close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

NasionalNews

PLN Bisa Hemat 30% Usai Batu Bara Dihapus dari Daftar B3

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – PT PLN (Persero) berpotensi mengurangi biaya pengelolaan limbah usai pemerintah mengeluarkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). FABA merupakan limbah padat yang dihasilkan dari proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap PLTU, boiler, dan tungku industri untuk bahan baku atau keperluan sektor konstruksi.

“Sampai dengan 30 persen dari biaya pengelolaan (limbah) awal,” ujar Vice President Public Relations PLN Arsyadani Ghana Akmalaputri, Sabtu (12/3).

Kebijakan itu tertuang dalam PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang merupakan aturan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Lewat aturan itu, lanjutnya, limbah batu bara tersebut bisa dimanfaatkan untuk bahan baku infrastruktur. Misalnya, produk beton non konstruksi seperti slab (pelat) beton, kanstin, pemecah gelombang, beton blok, dan sebagainya.
Selain itu, FABA juga bisa dimanfaatkan untuk produk semi beton ringan seperti batako, paving, sekat pagar, serta bahan campuran pengeras jalan (road base), dan lainnya.

Arsyadani menyatakan semua produk tersebut telah memenuhi persyaratan kualitas produk atau Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Dampaknya PLN bisa mengoptimalkan penyerapan pemanfaatan, mendorong FABA digunakan sebagai sumber daya material, dan menekan pengeluaran anggaran,” terangnya.

Untuk itu, PLN akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR serata BUMN karya agar FABA bisa dimanfaatkan secara maksimal setelah dikeluarkan dari limbah beracun.

“Berharapnya manajemen pengelolaan FABA di lapangan akan semakin mudah dan murah,” ucapnya.

Pembangkit listrik milik PLN sendiri saat ini memang masih didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara.

Berdasarkan data dari bahan paparan PLN kepada Komisi VII DPR pada November 2020 lalu, disebutkan bahwa porsi PLTU masih mayoritas yakni 50,4 persen atau kapasitas 31.827 MW.

Disusul oleh pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 12,6 persen atau kapasitas 7.992 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) sebesar 10,7 persen atau kapasitas 12.137 MW.

Namun, perusahaan setrum itu berencana meningkatkan porsi pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), dan sebaliknya menurunkan pembangkit energi fosil.

Tercatat, periode 2000-2019 pertumbuhan pembangkit fosil 6,6 persen. Namun, pada 2020-2029 targetnya bisa diturunkan menjadi hanya 3,6 persen.

Sebaliknya, pengembangan pembangkit EBT dari 2000-2019 tumbuh 7,1 persen. Rencana ke depan, jumlah pembangkit EBT ditargetkan bisa naik 12.7 persen pada 2020-2029.

 

 

 

source : cnnindonesia

read more
DaerahNews

Naoemi Octarina Apresiasi Raihan Prestasi PKK Sulsel di Tingkat Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, menyatakan kegembiraannya atas prestasi Tim Penggerak PKK Kota Makassar dan Kabupaten Enrekang pada tingkat Nasional.

Hal itu atas prestasi pada Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan Lomba Kegiatan PKK Tahun 2020, yang diumumkan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK Tahun 2021.

Dalam Rakernas itu, Wakil Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina mengikuti secara virtual dari Rujab Wagub Sulsel.

Adapun raihan prestasi, sebagai Pelaksana terbaik tertib administrasi PKK Kategori Kota, yakni Kelurahan Laikang, Kecamatan Biring Kanaya, Kota Makassar berada pada posisi kedua; dan sebagai pelaksana terbaik pola asuh anak dan remaja (PAAR) dengan penuh cinta dan kasih sayang kategori Kabupaten, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang yang turut berada di posisi kedua.

Naoemi Octarina berharap, para jajaran Tim Penggerak PKK Sulsel bisa terus berinovasi untuk berkontribusi positif dan aktif untuk memberdayakan masyarakat.

read more
DaerahNews

Wakil Ketua PKK Sulsel dan Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan turut menyambangi pengungsi korban banjir di Kota Makassar, Kamis (11/3/2021).

Untuk diketahui, intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (10/3/2021) kemarin, membuat beberapa titik mengalami banjir di Sulsel, salah satunya di Makassar. Beberapa lokasi di Makassar pun banjir yang membuat warga mengungsi akibat genangan air yang tinggi.

Kondisi itu pun membuat Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel melalui Dinas Sosial terkait bantuan logistik untuk korban pengungsian.

Kamis (11/3/2021), beberapa kader PKK Sulsel dibantu tim Dinas Sosial Sulsel dan tim Andalan Mengaji menyalurkan bantuan di beberapa titik pengungsian. Menuju ke titik lokasi pengungsian, melewati genangan air, karena beberapa wilayah belum sepenuhnya surut.

Titik pertama mengunjungi pengungsian di Masjid Ar-Rahman. Pengungsi berasal dari lingkungan setempat di permukiman Kodam 3, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Di sana sebanyak 42 KK atau berjumlah 180 jiwa pengungsi.

Perjalanan PKK Sulsel berlanjut di Masjid AL-Muttaqin, Jalan Ujung Bori, Manggala, Kecamatan Manggala. Di pengungsian ini terdapat 80 KK yang sedang mengungsi.

Masyarakat yang masih mengungsi di sana pun tampak senang atas kehadiran dan bantuan yang dibawa oleh Tim Penggerak PKK Sulsel. Bahkan menitipkan salam dan doa untuk Wakil Ketua PKK Sulsel, Naoemi Octarina dan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Terima kasih ibu atas bantuannya. Tentu ini sangat bermanfaat untuk saat ini bagi kami,” kata seorang ibu-ibu pengungsi.

Adapun bantuan yang diberikan berupa terpal, bahan makanan, serta masker. Andalan Mengaji turut menyalurkan bantuan mukenah untuk ibu-ibu pengungsi di dua lokasi itu. Bahkan Dinsos Sulsel menyiapkan dapur umum, salah satunya di Antang dan di Paccerakkang.

Sementara itu, Amelia mewakili TP PKK Sulsel menyampaikan, “Alhamdulillah, hari ini atas arahan ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, kita meninjau beberapa lokasi pengungsi. Bersama Dinas Sosial kami menyalurkan bantuan, serta melihat langsung kondisi warga. Kami berharap para korban pengungsi terus bersabar dan mendapatkan hikmah baik dibalik musibah banjir ini,” katanya.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Arahkan Tim Bersama Dinkes Cek Pelayanan Kesehatan di Lokasi Pengungsian Banjir

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan bertindak cepat dalam melakukan penanganan terhadap banjir di Kota Makassar.

Intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (10/3/2021) kemarin, membuat beberapa titik mengalami banjir di Sulsel, salah satunya di Makassar. Beberapa lokasi di Makassar pun banjir yang membuat warga mengungsi akibat genangan air yang tinggi.

Atas arahan dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menurunkan timnya bersama komunitas Andalan Sulsel Peduli dan Dinas kesehatan untuk meninjau dan mengecek pelayanan kesehatan untuk warga di beberapa titik pengungsian, Kamis (11/3/2021).

Lokasi pertama posko pengungsian di Masjid Grand Rahmani, Kelurahan Katimbang, kecamatan Biringkanaya. Di sana, Dinkes Sulsel pun mengecek langsung Posko Kesehatan Puskesmas Paccerakkang. Di posko itu, pengungsi dari Komplek Kodam 3 berjumlah 32 KK atau 132 jiwa, dengan 6 orang bayi/balita dan 3 orang lansia; dan ada pula pengungsi dari Komplek Buka Mata dengan 4 KK atau 21 jiwa, yang diantaranya ada seorang balita.

Berpindah ke lokasi pengungsian kedua, di sana Tim Plt Gubernur Sulsel, Andalan Sulsel Peduli dan Dinkes menuju di Masjid Jabal Nur di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Di pengungsian ini, sebanyak 51 KK atau 195 jiwa, yang diantaranya ada 5 ibu hamil, 19 balita dan 3 bayi.

Sekretaris Dinkes Sulsel, Bachtiar Baso yang ikut turun langsung memantau menyampaikan, bahwa pengungsi memiliki keluhan gatal-gatal dan ISPA.

“Kami juga mencatat kebutuhan para pengungsi dan akan segera membawakan bantuan,” ujar Bachtiar Baso.

Pihaknya berencana akan melanjutkan peninjauan di lokasi pengungsian di Batua dan perumahan Bung.

“Bapak Plt Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) memberikan kami arahan agar penanganan banjir sebaiknya diintegrasikan dengan OPD-OPD terkait, agar tidak terulang terus-menerus. Dinkes akan selalu stand by dan mengawal segala kebutuhan menyangkut penanganan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir,” jelasnya.

Tim Andalan Sulsel Peduli, Rusdi menyampaikan, “Alhamdulillah, Dinkes telah turun lapangan, kami mendampingi Dinkes untuk
memastikan adanya pelayanan kesehatan di posko pengungsian. selain itu, kami membagikan masker di lokasi dan Alhamdulillah disambut baik oleh masyarakat, bahkan anak-anak antusias mengenakan masker,” ujarnya.

read more
NasionalNews

Jokowi Yakin Dunia Musik Indonesia Makin Kreatif Usai Pandemi

HARI MUSIK NASIONAL

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung nasib para musikus selama satu tahun pandemi Covid-19 dalam memperingati Hari Musik Nasional 2021.

Jokowi menyadari pandemi menghalangi para musikus menggelar pertunjukan, sehingga kesempatan mereka untuk menampilkan karya berkurang.
“Tak ada pertunjukan, konser, tur, sampai festival musik di sepanjang satu tahun ini. Tapi saya tahu, pemusik-pemusik Indonesia adalah insan kreatif yang tidak mudah patah semangat,” kata Jokowi di akun Instagram @jokowi, Selasa (9/3).

Mantan wali kota Solo itu mengatakan pandemi mendorong musikus membuat terobosan. Mereka menggunakan wahana digital untuk tetap berkarya dan menjangkau para penikmat musik.

Jokowi berharap para musisi terus berkarya di tengah pandemi. Ia meyakini nasib baik menanti para musikus pascapandemi.

“Saya percaya, selepas pandemi ini, dunia musik di tanah air akan berubah. Semakin inovatif. Semakin kreatif,” ujarnya.

Setiap tanggal 9 Maret, Indonesia memperingati Hari Musik Nasional. Tanggal ini merujuk pada hari lahir W.R. Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kajian penetapan Hari Musik Nasional sudah dilakukan sejak 2003, era Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, Hari Musik Nasional baru disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sepuluh tahun kemudian lewat Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013.

 

 

 

source : cnnindonesia

 

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel.

Hal ini di sampaikan Plt Gubernur Sulsel saat rapat bersama Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Herda Helmi Jaya di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Kamis, 4 Maret 2021.

Plt Gubernur Sulsel mengatakan pencegahan korupsi merupakan ikhtiar bersama,meski saat ini tahap beradaptasi.

“Meskipun saat ini tahap beradaptasi, akan tetapi langkah ini merupakan ikhtiar,”ungkapnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengingat harapan Nurdin Abdullah perihal e-katalog dan e-marketplace.

“Pak Nurdin Abdullah dulu berharap, bagaimana infrastruktur jalan  jika memiliki kebutuhan pembangunan dapat diklik saja. Kami kedepan meminta arahan kepada KPK untuk membentuk sebuah sistem yang lebih baik,”ucapnya.

Menurutnya, saat ini ada peningkatan signifikan antara jalan dan jembatan,dan bisa dilihat grafiknya.

“Banyak harapan kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yang menjadi hal yang penting untuk efektivitas kerja pemerintahan,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan korupsi KPK, Herda Helmi Jaya mengatakan KPK akan senantiasa mendampingi pemerintah daerah dalam melakukan berbagai perbaikan

” Pertemuan ini merupakan rapat tindak lanjut penerapan katalog elektronik lokal dan e-marketplace di Sulsel.Dan KPK akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperbaiki pelayanan.”ungkapnya.

Herda juga mengaku, KPK membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, jika ini sudah bisa diterapkan. Ia berharap, persoalan paling krusial yaitu mark up harga bisa terselesaikan.

“Sulawesi Selatan akan menjadi contoh buat provinsi lain, terutama di wilayah Sulawesi,” tegasnya.

Ia menambahkan penerapan pencegahan korupsi ini tertuang dalam Perpres No 4 Tahun 2018. Ada tiga aspek yang akan diperbaiki. Antara lain, aspek perizinan, keuangan negara, reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

“Pertemuan kali ini terkait fokus pada aspek keuangan negara terkait dengan sistem pengadaan,”tutupnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Tegaskan Program Infrastruktur Harus Tetap Berjalan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, yang digelar di Hotel Four Point Makassar, Rabu (3/3/2021).

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan kepada seluruh stakeholder dinas terkait untuk bisa membangun sinergitas dalam pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, program pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan di Sulsel harus tetap berjalan, karena program ini merupakan program prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya tekankan pertama masuk, saya sebagai Plt Gubernur tetap prioritaskan pekerjaan yang sudah dijalankan gubernur. Termasuk prioritas program kita juga fokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Program Penanganan covid juga menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Bahkan, Andi Sudirman meminta kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk bisa mendukung program Pemerintah Provinsi dalam pembangunan infrastruktur di daerah.

Plt Gubernur yang akrab disapa Andalan tersebut juga menyampaikan akan memunta penjelasan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan terkait sektor apa saja yang mengalami kontraksi di Sulawesi Selatan.

“Saya berharap kedepan kita minta BPS meberikan penjelasan tentang kontraks ekonomi, itemnya apa saja. Misalnya di sektor pertanian, kenapa turun dan apa yang harus dilakukan pemerintah,” ucapnya.

Dari keterangan yang nanti diperoleh dari BPS, kata Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi akan mengambil langkah intervensi terhadap sektor-sektor yang mengalami kontraksi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin menjelaskan, kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah ini akan menjadi pendukung dinas terkait dalam penyelesaian rencana kerja PUTR.

“Dari pertemuan ini, kami harap bisa mendorong pembangunan di Sulsel, bagaimana meningkatkan kesejahteraan di Sulsel, meningkatkan ekonomi dan mendorong roda ekonomi di Sulsel,” terangnya.

Menurutnya, dari pelaksanaan forum tersebut akan menjadi bahan bagi PUTR Provinsi untuk mengikuti kegiatan yang sama ditingkat nasional.

read more
DaerahNews

Plt gubernur sulsel serahkan penghargaan ke kanwil bea cukai

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Bagian Selatan atas penyerahan bantuan hibah mobil pemadam kebakaran dan ambulance, yang diserahkan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Rabu (3/3/2021).

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Kanwil Bea Cukai yang telah menjadi fasilitator importasi bantuan hibah dari Pemerintah Ehime Jepang kepada Pemprov Sulsel yang diserahkan ke Pemprov pada 5 Februari lalu.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi kami kepada Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan. Bea cukai sudah memfasilitasi importasi bantuan dari Jepang untuk masuk ke sini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan fasilitas importasi yang diberikan Bea Cukai maka bantuan dari Jepang tersebut tidak mengalami kendala. Mengingat, bantuan yang diberikan melalui Bea Cukai ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan Parjiya menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi atas penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan yang diberikan pemerintah provinsi ini menjadi pendorong bagi kami untuk bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah,” ucapnya.

Parjiya menjelaskan, piagam penghargaan ini juga sangat dibutuhkan pihak Bea Cukai untuk bisa memenuhi syarat sertifikasi program Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sehingga, penghargaan ini menjadi nilai tambah untuk Kanwil Bea Cukai bekerja lebih baik.

read more
DaerahNews

Dukung Ide Plt Gubernur, Menko PMK Ingin Fungsi Maksimal Puskesmas

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mendukung ide Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengenai Puskesmas.

Menurut Andi Sudirman, bahwa perlu mendorong fungsi maksimal Puskesmas sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Selain mendorong puskesmas sebagai rawat inap. Kita mendorong sebagaimana namanya Pusat Kesehatan Masyarakat,” pungkasnya.

Apalagi, kata dia, setelah dicermati ada beberapa rumah sakit yang overload tenaga kesehatannya.

“Kami melihat potensi Puskesmas. Bagaimana promotor kesehatan turun langsung ke lapangan. Untuk melakukan pencegahan preventif untuk potensi warga yang sakit (memiliki penyakit),” jelasnya.

Dengan itu, kata dia, bisa memantau kondisi warga yang masuk dalam wilayah Puskesmas. Sehingga mencegah ada kegawatdaruratan.

Menko PKM, Muhadjir Effendy mengatakan, mendukung hal itu. “Kita harus kembalikan paradigma sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat,” jelasnya.

Dengan cara itu, lanjut Menko PMK, bisa lebih meminimalisir biaya pengobatan.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Dampingi Menko PMK Resmikan Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Didampingi Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy peresmian pengoperasian gedung Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng yang terletak di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang, Selasa (2/3/2021).

Menko PMK, Muhadjir Effendy mengaku takjub dengan hadirnya gedung ini. Ia menyarankan untuk penamaannya Pusat Pelayanan Gizi Terpadu. “Kami apresiasi angka stunting rendah 21%, melebihi Pusat 27,6%. Bantaeng harus jadi pelopor untuk menurunkan angka stunting dengan kerjasama kuat Pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

“Bapak Presiden memberikan target penurunan hingga 14% hingga periode terakhir 2024,” ungkapnya.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi hadirnya Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu di Bantaeng. Bahkan ini menjadi pertama di Indonesia. Apalagi angka stunting di Bantaeng melebihi Provinsi 24% yakni 21%.

“Kami berterima kasih untuk bapak Bupati dan jajarannya untuk upaya menurunkan angka stunting. Memang orang-orang Bantaeng, orang-orang hebat. Alhamdulillah, bisa kerjasama dengan Bupati yang energik,” ujarnya.

Ia pun mengaku, perlunya intervensi bersama untuk penurunan stunting. Seperti melalui program Gammara’na atau (Gerakan Masyarakat Memberantas Stunting). Dengan bantuan anggaran Provinsi, dilakukan pilot project di dua daerah yang tinggi angka stunting, Bone dan Enrekang.

“Alhamdulillah, sekarang Bone sudah urutan ke 12 angka stunting. Kami menurunkan 85 promotor pendampingan di 51 Desa. Penanganannya ini butuh sinergitas bersama,” ucapnya.

Selain itu, dibutuhkan pula edukasi bagi masyarakat untuk pentingnya memahami tentang pentingnya 1000 hari kehidupan anak, pemenuhan gizi bagi anak, bahkan tentang 75 hari sebelum menikah.

“Investasi terbaik adalah SDM. Infrastruktur bisa diukur, ada batasnya 35 tahun sudaj hancur. Tetapi dengan membangun manusia, akan bisa menciptakan hal lain. Generasi adalah investasi yang terbaik,” tuturnya.

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mendukung perkataan Andi Sudirman, bahwa investasi manusia jauh lebih baik. “Kami minta arahan bapak Menteri dan dukungan bapak Plt Gubernur untuk memberikan edukasi ke masyarakat. BKKBN akan kerja keras untuk reformasi kelayakan kesehatan,” katanya.

Di gedung berlantai dua itu, mereka mengunjungi beberapa ruang fasilitas di Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu. Salah satunya di ruang Poli Anak dan Kebidanan. Di ruang itu, mereka melihat seorang anak dipangku ibunya sedang melakukan konsultasi gizi. Selanjutnya melihat piramida gizi seimbang yang berada tepat di ruang saat memasuki Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng. Berpindah di ruang Pokja SKPD yang berada di lantai dua.

read more
1 189 190 191 192 193 232
Page 191 of 232