close
DaerahNews

Dandim 1408/BS Makassar Serahkan Bantuan 3.000 APD ke Posko Induk Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto menyerahkan bantuan 3.000 APD (Alat Pelindung Diri) dari pemerintah pusat kepada Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di Posko Induk Covid 19 Kota Makassar, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan APD ini akan memberikan rasa aman, dan memudahkan tenaga medis dalam menangani pasien baik yang berstatus ODP, PDP, dan positif Covid 19.

“Bantuan over all APD sekali pakai. Begitu selesai langsung disposal. Satuan TNI mendukung distribusinya,” kata Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto.

Ia melanjutkan, bantuan APD untuk wilayah Kodam XIV Hasanuddin, Sulawesi Selatan tiba sejak kemarin di Makassar, dan hari ini diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk diteruskan ke tenaga medis yang membutuhkan.

“Kodim 1408/BS mendukung semaksimal mungkin upaya Pemkot Makassar menjalankan PSBB melalui sosialisasi maupun penindakan masyarakat yang masih melanggar aturan PSBB. Dalam bertugas kami memberikan bantuan kekuatan kepada Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, dan Pemkot Makassar,” tegasnya.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyampaikan penghargaan kepada aparat TNI khususnya Kodim 1408/BS yang mendukung penuh langkah Pemkot Makassar dalam penerapan PSBB yang telah memasuki hari ke delapan.

“Bantuan APD ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid 19. Kita berharap bantuan ini semakin menguatkan semangat kawan – kawan dalam berjuang menuntaskan pandemi Covid 19,” sebut Iqbal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyahtun Azikin menyebutkan bantuan 3.000 APD itu akan didistribusikan ke Puskesmas yang ada di Makassar, dan RSUD Daya yang saat ini dipersiapkan sebagai rumah sakit yang menangani pasien Covid 19.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar (2 Mei 2020, Pukul 11.00 Wita), jumlah ODP sebanyak 939 orang (229 proses pemantauan, dan 710 selesai pemantauan). 397 PDP (168 masih dirawat, 175 pulang dan sehat, 54 meninggal). 393 positif (259 dirawat, 103 sembuh, dan 31 meninggal). Luar kota Makassar (0 ODP, 9 PDP, dan 109 positif). 109 pasien positif Covid 19 dari luar kota Makassar, 92 diantaranya dari KM Lambelu, dan 17 pasien berasal dari berbagai daerah di luar Makassar.

Tiga kecamatan dengan tingkat sebaran tertinggi yakni kecamatan Tamalate (87 ODP, 39 PDP, dan 53 positif), Panakukang (98 ODP, 53 PDP, dan 39 positif), Rappocini (206 ODP, 56 PDP, dan 38 positif). (innang)

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal Tegaskan Tidak Ada Toleransi Berkumpul Di Rumah Ibadah selama masa PSBB

LANGITKU NETWOTKS, Makassar  – Memasuki minggu kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Pj Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb secara tegas menyampaikan akan semakin tegas melakukan kontrol di lapangan. Selama PSBB ini, dan selama virus corona masih menyebar di kota Makassar ini, Iqbal mengatakan tidak ada toleransi untuk berkumpul, termasuk di rumah-rumah ibadah.

“Tidak ada toleransi untuk berkumpul. Termasuk di rumah-rumah ibadah. Baik di tepi jalan, di kompleks-kompleks maupun yang berada di pemukiman-pemukiman padat. Ini kami pertegas lagi menyusul rapid test semalam di salah satu masjid di daerah Tamalate. Ternyata ada tiga jemaah yang positif. Dan itu pertanda hati-hati, bahwa di tempat tersebut sudah ada beredar virus corona,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Pemkot Makassar di Jl. Nikel, Jumat (1/5).

Iqbal menjelaskan tidak pernah memberi statemen yang menganulir PSBB dengan memperbolehkan salat tarwih di masjid-mesjid di dalam komplek atau Lorong yang bukan tepi jalan umum. Karena menurut dia setiap tempat berkumpul akan mengakibatkan potensi penyebaran virus corona yang sama besarnya. Hanya, dikatakannya bahwa masjid yang di dalam kompleks dan jauh dari jalan umum, jika ada yang tertular dan positif covid-19 akan lebih mudah di tracing karena jamaahnya tentu berada dari sekitar kompleks itu saja.

Namun tetap tidak ada toleransi sama sekali dan untuk semua tempat-tempat ibadah agar ditutup untuk sementara. Untuk menghindari terjadinya transmisi lokal perpindahan virus corona tersebut. Karena tidak pernah ada yang tahu siapa yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan siapa yang merupakan carrier yang bisa saja datang ke tempat tersebut dan akhirnya bisa menjakiti semua.

Contoh kasus, Hasil rapid test di salah satu masjid di Tamalate terhadap 59 jemaahnya, semalam menurut Iqbal ditemukan 3 orang positif Covid-19.

“Oleh karena itu, baik di masjid, di gereja, di pura, Wihara dan lain-lain segala aktivitas ibadah kami minta dihentikan sementara ini. Di minggu kedua ini kami akan semakin tegas sebab kita tidak mau (PSBB) ini harus diperpanjang. Jadi kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini. Supaya tidak ada lagi kejadian transmisi-transmisi lokal,” pungkasnya.

Namun yang paling penting kata Iqbal agar masyarakat tetap taat dan kalau bisa tidak ada kontak antara satu dan yang lainnya dan tetap di rumah. ”Jika kita taat, PSBB ini insya Allah akan berhasil,” katanya lagi.

Iqbal menambahkan selama PSBB minggu pertama ini banyak hal yang menjadi bahan evaluasi. Antara lain akan mengevaluasi perlunya diperkuat lagi pengawasan di dalam kota. “Ternyata selama ini check point yang ada di perbatasan-perbatasan itu sudah efektif. Nah di dalam kota juga yang harus di perbanyak lagi,” terang Iqbal.

Masih ada satu dua yang terlihat tidak menggunakan masker dan kadang-kadang juga masih ada yang berboncengan motor. Hal ini akan lebih dipertegas lagi di check point yang ada dengan harapan ke depan masyarakat bisa lebih taat lagi.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Bikin Segar! Ini ‘Takaran’ Sehat Minum Sirup Saat Buka Puasa dari Ahli Gizi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sirup selalu menjadi pilihan banyak orang untuk dijadikan menu minuman saat berbuka puasa. Tetapi minuman segar ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan.

Lantas apakah ada ‘takaran’ khusus untuk meminum sirup saat berbuka puasa?

Menurut ahli gizi dari Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, jika ingin meminum sirup saat berbuka puasa, sebaiknya tidak lebih dari satu gelas.

“Dengan minum manis atau makan manis pada saat buka puasa, bisa itu gula, sirup, atau buah yang manis seperti kurma itu nggak apa-apa. Tetapi harus dijaga hanya pada saat buka puasa saja dan cukup satu porsi,” kata dr Fiastuti kepada detikcom, Kamis (30/4/2020).

“Fungsinya apa? Mengganti kadar glukosa kita yang sudah turun supaya kita segar lagi,” lanjutnya.

dr Fiastuti juga menjelaskan kandungan kalori yang tinggi pada sirup bisa berbahaya bagi tubuh bila diminum lebih dari satu gelas dalam sehari. Karena itu bisa menyebabkan risiko terkena obesitas dan juga diabetes.

“Kalau kita minum (sirup) gula itu cepat naik dan cepat turun jadi fluktuatif, jadi itu memicu timbulnya penyakit diabetes, obesitas, dan penyakit-penyakit lainnya,” tuturnya.

(kna/kna)

Achmad Reyhan Dwianto – detikHealth

read more
Health

Tips Mengatur Minum 8 Gelas Sehari Saat Puasa

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Menjaga fisik selama bulan puasa memang harus diperhatikan, salah satunya adalah cara menghindari dehidrasi saat berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Tubuh mengandung sekitar 60 persen cairan yang harus terus dijaga setiap hari. Saat sedang berpuasa, kita diwajibkan menjaga rasa haus dan lapar selama kurang lebih 12 jam yang membuat tubuh kadang merasa lemas.

“Untuk mencapai hidrasi sehat, tubuh harus dijaga dengan asupan air yang cukup sekurang-kurangnya 8 gelas per hari atau sekitar 2 liter air,” tutur Dietsien Instalasi Gizi RS Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD, kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Biasanya kita banyak minum di siang hari ketika matahari sedang terik-teriknya. Tapi kan pas puasa nggak bisa. Untuk itu, Triyani memberikan tips atur minum saat puasa agar cukup 8 gelas per hari:

  • 1 Gelas setelah adzan maghrib
  • 1 Gelas setelah sholat maghrib
  • 1 Gelas setelah makan
  • 1 Gelas sebelum sholat isya
  • 1 Gelas setelah sholat tarawih
  • 1 Gelas sebelum tidur
  • 1 Gelas setelah bangun tidur
  • 1 Gelas setelah makan sahur

“Saat sahur, tidak disarankan minum kopi, teh, atau soda karena memiliki efek diuretik yang menyebabkan tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan,” pungkasnya.

Jadi jangan lupa ya untuk selalu menjaga tubuh agar tidak dehidrasi saat bulan puasa.

(up/up)

Ayunda Septiani – detikHealth

read more
Automotive

Ada Sejak 1893, Siapa Pemilik Sepeda Motor Pertama di Indonesia?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sejarah panjang kendaraan bermotor di Indonesia dimulai jauh sebelum republik ini berdiri. Sepeda motor pertama di Indonesia telah ada sejak akhir abad ke-19, di mana saat itu Indonesia masih berbentuk koloni dengan nama Hindia-Belanda. Lalu siapakah orang pertama yang berkesempatan memiliki sepeda motor itu?

James Luhulima dalam buku Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini, menyebut nama John C Potter sebagai orang pertama di Hindia-Belanda, yang memiliki sepeda motor. Alkisah waktu itu Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di Pabrik Gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur.

Diceritakan, Potter memesan kendaraan tersebut langsung di pabriknya, Hildebrand und Wolfmuller, di Munchen, Jerman. Kendaraan ini tiba di Pelabuhan Semarang pada 1893. Dan sepanjang tahun tersebut, Potter tercatat sebagai satu-satunya orang di Hindia-Belanda yang menggunakan sepeda motor.

Bicara spesifikasi, sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmuller itu menggendong mesin berkonfigurasi dua silinder, empat tak, dengan kapasitas mesin 1.489 cc.

Mesin itu menghasilkan tenaga sebesar 2,5 dk, dan harus membawa bobot kosong motor 50 kg. Motor ini bisa melaju hingga kecepatan maksimum 35 km/jam di 325 rpm.

Hildebrand und Wolfmuller Foto: cybermotorcycle

“Jangan membayangkan sepeda motor pada waktu itu mirip dengan sepeda motor saat ini. Sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfmuller itu belum menggunakan rantai, belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki, belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel-kabel listrik,” tulis James.

Dengan teknologi setua itu untuk ukuran zaman sekarang, proses menghidupkan mesin motor Hildebrand und Wolfmuller pun cukup rumit dan perlu waktu hingga 20 menit untuk membuatnya stabil.

“Agar mesin sepeda motor itu mudah dinyalakan, John C Potter memanaskan mesinnya secara harafiah terlebih dahulu, yakni dengan membakar bagian luar mesin dengan menggunakan spiritus. Atau kadang-kadang John C Potter menggunakan cara lain, yakni menuntun sepeda motor itu dan mendorongnya dengan cepat hingga mesinnya menyala,” terang James.

(lua/lth)

Luthfi Anshori – detikOto

read more
Sains & Techno

Kenakan Masker, Apple Mudahkan Pengguna Buka Face ID

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Selama pandemi COVID-19 semua orang wajib menggunakan masker, namun hal ini menjadi sedikit sulit bagi pengguna iPhone saat akan membuka ponsel dengan fitur Face ID ketika masih mengenakan masker.

Dilansir detikINET dari PhoneArena masalah tersebut mungkin akan segera teratasi dengan adanya pembaruan iOS 13.5 versi beta yang sudah diluncurkan ke para pengembang.

Apple telah memproses pembukaan layar kunci lebih cepat dengan membawa fitur antarmuka konde sandi. Dengan cara ini tidak akan ada penundaan ketika pengguna membuka ponsel terkunci meski mengenakan masker.

Sebelumnya jika pengguna mengaktifkan Face ID maka iPhone akan mencoba membaca wajah untuk pencocokan. Masalahnya jika pengguna menggunakan masker maka proses Face ID gagal dan akan diarahkan ke opsi kode sandi. Hal inilah yang menjadi penundaan bagi pengguna karena harus melewati proses yang panjang.

Sebab itu pembaruan iOS ini memungkinkan pengguna lebih cepat untuk proses buka kunci layar karena langsung memasukkan kata sandi. Cara ini pun pengguna tak perlu membuka masker yang bisa mengakibatkan resiko hanya untuk iPhone dapat mengenali wajah.

Selain itu, fitur tersebut juga dimungkinkan untuk pencocokan pembelian dengan kode sandi. Meskipun pembaruan ini hanya tersedia untuk pengguna beta, namun kemungkinan akan tersedia secara luas ketika iOS 13.5 diluncurkan kepada publik dalam waktu dekat ini.

(jsn/fay)

Josina – detikInet

read more
DaerahNews

Kepala BIN Sulsel: kerja gugus tugas covid 19 Makassar makin baik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Badan Inteligent Negara Daerah (Kabinda) Prov Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko mendatangi Posko Covid-19 Makassar di jalan Nikel Raya sekaligus menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rabu (29/4/2020).

“Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar semakin hari semakin baik, dan itu terus dilakukan evaluasi. Setiap kekurangan terus dibenahi dan itu sangat lumrah. Salah satu yang kami apresiasi yakni penanganan Covid-19 di bulan Ramadhan ini, dimana kita tahu antusiasme warga kita untuk beribadah di masjid sangat tinggi, namun dengan pendekatan yang bagus dan luwes oleh Tim Gugus Tugas Makassar, akhirnya sebagian besar warga kita mengerti dan paham serta patuh untuk sementara beribadah di rumah saja. Kami senang dengan pendekatannya menemui langsung pengurus-pengurus masjid hingga tercipta kesepahaman dan kesepakatan, pendekatan ini sangat tepat, menyelesaikan masalah tanpa masalah” ujar Wing Handoko kepada wartawan.

Ditempat ini, Wing Handoko juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta masker kepada warga Makassar dan diterima langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

“Hari ini kita menyerahkan APD dan masker untuk masyarakat yang paling membutuhkan, mungkin jumlahnya tidak seberapa tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi arti, sebagai wujud kepedulian kami membantu masyarakat serta satuan- satuan gugus tugas yang ada di kota Makassar dan kabupaten lainnya,” ujar Handoko. Pemberian APD menjadi salah satu misi dari BINDA Sulsel untuk mendukung upaya percepatan pemutusan rantai Covid 19.


Wing Handoko juga menyampaikan harapannya terkait penanganan virus Covid-19 di Indonesia. “Kita harapkan terjadi penurunan statistik pada saat Ramadhan ini, sehingga diharapkan setelah lebaran terlihat kurva penurunan dan diharapkan pada bulan Juni atau Juli Covid-19 akan berakhir di Indonesia” ujarnya. Meski demikian, Kabinda Sulsel mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap disiplin, dan tidak hanya mengandalkan petugas saja.

“Percepatan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas, hanya mengandalkan tim Gugus Tugas saja, ini tanggungjawab seluruh komponen, aparat, tim medis dan seluruh masyarakat” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan apresiasi atas perhatian yang diperlihatkan Badan Inteligent Negara Daerah Sulsel yang telah ikut memberikan kepedulian yang besar atas wabah ini.

“Ini tentu tambahan semangat untuk kami di Gugus Tugas, dan Insya Allah bantuannya akan sangat berarti bagi warga kami yang paling membutuhkan” ujar Iqbal Suhaeb.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal semangati tim yang jaga perbatasan kota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb berkeliling menemui para petugas gabungan yang berjaga di sejumlah perbatasan kota Makassar. Kegiatan ini intens dilakukan setiap malam sejak penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kota Makassar. Di malam kelima, giliran perbatasan Makassar Gowa di jalan hertasning serta pos perbatasan di jalan Tamangapa Kecamatan Manggala di datangi malam-malam oleh Iqbal. Di dua posko perbatasan ini, Iqbal menemui sekaligus memberikan semangat para aparat yang bertugas, baik itu anggota TNI, Polri, maupun dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

“Terima kasih sudah bekerja dengan baik. Sampaikan salam saya sama keluarga di rumah. Kerja kita kali ini bukan kerja rutin biasa, tapi ini adalah perjuangan menyelamatkan populasi kita dari wabah yang berbahaya. Ini adalah pengabdian kemanusiaan yang membutuhkan pengorbanan dari kita semua. Insya Allah kerja-kerja yang kita lakukan memiliki nilai ibadah di sisi Allah” ujar Iqbal saat berberkah semangat kepada seluruh tim yang berjaga.

Kepada para tim yang bertugas, Iqbal juga membagi-bagikan sejumlah kebutuhan untuk menambah stamina, baik itu susu, vitamin, kurma dan lain-lainnya. “Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, diberi perlindungan dari wabah ini hingga saatnya nanti kita sampai pada titik kemenangan. Insya Allah, jika semua disiplin menajalan aturan PSBB, kita optimis bisa menghentikan penyebaran virus dengan cepat” lanjut Iqbal.


Selain di dua tersebut, Iqbal juga menyambangi pos perbatasan Makassar Takalar di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Ditempat ini, para aparat gabungan masih terlihat semangat bekerja menahan dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Para pengendara yang tidak memenuhi aturan PSBB di beri pemahaman dan diminta putar haluan.

“Menjaga perbatasan demi meminimalisir pergerakan virus merupakan tugas yang berat. Ini salah satu kunci keberhasilan PSBB. Makanya kita mendatangi mereka satu bersatu dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Ini bukan pekerjaan mudah, mereka mengorbankan banyak hal demi suksesnya PSBB. Mari menghargai kerja keras mereka dengan tinggal dirumah, bersama-sama melawan virus dengan mengunci pergerakannya untuk menyebar” lanjut Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Google Pixel Buds Akhirnya Dirilis

LANGITKU NETWORKS, Jakarta– Google akhirnya merilis Pixel Buds, earphone true wireless stereo (TWS) yang pertama dipamerkan pada peluncuran Pixel 4Oktober 2019 lalu.

Sejak pertama dipamerkan itu, Pixel Buds cukup mencuri perhatian karena bentuknya yang unik dan mempunyai fitur-fitur yang membuatnya jadi AirPods-nya Android. Earphone ini juga dilengkapi ventilasi yang memberikan kenyamanan tersendiri untuk penggunanya.

Pixel Buds mempunyai driver (speaker) custom sebesar 12 mm namun tanpa fitur active noise cancellation. Namun ada dari sisi software ada fitur yang bisa mengadaptasi suara berdasarkan suara yang ada di sekitar pengguna.
Lalu ada juga mikrofon beam-forming yang disebut Google bisa dipakai untuk mengkompensasi noise suara di background dan bisa menghasilkan kualitas panggilan telepon yang jernih, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Selasa (28/4/2020)
Layaknya produk Google lain, Pixel Buds pun sangat terintegrasi dengan Google Assistant. Asisten digital Google itu bisa menerima perintah saat pengguna menekan bagian luar earphone tersebut, layaknya sebuah walkie talkie.

Tombol sentuh pada bagian luar earphone itu juga berfungsi untuk mengatur volume, mengganti lagu, ataupun kontrol saat panggilan telepon. Fitur paling jagoan dari Pixel Buds ini juga tak lupa disertakan, yaitu kemampuan menerjemahkan percakapan secara real time.

Ketika dipasangkan dengan perangkat Pixel, Pixel Buds bisa terhubung dengan cepat memakai Fast Pair. Baterainya diklaim tahan selama 5 jam, dan bisa ditambah 24 jam atau lebih lewat charging case-nya.

Pixel Buds dijual dengan harga USD 179 atau sekitar Rp 2,7 juta dan bakal jadi pesaing AirPods, terutama untuk pengguna Android. Ada empat varian warna yang ditawarkan, yaitu Clearly White, Almost Black, Quite Mint dan Oh So Orange.

Anggoro Suryo Jati – detikInet
read more
DaerahNews

Iqbal blusukan hingga ke lorong minta agar warga tetap di rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb keliling kota malam-malam temui warga untuk meminta dan mejelaskan alasan utama kenapa lebih baik tinggal dirumah dan alasan kenapa Pembatasan Sosial Berskala Besar di terapkan di Makassar.

Bertempat di sebelah kantor Lurah Mangasa, Kecamatan Tamalate, disebuah pos pertemuan warga disebuah Lorong di jalan Sultan Alauddin, Senin malam (27/4/2020) Iqbal bercengkrama dengan sejumlah warga dan menceritakan banyak hal fenomena Virus Covid-19 yang kini menjadi pandemi dunia. Dengan Panjang lebar, Iqbal menceritakan kisah sejumlah negara maju yang kini ketar-ketir menghadapi keganasan virus ini dengan jumlah korban jiwa yang begitu banyak.

“Mereka adalah negara maju dengan sistem kesehatan yang jauh lebih canggih dari kita. Namun toh mereka tetap saja kewalahan dan tidak siap menghadapi serangan wabah ini. Virus yang ada disana tentu tidak jauh berbeda dengan virus yang ada disini. Ini sangat penting untuk kita pahami bersama sehingga tercipta solidaritas yang besar untuk kita lawan bersama-sama dengan cara mematuhi aturan PSBB yang sudah kita jalankan” ujar Iqbal Suhaeb yang diamini sejumlah warga yang hadir.


Ditempat tersebut, Iqbal juga menjelaskan kenapa aktifitas ibadah dimasjid harus dihentikan untuk sementara waktu. “Saya sangat paham mengenai perasaan saudara-saudara semuanya. Siapa sih yang tidak ingin berlomba-lomba bersujud dimasjid, apalagi dibulan penuh berkah ini.Kita semua ingin bertarawih berjamaah, bertadarrus serta amalan-amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Kita semua tidak menginginkan pembatasan ini, namun untuk sementara inilah yang terbaik, belum ada obat yang bisa mematikan virus tersebut. Olehnya itu cara terbaik yakni kuatkan imun dan tinggal dirumah. Alhamdulillah saat ini sudah banyak saudara kita yang terkena virus dan akhirnya sembuh, jumlah yang meninggal juga relatif menurun. Mudah-mudahan ini tanda baik seiring dengan semakin patuhnya kita menjalankan aturan” lanjutnya.

Selain menemui warga di Lorong-lorong, Iqbal juga mendatangi sejumlah pos perbatasan dan menemui aparat yang setia berjaga hingga malam.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan pengorbanan mereka, berjaga disini hingga malam, meninggalkan keluarga dirumah demi melawan pandemi. Mudah-mudahan saja ini semua bernilai ibadah dan mari semua menghargai jerih payah para petugas yang terus bekerja siang malam, baik itu aparat TNI, polisi, Satpol PP, pamadam kebakaran, perhubungan dan semua yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya” lanjut Iqbal saat berada di posko pertigaan Pettarani Alauddin. Ditempat ini, Iqbal membagikan susu, kurma dan vitamin kepada para petugas yang bekerja. Sebelumnya Iqbal juga menemui para petugas diperbatasan Makassar Gowa dan melihat proses pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
1 262 263 264 265 266 277
Page 264 of 277