close
Sains & Techno

Google Tunda Peluncuran Android 11 Beta, Kenapa?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sejatinya Google bakal mengungkap sejumlah fitur baru di Android 11 pada 3 Juni mendatang. Namun kini mereka memutuskan untuk menunda peluncuran tersebut. Apa alasannya?

Dalam kicauannya Jumat (29/5/2020) lalu, Google menyebut kalau sekarang bukan waktu yang tepat untuk merayakan peluncuran tersebut, dan memutuskan untuk menunda acara 3 Juni tersebut.

Google memang tak secara eksplisit mengungkap alasan penundaan tersebut. Namun pengumuman tersebut terjadi hampir bersamaan dengan aksi protes dan kerusuhan yang terjadi di beberapa kota di Amerika Serikat.

Kerusuhan tersebut dipicu oleh kematian George Floyd yang tewas di tangan oknum polisi di Minneapolis, demikian dikutip  dari The Verge, Minggu (31/5/2020).

Kerusuhan tersebut juga terjadi di banyak kota di Amerika Serikat, termasuk di San Francisco Bay Area, tempat di mana banyak karyawan Google bermukim.

Kematian Floyd memicu aksi protes tak cuma di dunia nyata melainkan juga di dunia maya. Tagar untuk membela pria kulit hitam itu pun mewarnai dunia maya khususnya Twitter.

Lewat tagar #BlackLiveMatters dan #JusticeForGeorgeFloyd berseliweran di lini masa untuk meminta pemerintahan menindak tegas mengenai kasus ini. Kematian Floyd bahkan memicu rakyat turun ke jalan dan bentrok dengan polisi.

Lalu Presiden Donald Trump pun ikut mengomentari peristiwa tersebut, tentunya dengan kicauan yang kontroversial. Trump menyamakan demonstran dengan preman dan memperingatkan bahwa militer sedang dalam perjalanan menuju Minneapolis.

“Para PREMAN ini tidak menghormati memori George Floyd, dan saya tidak akan membiarkannya terjadi. Baru saja berbicara dengan Gubernur Tim Walz dan mengatakan kepadanya bahwa Militer akan terus mendukungnya,” tulis Trump dalam cuitannya.(asj/jsn)

Anggoro Suryo Jati – detikInet

read more
Sains & Techno

Kisah Suku Ainu di Hokkaido, Penduduk Asli Jepang yang Terlupakan

LANGITKU NETWORKS – Masyarakat adat Jepang, Ainu, adalah pemukim awal Hokkaido, pulau utara Jepang. Namun, sebagian besar pelancong tidak pernah mendengar tentang mereka.

Suku Ainu memiliki sejarah yang sulit. Asal-usul mereka suram, tapi beberapa sarjana percaya bahwa mereka adalah keturunan dari penduduk asli yang pernah menyebar ke seluruh Asia Utara.

Ainu menyebut Hokkaido ‘Ainu Moshiri” (Tanah Ainu) dan aktivitas mereka adalah berburu dan memancing. Mereka tinggal di sepanjang pantai selatan Hokkaido.

Namun, sejak restorasi meiji sekitar 150 tahun lalu, orang-orang daratan Jepang mulai bermigrasi ke Hokkaido. Praktik diskriminatif pun dilakukan di Hokkaido dengan Undang-Undang Perlindungan Aborigin Hokkaido 1899–memindahkan Ainu dari tanah tradisional mereka ke area pegunungan yang tandus.

“Ini adalah kisah yang sangat buruk,” kata Profesor Hukum Universitas Hokkaido, Kunihiko Yoshida di halaman BBC (20/05/2020).

Setelah pindah ke pegunungan suku Ainu tak bisa lagi menangkap ikan salmon di sungai dan berburu rusa menurut Yoshida. Mereka juga diminta untuk mengadopsi nama Jepang, berbicara bahasa Jepang, perlahan budaya dan tradisi mereka pun menghilang.

Karena stigmasisasi yang luas, banyak Ainu menyembunyikan nenek moyang mereka. Efek jangka panjangnya terlihat sampai hari ini, sebagian besar penduduk Ainu tetap miskin dan kehilangan haknya secara politis, dengan sebagian besar pengetahuan leluhur mereka hilang.

Para peneliti Jepang dari akhir abad ke-19 hingga 1960-an juga melakukan praktik buruk dengan mengobrak-abrik kuburan Ainu. Mereka mengumpulkan koleksi besar Ainu untuk penelitian mereka dan tidak pernah mengembalikan tulangnya.

Pada April 2019, Ainu diakui secara hukum sebagai penduduk asli Jepang oleh pemerintah. Setelah bertahun-tahun musyawarah, akhirnya tercipta apresiasi yang lebih positif terhadap budaya Ainu dan kebanggaan baru dalam bahasa dan warisan mereka.

“Penting untuk melindungi kehormatan dan martabat orang-orang Ainu dan menyerahkan mereka kepada generasi berikutnya untuk mewujudkan masyarakat yang dinamis dengan nilai-nilai yang beragam,” kata juru bicara pemerintah Yoshihide Suga, seperti dilaporkan dalam The Straits Times(15/02/2019).

Para pelancong dapat melihat informasi tentang Ainu di Sapporo Pirka Kotan (Pusat Promosi Budaya Ainu) di Hokkaido, fasilitas kota pertama di Jepang yang menampilkan penduduk asli, di mana pengunjung dapat menikmati kerajinan tangan Ainu, menonton tarian tradisional dan membayangkan kehidupan Ainu tradisional ketika daerah ini adalah hutan belantara yang luas dan penduduknya hidup di tanah.

Karena 97% penduduk Ainu tinggal di bawah tanah, menurut Jeffry Gayman, seorang Pendidik Antropolog Universitas Hokkaido yang telah bekerja dengan Ainu selama 15 tahun.

Kotan sendiri terletak sekitar 40 menit dengan mobil dari pusat kota Sapporo, ibu kota Hokkaido, pusat dibuka pada tahun 2003 untuk mengajari pengunjung Jepang dan asing lain tentang budaya Ainu dan menyebarkan pesan mereka kepada dunia.

Kotan adalah replika untuk menunjukkan kepada orang-orang seperti apa kehidupan tradisional Ainu. Namun, tidak ada yang tinggal di sana.

Hanya beberapa dari orang Ainu yang tersisa, tersebar di Hokkaido, dengan sebagian besar dari sekitar 20.000 Ainu (tidak ada angka resmi) berasimilasi dengan kota-kota kecil di sekitar pulau.

Meski begitu, para pelancong yang melihat dengan cermat akan dapat melihat jejak budaya mereka di mana-mana. Banyak nama tempat di Hokkaido memiliki asal Ainu, seperti “Sapporo”, yang berasal dari kata Ainu sat (kering), poro (besar) dan hewan peliharaan (sungai) karena lokasinya di sekitar Sungai Toyohira; atau “Shiretoko”–sebuah semenanjung yang menonjol dari ujung timur laut Hokkaido–yang dapat diterjemahkan sebagai “tanah” (siri) dan “titik yang menonjol” (etuk).

source :BBC,Straits Times       editor : Gita Laras Widyaningrum    Nationalgeographic.co.id

read more
Health

Tidur Berperan dalam Menjaga Kekebalan Tubuh, Ini 3 Cara Agar Tidur Nyenyak

LANGITKU NETWORKS – Selama bekerja dari rumah, batas hari kerja dan akhir pekan perlahan-lahan semakin memudar—yang pada akhirnya memengaruhi jam tidur. Selain itu, kecemasan dan stres di tengah pandemi juga memengaruhi kualitas tidur yang berperan pada sistem kekebalan tubuh kita.

Nicole Avena, Ph.D, seorang ahli saraf, membagikan beberapa kebiasaan yang mendukung tidur nyenyak, pada situasi yang tidak menentu:

1. Membuat jadwal yang konsisten

Jika bekerja dari rumah tiba-tiba menambah waktu ekstra di pagi hari, artinya Anda tidak boleh tidur terlalu malam sebelumnya. Gunakan waktu yang biasanya digunakan di perjalanan untuk berolahraga, meditasi, atau membuat sarapan sehat. Memiliki rutinitas setiap harinya dapat memudahkan tidur lebih cepat.

2. Atur jam tidur

Menciptakan jam tidur setiap malam dapat membantu ‘memisahkan’ jam kerja Anda. Rutinitas ini tidak hanya menyediakan kenormalan di tengah masa yang tak jelas, tapi juga membantu kita tidur berkualitas. Rileks tubuh dan pikiran sesaat sebelum terlelap.

3. Hindari makanan berat dan manis sebelum tidur

Menurut Avena, makanan ‘berat’ dan terlalu manis dapat membuat kita sulit tidur. Jika Anda merasa lapar di malam hari, konsumsi camilan bergizi atau minum tek chamomile.

Selain itu, jangan konsumsi alkohol dekat dengan waktu tidur. “Itu mungkin bisa membuat lebih rileks, tapi akan mengganggu kualitas tidur sehingga Anda akan terbangun dalam keadaan lelah keesokan harinya,” ungkap Avena.

Bagaimana jika terlalu stres sehingga tidak bisa tidur? 

Jika stres akibat COVID-19 membuat Anda terjaga di malam hari, cobalah mendengarkan audio meditasi untuk membantu melepaskan stres. Bisa juga dengan mengonsumsi suplemen yang mengurangi kecemasan dan membantu tidur lebih cepat.

Terlepas dari memastikan Anda bisa bangun lebih pagi dan produktif menjalani hari esok, mendapatkan tidur berkualitas sangat penting agar tetap sehat.

“Ketika kurang tidur, sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik. Padahal, di tengah pandemi seperti ini, menjaga sistem imun menjadi prioritas kita saat ini,” pungkas Avena.

source : Mind Body Green

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
Health

Tips Agar Tubuh Tetap Sehat di Era New Normal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Setelah dua bulan lebih menerapkan anjuran stay at home, pemerintah akhirnya mulai memberlakukan fase new normal. Adapun fase new normal sendiri merupakan fase dimana masyarakat akan hidup berdampingan dengan virus hingga ditemukannya vaksin COVID-19. Hal ini dilakukan demi menjaga perekonomian dan bisnis di Indonesia.

Memasuki fase new normal tentunya menuntut masyarakat untuk selalu hidup sehat dan bersih. Selain mengikuti protocol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak, masyarakat juga harus menjaga daya tahan tubuhnya masing-masing. Dilansir dari Business Inquirer, berikut beberapa tips untuk menjaga tubuh agar tetap sehat selama beradaptasi di era new normal.

Sistem kekebalan adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap mikroorganisme dan virus penyebab penyakit. Itulah mengapa kamu perlu menjaga sistem imun yaitu dengan menjaga keseimbangan nutrisi dan gaya hidup yang sehat. Pasalnya, tubuh tidak dapat secara alami menghasilkan semua vitamin dan mineral yang diperlukan. Kamu bisa mulai dengan mempertahankan diet seimbang dan hindari makanan yang kaya akan pengawet atau gula gula. Jangan lupa juga untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, istirahat cukup, dan tidur di malam hari.

Konsumsi Vitamin dan Suplemen

Vitamin dan mineral merupakan kunci lain untuk hidup sehat. Tanpa vitamin, sistem kekebalan tubuh tentu tidak akan berfungsi dengan baik. Sumber vitamin terbaik adalah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, kamu bisa dapatkan nutrisi dari makanan segar dan sehat seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi multivitamin sebagai pelengkap.

Jaga Kebersihan

Menjaga kebersihan sangat lah penting dalam menjalani kehidupan new normal. Selain dengan rajin mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah beraktivitas, pastikan juga kebersihan lingkungan rumah kamu terjaga. Jangan lupa untuk selalu membersihkan rumah dengan cairan desinfektan. Selain itu, pastikan kamu untuk selalu membawa hand sanitizer kemanapun kamu pergi.

Olahraga Secara Teratur

Memasuki fase new normal tentu memberi rasa cemas tersendiri untuk beberapa orang. Agar terhindar dari stress yang berlebih, lakukanlah olahraga ringan sekitar 20 hingga 30 menit per hari. Kamu bisa lakukan olahraga seperti yoga, jogging, atau bersepeda. Selain bisa mengurangi stress, olahraga juga bisa menstabilkan sistem kekebalan tubuh.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan guna beradaptasi dengan kehidupan new normal. Jika sistem imun kamu terjaga, maka kamu bisa tetap terus sehat dan beraktivitas sehari-hari di tengah era new normal ini. Selain itu, pastikan juga untuk menggunakan masker setiap keluar rumah.(ega/ega)

Inkana Putri – detikHealth

read more
DaerahNews

Kejati Support Pemkot Makassar Amankan 2 Aset Pulau

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menindaklanjuti hasil Video Coferensi (Vicon) bersama KPK Sulawesi Selatan terkait pengamanan – pengamanan aset. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati), melakukan Momerandum Of Understanding (MoU), Kamis (28/5/20).

MoU tersebut terkait pengamanan dua aset yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yakni Pulau Lae- Lae dan Pulau Kayangan.

Kedua pulau tersebut dinilai sangat potensial bagi masa depan Kota Makassar khususnya dari sektor ekonomi.

“Yang petama ini adalah bagian komitmen pak kejati mensupport Pemerintahan kita di dalam penanganan aset. Ini merupakan sebuah prestasi yang selama ini Kota Makassar torehkan. Dalam hal ini Kejati sangat membantu,” ucap, Prof. Yusran, Penjabat Wali Kota Makassar, usai menandatangani MoU. Ia menjelaskan dua pulau tersebut akan dijadikan sebagai tempat wisata bagi warga kota Makassar.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar menambahkan jikalau kerjasama ini juga banyak dibantu oleh jaksa negara penertiban aset.

“Kita minta kepada pak wali untuk segera di kuasa khususkan. Dengan harapan dua pulau ini bisa dikelola dengan baik dan bisa menaikkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Pengelolaan ini pula kedepannya diharapkan juga harus bersinergitas dengan pihak GMTD, Pelindo dan CPI. Selain itu, kata Firdaus, dua pulau ini akan juga menjadi tempat bahari dan wisata konservatif. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Silaturahmi PDAM, Prof Yusran Minta Maksimalkan Antisipasi Pencurian Air

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar saat ini tengah berbenah untuk memaksimalkan layanan kepada para pelanggannya. Berbagai upaya di lakukan agar seluruh masyarakat Makassar dapat menikmati air bersih dan meningkatkan pendapatan PDAM Kota Makassar.

Salah satu langkah taktis yang kini sedang gencar di laksanakan yakni penggantian meteran pelanggan yang kondisinya sudah tidak layak lagi.

Hal ini terungkap saat jajaran direksi PDAM Kota Makassar bersilaturahim dengan Penjabat Walikota Makassar Prof Yusran Yusuf di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Rabu (27/5/2020).

Di pimpin oleh Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad bersama Ketua Dewan Pengawas PDAM Kota Makassar M Yasir, mereka menyampaikan beberapa program andalan yang sedang di gencarkan untuk menggenjot pendapatan perusahaan dengan tetap mengedepankan layanan prima ke masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Pj Walikota Makassar Prof Yusran menyambut baik dan berharap agar PDAM Makassar makin memaksimalkan usahanya agar kedepan persoalan pencurian air yang marak beredar dapat di minimalisir dan masyarakat dapat secara menyeluruh menikmati air bersih.

“Fokuskan ke pelayanan masyarakat, tolong makin di massifkan evaluasi di lapangan titik mana saja yang kemungkinan berpeluang terjadi pencurian air bersih. Meteran yang usianya sudah tua dan menghambat suply air segera di perbaiki, ganti dengan baru saja”, ungkap Yusran.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad menuturkan saat ini pihaknya telah mengganti sekitar 15ribu meteran pelanggan dan rencananya akan di lanjutkan 50 ribu meteran pelanggan lainnya.

“Pelanggan kami (PDAM) saat ini yakni kurang lebih 173ribu dan meteran yang bermasalah baik bocor maupun usianya sudah tua telah di ganti sebanyak 15ribu meteran dan tahun 2020 ini kami targetkan kembali akan mengganti sekitar 50ribu meteran pelanggan”,tutur Hamzah.

Dengan adanya upaya ini, di harapkan pelayanan ke masyarakat bisa lebih maksimal dan tingkat pendapatan perusahaan juga dapat sejalan dengan usaha tersebut.(*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Atasi Kesemrawutan Parkir Balaikota, Pemkot Siapkan Lahan Parkir Strategis

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komitmen Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf untuk membenahi persoalan parkir di Balaikota bukan isapan jempol semata.

Sebuah lahan yang cukup luas di samping Meseum Kota Makassar di datangi Yusran sebagai proyeksi lahan parkir baru untuk kendaraan para pegawai yang berkantor di gedung Balaikota Makassar.

Dengan di dampingi Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya Susuman Halim, Prof Yusran meninjau lahan yang merupakan milik PT Saudagar Media, anak perusahaan dari Bosowa Group.

Dalam tinjauannya,Yusran meminta agar segera di lakukan pemetaan kendaraan agar segera dapat di maksimalkan penggunaannya.

“Lahan ini cukup luas untuk menampung semua kendaraan pegawai Balaikota dan jarak dari kantor juga lumayan dekat. Tinggal skema pemetaan kendaraannya yang perlu di perhatikan juga infrastruktur marka jalannya”,tutur Yusran.

Area perparkiran pegawai Balaikota yang tadinya di rencanakan di Karebosi Link di anggap cukup jauh sehingga Pemerintah Kota Makassar berinisiatif untuk menjalin kerjasama dengan pihak Bosowa Group.

Di tambahkan Yusran, jika Pemkot Makassar dan Bosowa Group bisa bersinergi maka akan membantu menampung kendaraan pegawai. Dengan memanfaatkan lahan tersebut setidaknya kurang lebih 500 kendaraan roda dua dan sekitar 200 unit kendaraan roda empat dapat terparkir rapi dan arus lalu lintas tidak mengalami perlambatan lagi. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Sony Rilis ZV-1, Kamera Khusus Vlogger Seharga Rp 11,7 Juta

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sony meresmikan kamera compact barunya, yaitu ZV-1 yang didesain untuk merekam video, tepatnya vlogging, dengan harga USD 799,99, atau sekitar Rp 11,7 juta.

ZV-1 dibuat menggunakan RX100 sebagai basisnya, yaitu kamera compact jagoan Sony yang terbilang populer digunakan untuk vlogging. Namun Sony menambahkan sejumlah optimasi dan fitur baru untuk merekam video.

salah satu fitur tersebut adalah ‘Background Defocus’, di mana penggunanya hanya perlu menekan satu tombol untuk memaksimalkan bokeh di background video.

Sony ZV-1, kamera berbasis RX100 VII yang dibuat khusus untuk para vlogger. Foto: Dok. Sony

Fitur semacam ini sebenarnya bisa didapat dengan memaksimalkan angka diafragma pada lensa, dan juga mengatur lensa pada tingkat zoom maksimal, namun Sony mempermudahnya dengan hanya satu tombol.

Lalu ada juga pengaturan lain bernama ‘Product Showcase’, yang fungsinya adalah memprioritaskan kamera untuk mengatur fokus ke wajah atau produk dibanding objek lainnya. Sama seperti ‘Background Defocus’, fitur ini juga sebenarnya bisa didapat dengan melakukan sejumlah pengaturan, namun di ZV-1 bisa dilakukan dengan hanya satu tombol.

Pengguna RX100 juga disebut bakal sangat mudah beradaptasi dengan ZV-1. Pasalnya kamera ini menggunakan rangka yang sama dan punya kemampuan yang serupa dengan RX100 VII, termasuk merekam video 4K, eye-autofocus, dan lainnya.

Sensor dan prosesor gambar yang dipakai keduanya sama, ada juga port mikrofon built in, serta bermacam aksesoris yang bisa ditambahkan ke dalam kamera compact tersebut. Namun ada sejumlah kelebihan ZV-1 dibanding RX100 VII. Yaitu:

  • Zoom yang lebih kecil namun lensanya punya diafragma lebih besar, yaitu f/1.8. Ini penting untuk para vlogger yang biasanya merekam video dengan jarak lebih dekat dan menginginkan background yang lebih blur.
  • Menghadirkan filter neutral density (ND) secara built in, yang mempermudah perekaman gambar dalam kondisi sangat terang. Baik filter ND maupun lensa 28-70 yang dipakai ini sama dengan yang ada di RX100 V.
  • Mengganti layar yang tadinya diputar ke atas menjadi layar yang bisa diputar ke samping.
  • Meningkatkan kemampuan 3 mikrofon yang ada di bodi kamera serta menyertakan pelindung angin dalam paket penjualan kamera tersebut.
  • Menambahkan indikator perekaman video pada bagian depan kamera dan memperbesar tombol perekaman videonya.
  • Mengganti grip kamera menjadi lebih besar.
  • Menambahkan multi interface shoe untuk tambahan mikrofon dan aksesoris lain.
Sony ZV-1, kamera berbasis RX100 VII yang dibuat khusus untuk para vlogger. Foto: Dok. Sony

Namun ada juga fitur yang dihilangkan dibanding RX100 VII, yaitu:

  • Pop up electronic viewfinder dihilangkan.
  • Tak ada flash.
  • Tak ada pengatur fokus pada lensa, jadi pengaturan fokus harus dilakukan lewat tombol putar di bagian belakang kamera.
  • Tak menggunakan bodi berbahan magnesium, jadi terasa tak terlalu premium dibanding RX100 VII.

Sayangnya Sony tetap mempertahankan port microUSB untuk pengisian baterai ZV-1, sama seperti RX100 VII. Padahal sudah banyak perangkat yang menjadikan USB-C sebagai standarnya, dan penggunaan port microUSB ini hanya akan menambah bawaan kabel charger di tas penggunanya. Belum diketahui kapan ZV-1 akan dirilis resmi di Indonesia, dan berapa harga yang dipatok Sony Indonesia untuk kamera ini.(asj/asj)

Anggoro Suryo Jati – detikInet

read more
DaerahNews

Legislator Makassar Apresiasi Langkah Pj Wali Kota Yusran Benahi Makassar

LANGITKU NETWORK, Makassar – Legislator DPRD Kota Makassar mengapresiasi sejumlah langkah yang akan ditempuh oleh Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf dalam membenahi berbagai persoalan di Makassar. Hal itu disampaikan saat silaturahmi di gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (26/05/2020).

Di kesempatan itu, Yusran Jusuf menyampaikan berbagai kebijakan yang akan ditempuhnya selama kurang lebih setahun menjabat pj wali kota Makassar. Ia juga memaparkan konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digagas pemerintahannya dalam menyikapi pandemi Covid 19.

“Salah satu persoalan krusial yang kami hadapi adalah kemacetan balai kota. Kami sudah punya solusi dengan membuat kantong parkir bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu, ada pembatasan parkir di halaman balai kota yang diperuntukkan sesuai jenjang jabatan,” paparnya.

Yusran melanjutkan, jika kantor pemerintah mampu membenahi sistem perparkirannya, memberikan contoh yang baik maka akan lebih mudah mengajak dan mengedukasi masyarakat termasuk dunia usaha agar tertib parkir sehingga berbagai persoalan yang menyertainya seperti kemacetan dapat teratasi.

“Program jangka pendek pasti ada kritik sana – sini, itu biasa. Saya yakin pak wali punya kemampuan manajerial yang tinggi untuk menjawab berbagai persoalan di Makassar,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali.

Apresiasi juga dilontarkan oleh legislator PDIP Mesakh Rantepadang yang menyebut upaya Pj Wali Kota Yusran dalam menangani pandemi Covid 19 menyerupai langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo. Ia juga mendukung konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digulirkan Yusran.

“Pak Wali tidak melakukan pelonggaran. Hanya memang ada prioritas. Pikiran Pak Wali 11 – 12 dengan Pak Jokowi,” Sebut Mesakh.

Konsep new normal yang digagas oleh Yusran Jusuf berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olah raga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengonsumsi tanaman lokal seperti Jahe, Kunyit, Mengkudu dan sejenisnya.

“Konsep new normal yang disampaikan Pak Wali dapat diterapkan di lorong – lorong. Petani lorong dapat menanam tanaman herbal yang dapat dikonsumsi warga untuk meningkatkan imunitas tubuh,” ujar legislator Partai Nasdem Mario David.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering diistilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT/RW se kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata per wilayah.

Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT/RW akan didorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktivitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

LANGITKU NETWOTKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan segera memberlalukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal. Konsep baru ini berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olahraga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengkomsumsi tanaman lokal seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya. Hal ini diungkapkan Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf saat memimpin rapat koordinasi di ruang rapat Sipakalebbi, kantor Walikota Makassar, Selasa (26/5/2020).

“Jika selama ini kita hanya massifkan pola pencegahan dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, maka dengan konsep baru ini kita tambahkan dua poin penting lainnya yakni olahraga dan pemenuhan nutrisi tubuh yang bersumber dari tanaman lokal kita. Ini sesuai hasil riset secara ilmiah dari Universitas Hasanuddin tentang Local Herd Immunity berbasis kearifan lokal yang akan kita implementasikan di Makassar’ ujar Yusran saat berbicara.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering di istilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT RW se Kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata secara perwilayah. Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT RW akan di dorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh. Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktifitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.

“Setelah membuka ruang aktifitas masyarakat, tentu kita harus membentengi nya dengan protokol kesehatan yang perwalinya sudah kita terbitkan. Sekarang kita tambahkan dengan peningkatan imunitas, jika imunitasnya bagus dan melakukan low contact maka kita optimis bisa lebih cepat menangani covid ini. Kita akan memastikan aktiftas masyarakat itu sehat, melalui dua pendekatan yakni olahraga dan asupan nutrisi lokal untuk membangkitkan imunitas warga berbasis pekarangan dengan mengkomsumsi hasil olahan tanaman lokal.”lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Yusran menantang seluruh pimpinan SKPD untuk menciptakan inovasi, khususnya dalam menggerakkan kembali ruang-ruang ekonomi yang selama ini terhenti.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr. Naisyah Tun Azikin mengaku tengah menyiapkan program kesehatan untuk seluruh instansi pemerintah dengan gerakan senam di ruang kerja pada waktu-waktu tertentu.

“Gerakan masyarakat sehat ini bagian dari The New Normal sebagai adaptasi kita menghadapi pandemi Covid-19” ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan pada rapat koordinasi ini melaporkan penurunan pendapatan selama pandemi berlangsung. Menurutnya, dunia usaha sangat penting untuk segera diberikan peluang besar agar mereka bisa bergerak kembali, mengingat kondisinya yang saat ini tengah terpukul.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Sekda, Ansar, Asisten Bidang Pemerintahan, Sabri, Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, Sittiara, seluruh pimpinan SKPD serta camat se Kota Makassar.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 250 251 252 253 254 272
Page 252 of 272