close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

HUT DWP ke 21, Prof Rudy Minta Edukasi Covid-19 Lebih Masif Jelang Nataru

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengajak seluruh jajaran Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar agar lebih masif memberikan edukasi kepada masyarakat dalam melawan penyebaran Virus Covid-19. Menurutnya, potensi transmisi virus harus bisa dicegah melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat, khususnya dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun baru.

Hal ini diungkap Prof Rudy pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan yang ke 21 di Kantor Walikota Makassar, Rabu (23/12/2020).

“Kita prihatin melihat naiknya angka yang yang terpapar Covid-19 sejak tiga minggu terakhir. Selain karena efek Pilkada, juga diakibatkan aktifitas ekonomi masyarakat yang terus meningkat namun tidak dibarengi dengan pelaksanaan protokol kesehatan tang ketat. Kita punya kesempatan mencegah efek Natal dan tahun baru. Makanya kita telah mengambil kebijakan menutup seluruh fasilitas umum yang kemungkinan dijadikan masyarakat berkumpul, seperti pantai Losari, lego-lego, Akarena, dan lain-lain. Demikian pula mal, cafe, warkop dan tempat nongkrong lainnya kita batasi hanya sampai jam tujuh malam saja. Ini tentu mengganggu, namun ini demi kepentingan orang banyak” ujar Prof Rudy.


Kepada seluruh anggota DWP Kota Makassar, Prof Rudy mengajak untuk ikut mengambil peran edukasi baik kepada masyarakat, juga kepada seluruh anggota keluarga dirumah.

“Kita akan berupaya mencegah efek Natal dan tahun baru sambil terus melakukan swab massal untuk mendeteksi yang terpapar akibat efek pilkada dan aktifitas lainnya. Insya Allah, mudah-Mudahan saja, di awal tahun, Covid di Makassar kembali mampu kita kendalikan” lanjutnya.

Peringatah HUT DWP ke 21 di gelar dengan protokol kesehatan yang ketat, dimana sebagian besar peserta mengikuti secara virtual, dan hanya beberapa perwakilan saja yang hadir secara fisik.
Tema HUT kali ini yakni peran DPW dalam pemberdayaan perempuan di era digital dalam mendukung terwujudnya ketahanan keluarga Indonesia. Sejumlah yang hadir yakni, Ketua Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan,h Sri Rejeki Hayat, Sekda Kota Makassar, Muh. Anshar, Asisten Pemerintahan Kota Makassar, M. Sabri, Penasihat DWP Kota Makassar Dr. Hj. Rossy Timur, Ketua DWP Kota Makassar, Andi Batari Toja Sanapati, sejumlah pejabat lingkup Kota Makassar, serta sejumlah pengurus DWP Kota Makassar.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Hari Anti Korupsi se Dunia 2020, Makassar Raih Penghargaan KPK

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Makassar sebagai satu dari lima Kota terbaik yang berhasil penerapkan Program Pengendalian Gratifikasi di Indonesia tahun 2020 ini. Atas pencapaian ini, Kota Makassar berhak menerima penghargaan Unit Pengendalian Gratifikasi Kategori Pemerintah Daerah yang diserahkan langsung Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron yang diterima Sekda Kota Makassar, M. Ansar pada acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2020 yang digelar di RuangAuditorium Lantai 1 Gedung ACLC KPK (Gedung Lama KPK), di Jakarta, Selasa (22/12).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron dan dihadiri oleh Direktur Gratifikasi KPK RI Syarief Hidayat.
Ansar menuturkan, penghargaan UPG terbaik yang di terima Kota Makassar merupakan apresiasi KPK kepada Pemerintah Daerah yang taat dalam penerapkB Program Pengendalian Gratifikasi.

“Terdapat beberapa komponen penilaian, antara lain pertama, aspek administratif, yaitu aturan pengendalian gratifikasi dan kebijakan pembentukan UPG. Kedua, kualitas implementasi Program Pengendalian Gratifikasi yang meliputi pelaksanaan kegiatan sosialisasi, identifikasi area rawan, bimbingan teknis, diseminasi konten anti gratifikasi, serta inovasi kegiatan UPG. Sedang yang ketiga, yakni hasil implementasi meliputi laporan gratifikasi dan pengelolaannya oleh UPG” ujar Ansar.

Penilaian UPG 2020 didasarkan atas rentang waktu kegiatan selama Januari 2019 hingga September 2020. Penghargaan dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan BUMN/BUMD.
Berdasarkan hasil verifikasi dan penilaian atas data-data tersebut, KPK kemudian menetapkan 5 besar finalis pada masing-masing kategori untuk kemudian dilanjutkan dengan tahapan presentasi dan penjurian secara online pada 3 Desember 2020.

“Penghargaan ini menjadi momen bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas Pelayanan Publik yang bebas dari Penerimaan Gratifikasi “lanjut Ansar.

Dikesempatan yang sama, Inspektur Kota Makassar, Zainal Ibrahim (Ketua UPG Kota Makassar) yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan penghargaan UPG Terbaik Tahun 2020 ini merupakan penilaian atas kinerja UPG atau instansi dalam program pengendalian gratifikasi dan bukan sebagai tolak ukur instansi terbebas dari dugaan atau potensi tindak pidana korupsi.

“Tetap diperlukan peningkatan upaya pencegahan korupsi yang berkelanjutan” tegas Zainal Ibrahim.

Adapun urutan Juara Penghargaan UPG Terbaik Tahun 2020 Tingkat Pemerintah Daerah yakni Pemerintah Kabupaten Boyolali, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Makassar, serta
Pemerintah Kabupaten Batanghari.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Beredar Hoax Kondisi Bili-Bili, Wagub Sulsel : Laporan BBWS-PJ Masih Jauh di Bawah Elevasi Normal

LANGITKU NETWORKS, Gowa — Hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada beberapa hari terakhir di Sulawesi Selatan.

Kondisi itu pun, beredar kabar terkait pengaruh kondisi air di Bendungan Bili-Bili, Kabupaten Gowa yang melewati batas elevasi normal.

Menanggapi kabar itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman langsung berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ).

“Banyak beredar kabar tidak benar terkait kondisi bendungan Bili-Bili. Per hari Sabtu, 19 Desember 2020, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Adenan Rasyid melaporkan, masih jauh di bawah elevasi normal. Kondisi bendungan Bili-Bili masih aman” katanya, Sabtu (19/12/2020).

Dari keterangan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), kata dia, “jauh-jauh hari sudah diantisipasi dengan mengurangi volume air yang ada di dalam bendungan. Sehingga saat hujan dengan intensitas tinggi seperti ini, masih banyak volume yang bisa ditampung,” jelasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Makassar Berhasil Sabet Penghargaan Kota Terinovatif

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Pemerintah Kota Makassar kembali menyabet penghargaan Kota terinovatif atau Innovative Goverment Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin,
Jumat 18 Desember 2020, di Jakarta.

Eksistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di tingkat nasional patut diperhitungkan.

Pasalnya, penghargaan ini sudah empat kali berturut-turut diraihnya. Selain Makassar, ada 25 kabupaten/kota dan lima provinsi yang juga mendapatkan IGA 2020.

Rudy sendiri berterima kasih atas penghargaan tersebut. Namun, ia mengatakan apresiasi ini menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus berinovasi.

“Ini menjadi hal yang menunjukkan kalau inovasi kita betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya berjalan lancar,” ucapnya.

Karenanya, Ia memuji kinerja sejumlah OPD yang telah menunjukkan progres sangat baik.

“Meski masih ada OPD yang kendor tapi kita harus tetap memberikan semangat untuk menggali inovasinya masing-masing. Saya yakin setiap OPD bisa menciptakan hal-hal bermanfaat,” jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Daerah Kota Makassar, Neilma Palamba mengaku bersyukur bisa kembali mendapatkan IGA.

“Alhamdulillah, ini penghargaan ke empat yang pemkot makassar raih, ini membuktikan kalau kita bersungguh-sungguh untuk menjadikan kota Makassar menjadi kota inovatif utamanya dalam hal investasi dan pariwisata,” ungkapnya.

Nielma menambahkan untuk bisa mendapatkan penghargaan sebagai kote terinovatif. Pihaknya mengirim 117 inovasi tahun ini, jumlah itu lebih banyak dibanding inovasi yang didaftarkan pada 2019 lalu yang hanya 109 inovasi.

“Ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Yang pastinya juga prosesnya cukup panjang. Inovasi di daerah dilaporkan secara online melalui situs resmi indeks inovasi pada Mei hingga Agustus 2020,” paparnya.

Adapun kriteria khusus inovasi yang dikirimkan. Salah satunya, penerapannya mulai 1 Januari 2017 hingga 31 Desember 2019. Bahkan syaratnya inovasi itu tidak pernah diikutkan dalam kegiatan penilaian inovasi daerah.

“Jadi inovasi yang kita laporkan itu terkait tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, itu intinya. Dan kita masuk kategori kota terinovatif karena penghargaan ini kita juga mendapat DID bidang inovasi daerah,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Penghujung Tahun, Wagub Sulsel Terima Penghargaan Dari Kemendagri

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan kategori “Provinsi Sangat Inovatif” dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2020. Penghargaan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Jum’at (18/12/2020).

Dalam kesempatan itu, penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni kepada Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

IGA 2020 merupakan upaya untuk merangsang pemerintah daerah agar terus berinovasi dengan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerahnya. Dengan begitu, daerah mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Yakni melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan perannya, serta peningkatan daya saing daerah.

Kementerian Dalam negeri (Kemendagri) melakukan pengukuran indeks inovasi daerah, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2018 tentang Inovasi Daerah serta Permendagri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian Pemberian dan Penghargaan atau Insentif Inovasi Daerah telah mengamanatkan kepada Kemendagri untuk melakukan pengukuran indeks inovasi daerah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni mengatakan, “penilaian indeks inovasi daerah tahun 2020 adalah bentuk apresiasi Pemerintah kepada Pemda dalam penyelenggaraan pemerintahan yang inovatif,” ujarnya.

Kata Agus, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif dan terinovatif, berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah Tahun 2020 merupakan apresiasi pemerintah terhadap semangat daya upaya serta keberhasilan pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

Sementara itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa penghargaan ini merupakan dukungan dari berbagai pihak.

“Penghargaan ini atas inovasi yang dihadirkan oleh kerjasama dan sinergitas seluruh OPD Lingkup Pemprov Sulsel. Serta berkat dukungan masyarakat,” pungkasnya.

Ia pun mengajak, seluruh OPD untuk senantiasa menciptakan inovasi-inovasi, yang khususnya memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.(jalu)

read more
DaerahNews

Hadir di Pelantikan Japnas Sulsel, Wagub Andi Sudirman Optimis Japnas Kuat Dan Hebat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) adalah perhimpunan pengusaha nasional yang independen didirikan sejak tahun 2015.

JAPNAS merupakan organisasi yang berorientasi dalam menjejaring seluruh personal pengusaha.

Khususnya pada wilayah Sulawesi Selatan yang perdana didirikan. Hal ini bertujuan sebagai wadah para pengusaha, untuk saling mensupport dalam aspek dinamika bisnis.

Hari ini, Rabu 16 Desember 2020. Pengurus wilayah Japnas Sulawesi Selatan dinakhodai Arianto Burhan Makka (ABM) dilantik di Hotel Four Points, Jl Andi Djemma (Jl Landak), Makassar.

Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Dalam arahannya, Wagub Sulsel berpesan bahwa organisasi yang menaungi pengusaha harus mampu beradaptasi dengan baik.

“Ruang para pengusaha mungkin berbeda, tapi harus berkompetitif dan bersaing secara profesional dan sehat,” tegas Andi Sudirman Sulaiman

Menurutnya, ornag-orang di Jaringan lengusaha Nasional harus percaya diri dan tidak perlu ragu dalam memajukan organisasi

“Japnas terhitung organisasi baru, tapi bisa diperhitungkan kedepannya, itu bisa tercapai selama mengedepankan kacamata Profesional sebagai ukuran. Ketika kacamata itu di gunakan, pasti Japnas jauh lebih kuat dan hebat,” sambungnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Positif Covid-19 Mulai Meningkat, Wagub Sulsel Minta Protokol Kesehatan Diperketat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Angka positif Covid-19 di Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan beberapa pekan terakhir.

Bahkan sepekan terakhir ini, angka positif mengalami peningkatan. Hal itu pun sejalan dengan gencarnya Pemprov Sulsel dalam swab test yang dilakukan.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengakui adanya peningkatan positif Covid-19 di Sulsel.

Ia pun membeberkan beberapa faktor yang menjadi indikasi penyebab meningkatnya penyebaran Covid-19 di Sulsel.

“Diantaranya isolasi mandiri meningkat, rasa takut terinfeksi berkurang serta pengetatan protokoler kesehatan sejak pertama beberapa pekan melandai menurun,” ungkapnya, Selasa (15/12/2020).

Pemprov Sulsel, kata dia, akan melakukan langkah dalam menangani peningkatan kasus positif virus corona.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama kabupaten kota telah memperluas dengan membentuk regional Wisata Covid serta penambahan kembali jumlah hotel,” tuturnya.

Lanjutnya, “Kondisi cuaca musim penghujan saat ini bisa diwaspadai karena kelembabannya sehingga mari perketat kembali protokoler kesehatan, jaga kebugaran tubuh serta asupan gizi untuk imun,” pintanya.

Dengan mengikuti protokol kesehatan, kata Wagub Sulsel, misalny mengenakan masker dan menjaga jarak, hal itu bisa meminimalisir mencegah penularan virus corona.

Ia pun memberikan himbauan agar jika kurang sehat agar tidak bekerja atau melakukan aktivitas diluar rumah sehingga bisa beristirahat atau bekerja dari rumah.(jalu)

read more
DaerahNews

Disambut Wagub, Ketua Komisi IX DPR RI : Kami Apresiasi Inovasi Duta Wisata Covid-19 Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan kerja dari anggota DPR RI Komisi IX di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/12).

Anggota DPR RI Komisi IX yang hadir antara lain Felly Estelita sebagai Ketua Tim yang juga Ketua Komisi IX. Adapun anggota yang hadir Nihayatul Wafiroh, Krisdayanti, I Ketut Kariyasa, Ruskati Ali, Hasnah Syam, Haruna, Anwar Hafid, Aliyah Mustika Ilham, Dhevy Bijak, Ashabul Kahfi, dan Mesakh Mirin.

5 dari anggota DPR RI yang melakukan kunjungan kerja tersebut berasal dari Dapil Provinsi Sulawesi Selatan

Kunjungan kerja anggota Dewan itu di terima langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

Diawal sambutannya, Wagub menyapa satu per satu anggota Dewan dan juga mempekenalkan Kepala OPD yang hadir.

“Pemprov Sulsel mengapresiasi kunjungan Komisi IX yang terus aktif dan bekerja keras ditengah kondisi pandemi saat ini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Tak lupa ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah pusat baik legislatif maupun eksekutif dalam menghadapi pandemi Covid 19.

“Sinergitas Pemerintah sangat dibutuhkan untuk bisa menghadapi pandemi Covid 19. kita ketahui bersama dampak pendemi sangat luar biasa. Prioritas program di Sulsel saat ini lebih mengutamakan penanganan Covid dari Hulu ke Hilir,” katanya

Sulsel memiliki intervensi program, salah satunya program duta wisata covid, program itu merupakan terobosan penanganan dari hulu ke hilir memperbaiki infrastruktur kesehatan.

“Masyarakat sangat merasakan manfaat dari program duta wisata covid, sehingga program termasuk dalam daftar WHO sebagai program inovasi penanganan Covid 19,” sambungnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita menyampaikan tujuan kedatangannya ke Sulawesi Selatan.

“Adapun tujuan kunjungan kerja ini merupakan fungsi kinerja anggota DPR dan untuk mengetahui berbagai permasalahan khususnya bidang kesehatan, salah satunya kesediaan infrasturktur persiapan vaksin,” ungkap Anggota DPRI Dapil Sultra tersebut.

Berbagai masalah yang dihadapi saat ini akan di diskusikan bersama guna mencapai tujuan dan memberikan solusi.

“Pencapaian dari kunjungan ini diharapkan dapat memberi solusi kongkrit yang bisa di hasilkan atau ditindak lanjuti kepada Pemerintah pusat,” tuturnya

Ia memuji program penanganan Covid 19 di Sulsel, dimana Sulsel salah satu Provinsi yang terus berinovasi.

“Sulsel telah memberikan inovasi program yang menjadi contoh Nasional. Kami mendorong agar terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan secara masif. Kami mengajak untuk selalu mendoakan seluruh warga negara Indonesia yang meninggal dunia dan mengapresiasi tenaga medis dan seluruh petugas di garda terdepan menangani Covid 19. Taat protokol kesehatan, ini saatnya bekerja bersama, bergotong royong agar covid 19 bisa ditangani,” jelasnya.

Pertemuan itu dilanjutkan proses sesi tanya jawab dan diskusi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Anggota Komisi IX DPR RI.(jalu)

read more
DaerahNews

Covid-19 Meningkat, Pj Wali Kota Makassar Siapkan Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penyebaran virus covid-19 di Kota Makassar kembali meningkat. Meski sudah dinyatakan berstatus Orange, namun jumlah orang yang terpapar Covid-19 beberapa hari terakhir mengalami peningkatan yang signifikan.

Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar meminta kepada seluruh aparatnya untuk kembali meningkatkan pengawasan dan lebih mempertegas penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan saat memimpin rapat koordinasi satgas penanganan covid-19 di Baruga Anging Mammiri, Senin(14/12/2020).

Menurutnya, sejumlah faktor yang menjadikan angka penularan kembali meningkat yakni meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat, pelaksanaan Pilkada, lemahnya penerapan protokol kesehatan menyusul masuknya Makassar sebagai zona orange.

“Ada dua potensi peningkatan Covid-19 yang mungkin akan kita hadapi kedepan, yakni 14 hari setelah kegiatan Pilkada selesai serta 14 hari setelah natal dan tahun baru. Potensi merebaknya virus saat Natal dan tahun baru masih bisa di cegah dengan menghindari perayaan selain ibadah yang memicu potensi peningkatan Covid. Olehnya itu, ada dua hal yang harus kita pastikan berjalan, yakni pelaksanaan protokol kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat” ujar Prof Rudy.

Selain itu, Prof Rudy juga menekankan kepada Satgas Covid Makassar untuk tidak mengeluarkan rekomendasi kumpul-kumpul selain kegiatan ibadah, termasuk meminta kepada seluruh pengelola hotel untuk tidak mengadakan acara menyambut tahun baru dalam bentuk pesta.

“Setiap hotel, restoran, dan sejenisnya akan ada pengawas yang memantau aktifitasnya. Bagi yang melanggar protokol kesehatan sesuai yang diatur di Perwali 51 dan 53 bisa diusulkan ke Polrestabes untuk di proses secara hukum. Prinsip kita, kesehatan di atas segalanya” lanjutnya.

Ditempat ini, Prof Rudy juga meminta kepada seluruh camat untuk lebih massif lagi melakukan pengawasan ditengah masyarakat dan berkordinasi dengan Satgas setiap terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

“Juga kepada Satpol (Satuan Polisi Pamong Praja) dalam hal penerapan perwali 51 dan 53. TNI dan Polri akan membantu dilapangan demi memastikan tidak ada pelanggaran” tegasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana yang juga turut hadir menghimbau agar semua pihak dapat saling mengedukasi agar tidak lagi terjadi lonjakan warga yang terpapar.

“Makassar masih menjadi episentrum penyebaran di Sulawesi Selatan. Seluruh klaster sebaran Covid ini sudah terbentuk diwilayah kita, baik itu klaster hotel, perkantoran, tempat ibadah, wisata, bahkan juga klaster keluarga. Semua kembali harus patuh pada protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak” ujarnya.

Ia juga mengaku telah melakukan evaluasi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dimana pelanggaran terbesar terjadi pada tahapan kampanye Pilwali.

“Pelanggaran mulai dari tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak dan melakukan kerumunan. Debat calon walikota semua dilakukan diluar Makassar itu semata-mata demi pencegahan” ujarnya.

Dalam rapat ini hadir, sejumlah pengusaha hotel yang tergabung dalam PHRI kota Makassar, Forkopimda, para camat, serta sejumlah pimpinan OPD Pemkot Makassar.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Jadi Narasumber pada Webinar Peringatan Hari Disabilitas Internasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong agar adanya ruang kesetaraan dan keadilan bagi penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan pada Webinar Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 yang dilaksanakan secara virtual, Minggu, 13 Desember 2020. Dengan tema “Not All Disabilities Are Visible”, kegiatan ini digelar oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Indonesia (PERDOSRI) Sulawesi Papua.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 5 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

“Sebagai Pemerintah, saya harus menjadi contoh bagaimana memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bisa bersaing, sejajar dan ada asas keadilan,” ungkapnya saat membuka sekaligus menjadi narasumber pada Webinar ini.

Dirinya pun teringat dengan pertemuan penyandang disabilitas di kabupaten Enrekang. Sekumpulan pemuda dari Ikatan Difabel Enrekang (IDE) Institute itu bertemu sekaligus makan malam bersama Wagub Sulsel di Enrekang pada Agustus 2020 lalu.

“Kebahagiaan saya yang paling utama adalah mereka sangat akrab dan dekat dengan kita, mereka sangat ramah dan mereka memberikan masukan dan ide yang bukan hanya persoalan yang mereka hadapi juga bagaimana berkomunikasi untuk memberikan ruang saling berdiskusi dan memberikan kontribusi yang kita harapkan ke depan jauh lebih kuat lagi untuk Sulawesi Selatan ini,” tuturnya.

Dirinya pun bertekad sebagai Pemimpin harus memberikan contoh adanya asas kesetaraan dan keadilan bagi semua masyarakat.

Pria yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial mengakui, bahwa dirinya selalu terbuka menerima masukan ataupun keluhan masyarakat. “Kami selalu membuka ruang, Rujab (Wagub Sulsel) adalah milik masyarakat. Mereka bisa datang kapan saja, yang terpenting untuk keperluan orang banyak,” katanya.

Ia yang akrab disapa Wagub Andalan ini menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel menekankan dan memberikan instruksi untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat, khususnya difabel.

“Bagaimana mendapat hak-hak, keadilan dan peluang serta kesempatan untuk berkarya dan bekerja. Bagaimana hidup normal seperti biasanya dan mereka bisa berbaur dengan kami tanpa harus memandang hal-hal yang beda,” harapnya.

Pemerintah, kata dia, selalu menekankan untuk setiap ruang atau fasilitas umum agar adanya akses khusus bagi disabilitas.

“Ketika mereka diberikan fasilitas yang sama, maka mereka bisa jauh lebih kuat dan memberikan kontribusi positif. Itulah yang kita inginkan bersama bahwa anak bangsa seluruhnya diberikan kesempatan yang sama untuk berkarya. Kita tidak bisa pungkiri, ke depan merek bisa menjadi pelopor perubahan di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia ini,” pungkasnya.(jalu)

read more
1 193 194 195 196 197 229
Page 195 of 229