close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Sekprov Sulsel Menerima Kunjungan Kerja DPD RI

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani berharap Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI dapat ikut membantu penyelesaian pembangunan infrastruktur yang ada di Sulsel.

Hal ini disampaikan Sekprov Sulsel saat menerima rombongan Komite ll DPD RI di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) kantor Gubernur Sulsel, Senin, 22/3.

Abdul Hayat Gani Mengaku percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur menjadi sangat penting sehingga dapat menstimulus perekonomian daerah.

“Pembangunan infrastruktur menjadi sangat penting sehingga dapat menstimulus perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan terdapat tiga infrastruktur strategis yang telah diresmikan oleh bapak presiden RI yakni Bandara Tana Toraja, Kolam Regulasi Nipa-nipa, dan Jalan Tol Layang AP Pettarani.

“Tentu ini menjadi bukti nyata kita bersama dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ucapnya

Pemprov Sulsel telah berupaya meningkatkan daya saing sumber daya yang dimiliki. Dalam hal ini dalam peningkatkan inovasi percepatan pembangunan melalui program unggulan dan strategis. Ini untuk mewujudkan visi Plt Gubernur Sulsel inovatif, produktif, kompetitif, inklusif dan berkarakter.

Dalam mewujudkan visi tersebut, Abdul Hayat mengatakan, bahwa khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur diimplementasikan ke dalam misi. Yaitu, peningkatan infrastruktur yang berkualitas dan fleksibel serta pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif.

“Kedua misi ini menjadi prioritas dengan proporsi program dan kegiatan cukup besar dalam pelaksanaan RPJMD 2018-2023,” pungkasnya.

Ia menambahkan dengan kunjungan kerja DPD RI akan semakin mengakselerasi pembangunan di Sulsel.

“Semoga kunker ini dapat bermanfaat dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur. Serta peningkatan peran BUMN terhadap akselerasi pembangunan daerah,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Tim Komite II DPD RI, Hasan Basri menyampaikan, beberapa hal terkait permasalahan di sektor jalan di Provinsi Sulsel.

“Pertama, yakni permasalahan listrik dimana, masih terdapat di Kabupaten Sinjai hingga sekarang ini belum dialiri listrik. Kedua, masalah produksi gula yang hingga saat ini masih belum mencukupi kebutuhan produksi gula di Sulsel, dan yang ketiga adalah permasalahan jalan poros Pattallassang Poros-Malino yang berlubang (rusak) sehingga dapat mengancam nyawa pengendara yang melintas,” ungkapnya.

Hasan Basri menambahkan bahwa tujuan kunker ini adalah menangani kegiatan program-program yang ada di Republik Indonesia.

“Untuk wilayah Sulsel akan meninjau langsung sejauh mana perkembangan pelaksanaan tentang Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 Tentang BUMN atau BUMD, termasuk akan meninjau program strategis Sulsel yakni pembangunan Makassar New Port (MNP).sebagai bahan hasil pengawasan pembangunan di Sulsel,” pungkasnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Andi Hasdullah Menerima Penghargaan Inspiring Professional and Leadership Award 2021

LANGITKU NETWORKS, Surabaya – Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH), Sulawesi Selatan (Sulsel), Ir. H. Andi Hasdullah, M.Si. mendapat penghargaan Inspiring Professional and Leadership Award 2021 dari Award Magazine.di Hotel Marriot Surabaya, Jumat (19/03).

H.Andi Hasdullah,M.Si.mengungkapkan rasa terimakasihnya pada Indonesia Award Magazine yang telah menganugerahinya penghargaan Inspiring Professional and Leadership Award 2021.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerhati independen Indonesia Magazine Award dengan jurinya yang berintegritas,” ujar Andi Hasdullah.

Menurut Andi Hasdullah, tidak banyak orang yang terpilih untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut. Alasannya, karena kriterianya sangat ketat dan juga berskala nasional.

“Penghargaan ini semakin memberi motivasi kerja lebih baik lagi, Jadi, saya harus bisa menjaganya. Saya juga berharap, penghargaan ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak pihak termasuk putera puteri saya. Dan saya berharap bisa menjadi terladan bagi mereka. Sungguh, ini sebuah kehormatan tersendiri bagi saya,” ujar Andi Hasdullah.

Tak lupa, Andi Hasdullah juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, mitra kerja, termasuk media yang selama ini terus bersinergi untuk kemajuan daerah dan masyarakat.

“Salam sehat dan sukses selalu untuk semua,” pungkasnya.

 

 

 

source : sulselprov

read more
NasionalNews

Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Pagi Ini

LANGITKU NETWORKS, Yogyakarta – Gunung Merapi masih menampakkan aktivitas vulkanik. Berdasarkan laporan pengamatan aktivitas selama 6 jam pada Senin (22/3) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, teramati 2 kali luncuran awan panas.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Gelologi (BPPTKG) Hanik Humaida menjelaskan luncuran awan panas terjadi pada pukul 02.03 dan 05.11 WIB.

“Awan panas tercatat dengan amplitudo maksimal 48 milimeter dan durasi 150 detik. Jarak luncur maksimal 1,5 kilometer ke arah barat daya,” kata Hanik dalam keterangannya, Senin (22/3/2021).

Selain itu, dalam periode tersebut teramati juga 5 kali guguran lava pijar yang juga mengarah ke barat daya.

“Teramati 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya. Baik guguran lava maupun awan panas terdapat jejak yang arahnya ke Kali Krasak, Boyong, Bebeng, Sat di sisi barat daya,” jelasnya.

Lebih lanjut, BPPTKG juga mencatat kegempaan Gunung Merapi sebanyak 35 kali gempa guguran dan 3 kali gempa fase banyak.

Untuk potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila Gunung Merapi terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

 

 

 

 

source : detikNews

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Pertegas Komitmennya Merampungkan Masjid 99 Kubah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima Tim Kaukus Masjid 99 Kubah di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, di Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Senin (15/3/2021).

Bendahara Tim Kaukus Masjid 99 Kubah Dr Sakka Pati mengaku pertemuan tersebut membahas kelanjutan proses pembangunan Masjid 99 Kubah.

“Kita menyampaikan permohonan permintaan teman-teman apakah memungkinkan Masjid ini digunakan sebelum ramadhan atau digunakan sebelum selesai (Pembangunannya),” jelasnya.

Hanya saja untuk proses perampungan masjid tersebut, kata Sakka Pati, akan dilakukan secara bertahap. Bahkan, Sakka Pati menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi untuk bisa segera mengerjakan atau merampungkan tahapan pembangunan masjid tersebut.

“Jadi kita tunggu saja, proses tendernya sudah berjalan tinggal menunggu, dan kita sabar menunggu sampai selesai untuk menggunakan masjid,” ucapnya.

Sakka Pati menuturkan, pihaknya yakin Pemerintah bisa merampungkan pembangunan Masjid 99 Kubah, karena Plt Gubernur berkomitmen untuk segera merampungkan masjid tersebut.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mendukung semua pihak yang menginginkan agar masjid tersebut bisa segera digunakan. Hanya saja, proses tendernya masih berjalan.

“Yang pasti komitmen kita pembangunan masjid ini akan tetap kita lanjutkan. Jadi sabar dulu ya. Harapan kita tentu semua sama. Sama-sama ingin segera menjalankan ibadah di masjid tersebut,” jelasnya.

Tim Kaukus Masjid 99 Kubah yang hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Ketua Tim, Hasrullah, Bendahara, Sakka Pati, dan anggota Tim Arqam Azikin.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur: Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

LANGITKU Networks, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, memimpin rapat pimpinan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam agenda Coffee Morning, di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/3/2021).

Dalam rapat tersebut, percepatan Infrastruktur menjadi salah satu prioritas yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu.

Andi Sudirman menyampaikan agar infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas pemerintah sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

“Jalan dan jembatan kita kencangkan, termasuk Toraja. kita anggaran tahun ini kita gelontorkan dana sebesar sekitar Rp421 M kita tuntaskan semua, termasuk pokok dan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” ucapnya.

Program strategis di wilayah lain, kata Andi Sudirman, anggaran untuk semua kabupaten merata. “Saya bilang bahwa jalan jembatan harus tetap kencang sesuai program prioritas pertama, termasuk Seko juga kita tetap lanjutkan beberapa puluh miliar tahun ini juga mudah-mudahan tidak ada persoalan,” ungkapnya.

Tidak hanya Toraja, Plt Gubernur mengungkapkan, pembangunan wilayah Luwu raya, Bosowasi, Ajatappareng dan wilayah selatan juga menjadi pembahasan dalam Coffee Morning.

Andi Sudirman menjelaskan, percepatan pembangunan dengan fokus pada Infrastruktur jalan dan jembatan telah menjadi komitmennya bersama Gubernur non aktif Nurdin Abdullah dalam menjalankan pemerintahan di Sulawesi Selatan.

Untuk itu, lanjut Plt Gubernur, seluruh OPD bisa memaksimalkan programnya dalam refocusing anggaran.

“Program prioritas pembangunan jalan dan jembatan juga menjadi upaya kami menindaklanjuti prorgram Pemulihan Ekonomi Nasional,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Banjir Makassar, Plt Gub: Ayo Turun Sama-sama Selesaikan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, meninjau pengerukan Sungai Balangturungang Daya, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Ahad (14/3/2021).

Peninjauan tersebut sebagai bentuk penanganan masalah banjir yang kerap terjadi di beberapa titik di kota Makassar, akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Selain meninjau, Plt Gubernur sekaligus duduk bersama dengan Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Adenan Rasyid membahas upaya antisipasi untuk penanganan banjir di Makassar.

Dari peninjauan tersebut, Andi Sudirman mengungkapkan salah satu penyebab terjadinya banjir akibat luapan sungai, dikarenakan adanya penyumbatan aliran sungai di jembatan dan penutupan saluran yang dilakukan pihak developer perumahan.

“Ada bottle neck di jembatan oleh betonisasi sehingga menyumbat aliran, juga terdapat jembatan dan penutupan saluran oleh developer perumahan serta aliran sungai tallo membelah kota menghalangi anak sungai ketika meluap dan tertahan air pasang saat hujan,” jelasnya.

Untuk itu, kata Plt Gubernur, butuh aksi normalisasi saluran dengan membongkar bottle neck beton dan jembatan penyempit, tanggul sungai, dan dibutuhkan penambahan kolam regulasi untuk menekan volume aliran serta mereduksi dampak banjir ke sekitar.

Dengan demikian, Plt Gubernur mengajak seluruh stakeholder untuk turun bersama-sama menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Makassar.

“Saya yakin dengan semangat kerjasama kita mampu menyelesaikan permasalahan banjir di kota Makassar kedepannya. Insya Allah,” tegasnya.

Sementara itu, BBWS Pompengan Jeneberang tengah melakukan upaya penanganan banjir dengan kembali melakukan pembersihan tanaman liar, sekaligus melakukan penggalian untuk menormalkan arus sungai.

“Tadi alat kita sudah mulai bekerja. Insya Allah target kita satu bulan untuk membersihkan ruas yang sudah kita tentukan. Ada beberapa bangunan yang menghambat aliran dan kita sudah minta aparat pemerintah setempat untuk membantu mengaturnya,” jelasnya.

Adenan menuturkan pembersihan arus sungai yang dikerjakan kali ini, adalah pengerjaan sisi lain jembatan Daya dari sisi lainnya yang sebelumnya sudah dikerjakan pada bulan lalu.

Salah seorang warga Kelurahan Daya Safaruddin menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Plt Gubernur yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat terkait dengan upaya pemerintah dalam menangani persoalan banjir di wilayah tersebut.

Safaruddin menjelaskan, Pemerintah Provinsi sebelumnya sudah melakukan pembersihan sebagian sisi sungai Balangturungang yang dampaknya dapat meminimalisir volume air yang menggenangi rumah warga.

“Dampak pembersihan sungai yang lalu itu sangat kami rasakan. Alhamdulillah dampaknya, valume banjir sudah berkurang dulunya banjir setinggi satu meter setengah, dan sekarang sudah turun seperduanya,” ungkapnya.

Bahkan, kata Safaruddin, sebelum dilakukan pengerukan sungai masyarakat harus menghadapi banjir selama sepekan, sementara setelah pengerukan masyarakat berhadapan dengan banjir paling lama dua hari.

Safaruddin pun berharap dengan dilakukannya pengerukan sisi lain sungai tersebut, semakin banyak masyarakat yang bisa terbebas dari masalah banjir.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Mahyajatul Qurra’ Takalar

LANGITKU NETWORKS, Takalar– Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang, di Kabupaten Takalar, Ahad (14/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan H. Khaeroni, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Muhammad Ali Ramdhani, dan Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Menurutnya hadirnya pesantren ini merupakan salah satu bentuk program pencegahan dini radikalisme.

“Jadi itu penting sekali bagaimana pencegahan dini terhadap radikalisme. Dengan melakukan itu Insha Allah kita membentuk karakter anak kita yang bagus akhlaknya, punya imun untuk anti radikalisme sehingga kedepan kita bisa menjadi penerus bangsa yang bebas dari paham-paham yang menyimpang,” tegasnya kepada awak media.

Plt Gubernur berharap melalui pesantren, Sulawesi Selatan bisa melahirkan generasi yang lebih baik dan Islami.

“Karena modal investasi kita adalah SDM (Sumber Daya Manusia),” tegasnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Khaeroni dalam sambutannya menjelaskan pembangunan Pondok Pesantren ini merupakan upaya untuk memperkokoh nilai agama masyarakat Sulawesi Selatan.

“Dipilihnya madrasah ini atas pertimbangan perlunya memperkokoh nilai agama di teritorial wilayah selatan Sulsel dan sebagai penyeimbang teritorial wilayah Utara Sulsel,” katanya.

Khaeroni mengungkapkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan program pembangunan beberapa madrasah untuk membentengi etika moral bangsa melalui pendidikan anak-anak secara dini.

Program madrasah tersebut, kata Khaeroni, yakni Madrasah Luar Biasa yang dibangun untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus, Madrasah Kebahasaan, Madrasah Edukasi Alam, Asrama Anak Pulau, dan juga membangun Madrasah Tertinggal di Kabupaten Kota.

Bupati Takalar Syamsari Kitta menyambut baik pembangunan pondok pesantren tersebut.

“Dengan kehadiran ponpes ini tidak hanya untuk menaikkan level rata-rata lama sekolah di Kabupaten Takalar, tapi juga menaikkan tingkat kesholehan masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Muhammad Ali Ramdhani berharap pondok pesantren ini dapat melahirkan ulama pemimpin bangsa untuk dapat berkontribusi besar kepada negara.

“Pembangunan pesantren ini menjadi upaya pengokohan kelimuan melalui lembaga pendidikan Islam yang dibantu semua pihak untuk melahirkan insan berilmu,” terangnya.

Sekedar diketahui, pembangunan pondok pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang ini dibangun atas Wakaf Pendidikan Madrasah dan Ponpes Kanwi Kemenang Provinsi Sulsel melalui program Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan.

read more
DaerahNews

Silaturahim Dengan BKPRMI, Plt Gubernur Dorong Sinergitas Program

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ketua dan Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Selatan menggelar silaturahim dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Ahad (14/3/2021).

Dalam silaturahim tersebut, Ketua BKPRMI Sulawesi Selatan Hasid Hasan Palogai melaporkan agenda pelaksanaan Musyawarah Wilayah BKPRMI Sulsel yang rencananya digelar hari ini.

Hasid juga menyampaikan peran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membantu program kerja BKPRMI Sulsel bagi peningkatan kualitas masyarakat.

“Hubungan kami senantiasa melakukan program kerja yang bersinergi dengan program-program pemerintah provinsi. Salah satunya dengan program tali kasih kepada 2500 orang guru mengaji,”

Hal serupa disampaikan Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BKPRMI Ahmad Rizkan menyampaikan beberapa program aktivitas BKPRMI sudah bersentuhan dengan program aktivitas pemerintah.

Ahmad pun berharap sinergitas program antara pemerintah dan BKPRMI bisa tetap dilanjutkan dan berjalan lebih baik lagi untuk beberapa program kedepannya.

“Adalagi program kedepan, seperti seribu rumah Tahfiz, 10 ribu guru mengaji, dan tentu ini sangat bersentuhan dengan program BKPRMI. Makanya, kami berharap DPW BKPRMI bisa jaga kebersamaan kekompakan dan membangun BKPRMI lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, banyak program pemerintah yang bisa disinergikan dengan BKPRMI.

“Memang banyak program kami di pemerintahan termasuk program Tahfidz, program Satu Hafidz Satu Desa. Itu jadi stimulan untuk kita bagaimana mendorong dan berkontribusi,” tegasnya.

read more
DaerahNews

Wakil ketua PKK Sulsel Bawa Bantuan dan Berinteraksi Korban Banjir di Batua

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, menyerahkan bantuan bagi korban terdampak banjir di RW 03 Swadaya, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu, 13 Maret 2021.

Naoemi menyerahkan bantuan di tempat pengungsian di Masjid At-Thoyyibah. Bantuan berasal dari Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulsel.

Adapun bantuan berupa masker, handsanitezer, sabun, vitamin, makanan siap saji, makanan anak, selimut, matras, sarung, susu dan tikar. Selain itu bantuan dari Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI), Biro Kesra Sulsel, Darma Wanita Sulsel dan PKK Sulsel dan Andalan Mengaji.

Didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, Naoemi Octarina turut berinteraksi dengan masyarakat yang sedang mengungsi akibat rumah masih tergenang air.

“Jadi kita semua bekerja sama untuk membantu warga,” kata Naoemi.

Istri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini mengharapkan agar peristiwa banjir yang telah terjadi diambil hikmahnya. Mengapa bisa terjadi banjir dan seperti apa solusi penanganannya.

“Jadi ke depan dibutuhkan sinergitas antara Pemprov dan Pemkot bagaimana mengatasi banjir,” sebutnya.

Adapun bagi masyarakat yang terdampak banjir, ia meminta agar tidak melupakan protokol kesehatan.

Lurah Batua, Jufri, mengatakan, bantuan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dinantikan dengan antusias. Wilayah Kota Makassar diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi sejak Senin (8/3). Warga sempat bertahan di rumah hingga dua hari sebelum mengungsi ke masjid. Sebanyak 200 warga terdampak di RT5/RW3.

“Karena curah hujan yang berturut-turut deras sekali sehingga mau tidak mau, harus ditinggalkan rumahnya. Dua hari bertahan di rumah kemudian ke sini (masjid). Sekarang sudah surut,” sebut Jufri.

Lanjutnya, wilayah yang dipimpinnya diharapkan mendapatkan bantuan infrastruktur. Menurut Jufri, Batua setengah wilayahnya berada di wilayah rendah.

Adapun untuk dapur umum telah disiapkan oleh Dinsos Kota Makassar sejak Kamis Siang (11/3). Dinsos membuka dapur umum, sebanyak 20 orang Tagana dan relawan bertugas secara bergantian.

“Tagana sudah ada sejak Kamis, kami sebanyak 20 orang bertugas bergantian melayani untuk 203 orang,” tutur Relawan Tagana Makassar, Hikmah.(jalu)

read more
DaerahNews

Resmikan LTSA-PMI, Plt Gubernur Sulsel : Pelayanan Satu Atap, Sudah Terintegrasi

LANGITKU NETWORKS, Parepare – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Kantor Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jalan Karaengborane Kota Parepare, Sabtu (13/3/2021). Dilanjutkan meninjau fasilitas di gedung LTSA-PMI.

LTSA-PMI di Kota Parepare berfungsi memberikan pelayanan kepada pekerja migran yang diproses dalam satu atap. Hal tersebut untuk mempermudah PMI dalam pengurusan hingga pemberangkatan. Mulai dari pelayaman kartu kuning, penerbitan kartu kerja luar negeri, verifikasi kartu ID Calon PMI yang keluar negeri, BPJS, Disdukcapil untuk verifikasi dokumen dasar seperti KK dan KTP, imigrasi.

Tujuan terbentuknya PMI yakni, mewujudkan efektifitas penyelenggaraan pelayanan penempatan dan perlindungan PMI. Memberikan efisiensi dan transparansi dalam pengurusan dokumen, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan PMI. Dikesempatan itu, dilakukan penandatanganan MoU antara Pemprov Sulsel dan Pemkot Parepare tentang pelayanan pekerja migran Indonesia

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengakui, hadirnya LTSA-PMI ini atas kerjasama berbagai pihak. “Ketika yang mengurus (PMI) harus mengurus ke tujuh tempat (instansi). Rumit prosesnya, sekarang sudah terpadu satu atap. Sudah terintegrasi,” jelasnya.

Ia pun berharap, dengan hadirnya LTSA-PMI ini bisa menjadikan PMI sebagai tenaga kerja yang legal. Andi Sudirman pun bercerita pengalamannya bekerja sebagai profesional di luar negeri. Ia pun berharap pihak perusahaan maupun Pemerintah bersama untuk melakukan pelatihan untuk meningkatkan keahlian tenaga kerja.

“Yang paling penting dalam bekerja, trust (kepercayaan), menjaga komitmen yang terdepan,” pintanya.

Ia pun mengaku, jika jangan melihat sesuatu hal dari bentuk gedungnya. Namun bagaimana menjaga pelayanan dengan keramahan yang baik. “Kami berharap kedepan dapat mendorong sistem green economy yang berkelanjutan, sistem untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial dengan kearifan lokal, dan tetap bisa diwariskan,” pungkasnya.

Walikota Parepare, Taufan Pawe mengaku senang hadirnya LTSA-PMI di Kota Parepare. “Saya yakin Parepare bisa menjadi wajah terdepan di Sulsel. Kami sangat berkomitmen kuat dan bangga. (Dengan LTSA-PMI) bisa tekan agar semua sesuai prosedur. Apalagi disupport dengan kehadiran bapak Plt Gubernur,” katanya.

Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Kementerian Tenaga Kerja, suhartono mengatakan, bahwa persoalan TKI perlu ditangani sekitar 16 instansi. Ia menuturkan, bahwa perlunya memberdayakan dan melatih peningkatan kompetensi bagi pencari kerja.

“Bukan hanya koordinasi, perlu berkolaborasi. Pemerintah harus bisa memberikan ruang informasi lowongan pekerjaan kepada pencaker (pencari kerja). Harus memperlihatkan sejauh mana negara hadir untuk memberikan akses lowongan kerja. Ini jadi tugas bersama,” bebernya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan, bahwa salah satu wilayah penyumbang terbesar tenaga kerja di luar negeri adalah dari Sulsel. Apalagi di Parepare ada pintu keluar masuk pelabuhan.

read more
1 185 186 187 188 189 229
Page 187 of 229