close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Prof Rudy Djamaluddin Raih Penghargaan di Puncak Peringatan Hari Anak Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulsel menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Ruang Rapat Pimpinan Kabtor Gubernur Sulsel, Rabu (19/8/2020).

Acara ini dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Bintang Puspayoga dan beberapa kepala daerah di Sulsel termasuk Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin.

Prof Rudy dan sejumlah kepala daerah menandatangani pakta integritas untuk terus mendukung dan memperjuangkan hak anak. Tak hanya itu, Pro Rudy juga dianugrahi penghargaan apresiasi atas komitnen Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan dan mereplikasi pencegahan bullying di sekolah.

Menteri PPPA I Gusti Bintang Ayu Puspayoga dalam sambutannya meminta seluruh anak Indonesia memanfaatkan waktu di rumah untuk melakukan hal positif dan kreatif.

Pasalnya, dalam perayaan hari anak nasional (HAN) 2020 suasana pandemi Covid-19 masih menyelimuti sehingga mereka masih harus belajar dari rumah.

Hal tersebut membuat anak-anak tidak bisa pergi sekolah bertemu teman-teman, guru, bahkan tidak bisa bermain di luar rumah karena harus menjaga jarak.

“Kita dapat menghadapi ini semua. Manfaatkan waktu di rumah untuk hal-hal positif, kreatif, dan inovatif. Jadikan waktu luang untuk terus belajar dan mengembangkan diri dengan hati gembira,” ujar Bintang.

Dalam menghadapi kondisi saat ini, kata Bintang, anak-anak tidak sendiri. Sebab, teman-teman, guru di sekolah, serta orangtua juga merasakan hal yang sama.

Oleh karena itu, berjuang bersama untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan.

“Kondisi sulit ini tidak akan menjadi hambatan kalian untuk meraih cita-cita, melainkan jadi tantangan untuk berpikir kreatif dan pantang menyerah,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, penghargaan yang diraih Pemkot Makassar merupakan bukti upaya pemerintah dalam memperjuangkan hak anak. Terutama perilaku mengintimidasi atau bullying (bully).

“Jadi program anti-bully di sekolah-sekolah sudah kita canangkan sejak tahun 2018, atas kerja sama UNICEF, Dinas Pendidikan, dan Yayasan Indonesia Mengabdi. Sehingga kegiatan ini banyak menginspirasi pemerintahan daerah lainnya,” kata Tenri Palallo.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar berkomitmen terus menjadikan Kota Makassar sebagai Kota Layak Anak. Hal itu terbukti pada tahun 2019, Pemkot Makassar raih penghargaan sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia untuk kategori Nindya.

“Kita sudah diarahkan oleh ibu PKK Makasaar (Rossy Timur) dan ibu PKK Sulsel (Lies Nurdin) untuk program kedepannya kosentrasi untuk pulau karena dipastikan pulau itu tertinggal. Satu perempuan atau anakpun patut kita layani karena itu hak mereka sebagai warga negara,” pungkasnya (jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

3 SKPD jadi pilot project zona integritas bebas korupsi, pemkot makassar ingin tingkatkan kualitas pelayanan

LANGITKU NETWORKS, Makassar  Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamalauddin menerima kunjungan Ketua Ombudsman Kota Makasaar, Andi Ihwan Patiroy, diruang kerja wali kota lantai ll. Selasa 18/8/2020.

Kunjungan ketua dan anggota Ombudsman kota makassar menghadap Prof Rudy dalam rangka melaporkan bahwa Ombudsman kota Makassar telah ada dan eksis berperan memberi pelayanan publik di kota Makassar

“Kami bertemu Pj Walikota untuk koordinasi bahwa Ombudsman kota Makassar sudah ada terbentuk sesuai perwali No 2  tahun 2019 untuk mendapatkan penguatan terkait peran kami sebagai pelayan publik di kota Makassar,” ucap Ihwan.

Selain itu ihwan juga melaporkan kepada Prof Rudy kegiatan pencanangan zona pakta integritas yang rencananya akan dilaksanakan Ombudsman pada  bulan September hingga Desember 2020 mendatang di tiga SKPD milik Pemkot Makassar sebagai pilot Project pelayanan prima dan birokrasi bersih.

“Kami ditunjuk untuk melakukan pencanganan zona pakta integras di tiga SKPD milik Pemerintah kota Makassar diantaranya Rumah Sakit Daya, PTSP dan Disdukcapil. Ketiganya ditunjuk sebagai pilot project pelayanan prima dan bebas koruosi. Dalam kurun waktu bulan September dan Desember  kami diminta mendampingi membangun zona integritas, serta  membangun sistem set up disana, sesuai ketentuan dari Kemenpan RB agar pelayanannya prima dan bebas dari pungutan liar,” jelas Ihwan

Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin berharap Ombusdman tidak hanya sebagai penyelenggara lembaga pelayaan publik semata, melainkan juga sebagai jembatan untuk membantu pemerintah kota  memotret kondisi pelayanan publik di masyarakat.

“Kebijakan pemerintah secara menyeluruh tidak akan mampu memuaskan seluruh keinginan masyarakat, sehingga Ombudsman perlu membantu pemerintah kota memotret kondisi pelayanan publik dibawah yang kemudian langsung dilaporkan langsung kondisinya ke pejabat yang berwenang,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Ombudsman Makassar juga menyerahkan hasil temuan tersebut, terkait masalah  sisttem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat  SD dan SMP negeri se kota Makassar

“Kami telah sepakat dalam sebuah MoU bekerjasama dengan Dinas pendidikan kota Makassar terkait pemantauan PPDB tingkat SD dan SMP se kota Makasarr, dan hari ini  kami laporkan beberapa temuan – temuan yang langsung kami serahkan ke Prof. Rudy,” terang Ihwan.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Mudahkan Warga soal Kredit, Pj Wali Kota Makassar Apresiasi Kehadiran Jamkrida Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menerima kunjungan Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Sulsel, di Ruang Rapat Wali Kota Makassar, Selasa (18/8/2020).

Direktur Utama Jamkrida Sulsel, Mulyan Pulubuhu mengatakan, Jamkrida Sulsel memiliki fungsi utama yakni membantu masyarakat dalam memperoleh kredit usaha di Bank. Selain itu, Jamkrida Sulsel merupakan lembaga yang menerbitkan surety bond untuk keperluan perusahaan yang ingin mengerjakan proyek. Penerbitan Surety bond ini mencakup, penawaran, pelaksanaan, pemeliharaan, dan penarikan uang muka.

“Jadi kita tidak memberikan kredit. Tetapi apabila Bank membutuhkan jaminan tambahan kepada calon yang bakal diberikan kredit Bank, maka kami menerbitkan sertifikat penjaminan. Sehingga nantinya jika kreditnya macet, kami yang bakal bayar kreditnya,” kata Mulyan Pulbuhu.

Sementara Prof Rudy mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada Jamkrida Sulsel. Menurutnya, Jamkrida sebagai perusahaan BUMD milik Pemprov Sulsel ini bisa menjadi lembaga yang bisa meningkatkan PAD pemerintahan provinsi.

“Jamkrida ini milik Pemprov Sulsel yang diawasi oleh OJK. Untuk itu, kita patut bersinergi dan memberikan dukungan agar masyarakat terbantu dengan hadirnya Jamkrida Sulsel ini,” pungkasnya.(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Begini Cara SD Negeri Borong Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Hari ini, kita berada pada momen penting perayaan kemerdekaan. Momen ini tidak boleh dilewatkan, meski kita masih berada pada masa pandemi Covid-19,” begitu kata Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, Kepala SD Negeri Borong, yang pagi itu, Senin (17/8/2020), bertindak sebagai pembina upacara.

Hendriati Sabir menambahkan, peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ini merupakan bagian dari pendidikan karakter, untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan murid-murid sejak dini. Dikatakan, upacara hari ini akan jadi pengalaman dan kenangan bagi anak-anak nanti bahwa mereka pernah merayakan upacara penaikan sang saka Merah Putih secara offline dan online. Peserta upacara yang hadir secara offline mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker.

“Nanti pada saat dewasa, anak-anak akan bercerita bahwa pernah di tahun 2020, merayakan hari kemerdekaan secara daring. Anak-anak menjadi saksi sejarah tentang kondisi negara dan dunia yang masih dilanda wabah Corona,” lanjutnya.

Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI memang dilakukan dengan dua pendekatan, yakni secara online dan offline. Peserta yang hadir langsung di lapangan SD kompleks Borong hanya terdiri dari petugas penggerek bendera, sebagian anak yang tergabung dalam drumband, dan sejumlah guru yang mengenakan seragam batik Korpri.

Menariknya, peserta upacara yang ikut dalam kelompok drumband ada yang merupakan alumni SD Negeri Borong, yang baru saja masuk SMP.

Mengakhiri amanatnya, Hendriati Sabir, mengajak seluruh peserta berteriak lantang, “Merdeka!” Teriakan itu dibalas peserta: merdeka! Beliau bahkan meminta anak-anak yang ikut upacara secara virtual mengulang teriakan merdeka tersebut. Ada lebih dari 90an room yang tampak di layar gawai. Satu room terdiri dari 2-5 murid yang kebetulan bertetangga. Peserta upacara virtual ini menggunakan aplikasi CloudX. Kepala sekolah tak henti-henti menyapa murid-muridnya melalui layar telepon genggam yang dipasang di pinggir lapangan upacara.

Penggerek bendera upacara HUT Kemerdekaan ke-75 SD Negeri Borong terdiri dari Andi Tiwi (kelas 5B), Rivana (kelas 6B), dan Aish aqilah (kelas 6B). Sedangkan pemimpin upacaranya adalah Andi Angga, murid kelas 6B. Andi Angga mengaku sempat gugup tapi kemudian senang karena dipercaya jadi pemimpin upacara.

Usai upacara penaikan bendera, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu wajib nasional secara medley. Anak-anak kelompok drumben dan penyanyi dilatih oleh Ibu Neny Wahyuni Wahab, S.Pd dan Andi Zubaedah, S.Pd. Murid-murid sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala itu dengan penuh semangat membawakan sejumlah lagu dengan dirigen Syahla Anaqa Husema. Dimulai dengan lagu “Hari Merdeka”, “Garuda Pancasila”, dan “Maju Tak Gentar”. Mereka juga membawakan lagu “Halo-halo Bandung”, “Sorak-sorak Bergembira”, dan lagu “Mars SD Negeri Borong”. Anak-anak yang menyanyikan lagu di rumah mereka masing-masing, bernyanyi sambil mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih berukuran kecil.

Ibu Erna, yang dengan sabar menunggu dua anaknya ikut dalam drumband, merasa bangga anaknya berkesempatan ikut upacara penuh sejarah ini. Orang tua dari Zalfa, kelas 4, dan Muhammad Abid, yang sudah tamat ini, tak henti-henti memotret dan memvideokan jalannya upacara.

“Biar nanti mereka bisa cerita tentang pengalamannya di masa sekolah, yang tak semua orang menjalaninya,” tandasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

HUT 75 Tahun Indonesia Merdeka, Prof Rudy : Ayo Berjuang Bersama Melawan Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Upacara peringatan hari Kemerdekaan Republik ndonesia yang ke 75 tingkat Kota Makassar di gelar berbeda di banding tahun-tahun sebelumnya. Upacara dilakukan  dengan jumlah terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Jika tahun sebelumnya di laksanakan Lapangan Karebosi dan dihadiri ribuan peserta, kali ini digelar di lapangan kantor Balaikota Makassar dan dihadiri oleh peserta terbatas, yang terdiri dari Forkopimda Kota Makassar beserta jajaran SKPD lingkup Kota Makassar.

Meski demikian, pelaksanaan upacara berjalan khidmat dan tidak mengurangi substansi pelaksanaan upacara, demikian diungkapkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin selepas melaksanakan tugas selaku Inspektur Upacara, Senin (17/08/2020).

“Patut bersyukur meski ditengah pandemi masih dapat melaksanakan upacara dengan khidmat. Sesuai dengan tagline Indonesia maju, mari kita satukan kebersamaan, bersatu padu, satukan tekad berjuang bersama melawan Covid19,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Pj Walikotao saat membacakan sambutan seragam Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang meminta agar masyarakat, pemerintah, dan seluruh stakholder bahu membahu mengurangi potensi penularan Covid-19.

“Pandemi ini tidak hanya memberi dampak bagi dunia kesehatan, tetapi juga perekonomian dunia hingga daerah. Moment ini jadikan empati untuk bersatu padu menyatukan kekuatan,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 menjadi pelajaran tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai mana yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa.

“Pemerintah tidak akan mungkin bisa menangani pandemi ini tanpa dukungan, partisipasi dan peran serta masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi dan rekan-rekan media,” lanjutnya.

Menurutnya, peran serta dapat dilakukan dengan tidak menjadi bagian dalam penularan Covid-19, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Ketua Dekranasda Sulsel, Hj Lies F Nurdin Apresiasi Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan, Hj Liestiaty F Nurdin memberi apreasisi dan dukungan pelaksanaan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya  bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Hj Lies F Nurdin  saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di rumah jabatan Gubernur Sulsel, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (15/08/2020)

Turut hadir dalam pertemuan itu,  Ketua Panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 Upi Asmaradhana, Pustakawan senior Syahruddin Umar, Plt Kabid Perpustakaan Nilma, Syamsul Arif, Pustakawan Madya dan A. Wildanti staf pimpinan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel.

“Kita apresiasi kegiatan ini, apalagi tujuannya menjaga tradisi Sulawesi Selatan. Aksara lontaraq ini adalah warisan leluhur kita. Ia harus dilestarikan. Jangan mau kalah dengan kebudayaan negara lain, ” kata Lies F Nurdin.


Dalam pertemuan dengan panitia Festival Aksar Lontaraq, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel ini juga berpesan, kiranya kegiatan ini berkesinambungan, dan melibatkan masyarakat yang lebih luas, khususnya anak-anak sekolah.Sehingga pemahanan dan pengetahuan aksara Lontaraq tidak hilang dan dilupakan. Ia juga menyatakan kesiapannya hadir di acara Fashion Show Lontaraq yang juga didukung dan atas kerjasama Dekranasda Sulsel.

“Kita harus bangga dengan budaya sendiri khususnya aksara Lontaraq. Tak banyak bangsa-bangsa di dunia yang memiliki aksara. Kita akan support kegiatan ini.Penting buat anak-anak kita,” ujarnya.

Ketua Panitia Aksara  Lontaraq yang juga Founder dan CEO PT Kabar Grup Indonesia, Upi Asmaradhana mengatakan, kegiatan kebudayaan ini akan menjadi warisan buat generasi kita yang akan datang. ” Festival tahunan ini hasilnya bukan satu, dua, tiga tahun tapi untuk 100 tahun yang akan datang. Dukungan pemerintah daerah, khususnya Ibu Gubernur selaku Ketua Dekranasda akan menjadi momentum gerakan kebudayaan bersama, yang kami sebut Gotong royong kebudayaan anak negeri, “Kata Upi.

Saat ini kegiatan festival sedang memasuki tahapan lomba, yang dimulai 25 Juli- 15 Agustus 2020. Festival ini sendiri dilanuching secara virtual  25 Juni 2020 dihadiri tujuh negara dan 765 peserta. (jalu)

read more
DaerahNews

Warga Kodingareng Protes Tambang Pasir, Wagub Sulsel : Pemilik Konsesi dan Nelayan Wajib Duduk Bersama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Puluhan warga yang didominasi oleh ibu-ibu dari dari Pulau Kodingareng Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar menginap didepan pintu gerbang Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo.

Mereka melakukan aksi demo pada Kamis (13/8/2020) kemarin. Bahkan hingga Jum’at (14/8/2020) hari ini, mereka masih bertahan. Para pendemo pun telah mengakhiri aksinya, Jum’at sore.

Spanduk sepanjang 15×1 meter dengan tulisan “Hentikan Tambang Pasir Laut dan Cabut Izin Tambang di Wilayah Tangkap Nelayan” nampak terbentang di depan gerbang pintu masuk Kantor Gubernur Provinsi Sulsel.

Dari foto-foto yang beredar, semalaman mereka tidur di depan pintu gerbang masuk kantor Gubernur. Hanya beralaskan terpal plastik dan menyelimuti badannya dengan sarung. Bahkan ada pula, ibu-ibu yang membawa anaknya di sana.

Selain itu, nampak juga beberapa peserta aksi melakukan kegiatan yasinan dan sholawatan serta melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Aksi yang dilakukannya itu untuk menuntut menghentikan aktivitas tambang pasir yang dilakukan perusahaan asal Belanda, PT Boskalis, di wilayah Pulau Kodingareng Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar. Pasalnya sejak adanya aktivitas tambang pasir tersebut, masyarakat Pulau Kodingareng mengalami kesulitan ekonomi.

Mendengar aksi itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut prihatin dengan perjuangan warga Pulau Kodingareng Lompo.

Menurutnya, mereka butuh perhatian. Apalagi dari pengakuan warga, jika berdampak pada perekonomian warga yang bekerja sebagai nelayan.

Dirinya mengatakan, jika MNP adalah proyek strategis Nasional yang membutuhkan timbunan pasir laut dalam upaya untuk membangun pelabuhan di Makassar. Sementara Boskalis adalah kontraktor penambang pasir laut yang bekerja di wilayah perusahaan pemilik ijin usaha pertambangan (IUP) Pasir laut di koordinat yang diizinkan.

Wagub pun meminta agar pemilik konsesi dan nelayan duduk bersama untuk membahas perihal tersebut. Dirinya meminta agar Pemilik IUP dalam hal ini PT. Boskalis untuk bertemu dan duduk bersama nelayan atau pindah area konsesi.

“Kita mendorong semua pemilik konsesi dalam hal ini perusahaan pemilik IUP Pasir laut untuk duduk bersama warga nelayan  pulau sekitar konsesi untuk sebuah solusi bersama atau peninjauan kembali wilayah konsesi yang aman bagi nelayan,” ungkapnya.

“Kita tidak ingin ada penderitaan di atas sebuah program strategis (proyek strategis Nasional). Prinsipnya adalah menahan mudharat lebih utama dibanding memberi manfaat,” tegasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Memperingati Hari Pramuka, Murid SDN Borong Kerja Bakti di Rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Perkenalkan, nama saya Nur Aliah Suci Ramadhani dari kelas 4B, SD Negeri Borong. Saya akan melakukan kegiatan menyapu, menyiram tanaman, dan mencuci tangan,” begitu kata Nur Aliah dalam video yang dibagikan di grup WhatsApp paguyuban kelas 4B. Dalam video berdurasi 2.52 menit itu, dia tampak gesit menyapu halaman, menyiram tanaman di pot dan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.

Video yang dibagikan itu merupakan bagian dari kegiatan kerja bakti murid-murid SD Negeri Borong, yang dimulai sejak Jumat hingga Ahad, 14-16 Agustus 2020. Dalam rentang waktu itu, masing-masing murid diminta melakukan aktivitas membersihkan rumah dan lingkungan sekitar atau kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, seperti merawat atau menanam tanaman. Selama aktivitas, mereka mesti memakai seragam pramuka dan memakai masker. Setelah itu, mereka diminta mencuci tangan dengan sabun, sebagaimana diajarkan dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Murid-murid SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, melakukan kegiatan bersih-bersih itu dalam rangka Hari Pramuka ke-59 dan HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI. Tema kegiatannya, yakni #KerjaBaktidiRumahSaja, mengingat mereka memang belum bersekolah dan masih dirumahkan selama pandemi Covid-19. Dalam menyambut Hari Pramuka itu, terpampang selembar spanduk bertuliskan “Bakti Pramuka bagi Negeri, Merdeka dari Sampah” di depan sekolah yang terletak di Jalan Borong Raya No. 8 Makassar tersebut.

“Kegiatan kerja bakti ini diadakan dalam kaitan dengan Hari Pramuka, 14 Agustus 2020,” jelas Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, Kepala SD Negeri Borong.

Hj Hendriati Sabir, yang juga Kapusdiklatcab Pramuka Kota Makassar, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk menanamkan semangat kepramukaan di kalangan anak-anak, membangun kepedulian dan semangat pengabdian pada diri anak, yakni jiwa patriotisme yang dikaitkan dengan kondisi kekinian. Selain itu, juga untuk membiasakan anak hidup bersih dan cinta lingkungan, mengingatkan anak tentang pentingnya nilai-nilai adiwiyata agar diterapkan tak hanya di sekolah tapi juga di rumah.

“Penggunaan masker dan mencuci tangan itu bagian dari kampanye adaptasi kebiasaan baru yang mesti dipelopori oleh anak-anak Pramuka, yang memang terlatih disiplin, memiliki kepedulian dan semangat rela berkorban,” kata guru yang akrab disapa Bu Indri itu.

Sopia Andi, ibu dari Syahla Anaqah Husema, murid kelas 6A, menyatakan salut dengan kegiatan ini. Karena anak-anak diperbiasakan membersihkan halaman rumah dan bergotong royong dengan temannya.

“Biasanya anak-anak hanya menyapu sampai teras, tapi kali ini membersihkan halaman. Ini hal yang positif,” pujinya.(jalu)

read more
DaerahNews

Apel Terbatas Hari Pramuka, Prof Rudy Minta Gerakan Pramuka Fokus Penanganan Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kwartir Cabang Gerakang Pramuka Kota Makassar menggelar apel terbatas dalam rangka Hari Jadi Pramuka ke 59 tahun, di Taman Segitiga, Jalan Lamadukelleng Makassar, Jumat (14/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Cabang Gerakan Pramuka Malassar, Prof Rudy Djamaluddin dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Muh Iqbal Samad meresmikan kantor Pramuka Makassar yang diberi nama Gedung dan Baruga Andi Pananrang. Andi Pananrang merupakan ketua Pramuka Makassar yang pertama.

Prof Rudy dalam sambutannya mengatakan, tema Pramuka tahun ini adalah Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara. Tema tersebut merupakan perwujudan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana Covid-19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

“Itulah sebabnya, sejak terjadinya wabah ini, gerakan Pramuka selalu tanggap dalam upaya penanggulangannya. Seperti pentingnya mendidik menjaga kebersihan tubuh, termasuk rajin mencuci tangan dengan sabun, terus menggunakam masker dan menjaga jarakn di keramaian, yang pada intinya terus mematuhi protokol kesehatan,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy menjelaskan, tingkat kwartir nasional telah membentuk satuan tugas penangulangan bencana dan Covid-19. Sementara di jajaran kwartir daerah, cabang, ranting, sampai Gugusdepan, berbagai Satuan Pramuka Peduli juga ikut bergerak bersama pemerintah dan masyarakat melawan wabah Covid-19 dan membantu penanggulangan bencana alam.

“Sebagai organisasi pendidikan yang berasaskan Pancasila, aktivitas membantu penanggulangan bencana alam dan wabah covid-19 ini adalah kegiatan untuk menjukkan betapa semua anggota Pramuka berusaha menepati janjinya terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Prof Rudy menambahkan, wabah covid-19 membuat berbagai aktivitas masyarakat nyaris terhenti. Baik dibidang perekonomian maupun seni budaya. Latihan dan pembinaan gerakan Pramuka juga sementara tidak dapat dilakukan secara terbuka.

“Tetapi kita bisa latihan pembinaan tatap muka dalam jumlah terbatas dan mematuhi protokol kesehatan, maupun dengan berbagai kegiatan daring. Kegiatan ini justru dapat menyatukan banyak anggota gerakan Pramuka,” pungkasnya.(jalu)


Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Dicanangkan Grab untuk UMKM, Wagub Sulsel Sambut Baik Peluncuran Program #TerusUsaha

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik peluncuran

Program #TerusUsaha di Sulawesi Selatan yang dicanangkan oleh Grab Food.

Hal itu diungkapkan oleh Andi Sudirman saat mengikuti Peluncuran program digitalisasi UMKM Sulawesi Selatan dan peluncuran riset tenggara dan CSIS terbaru terhadap ekonomi Makassar terhadap dampak Covid-19 yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2020).

Diketahui, #TerusUsaha merupakan sebuah program digitalisasi UMKM Indonesia, agar lebih banyak UMKM yang dapat bisa bertahan dan berkembang di era “new normal”. Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang “GrabForGood” untuk membawa dampak positif dari teknologi bagi jutaan orang.

Atas nama pemerintah Sulawesi Selatan, Wagub Sulsel mengapresiasi dan berterima kasih pada Grab Indonesia yang telah meluncurkan inovasi terbaru untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui beragam inovasi. Terutama inovasi digitalisasi pada bisnis UMKM yang terdampak pandemi covid-19 saat ini.

“Tantangan ekonomi yang semakin kompleks seiring kemajuan  teknologi informasi (IT) mengharuskan siapa saja untuk tanggap terhadap perubahan zaman. Apalagi pandemi covid-19 memaksa kita untuk semakin akrab dan melek digital,” katanya.

Olehnya itu, kata dia, diperlukan terobosan-terobosan baru dalam merespon perubahan yang makin dinamis seperti modernisasi manajemen, konsolidasi, mendorong kerjasamaselanjutnya melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM.

Ia berharap, semoga dengan hadirnya solusi digitalisasi oleh Grab lebih banyak UMKM yang bisa terus meningkatkan transaksi mereka di tengah pandemi. “Kerja sama dengan Grab kami percaya bisa membawa dampak positif untuk perekonomian lokal dan nasional dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Dalam Program #TerusUsaha terdapat 6 Solusi Digitalisasi Grab untuk Sulawesi Selatan. Dalam meningkatkan visibilitas dan permintaan yakni digitalisasi 13.500 pedagang pasar tradisional, Promosi digital pariwisata lokal, dan dukung usahawan lokal; dalam memberikan pelatihan keterampilan dan pertumbuhan bagi bisnis kecil yakni pelatihan dan digitalisasi 1.000 UMKM Sulawesi Selatan, digitalisasi pedagang kantin agar siap sambut  new normal; serta dalam menciptakan kesempatan pendapatan baru bagi mereka yang membutuhkan yakni berupa aplikasi untuk digitalisasi bisnis dan individu yang kehilangan pekerjaan.

Turut hadir mengikuti peluncuran ini yakni Sekertaris Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Ansar; Head of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya; Kepala Departemen Ekonomi CSIS, Dr. Yose Rizal Damuri.(jalu)

read more
1 172 173 174 175 176 192
Page 174 of 192