close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Hari Jadi Sulsel, Wagub : Alhamdulillah, semoga tiket subsidi ini bisa meningkatkan ekonomi dan kunjungan wisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan kado istimewa dalam Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulsel (Sulsel) ke-351, Senin, 19 Oktober 2020.

Salah satunya, Pemprov Sulsel memberikan subsidi tiket pesawat bagi warga pada tujuan penerbangan tertentu.

Pemprov Sulsel telah menyiapkan anggaran untuk pemberian subsidi tersebut sekitar Rp 5 miliar lebih tahun ini. Untuk kerjasama ini, Pemprov Sulsel menggandeng pihak maskapai penerbangan Citilink.

Khususnya untuk melayani rute penerbangan dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin (Makassar) ke Bandar Udara Buntu Kunik (Tana Toraja); rute penerbangan Makassar ke Bandara Udara Aroeppala (Kepulauan Selayar); serta rute penerbangan Makassar ke Bandara Udara Bua (Palopo). Begitupun untuk rute penerbangan sebaliknya.

Dengan pemberian subsidi tiket oleh Pemprov Sulsel, maka harga tiket menjadi murah.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi atas kerja sama ini. Apalagi sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel pun terus mendorong hadirnya subsidi tiket ini, khususnya penerbangan ke Bandara Buntu Kunik. Bandara yang dibangun oleh Pemerintah Pusat di Toraja itu pun, ditopang dengan pembangunan infrastruktur oleh Pemprov Sulsel. Sehingga diharapkan meningkatkan wisatawan, ekonomi, serta penerbangan akan lancar.

“Pemerintah wajib hadir untuk memastikan bahwa penerbangan di bandara difungsikan lebih maksimal, terutama untuk menopang sektor wisata,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

“Alhamdulillah, sesuai rencana, Pemprov berikan subsidi tiket. Dengan adanya subsidi itu, maka akan meningkatkan wisatawan mancanegara maupun domestik yang ke wilayah di Sulawesi Selatan,” jelas Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Hari Jadi Sulsel Ke 351, Senin (19/10/2020). (jalu)

 

 

read more
DaerahNews

Sekolah Menulis K-apel Hadirkan Rusdin Tompo

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kelompok Anak Pelangi (K-apel) mengadakan Sekolah Menulis dengan menghadirkan Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai penulis dan editor buku. Sekolah Menulis ini diikuti sekira 20an peserta, di antaranya berstatus pelajar dan mahasiswa. Kegiatan yang diadakan sebagai bagian dari gerakan Literasi Anak Juleha (Juara Sholeh Shohah) ini bertempat di Kopi Soe, Jalan Daeng Tata, Makassar, Sabtu (17/10/2020).

Tema Sekolah Menulis yang pertama kali diadakan oleh K-apel ini adalah dokumentasikan pikiranmu agar tidak termakan oleh usiamu. Rahman Rumaday, founder K-apel, mengatakan pilihan lokasi kegiatan di tempat ini karena dipenuhi buku-buku. Biar peserta termotivasi dan mendapat inspirasi dari buku-buku yang dilihatnya.

“Tujuan Sekolah Menulis ini untuk menggali potensi setiap orang agar didokumentasikan dalam bentuk buku,” beber pria berkaca mata yang akrab disapa Maman itu.

Sebagai fasilitator, Rusdin Tompo, mengakui ada banyak pengalaman dan pemikiran yang menarik dari setiap orang. Sayangnya, kerap pengalaman dan pemikiran itu berlalu begitu saja, kemudian terlupan seiring berjalannya waktu. Padahal kalau ditulis dan dibukukan bisa jadi pembelajaran dan inspirasi bagi orang lain.

“Menulis adalah cara kita beramal jariah, melalui ilmu yang bermanfaat,” ujar lelaki yang namanya masuk dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia, terbitan Yayasan Hari Puisi, Jakarta, itu.

Karena itu, Rusdin Tompo, yang sudah menerbitkan puluhan buku, baik sebagai penulis maupun editor, memberikan motivasi agar peserta berani menuangkan pikiran, perasaan dan pengalaman mereka dalam bentuk tulisan. Mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, menekankan agar menulis saja dulu, nanti perbaikan, koreksi atau penyuntingannya bisa dilakukan setelah itu. Termasuk untuk pengembangan tulisan dengan menambah data dan referensi yang, menurutnya, bisa dilakukan belakangan.

Dalam pelatihan yang dilakukan sehari ini, Rusdin Tompo banyak memberikan kiat-kiat menulis praktis tanpa harus dibebani beragam teori. Dia juga memberikan solusi bagaimana ketika seorang menghadapi kebuntuan ide, sehingga tak melanjutkan tulisannya. Menurutnya, kegiatan membaca, rekreasi dan berdiskusi dengan teman bisa membantu menyegarkan kembali pikiran untuk melanjutkan tulisan

“Jadikan tulisan-tulisan yang tertunda itu sebagai bank data dan modal untuk kita lanjutkan kegiatan menulis,” katanya memberi tips.

Heri Rusmana, pustakawan senior pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan(DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, di antaranya ikut sebagai peserta. Dia bercerita tentang pengalamannya menulis artikel dan buku. Katanya, kalau kita sungguh-sungguh, maka tulisan bisa dirampungkan dalam waktu relatif singkat. Meski diakui, dalam menulis perlu seseorang sebagai teman diskusi atau yang nanti berperan sebagai editor.

Beberapa peserta memang mengakui sering kali kehabisan kata-kata atau materi untuk pengembangan tulisan. Rusdin Tompo menyarankan agar tulisan-tulisan itu jangan dihapus atau dibuang. Bisa jadi, nanti diperlukan ketika ada momen atau isu aktual yang bisa memantik kita melanjutkan tulisan tersebut. Bahkan, ketika tulisan kita belum punya judul, lanjutkan saja. Judul bisa dibikin setelah tulisan kita rampung.

Di akhir kegiatan, peserta menyepakati untuk membuat buku kumpulan tulisan yang berkisah tentang pengalaman mereka selama pandemi Covid-19. Jadi, masing-masing peserta akan menulis sesuai latar belakangnya. Misalnya, pelajar, mahasiswa, atau pekerja akan menulis tentang dampak pandemi terhadap aktivitas atau kehidupannya. Buku bunga rampai tulisan tersebut rencananya akan diterbitkan pada Desember 2020 nanti.

Ketua K-apel, Rezky Amelia Syafiin, sebelum menutup Sekolah Penulis Komunitas Anak Pelangi menyemangati peserta dengan mengatakan bahwa jika kita punya niat baik maka alam semesta akan mendukungnya. Rezky Amelia, yang merupakan Duta Baca Sulsel tersebut, menyambut baik rencana membukukan pengalaman selama pandemi, karena akan jadi produk nyata dari Sekolah Menulis ini.(jalu)

read more
DaerahNews

Hadiri Kemah Kopi Rumbia, Wagub Sulsel Kemah Bersama Pemuda di Jeneponto

LANGITKU NETWORKS, Jeneponto — Masyarakat Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia berkumpul malam hari. Ia di kunjungi oleh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Jum’at (16/10/2020) malam.

Kunjungan kerja Wagub Andi Sudirman Sulaiman di Jeneponto kali ini untuk membuka Kemah Kopi Rumbia 2020 yang di ikuti Peserta yang didominasi oleh pemuda dari penggiat kopi, komunitas, dan pramuka.

Kemah Kopi telah memasuki tahun ke tiga. Dengan mengelola kopi secara tradisional melalui pengalaman petani, rumbia terus mengembangkan pertanian kopi.

Dalam kesempatan ini, Wagub Sulsel turut ikut memilih melewati malam di tenda seperti para peserta lainnya.

Wakil Bupati Jeneponto Paris Yaris yang turut hadir mendampingi Wagub Sulsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa “ini menjadi sebuah keistimewaan dengan kehadiran Wagub Sulsel. Masyarakat begitu mudah bercengkrama bersama,” Imbuhnya.

Menurutnya, Kopi Rumbia kini menjadi sorotan dengan kehadiran Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Saat ini, bagaimana kita harus mengembangkan kopi rumbia. Seperti apa kopi rumbia ini dapat dipasarkan di lintas kabupaten, provinsi bahkan mancanegara,” ungkapnya.

Bagi Wagub Andi Sudirman Sulaiman, kegiatan ini merupakan kreatifitas masyarakat Rumbia.

“Ini merupakan kreativitas warga rumbia yang membuka kebun kopi sekaligus wisata, saya merasa surprise melihat tempat ini,” katanya.

Wagub Sulsel telah beberapa kali mengunjungi Rumbia setiap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jeneponto. Baginya, Jeneponto banyak membangun sektor Pariwisata.

“Wisata dapat banyak hal, Wisata memicu kegiatan ekonomi masyarakat, mengembangkan UMKM salah satunya,” jelas Andi Sudirman Sulaiman.

Sambil menyapa adik-adik pramuka yang hadir, Wagub Andi Sudirman Suliman memberi motivasi, dahulu ia merupakan anggota Pramuka.

“Pramuka melatih mental anggotanya, Pengalaman berpramuka membentuk karakter, berbaur dengan masyarakat,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Jeneponto, Dandim Jeneponto, Kasat Intel Jeneponto, Kapolsek Rumbia, dan Kepala Desa Jenetallasa.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemerintah Kota Makassar Raih Dua Penghargaan Pada Rakor DPMPTSP se Sulawesi Selatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar  – Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih dua penghargaan pada acara Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Prov. Sulawesi Selatan digelar di Hotel Claro Makassar. Rabu 14/10/2020.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, serta seluruh kepala daerah se Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas PTSP kota Makassar Andi Bukti Jufri mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi yang sangat besar ditengah tantangan kita menghadapi pandemi Virus Covid-19 di Kota Makassar.

“Alhamdulillah, ini menjadi cambuk untuk terus kita bekerja meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi di di tengah pandemi ini, kita semakin dituntut oleh menciptakan inovasi sehingga ikhtiar yang kita lakukan mampu meningkatkan pelayanan, mendorong hadirnya investasi, sehingga kesejahteraan masyarakat kita meningkat” ujar Andi Bukti.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang hadir langsung menerima dua penghargaan tersebut menekankan tentang pentingnya memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat.

“Hal yang di tekankan dalam rakor ini bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai misi dari bapak presiden RI Joko Widodo dengan memberikan kemudahan layanan berinvestasi, kemudahan pelayanan publik, dan kemudahan pelayanan perizinan dan non perizinan,” terangnya.

Terkait penghargaan yang diterimanya, Prof Rudy menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat Pemkot Makassar, khususnya DPMPTSP Kota Makassar yang telah memperlihatkan kinerja yang baik.

Dalam rapat koordinasi DPMPTSP seluruh kabupaten kota tersebut juga dilakukan penandatandatangan kerjasama MoU bersama Gubernur Sulsel dengan seluruh bupati walikota terkait percepatan usaha di daerah.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Pelantikan Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo

LANGITKU NETWORKS, Wajo  – “Salam Pramuka!”, kalimat pertama yang diucapkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Selasa (13/10/2020).

Hal itu disampaikan oleh Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Pengukuhan Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Wajo, Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Wajo, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Wajo masa bakti 2020-2025.

Andi Sudirman yang juga sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulsel mengaku, bahwa sejak masih mengenyam pendidikan, dirinya gemar dan aktif dalam organisasi pramuka.

“Selamat kepada Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Wajo, Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Wajo, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Wajo masa bakti 2020-2025 yang baru saja dilantik,” ucapnya.

Dirinya mendorong Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Wajo untuk berinovasi dengan program-program kegiatan, khususnya menyesuaikan dengan kondisi, seperti dalam pandemi covid-19 dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Ia berpesan, agar hadirnya program-program ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak.

Ia pun berharap, jika ada agenda kemah yang dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka Sulsel, agar kiranya dipilih di daerah yang dijuluki Bumi Lammaddukkelleng. “Kami minta mengedepankan adanya pemberian bekal melalui pelatihan dasar kepemimpinan,” pintanya.

Lanjutnya, “orang-orang pintar sudah banyak, pemimpin-pemimpin pintar sudah banyak. Tapi kita butuhkan moral kepemimpinan, bagaimana memiliki tanggungjawab, integritas, suci hati dan pikiran,” pungkasnya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud yang juga selaku Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Wajo menyampaikan, jika pelantikan ini istimewa. Karena dihadiri oleh Wagub Sulsel dan Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulsel, Haris Yasin Limpo.

Ia pun memaparkan, beberapa kegiatan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Wajo. Ia pun mengingatkan, bahwa pengurus yang baru saja dilantik untuk tetap memiliki komitmen dan kerja ikhlas. “Dengan kebersamaan kita, memajukan Gerakan Pramuka Kabupaten Wajo,” pungkasnya.

Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulsel, Haris Yasin Limpo mengaku, bahwa apresiasi atas pelantikan ini. “Baru kali ini pelantikan langsung dihadiri oleh Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulsel. Kebanggaan untuk kita. Ini jarang terjadi. Kehadirannya berikab kita semangat,” akunya.

“Selamat kepada yang baru saja dilantik. Kita harus belajar untuk penuh tanggung jawab dan amanah dilaksanakan sebaik-baiknya,” imbuhnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Tandatangani Kontrak, Nindya Karya Siap Tuntaskan Pedestrian Tanjung Bunga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – PT Nindya Karya tegaskan komitmennya untuk menyelesaikan tahap awal pembangunan Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga sesuai target waktu yang ditetapkan. General Manajer PT Nindya Karya , Eko Suhartono menegaskan hal tersebut usai melakukan penandatanganan surat perjanjian kontrak kerjasama pengerjaan proyek Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (13/10/2020).

Prosesi ini disaksikan langsung Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, Tim Ahli percepatan Pembangunan Daerah (TAPD) Sulsel Hendra Fahri, serta sejumlah pimpinan OPD, camat dan lurah.

“Dari segi waktu, memang ini merupakan tantangan buat kami. Namun Insya Allah, dengan dukungan seluruh pihak, kami akan menyelesaikan tantangan tersebut. Kami juga sudah memperhitungkan sejumlah kendala lainnya, termasuk faktor cuaca di penghujung tahun” ujar Eko Suhartono.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat membacakan sambutan, mengatakan bahwa pembangunan Pedestrian jalan Metro Tanjung Bunga merupakan langkah awal menciptakan ikon baru di Kota Makassar.

“Insya Allah, ini akan menjadi daya tarik wisata dan investasi yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi Makassar sekaligus menopang peningkatan kesejahteraan masyarakat kita” ujar Prof Rudy.

Ia juga berharap agar pihak Nindya Karya sebagai pelaksana proyek bisa langsung bekerja, melakukan pengecekan dilapangan termasuk strategi pengawalan pekerjaan.

“Setelah penandatanganan kontrak, besok sudah bisa langsung bekerja. Saya minta Kadis PU beserta tim untuk bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan, termasuk melakukan Groundbreaking atau pekerjaan permulaan” ujarnya.

Ditempat ini, Prof Rudy juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, termasuk kepada PT Nindya Karya yang dianggapnya telah memiliki track record yang mumpuni dalam mengerjakan proyek-proyek konstruksi secara profesional di Indonesia.

Tahap pertama pembangunan Pedestrian Metro Tanjung Bunga sepanjang 1,3 kilometer dari total 6 kilometer yang direncanakan. Pedestrian ini ditunjang dengan sejumlah fasilitas pendukung berupa jalur sepeda 6,6 meter, jalur lambat 4,8 meter, jalur hijau 2 meter, juga dilengkapi amfiteater yang akan dibangun di danau GTC.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

HUT Kota Makassar di Meriahkan 413 Pasangan Nikah Massal

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sebanyak 413 pasangan akan dinikahkan secara massal oleh Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan kolosal ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Makassar ke 413 yang jatuh pada tanggal 9 November 2020.

Hal ini terungkap saat berlangsung pertemuan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan Ketua Pengadilan Agama Makassar, Drs. H. Muhadin, SH., MH di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (13/10/2020).

“Ini bagian dari upaya untuk membantu warga kita yang selama ini terkendala berbagai urusan-urusan administratif akibat belum memiliki surat pernikahan yang legal. Selain itu, ini juga sangat membantu anak-anak kita mendapatkan Kartu Keluarga atau juga surat akte kelahiran yang selama ini terkendala akibat orang tua mereka yang belum memiliki surat nikah” ujar Prof Rudy.

Ia berharap, dengan kegiatan Nikah Massal ini, persoalan- persoalan administrasi yang selama ini dihadapi masyarakat bisa diselesaikan.

“Kami juga mengapresiasi seluruh stakholder yang terlibat membantu warga kita dalam program nikah massal ini, baik itu Pengadilan Agama Makassar, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, serta elemen lainnya” lanjut Prof Rudy.

Sementara itu, Kepala Seksi Jaminan Kesejahteraan Sosial Dinsos Makassar, La Heru mengatakan saat ini tim dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) masih melakukan pendataan diseluruh kecamatan di Makassar termasuk memberi kesempatan kepada pasangan yang ingin ikut dalam program ini.

“Kita memberi kesempatan kepada pasangan yang sudah menikah namun belum memiliki surat nikah. Silahkan berkordinasi dengan TKSK yang ada disetiap kecamatan” lanjutnya.

Rencananya, pelaksanaan nikah massal akan laksanakan pada bulan November di salah satu gedung sekolah di Makassar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Minta Proyek Pedesterian Tanjung Bunga Selesai Tepat Waktu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin berharap proses pembangunan pedesterian Tanjung Bunga berjalan lancar, berkualitas dan bisa selesai tepat waktu. Hal ini diungkapkan Prof Rudy saat di mintai keterangan oleh sejumlah wartawan di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Senin (12/10/2020).

Menurutnya, proyek pedesterian Tanjung Bunga merupakan salah satu harapan Pemkot Makassar dalam memicu pergerakan ekonomi, termasuk mendorong pariwisata dan iklim investasi di Kota Makassar.

“Tentu saja kita berharap pengerjaannya selesai tepat waktu agar masyarakat bisa segera menikmatinya. Dan yang terpenting, sebagai salah satu ikon baru di Kota Makassar ini, kawasan pedesterian Tanjung bunga mampu menjadi stimulus bergeraknya ekonomi masyarakat yang saat ini tengah lesu akibat pandemi” ujar Prof Rudy.

Selain pedesterian Tanjung Bunga, Prof Rudy juga berencana merevitalisasi pantai Losari agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berkunjung ke salah satu ikon utama Kota Makassar tersebut.

“Insya Allah, kita usahakan pengerjaannya dilakukan tahun ini melalui anggaran parsial. Kita berharap Pantai Losari sebagai salah satu spot wisata di Kota Makassar bisa betul-betul memberi kepuasan kepada siapapun yang datang berkunjung” lanjutnya.

Prof Rudy berharap Anjungan Pantai Losari bisa menjadi kawasan terbuka yang betul-betul nyaman, dan mendorong wisatawan yang pernah datang merasa puas dan selalu tertarik untuk datang lagi berulang kali.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kades Jenetallasa: Mengubah Hutan Jadi Desa Wisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Kawasan ini tadinya hutan, lalu kami tata jadi Kampung Rewako dengan konsep desa wisata,” cerita Asrul, ST, MM, Kepala Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu, 11 Oktober 2020.

Kawasan hutan yang sudah disulap jadi tempat wisata menarik itu, luasnya 2 hektare. Untuk ke lokasi ini, kita masuk melalui pintu gerbang desa yang berada di depan Stadion Kalegowa. Sejak diubah menjadi lokasi wisata, hutan ini telah dikunjungi banyak kalangan, di antaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

Para pengunjungi datang untuk berbagai keperluan. Ada yang hanya berfoto dan menikmati suasana alami hutan yang rimbun. Ada juga yang datang untuk mengikuti kegiatan yang diadakan organisasinya.

Seperti hari itu, terlihat ada pertemuam yang diadakan di bawah rumah pohon mangga yang lagi berbuah. Pertemuan diadakan oleh Forum Silaturahmi Pembina (Fosipa) TK-TPA yang menghadirkan para kepala unit TK-TPA se-Kecamatan Pallang.

Menurut Nirwana dan Darmianti, dari Brigade BKPRMI Kecamatan Pallangga, Fosipa ini biasanya dilaksanakan di masjid-masjid. Untuk pertama kalinya dilakukan di luar ruangan atau outdoor.

“Suasana yang disajikan di tempat seperti ini, selain memberikan kesejukan tentu penyajian materinya akan lebih santai,” kata mahasiswa UIN Alauddin tersebut.

Asrul, saat membuka acara Fosipa itu mengatakan, Desa Jenetallasa terbuka untuk dikunjungi dan bekerjasama demi kemajuan masyarakat. Kepala Desa yang sarjana arsitek itu mengakui masih butuh promosi dan publikasi untuk memperkenalkan desa wisatanya. Salah satu caranya, ia biasa dicari warga di sini jika ada keperluan di kantor desa. Lokasi Kantor Desa Jenetallasa memang hanya beberapa meter dari Kampung Rewako tersebut.

Kawasan hutan ini, pada sisi timurnya terdaoat persawahan, sedangkan pada sisi barat dan utaranya dikelilingi rumah-rumah warga. Memang ada perkampungan di sekeliling namun begitu, suasana hutan, seperti suara siulan burung dan bunyi-bunyian dari hewan khas hutan sangat terasa.

“Tadinya kawasan ini dominan hutan jati, lalu ada ide menjadikannya sebagai kampung wisata yang juga punya dampak ekonomi,” jelas Asrul.

Saat dikembangkan jadi desa wisata, pohon-pohon yang ada tidak ditebang. Kondisi dan alur hutan diikuti, kalau ada space kosong di situ dibangun gazebo. Tak hanya pohon jati, di sini juga ada pohon taeng, pohon gamasi, pohon kenari, sukun, enau, langsat, nangka. Kelapa, dan kecapi. Pohon monstera yang lagi populer juga terlihat tumbuh merambat di beberapa batang pohon yang usianya mungkin sudah ratusan tahun.

“Ini masih hutan asli, satu-satunya yang masih tersisa di Kecamatan Pallangga,” kata seorang warga.

Desa wisata Kampung Rewako ini punya banyak fasilitas, yang bisa dijadikan sebagai spot foto. Ada rumah pohon, kebun jati, kebun mini, tempat parkir sepeda, dan lapangan olahraga. Selain itu juga ada kebun ketahanan pangan, bank ternak, posko logistik, budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), dan taman baca.

Aspek yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan UMKM juga diperhatikan. Di sini ada Sekretariat Karang Taruna, Pos FKPM, pelayanan kesehatan, rumah tenun, Posyandu, dan warung kopi. Asrul mengakui, pengembangan desa wisata ini banyak mendengar masukan dari tokoh masyarakat dan warganya.

Adanya partisipasi masyarakat dibuktikan melalui pengelolaan desa wisata ini. Menurut Parno, warga Desa Jenetallasa, yang menjaga kebersihan semuanya warga. Mereka menyapu dan menyiram tanah serta tanaman biar pengunjung selalu merasa nyaman. Juga rutin memberi makan ikan yang ada di kolam, seperti ikan nila dan ikan mas.

Di area ini juga dipasang banyak papan informasi yang mengingatkan pengunjung tetang pentingnya mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.(jalu)

read more
DaerahNews

Berbagi ke Panti Asuhan, Wagub Sulsel Apresiasi Masika Care

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Berlangsung di Halaman Kampus Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro di Jalan Prof. Dr. Abdurrahman Basalamah, Kota Makassar, berlangsung acara Masika Fest 2, Sabtu (10/10/2020).

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sulawesi Selatan.

Masika Fest 2 ini mengusung tema yakni “Peduli, Berkarya dan Bersinergi Membangun Masyarakat yang Kuat di Tengah Pandemi Covid-19”.

Agenda ini merupakan rangkaian 27 Tahun Masika ICMI yang jatuh pada tanggal 8 Oktober 2020. Untuk diketahui, tanggal 8 oktober 1993 melalui Pertemuan Nasional I di Puncak Cisarua, Bogor, Masika ICMI dideklarasikan sebagai bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia oleh Presiden BJ Habibie, waktu itu.

Salah satu rangkaian Masika Fest 2 ini adalah kegiatan ‘Masika Care’. Masika Care ini dengan beberapa agenda diantaranya, gerakan 1000 masker untuk panti asuhan; paket kebutuhan pokok untuk panti asuhan; serta gerakan 1000 vitamin untuk panti asuhan.

Ketua Masika ICMI Sulsel, Ardiansyah S. Pawinru mengatakan, bahwa Masika Fest ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Masika ICMI Sulsel.

“Kami bekerjasama dengan Relawan Milenial Makassar, Kimia Farma dalam Masika Care ini. Dengan fokua kami kepada Panti Asuhan di Makassar, karena juga terdampak dalam pandemi covid-19,” ungkapnya.

Selain Masika Care, adapun kegiatan lainnya dalam Masika Fest 2 ini seperti Sekolah Pemilu Masika ICMI Sulsel bekerjasama dengan KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel ; Zoominar Nasional dengan tema Membincang Indonesia di Masa Pendemi 17 Oktober 2020; lomba penulisan esai dan opini tentang pandemi dan Indonesia; dialog kepemudaan dan pendidikan bersama para stakeholder 27 Oktober 2020.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman turut hadir dalam Masika Care ini. Ia pun mengaku, mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Masika ICMI Sulsel yang berkaitan dengan kondisi saat ini.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Ia pun mengajak, untuk bersama bersinergi dan bersatu untuk berjalan membantu sesama masyarakat.

Andi Sudirman mengaku, selalu mensupport organisasi-organisasi yang memiliki kegiatan yang sifatnya untuk masyarakat luas.

“Saya tidak mau ada sekat dengan kegiatan untuk masyarakat banyak atau organisasi yang menjadi leading dalam kegiatan itu. Saya akan memaksimalkan waktu untuk mereka. Saya tertarik untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Dirinya pun mengajak Masika ICMI untuk ikut agenda yang akan dilakukannya di Pulau Lakkang, Makassar.

“Kita akan mencoba visit Pulau Lakkang. Kita ingin semua organisasi ikut melihat apa yang dapat dilakukan di sana, kedepan kita bisa bersinergi,” pintanya.

Diakhir acara, dilaksanakan secara simbolis penyerahan bantuan paket kebutuhan pokok dan masker dari Wagub Sulsel kepada Ketua Masika ICMI Sulsel. Yang kemudian akan dibagikan ke beberapa Panti Asuhan di Makassar.

Turut hadir diantaranya Pimpinan Kimia Farma Makassar, Direktur Pascasarjana Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro.(jalu)

read more
1 199 200 201 202 203 229
Page 201 of 229