close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

terima bantuan sembako, Prof Rudy apresiasi kepedualian PLN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tak hanya listrik, PLN juga senantiasa wujudkan kepedulian kepada masyarakat. Melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN), PLN kembali salurkan bantuan, kali ini melalui Pemerintah Kota Makassar. Secara simbolis, penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Senior Manager Pertanahan & Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) Andi Rosdian kepada Pj. Walikota Makassar Prof Rudy Djamaludin. Berlokasi di Posko Induk Pencegahan Covid-19 Kota Makassar, Gedung Balai Mutiara, bantuan ini terdiri dari 3 ton beras, 100 paket mie instan, 300 Kg gula pasir, 290 liter minyak goreng dan 1.152 buah ikan kaleng.

“Terimakasih kami ucapkan kepada PLN selaku BUMN yang telah sangat proaktif memberikan bantuan dalam penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Sebagaimana kita ketahui, ketahanan pangan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat apalagi di masa pandemi sekarang, Insya Allah segera tersalurkan pada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Rudy Djamaludin.

Sementara itu, Andi Rosdian mengatakan bahwa dampak Pandemi Covid-19 sangat terasa bagi masyarakat secara ekonomi, oleh karena itu bantuan CSR PLN Peduli Sesama diperuntukkan bagi masyarakat Makassar yang membutuhkan pasokan bahan makanan.

“Semoga bantuan barupa sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi baik yang secara langsung maupun secara ekonomi,” jelas Andi Rosdian.

Pada kesempatan yang sama, Andi Rosdian juga meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh warga dan Pemerintah Kota Makassar terkait pembangunan 3 (tiga) jaringan transmisi yang tengah berjalan di Kota Makassar. Adapun pembangunan tersebut, yakni jaringan transmisi bertegangan 150 kiloVolt (kV) dari Punagaya (Jeneponto) sampai dengan Tanjung Bunga (Makassar), jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Kima (Maros) sampai dengan Daya Baru (Makassar) serta jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Tanjung Bunga sampai dengan Bontoala. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan lancar sehingga listrik yang andal segera dinikmati oleh segenap masyarakat Kota Daeng.

Bertajuk ‘PLN Peduli Sesama’, bantuan berupa pencegahan dan penanganan wabah pendemi Covid-19 ini juga tengah disalurkan oleh unit PLN lainnya di seluruh Indonesia. Dilaksanakan serempak pada periode Bulan Juli ini 2020, program ini bertujuan mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah air. Adapun Bantuan CSR PLN Peduli Sesama bersumber dari donasi sukarela dari insan PLN yang dikhususkan untuk untuk penanganan Covid-19.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Tinjau Pembangunan Dua Bendung di Soppeng

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi dua bendung di Kabupaten Soppeng, Senin (27/7/2020).

Yakni bendung Coppo Congki di Desa Bulu’e, Kecamatan Marioriawa dan Bendung Toddang Saloe di Desa Leworeng, Kecamatan Donri–Donri.

Diketahui, pembangunan bendung Coppo Congki ini nantinya akan memberikan manfaat yang beragam, salah satunya mencegah banjir. Sementara Bendung Toddang Saloe dalam kondisi jebol akibat banjir. Hal itu akibat bendungan tak mampu menampung debit air yang semakin tinggi. Saat ini dilakukan pembangunan untuk perbaikan bendung itu.

Kunjungan orang nomor dua di Sulsel itu dalam rangka meninjau progres pembangunan pembangunan kedua bendung itu.

Bendung Coppo Congki pembangunan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang pada Kementerian PUPR atau bersumber dari APBN. Sementara Bendung Toddang Saloe bersumber APBD Provinsi Sulsel.

Didampingi Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menuju lokasi Wagub Sulsel mengendarai mobil off-road untuk meninjau langsung kedua pembangunan bendung itu. Mengingat akses menuju bendungan di jalanan berlumpur dan licin.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, “bendung Coppo Congki adalah proyek untuk membendung sungai sehingga air dapat dimanfaatkan sebagai air baku serta potensi irigasi,” ujarnya.

Selain itu, kata Andi Sudirman, “fungsi lain dari bendung ini yakni menahan laju sedimen dan arus menuju danau Tempe untuk pendangkalan dan mencegah banjir,” jelasnya.

Di bendung Toddang Saloe, kata Wagub Sulsel, terjadi kerusakan pada spillway. Akibat kerusakan itu, masyarakat langsung berinisiatif membuat tanggul sementara. Namun respon cepat Pemprov Sulsel dalam melakukan perbaikan dalam pembangunan bendung itu.

“Bendung Toddang Saloe ini merupakan bendung existing yang rusak di spillway sehingga masyarakat membuat tanggul sementara. Kini kita sudah respon dengan kontrak perbaikan dan sudah MC 0%. Besar manfaatnya untuk sistem irigasi teknis dan sangat urgent untuk dilakukan,” bebernya.(jalu)

read more
DaerahNews

SD Negeri Borong Merayakan Hari Anak Nasional Secara Virtual

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perayaan Hari Anak Nasional (HAN), yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, tahun ini terasa berbeda. Pasalnya, tidak ada lagi panggung ekspresi di sekolah, di mana anak-anak menampilkan bakat dan kebolehannya. Meski begitu, peringatan HAN tetap berlangsung, meski dilakukan secara virtual demi memberikan keceriaan bagi anak-anak di hari istimewa ini.

Peringatan HAN 2020 bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” ini diadakan oleh SD Negeri Borong, Makassar, pada Sabtu, 25 Juli 2020. Murid-murid sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala itu membuat pentas virtual dari rumah. Karena negara kita masih dalam suasana pandemi Covid-19, dan murid-murid di rumahkan.

“Kita ingin anak-anak tetap mendapatkan perhatian dengan cara mereka diberi ruang untuk berekspresi dan menampilkan kreativitasnya,” jelas Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, saat peringatan HAN virtual dengan menggunakan aplikasi CloudX itu.

Tujuan HAN kali ini agar sekolah mengambil peran dalam kampanye mewujudkan hak anak, sesuai komitmen sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA). Untuk memotivasi anak agar tetap kreatif selama di rumah, memberi kesempatan kepada sebanyak mungkin anak tampil menunjukkan bakat dan kebolehannya. Selain itu, pentas virtual ini merupakan bagian dari adaptasi kebiasaan baru bagi sekolah, yang tak hanya melaksanakan proses belajar mengajar tapi juga kegiatan-kegiatan yang menunjang semakin majunya pendidikan.

Meski dilakukan secara virtual, tapi anak-anak tampak antusias mengikuti perayaan HAN ini. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan lagu Mars SD Negeri Borong, ciptaan Yosias Timbonga. Acara selanjutnya pembacaan ayat suci Alquran oleh Hanifa (kelas 6A) dan beberapa penampilan dari murid-murid, baik yang tampil dari rumahnya maupun di sekolah. Ada beberapa yang tampil di sekolah karena alasan akses internet, tapi tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Mereka yang tampil sebagai pengisi acara antara lain Keysa (kelas 5B) dan Zahra (kelas 3B) yang masing-masing menyanyi solo. Ada juga puisi berantai oleh empat orang anak, yang membawakan puisi “Apa Kabar Sekolahku” karya Rusdin Tompo. Pembaca puisi berantai ini masing-masing Andi Tiwi dan Andi Manda (kelas 5B), serta Icha dan Afiqah (kelas 4B). Selain itu, ada juga puisi tunggal yang diisi oleh Syahla (kelas 6A) dan Amanda Agnesia (kelas 5B).

Penampil lainnya, yakni dari ekstrakurikuler karate. Menariknya, Rizqullah Abiyyu Asyeraf (kelas 3B) menampilkan kebolehan memperagakan jurus bela diri karatenya di atas rumahnya. Bakat lain yang ditampilkan adalah dari ekstrakurikuker Pramuka, yang diwakili oleh Andi Tiwi, Rivana, Rahma, dan Nayla. Anak-anak mengaku senang bisa tampil meski tidak ada penonton di depannya yang dilihat secara langsung.

Pemerhati isu-isu anak, Rusdin Tompo, yang mengikuti acara itu secara virtual mengapresiasi kegiatan HAN ini. Menurutnya, meski anak-anak tidak tampil di Panggung Ekspresi, yang ada di halaman sekolah, tapi tidak mengurangi makna peringatan ini. Kondisi pandemi Covid-19 justru jadi tantangan untuk kita tetap memperhatikan pemenuhan hak-hak anak dan aspek perlindungan anak lainnya.

“Peringatan HAN secara virtual ini adalah momen bagi kita untuk tetap peduli akan nasib anak-anak kita, sebagai generasi masa depan bangsa,” pesannya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy perpanjang pergerakan antar wilayah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memperpanjang penerapan Pembatasan Pergerakan lintas Wilayah selama satu minggu ke depan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya lonjakan penyebaran virus Covid-19 menyusul tingginya tingkat pergerakan warga jelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Hari Kamis, 31 Juli 2020.

Menurut Prof Rudy, pihaknya ingin menjaga proses pelaksanaan ibadah Shalat Id secara aman dengan memaksimalkan penerapan protokol kesehatan.

“Jelang Idul Adha, biasanya tingkat pergerakan warga akan bertambah. Makanya kita ingin menjaga keselamatan warga kita dari paparan Covid-19 dengan tetap memperketat pergerakan antar wilayah. Pada dasarnya kita tidak melarang mudik, namun yang ingin keluar Makassar agar mempersiapkan surat keterangan bebas Covid-19, demikian pula sebaliknya. Tujuan kita tidak untuk menyulitkan warga, tapi ingin meminimalisir potensi penyebaran virus, termasuk pada saat momentum pelaksanaan shalat Id nanti” ujar Rudy saat memimpin rapat koordinasi Evaluasi penerapan Perwali Nomor 36 Tahun 2020 di Posko Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel, Senin (27/7/2020).

Dalam rapat evaluasi tersebut, Prof Rudy memaparkan sejumlah tren positif berdasarkan parameter dari tim epidemiologi.

“Alhamdulillah, dari laporan tim epidemiologi, angka penambahan positif Covid sejak sepuluh hari terakhir selalu dibawah angka tiga digit, atau selalu dibawah angka seratus. Bahkan kemarin angkanya sisa 60 tambahan positif, sebelumnya juga 60, sempat melonjak 73, dan malah pernah hanya 35. Jika di rata-ratakan angka perharinya itu 50 orang positif sejak sepuluh hari terakhir. Demikian pula angka kecepatan peningkatan Reproduksi Efektif (Rt) Virus yang sejak beberapa hari ini berada di bawah angka satu” ujar Prof Rudy.

Menurutnya, perkembangan yang menggembirakan itu tidak boleh membuat semua pihak eforia dan lengah, karena potensi terjadinya Second Wave sangat memungkinkan terjadi jika pengawasan di kendorkan.

“Momentum ini harus kita jaga dengan tetap memassifkan edukasi kepada masyarakat kita. Kita ingin protokol kesehatan bukan lagi sesuatu yang harus dipaksakan, tapi sudah dianggap sebagai kebutuhan, hingga menjadi kebiasaan di tengah masyarakat kita. Termasuk juga pelaksanaan Idul Adha yang sebentar lagi kita rayakan bersama. Demi menjaga momentum, dan juga demi keselamatan semuanya, kita sudah rekomendasikan agar shalat Id tidak dilaksanakan di lapangan terbuka agar titik kumpulnya tidak terlalu besar. Kita juga sudah minta ke seluruh camat untuk mengidentifikasi masjid-masjid yang akan menggelar Shalat Id untuk dipastikan protokol kesehatannya berjalan” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Dandim 1408/BS, Kolonel KAv Dwi Irbaya menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Pemkot Makassar memperpanjang pembatasan perbatasan antar wilayah mulai 28 Juli sampai 3 Agustus mendatang.

Menurutnya, membentuk kebiasaan masyarakat akan protokol kesehatan tidak bisa instan dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk itu, dirinya siap menurunkan dan menambah anggotanya untuk memassifkan pengawasan protokol kesehatan Covid-19.
“Kita sepakat dan mendukung penuh rencana perpanjangan pengawasan di perbatasan demi menjaga tren yang baik ini. Termasuk juga tetap mendorong ekonomi masyarakat tetap berjalan. Mata pencaharian warga kita harus tetap berjalan meskipun tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Musim lebaran haji ini adalah tantangan kita, semoga saja masyarakat kita tetap patuh menjalankan ibadah dengan mengedepankan protokol kesehatan” papar Dwi Irbaya Sandra.
Dukungan serupa juga disampaikan Wakapolrestabes Makassar AKBP Asep Marsel Suherman yang meminta kegiatan patroli satgas kecamatan diperbanyak.
“Kita berharap kordinasi kita lebih kuat kebawah. Seluruh camat koordinasi dengan kapolsek dan dandramil, dan lebih banyak lagi check point-nya. Misalnya dalam sehari tiga kali patroli, kini ditambah menjadi tujuh kali patroli. Aturan harus kita pertebal. Apalagi menyambut hari raya,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jalin Kerjasama, Jepang Akan Bantu Makassar Terkait Kesehatan, Keamanan dan Transportasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Jepang akan membantu Kota Makassar dalam meningkatkan infrastruktur layanan bidang Kesehatan, keamanan dan transportasi. Hal ini terungkap saat berlangsung bertemuan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi di Gedung Balaikota Makassar, Senin (27/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan sejumlah sektor yang paling prioritas untuk dikerjasamakan dalam meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sistem yang lebih cerdas, sehingga warga kota lebih mudah mengakses setiap layanan publik yang disiapkan.

“Hari ini kita bertemu dengan Pak Miyakawa dan membicarakan sejumlah hal terkait kondisi layanan publik di Makassar. Dari sejumlah item pengembangan Smart City yang sudah berjalan, kita akan fokuskan pada tiga sektor, yakni kesehatan, keamanan dan juga transportasi cerdas. Insya Allah, semoga saja ini menjadi solusi cerdas untuk menjawab kebutuhan layanan publik di Kota Makassar” ujar Prof Rudy dalam pertemuan tersebut.


Seperti yang kita ketahui bersama, Pada 27 Februari 2020 yang lalu telah diadakan Konferensi Smart City di Makassar oleh Japan Association Smart Cities in ASEAN (JASCA). Konferensi tersebut dihadiri sekitar 50 orang perwakilan dari sekitar 20 perusahaan asal Jepang. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, baru/baru ini diadakan konferensi lanjutan via daring yang di ikuti langsung oleh Prof Rudy bersama sejumlah stakholder Jepang.

“Hari ini saya sengaja datang menemui Pak Walikota Makassar sebagai tindak lanjut dari pertemuan virtual beberapa waktu lalu. Beliau memberikan banyak penjelasan tentang sistem monitoring serta melihat langsung fasilitas-fasilitas yang sudah tersedia. Tujuan kunjungan ini untuk menjajaki salah satu kemungkinan kerjasama dengan pihak perusahaan Jepang” ujar Miyakawa Katsutoshi kepada wartawan.

Dikatakan bahwa hasil kunjungan ini akan disampaikan ke pihak JASCA dan diharapkan dapat dibahas lebih lanjut untuk lebih memperkuat kerjasama yang akan dilakukan.

“Semoga kerjasama Jepang – Makassar di bidang Smart City bisa terlaksana dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di ASEAN kedepannya” lanjutnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Launching Gerakan Korporasi Penanaman Jagung di Sidrap

LANGITKU NETWORKS, Sidrap – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri launching gerakan korporasi penanaman jagung di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Minggu (26/7/2020).

Dengan tema “Penguatan kelembagaan pemuda dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejehteraan petani” diharap gerakan ini dapat mendorong pemuda untuk mengembangkan pertanian. Wagub Sulsel dalam sambutannya mengatakan bahwa Pilot project ini merupakan tindak lanjut dari Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani.

“Gerakan ini mengamanatkan agar percepatan pengembangan kawasan dilakukan melalui kegiatan percontohan,” katanya.

Kunci sukses kegiatan percontohan adalah kuatnya kelembagaan ekonomi petani untuk mengelola bisnis usahatani secara berkelanjutan dan untuk meningkatkan kualitas produksi.

“Pemuda akan melakukan pembinaan dan pendampingan petani guna meningkatkan kualitas produksi, pembinaan dalam pengelolaan kelembagaan ekonomi petani, fasilitasi alat dan mesin pra panen, pasca panen dan pengolahan, serta pembukaan akses terhadap modal dan pemasaran,” jelasnya.

“Kunci keberhasilan pilot project ini adalah kelembagaan petani,” tegasnya

Turut hadir dalam kegiatan launching tersebut, Wakil Bupati Sidenreng Rappang bersama para tokoh masyarakat, dan Petani Sidenreng Rappang.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam kesempatan bertemu masyarakat menyempatkan diri berdiskusi bersama masyarakat dan petani, membahas mengenai permasalahan yang ada di lapangan.(jalu)

read more
DaerahNews

PJ Walikota Makassar Apresiasi Bos CT Corp Hibahkan Lahan untuk Proyek Jalan Metro

LANGITKU NETWORKS, Makassar – PJ Wali Kota (Walkot) Makassar Rudy Jamaluddin mengapresiasi komitmen pengusaha dalam mendukung percepatan pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga, yang merupakan salah satu landmark baru kota Makassar.

Apresiasi tersebut untuk Bos CT Corp Chaerul Tanjung yang telah berkomitmen menghibahkan lahannya demi mempercepat pembangunan Jalan Metro Tanjung Bunga.

Menurut Rudy Jamaluddin, komitmen pengusaha tersebut yang sukarela menghibahkan lahannya dalam mendukung percepatan pembangunan jalan menjadi ikon baru kota Makassar tentunya patut diapresiasi, karena tentunya ini akan mempercepat proses pengerjaannya nanti. Apalagi, dipastikan tidak lagi dialokasikan anggaran untuk ganti rugi lahan sehingga ada efisiensi anggaran.

“Alhamdulillah, respon baik pemilik yang lahannya terkena pelebaran jalan sangat baik. Utamanya, sejumlah pengusaha yang memiliki lahan pada lokasi pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga. Dimana, mereka mau menghibahkan lahannya tanpa minta ganti rugi,”ujarnya, saat dihubungi, kemarin.

Dia menjelaskan, di lokasi lahan tersebut ada beberapa pemilik lahan dan sudah dilakukan kordinasi. Termasuk lahan milik GMTD dan beberapa lahan milik pribadi lainnya.

“Salah satu upaya pendekatan yang dilakukan dengan berkordinasi ke Pak Chaerul Tanjung, bersyukur beliau berkomitmen ingin mendukung program pemerintah dalam upaya pelabaran jalan tersebut,” terangnya.

Demikian pula GMTD yang juga berkomitmen untuk mendukung program pelebaran jalan demi menghadirkan ikon baru kota Makassar. Rudy menuturkan, tentunya jika proyek ini kelar, bisa dipastikan manfaatnya tidak saja bagi warga Makassar selaku pengguna jalan. Tapi juga, sejumlah usaha yang ada disekitarnya semakin berkembang. Sebab, hadirnya ikon baru ini akan memberikan nilai ekonomis yang akan meningkat signifikan.

“Saya yakin dan percaya, pemilik lahan sepanjang jalan akan menghibahkan pelebaran karena selain melahirkan ikon baru juga menghadirkan sejumlah aktifitas baru pula,” jelasnya.

Seperti, nantinya disana bisa dilakukan aktifitas Car free Day, tempat rekreasi serta kegiatan publik lainnya.

“Tahap awal rencana akan dibangun sepanjang 2 kilo meter (km), terdiri dari Pedestrian, jalan dengan lebar 50 meter dan ampiteater di danau samping GTC, dengan total anggaran Rp127 miliar,” tuturnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, kata Rudy, saat ini tengah dilakukan proses lelang dan diharapkan bisa segera rampung dan dimulai pengerjaannya pada awal September.

“Insha Allah, jika tak ada halangan awal September dilakukan Ground Breaking pelebarannya,” tuturnya.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Launching Buku Rahman Rumaday dihadiri sejumlah Anggota DPRD

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Launching Buku Perpustakaan Lorong Kelurahan Parang Tambung karya Rahman Rumaday Maman Abdurahman Rumadai terlihat sangat istimewa. Selain dihadiri Ketua Fraksi PKS DPRD Sul-Sel, Sri Rahmi atau yang biasa disapa Bunda Sri Rahmi yang didaulat sebagai narasumber juga dihadiri anggota DPRD Sul-Sel termuda, Ismail Bachtiar dan anggota DPRD Kota Makassar, Ahmad Faruq. Launching Buku dibuka dengan resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus sebagai keynote speaker, Moh. Hasan di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan Lt. II, Kamis (23/07).

Selain Bunda Sri Rahmi ada Reny Putri Harapan Rani dari unsur media yang juga Direktur Utama media online arlisakadepolicnews.com. Tulus Wulan Juni dari unsur Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar dan Rusdin Tompo sebagai editor buku. Acara ini hanya diikuti peserta terbatas sesuai protokol kesehatan. Panitia hanya menyiapkan 35 kursi yang rata-rata diisi dari kalangan pustakawan, pegiat Literasi, komunitas dan calon-calon penulis muda.

Kehadiran anggota DPRD merupakan bentuk dukungan atas kegiatan Literasi yang telah dilakukan oleh masyarakat melalui sarana Perpustakaan. Bunda Sri Rahmi dan Ahmad Faruq mengakui dan masih mengingat jasa Perpustakaan yang sangat membantu kemampuannya dirinya saat ini termasuk bisa membuat buku karena menurut Bunda Sri, kita bisa menulis jika kita telah banyak membaca. Saat kecil Bunda Sri selalu membaca buku di mobil perpustakaan keliling. “Mobil Perpusling selalu parkir didepan rumahku, mengapa ya selalu parkir didepan rumahku, mungkin saya pelanggan tetapnya”, ungkapnya. “Bahkan semua buku di mobil tersebut telah habis saya baca semuanya dan yang membuat saya heran mengapa buku-bukunya itu-itu terus dan tidak diganti-ganti oleh pemerintah”, terangnya.

Tulus Wulan Juni selaku Pustakawan mengapresiasi atas terbitnya buku Perpustakaan Lorong. Buku yang diadopsi dari penelitian ini selain sebagai jejak rekam sejarah awal berdirinya Perpustakaan lorong juga menjadi inspirasi bagi masyarakat tentang pentingnya keberadaan Perpustakaan untuk pemberdayaan masyarakat. Tulus mengusulkan agar Perpustakaan Lorong yang berbasis masyarakat di RT dan RW ini dibawah tanggung jawab Kelurahan agar nantinya tetap berkelanjutan dan jangan lupa melaporkan keberadaannya kepada Perpustakaan Nasional melalui pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) serta melaporkan ke Pembina Perpustakaan yang ada di daerah yakni Dinas Perpustakaannya.

Rusdin Tompo selaku editor mengaku senang dengan hadirnya buku ini terlebih hadirnya para anggota DPRD. Harapannya agar kehadiran Perpustakaan Lorong mendapatkan dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun legislatif sebagai upaya mendukung pengembangan dan penguatan gerakan literasi di masyarakat. Hal senada juga diungkapkan oleh Reny dari unsur media bahwa kegiatan literasi adalah kerja bersama dan telah digaungkan oleh Perpustakaan Nasional RI.

Penulis Buku, Rahman Rumaday yang juga founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) mengaku sangat senang atas launching buku pertamanya yang mendapatkan respon dari berbagai pihak. Ia menjadi bersemangat untuk menulis dan menggiatkan literasi di masyarakat karena bagi dirinya Literasi adalah tanggung jawabnya untuk ikut mengawal dan melaksanakan amanah Undang-Undang Dasar 1945 yakni Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.(jalu)

read more
DaerahNews

Di Hari Anak, Liza Serahkan Karyanya ke Perpustakaan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sitti Narwastu Journaliza Daeng Ratu atau disapa Liza dengan didampingi Ibundanya, Dian Muhtadiah Hamna menyerahkan karyanya ke Dinas Perpustakaan Makassar yang diterima langsung oleh Pustakawan, Tulus Wulan Juni di ruang kerjanya, Kamis (23/07). Buku cerpen berjudul Baju Koko Ahmad adalah buku pertamanya yang hari ini diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2020.

Buku setebal 126 halaman ini memuat 10 cerita pendek yakni tentang Baju Koko Ahmad, Belajar Menabung, Jerawat Palsu, Juara Kelas, Si Miskin Jadi Penulis, Kejutan di Kolam Renang, Market Day, Noda di Baju Arif, Rahasia Gigi Sehatku dan No! Rayakan Tahun Baru. Liza yang saat ini duduk di kelas VI SDIT Wahdah Islamiyah Makassar memiliki hobi membaca dan menulis. Berkat hobinya yang banyak membaca itu, Liza juga dinobatkan sebagai Duta Baca Pelajar Tingkat SD se-Kota Makassar yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar untuk periode tahun 2019-2020.

Pembuatan buku ini merupakan bagian program Liza sebagai Duta Baca Pelajar untuk memberi motivasi diri sendiri dan juga kepada teman-teman seusianya. Selain membuat buku Liza juga membuat program mendirikan Perpustakaan pribadi yang dapat diakses gratis oleh teman-teman di sekitar rumah tempat tinggalnya. Nama Perpustakaannya adalah Perpustakaan “GOSIP” atau akronim dari Generasi Orang Suka Inspirasi Pustaka.

Pustakawan, Tulus Wulan Juni sangat bangga kepada Liza karena masih kecil mampu menghasilkan sebuah tulisan. Sebagai figur pelajar teladan, Liza juga telah membuktikan amanahnya sebagai Duta Baca Pelajar yang bisa memberi inspirasi kepada pelajar lain dan membantu Dinas Perpustakaan Kota Makassar mengkampanyekan kegemaran membaca di masyarakat khususnya kepada para pelajar.

Tunggu cerita Liza di program Sobat “Anak Muda Berkarya Bersama Perpustakaan” (AMBYAR) dipandu Yuna Munadian Yunadia yang akan tayang di Channel YouTube. Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2020. Terus berkarya Anak Muda Harapan Bangsa.(jalu)

read more
DaerahNews

Guru-guru SDN KoSamJa Buat Buku Pengalaman PJJ Selama Pandemi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Buku adalah kenangan terbaik menyimpan sebuah pembelajaran bagi seorang guru. Apalagi buku dan guru sulit dipisahkan. Menyebut guru, kita akan diingatkan pada buku-buku pelajaran, bacaan aktivitas pembelajaran yang terkait dengan buku. Menyebut buku, kita akan diingatkan pada pengalaman belajar di sekolah, yang lagi-lagi tak bisa lepas dari buku.

Buku tak hanya berisi rumus dan teori, tapi juga menyimpan catatan, perasaan dan kisah-kisah sarat pembelajaran dan inspirasi. Sayangnya, masih kurang kita temukan kisah-kisah hidup para guru yang ditulis oleh guru itu sendiri. Meski telah banyak gerakan literasi yang memotivasi guru untuk menulis, selalu saja tak mudah untuk memulainya. Padahal kisah para guru, apalagi selama masa pandemi Covid-19, penuh warna, penuh dinamika.

Itulah mengapa, Kepala SD Negeri Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati, S.Pd, terus mendorong gurunya agar berani menuangkan pikiran, perasaan dan gagasannya dalam bentuk buku. Walaupun dia mengakui, dirinya pun berproses bersama guru-gurunya itu agar bisa menelurkan buku.

Fahmawati mengemukakan hal itu di sela-sela Pelatihan Menulis, yang diadakan di sekolahnya, di Jalan Baji Gau, Makassar, Rabu, 8 Juli 2020. Pelatihan dengan peserta guru-guru dari sekolah yang namanya biasa disingkat KoSamJa itu, keluarannya nanti berupa buku. Pelatihan ini mengundang Rusdin Tompo, sebagai narasumber sekaligus orang yang nanti menjadi editor buku.

“Jadi nanti guru-guru kami akan menulis pengalamannya memberikan pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19,” kata Fahmawati.

Tulisan dari para guru selama murid-murid dirumahkan sehingga dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu akan dikumpul jadi satu bunga rampai. Dikatakan, ada banyak kisah dan cerita yang menunjukkan dedikasi para guru sebagai pendidik.

Pada saat pelatihan, Rusdin Tompo, yang memang merupakan penulis dan editor buku itu lebih banyak berbagi pengalaman dan memberi kiat praktis. Ia juga memberi motivasi agar guru tak ragu menulis, termasuk menulis buku. Ia meyakini ada banyak pengalaman, pembelajaran dan pandangan-pandangan guru yang sangat layak ditulis dan dibukukan.

Sri wahyuningsih Naim, S.Pd dalam sesi tanya jawab mengajukan pertanyaan, bagaimana kalau tulisannya baru sedikit ditulis dan kemudian tersimpan begitu saja. Menurut Rusdin, tulisan belum jadi atau setengah jadi, tetap masih bisa dilanjutkan. Tulisan-tulisan seperti itu anggap saja sebagai modal, tabungan, atau bahan dasar untuk dikembangkan jadi tulisan.

Lain lagi yang ditanyakan Iswati, S.Pd. Ibu guru yang suka bernyanyi ini bertanya, apakah jika seseorang mampu menulis kosakata yang banyak maka ia berpotensi menjadi penulis? Pertanyaan ini diajukan setelah games menyambung kata yang dilakukan peserta. Rusdin Tompo menjelaskan, memiliki perbendaharan kata yang banyak bisa jadi awal bagi seseorang untuk bisa menulis. Karena dengan banyak stok kata maka tentu saat menulis dia tidak kesulitan membuat kalimat atau punya banyak pilihan diksi.

Pelatihan dengan kelas kecil ini rupanya cukup interaktif. Peserta tampaknya berupaya mendapatkan tips-tips praktis dari narasumber yang sudah menulis dan menjadi editor puluhan buku dengan ragam genre itu. Salah satu yang juga didiskusikan adalah bagaimana mengatasi kemandekan saat menulis.

“Bagaimana cara mengatasi moody saat menulis,” tanya Irwan Ali, S.Pd, guru kelas IVB yang ikut dalam pelatihan hari itu.

Rusdin Tompo kemudian berbagi pengalaman cara mengatasi semangat menulis yang drop. Katanya, ia biasa membaca tulisan-tulisan pendek dan ringan, yang habis sekali baca, seperti puisi atau artikel. Selain itu, ia biasa juga me-refresh diri dengan jalan-jalan ke toko buku atau bersilaturahmi dengan temannya di warkop atau kafe sembari berdiskusi tentang kepenulisan dan perbukuan.

“Tentu masing-masing orang punya cara sendiri untuk men-treatment dirinya agar kembali semangat menulis,” pungkas mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan itu.(*)

read more
1 176 177 178 179 180 192
Page 178 of 192