close

Lifestyle

Lifestyle

Makanan Pedas Dipercaya Bisa Mengobati Batuk dan Pilek, Ini Faktanya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Mengonsumsi makanan pedas diyakini dapat mengobati batuk dan pilek. Anggapan ini muncul karena ada efek pengurangan gejala yang dirasakan setelah menikmati makanan pedas. Lantas apa benar demikian? Dilansir dari Pepper Scale, kandungan cabai atau capcaisin yang ada pada makanan pedas tidak dapat mengobati batuk dan pilek. Faktanya adalah capcaisin hanya dapat memberikan sedikit kelegaan untuk sementara, tapi setelahnya bahkan bisa jadi memperburuk gejala penyakit tersebut.

Senyawa seperti capcaisin, piperine atau allyl isothiocyanate yang sering ditemukan termasuk pada wasabi hanya berfungsi sebagai dekongestan alami. Fungsinya sebatas bisa meringankan gejala hidung tersumbat, bukan menyembuhkannya. Sementara capcaisin dapat berperan seperti ekspektoran yang dapat melegakan dahak. Khasiat ini seolah mampu memberikan manfaat karena imun mendeteksi adanya peradangan. Namun, salah satu sistem kekebalan tubuh kita bakal memicu lebih banyak lendir setelah efek tersebut habis.

Kelebihan lendir itulah yang sebenarnya dapat memperburuk gejala yang dialami. Ibaratnya, makanan pedas memberikan efek seperti obat pereda nyeri. Jika efek obat sudah habis, otak akan mengirim sinyal nyeri lagi dan tubuh akan memberi respons akan hal itu. Mengingat makanan pedas memiliki zat aditif yang bikin penikmatnya ketagihan, secara tidak langsung keinginan untuk mengonsumsi makanan pedas lagi, lagi dan lagi akan lebih kuat.

Apalagi saat tubuh sedang tidak fit, berbagai masalah pencernaan bisa saja menghampiri kalau berlebihan mengonsumsi makanan pedas. Maka perlu diperhatikan, makan makanan pedas bukan cara terbaik untuk mengobati batuk dan pilek. Kita perlu memperbanyak istirahat dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar sistem imun bekerja secara efektif dalam melawan penyakit.

 

 

 

 

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Kenali, Manfaat Kalium yang Bantu Turunkan Tekanan Darah

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan menjaganya dalam tingkat yang sehat adalah bagian penting dari kesehatan jangka panjang. Selain itu, diet yang seimbang juga penting guna memastikan tubuh kita menerima nutrisi dan vitamin yang diperlukan, termasuk kalium (potasium). Sebab, kalium merupakan salah satu nutrisi yang diakui memiliki kemampuan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Dokter spesialis kardiovaskular Raghavendra Makam menegaskan, kalium dapat menurunkan tekanan darah.

“American Heart Association (AHA) merekomendasikan kita untuk memiliki asupan kalium yang cukup baik sebagai tindakan pencegahan dan pilihan pengobatan untuk pasien dengan hipertensi,” kata dia. Dia juga menjelaskan, cara kalium membantu menurunkan tekanan darah adalah melakukan interaksi dengan ginjal dan natrium. “Kita tahu terlalu banyak natrium tidak baik untuk tekanan darah, jadi ginjal memiliki mekanisme untuk mengeluarkan kelebihan natrium untuk menjaga tekanan darah,” ungkap dia. “Kalium membantu ginjal mengeluarkan kelebihan natrium alih-alih mempertahankannya,” sambung dia. Di sisi lain, kalium juga membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah tubuh secara keseluruhan, meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah, dan pada gilirannya memiliki manfaat lain pada kesehatan jantung. “Karena kalium secara positif memengaruhi seluruh sistem vaskular, ini juga membantu mengurangi berbagai risiko penyakit,” ungkap Makam.

“Karena membantu pembuluh darah di otak, ginjal, dan jantung kalium mampu mengurangi risiko stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung,” tambah dia.

Kebutuhan kalium

Sebagian besar orang yang terlalu banyak mengonsumsi garam atau sodium tentunya tidak memiliki kecukupan kalium. Padahal, mendapatkan keseimbangan kalium yang tepat merupakan bagian dari diet menyeluruh yang sangat penting. “Untuk kebutuhan kalium harian yang direkomendasikan adalah sekitar 4.700 hingga 5.000 miligram,” ujar Makam. Ada pun sumber-sumber kalium terbaik bisa kita dapatkan melalui berbagai macam buah dan sayuran seperti pisang, blewah, jeruk bali, kiwi, wortel, bayam, maupun alpukat. “Pisang berukuran sedang, misalnya, mengandung sekitar 422 miligram kalium, jadi kita harus makan lebih dari 10 pisang sehari untuk mendapatkan jumlah kalium harian yang direkomendasikan,” ungkap dia. Selain memastikan diet kita seimbang, kita juga perlu mempertimbangkan komponen lain seperti memerhatikan kandungan gula dan pati saat memilih makanan.

Sementara itu, Makam merekomendasikan kita untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya mengenai cara meningkatkan asupan kalium sebelum membeli suplemen apa pun.

Yang harus menghindari kalium jumlah tinggi

Makam mencatat, penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), penghambat reseptor Angiotensin (ARB), dan antagonis Aldosteron, yang merupakan beberapa obat umum yang dirancang untuk menurunkan tekanan darah telah membantu tubuh kita mempertahankan kalium. Jika kita menggunakan salah satu dari obat-obatan ini dan menambahkan kalium ekstra di atasnya, ada risiko komplikasi yang mengintai. Dia juga menunjukkan, orang dengan penyakit ginjal juga harus menghindari kelebihan kalium. Karena ginjal yang rusak tidak dapat membuang kelebihan kalium dari darah sehingga jumlahnya dapat meningkat ke tingkat yang berbahaya jika tidak dipantau dengan benar. “Kuncinya adalah keseimbangan,” kata Makam. “Penyedia layanan kesehatan akan mengetahui kondisi kesehatan spesifik kita, obat-obatan kita saat ini, dan kadar darah terbaru yang akan membantu menemukan pendekatan yang tepat untuk,” imbuh dia.

 

 

 

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Ruam Popok pada Bayi, Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Ruam popok merupakan masalah kulit yang sering dialami pada bayi. Kondisi ini menimbulkan bintik kemerahan di area bokong dan paha, rasa gatal, dan membuat bayi rewel serta susah tidur. Ruam popok terjadi karena popok bayi yang lembab merupakan tempat pertumbuhan ideal untuk bakteri. Dalam situs Ikatan Dokter Anak Indonesia disebutkan, ruam popok paling sering disebabkan oleh iritasi akibat kontak dengan bahan dari popok, atau kontak dengan urin atau feses yang jarang dibersihkan. Tidak jarang kulit yang sudah teriritasi menjadi terinfeksi akibat kelembaban di area tersebut. Biasanya infeksi yang terjadi adalah infeksi jamur. Selain itu, ruam popok juga bisa timbul karena pemakaian popok yang terlalu ketat, kulit sensitif, kulit iritasi, konsumsi antibiotik, dan juga alergi makanan.

Ruam popok bukan hanya membuat bayi rewel, tapi jika tidak ditangani sejak awal bisa menyebabkan luka. Jika bayi terlanjur mengalami ruam popok, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Pertama adalah penggunaan salep yang mengandung zink untuk memperbaiki kondisi kulit yang rusak. Selain itu, orangtua juga perlu memastikan area paha dan bokong yang iritasi tetap kering. Selalu bilas dan keringkan area ini menggunakan kapas atau kasa secara hati-hati. Jika kondisi ruam tidak membaik dalam 2-3 hari sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Pencegahan Mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati. Hal yang sama juga berlaku dalam pencegahan ruam popok pada bayi. Orangtua yang memilih menggunakan popok sekali pakai untuk buah hatinya sebaiknya mengganti popok paling lama setiap 4 jam sekali. Semakin lama area kulit kontak dengan popok yang mengandung urin atau feses, makin besar risiko ruam.

 

 

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Studi: Banyak Remaja yang Kurang Olahraga, Apa Akibatnya?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Anak di masa remaja berada dalam tahap vital perkembangan. Tubuh anak tumbuh dengan cepat, dan penting bagi anak untuk menjaga kesehatan mereka. Namun, pandemi membuat remaja jarang berolahraga karena harus berada di rumah. Anak remaja cenderung menghabiskan waktu lebih banyak menatap layar perangkat elektronik. Gaya hidup remaja yang seperti ini bisa berdampak serius pada kesehatan fisik mereka. Para ahli pun menggali lebih dalam untuk melihat dampak dari gaya hidup tersebut. Seperti diberitakan Medical Xpress, satu studi terbaru menemukan hanya sembilan persen remaja di seluruh dunia yang memenuhi anjuran untuk melakukan aktivitas fisik selama pandemi. Angka ini turun dari 16 persen remaja di seluruh dunia yang berolahraga sebelum pandemi, berdasarkan temuan studi yang dilakukan para peneliti di University of Toronto, Kanada.

Pakar kesehatan dan ahli menyarankan anak remaja untuk melakukan latihan fisik 60 menit per hari. Namun, hanya kurang dari 10 persen remaja di dunia yang dapat memenuhi target tersebut. Penulis utama studi, Jason Nagata berpendapat bahwa pandemi berperan besar dalam gaya hidup remaja saat ini. Nagata menyatakan, pandemi menyebabkan banyak acara olahraga dan ajang lain dibatalkan. Situasi ini berkontribusi pada rendahnya tingkat aktivitas fisik pada remaja. Aktivitas fisik yang rendah dikaitkan dengan kesehatan mental yang buruk, stres dan kecemasan berlebih. Oleh karenanya, para ahli mengingatkan masalah ini penting untuk diatasi.

Latihan fisik dapat membantu remaja dalam mengatasi situasi pandemi, karena mereka harus menghadapi tantangan ketika sekolah kembali dibuka, dan menjalani kehidupan sosial. Menurut peneliti, orangtua perlu memastikan remaja berolahraga sesuai kebutuhan mereka setiap hari. Bahkan, jika diperlukan orangtua dapat menjadikan olahraga sebagai aktivitas keluarga, sehingga anak terdorong untuk ikut serta. Banyak duduk dan bermain ponsel atau video game kemungkinan dipilih remaja sebagai cara untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka. Namun, mengajak anak remaja berolahraga bisa membantu membuat mereka menjadi lebih bersemangat, dan itu yang mereka butuhkan saat ini.

 

 

 

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Buah Kiwi Mampu Turunkan Tekanan Darah Tinggi dalam 8 Minggu

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tekanan darah tinggi alias hipertensi kerap disebut sebagai “silent killer”. Banyak penderita hipertensi yang awalnya tidak mengetahui telah mengalami kondisi tersebut, dan kemudian mengalami penyakit komplikasi hipertensi, seperti stroke dan serangan jantung. Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh gaya hidup yang buruk, termasuk jarang berolahraga, kelebihan berat badan (obesitas), atau mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan garam. Kurangnya asupan sayuran dan buah-buahan tertentu juga dapat memicu hipertensi, karena sayuran dan buah-buahan merupakan sumber potasium yang memiliki efek untuk menurunkan tekanan darah. Asupan buah-buahan tertentu diketahui dapat menurunkan tekanan darah secara drastis dan mencegah hipertensi, salah satunya kiwi.

Sebuah penelitian terbaru memerlihatkan, buah kiwi memberikan efek penurunan pada tekanan darah diastolik dan sistolik dalam delapan minggu.
Pada satu uji coba yang dimuat dalam jurnal Blood Pressure, para peneliti memelajari efek buah kiwi pada 118 peserta dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi stadium satu. Tim peneliti mengamati penurunan signifikan pada tekanan sistolik dan diastolik pada subjek yang mengonsumsi tiga buah kiwi sehari selama delapan minggu. Peneliti menyebutkan, zat bioaktif yang terdapat dalam buah kiwi dapat menurunkan tekanan darah lebih dari satu apel sehari. “Di antara pria dan wanita yang mengalami tekanan darah yang relatif tinggi, asupan tiga buah kiwi dikaitkan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih rendah daripada satu apel sehari,” tulis para peneliti. “Efek ini mungkin diregulasi oleh mekanisme selain peningkatan fungsi endotel.” Tekanan darah tinggi diukur dalam dua variabel. Tekanan darah sistolik (atas) menunjukkan tekanan ketika jantung berkontraksi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan, tekanan darah diastolik (bawah) merupakan tekanan saat otot jantung berelaksasi sebelum kembali memompa darah. “Angka teratas lebih penting karena memberikan gambaran yang lebih baik tentang risiko kita terkena stroke atau serangan jantung,” demikian keterangan Blood Pressure UK. Buah kiwi merupakan sumber vitamin C yang sudah terbukti menurunkan tekanan darah pada orang yang mengonsumsi 500 miligram vitamin setiap hari.

Efek penurunan tekanan darah pada buah kiwi juga dikaitkan dengan antioksidan lutein, yang ditemukan dalam buah tersebut. Nehal Mehta, ahli jantung di Hospital of the University of Pennsylvania, Philadelphia mengomentari studi itu. “Ada kemungkinan biologis, namun saya tidak akan mengonsumsi tiga buah kiwi sehari,” ujar dia. Elliott M. Antman, profesor kedokteran di Harvard Medical School di Boston menambahkan, “jangan bergantung pada buah kiwi sebagai jawaban lengkap untuk mengatasi tekanan darah tinggi.” Satu studi pada 2017 menemukan, orang yang memakan buah kiwi dalam jumlah lebih tinggi cenderung memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit kardiovaskular. Situs web Harvard Health mencantumkan manfaat buah kiwi untuk menurunkan kolesterol tinggi. “Berlawanan dengan kepercayaan populer, kita tidak perlu mengupas buah berwarna cokelat ini.”

“Tetapi untuk menghindari kulit buah, potong buah menjadi dua dan ambil bagian dalam dengan sendok sebagai camilan yang kaya serat dan manis.” Selain kiwi, buah-buahan lain juga dapat menurunkan tekanan darah, termasuk jeruk, beri, pisang, delima, dan melon. Namun jangan lupa, gaya hidup sehat lainnya harus diterapkan, seperti mengelola stres, tidur berkualitas, dan berolahraga.

 

 

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Kebaikan Buah Kiwi untuk Tidur Berkualitas

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Makan sebelum tidur sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan, dan membuat kita susah tidur. Faktanya, selama kita mengonsumsi makanan yang tepat, kita bisa memeroleh tidur yang lebih baik dan lebih nyenyak. Satu jenis camilan menyehatkan yang bisa ditambahkan ke dalam rutinitas makan malam kita adalah buah kiwi. Buah ini dapat membantu masalah tidur kita.

“Secangkir susu hangat bisa membantu orang bersantai dan tidur nyenyak, namun saya menemukan satu ritual yang orang senang lakukan adalah makan dua buah kiwi sebelum pergi tidur.” Demikian penuturan ahli diet terdaftar Lauren Manaker yang juga anggota Medical Expert Board di Eat This, Not That. Mengapa buah kiwi dapat membantu kita mendapatkan tidur yang lebih baik di malam hari?

Manaker mengatakan, kiwi mengandung serotonin, neurotransmitter yang bermanfaat untuk tidur kita. Ketika kadar neurotransmitter dalam tubuh rendah, hal ini dapat berdampak negatif pada kualitas tidur. “Dalam sebuah penelitian, orang yang makan dua buah kiwi satu jam sebelum tidur selama empat minggu mengalami peningkatan total waktu tidur dan efisiensi tidur,” kata dia.

Selain itu, buah kiwi juga mengandung serat dalam jumlah tinggi, tambah Manaker. “Karena kiwi secara alami mengandung serat, memakan buah tersebut juga dapat meningkatkan rasa kenyang, membantu kita tidur sepanjang malam tanpa rasa lapar,” ujar dia. Jika dibandingkan dengan beberapa makanan yang dapat memicu refluks asam jika dikonsumsi sebelum tidur, buah kiwi justru memiliki efek positif bagi tubuh. Untuk mendapatkan manfaat dari buah kiwi, kita dapat memakan kiwi dalam bentuk buah secara langsung, diiris lalu ditambahkan ke yogurt, atau bahkan dijadikan jus.

 

 

 

source : Eat This (kompas.com)

read more
Lifestyle

Berapa Kadar Asam Urat Normal?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Mengetahui berapa kadar asam urat normal adalah hal penting. Sebab, kadar asam urat di atas atau di bawah kisaran sehat dapat menimbulkan risiko kesehatan. Menurut Medical News Today, memiliki asam urat dalam darah adalah hal normal. Namun, jika kadar asam urat lebih tinggi, artinya seseorang lebih berisiko mengalami penyakit asam urat. Kadar asam urat yang rendah bukan hal yang biasa terjadi, tapi bukan tidak mungkin. Ini mungkin terjadi ketika seseorang mengeluarkan terlalu banyak asam urat dari tubuhnya sebagai limbah.
Pemeriksaan asam urat bukanlah tes darah rutin. Namun, menurut WebMD, jika memiliki masalah kesehatan yang dapat menyebabkan atau disebabkan oleh asam urat tinggi, penting untuk melakukan pemeriksaan ini. Begitu pula jika merasakan gejala asam urat. Individu mungkin membutuhkan pemeriksaan untuk memastikan berapa kadar asam urat dalam darah. Untuk menjawab berapa kadar asam urat normal, berikut informasi yang dapat menjadi pedoman:

Tingkat asam urat rendah Pria di bawah 2,5 mg/dL, sementara wanita di bawah 1,5 mg/dL. Tingkat asam urat normal Pria 2,5-7,0 mg/dL, sementara wanita 1,5-6,0 mg/dL. Tingkat asam urat tinggi Pria di atas 7,0 mg/dL, sementara wanita di atas 6,0 mg/dL. Asam urat tinggi atau rendah tidak selalu memiliki gejala. Gejala asam urat mungkin tidak muncul sampai individu tersebut memiliki kadar asam urat di luar kisaran normal untuk waktu yang lama, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Namun, beberapa gejala asam urat tinggi meliputi sendi yang sakit atau bengkak, sendi yang terasa hangat saat disentuh, kulit tampak mengkilat, dan berubah warna di sekitar sendi.

Batu ginjal juga dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi. Gejala batu ginjal meliputi sakit punggung, sakit di tubuh samping, sering buang air kecil, urine keruh, berbau tidak biasa, atau mengandung darah, dan mual atau muntah Kadar asam urat yang rendah lebih jarang terjadi daripada kadar asam urat tinggi. Namun, gejala asam urat rendah termasuk buang air kecil lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi jika mereka tidak minum cukup air.

Setelah mengetahui berapa kadar asam urat normal, penting untuk mengetahui bagaimana asam urat dapat terbentuk. Di dalam tubuh kita terbentuk purin, zat kimia yang terjadi secara alami. Selain di tubuh kita, purin juga terbentuk secara alami dalam beberapa makanan. Tubuh yang memecah purin akan menciptakan asam urat sebagai produk limbah. Ginjal kemudian menyaringnya dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh melalui urine. Namun, asam urat terkadang bisa menumpuk di dalam darah. Dalam medis, kondisi ini disebut hiperurisemia. Hiperurisemia bisa terjadi jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau tidak membuangnya dalam jumlah yang cukup. Terlalu banyak asam urat dalam darah dapat menyebabkan pembentukan kristal di sendi dan jaringan, yang dapat menyebabkan peradangan dan gejala asam urat. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai cara menurunkan asam urat antara lain: Membatasi makanan tinggi purin Mengurangi minuman yang meningkatkan kadar asam urat Menjaga berat badan sehat Mencoba konsumsi suplemen vitamin C.

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Waktu Olahraga yang Membuat Kita Kesulitan Tidur, Menurut Studi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Olahraga rutin dan tidur berkualitas adalah kunci untuk menjaga kesehatan fisik dan mental kita.

Para dokter dan ahli sepakat mengatakan bahwa olahraga yang konsisten akan membuat kita memeroleh tidur yang lebih baik.

Namun, hubungan antara olahraga dan tidur tidak sesederhana itu.

Sebuah temuan dari para peneliti di Concordia University yang dimuat dalam jurnal Sleep Medicine Reviews mengulas lebih dalam kaitan antara olahraga dan tidur.

Studi ini meninjau beberapa studi komprehensif terkait pengaruh olahraga intensitas tinggi terhadap tidur, termasuk waktu individu berolahraga.

Hasilnya, olahraga akan meningkatkan kualitas tidur sebagian besar orang selama rutinitas tersebut selesai dua jam sebelum waktu tidur.

“Secara keseluruhan, analisis kami menunjukkan ketika olahraga berakhir dua jam sebelum tidur, akan ada manfaat tidur yang diperoleh,” ujar penulis utama studi Emmanuel Frimpong.

“Manfaat itu termasuk peningkatan sleep onset (transisi dari kondisi bangun ke tidur), dan peningkatan durasi tidur.”

“Di sisi lain, ketika olahraga selesai kurang dari dua jam sebelum tidur, tidur akan berdampak negatif,” sambung dia.

“Butuh waktu lebih lama bagi individu untuk tertidur dan durasi tidur berkurang.”

Perlu diketahui, studi ini tidak menjamin berolahraga akan membantu mengatasi masalah tidur.

Penulis studi menekankan, kondisi tubuh setiap orang berbeda, dan banyak faktor seperti gaya hidup dan genetik yang dapat memengaruhi pola tidur individu.

“Ketika kami meninjau literatur tentang studi ini, kami menemukan ada banyak hasil yang beragam,” kata Melodee Mograss, neuropsikolog kognitif dan peneliti di PERFORM Sleep Lab.

“Beberapa studi melihat waktu latihan, sementara studi lain berfokus pada tingkat kebugaran peserta, atau jenis latihan.”

Tim peneliti di Concordia University mengumpulkan data dari 15 studi relevan terdahulu yang berfokus pada orang dewasa dan orang paruh baya dalam kondisi sehat.

Seluruh studi tersebut meninjau dampak dari satu sesi olahraga terhadap kualitas tidur peserta di malam hari.

Analisis statistik dilakukan untuk mengidentifikasi dan memeriksa berbagai variabel tidur dan olahraga.

Variabel itu mencakup waktu berolahraga (sore atau larut malam), jarak antara waktu olahraga dengan waktu tidur (kurang atau lebih dari dua jam), tingkat kebugaran individu, intensitas olahraga, durasi, dan jenis olahraga.

Dari studi tersebut, terungkap orang dewasa yang memiliki gaya hidup tidak aktif yang berolahraga di sore hari dengan jarak dua jam sebelum tidur mendapatkan peningkatan durasi tidur.

Waktu yang dibutuhkan untuk mulai tertidur juga menjadi lebih baik pada peserta studi.

Temuan lainnya, bersepeda menjadi latihan paling bermanfaat untuk mempromosikan tidur yang lebih baik dan lebih dalam.

Sesi latihan juga harus dibatasi sekitar 30-60 menit.

“Berdasarkan temuan kami, orang dewasa dan orang paruh baya tanpa riwayat gangguan tidur sebaiknya melakukan okahraga malam di sore hari,” catat Frimpong.

Namun kembali lagi, hanya kita yang mengetahui kondisi tubuh kita.

Bagi orang yang cenderung aktif di pagi hari, olahraga di sore hari akan membuat mereka tetap terjaga dan kesulitan tidur.

Orang “pagi” sebaiknya berolahraga di pagi hari untuk memeroleh manfaat tidur yang sama seperti orang “malam” yang berolahraga di sore hari.

“Individu juga harus menjaga jadwal olahraga yang konsisten, karena berolahraga pada waktu yang berbeda di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur,” ujar Frimpong. (*)

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

Agar Tidak Cepat Layu, Jauhkan Bunga Segar dari 2 Lokasi Ini

LANGITKU NETWORKS – Meletakkan bunga segar di dalam rumah dapat mendatangkan nuansa ceria, segar, dan cantik. Namun demikian, bunga segar lama-kelamaan akan layu. Akan tetapi, jangan cemas. Sebab, ada beberapa cara untuk membantu bunga segar di dalam vas mekar lebih lama. Menyesuaikan kualitas udara di sekitar vas bunga juga dapat membantu mencegah pembusukan sampai tingkat tertentu.
Dilansir dari Mind Body Green, Selasa (14/9/2021), bunga melepaskan hormon atau senyawa bernama etilen. Caren Chang, seorang profesor di University of Maryland, AS mengatakan, etilen juga membantu mendorong pematangan buah. Kelemahannya, imbuh Chang, adalah etilen juga dapat menyebabkan daun rontok dan kelopak bunga mati. Bunga potong, seperti yang baru saja dikumpulkan untuk karangan bunga, akan mengeluarkan banyak etilen. Inilah sebabnya mengapa bunga potong cenderung kehilangan kecantikannya dengan relatif cepat. Dengan demikian, untuk menjaganya dalam kondisi yang baik lebih lama, Anda harus meminimalkan paparannya terhadap gas etilen berlebih.
Berikut adalah dua cara membuat bunga segar tidak cepat layu di dalam vas di rumah Anda.

1. Tempatkan bunga jauh dari keranjang buah

Beberapa jenis tanaman mengeluarkan lebih banyak etilen daripada yang lain. “Tomat, apel, pisang, pir, dan banyak buah lainnya memancarkan etilen tingkat tinggi karena, di sebagian besar tanaman, hormon etilen adalah hormon penting untuk pematangan buah,” ujar Chang. Begitu berada di udara, etilen yang dikeluarkan buah-buahan ini dapat menyebar jauh. Dalam prosesnya, etilen cenderung bubar dan kehilangan sebagian potensinya. Chang mengungkapkan, pada saat mencapai bunga di dekatnya, etilen dari buah-buahan kemungkinan akan cukup menyebar sehingga tidak menjadi masalah. Namun, penata bunga Harriet Parry menerangkan, dia memperhatikan bunga cenderung lebih cepat layu saat diletakkan di sebelah buah.

Agar aman, Anda perlu menjauhkan bunga segar potong dari keranjang buah terbuka untuk mencegah pembusukan dini.

2. Tempatkan bunga jauh dari sumber api atau panas

Gas alam dan minyak bumi juga merupakan sumber utama etilen, yang berarti dapat berbahaya bagi kehidupan tanaman. Sebagai buktinya, Chang merujuk ke satu penelitian yang dilakukan di jalan raya Beltway yang sibuk di Washington DC, yang menemukan kadar etilen tinggi dari knalpot mobil menyebabkan tanaman di sekitar tumbuh kerdil.
“Ketika etilen dihilangkan secara kimiawi dari lingkungan Beltway, tanaman terlihat jauh lebih baik,” ucap Chang. Dan pada tahun 1800-an, ketika lampu jalan dinyalakan dengan gas, pepohonan di sekitar lampu jalan cenderung menggugurkan daunnya. Karena alasan ini, Chang merekomendasikan untuk menempatkan semua tanaman Anda jauh dari sumber gas apa pun, misalnya knalpot mobil, lubang api, pemanggang barbekyu, lentera minyak, dan lainnya agar tetap tumbuh dengan kuat. Kesimpulan Ada banyak cara untuk membuat bunga potong segar tidak cepat layu. Selain tips perawatan dasar seperti memotong batangnya secara miring, membersihkan air, dan menjauhkannya dari sinar matahari langsung, menempatkannya di tempat yang tidak terkena etilen dapat membantunya mekar lebih cerah dan lebih lama.

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
Lifestyle

5 Cara Mengetahui Diet Kita Berhasil atau Tidak

LANGITKU NETWORKS – Rahasia terbaik untuk menurunkan berat badan terletak pada apa yang kita makan dan diet apa yang kita jalani. Entah itu diet katogenik, diet puasa intermiten, atau apa pun itu, ketika mencoba untuk menurunkan bobot tubuh, kita membutuhkan sikap yang disiplin agar diet yang sedang dijalani berhasil. Namun, untuk mempermudah, kita dapat melihat diet yang sedang kita jalani berhasil atau tidak dengan 5 cara berikut ini.

1. Merasa kenyang dan puas setelah makan

Saat mengonsumsi makanan, usus kita memberi sinyal ke otak untuk mencapai rasa kenyang, tetapi ini terjadi hanya ketika kita mengonsumsi makanan dengan kualitas yang tepat.
Menjalani diet apa pun, ada baiknya untuk mempertimbangkan jenis makanan yang kita makan mengandung nutrisi lengkap. Dengan rencana nutrisi yang baik, kemungkinan besar kita akan merasa kenyang lebih awal, dan tidak merasa perlu makan sembarangan atau merasa kekurangan sesuatu. Memilih makanan segar, mengurangi makanan olahan, dan makan pada waktu yang dijadwalkan akan bermanfaat bagi kesehatan usus dan metabolisme kita.

2. Memiliki lebih banyak energi dari biasanya

Terlepas dari olahraga teratur, satu hal yang menambah kekuatan atau membebani kita adalah makanan diasup. Dengan diet yang baik yang membantu kita menurunkan berat badan, kita akan dapat melihat perbedaan drastis dalam tingkat energi secara keseluruhan, suasana hati dan merasa terisi kembali. Peningkatan metabolisme dan energi tambahan juga akan membantu kita tampil lebih baik saat berolahraga, membakar lemak, dan yang terpenting, mengurangi stres atau lesu. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa apakah diet yang kita ikuti membuat kita lebih energik atau lesu dari biasanya, dalam jangka panjang.

3. Cenderung tidur lebih nyenyak

Diet tertentu, termasuk puasa Intermiten, jarang menyebabkan kekurangan nutrisi yang dapat mengganggu siklus tidur kita. Oleh karena itu, memastikan tidur kita tidak terganggu adalah penanda yang baik untuk mengukur dampak diet yang baik terhadap penurunan berat badan. Jika susah tidur nyenyak, merasa lapar di sekitar waktu tidur, atau bahkan saat tidur, kemungkinan kita akan makan di luar jadwal, bahkan mengganggu hormonal juga. Penelitian menunjukkan, ketika kita tidak tidur nyenyak kemungkinan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan. Maka dari itu, jika kita menemukan diet yang mendukung siklus tidur  dan membuat kita tetap segar, maka jalanilah.

4. Pakaian mulai pas di badan kita, lebih baik dari sebelumnya

Salah satu penanda diet yang kita jalani berhasil adalah dengan melihat pakaian yang pas dengan badan kita. Selain perubahan yang sehat, diet yang baik juga akan mengurangi kadar lemak dan membuat pakaian kita lebih pas dari sebelumnya. Dengan suasana hati yang membaik juga, kita akan memiliki suasana hati dan percaya diri yang lebih baik untuk mengejar tujuan kita.

5. Rasanya lebih seperti gaya hidup, dan bukan hal sementara

Diet yang kita pilih harus menjadi pilihan holistik, bukan hanya mode sementara yang kita ikuti. Caranya, kita mengikuti diet yang tidak hanya mendorong penurunan berat badan tetapi juga menanamkan praktik dan perubahan pola makan yang baik. Selain itu, ada baiknya diet tersebut tidak hanya menjadi diet saja tetapi juga menjadi bagian dari perubahan gaya hidup yang tidak terasa seperti tugas melainkan kebiasaan yang baik. Kedepannya, kita justru memilih produk yang lebih kaya nutrisi dan mengikuti aturan diet dengan rajin.

 

 

 

 

source : kompas.com

read more
1 2 3 4 5 6 9
Page 4 of 9