close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Di Gelar Sederhana, Sittiara Jelaskan arti Logo dan Tema HUT Makassar ke 413

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perayaaan Hari jadi Kota Makassar yang ke 413 digelar sederhana dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dilakukan menyusul pandemi Covid-19 yang masih mewabah di hampir seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Kota Makassar.

Wakil Ketua Panitia Hari Jadi Kota Makassar yang ke 413, Sittiara Kinang mengatakan bahwa pelaksanaan tahun ini digelar secara berbeda menyusul pandemi Covid-19.

“Meskipun digelar sederhana, namun semangat kebangkitan ekonomi ditengah cobaan wabah virus Corona tetap kita gaungkan di momentum hari jadi Kota Makassar kali ini. Hal ini juga tergambar pada pemilihan logo dan tema, yakni Adaptasi baru menuju gerbang Investasi dan Pariwisata” ujar Sittiara saat berbicara pada acara Dialog Rutin Walikota Makassar yang di gelar oleh Bagian Humas Pemkot Makassar di Cafe Shoxx Coffee, Jumat (6/11/2020).

Menurutnya, adaptasi baru merupakan bagian dari strategi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.

“Kita tentu masih ingat beberapa waktu lalu di saat pandemi mulai mewabah. PSBB diterapkan, aktifitas dibatasi, yang menyebabkan ekonomi kita hampir sama sekali tidak bisa bergerak. Banyak usaha yang berguguran, pekerja dirumahkan. Kemudian kita coba bangkit dengan mendisiplinkan masyarakat, penerapan protokol kesehatan yang disertai dengan upaya penggerakkan kembali sektor ekonomi melalui investasi dan pariwisata. Semangat itu yang ingin kita gelorakan ke masyarakat melalui logo dan tema yang kita pilih” lanjut Sittiara yang juga merupakan l Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Ismail Hajiali menjelaskan sejumlah persiapan teknis yang dilakukan jelang hari H, 9 November 2020.

“Insya Allah persiapan kita sudah hampir rampung semuanya. Konsepnya kita kemas semi virtual, mengingat dimasa pandemi tidak boleh ada penumpukan orang dengan jumlah banyak. Makanya, puncak acara yang digelar dalam bentuk rapat paripurna dewan kita sebar luaskan secara daring. Seluruh kanal media elektronik kita gunakan untuk siaran langsung, baik itu televisi, radio, termasuk juga kanal sosial media seperti facebook, instagram, YouTube kita manfaatkan untuk siaran langsung. Ini kita lakukan agar seluruh masyarakat bisa mengikuti dan menyaksikan prosesi ini secara daring ditempatnya masing-masing tanpa harus datang ke gedung DPRD kota Makassar” ujar Dr. Ismail Hajiali.

Seperti diketahui, sejumlah rangkaian acara di hari jadi Kota Makassar ke 413 akan dihelat diantaranya, Launching Bus Wisata, nikah massal dengan jumlah 413 pasangan, kegiatan Makassar Sale, penyerahan bantuan hibah kepada UMKM serta lembaga usaha di Makassar, zikir, termasuk penggunaan baju adat secara massal baik di kantor pemerintahan maupun swasta.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kedua Kalinya, Wagub Sulsel Pantau Progres Jalan Pintas Barru (Kamiri) – Soppeng (Lawo)

LANGITKU NETWORKS, Barru – Progres pengerjaan jalan Kamiri – Lawo yang menghubungkan Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng telah mencapai tahap akhir.

Jalan yang memangkas jarak tempuh 34 Km tersebut menjadi alternatif bagi pengguna jalan lintas Provinsi.

Setelah melaksanakan kunjungan pertama pada 2019. Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kembali meninjau pembangunan jalan Kamiri – Lawo.

Didampingi Kepala Dinas PU Kabupaten Barru, Kepala Desa Kamiri, Desa Galung, Desa Lalabata, dan Kapolsek Bulusu Wagub memmantau pembangunan jalan.

“Masyarakat pada akhirnya bisa mengakses jalan, Jalan provinsi ini akan kita rintis, agar akses jalan terbuka,” Kata Andi Sudirman Sulaiman, Kamis 5 November 2020.

Melalui jalan ini, hanya 38 Km tempuh, sedangkan jika melalui jalur bulu dua sepanjang 74 Km.

“Wilayah ini sangat berpotensi, sebab dapat mempercepat jalur tempuh sehingga menjadikan jalan ini sebagai jalan pintas menuju wisata Air Panas Lejja Kabupaten Soppeng” sambungnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Gerakkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Prof Rudy Beri Bantuan ke Petani dan Nelayan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Potensi pertanian dan kelautan mampu menjadi penopang ekonomi ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kota Makassar memberikan perhatian khusus kepada kelompok tani dan nelayan khususnya dalam melengkapi sarana dasar yang menjadi kebutuhan dalam menunjang peningkatan produksi.

Upaya stimulus tersebut terlihat saat berlangsung Musyawarah Tani Abbulo sibatang yang digelar di Kelurahan Barombong, Kamis (5/11/2020). Selain berdialog, ditempat ini, Prof Rudy menyerahkan sejumlah bantuan ke petani dan nelayan berupa hansprayer untuk 16 kelompok tani dan power threser untuk 5 kelompok tani. Sementara untuk bidang perikanan di serahkan pakan, benih bandeng, benih udang, benih lele, benih nila, dan spinner. Sedangkan untuk bidang kelembagaan di serahkan jaring millenium untuk 17 kelompok.

“Petani dan nelayan kita harus lbh baik, mereka inilah penyanggah ekonomi ditengah pandemi. Tanpa eksistensi petani dan nelayan, tentu kita akan semakin sulit melewati masa Covid ini” ujar Prof Rudy.


Musyawarah Tani Abbulo sibatang merupakan forum bersama segenap pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, tim ahli serta para petani dan nelayan untuk menemukan titik temu dari sejumlah potensi masalah yang dihadapi di lapangan. Hasil dari musyarwarah ini akan menghasilkan rekomendasi untuk dilaksanakan secara bersama seluruh kelompok tani dan nelayan, termasuk juga menjadi pertimbangan pada musim tanam berikutnya.

Dalam dialog antara Prof Rudy dengan para kelompok tani dan nelayan, sejumlah persoalan disampaikan yang langsung dijawab dengan sejumlah sejumlah solusi yang segera akan dikerjakan oleh Pemkot Makassar.

Dalam pertemuan ini, juga dihadiri oleh Pakar Pertanian dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Laode Asrul sekaligus juga sebagai narasumber yang memberikan pertimbangan ilmiah dalam menghadapi musim tanam ini. Selain, juga hadir sejumlah pejabat dari Dinas ketahanan pangan dan holtikultura Propinsi Sulsel serta dari Dinas perikanan dan Pertanian Kota Makassar.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Dihadapan Penerima Beasiswa Bidik Misi, Wagub Tekankan Menjaga Moral Dan Akhlak

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Ittihad Kompleks Perumahan Pemprov Sulsel, Paccerakkang, Makassar, Rabu (4/11/2020).

Ada banyak pensiunan dan asn lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang juga hadir melaksanakan Shalat Subuh.

Agenda Wagub Andi Sudirman Sulaiman kali ini menghadiri dan memberikan tausiyah kepada Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi.

Terlihat, dia di dampingi oleh Anggota DPRD Sulsel Adam Muhammad.

Dihadapan 31 orang penerima beasiswa yang tersebar di berbagai Kampus di Kota Makassar, Wagub Sulsel menceritakan perjuangannya selama kuliah.

“Saat kuliah, saya tidak ingin memberatkan orangtua. Itu yang menyebabkan saya terus mencari beasiswa sebagai solusi untuk tidak membebani orang tua,” ungkap Amdi Sudirman Sulaiman.

Ia mengingatkan agar penerima beasiswa dapat mempertahankan prestasi akademik.

“Penerima beasiswa harus mempertahankan prestasi akademik. Terus belajar, jangan sampai IPK turun,” sambungnya.

Selalu bersihkan hati disaat melakukan sesuatu, orang yang paling baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

“Orang pintar sudah banyak, orang cerdas sudah banyak, yang kita butuhkan sekarang orang yang memiliki moral kepemimpinan yang baik dan berakhlak,” tegasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Perkuat investasi pariwisata, Prof Rudy optimis makassar makin maju

LANGITKU NETWORKS,  Makassar – Salah satu faktor yang dapat mendongkrak perekonomian suatu daerah adalah jika mampu menghadirkan sejumlah potensi yang dapat di lirik investor. Hal ini di tegaskan Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Ujung Pandang, Jalan Samiun No 15 Makassar, Rabu (4/11/2020).

Di hadapan Camat, Lurah, serta Seluruh RT/RW se-kecamatan Ujung Pandang, Prof Rudy meminta agar seluruh pemangku kebijakan dapat mengoptimalkan potensi daerahnya dan menghadirkan inovasi yang tepat sasaran.

“Banyak potensi serta kreativitas yang bisa di padukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di suatu daerah. Di sinilah peranan kita agar peka dan sigap mengambil peran. Harus berani melangkah untuk hasil yang luar biasa”,tegas Rudy.

Dialog yang berlangsung hangat ini juga mendengar beberapa saran,masukan,serta harapan para lurah juga RT/RW akan peningkatan wilayahnya.

Persoalan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat pindah dan hal lainnya yang berhubungan dengan Dukcapil juga di sampaikan warga. Selain itu jelang musim penghujan, perbaikan drainase juga menjadi harapan warga.

“Tolong di bantu pak wali drainase kami agar dapat lancar berhubung musim hujan sudah di depan mata”, ujar salah satu Ketua RT

Tak hanya itu, karena Kecamatan Ujung Pandang juga membawahi Pulau Lae-Lae, Lurah setempat juga memberikan informasi terkait kondisi jaringan internet yang menurutnya sangat memprihatikan apalagi di masa pandemi saat ini,dimana anak sekolah belajar secara during. Hal inipun langsung mendapat respon cepat dari Pj Walikota Makassar.

“Tolong pak di bantu warga saya di Pulau Lae-Lae itu kondisi jaringan di sana kurang bagus. Kasian para pelajar susah buat belajar”, ujar Prof Rudy saat menghubungi salah seorang perwakilan penyedia jaringan telekomunikasi di kawasan pulau. Respon cepat itu mendapat aplaus dan sambutan menggembirakan dari para hadirin.

Tidak ketinggalan juga soal dana kelurahan yang belakangan ramai di bahas dan menjadi salah satu harapan perangkat daerah di Kecamatan Ujung Pandang.

“Soal dana kelurahan itu harus di gunakan sebaik mungkin. Dana itu dapat membantu optimalisasi pembangunan dan dapat di manfaatkan oleh warga. Silahkan penuhi persyaratannya, dan gunakan secara bijak”, tambah Rudy.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Coaching Clinic SAKIP, Wagub: Saya ingin SAKIP salah satu instrumen ukur capaian Visi-Misi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan arahannya kepada OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Hal itu disampaikan pada Rapat Tindak Lanjut Coaching Clinic percepatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Ia pun berharap agar Pemprov Sulsel bisa meraih nilai SAKIP yang lebih baik dari sebelumnya. Pemprov Sulsel menargetkan pencapaian SAKIP dan RB sebagai bagian dari salah satu instrumen dalam mengukur pencapaian visi dan misi Prof Andalan (Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman), olehnya itu diperlukan peningkatan pemahaman yang mumpuni dan kemampuan aparat di setiap perangkat daerah.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel terus melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik serta mengikuti arahan-arahan dari Kementerian PAN-RB. Terlebih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan sejak awal telah menggaungkan program untuk reformasi birokrasi yakni ‘Sulsel Bersih dan Melayani’.

“Saya hanya menginginkan, SAKIP ini bisa menjadi bagian yang bisa mendukung kami sebagai salah satu instrumen mengukur pencapaian visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel. Olehnya itu kami juga minta dalam re-baseline RPJMD 2018-2023 pada perubahan, realistic target capaian mengintegrasi semua poin penting Visi Misi. Sehingga outcome SAKIP yang kita periksa jika nilainya bagus maka outcome akan bagus yang secara otomatis merepresentasikan level capaian Visi-Misi tiap OPD” pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy Terapkan Perwali 57, RT/RW Dapatkan Insentif Tetap 1 Juta Perbulan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memberikan insentif tetap senilai 1 juta Rupiah setiap bulan kepada seluruh RT RW se Kota Makassar. Hal ini menyusul diterapkannya Peraturan Walikota Makassar (Perwali) Nomor 57 tahun 2020 tentang penetapan insentif RT/RW kota Makassar yang sudah di tandatangani oleh Prof Rudy.

Saat melakukan pemantauan kinerja di Kantor Kecamatan Rappocini, Prof Rudy menyampaikan bahwa RT/RW akan mendapatkan insentif tetap senilai 1 juta rupiah perbulan tanpa menggunakan sejumlah indikator kinerja sebagai syarat.

“RT/RW itu ujung tombak terdepan pemerintah dalam memberi pelayanan langsung kepada masyarakat. Itu bukan pekerjaan mudah, tidak semua orang bisa melaksanakan tugas-tugas mereka. Makanya kita tidak ingin membebaninya lagi dengan berbagai indikator penilaian bermacam-macam yang membuat insentifnya harus di potong. Makanya aturan lama sudah saya cabut diganti dengan yang baru. Saat ini, seluruh RT/RW kita berikan insentif 1 juta rupiah perbulan secara tetap tanpa lagi harus menggunakan sejumlah indikator sebagai syarat” ujar Prof Rudy yang disambut aplaus sejumlah aparat kecamatan dan Kelurahan lingkup kecamatan Rappocini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Rudy menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh aparat kecamatan dan kelurahan di lingkup Kecamatan Rappocini menyusul status kecamatan Rappocini yang berhasil menekan laju penyebaran Covid-19.

“Rappocini dulu kawasan episentrum Covid-19 nomor satu di Makassar. Namun Alhamdulillah berkat kerja keras semua elemen, kini angka tersebut berhasil ditekan hingga ke nomor urut enam. Kerja-kerja seluruh pihak, termasuk aparat kecamatan dan kelurahan dalam memberi edukasi dan pengawasan terkait penerapan protokol kesehatan telah memberi hasil yang menggembirakan. Itu sangat kita apresiasi” lanjut Prof Rudy.

Selain berdialog dengan seluruh aparat kecamatan, ditempat ini Prof Rudy juga memantau seluruh aktifitas pelayanan publik di kantor kecamatan, mulai dari layanan pengurusan administrasi kependudukan, layanan kebersihan, serta layanan lainnya.

Selain mendatangi kantor Kecamatan Rappocini, Prof Rudy juga melakukan kunjungan yang sama di Kantor Kecamatan Tamalate. Ditempat ini Prof Rudi juga melakukan dialog dengan aparat kecamatan dan kelurahan, termasuk memantau aktifitas layanan publik di tempat tersebut.

Sejumlah pejabat terlihat hadir mendampingi Prof Rudy diantaranya, Kadis Perhubungan, Mario Said, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, Camat Rappocini, Andi Asminullah, Camat Tamalate, Hasan Sulaiman, serta sejumlah pejabat lainnya.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sholat Subuh Bersama Ojol, Wagub ingatkan driver kejar keberkahan rezeki

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Masjid Amirul Mukminin menjadi pilihan Shalat Subuh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa 3 November 2020. Masjid yang di kenal dengan nama Masjid terapung ini terletak di kawasan Pantai Losari, Makassar. Bertepatan dengan Shalat Subuh berjamaah, Gojek mengadakan kultum yang di ikuti Manajemen hingga driver.

“Kegiatan ini sebagai bukti perjalanan Gojek yang telah sampai 10 Th berkarya untuk Indonesia, Ini adalah bentuk apresiasi Gojek kepada mitra gojek,” ungkap District Head Gojek Makassar, Adwin Pratama Anas

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, acara berlangsung sangat hikmat. Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas karya Gojek Indonesia.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi Gojek Indonesia. Diketahui jajaran manajemen Gojek adalah anak muda, dan anak muda merupakan aset masa depan bangsa saat ini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan bahwa tantangan anak muda saat ini harus memiliki moral kepemimpinan. “Bangsa saat ini bukan krisis pemimpin cerdas, tapi krisis moral kepemimpinan. Pendidikan moral sangat penting di utamakan,” jelasnya.

Dia berharap, di Sulawesi Selatan akan lahir pemimpin muda yang mampu melahirkan karya untuk masyarakat. “Kedepan, saya berharap, akan lahir pemimpin muda yang jauh lebih baik dan jauh memikirkan masyarakat banyak,” sambungnya

Terakhir, Wagub mendoakan Gojek dan mitra driver gojek agar bersyukur di setiap rejeki yang di dapatkan. “Kejar berkahnya dalam setiap bekerja, yang penting halal. Jangan melihat besar kecilnya, syukuri sekecil apapun itu,” tambahnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Bioskop Di Makassar akan dibuka, Prof Rudy : Sanksi Serius Jika Melanggar Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar –  Pemerintah Kota Makassar mengisyaratkan untuk memberikan izin pembukaan kembali seluruh bioskop yang selama ini ditutup menyusul mewabahnya virus Covid-19. Izin operasional ini akan diberikan disertai dengan sejumlah aturan ketat tentang penerapan protokol kesehatan yang wajib diberlakukn di seluruh bioskop di Kota Makassar.

Rencana pembukaan kembali sarana hiburan ini terungkap saat berlangsung pertemuan antara Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan sejumlah pengusaha bioskop di Gedung Balaikota Makassar, Senin (2/10/2020).

“Kita ingin mendorong ekonomi masyarakat agar kembali bergerak ditengah pandemi. Namun syaratnya itu tidak boleh memperburuk upaya pengendalian Covid yang selama ini kita lakukan secara bersama-sama. Meskipun beberapa waktu lalu kita juga mensyukuri status Makassar dikategorikan sebagai zona orange, namun itu tidak boleh sedikitpun membuat kita lengah, virus Covid-19 masih gentayangan dan masih mengintai kita” ujar Prof Rudy.

Terkait permintaan sejumlah pelaku usaha bioskop agar bioskop kembali di izinkan untuk di buka, Prof Rudy memberikan tanggapan.

“Sebenarnya sama saja dengan izin pesta pernikahan. Selama protokol kesehatan bisa dipastikan berjalan tentu saja bisa direkomendasikan untuk di buka. Prinsipnya, seluruh potensi yang bisa memicu penularan agar dihindari, kita terapkan sanksi tegas jika ditemukan ada pelanggaran” tegas Prof Rudy.

Sementara itu, Sekda Kota Makassar, M.Ansar yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pengawasan secara langsung harus dilakukan secara terus menerus, termasuk memastikan sirkulasi udara didalam gedung bioskop berlangsung secara terus menerus, pemasangan CCTV diseluruh ruangan bioskop, termasuk sterilisasi ruangan setiap saat” ujar Ansar.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Makassar menyarankan agar penjualan tiketnya bisa dilakukan secara online sehingga mengurangi interaksi langsung. Sedangkan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Andi Bukti Djufrie mengingatkan komitmen seluruh pengusaha bioskop untuk menaati seluruh kesepakatan yang dibuat, termasuk ancaman sanksi yang diatur di Perwali 51 dan 53. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah lainnya yang terkait terlihat hadir diantaranya Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinas Kominfo.

Sementara itu, Ahmad Yani Hafid, Area Manager XXI Wilayah Indonesia Timur saat berbicara menyampaikan sejumlah komitmen dan persiapan yang dilakukan demi memastikan berjalannya protokol kesehatan di gedung bioskop.

“Kita akan melaksanakan seluruh poin-poin dalam kesepakatan, baik itu kapasitas penonton, penerapan protokol kesehatan, termasuk larangan aktifitas makan minum selama pemutaran film berlangsung” ujarnya.

Dalam pertemuan ini, disepakati untuk dibuat surat kesepakatan bersama yang akan ditandatangani seluruh stakholder yang terkait.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

“Ini Bukan Festival” Akan Digelar Pertengahan November 202

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Medio November 2020 ini, warga Makassar akan disuguhkan aneka macam pertunjukan seni. Mulai dari pertunjukan tari, teater, musik, pembacaan karya sastra, hingga pameran seni rupa dan kerajinan. Bukan itu saja, ada juga dongeng, pameran foto, launching dan diskusi buku, dan workshop. Gelaran pertunjukan yang dikemas dalam acara bertajuk “Ini Bukan Festival” tersebut, akan diadakan di Etika Studio, Jalan Tamalate 1 Makassar, mulai 15-21 November 2020.

“Event ini merupakan kolaborasi lintas seniman. Bertujuan untuk membuka ruang silaturahmi, sembari berkreasi dan berekspresi di tengah pandemi,” jelas Rimba, salah seorang inisiator acara, Sabtu, 31 Oktober 2020, usai rapat pemantapan panitia di Etika Studio.

Sementara Bahar Merdu, seniman teater yang akan memboyong anak-anak binaannya tampil di acara ini mengatakan, gagasan “Ini Bukan Festival” berawal dari ide yang sederhana. Bahwa para seniman tidak melihat situasi pandemi Covid-19 sebagai kendala untuk terus berkarya. Bahkan menjadi ujian ketaatan bagi seniman dalam memaknai kondisi sosial masyarakat saat ini.

“Masyarakat butuh hiburan setelah lama mereka dirumahkan. Tentu dengan tetap diingatkan agar taat dan disiplin pada protokol kesehatan,” kata Bahar Merdu.

Irfan Jaury, sebagai Penanggung Jawab, mengatakan bahwa perhelatan “Ini Bukan Festival” bisa menjadi cara bagi para seniman mencari format penyelenggaraan event di tengah pandemi. Selain itu, bisa juga dijadikan cara krearif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar peduli dan berkontribusi dalam memutus mata rantai virus Corona.

Karena itu, sambung Agus Linting, Stage Manager, para pengunjung akan diatur agar tetap sesuai protokol kesehatan. Maksudnya, agar mereka nyaman mengikuti pertunjukan yang ditampilkan sesuai minatnya masing-masing.

Panitia membagi area “Ini Bukan Festival” atas tiga zona. Zona 1 terdiri dari pertunjukan teater, tari, musik, dan performing art. Zona 2, berupa pemutaran film, dongeng, pameran foto, seni rupa, pembacaan karya sastra dan peluncuran buku. Sedangkan zona 3, diperuntukkan bagi area pameran kerajinan, bursa buku, dan seni rupa.

“Kami juga menyediakan aneka kuliner dan bunga-bunga, sehingga bagi pecinta tanaman, ajang ini menarik untuk dikunjungi,” papar Dede Leman, person in charge (PIC) area pasar.


Konsep pasar dan bazar dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM berpartisipasi dalam kegiatan ini. Apalagi ada tren beberapa jenis tanaman, yang mungkin bisa menambah daya tarik acara. Begitupun dengan kuliner, diharapkan bisa menjadi pilihan kudapan bagi pengunjung saat menikmati suguhan pertunjukan.

Beberapa seniman yang ikut dalam acara menyambut gembira event ini. Goenawan Monoharto, menyatakan akan menampilkan pertunjukan “Two Man Play”, dengan judul Seniman Pengkhianat karya Amal Hamzah. Goenawan Monoharto akan berkolaborasi dengan Soeprapto Budisantoso, mantan birokrat yang sangat menyukai bidang seni. Begitupun Syahril Patakaki Daeng Nassa, yang baru saja menerbitkan buku berjudul Sanja Mangkasara “Attayang Ri Masunggua”, menyatakan kesiapannya hadir mendiskusikan bukunya. Antusiasme juga disampaikan oleh Dr Syahriar Tato, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Sulsel, yang akan tampil dalam diskusi bertema perfilman.

Koordinator Pelaksana “Ini Bukan Festival”, Adham Nugraha, menyampaikan bahwa memang ada sejumlah seniman, sanggar, dan komunitas terlibat dalam acara yang diagendakan bakal jadi event tahunan ini. Yakni, dari Rumah Seni Kasumba, Grup Sandiwara Pettapuang, Photonesia, Narasi Art Space, Aco Dance Company, Music Community Bahar Karca, Asosiasi Pemuda Pelestari Sastra Daerah, Bilul Art Love Jakarta, Galery de Lamacca Art, Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, Komunitas Puisi (KoPi) Makassar, dan #kakmullbercerita.(*)

read more
1 170 171 172 173 174 202
Page 172 of 202