close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Danny Terima Laporan Perpanjangan Stimulus Pandemi PLN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menerima kunjungan PLN Kota Makassar, di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Senin (26/4/21).

Kunjungannya tersebut terkait pelaporan perpanjangan stimulus pandemi (subsidi) kelistrikan kepada masyarakat Kota Makassar yang sudah berjalan dari April 2020 tahun lalu.

Namun, perpanjangan kali ini memiliki skema berbeda, masyarakat akan dikenakan pembayaran 50 persen dari total pemakaian listrik. Dimana sebelumnya, 100 persen digratiskan.

“Tahap pertama kan pemerintah subsidi listrik pelanggan tarif r tarif i 100 persen (450 watt), tahap kedua ini menjadi 50 persen. Sementara, untuk 900 watt kemarin di subsidi 50 persen dan untuk skema barunya hanya disubsidi 25 persen saja,” ucap, Yuli Ashaniais Ramadhani, Manager PLN UP3 Makassar Utara.

Kata Yuli, Ini akan berlaku per april tahun 2021 hingga Juni 2021 mendatang.

“Kita akan lihat bagaimana perkembangan dan respon masyarakat nantinya,” jelas Yuli.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto  mendukung penuh skema baru tersebut. Meskipun, kata danny, masyarakat pasti akan kaget.

“Masyarakat pasti akan kaget tiba-tiba membayar listrik setengahnya. Namun, saya minta pihak PLN sosialisasi dengan massif agar masyarakat bisa mengetahuinya secara merata,”pintanya.

Tak hanya itu, Danny juga meminta PLN untuk membuat forum diskusi bulanan yang membahas terkait kelistrikan.

“Soal lampu jalan, soal kenapa setiap kebakaran pasti masalahnya listrik. Kabel bawah tanah juga harus dibahas dan kita duduk bersama. Ini untuknya kepentingan Kota Makassar,” pungkasnya.

Danny juga meminta masyarakat untuk mendownload aplikasi New PLN Mobile agar mempermudah masyarakat dalam pembayaran listrik, pembelian token, pemantauan penggunaan listrik.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Hidayat

read more
DaerahNews

RUDIANTO LALLO KOMITMEN SERAP ASPIRASI DAN DUKUNG MAKASSAR RECOVER

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ketua  DPRD Makassar kembali menyapa konstituennya di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo. Reses dilakukan di dua titik, politisi Partai NasDem itu disambut antusias oleh warga, Sabtu (24/04/2021).

Dalam penyerapan aspirasi itu, warga meminta Rudianto Lallo agar memperjuangkan akses pembangun jembatan, yang dapat dilintasi oleh warga untuk keluar masuk dalam daerah yang dikelilig sungai Tallo tersebut.

“Kalau bisa pak Ketua, Lalkang ini dibangunkan Jembatan. Agar untuk masuk atau keluar Lakkang dapat diakses menggunakan kendaraan Roda dua,” ucap Herman salah seorang warga Lakkang.

Dalam kesempatan itu, Rudianto Lallo menyampaikan agar warga Lalkang bersatu, terus menjaga kekompakan agar lakkang bisa maju.

“Saya minta warga Lakkang bersatu padu, agar kampung bisa maju. Jangan bercerai berai,” ujar Pria yang dikenal dengan slogan Anak Rakyat itu.

Terkait pembangunan Jembatan, Rudianto Lallo mengatakan, bahwa sejak Indonesia merdeka belum pernah ada pembangunan akses jembatan ke Lakkang. Rudianto Lallo mengatakan Pembangunan Jembatan akan diperjuangkan  dan hal telah didukung oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Bersbarki semua saya akan perjuangkan. Apa lagi pak Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mendukung dan sudah menyampaikan  membangun akses menuju Pulau Lakkang dan berkoordinasi dengan Pemkot Makassar. Saya anak Lakkang akan mengawal ini,” ujar Rudianto Lallo.

Answar, selaku Bina Tehnik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar  yang juga hadir diacara itu, terkait  infrastruktur jalan yang keluhkan warga, Answar mengatakan bahwa tahun ini sejumlah ruas jalan di Lakkang akan diperbaiki.

“Pembanguan infrastruktur telah dianggarkan, Tahun ini ada beberapa ruas jalan akan dikerjakan,” kata Answar yang disambut tepuk tangan warga.

Dalam Kunjungannya ke Lakkang Tak hanya melakukan Reses, Rudianto Lallo juga telah membuka kompetisi sepak bola liga Ramadhan.(*)

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel, Lantik Bupati dan Wabup Torut

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman Melantik Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara (Torut) Yohanis Bassang dan Frederik V. Palimbong, masa bakti 2021 – 2026 diruang pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (26/4).

Usai Melantik Plt Gubernur sulsel berpesan agar percepatan pemulihan ekonomi terus dilakukan termasuk terus menjaga kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sesulsel.

“Kita dorong akselerasi untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional, jadi kita butuh kekompakan antara provinsi dan kabupaten/ kota se Sulse,” ungkapnya.

Ia menyebutkan Penanganan covid-19 juga terus dilakukan sejalan dengan pemulihan ekonomi.

“Penangan covid karena kita masih dalam suasana pandemi, yg tidak kalah penting koordinasi yang intens antara bupati terpilih dengan kita agar informasi kita cepat dan akses dalam perencanaan yang lebih baik,” sebutnya.

Lebih jauh Andi Sudirman Sulaiman menekankan agar pembebasan jalan Bua Rante pao bisa segera selesai.

“Ada sedikit tanah yang harus dibebaskan, makanya kita tidak bisa membangun ketika ada tanah yang belum tuntas, ketika kami cek di ujungnya itu ada jalan belum dibebaskan,” tuturnya.

Ia menambahkan saat ini sedang di cek batas kewenangan, apakah di provinsi atau dikabupaten.

“Kita sementara mau cek batasan kewenangan untuk membebaskan. Kalau memang di provinsi maka harus di provinsi, itu harus kita fokus dulu karena tidak bisa selesai kalau ada masalah lahan,” tambahnya.

“Di APBD pokok kita tidak ada jadi kita memang harus merencanakan dengan baik untuk tahun depan bagaimana Pembebasan itu,” tutupnya.

Turut hadir dalam pelantikan Bupati Torut Hasil Pilkada serentak tahun 2020, Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) provinsi sulsel, Torut, Kepala OPD serta undangan lainnya.

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Kembalikan Kejayaan Sutra di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong kejayaan sutra di Sulsel. Apalagi sejak tahun 1980-an, popularitas produksi kain sutra hampir diseluruh Kabupaten/Kota di Sulsel.

Andi Sudirman Sulaiman berharap dengan mengembalikan kejayaan sutra akan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

“Industri kain sutra sudah menjadi usaha dan kerajinan turun temurun bagi masyarakat Wajo maupun Soppeng. Karena ini bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat,”ungkapnya. Jumat (23/4).

Ia menyebutkan Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Perdagangan zsulsel akan menyiapkan mesin pemintalan sutra di Soppeng dan Wajo.

“Kita siapkan mesin yang sesuai kebutuhan petani (sutra). Sehingga alatnya bisa dimanfaatkan lebih baik oleh para petani,” pungkasnya.

Sementara itu  Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil mengaku untuk pengadaan dua mesin pemintal di Kabupaten Wajo dan Soppeng, Dinas Perindustrian Sulsel masih perlu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Bapak Plt Gubernur meminta agar ada surat pernyataan dari daerah, apakah mesin ini sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan pada prinsipnya Plt Gubernur Sulsel setuju sepanjang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita rencana untuk pengadaan mesin pemintal. Pada prinsipnya, beliau mengatakan jalan saja yang penting bermanfaat dan sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, produksi sutra terbesar di Sulsel saat itu pada tiga daerah yaitu Kabupaten Wajo, Soppeng, dan Enrekang. Tak hanya dikenal di pasar lokal, kain sutra dari ketiga daerah itu juga kerap kali mengisi pasar nasional, bahkan pasar internasional.

Kabupaten Wajo dan Soppeng menjadi dua daerah yang akan menjadi fokus sentra pengembangan sutra di Sulsel.

 

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Hadiri Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Didampingi Kadis Perhubungan Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Mapolda Sulsel, Rabu (21/4).

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama Idul Fitri 1442 H , dimana moda transportasi mudik dilarang beroperasi mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku untuk semua moda transportasi, diantaranya adalah moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

“Kami berterima kasih atas kebijakan bapak Presiden yang menginstruksikan dengan tidak adanya penerbangan jelang lebaran. Permaslahan yang paling penting kita ketahui bersama bahwa arus dari luar Sulsel itu menjadi konsen kita dan itu dilakukan dengan pembatasan arus transportasi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan untuk di Sulsel, Kawasan Aglomerasi Makassar – Maros – Sungguminasa Gowa – Takalar (Mamminasata) mendapatkan pengecualian terhadap aturan larangan mudik dari pemerintah. Namun tetap akan dilakukan pengamanan di perbatasan daerah.

“Kita berharap masyarakat Sulawesi Selatan bisa memperlihatkan dalam disiplin dalam protokol kesehatan serta larangan mudik ini,” sebutnya.

Lebih jauh ia mengaku dengan koordinasi dan sinergitas bersama TNI-Polri serta aparat terkait diharapkan pelaksanaan pengamanan jelang mudik lebaran bisa dilakukan secara baik dan lancar.

“Kita harapkan dengan kerjasama dan kolaborasi bersama, pelaksanaan pengamanan jelang mudik lebaran bisa dilakukan secara baik dan lancar,” tuturnya.

Andi Sudirman Sulaiman menambahkan Pemprov Sulsel terus mendorong percepatan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, khususnya bagi lansia serta petugas pengamanan jelang mudik lebaran ini.

“Saya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang percepatan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 yang diteken pada Tanggal 16 Maret 2021,”tambahnya.

“Pemprov Sulsel terus memberikan imbauan untuk memperketat protokol kesehatan, khususnya dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan ini. Serta telah menyiapkan upaya zona Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah menambahkan polri akan melakukan penyekatan di 330 titik di seluruh Indonesia.

“Tadi saya bersama Plt Gubernur Sulsel rapat koordinasi yang dipimpin Kapolri, dan rencananya polri akan melakukan penyekatan dibeberapa titik di indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk skala Provinsi Sulsel akan dirapatkan lebih lanjut bersama pihak terkait.

“Kita akan rapatkan lagi untuk Sulsel, yang pasti untuk perbatasan kabupaten kota pasti akan ada pengawasan, simpang lima, serta lainnya,” jelasnya.

Muhammad Arafah juga mengaku untuk jalan “tikus” tentu menjadi perhatian polri bersama pihak terkait.

“Jalan “tikus” pasti akan dipikirkan oleh dirlantas sehingga betul-betul pengamanan Hari Raya Idul berjalan baik dan lancar, Dan yang pasti sesuai aturan Menhub, yang bisa melintas salah satunya hanya masyarakat yang mempunyai surat tugas yang di tandatangani dan di stempel basah,” pungkasnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Temu Konstituen, Nurhaldin NH Dapati Keluhan Buruknya Drainase dan Fasilitas Umum

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Andi Nurhaldin melakukan reses masa Sidang II Tahun Anggaran 2020-2021 Daerah Pemilihan IV Panakkukang Manggala. Reses kali ini dilakukan dengan protokol kesehatan.

Sebelum masuk ke lokasi, warga harus berantre diperiksa suhu tubuhnya. Sarana cuci tangan serta hand soap juga disiapkan panitia. Warga juga diharuskan memakai masker dan menjaga jarak. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

Dalam resesnya kali ini, banyak warga mengeluhkan terkait fasilitas umum, infrastruktur, terutama sarana pendidikan.

Selain itu, sarana saluran air yang tersumbat oleh sampah juga dikeluhkan warga. Legislator Partai Golkar itu pun mendesak pemerintah untuk segera mengangkut sampah tersebut.

“Menyangkut sampah yang menyumbat selokan. Sehingga kalau hujan, air menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga,” tandas Nurhaldin, Selasa (20/4/2021).

Melalui kesempatan itu, Nurhaldin tidak lupa mengingatkan untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan benar.

“Jangan sepelekan virus ini. Karena Corona masih ada. Artinya kita harus lawan dengan protap kesehatan itu. Dan patuhi anjuran yang telah diatur pemerintah,” ujarnya.

Dengan adanya program pemerintah kota dalam penanggulangan Covid yakni Makassar Recover, Nurhaldin meminta partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut.

“Mari kita dukung bersama Makassar Recover. Agar kita sama-sama bisa melewati wabah ini. Agar perekonomian bisa kembali bangkit. Anak-anak bisa kembali bersekolah,” pungkas Nurhaldin. (*)

read more
DaerahNews

RS Pusat Otak Nasional akan Hadir di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berencana membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Provinsi Sulsel. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Abdul Kadir saat melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Wagub Sulsel, Sabtu (17/4).

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Abdul Kadir mengatakan, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini menjadi rumah sakit otak kedua di Indonesia, setelah Rumah Sakit Otak Nasional di Jakarta.

“Kami mohon bantuan bapak Plt Gubernur untuk merealisasikan rencana pembangunan rumah sakit ini. Dan kami siapkan anggaran sekitar Rp 900 Miliar untuk bangunan gedung dan peralatan rumah sakit,” ungkapnya.

Ia mengatakan bangunan RS Pusat Otak Nasional ini bisa berstandar internasional.

“Rumah sakit ini, bisa menjadi peluang besar untuk Sulsel, karena akan melayani masyarakat di Indonesia bagian Timur,” sebutnya.

Prof. dr. Abdul Kadir menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan dukungan Plt Gubernur Sulsel.

“Kami berterima kasih atas penerimaan dan dukungan Plt Gubernur Sulsel dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Makassar,” pungkasnya.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memaparkan beberapa progres pembangunan di Sulsel. Diantaranya Makassar New Port yang menjadi pelabuhan terbesar, bahkan kapal 400 meter bisa bersandar serta transportasi lainnya yang terus dikembangkan seperti bandara dan kereta api.

“Untuk lahannya, kita bisa buatkan hibah bangunan dan kerjasamakan. Kita ingin nantinya rumah sakit ini dikelola BUMN, karena ini beresiko. Saya tidak mau menetapkan kebijakan yang jika itu nantinya bisa berubah (pergantian kepemimpinan),” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan beberapa lokasi untuk pembangunan rumah sakit.

“Sulawesi Selatan nyatakan siap untuk pembangunan rumah sakit Pusat Otak Nasional ini.  Kami senang dengan ide ini,” imbuhnya.

Ia pun mengaku, senantiasa siap menerima kembali kunjungan rombongan Kementerian Kesehatan.

“Anytime, kapan saja, saya selalu terbuka. Saya siap menerima, yang penting untuk masyarakat banyak. Mari kita sama-sama kerjakan,” tegasnya.

Sementara itu Neurolog RS PON Jakarta, dr. Nizar Yamanie mengaku, bahwa persetujuan dari Plt Gubernur menjadi kabar gembira untuk percepatan pembangunan rumah sakit ini. Ia pun memuji infrastruktur di Sulsel khususnya di Makassar yang berkembang pesat.

“Makassar ini akan jadi central Indonesia Timur. Banyak potensi di Sulsel. Aman Indonesia jika Gubernurnya (Andi Sudirman Sulaiman) seperti ini,” katanya

Diketahui, tingkat kesakitan karena stroke (serangan otak) yang cukup tinggi, maka diperlukan rumah sakit yang khusus dan secara komprehensif menangani masalah kesehatan otak dan syaraf (neurologi). Stroke juga menjadi salah satu tertinggi tingkat penyebab kematian terbanyak di rumah-rumah sakit di Indonesia.

Turut hadir mendampingi Plt Gubernur Sulsel, diantaranya Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Kepala BKAD Sulsel dan Direktur RS Dadi.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Pererat silaturahmi, yayasan sahabat sampulo laksanakan buka puasa bersama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Yayasan Sahabat Sampulo Makassar, melaksanakan acara buka puasa bersama di Pondok Madina Makassar Minggu (18/4/21).

Yayasan Sahabat Sampulo (YSS) didirikan oleh Amirullah sejak tahun 2018, dan anggotanya terus bertambah dari tahun ke tahun. Mayoritas anggota YSS adalah alumni SMP Negeri 10 Makassar.

Ketua Yayasan Sahabat Sampulo Yahya Sirajuddin mengatakan kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin tahunan setiap Ramadhan.

“Kegiatan buka puasa seperti ini akan rutin dilaksanakan setiap Ramadhan, tujuannya agar makin mepererat tali silaturahmi anggota YSS”. kata Yahya.

Sebelumnya YSS rutin melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dan pembagian Al-Qur’an oleh masing-masing bidang yang ada di organisasi YSS ini.

Yahya juga menambahkan bahwa ada beberapa program yang sedang dirancang YSS untuk kegiatan sosial, seperti acara Amaliah Ramadhan bersama kaum dhuafa, anak yatim dan fakir miskin, khususnya yang berada disekitar kantor YSS.

“Memang benar, kami akan laksanakan beberapa program sosial yang sudah menjadi agenda Yayasan Sahabat Sampulo, semoga saja seluruh anggota dapat memberikan kontribusinya bagi kegiatan ini”, pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Terima Pangdam XIV Hasanuddin, Plt Gubernur Sulsel: Pemprov Siap Bersinergi!

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, siap bersinergi dengan Kodam XIV Hasanuddin dalam mendukung program TNI untuk masyarakat.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel saat melakukan pertemuan dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (16/4).

Andi Sudirman Sulaiman berharap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita harap TNI selalu menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan Jelang mudik akan dilakukan pengamanan diwilayah perbatasan mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Yang diizinkan hanya di Sulsel, wilayah aglomerasi di Mamminasata yakni (Maros, Makassar, Sungguminasa (Gowa) dan Takalar). 

“Namun ada pengecualian kepada pengantar barang, rumah sakit emergency dan lainnya. Jadi sekiranya dilakukan screening dengan kendaraan bisa menggunakan logo yang dibuat Pemerintah Kabupaten/Kota masing-masing. Yang diwaspadai itu dari luar Sulsel, namun Pemerintah Pusat sudah keluarkan aturan tidak ada transportasi pada jelang lebaran nanti,” jelasnya.

Pemprov Sulsel telah memberikan izin melalui surat edaran pelaksanaan shalat tarawih, namun dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Olehnya itu, diharapkan dukungan aparat TNI dalam penegakan protokol kesehatan.

“Kita menginginkan, ada pertemuan rutin untuk membahas isu-isu bersama Forkopimda. Jika ada masukan terkait keamanan, ketertiban dan isu masyarakat,” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini di musim penghujan, Pemprov Sulsel ingin membuat mitigasi. Apalagi Sulsel dikenal wilayah yang rawan terjadi bencana. Serta ada sistem komando untuk penyaluran bantuan. 

“Saya menginginkan, adanya tim komando yang bertugas untuk pemetaan dalam penyaluran logistik di posko bantuan. Sehingga pembagian lebih merata, penataan logistik lebih terarah, mudah dikontrol dan tepat sasaran. ” Pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, menyampaikan akan terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Apa lagi sejalan dengan program TNI, salah satunya dalam pembukaan rintisan jalan yang selama ini dibangun oleh Pemprov Sulsel.

“Sesuai dengan fungsi Kodam Hasanuddin untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk program teritorial ke masyarakat. Misalnya bisa dengan kerja bakti, pembukaan jalan. Kami harap bersama Pemerintah Daerah bisa bekerja sama dengan bergotong royong bersama masyarakat. Aparat TNI siap turun dan kami juga sudah siap alat berat lengkap,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Terus Berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk Penjagaan Arus Mudik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 1442 H.

Moda transportasi mudik dilarang beroperasi mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Larangan ini berlaku untuk semua moda transportasi, diantaranya adalah moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian

Menindak lanjuti hal ini, Pemerintah provinsi sulsel terus berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk penjagaan arus mudik ini nantinya menjelang lebaran. Tentunya dalam penjagaan perbatasan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota, karena kita daripada penyambung Pemerintah Pusat. Pemerintah Kabupaten/Kota harus melihat sejauh mana itu, bagaimana pergerakan orang per orang setiap harinya, maka tentu ada pertimbangan dari Kabupaten/Kota,” ungkapnya.Kamis (15/4).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berfokus penyekatan pembatasan di area Mamminasata untuk penjagaan arus mudik jelang Idul Fitri 1442 H. Area Mamminasata ini mencakup wilayah Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar.

“Terkait mudik, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan. Terkait aglomerasi wilayah di Sulawesi Selatan kebetulan di area perkotaan Mamminasata. Kita akan memperketat pembatasan di wilayah Mamminasata ini,” jelasnya,

Plt Gubernur Sulsel menghanturkan terima kasih atas kebijakan Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Perhubungan. Menurutnya, Pemprov Sulsel pun berfokus pada arus mudik dari luar Sulsel, hal itu salah satu upaya mencegah dan menekan penyebaran Covid-19.

“Kami berterima kasih atas kebijakan bapak Presiden yang menginstruksikan dengan tidak adanya penerbangan jelang lebaran. Permasalahan yang paling penting kita ketahui bersama bahwa arus dari luar Sulsel itu menjadi konsen kita dan itu dilakukan dengan pembatasan arus transportasi,” tuturnya.

Dalam memperketat pengawasan protokol kesehatan, melibatkan Satgas Covid-19 Kabupaten/Kota guna memantau eskalasi perkembangan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini, penyebaran Covid-19 di Sulsel masih relatif terkendali. Tetapi kita terus menekankan protokol kesehatan,” ucapnya.

Pelaksanaan salat tarawih di Masjid, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memberikan ‘lampu hijau’. Hal itu merujuk dari Surat Edaran Kementerian Agama.

“Merujuk surat edaran Menteri Agama republik Indonesia No : SE.03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H. Kita buat surat edaran Nomor 451/3574/B.Kesra tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kita izinkan pelaksanaan tarawih dengan tetap protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

kapasitas untuk salat tarawih di Masjid itu 50% serta menyarankan pemanfaatan teras masjid dan termasuk pemasangan tenda-tenda.

“Kapasitas untuk salat tarawih di Masjid itu 50%, jika jemaah banyak, kita menyarankan pemanfaatan teras masjid dan termasuk pemasangan tenda-tenda untuk kapasitasnya tetap 50% dipertahankan. Untuk lebaran (Salat Idul Fitri), kita akan melihat lagi dan mengevaluasi kembali dengan melihat proses ini. Namun kami tetap mengikuti kebijakan dari pemerintah Pusat. Sedianya, (pelaksanaan Salat Idul Fitri), bisa  dilakukan di lapangan, lebih terbuka dan tentu bisa pengaturan jarak lebih baik, apalagi dalam sunnahnya lebih utama pelaksanaan Idul Fitri itu di lapangan,” katanya.

Kegiatan lainnya, seperti buka puasa diizinkan dengan pembatasan kapasitas peserta 50% dan tidak dengan prasmanan.

“Jika ingin mengambil penceramah dari luar, maka kita tekankan harus sudah melakukan validasi bahwa mereka sudah melakukan Vaksinasi Covid-19. Mereka diutamakan dari Wilayah sekitar dan kita batasi hanya 10 menit untuk ceramah,” terangnya.

Ia Menambahkan telah menyiapkan upaya zona Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, jika terjadi penularan Covid-19 di lingkungan masjid setempat.

“Kita menyiapkan pola merujuk edaran Kemendagri tentang PPKM Mikro. Ketika terjadi eskalasi dengan pembatasan di masjid ketika itu terjadi. Untuk surat edaran tarawih itu dan tata laksana itu secara general. Namun kebijakan PPKM, penutupan masjid dan pembukaan kembali itu kita kembalikan kepada (Satgas Covid-19) Kabupaten/Kota yang lebih tahu pelaksanaannya,” Tutupnya.

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
1 156 157 158 159 160 202
Page 158 of 202