close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

4 Manfaat Baca Buku Sebelum Tidur yang Perlu Kamu Tahu

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Seringkali orang memiliki kesalahan persepsi bahwa membaca bukusebelum tidur akan merusak mata. Padahal hal tersebut belum tentu terjadi, apalagi jika kamu memastikan baca buku dengan kondisi ruangan yang terang.

Selain bisa menambah wawasan, membaca buku sebelum tidur juga memiliki segudang manfaat positif. Berikut manfaat membaca buku sebelum tidur yang dilansir dari myfitnesspal:

1. Mengurangi stres

Suatu studi menemukan bahwa membaca selama 30 menit dapat membuat tekanan darah dan detak jantung menjadi lebih rendah, serta dapat mengurangi tingkat stres.
Para peneliti di University of Sussex melaporkan bahwa membaca selama enam menit sebelum tidur akan mengurangi stres sebesar 68 persen dan bisa membuat lebih rileks daripada mendengarkan musik atau minum secangkir teh.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Daripada menggunakan ponsel, membaca buku jadi cara yang lebih efektif untuk membuatmu cepat tertidur.

Memainkan ponsel pada malam hari bisa membuat kecanduan, sehingga mengalami kesulitan tidur. Hal ini dikarenakan fitur yang terdapat pada ponsel begitu banyak, yang artinya kamu dapat memainkan game, menonton video, chatting, sehingga dapat mengganggu jam tidur.

3. Mengeksplorasi imajinasi

Tak masalah jika kamu suka membaca novel fiksi. Kisah-kisah fiksi sangat mempengaruhi imajinasimu. Imajinasi dapat memampukan dirimu untuk menjadi sosok yang kreatif, penuh ide, dan inovatif.

4. Mengasah rasa empati

Membaca buku dapat melatih emosi dalam dirimu. Dengan membaca buku, kamu juga bisa mempelajari berbagai jenis hubungan dan komunikasi dengan orang lain.

Peneliti Keith Oatley, PhD, yang merupakan seorang profesor di University of Toronto, menyebutkan bahwa membaca buku memiliki kesamaan dengan bermeditasi karena aktivitas keduanya dapat membuat orang-orang mengesampingkan pemikiran akan diri sendiri dan hanya berfokus pada kegiatan itu saja.

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
DaerahNews

Arsenal Juara Piala FA, Arteta: Terima Kasih Guardiola!

LANGITKU NETWORKS, London – Mikel Arteta sukses mempersembahkan Piala FA di musim perdananya menangani Arsenal. Dia tak lupa mengucapkan terima kasih buat mentornya, Pep Guardiola.

Arsenal meraih juara Piala FA usai mengalahkan Chelsea 2-1 di babak final yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020) malam WIB. The Bluessempat unggul lebih dulu melalui gol Christian Pulisic, tetapi The Gunnersmembalas via dua gol Pierre-Emerick Aubameyang yang memastikan Arsenal merengkuh trofi Piala FA ke-14 mereka sepanjang sejarah.
Pencapaian ini juga menjadi yang pertama buat Arteta sepanjang kariernya sebagai manajer Arsenal. Setelah ditunjuk sebagai juru taktik The Gunners pada Desember 2019, dia langsung mendapatkan satu piala di musim perdananya.

Melansir Opta, Arteta menjadi manajer Arsenal pertama yang bisa mendatangkan trofi buat klubnya di tahun pertama menjadi juru taktik The Gunners dalam 33 tahun terakhir. Dia menyamai prestasi yang sebelumnya diraih George Graham pada musim 1986/1987.

Tidak hanya itu, Arteta juga tercatat sebagai orang pertama yang mampu mengangkat Piala FA baik dengan berstatus kapten tim dan manajer. Sebelumnya sewaktu masih aktif bermain, dia pernah memimpin klub asal London tersebut menjadi kampiun pada 2015.

Terkait prestasinya dapat menjadi juara di musim perdana, Arteta mengaku tak bisa berada di posisinya saat ini tanpa sosok Guardiola yang telah menjadi mentornya selama tiga tahun kala dirinya masih menjadi asisten pelatih Manchester City. Pria 38 tahun itu pun tidak segan-segan mengucapkan terima kasih kepada bos The Citizens tersebut.

“Dia telah menjadi sosok kunci dalam perkembangan saya sebagai pelatih. Saya tidak akan ada di sini hari ini tanpa dirinya,” ujar Arteta seusai partai final Piala FA, dilansir dari Omnisport.

“Saya harus berterima kasih banyak kepadanya,” Arteta mengungkapkan.

source : Bayu Baskoro – detikSport

read more
DaerahNews

Hindari penularan Covid 19, Prof Rudy tidak gelar open house

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memastikan tidak menggelar open house sebagai bentuk silaturrahmi halalbihalal Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi di Kota Makassar. Menurut Prof Rudy, kendati angka penambahan orang terpapar Covid-19 cenderung menurun di Makassar, bukan pertanda sudah boleh dilakukan pelonggaran, termasuk melakukan pertemuan orang dengan jumlah yang banyak.

“Insya Allah besok saya bersama keluarga akan menunaikan Shalat Idul Adha di rumah saja, dan mengingat saat ini kita masih dalam situasi pandemi, maka kegiatan silaturrahmi secara fisik atau lazim di sebut open house tidak kami lakukan. Ini juga kami himbau kepada seluruh warga kota agar tetap selalu waspada dan hati-hati, selalu perhatikan protokol kesehatan apapun aktifitas yang kita lakukan” ujar Prof Rudy di Balaikota, Kamis (30/7/2020).

Bagi Prof Rudy, Hari Raya Idul Adha ditengah pandemi merupakan momentum kesadaran sebagai pengalaman sejarah yang mungkin tidak pernah terulang. Ia memaknai Idul Adha kali ini menjadi tonggak sejarah untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya protokol kesehatan demi menyelamatkan diri sendiri dan orang lain.

“Di momentum Idul Adha ini marilah kita berdoa dan ber-Ikhtiar bersama-sama agar kita segera terbebas dari pandemi virus ini. Kita belajar dari kesabaran dan keikhlasan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail sebagai jalan keluar bagi kita semua menuju kehidupan normal seperti sebelum wabah ini hadir ditengah-tengah kita” lanjut Rudy.(jalu)

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Walikota Prof Rudy Pilih Shalat Idul Adha di Rumah Saja

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin akan menunaikan Shalat Idul Adha di rumah bersama keluarga. Hal ini disampaikan Prof Rudy saat di konfirmasi sejumlah wartawan di Balaikota Makassar, Kamis (30/7/2020).

Menurut Prof Rudy, di masa pandemi ini Shalat Id di rumah adalah pilihan yang paling aman, baik untuk diri dan keluarganya mampun untuk orang lain.

“Insya Allah saya bersama keluarga akan menunaikan shalat Idul Adha di rumah saja. Selain untuk menjaga diri sendiri dan keluarga , Shalat dirumah juga untuk menjaga orang lain dari paparan virus” ujar Prof Rudy.

Namun meskipun akan melaksanakan Shalat Id di rumah, Prof Rudy tidak melarang warga yang ingin menunaikannya di Masjid.

“Kita sudah sampaikan ke seluruh pengurus masjid yang ingin menggelar Shalat Id agar memastikan protokol kesehatannya berjalan. Warga yang masuk area masjid harus pakai masker dan posisi antar jamaah masjid mesti di atur, demikian pula alat cuci tangan juga harus disiapkan di pintu masuk masjid” ujar Prof Rudy.

Ia juga meminta setiap jamaah membawa sajadah sendiri dari rumah agar lebih aman dari potensi penularan virus. Ditempat ini, Prof Rudy kembali meminta kepada masyarakat untuk tidak menggelar shalat Id di lapangan karena potensi penularan virus Covid-19 akan lebih besar mengingat jumlah orang yang berkumpul akan lebih banyak. Demikian pula pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan juga dianggap sulit jika Shalat Id dilaksanakan di lapangan.(jalu)

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jelang Pilwali Makassar, Prof Rudy Minta Penyelenggara Pemilu Bekerja Profesional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin meminta kepada seluruh penyelenggara Pemilu bekerja profesional agar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar berlangsung lancar, aman tanpa ada gejolak yang berarti di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan saat berlangsung rapat kordinasi kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada walikota dan wakil walikota Makassar tanggal 9 Desember 2020 di Balaikota Makassar, Rabu (29/7/2020).

“Kita harus pastikan perhelatan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar ini berlangsung damai, aman dan yang terpenting berjalan berdasarkan protokol kesehatan mengingat pesta demokrasi ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Ini tugas kita semua,khususnya penyelenggara Pemilu untuk menyiapkan secara matang agar dikemudian hari tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat” ujar Prof Rudy.

Sementara Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi mengatakan, pihaknya memiliki tantangan dalam melaksanakam tahapan pilkada di masa pendemi virus covid-19. Mengingat, banyak warga merasa khawatir dengan kehadiran petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP).

“Masih banyak warga yang menutup pintu rumahnya. Kita terus coba yakinkan warga, jika petugas kami sudah melalukan rapid test. Dan proses pencocokan data itu dilakuan dengan standar protokol  kesehatan, menggunakan masker, membawa alat tulis sendiri, sarung tangan, dan hand sanitizer,” katanya.

Ia juga melaporkan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kota Makassar saat ini sudah di angka 54 persen atau 573.917 dari total 1.048.151 Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

“Jadi target kami kelar pada 5 Agustus dari target yang diberikan KPU RI 13 Agustus mendatang. Kenapa kita mundur, supaya kita memiliki waktu untuk review kembali masalah-masalah di tingkat bawah,” jelasnya

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih menambahkan, pihaknya bersama Pemkot Makassar bakal melakukan deklarasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Agustus mendatang.

“Ini penting sekali ASN kita galang untuk melakukan sosialisasi terkait netralitas. Karena saat ini, ada beberapa ASN kita periksa terkait netralitas,” pungkasnya.(jalu)

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Atasi Kendala Pembelajaran Daring, Prof Rudy Bidik Kerjasama Provider

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin terus melakukan berbagai upaya mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran online. Menurutnya, pembelajaran online pasti akan terjadi kendala apalagi di tingkat masyarakat menengah ke bawah, terkait masalah layanan jaringan, masalah tempat, kuota internet dan lainnnya.

“Jadi pembelajaran online ini kita sudah bayangkan tantangannya, termasuk masalah infrastruktur memang masih ada kekurangan terjadi di dalamnya. Kita sedang coba carikan opsi untuk memberikan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan solusi yang terbaik,” ucap Prof Rudy Djamaluddin, Rabu, (29/7).

Prof Rudy mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan kerjasama dengan Provider terkait jaringan internet termasuk opsi lainnya akan segera dirumuskan.

“Insya Allah  semoga secepatnya ada opsi terbaik yang bisa menjadi solusi dalam pembelajaran daring ini” lanjutnya.

Ada pun opsi penggunaan dana bos kata Rudy juga merupakan kebijakan yang sangat ia respon. Sistem daring untuk kondisi saat ini adalah salah satu metode pembelajaran yang mau tidak mau harus dilakukan di tengah pandemi.

“Itu kebijakan yang bagus, karena bagaimana pun dana bos itu kan diperuntukkan untuk menunjang kelancaran proses pendidikan,” (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Dukung Kegiatan Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mendukung penuh kegiatan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di ruang kerja Gubernur, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/7).

Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur Politeknik LAN, Prof. Dr. Amir Imbaruddin, Dr. Alam Tauhid Syukur, & Dr. Najmah Politeknik LAN RI Makassar.

Prof. Heri Tahir, SH, MH, Ketua Tim TGUPP bidang Pendidikan. Dr. Syahrial, p.hd, Direktur PP-IPTEK Kemenristek/BRAN, PLT Kabid Perpustakaan Nilma, S.Sos, MM, Kabid Arsip, Drs. Patarai GS,

“Sangat setuju jika kita kembalikan kejayaan Sulawesi Selatan yang memiliki nilai sipakalebbi, sipakainge, sipakatau, kita support jika kita gotong royong soal budaya kita,” ujar Nurdin Abdullah.

Dalam pertemuan dengan panitia Festival Lontaraq, Nurdin juga berpesan jika nantinya ada kewajiban Lontaraq menjadi mata pelajaran para siswa sekolah.

“Kita harus bangga gunakan bahasa kita, malahan banyak yang bangga dengan budaya orang luar, intinya kita siap support dan Lontaraq ini bisa jadi mata pelajaran wajib nantinya,” ujarnya.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan SulSel, Mohammad Hasan Sijaya

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya, mengatakan jika selebrasi Festival Aksara Lontaraq 2020 ini akan dikemas dengan berbagai pertunjukan budaya, dan juga seni. Tak hanya itu seminar Internasional terkait Lontaraq juga akan masuk dalam agenda.

Bahkan para pembicara internasional juga terlibat didalamnya, dimana ada lima benua yang turut andil dalam kegiatan ini.

Saat ini sejumlah peserta dari mancanegara menyatakan ikut antara lain, Malasyia, Singapura, Brunei, Australia, Selandia Baru, Amerika, Iran, Afrika Selatan, Rusia, Belanda, Inggris dan tentu saja Indonesia.

Dari tanah air, sejumlah peneliti juga sudah mendaftar dari Jakarta, Bali, NTB, Sultra, Sulsel dan Sulbar.

Festival Aksara Lontaraq 2020 ini, dinilai banyak kalangan sebagai gerakan kebudayaan yang diharapkan bisa melestarikan aksara dan budaya Lontaraq, yang oleh para peneliti akan punah jika tidak dilestarikan. Acara ini adalah inisiasi dari para pemerhati lontaraq, budayawan, akademisi, yang diinisasi dan difasilitasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.(jalu)

read more
DaerahNews

Dampingi SYL, Wagub Sulsel : Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Memudahkan Pemulihan Lutra dan Wajo

LANGITKU NETWORKS, Luwu Utara – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam kunjungan kerjanya di beberapa wilayah di Sulsel, Selasa (28/7/2020). Dengan menggunakan helikopter, rombongan melakukan kunjungan pertama ini di Kabupaten Luwu Utara.

Pukul 13.43 Wita, helikopter yang ditumpanginya tiba di Bandara Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Di sana, Menteri Pertanian dan Wagub Sulsel dijemput oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

SYL bersama Andi Sudirman mengunjungi beberapa titik di Luwu Utara. Salah satunya menyerahkan bantuan kemanusiaan. Yang diserahkan oleh Menteri Pertanian kepada Bupati Luwu Utara.

Usai di Luwu Utara, dilanjutkan mengunjungi Kabupaten Wajo. SYL didampingi Wagub menyerahkan bantuan.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, bahwa kehadiran Menteri Pertanian ini merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Pusat.

“Sinergitas Pusat dan Daerah harus terjadi untuk memudahkan pemulihan Luwu Utara dan Wajo dengan semangat gotong royong,” ujar Andi Sudirman.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Sudirman, “kami tentu apresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah membantu Luwu Utara dan Wajo terutama sektor pertanian terdampak,” tuturnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy akan terapkan new normal jika masyarakat patuh protokol kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – PJ Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memberikan gambaran penerapan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru di Kota Makassar jika masyarakat sudah menjadikan protokol kesehatan sebagai suatu kebiasaan, bukan lagi suatu hal yang harus dipaksakan baru bisa dilakukan.

“Jika tren kepatuhan masyarakat sudah semakin baik, menjalankan protokol kesehatan atas kesadaran sendiri maka itulah saatnya dimana kita sudah bisa masuk ke new normal tersebut” ujar Prof Rudy kepada wartawan di rumah jabatan Walikota Makassar, Selasa (28/7/2020).

Menurut Prof Rudy, perkembangan penularan Covid-19 di Kota Makassar yang beberapa hari terakhir menunjukkan angka reproduksi efektif (Rt) di bawah satu sebaiknya jangan ditanggapi sebagai suatu tahap menuju pelonggaran yang justru berpotensi menjadi boomerang terjadinya Second Wave.

“Potensi terjadinya peningkatan kembali sangat mungkin terjadi jika kita longgarkan. Makanya kita harus lebih tegas dan hati-hati, khususnya didalam hal penerapan protokol kesehatan. Meskipun kita mensyukuri beberapa poin positif dari upaya yang dilakukan sejak perwali di berlakukan. Tingkat paparan virus menunjukkan penurunan, beberapa hari terakhir ini kita sudah memasuki level dua digit. Demikian pula jika di ukur dari indeks penularan atau nilai RT itu juga sudah menunjukkan di bawah satu” ujarnya.

Dua parameter tersebut menurut Prof Rudy menunjukkan upaya pengendalian yang dilakukan cukup memberikan dampak positif. Menurutnya momentum ini sebenarnya sebuah sinyal untuk lebih berhati-hati dan lebih tegas dan disiplin dalam menerapkan aturan Perwali 36.

“Sebentar lagi kita merayakan hari raya Idul Adha. Tentu saja kita wajib melindungi warga kita yang beribadah dari ancaman paparan virus. Makanya pelaksanaan protokol kesehatan ini yang kita fokuskan, sebaiknya shalat Id di masjid saja, jangan dilapangan karena itu bisa memicu kumpulan orang yang lebih besar dan kontrol protokol kesehatannya akan sulit. Hasil rapat dengan forkopimda kemarin, kami sepakat untuk memperpanjang pengetatan perbatasan selama satu minggu kedepan. Bagi warga Makassar yang ingin keluar kota tetap harus melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19, demikian pula sebaliknya. Kita ingin masyarakat yang ingin masuk Makassar betul-betul terbebas dari covid, demikian pula sebaliknya kita tidak ingin warga Makassar menjadi Carrier saat mudik dan membahayakan keluarga dikampung” paparnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

jelang idul adha, pemkot makassar ingatkan protokol kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar meminta kepada seluruh ummat muslim di kota Makassar agar menunaikan Shalat Idul Adha dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurat ke sejumlah pihak, baik itu organisasi Islam, toko agama, tokoh masyarakat, para Mubalig dan para pengurus masjid tentang pelaksanaan Shalat Id ditengah pandemi.

“ Kami sudah mengirim surat yang ditandatangani Pak Wali (Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin) yang ditujukan ke seluruh pihak terkait tentang pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan Shalat Id nanti. Sejumlah poin-poin yang ditekankan diantaranya jamaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah atau alat shalat masing-masing, serta menggunakan masker sejak keluar dari rumah dan selama berada di area tempat shalat” ujar Aswis Badwi di Balaikota Makassar, Selasa (28/7/2020).

Selain itu menurut Aswis, juga di himbau untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan, menggunakan sabun atau Hand sanitizer, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan, serta menjaga jarak antar jamaah minimal satu meter.

“Kita himbau untuk tidak mengikutkan shalat bagi anak-anak dan warga yang lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang mempunyai resiko tinggi terhadap Covid-19” lanjutnya.

Mantan Kabag Protokol ini juga mengingatkan agar pelaksanaan Shalat Id tahun ini tidak dilaksanakan dilapangan demi menghindari pengumpulan orang dalam jumlah besar.

“Jika dimasjid, titik kumpul jamaah tidak terlalu besar dsn lebih mudah di kontrol protokol kesehatannya” ujarnya.

Sementara itu, terkait penyelenggaraan penyembelihan hewan Qurban, Aswis menyebut sejumlah persyaratan yang harus di penuhi diantaranya pemotongan hewan Qurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

“Pada saat penyembelihan hewan Qurban kami minta agar hanya di hadiri oleh panitia dan pihak yang berqurban. Selain itu juga harus diatur pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging. Sedangkan untuk pendistribusian daging Qurban dilakukan oleh panitia ke rumah Mustahik” lanjutnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 175 176 177 178 179 192
Page 177 of 192