ASN,” katanya.

Munafri menekankan, menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status pekerjaan yang aman dan nyaman. Lebih dari itu, ASN dituntut memiliki komitmen kuat untuk melayani masyarakat, serta terus meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat.

“Kalau berpikir menjadi ASN untuk santai-santai, saya pikir bukan di sini tempatnya. Di sini tempatnya orang melakukan berbagai macam kegiatan untuk memastikan bahwa proses yang kita jalankan ini benar-benar punya dampak kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga mengajak para PNS muda untuk mulai merancang masa depan karier mereka sejak dini. Karena itu, ia mendorong seluruh PNS baru memiliki visi karier yang jelas, termasuk target kompetensi yang ingin dicapai.

Ia mendorong para PNS untuk terus mengembangkan diri, termasuk mempelajari bahasa asing dan memanfaatkan berbagai kesempatan pendidikan lanjutan, baik di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya inovasi dan penguasaan teknologi. Hingga kemampuan baru yang perlu dikuasai untuk menghadapi tantangan pemerintahan modern.

“Semua punya kesempatan yang sama. Tinggal siapa yang lebih siap, lebih serius, dan lebih fokus. Itulah yang nantinya akan mampu bersaing dan berkembang dalam dunia birokrasi,” ujarnya.

Munafri bahkan menyebut para pejabat yang saat ini menduduki posisi strategis di Pemerintah Kota Makassar suatu saat akan memasuki masa pensiun. Karena itu, estafet kepemimpinan birokrasi akan berada di tangan para PNS yang baru dilantik hari ini.

“Yang akan menggantikan mereka kalian. Semua dimulai dari posisi paling bawah, lalu berproses, terseleksi, hingga akhirnya akan menghasilkan pola penjenjangan yang teratur dan stabil untuk menempatkan the right man on the right place,” katanya.

Terakhir, Munafri mengingatkan para PNS baru agar senantiasa memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

Ia juga meminta mereka menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Saya berharap amanah yang diberikan hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi ladang pengabdian yang bernilai ibadah,” tutupnya.(*)

read more
DaerahNews

Kenakan Passapu Merah, Munafri Hadiri Syukuran HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin yang berlangsung di Baruga Setia Hingga Akhir, Markas Kodam XIV/Hasanuddin, Senin (1/6/2026).

Kehadiran Munafri menujukkan bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta mendukung pembangunan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

Munafri menghadiri syukuran usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Karebosi, dengan dengan mengenakan setelan jas yang sama. Ia turut mengenakan Passapu atau Patonro, ikat kepala merah khas Bugis-Makassar yang identik dengan sosok Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin.

Atribut budaya tersebut juga dikenakan oleh para tamu undangan sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Acara syukuran turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, para pimpinan perguruan tinggi, serta sejumlah pejabat sipil dan militer.

Munafri menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kodam XIV/Hasanuddin yang selama hampir tujuh dekade menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, keamanan wilayah, dan membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

Atas nama Pemerintah Kota Makassar, Munafri mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam XIV/Hasanuddin yang memperingati hari jadinya ke-69 tahun.

“Selamat Dirgahayu ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara,” ujarnya

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sebagai fondasi menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI, Bangun Nawoko, menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir dan bersinergi bersama seluruh pemangku kepentingan demi kesejahteraan rakyat.

“Karena itulah yang ada di jiwa TNI. Hiduplah dalam kebersahajaan, teruslah rangkul rakyat di sekitarmu, teruslah bantu mereka apa pun kondisinya,” ujarnya.(*)

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Pascakebakaran

LANGITKU.NET, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemulihan pasca kebakaran yang terjadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Bantuan tersebut diserahkan usai Gubernur meninjau langsung gedung RSUD Syekh Yusuf Gowa yang terdampak kebakaran pada Minggu (31/5/2026). Hadir dalam kunjungan tersebut Bupati Gowa ST Husniah Talenrang.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal.

“Kami menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan maksimal dan lebih baik ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang berdampak pada gedung Instalasi Radiologi dan Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan seluruh pasien tetap mendapatkan penanganan yang baik,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh fasilitas pelayanan publik untuk terus memperkuat sistem keamanan, kesiapsiagaan, serta mitigasi risiko guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

“Musibah ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keamanan, kesiapsiagaan, dan mitigasi risiko di fasilitas pelayanan publik. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan RSUD Syekh Yusuf semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

read more
DaerahNews

Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan

LANGITKU.NET, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni. Upacara digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti unsur Forkopimda, jajaran ASN Pemerintah Kota Makassar, TNI-Polri, hingga pelajar.

Turut hadir mendampingi, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, dan Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa.

Dalam kesempatan itu, Munafri membacakan naskah pidato resmi kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia sebagai amanat upacara Hari Lahir Pancasila 2026.

Ia menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” jelasnya.

Munafri menjelaskan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global. Mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Ia melanjutkan bahwa sejauh ini Indonesia dinilai telah mampu menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau di teks di buku sejarah,” tambahnya.

Selain itu, Munafri menyambut pemerintah pusat mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam tindakan sehari-hari.

Secara khusus, Munafri berharap momentum Hari Lahir Pancasila menjadi penguat komitmen seluruh warga untuk menjaga harmoni sosial serta bersama-sama membangun Kota Makassar yang maju, unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi fondasi dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

“Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa harus selalu berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Serta, Pemerintah Kota Makassar kata Ia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan semangat Pancasila hadir dalam setiap program dan kebijakan yang dijalankan.

“Semangat keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong harus menjadi dasar dalam mewujudkan pembangunan yang merata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Makassar tanpa terkecuali,” tambahnya.(*)

read more
Showbiz

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Resmi Perkenalkan Lineup dan Konsep Baru

LANGITKU.NET, Jakarta – Suasana penuh antusias terasa dalam kegiatan press conference myBCA International Java Jazz Festival 2026 yang berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026 di Geneva Ballroom lantai 7, Swissôtel Jakarta PIK Avenue. Konferensi pers ini menjadi momentum penting menjelang perhelatan festival jazz terbesar di Asia Tenggara yang akan digelar pada 29–31 Mei 2026 di NICE (Nusantara International Convention Exhibition) PIK 2, Tangerang. Sejumlah musisi seperti Slank, Nikita Dompas, Elfa Zulham dll turut hadir, selain media partner, hingga sponsor juga terlibat di acara konferensi pers ini untuk menyambut gelaran yang memasuki tahun ke-21 penyelenggaraannya tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur PT Java Festival Production, Dewi Gontha, menegaskan bahwa myBCA International Java Jazz Festival 2026 hadir dengan semangat transformasi melalui venue baru dan pengalaman festival yang lebih segar. “Tahun ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih fresh dan lebih luas bagi audiens. Venue baru memberi kami ruang lebih besar untuk berkreasi dan menghadirkan konsep festival kelas dunia,” ujar Dewi dalam sesi konferensi pers.

Selain menghadirkan konsep baru, festival tahun ini juga akan diramaikan sederet musisi internasional dan nasional lintas generasi. Nama-nama besar seperti Jon Batiste, wave to earth, Earth, Wind & Fire featuring Al McKay, hingga Incognito dipastikan tampil memeriahkan panggung festival. Dari Indonesia, penonton juga akan disuguhkan penampilan dari Slank, Maliq & D’Essentials, RAN, dan sejumlah nama lainnya.

Dalam konferensi pers tersebut, pihak sponsor utama juga menyoroti kolaborasi strategis antara myBCA dan Java Jazz Festival sebagai bagian dari dukungan terhadap industri kreatif Indonesia. Perwakilan BCA menyebut kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi digital bagi pengunjung, tetapi juga memperkuat ekosistem hiburan dan musik tanah air. Berbagai promo tiket hingga sistem cashless disiapkan demi memberikan pengalaman festival yang lebih nyaman dan modern bagi para penonton.

myBCA International Java Jazz Festival 2026 diharapkan kembali menjadi magnet bagi pecinta musik dari dalam maupun luar negeri. Dengan konsep baru, venue yang lebih luas, serta lineup musisi internasional dan nasional yang beragam, festival ini diyakini akan menghadirkan pengalaman musik yang lebih imersif dan berkelas dunia. Gelaran tahun ini juga menjadi simbol perjalanan panjang Java Jazz Festival dalam menjaga eksistensinya sebagai salah satu festival musik paling bergengsi di kawasan Asia.

 

 

liputan dan foto oleh : Mutiara

read more
1 2 3 4 277
Page 2 of 277